Hadiri Buka Puasa Bersama Dengan Insan Pers, PLT Bupati Bekasi Ajak Pers Turut Serta dalam Pembangunan Bekasi

Hadiri Buka Puasa Bersama Dengan Insan Pers, PLT Bupati Bekasi Ajak Pers Turut Serta dalam Pembangunan Bekasi

Kabupaten Bekasi – Di tengah suasana hangat bulan suci Ramadhan, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melontarkan pesan penting mengenai wajah baru tata kelola pemerintahan di Bumi Swatantra Wibawa Mukti.

Dalam acara buka puasa bersama insan pers di Gedung Graha Pariwisata, Kamis (12/3/2026), Asep menegaskan bahwa media bukan sekadar pengamat, melainkan mitra strategis yang tak terpisahkan dari gerak pembangunan daerah.

Mengusung tema “Bangun Sinergitas Wujudkan Komunikasi Publik yang Positif”, kegiatan ini menjadi ajang refleksi atas dua setengah bulan kepemimpinan Asep pasca transisi jabatan.

Dalam sambutannya, dr. Asep Surya Atmaja menepis anggapan bahwa kepala daerah bisa menyelesaikan seluruh persoalan Bekasi secara sendirian. Ia menganalogikan struktur pembangunan yang ideal sebagai sebuah tim yang solid, bukan aksi pahlawan tunggal.

“Saya bukan superman yang bisa bekerja sendiri. Karena itu kita harus membangun super team yang terdiri dari pemerintah daerah, masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta rekan-rekan media,” ungkap Asep, Kamis (12/3/2026).

Filosofi ini, menurutnya, telah teruji dalam penataan Pasar Tumpah di kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC). Keberhasilan relokasi pedagang ke Pasar Baru Cikarang diklaim dapat berjalan kondusif berkat peran media yang mampu meredam spekulasi dan menyampaikan informasi secara akurat kepada publik.

Senada dengan Plt Bupati, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, menekankan bahwa hubungan antara pemda dan jurnalis harus berlandaskan pada transparansi informasi, bukan sekadar hubungan transaksional.

“Sinergi harus terus dibangun, tidak hanya dalam kerja sama yang bersifat finansial, tetapi juga dalam penyampaian informasi, komunikasi publik, serta transparansi pemerintahan,” ujar Yan Yan.

Ia berharap media terus menjalankan fungsi kontrol sosialnya secara objektif. Melalui pemberitaan yang konstruktif, kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat—seperti perbaikan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan—dapat dipahami dan didukung secara luas.

Kehadiran insan pers diharapkan mampu menangkal penyebaran berita bohong (hoax) yang seringkali memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Dengan diseminasi informasi yang informatif dan edukatif, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih berpartisipasi aktif dalam memantau maupun mendukung program pembangunan daerah.

Related Articles

Stay Connected

20,826FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles