Home Blog Page 135

Perekrutan PPK Di Kabupaten Bekasi Dinilai Tidak Obyektif, Ada PPK Tidak Sesuai Domisili

0

Perekrutan PPK Di Kabupaten Bekasi Dinilai Tidak Obyektif, Ada PPK Tidak Sesuai Domisili

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Bekasi dinilai tidak objektif dan diduga sarat KKN dalam proses perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Tahun 2024.

Hal ini terlihat dari terpilihnya  calon anggota PPK yang padahal secara administrasi diduga sudah menyalahi dan menabrak aturan. Semisal, Hebron Fauzan Al Afghanistan yang diketahui bukan warga Kecamatan Cikarang Utara namun bisa lolos secara administrasi dan anehnya lagi diterima menjadi PPK untuk Pilkada dan Pilgub Tahun 2024. 

Diketahui, Hebron tinggal bersama anak istrinya di Perumahan Puri Cikarang Asri, Jl. Edelweis 18 gg. Teratai blok D35 no. 12 no. Rt.02 Rw. 18 Desa Sukajaya Kecamatan Cibutung.  “Hebron itu tinggal di perumahan yang masuk wilayah Cibitung, yang di Cikut itu saudaranya. Masa orang Cibitung jadi PPK Cikut,” ucap Fyan.

Tokoh pemuda Cikarang Utara tersebut berharap KPU Kabupaten Bekasi bisa lebih transparan dan objektif dalam perekrutan PPK Cikarang Utara untuk Pilkada dan Pilgub Tahun 2024. Menurutnya, KPU diduga tutup mata untuk meluluskan orang-orang pilihannya agar bisa masuk sebagai penyelenggara. ( 16/05/2024 )

“Kalau bisa objektif, jangan mentang-mentang satu organisasi. Dan ini sudah menjadi rahasia umum, saya harap ini bisa dipertimbangkan,” harapnya. 

Beliau juga menambahkan, Menurutnya nama Anisa Nurul Kusumawardhani, Irfan Arifin, Ade Candra Ginanjar dan Saeful Alam layak menjadi PPK untuk Pilkada dan Pilgub Tahun 2024. “Udah atuh gantian dan jangan dipaksain, kan lucu yang punya nilai besar gak pada dapet padahal mereka berpengalaman. Lah ini yang tinggal gak sesuai KTP malah dapet lagi,” tegasnya

Fyan juga menyayangkan KPU bisa meloloskan Coan Alfian yang memiliki nilai rendah pada saat tes tertulis dan tidak punya pengalaman dalam penyelenggara pemilu. 

“Saya kaget katanya ada pendatang baru yang dapet padahal nilai tes nya kecil. Klo memang jalurnya dan caranya benar saya gak akan komen, tapi ini KTP ama tinggal beda bisa lolos karena satu organisasi,” sambungnya yang juga aktifis Bekasi tersebut. 

Apabila tidak digubris tentang KTP dan domisili, pihaknya berencana akan menindaklanjuti temuan tersebut ke yang lebih lanjut. “Kalau bisa mah rombak semua, saya pastikan akan saya laporkan dan adukan hal ini, karena diduga sudah tidak transparan dan objektif,” terangnya.

Sedangkan, ketika hendak di konfirmasi terkait kasus tersebut, pada acara pelantikan PPK di Hotel Holiday inn, pada Kamis ( 16/05/2024 ) tidak ada satupun dari pihak KPU yang bisa di konfirmasi, hingga berita ini di terbitkan. 

(Tim)

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Pleno Ada 6 Unit Kerja yang Dikukuhan

0

Karang Taruna Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Pleno Ada 6 Unit Kerja yang Dikukuhan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI –  Karang Taruna Kabupaten Bekasi gelar rapat pleno tahun 2024 untuk pengukuhan pengurus unit teknis Karang Taruna Kabupaten Bekasi dan agenda kegiatan pada tahun 2024 di guest house Hutan Kota Kabupaten Bekasi, Rabu 15/05/2024.

Dala rapat pleno tersebut dihadiri seluruh anggota Karang Taruna Kabupaten Bekasi serta para tamu undangan seperti Kadinsos Kabupaten Bekasi Hasan Basri, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi Nawawi Al-Aksi, Ketua KPUD Kabupaten Bekasi Ali Rido dan Ketua Komisioner Bawaslu Kabupaten Bekasi Akbar Khadafi serta Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Acep Juandi S.Pd mengatakan bahwa pleno hari ini adalah pengukuhan unit teknis yang akan di kukuhkan yaitu Garda Sakti Sekata, Jaringan Usaha Karang Taruna, Lembaga Bantuan Hukum, Hubungan Industri, dan unit lain nya.

“Pada rapat pleno ini kita sebagai Karang Taruna akan terus mendorong pemuda kabupaten Bekasi untuk lebih maju lagi dan berjaya di Kabupaten Bekasi dengan dikukuhkan nya unit kerja Karang Taruna Kabupaten Bekasi sesuai dengan tupoksi nya  agar bisa membangun daerahnya sendiri dengan segala aspek dan bidang keahlian nya,” Ungkap Katua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Acep Juandi atau yang biasa disapa Bung Leo.

Leo juga mengatakan bahwa ada unit yang akan menjalin dan berharap untuk membangun sekolah pemuda Mitra Industri untuk memberikan fasilitas kepada pemuda agar lebih mudah dalam mencari kerja di Kabupaten Bekasi yang notabene dikenal sebagai kota Industri.

“Saat ini kita akan memastikan penetapan lokasi bulan bakti Karang Taruna yang akan dilaksanakan pada saat hari ulang tahun Karang Taruna mendatang,” Tambahnya.

Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya,”Saya berharap agar Karang Taruna Bisa menjadi pelopor untuk pemuda dan bisa meningkatkan elektabilitas pemuda Kabupaten Bekasi agar pemuda bisa menjadi bisa menjadi pengusaha atau pebisnis yang handal di kabupaten Bekasi,” Ungkapnya.

Ditempat yang sama Kadinsos Kabupaten Bekasi Hasan Basri mengtakanini adalah langkah baru di Karang Taruna Kabupaten Bekasi dimana sudah mampu memberikan warna baru dengan bergandengan bersama KNPI Kabupaten Bekasi untuk membangun pemuda Bekasi yang berkarakter.

(Erv)

Ketua PWI Bekasi Desak Penyidik Polres Metro Bekasi Segera Usut Tuntas Kasus Pengancaman Wartawan

0

Ketua PWI Bekasi Desak Penyidik Polres Metro Bekasi Segera Usut Tuntas Kasus Pengancaman Wartawan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, SH mendesak penyidik Polres Metro Kabupaten Bekasi segera mengusut tuntas kasus pengancaman terhadap Pemimpin Redaksi koranmediasi.com, Pirlen Sirait yang dilakukan orang tidak dikenal.

“Kasus seperti ini terhadap rekan kami, tidak boleh dibiarkan, harus diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, karena dikhawatirkan akan terulang kembali dan menimpa warga yang lainnya,” ujar Ade Muksin kepada sejumlah awak media, Selasa (14/05/2024).

Ia juga meminta kepada penyidik Polres Kabupaten Bekasi untuk benar-benar menyikapi masalah ini karena pengancaman ini dilakukan puluhan orang yang disaksikan anak dan istri korban.

“Kami PWI Bekasi Raya juga meminta Polres Kabupaten Bekasi untuk benar-benar serius menyikapi masalah ini, karena tindakan para pelaku sudah menimbulkan kecemasan terhadap anak dan istri korban,” tandas Ade Muksin yang baru terpilih pada Konferensi PWI Bekasi 2024-2027.

Seperti diketahui, puluhan orang tak dikenal mendatangi rumah sekaligus mengancam Pirlen Sirait di kediamannya, Perumahan Permata Serang Baru, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jumat (05/04/2024) lalu.

Kehadiran orang-orang tak diundang tersebut, kata Pirlen, melontarkan kalimat-kalimat kasar dan pengancaman yang juga didengar dan disaksikan oleh istri dan ketiga anak-anaknya yang masih kecil, sehingga mengakibatkan ketakutan dan trauma.

Malam itu, katanya Pirlen mendengar dari dalam rumahnya ada yang berteriak dan mengetuk pintu rumah dengan keras. Mendengar itu, Pirlen buru-buru membukanya.

“Awalnya dari dalam rumah saya dengar teriakan dan mengetuk pintu rumah saya dengan sangat keras, lalu saya buka. Puluhan orang langsung datang menghampiri saya ke pintu dan bertanya yang namanya Pak Pirlen, Bapak ia,” ujar Pirlen menirukan kata-kata orang tak dikenalnya.

Mendengar pertanyaan itu, Pirlen yang merasa tidak punya musuh langsung menjawab, “ya”. Anehnya, sekitar tiga dari orang itu langsung mendorong Pirlen.

“Ini bulan puasa, kenapa ganggu-ganggu Ketua DPC. Saya tanya kembali Ketua DPC mana, namun mereka dengan berteriak-teriak dengan mengeluarkan kata-kata kasar dan memasuki rumah hendak memukul saya ” ujar Pirlen sambil menjelaskan ancaman yang dilontarkan orang tak dikenalnya, sangat tidak tepat karena dikait-kaitkan dengan SARA.

Tidak terima diperlakukan seperti itu, Pirlen pun melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi. Dia berharap para pelaku segera ditangkap termasuk dalang di balik pengancaman tersebut. Pasalnya, kedatangan orang tak dikenal ke rumahnya, diduga ada kaitannya dengan pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) Februari 2024 di Kabupaten Bekasi.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi dengan nomor laporan :LP/B/1105/IV/2024/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA, dugaan tindak pidana pengancaman UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 336 KUHP dan atau 449 ayat 1,” kata Pirlen.

(Rbn)

Korban Penipuan Meminta Kepada Polsek Pebayuran Segera Tangkap Pelaku

0

Korban Penipuan Meminta Kepada Polsek Pebayuran Segera Tangkap Pelaku

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – TERKAIT kasus dugaan penipuan dan Penggelapan, Penyidik Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (PMJ) di minta segera Menangkap terduga Pelakunya Bernama DIMAS MANUGROGO.

Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan Pelapor (Korban) MARTONO alias LUPUS tersebut sudah berjalan cukup lama, namun hingga berita ini di turunkan belum ada kepastian hukumnya.

Hal itu terlihat berdasarkan Laporan Korban Dengan Nomor : STPL / B/75/XI/ 2023 / SPKT / POLSEK PEBAYURAN / POLRES METRO BEKASI / POLDA METRO JAYA tertanggal 16 November 2023.

Korban yang sekaligus Pelapor MARTONO alias LUPUS, di dampingi saksi Korban ANWAR SOLEH alias ANWAR UBAN yang keduanya berprofesi sebagai Wartawan, Menceritakan kronologis kejadian terjadinya dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan terduga pelaku (kini Terlapor) DIMAS MANUGROHO.

Dikatakan, awalnya MARTONO alais LUPUS dan ANWAR SOLEH keduanya hendak melalukan uji Laboratorium dua jenis barang Blac Karbor dan Sulfur, untuk di ketahui apakah kedua barang tersebut mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) apa tidak.

Terlapor DIMAS MANUGROHO yang mengaku dirinya sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Mebgaku bisa membantu melakukan uji Laboratorium (Lab) di kantornya, dan meninta sejumlah Uang kepada korban MARTONO alais LUPUS.

Sejumlah yang di serahkan Oleh Pelapor MARTONO alais LUPUS kepada Terlapor DIMAS MANUGROHO itu, adalah Uang milik ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN. Dikatakan, sejumlah uang tersebut di serahkan dari Pelapor MARTONO alias LUPUS kepada pelaku DIMAS MANUGROHO di Wilayah hukum Pelsok Pebayuran, tepatnya di kampung Pisangan Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Paparnya.

Akan tetapi, kata MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH, setelah di tunggu tunggu beberapa lama, apa yang di janjikan Terlapor DIMAS MANUGROHO bisa membantu melakujan uji Laboratorium Blac Carbon dan sulfur tersebut, Tidak ada buktinya.

Beberapa kali di tanyakan, Terlapor DIMAS MANUGROHO hanya janji janji terus yang tidak ada kepastianya. Sadar dirinya Menjadi Korban Penipuan, maka MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN, keduanya Melaporkan keoada Polisi di Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya, Terangnya lagi.

MARTONO alais LUPUS dan ANWAR SOLEH alias ANWAR UBAN, miminta kepada Penyidik Polsek Pebayuran, karena kasus yang mereka laporkan itu sudah cukup lama, Penyidik untuk mekakukan Tindakan Sesuai Prosedur dan Profesional, untuk segera Menangkap Terduga pelaku atau terlapor DIMAS MANUGROHO dan di Proses lebih lanjut sesuai Kitap Undang Undang Hukum acara Pidana (KUHP). Imbuhnya.

“Ya kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan yang kami Laporkan, dengan Terlapor DIMAS MANUGROHO terdebut sudah cukup lama. Oleh sebab itu, kami selaku pihak Korban sekaligus pelapor meminta agar Penyidik Polsek Pebayuran yang menangani kasus ini, segera Melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang ada, Dan Menangkap terduga Pelaku atau terlapor DIMAS MANUGROHO, sehingga kasus yang kami laporkan itu mendapat Kepastian hukum.

Jujur, kami bertanya tanya, ada apa, kenapa Penyidik berlarut larut Menangani kasus yang kami laporkan itu..? Sedangkan Pelapornya Jelas, Pelakunya Jelas, Saksi saksi Jelas, Barang bukti juga jelas.. ? seharusnya penyidik bertindak cepat, melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang ada, sekaligus nenyita sulfur dan Blac Carbor sebagai Barang bukti guna keoentigan proses hukum selanjutnya.

Apabila dalam waktu dekat ini kasus yang kami laporkan itu tidak segera ada Kepastian hukumnya, maka Laporan akan kami Cabut dan kami akan Laporkan ke Polres Metro Bekasi atau Polda Metro Jaya (PMJ)” Tutup MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN.

Sementara itu Penyidik Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya, Brigadir HERNANDES Melalui telepon selulernya mengatakan, Pihaknya sudah Melakukan Pemanggilan terhadap terduga pelaku atau Terlapor DIMAS MANUGROHO, tetapi terlapor tidak hadir memenuhi panggilan penyidik.

Dan dikatakan, Penyidik akan melalukan pemanggilan ulang atau panggilan kedua kepada Terlapor DIMAS MANUGROHO. Dan Pabila Panggilan kedua terlapor masih juga tidak mau hadir, maka Penyidik akan melakukan Upaya Paksa terhadap Terduga pelaku atau terlapor DIMAS MANUGTOHO. Terang Penyidik Brigadir HERNANDES melalui telepon selulernya.

(Tim)

Ketua PD SATRIA Jabar Maju di Pilkada Kota Bandung, Juanedi S.Sos Berikan Apresiasi

0

Ketua PD SATRIA Jabar Maju di Pilkada Kota Bandung, Juanedi S.Sos Berikan Apresiasi

GUE JABAR | BANDUNG – Puluhan kader sayap Partai Gerindra, PC SATRIA kota Bandung datangi Kantor DPC GERINDRA Kota Bandung dalam rangka menghantar Muhammad Lewi selaku Ketua PD SATRIA Jabar yang juga wakil ketua DPD Gerindra Jabar mendaftarkan diri sebagai bakal calon Walikota Bandung tahun 2024 dari Partai Gerindra, Sabtu (11/05/24).

Kedatangan rombongan kader Satria disambut hangat Panitia Penjaringan Pilkada DPC GERINDRA Kota Bandung, Heru Sugianto beserta jajaran.

Keputusan tersebut berangkat dari dorongan kuat kader PD SATRIA Jabar dan PC Kota Bandung agar Muhammad Lewi maju sebagai Bakal calon Walikota atau Wakil Walikota Bandung.

Dengan pencalonan Muhammad Lewi sebagai Walikota atau Wakil Walikota Bandung ini mendapat tanggapan yang positif dari ketua PC Satria Kabupaten Bekasi Junaedi, S.Sos.

Pria yang biasa disapa Bang Ajuk ini mengungkapkan bahwa pencalonan Muhammad Lewi merupakan salah satu langkah ataupun mengambil kebijakan bahwa Kader dari Partai Gerindra ataupun sebagai konsep partai untuk memprioritaskan kader maju di Pilkada di seluruh Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi Ini, karena ini merupakan konsep dari Partai Gerindra hari ini yang  memprioritaskan kader untuk maju dalam momentum pilkada, walaupun tidak menutup kemungkinan ada yang dari luar partai (Non Partai) dilihat dari kondisi daerah tersebut,” Terangnya.

Masih kata Ajuk, “Saya berharap semoga di Pilkada Kota Bandung ketua PD SATRIA Jabar maju sebagai kontestan dan bisa memenangkannya, karena saya bisa melihat dari konsep ataupun Jargon yang digaungkan yaitu ‘Bandung Heman’ yang artinya kedepanya Kota Bandung bisa mendapatkan pemimpin yang sayang terhadap daerahnya sendiri,” Ungkapnya.

(Erv)

Beberapa Unit Kios di Pertokoan Pasar Lama Cikarang Terbakar, Dugaan Kuat Konsleting Listrik

0

Beberapa Unit Kios di Pertokoan Pasar Lama Cikarang Terbakar, Dugaan Kuat Konsleting Listrik

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kios di Pertokoan Pasar Lama Cikarang terbakar hebat dan hanguskan 5 unit kios yang alami kebakaran hebat tersebut, Jumat malam 10/05/2024.

Kejadian diketahui setelah ada ledakan dan kemudian api menyembul keluar dengan besar dan membuat sebagian orang yang berjualan di pasar panik.

Salah seorang warga mengatakan bahwa ada ledakan didalam toko dan langsung api keluar dengan sangat besar sehingga menimbulkan kepanikan para pedagang dan pengunjung pasar.

“Ada ledakan bang, terus api langsung keluar gede banget, kayaknya travo listrik dah yang meledak,”Ungkapnya.

Dugaan sementara kebakaran tersebut berasal dari konsleting listrik karena kios yang alami kebakaran sedang tutup.

Kebakaran tersebut dapat dipadamkan setelah 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi tiba.

Pihak kepolisian Polsek Cikarang Utara memberikan garis polisi di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

(Erv)

Nyaah Ka Bandung, Reza Arfah Siap Calonkan Diri di Pillwalkot Bandung 2024

0

Nyaah Ka Bandung, Reza Arfah Siap Calonkan Diri di Pillwalkot Bandung 2024

GUE JABAR | BANDUNG – Sebentar lagi akan digelar pelaksanaan pemilihan kepada Daerah baik Gubernur, Walikota dan Bupati serentak di Indonesia dan kota Bandung salah satunya juga akan menggelar pemilihan Walikota serentak.

Dengan sebentar lagi dilaksanakan nya Pilkada serentak tersebut salah ssatu putra asli kota Bandung H.Reza Arfah siap mencalonkan diri sebagai Walikota Bandung dan sudah melakukan pengambilan Formulir di kantor DPC Gerindra kota Bandung.

Dengan membuat jargon “Nyaah ka Bandung” Dirinya mantapkan dan siapkan diri untuk maju di pemilihan walikota Bandung untuk memberikan yang terbaik untuk kita Bandung.

“Saya Reza Arfah selaku Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat. Hari ini, (Jumat) 10 Mei 2024. Berangkat dari Gedung PW. Ansor Jawa Barat, menuju kantor DPC. Gerindra Kota Bandung, guna mengambil formulir pendaftaran calon Walikota Bandung,” Terangnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa sebagai kaum muda di Kota Bandung harus mengambil peran aktif untuk membangun kota bandung yang lebih baik lagi. Karena selama ini para kaum muda selaku dibatasi untuk mengekpresikan setiap langkah dan saat ini harus bergerak untuk melakukan perubahan dan perbaikan dan dirinya siap mencalonkan diri sebagai kaum pemuda kota Bandung.

“Berawal dari kesadaran dan harapan bersama orang muda Kota Bandung, yang secara konstitusi memiliki hak untuk mengambil peran dalam struktur eksekutif, yakni pencalonan Walikota Bandung. Dimana, kerap kali orang muda dibatasi ruang gerak dan berpikirnya, terkhusus dalam kontestasi politik. Bisa dikatakan, orang muda sering diposisikan sebatas menjadi pasar dan alat politik untuk meraup suara saja. Maka dari itu, disusunlah gagasan Nyaah ka Bandung, nyaah berarti cinta atau sayang yang merupakan fitrah alamiah manusia. Atas dasar ini pula, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang menciptakan alam semesta dan seluruh makhluk-Nya. Untuk itu saya memberanikan diri, mendaftar pencalonan Walikota Bandung tahun 2024. Mari manfaatkan peluang tersebut. Tidak ada lagi waktu. Sekarang atau tidak sama sekali,” Tambahnya.

Masih lanjut H.Reza, “Bangkit atau terpuruk. Perbaikan atau teraniaya Bagi saya, Kota Bandung merupakan kota indah nan romantis, banyak melahirkan tokoh tokoh bangsa, seniman dan budayawan serta maestro dengan karya-karya tidak hanya skala lokal melainkan nasional, bahkan mendunia. Kota Bandung juga banyak memunculkan para pegiat industri kreatif dengan produk-produk berdaya beda serta tidak jarang menjadi trend center nasional,” Ungkapnya dengan penuh semangat.

Dari berbagai capaian prestasi di atas, Kota Bandung juga memiliki kompleksitas tersendiri. Saat ini jumlah penduduk Kota Bandung mencapai 2,5 juta jiwa dan menjadi kota terpadat kedua setelah Jakarta. Hal tersebut beriringan dengan bermasalahnya pengelolaan lingkungan, diantaranya sampah, polusi udara dan kemacetan serta buruknya perencanaan tata ruang kota, semisal daerah resapan air kian habis dijadikan pemukiman dan tidak jarang merupakan pemukiman elit, sedangkan kemisikinan dan ketimpangan sosial merupakan hal menyedihkan dan juga hadir di kota ini. Di waktu yang sama berkurangnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Disebabkan permasalahan hukum yang dialami oleh beberapa pejabat
Kota Bandung, hal tersebut membuat geram dan melunturkan optimisme masyarakat.

Sebagai putra asli kota Bandung sudah siap dan sudah sangat memahami bahwa saat ini kaum muda sangat dibutuhkan untuk pembangunan dan perubahan dengan kedepanya akan menyuarakan keresahan dan kegelisahan para kaum pemuda dan siap mengambil peran tersebut untuk maju di Pilwalkot Bandung.

“Saya lahir dan besar di Kota Bandung serta perlahan mulai memahami posisi penting serta dibutuhkannya sosok orang muda guna tampil dalam kontestasi Pilwalkot kali ini. Bagaimana tidak, sebagai orang muda tidak cukup sekedar menyuarakan keresahan dan kegelisahan saja, melainkan sudah saatnya mengambil peran. Guna menjadi bagian dalam penentu arah kebijakan dan pelaksana arah kebajikan bagi Kota Bandung,”.

Sebab, setiap persoalan yang terjadi, sebagaimana telah dijelaskan. Semua itu bukan disebabkan oleh kurang atau minimnya para ahli dan pakar di bidangnya masing-masing Melainkan ketiadaan integritas pemimpin beserta seluruh unsurnya untuk menyelesaikan dan membenahi setiap persoalan yang terjadi. Integritas inilah yang menjadi substansi sekaligus esensi dari gagasan Nyaah ka Bandung.

(Erv)

Karang Taruna Kabupaten Bekasi dan DPD KNPI Kabupaten Bekasi Kolaborasi Pererat Tali Silaturahmi

0

Karang Taruna Kabupaten Bekasi dan DPD KNPI Kabupaten Bekasi Kolaborasi Pererat Tali Silaturahmi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – KNPI Kabupaten Bekasi kunjungi sekretariat Karang Taruna Kabupaten Bekasi untuk lakukan kolaborasi untuk kabupaten Bekasi lebih baik lagi dan lebih maju.

Kunjungan KNPI ini merupakan balasan atas kunjungan Karang Taruna Kabupaten Bekasi ke sekretariat KNPI Kabupaten Bekasi beberapa waktu yang lalu, hal tersebut diungkapkan oleh ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi Nawawi Al-Aksi.

“Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan Karang Taruna Kabupaten Bekasi pada beberapa waktu yang lalu di kantor kami dan ini sebegai bentuk pererat tali silaturahmi antara lembaga KNPI dan Karang Taruna Kabupaten Bekasi,” Ungkapnya.

Nawawi juga mengatakan bahwa ini adalah awal pertemuan kita dalam menjalin silaturahmi dengan Karang Taruna untuk kedepannya akan terus berkoordinasi dalam menciptakan program bersama untuk kepemudaan di Kabupaten Bekasi.

“Tentunya ini merupakan langkah awal sebagai bentuk persatuan kepemudaan di kabupaten Bekasi dan kedepanya kita juga akan terus berkoordinasi untuk langkah dan program bersama terkait kepemudaan di Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Ditempat yang sama ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Acep Juandi, S.Pd yang biasa disapa Bung Leo mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan suatu bentuk bahwa pemuda di kabupaten Bekasi ini bersatu untuk Bekasi kedepanya yang lebih baik lagi.

“Ini merupakan salah satu yang patut di apresiasi karena ini adalah suatu bentuk bersatunya pemuda di kabupaten Bekasi untuk membangun Bekasi yang lebih baik lagi, dan salah satu nya konsen kita bersama yaitu terkait ketenaga kerjaan karena untuk mengentaskan pengangguran di Kabupaten Bekasi dan pemuda Bekasi harus berjaya di Bekasi,” Terangnya.

Leo juga mengatakan bahwa ini merupakan langkah awal untuk persatuan dan kekompakan pemuda di kabupaten Bekasi untuk menggapai Indonseia Emas dan pemuda Bekasi harus bisa membangun Bekasi dan berjaya.

“Ini langkah awal untuk menggapai dan mewujudkan Indonesia Emas dan pemuda Bekasi harus bisa berperan aktif dalam membangun Bekasi, contohnya dengan berkolaborasi untuk jalan bersama dan saling mendukung langkah kedepan nya dan menjalankan program bersama yang kedepanya akan kita bicarakan bersama pada pertemuan dan kesempatan yang lain,” Tambahnya.

Masih kata Leo,”Dengan pertemuan dan kolaborasi ini merupakan salah satu mempererat tali silaturahmi tentunya dan kita bisa memberikan contoh bahwa pemuda Bekasi bisa bersatu untuk kemajuan Kabupaten Bekasi,” Pungkasnya.

(Erv)

Jadi Juara Umum MTQ 38 Jabar, Pemkab Bekasi Gelar Arak – Arakan Piala MTQ Bersama Para Kafilah

0

Jadi Juara Umum MTQ 38 Jabar, Pemkab Bekasi Gelar Arak – Arakan Piala MTQ Bersama Para Kafilah

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemkab Bekasi merasa bangga karena pada tahun ini bisa menjadi juara umum pada ajang MTQ ke-38 Jawa Barat yang diselenggarakan di Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah dan lakukan arak arakan piala MTQ Jawa Barat dari Plaza Pemkab Bekasi hingga Museum Gedung Juang 45 Tambun.

Dengan hasil ini Kabupaten Bekasi bisa mencetak sejarah karena selama mengikuti ajang MTQ tingkat Jawa Barat baru merasakan menjadi juara umum, dan hal tersebut diungkapkan PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan MT.

“Ini merupakan sejarah untuk Kabupaten Bekasi yang telah menjadi juara umum pada ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat, dan ini merupakan suatu kebanggan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” Ungkapnya di Museum Gedung Juang 45 Tambun, Rabu 8/5/2024.

Dani juga mengatakan bahwa ini berkat dari para finalis yang mengikuti seluruh cabang dan hasil dari satu tahun melakukan latihan dari pagi hingga malam yang langsung dibimbing oleh para pembimbing yang sangat mumpuni.

“Ini merupakan hasil kerja keras para finalis dan ini juga hasil latihan adik adik kita selama satu tahun yang dibimbing oleh para ahli atau pakarnya disetiap cabang selama satu tahun, dan ini sebagai bukti bahwa usaha tidak menghianati hasil,” Ungkapnya.

Masih kata Dani,”Kabupaten Bekasi baru kali ini menjadi tuan rumah MTQ tingkat Jawa Barat setelah pemekaran, karena dulu sebelum pemekaran sekitar 32 tahun yang lalu MTQ tingkat Jawa Barat diadakan di Bekasi kota sebelum adanya pemekaran, dan ini yang pertama diadakan di Kabupaten Bekasi setelah pemekaran,” Tambahnya.

PJ Bupati Bekasi ini juga mengatakan untuk seluruh para juara diberikan uang pembinaan atau penghargaan sesuai dengan apa yang sudah diberikan kepada para atlet yang sudah memenangkan atau pun membawa Bekasi menjadi juara umum seperti di Porda dan Peparda.

“Kita berikan hadiah juga kepada para juara sama seperti atlet yang sudah diberikan yang juga sudah menorehkan hasil gemilang di Porda dan Peparda yang juga memberikan Gelar juara umum,” Terangnya.

Dani juga mengatakan bahwa MTQ ke-38 Jawa Barat ini merupakan yang terbaik mulai dari Pawai Ta’aruf, Pembukaan hingga penutupan MTQ ke -38 , karena sangat meriah dan itu pun dinyatakan secara langsung baik oleh PJ Gubernur dan juga Sekda Jawa Barat.

(Erv)

Studi Tiru Kades dan Ketua BPD Bekasi Ke Bali, LSM GANAS : Dari Pada Bimtek di Bandung, Satu Malam Juga Kades Pada Pulang

0

Studi Tiru Kades dan Ketua BPD Bekasi Ke Bali, LSM GANAS : Dari Pada Bimtek di Bandung, Satu Malam Juga Kades Pada Pulang

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Terkait adanya kegiatan Studi Tiru Para Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ke Provinsi Bali menjadi perbincangan dikalangan publik terjadinya kritikan pedas terhadap kegiatan tersebut. Tetapi, Ketua Umum LSM Gada Sakti Nusantara (GANAS), mempunyai pandangan yang berbeda.

“Lihat hasilnya atau implementasinya dari kegiatan studi tiru tersebut baru kita kritisi bersama jika tak ada satupun desa yang berkembang dari kegiatan tersebut, kita berpikir positif dululah sedikit terkait kegiatan Kepala Desa dan Ketua BPD saat ini”, Kata Ketua Umum LSM Gada Sakti Nusantara, Brian Sakti kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).

Menurutnya, kegiatan tersebut sah-sah saja dilakukan. Karena ia meyakini bahwa anggaran kegiatan tersebut sudah melalui proses yang tercantum didalam APBDes di Desa masing-masing yang mau melakukan studi tiru dan disepakati bersama Dengan BPD dari jauh jauh hari sebelum penyusunan APBDes.

“Jika proses anggaran kegiatan tersebut sudah dilakukan dengan benar sesuai aturan bersama BPD. Secara administrasi ya sah-sah saja, lalu salahnya dimana, Kegiatannya juga ada, bahkan mereka studi tiru berdasarkan informasi yang diterima, selama 3 Hari Full Studi Tiru, di 3 Desa dan 3 Kabupaten/Kota di Provinsi Bali”, ujarnya.

Bukan tidak boleh mengkritik kegiatan tersebut, boleh-boleh saja, karena setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda. Akan tetapi, tentunya kita lihat dari proses anggarannya terlebih dahulu sudah sesuai aturan dan mekanisme atau belum. Dan kegiatannya bener apa gak ada, kan itu dulu benangnya.

“Mending diBali studi tiru mereka fokus kegiatan, hasilnya bisa dibawa ke Kabupaten Bekasi, dari pada Bimtek misalkan di Bandung, Garut, Kuningan atau Bogor, selama 4 malam, paling Kades 1 malam habis pembukaan pada pulang. Selama ini kita tahu seperti itu, apa itu tidak lebih kepada pemborosan anggaran dan sia-sia”, sindirnya.

Dikatakan Brian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, setelah para Kepala Desa dan Ketua BPD studi tiru, bisa memonitoring hasilnya dalam pengelolaan BUMDesnya atau proses pembentukan BUMDesnya.

Apalagi kegiatan studi tirunya tentang BUMDes, semoga semua Desa bisa membentuk BUMDes, bukan hanya sekedar dibentuk saja sebagai pajangan tapi mampu mengembangkan potensi yang ada didesa-desa melalui BUMDes.

Brian sapaan akrabnya, iapun berpesan dan berharap kepada para Kepala Desa dan Ketua BPD di Kabupaten Bekasi yang sedang studi tiru, agar Fokus ikut serta kegiatan Studi Tiru, jangan jadikan ajang piknik atau Hiburan di Bali, agar hasilnya bisa diterapkan di Kabupaten Bekasi dan bisa membawa manfaat di Desa masing-masing.

“Haslinya bawa ke Kabupaten Bekasi, Sehinga tidak menjadi stigma negatif bagi Masyarakat Kabupaten Bekasi, harapnya.

Terkait BUMDes tidak diajak atau dilibatkan, Mungkin inikan mau studi tiru dari proses BUMDes terlebih dahulu, sudah dibentuk BUMDes, terus harus seperti apa, bagaimana cara berkembang, apa hasilnya, berapa PADesnya, kan gitu.

“Kabupaten Bekasi belum semua Desa ada BUMDesnya, justru dengan studi tiru ini, mungkin agar semua Desa tahu dari hasil BUMDes dan memacu semangat Kepala Desa juga untuk bisa meningkatkan PADesnya melalui BUMDes dan Terpacu membentuk BUMDes tetapi bukan hanya nama saja”, ungkapnya.