Dikegiatan Peningkatan Kapasitas BPD Pebayuran, Rahmat Atong : Bisa Saling Tukar Inovasi Untuk Kemajuan Desa

Dikegiatan Peningkatan Kapasitas BPD Pebayuran, Rahmat Atong : Bisa Saling Tukar Inovasi Untuk Kemajuan Desa

GUE JABAR | BANDUNG BARAT – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dalam program bertema Capability Building untuk tahun 2023. Kegiatan ini diselenggarakan di Grafika Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat selama dua hari yaitu hari Kamis-Jumat, (19-20/10/2023).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, mengatakan bahwa momen seperti ini harus diikuti oleh semua anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Bukan hanya bisa saling bersilaturahmi satu sama lain, namun bisa saling tukar inovasiuntuk kemajuan desa di seluruh Kabupaten Bekasi”, ujarnya

Sementara menurut Ketua Forum BPD Kecamatan Pebayuran, Barkah Fatimah, materi pembekalan yang diberikan pada agenda ini dimaksudkan agar seluruh Insan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki kapabilitas yang setara dan merata dalam memahami berbagai macam regulasi agar fungsi sinergitas antar personil pemerintahan desa bisa berjalan secara optimal untuk kepentingan masyarakat banyak.

Para peserta berasal dari 12 Desa yaitu :
Desa Sumbereja berjumlah 10 orang, Desa Karangpatri berjumlah 10 orang, Desa Sumberurip berjumlah 10 orang, Desa Karangjaya berjumlah 10 orang, Desa Karangreja berjumlah 9 orang, Desa Sumbersari berjumlah 10 orang, DesaKaranghaur berjumlah 8 orang, Desa Bantarsari berjumlah 6 orang, Desa Kertajaya berjumlah 10 orang, Desa Bantarjaya berjumlah 6 orang, Desa Karangsegar berjumlah 10 orang dan Desa Karangharja berjumlah 10 orang.

Mereka mendapatkan berbagai materi dari beberapa narasumber yang relevan dengan kondisi di lapangan.

“Program Capacity Building yang diikuti oleh peserta secara keseluruhan sangat bermanfaat karena tidak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, namun juga mendapatkan pengalaman yang sangat berharga pada saat kegiatan outbound di luar ruangan sehingga semua peserta semakin dekat dan kompak. Semoga kedekatan dan kekompakan ini bisatetap terbawa pada saat bertugas di Desa masing-masing.”ucap Ketua BPD Karangpatri Nurhayati yang akrab disapa Umi itu.

Salah satu peserta, Syamsul, merasa bangga dapat mengikuti pelatihan yang membuat seluruh peserta memiliki banyak ilmu serta wawasan tentang fungsi legislasi dari BPD.

Menurutnya, proses pelatihan ini memotivasi peserta untuk lebih optimal lagi bersinergi dengan pemerintah desa untuk kepentingan pembangunan bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi, H. Karno, Sekretaris Jenderal Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi, Salip Saepuloh, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Pebayuran, Mulyadi Alzauhadi mewakili Camat Pebayuran.

Berdasarkan penelusuran dan informasi, anggaran untuk kegiatan peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Pebayuran merupakan yang paling kecil dibanding dengan anggaran di kecamatan lainnya di Kabupaten Bekasi. Namun di tengah terbatasnya anggaran, kegiatan ini tetap bisa berjalan secara maksimal dan profesional.

(Ahim)