Home Blog Page 10

Apel Sabuk Kamtibmas Polsek Kedungwaringin, Perkuat Sinergitas dan Jaga Keamanan Wilayah

0

Apel Sabuk Kamtibmas Polsek Kedungwaringin, Perkuat Sinergitas dan Jaga Keamanan Wilayah

Bekasi — Polsek Kedungwaringin menggelar kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas yang berlangsung di halaman Mako Polsek Kedungwaringin, Jalan Raya Bojongsari No. 51, Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini diikuti sekitar 42 personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh masyarakat, serta potensi masyarakat lainnya. Jumat (12/06/2026) sore.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedungwaringin, AKP Muhamad Trisno, S.H.,M.M., didampingi Wakapolsek Iptu timu solihin, Iptu H.ME Fahruroji kanit samapta,Ipda Rolin Manulang kanit intelkam. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran anggota Polsek, di antaranya Aipda merdian(KSPK) dan Brigadir Warsa (Staf Sium).

Dalam amanatnya, Kapolsek Kedungwaringin menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kehadiran para peserta apel Sabuk Kamtibmas. Ia menekankan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kedungwaringin polres metro bekasi.

“Terima kasih atas kehadiran dan peran aktif rekan-rekan Sabuk Kamtibmas. Sinergitas dan hubungan emosional yang telah terjalin ini menjadi kekuatan dalam menjaga wilayah kita tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Muhamad Trisno.

Ia juga berharap keberadaan Sabuk Kamtibmas dapat terus menjadi garda terdepan dalam membantu tugas kepolisian, khususnya dalam deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Kapolsek kedung waringin juga menyampaikan kepada para peserta apel sabuk kamtibmas untuk di sampaikan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan layanan Call Center 110

Hubungi ;
📞 Layanan Polisi 24 Jam (GRATIS): 0811-1939-110
📞 Hotline Polri 24 Jam (GRATIS): 110
Call Center polsek kedung waringin : 0895-4010-74082, dan
CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi)
📞 WhatsApp: 0813-8399-0086

Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian, dalam kegiatan tersebut Polsek Kedungwaringin turut memberikan bantuan berupa beras kurang lebih 5 kilogram kepada setiap peserta yang hadir.

Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini, kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat semakin solid dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah

Jaga Bekasi On The Spot, Bhabinkamtibmas Cipayung Ajak Warga Aktif Jaga Lingkungan

0

Bekasi – Bhabinkamtibmas Desa Cipayung, Polsek Cikarang Timur, Bripka Agung Sulistyo, menggelar kegiatan “Jaga Bekasi On The Spot” di Kampung Rancaiga RT 02/04, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (12/6/2026) mulai pukul 10.00 WIB.

Dalam kegiatan yang menyasar langsung warga setempat tersebut, Bripka Agung menyampaikan imbauan kamtibmas guna meningkatkan keamanan lingkungan secara swakarsa.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta tetap solid dalam menjaga kondusifitas wilayah agar tidak mudah terhasut oleh isu-isu hoaks yang beredar.

Selain memberikan edukasi terkait keamanan, personel Polsek Cikarang Timur ini juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mensosialisasikan layanan kepolisian. Warga diimbau untuk mencatat nomor Call Center resmi Polri di 110 serta Call Center Polsek Cikarang Timur di nomor 082218831974.

Upaya proaktif ini dilakukan guna mempermudah sekaligus mempercepat akses komunikasi masyarakat dalam melaporkan gangguan keamanan maupun saat membutuhkan bantuan darurat dari pihak kepolisian.

Melalui Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Cikarang Utara Sampaikan Pesan Kamtibmas

0

1Bekasi – Polsek Cikarang Utara Polrestro Bekasi menggelar kegiatan “Jaga Bekasi On The Spot” di Sekretariat RW  026 Perum Grand Cikarang City, Desa Karang Raharja, Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, pada Kamis (11/6/2026).

Dipimpin langsung oleh Panitia Reskrim IPDA Rudi Achmadi bersama Bhabinkamtibmas Desa Karang Raharja Aiptu Yanto Sumartono, agenda ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat (tomas) dan warga setempat. 

​Dalam kesempatan tersebut, IPDA Rudi Achmadi menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). 

Warga diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah meskipun ada perbedaan pilihan, serta meningkatkan poskamling demi mencegah gangguan kamtibmas. 

Selain itu, kepolisian juga mengingatkan para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar terhindar dari tindakan melawan hukum dan kasus pelecehan seksual. 

Melalui program ini, Polrestro Bekasi menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat guna melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

IPDA Rudi Achmadi beserta personel lainnya secara aktif berdialog dengan warga. Mereka memberikan edukasi agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jika melihat atau mengalami kejadian yang menonjol dan mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib melalui Call Center 110,” ujar petugas saat memberikan imbauan.

Hingga patroli berakhir pada S

  1. ↩︎

Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Kedungwaringin Ajak Warga Waringinjaya Jaga Kamtibmas dari Lingkungan Keluarga

0

Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Kedungwaringin Ajak Warga Waringinjaya Jaga Kamtibmas dari Lingkungan Keluarga

Kabupaten Bekasi – Polsek Kedungwaringin Polres Metro Bekasi melaksanakan kegiatan Jaga Bekasi On The Spot di Kediaman Kepala Desa Waringinjaya, Kampung Baleker RT 001/003, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Kamis, 11 Juni 2026. (15:00 WIB)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedungwaringin AKP Muhamad Trisno, S.H., M.M., didampingi Kanit Binmas IPDA Asep Mulyadi SH serta Bhabinkamtibmas AIPTU H Asep Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Waringinjaya, tokoh masyarakat, serta sekitar 15 warga setempat.

Dalam sambutannya, Kapolsek kedung waringin Polres metro bekasi AKP muhammad trisno SH MM Menyampaikan bahwa kegiatan jaga bekasi on the spot merupakan program yang dilaksanakan serentak oleh jajaran polda metro jaya sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas di wilayah masing-masing agar tetap aman dan kondusif

Kapolsek AKP muhammad trisno mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, terutama di tengah maraknya potensi gangguan kamtibmas seperti kenakalan remaja, aksi begal, penyalahgunaan narkoba, serta tindak kejahatan lainnya. Ia juga menegaskan bahwa Polsek Kedungwaringin secara rutin melaksanakan patroli gabungan bersama TNI untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan.

Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana atau potensi gangguan kamtibmas. Warga juga dapat memanfaatkan layanan darurat Polisi 110 yang tersedia selama 24 jam.

“manfaatkan layanan Call Center 110,Tegas AKP muhammad trisno”

Hubungi ;
📞 Layanan Polisi 24 Jam (GRATIS): 0811-1939-110
📞 Hotline Polri 24 Jam (GRATIS): 110
Call Center polsek kedung waringin : 0895-4010-74082, dan
CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi)
📞 WhatsApp: 0813-8399-0086

Kanit Binmas Ipda Asep Mulyadi SH. turut mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya. Orang tua diminta aktif mengawasi keberadaan anak, terutama saat malam hari, serta melakukan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan negatif maupun kenakalan remaja.

Ia juga menyampaikan bahwa Unit Binmas Polsek Kedungwaringin rutin melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan kepada para pelajar agar tidak terlibat tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan yang melanggar hukum.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aiptu H.Asep mengingatkan masyarakat agar memperhatikan anak-anak remaja yang sudah menggunakan sepeda motor, khususnya terkait kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas. Ia juga mengajak warga untuk menjaga keluarga dari bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Kedungwaringin menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Polsek Cikarang Timur Sambangi Desa Tanjung Baru Guna Pererat Kemitraan Kamtibmas

0

Bekasi – Dalam rangka mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kanit Binmas Polsek Cikarang Timur Polres Metro Bekasi, AKP Odo Supaendi, melaksanakan kegiatan Jaga Bekasi On The Spot di Kampung Baru RT 001/RW 005, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.10 WIB tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Tanjungbaru Aipda Acep Mirta, Kepala Desa Tanjungbaru Dudu Sumbali, S.H., Ketua Dusun 1 Idi, Ketua RT 01/05 Nandang, serta sejumlah warga setempat.

‎Dalam kesempatan tersebut, AKP Odo Supaendi melakukan silaturahmi dan tatap muka bersama tokoh masyarakat serta warga guna menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

AKP Odo mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan, sekecil apa pun, melalui Call Center 110 maupun langsung kepada pihak kepolisian.

‎”Kami hadir untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat Desa Tanjungbaru. Apabila ada permasalahan sekecil apa pun, silakan laporkan kepada kami agar keamanan lingkungan dapat terus terjaga dengan baik,” ujar AKP Odo.

‎Selain itu, ia juga mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

‎Dalam arahannya, Kanit Binmas juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) sebagai langkah preventif dalam mencegah gangguan kamtibmas. Ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan, termasuk kasus pelecehan seksual yang belakangan menjadi perhatian di wilayah Kabupaten Bekasi.

‎”Jaga dan lindungi keluarga, terutama anak-anak kita, agar terhindar dari berbagai bentuk tindak kejahatan maupun pelecehan seksual,” pesannya.

Tak hanya itu, AKP Odo juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan Pokdarkamtibmas yang selama ini turut membantu menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta petugas siskamling untuk lebih proaktif dengan menegur dan menanyakan identitas maupun tujuan orang yang tidak dikenal ketika memasuki lingkungan permukiman.

‎Kegiatan Jaga Bekasi On The Spot merupakan salah satu program Polres Metro Bekasi yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah.

‎Sekitar 10 warga mengikuti kegiatan tersebut. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Cikarang Timur Sampaikan Pesan Kamtibmas

0

Melalui Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Cikarang Timur Sampaikan Pesan Kamtibmas

Bekasi – Polsek Cikarang Timur Polrestro Bekasi menggelar kegiatan “Jaga Bekasi On The Spot” di Kp. Kalenderwak RT 004/RW 001, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (10/6/2026) siang. 

Dipimpin langsung oleh Kanit Binmas AKP Odo Supaendi bersama Bhabinkamtibmas Desa Karangsari Aiptu A. Rois, agenda ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat (tomas) dan warga setempat. 

Perwakilan warga seperti Abdul Haris, RT Suryana, Sobari Teguh, Deni Sugara, dan Ahmad turut hadir dalam giat yang dimulai sejak pukul 11.19 WIB tersebut guna berdialog langsung dengan pihak kepolisian.

​Dalam kesempatan tersebut, AKP Odo Supaendi menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). 

Warga diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah meskipun ada perbedaan pilihan, serta meningkatkan poskamling demi mencegah gangguan kamtibmas. Selain itu, kepolisian juga mengingatkan para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar terhindar dari tindakan melawan hukum dan kasus pelecehan seksual. 

Melalui program ini, Polrestro Bekasi menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat guna melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Komisi VI DPRD Kabupaten Bekasi Lakukan Kunjungan ke PT MPP Terkait Adanya Aduan PHK Sepihak

0

Komisi VI DPRD Kabupaten Bekasi Lakukan Kunjungan ke PT MPP Terkait Adanya Aduan PHK Sepihak

Bekasi – Kunjungan kerja dan mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi terhadap persoalan hubungan industrial di PT Mulia Prima Packindo (MPP) mengungkap sejumlah fakta dan penjelasan baru dari pihak perusahaan maupun perwakilan pekerja. Meski sejumlah persoalan mulai menemukan titik terang, DPRD menilai masih terdapat beberapa hal penting yang perlu dijelaskan lebih lanjut oleh manajemen perusahaan.

Mediasi yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Martina tersebut dihadiri anggota Komisi IV, yakni Boby Agus Ramdan dari Fraksi PKB, Haryanto dari Fraksi Partai Demokrat, Yusuf F dari Fraksi PKS, dan Surohman dari Fraksi Partai Buruh. Turut hadir Ketua Umum LSM GANAS (Gada Sakti Nusantara) Brian Sakti, tokoh masyarakat Kang Edo, H. Aep Syaepuloh, perwakilan manajemen perusahaan, serta unsur serikat pekerja.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas mencuatnya persoalan hubungan industrial yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah adanya laporan terkait dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan persoalan hak pesangon terhadap sejumlah pekerja PT Mulia Prima Packindo.

Dalam forum tersebut, Martina meminta penjelasan secara terbuka kepada manajemen perusahaan terkait berbagai persoalan yang berkembang di tengah pekerja. DPRD, kata dia, berkepentingan memastikan seluruh proses hubungan industrial berjalan sesuai ketentuan hukum serta menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi semua pihak.

Saat sesi klarifikasi berlangsung, Yohana selaku perwakilan Manajemen HRD PT Mulia Prima Packindo memberikan penjelasan terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian para pekerja. Menurutnya, potongan sebesar Rp14 juta yang sebelumnya dipersoalkan telah dilakukan penyesuaian dan bukan lagi dikategorikan sebagai pemotongan pesangon.

“Potongan Rp14 juta tersebut sudah kami hilangkan dan dilakukan penyesuaian sebagai PPh 21. Dari total 18 orang pekerja yang menjadi bagian dari proses penyelesaian ini, sebanyak delapan orang telah menyepakati kesepakatan yang sebelumnya ditawarkan perusahaan. Sementara masih terdapat sekitar 10 hingga 11 orang yang belum menyatakan persetujuannya dan masih melakukan pembahasan lebih lanjut,” jelas Yohana di hadapan Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi.

Penjelasan tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh peserta mediasi karena menjadi salah satu poin utama yang sebelumnya memicu perbedaan persepsi antara pekerja dan perusahaan.

Keterangan pihak manajemen kemudian diperkuat oleh Hendrik Gunawan selaku Ketua Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan (SPTP) PT Mulia Prima Packindo. Hendrik menyampaikan bahwa hasil mediasi menunjukkan perkembangan yang cukup positif dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

“Alhamdulillah hasilnya lebih baik dari yang terakhir kami sampaikan kepada teman-teman pekerja. Yang menjadi persoalan sebelumnya terkait potongan Rp14 juta kini telah dijelaskan sebagai komponen PPh 21. Proses mediasi dengan manajemen berjalan cukup panjang dan intensif hingga menghasilkan titik temu yang lebih baik,” ujar Hendrik.

Ia juga meluruskan informasi yang berkembang terkait dugaan PHK sepihak. Menurutnya, para pekerja yang terlibat dalam proses penyelesaian tersebut hingga saat ini masih aktif bekerja dan tetap menerima hak-haknya sebagai pekerja.

“Teman-teman pekerja sampai saat ini masih bekerja seperti biasa dan tetap menerima gaji. Karena itu, jika disebut terjadi PHK sepihak, kondisi yang kami lihat saat ini tidak demikian. Teman-teman masih bekerja dan perusahaan masih menjalankan kewajibannya,” tegas Hendrik.

Meski demikian, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Martina mengungkapkan bahwa pihaknya masih menemukan sejumlah pertanyaan penting yang belum dapat dijawab secara lengkap oleh manajemen perusahaan selama proses mediasi berlangsung.

Menurut Martina, salah satu hal yang menjadi perhatian Komisi IV adalah belum tersedianya penjelasan rinci mengenai jumlah tenaga kerja yang saat ini bekerja di PT Mulia Prima Packindo. Padahal data tersebut dinilai penting untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.

“Dalam pertemuan tadi masih ada beberapa pertanyaan yang belum bisa dijawab secara rinci oleh pihak perusahaan. Salah satunya terkait jumlah tenaga kerja yang bekerja di perusahaan. Data tersebut penting untuk menjadi dasar pengawasan dan evaluasi terhadap kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan perusahaan,” ujar Martina.

Selain persoalan data tenaga kerja, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi juga menyoroti aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dinilai merupakan bagian penting dari perlindungan terhadap pekerja.

Martina mengungkapkan bahwa pihaknya mempertanyakan bagaimana sistem pencegahan kecelakaan kerja yang diterapkan perusahaan, prosedur penanganan apabila terjadi kecelakaan kerja, hingga bentuk perlindungan yang diberikan kepada para pekerja yang mengalami risiko kerja.

“Kami juga mempertanyakan bagaimana sistem pencegahan kecelakaan kerja yang diterapkan perusahaan, bagaimana prosedur penanganannya apabila terjadi kecelakaan kerja, serta bagaimana bentuk perlindungan yang diberikan kepada pekerja. Pertanyaan-pertanyaan tersebut belum seluruhnya dapat dijawab secara komprehensif oleh pihak manajemen dalam forum tadi,” katanya.

Menurut Martina, keselamatan dan kesehatan kerja tidak boleh dianggap sebagai persoalan administratif semata, melainkan menjadi tanggung jawab utama perusahaan dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan para pekerjanya.

“Kami ingin memastikan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada produktivitas dan target usaha, tetapi juga memenuhi seluruh standar perlindungan tenaga kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan, masa depan, dan kesejahteraan para pekerja,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan yang masih berlangsung, termasuk meminta data dan dokumen pendukung yang diperlukan agar seluruh aspek ketenagakerjaan dapat dievaluasi secara objektif dan transparan.

“Kami berharap seluruh pihak mengedepankan dialog dan musyawarah. DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar hak-hak pekerja terlindungi, perusahaan dapat menjalankan usahanya dengan baik, dan hubungan industrial yang harmonis tetap terjaga di Kabupaten Bekasi,” pungkas Martina.

Melalui mediasi tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi berharap seluruh persoalan yang masih tersisa dapat diselesaikan secara konstruktif melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan keberlangsungan investasi di Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.

Polsek Cikarang Timur Konsisten Terus Gencarkan Patroli di Malam Hari Guna Antisipasi 3C

0

Polsek Cikarang Timur Konsisten Terus Gencarkan Patroli di Malam Hari Guna Antisipasi 3C

Bekasi – Guna mengantisipasi tindak kriminalitas malam hari, Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Timur menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) yang dilanjutkan dengan patroli mobile skala sedang pada Selasa (9/6) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 00.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali Iptu Winarko, S.H., dengan menyisir area rawan di sepanjang Jalan Citarik Raya, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Operasi ini berfokus pada peningkatan kehadiran personel di jalur-jalur utama sebagai langkah preventif (deterrent effect) untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.


Tak berselang lama, tepat pada pukul 00.30 WIB, Unit Samapta Polsek Cikarang Timur yang digawangi oleh Aipda Agus Sutisna, Aipda Ropiudin Sugito, dan Bripka Aryo Kurniawan memperluas jangkauan pengamanan ke Jalan Raya Rengasbandung, Desa Tanjung Baru.

Patroli mobile Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi kerawanan 3C (Curas, Curat, Curanmor) serta aksi tawuran remaja.

Selain bersiaga di lapangan, para personel juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar agar tetap waspada dan proaktif menjaga lingkungan, di mana seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Amankan Terduga Pengedar Obat Daftar G di Cikarang Selatan

0

Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Amankan Terduga Pengedar Obat Daftar G di Cikarang Selatan

Bekasi – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi melalui Unit 1 Sub 1 mengamankan seorang pria yang diduga mengedarkan obat keras daftar G jenis Tramadol dan Hexymer di wilayah Cikarang Selatan, Senin (8/6/2026) malam.

Pengamanan dilakukan sekitar pukul 19.09 WIB di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Sp.Gas/115/VI/2026/Restro Bekasi serta mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni IPTU Agus Supriadi, S.H., M.H., IPDA Teguh Tri Pawanto, S.H., AIPTU Efendi, AIPDA Sastoro L.M., S.H., dan Brigpol Rangga Ikram.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan seorang terduga pelaku berinisial JT, warga Gelanggang Ulim Pidie Jaya, Aceh. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang saksi berinisial D untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan transaksi dan peredaran obat daftar G di sekitar wilayah Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan. Menindaklanjuti informasi itu, anggota Unit 1 Sub 1 Satresnarkoba Polres Metro Bekasi melakukan penyelidikan di lokasi.

Sekitar pukul 19.09 WIB, petugas mendapati satu orang dengan gerak-gerik mencurigakan bersama seorang saksi di sekitar tempat kejadian perkara. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan hingga ditemukan sejumlah barang bukti berupa obat keras daftar G.

Dari hasil pengamanan, petugas menyita 150 butir Tramadol, 121 butir Hexymer, satu unit handphone, serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp479.000.

Berdasarkan keterangan awal, terduga pelaku diduga mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial J yang saat ini masih dalam pengembangan petugas.

Satresnarkoba Polres Metro Bekasi telah melakukan sejumlah langkah kepolisian, di antaranya mencari dan memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta membawa terduga pelaku untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Petugas juga akan melengkapi administrasi penyidikan dan melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti yang diamankan.

Polres Metro Bekasi menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang, khususnya obat keras daftar G yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan merusak masa depan generasi muda.

📞 Layanan Polisi 24 Jam (GRATIS): 0811-1939-110
📞 Hotline Polri 24 Jam (GRATIS): 110
CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi)
📞 WhatsApp: 0813-8399-0086.

PolresMetroBekasi #Satresnarkoba #CikarangSelatan #BerantasNarkoba #ObatDaftarG #Tramadol #Hexymer #JagaBekasi #Kamtibmas #PolriPresisi

Plt Bupati Bekasi Tutup Mukab Kadin Kabupaten Bekasi, Ini Sambutannya

0

Plt Bupati Bekasi Tutup Mukab Kadin Kabupaten Bekasi, Ini Sambutannya

Bekasi – Ada yang menarik dari pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi Periode 2026-2031 yang digelar di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Senin, 08 Juni 2026. Selain dihadiri para tokoh Kabupaten Bekasi, Mukab dibuka Sekretaris Daerah, Drs. H. Endin Samsudin dan ditutup oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.

Hadir dalam acara Mukab tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, yakni Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustofa, Dandim Kabupaten Bekasi Letkol Semeru, Kapolres Metro Bekasi diwakili Kasat Reskrim, perwakilan Kajari dan PN Cikarang, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi Prof. Dr. KH. Mahmud dan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bekasi Nawawi Al Aksi.

Mewakili unsur asosiasi pengusaha hadir diantaranya ketua Gabungan Pengusaha Indonesia (Gapensi) Kabupaten Bekasi H. Wasju, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI),  Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (AKSINDO), Ikatan Praktisi HRD Kabupaten Bekasi dan Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) Kabupaten Bekasi.

Lalu, hadir perwakilan Ikatan Pengusaha Kenshuusei Indonesia (Ikapeksi), Perkumpulan Kontraktor Profesional Indonesia (Perkopindo), Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI), Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bekasi, Harmoni HRD Indonesia, para pengurus asosiasi pengusaha di Kabupaten Bekasi, para pengurus dan anggota Kadin Kabupaten Bekasi. 

Beberapa tokoh Kabupaten Bekasi turut hadir diantaranya H. Apuk Idris, HK Damin Sada, H. Obing Fachrudin, H. Yaman Edi Bair, H. Yaya Ropandi, H. Jejen Sayuti, H. Toto, Rimbawan Sugiarto, SH, H. Toto Iskandar dan KH. Imam Mulyana Al Budry, S.A.

Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja dalam sambutannya saat penutupan Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi memberikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Heri Noviar menjadi Ketua Kadin Kabupaten Bekasi peruode 2026-2031.

“Selamat atas terpilihnya kembali pak Heri Noviar menjadi Ketua Kadin Kabupaten Bekasi, semoga tetap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera melalui kolaborasi nyata,” ucap Plt Bupati Bekasi.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dengan pengusaha yang difasilitasi oleh Kadin. 

“Saya berharap Kadin dapat memperluas jejaring investor dan memfasilitasi kerjasama yang positif dengan pemerintah Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Plt Bupati Bekasi mengatakan bahwa dirinya usai menghadiri undangan dari Bappenas dan membawa kabar baik untuk Kadin. 

“Banyak investasi masuk ke Kabupaten Bekasi yang akan kita kerjakan bersama dan pengelolaan CSR perusahaan industri yang berjumlah ribuan, dan saya berharap pengelolaan CSR tersebut diprioritaskan untuk membangun infrastruktur yang pekerjaannya dilakukan kontraktor Kabupaten Bekasi,” pesan Plt Bupati Bekasi.

Sebelumnya, disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi menaruh harapan besar agar Mukab VIII Kadin dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan daya saing ekonomi.

“Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian daerah maupun nasional,” kata Endin. 

Karena itu, keberadaan Kadin dinilai sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat iklim usaha, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri, diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, Kadin menjadi mitra penting dalam menghadirkan inovasi, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah,” ujar Endin.

Usai menyampaikan sambutannya, Sekda mewakili Plt Bupati Bekasi membuka Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi yang ditandai dengan pemukulan gong.

Dalam pantauan media, pelaksanaan Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi berjalan aman dan lancar dari mulai pelaksanaan hingga penutupan.

Heri Noviar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi Periode 2026-2031 berdasarkan hasil kesepakatan para tokoh Kabupaten Bekasi, asosiasi pengusaha, peserta dan anggota Kadin Kabupaten Bekasi berstatus aktif yang terdaftar di Kadin Indonesia.

“Heri Noviar terpilih secara aklamasi karena berkasnya lengkap dan memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Organisasi (PO) dan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD-ART) Kadin,” kata Ketua Steering Committe Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi, KH Soleh Jaelani dalam sidang pleno yang dihadiri pesetta dan peninjau Mukab VIII Kadin Kabupatrn Bekasi.

Sedangkan bakal calon atas nama Petrick Saimartua Simajuntak dinyatakan tidak lolos karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang beralamat Kabupaten Bekasi dan keanggotaan Kadin tahun 2026 tidak aktif setelah divalidasi. 

“Minimal calon ketua harus aktif KTA nya selama 2 tahun berturut-turut, yakni 2025 dan 2026,” tegas H. Soleh didampingi anggota, tim verifikasi dan validasi panitia SC Mukab.

Usai menyampaikan berkas dua calon di hadapan peserta dan peninjau, panitia SC menyelesaikan seluruh tahapan Mukab secara berturut-turut mulai dari sidang pleno 1, pleno 2, pleno 3, pembentukan pimpinan sidang dan komisi-komisi hingga tahapan akhir penandatanganan berita acara hasil Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi. (***)