12.261 Personil Gabungan Dipersiapkan Untuk Pengamanan Pilkades Serentak, 112 TPS Dinyatakan Rawan dan 9 TPS Dinyatakan Sangat Rawan

12.261 Personil Gabungan Dipersiapkan Untuk Pengamanan Pilkades Serentak, 112 TPS Dinyatakan Rawan dan 9 TPS Dinyatakan Sangat Rawan

Bekasi – Sebanyak 12.261 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi.

Ribuan personel tersebut akan disebar ke 23 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum 17 Polsek guna memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Kesiapan pengamanan ditandai dengan apel pergeseran pasukan Operasi Wibawa Mukti 2026 yang digelar di Lapangan Central Park Meikarta, Cikarang Selatan, Sabtu (19/9/2026).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan, pengamanan Pilkades menjadi atensi serius bersama TNI, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Hari ini kita bersama seluruh pasukan melaksanakan apel pergeseran pasukan dalam rangka Pilkades Operasi Wibawa Mukti 2026. Adapun personel yang kita libatkan 12.261 dan kita sebar luas di 23 kecamatan, 17 Polsek,” kata Andi Oddang usai apel.

Dari total tersebut, sekitar 4.200 personel merupakan kekuatan internal Polri. Sementara unsur TNI diperkuat dengan keterlibatan personel Kodim, termasuk sekitar 430 Babinsa yang akan melekat di wilayah TPS masing-masing.

Menurut Andi, seluruh personel yang digeser akan menempati titik pengamanan sesuai pemetaan kerawanan. Pengamanan tidak hanya saat pencoblosan, tetapi juga sebelum hingga sesudah penghitungan suara.

“Personel kita tempatkan di titik-titik lokasi TPS untuk memastikan keamanan pelaksanaan pencoblosan yang akan dilaksanakan besok,” ujarnya.

*112 TPS Rawan, 9 Sangat Rawan*

Berdasarkan pemetaan, terdapat 112 TPS kategori rawan dan 9 TPS kategori sangat rawan, yakni 3 TPS di Kecamatan Tambun Selatan dan 6 TPS di Kecamatan Cikarang Utara. Sementara 3.107 TPS lainnya masuk kategori aman.

Hingga Sabtu, situasi kamtibmas masih kondusif. Meski demikian, aparat tetap mewaspadai potensi gesekan akibat ketidakpuasan terhadap hasil tahapan Pilkades, terutama terkait calon yang tidak lolos seleksi.

“Dari situasi pemantauan di lapangan hari ini masih kondusif. Hanya ada sedikit terkait masalah ketidakterimaan mereka yang tidak lolos, kemudian gesekan-gesekan sesuai dengan peta intelijen,” ungkapnya.

Kapolres menegaskan, kerawanan justru berpotensi muncul pasca-pemungutan suara.

“Yang pasti harus diperhatikan terkait masalah hasil, hasil penghitungan, kemudian ketidakterimaan kekalahan. Tapi kemarin kita sudah deklarasi bersama. Harapan saya ini dapat dipatuhi dan dilaksanakan oleh masing-masing pasangan calon dan simpatisannya,” tegasnya.

*Pola Pengamanan Berlapis*

Untuk TPS sangat rawan, Polres menyiapkan 10 personel Polri dan 8 personel Linmas di setiap TPS. Sementara untuk TPS aman, 5 personel Polri dan 8 personel gabungan TNI-Linmas mengamankan 4 TPS.

“Pola pengamanannya untuk yang sangat rawan itu 10 personel Polri, kemudian Linmasnya delapan personel di satu TPS. Kalau untuk yang aman, lima personel Polri dan delapan Linmas untuk empat TPS,” jelasnya.

Aparat mengedepankan langkah preventif dan persuasif untuk mencegah konflik antar pendukung calon. Masyarakat, tim pemenangan, dan seluruh calon Kades diimbau menjaga kondusivitas serta menghormati seluruh tahapan dan hasil Pilkades.

Related Articles

Stay Connected

20,826FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles