Damkar Indramayu Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 4 Meter di Atap Rumah Warga

Damkar Indramayu Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 4 Meter di Atap Rumah Warga

Indramayu – Warga Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dibuat geger oleh keberadaan tamu tak diundang di langit-langit rumah. 

Seekor ular sanca berukuran besar ditemukan bersembunyi di dalam plafon rumah warga.

Peristiwa ini bermula saat pemilik rumah, Feri Triskiani, menaruh curiga setelah mendengar suara-suara misterius yang berasal dari arah atap. 

Merasa ada yang tidak beres, ia langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Indramayu untuk melakukan pengecekan.

“Saat kami cek, ternyata suara itu berasal dari ular sanca di plafon rumah,” ujar Kabid Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, saat ditemui di kantornya, Selasa (7/4/2026).

Jajat menjelaskan bahwa ular tersebut memiliki ukuran yang cukup fantastis. Berdasarkan taksiran petugas di lapangan, reptil tersebut memiliki panjang mencapai 4 meter.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti dari mana ular liar tersebut berasal hingga bisa menyelinap masuk ke plafon rumah. Jajat sempat menelusuri kemungkinan adanya warga sekitar yang memelihara ular, namun hasilnya nihil.

Proses evakuasi ular sanca ini berlangsung cukup alot. Posisi ular yang berada di ruang sempit di atas plafon menyulitkan ruang gerak petugas. 

Salah satu anggota Damkar bahkan yang sempat terkena semburan kotoran ular tepat di wajahnya saat proses penarikan berlangsung.

“Waktu ditarik, ular itu buang kotoran. Kotorannya itu kena muka petugas kami yang bernama Feri,” ungkap Jajat.

Meski diwarnai insiden semburan kotoran, Jajat memastikan proses evakuasi yang melibatkan delapan personel tersebut berjalan lancar. Seluruh petugas dipastikan aman dan tidak ada yang mengalami luka akibat gigitan atau lilitan.

Saat ini, ular sanca jumbo tersebut telah diamankan di Markas Komando (Mako) Damkar Indramayu dan akan diserahkan ke komunitas pencinta reptil.

“Karena kita belum punya tempat penangkarannya ya, jadi suka diberikan ke komunitas pencinta reptil. Dari mereka juga kerap datang ke Mako meminta ular hasil evakuasi,” tutup Jajat.

Related Articles

Stay Connected

20,826FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles