Home Blog Page 201

Peringati Hari Santri Nasional Ribuan Santri Ikuti Apel di Gedung Juang 45 Bekasi

0

Peringati Hari Santri Nasional Ribuan Santri Ikuti Apel di Gedung Juang 45 Bekasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Ribuan santri dari seluruh pondok pesantren sekabupaten Bekasi bersama PJ kabupaten Bekasi Dani Ramdhan dan pengurus Nahdlatul ulama, hadiri peringatan Hari santri Nasional di Gedung Juang 45, Tambun selatan, Kabupaten Bekasi. Sabtu ( 22/10/2022 ) pagi.

Acara yang di gelar di depan gedung bersejarah tersebut, selain di ramaikan oleh Marching band dan pentas seni juga pemberian Piagam penghargaan kepada para peserta dan tokoh yang di anggap berperan penting dalam peran pondok pesantren dan santri di kabupaten Bekasi.

Dalam Sambutannya, Ketua PCNU kabupaten Bekasi KH. Atok Romli Mustopa, berharap para santri di kabupaten Bekasi yang kini berjumlah 20.000 santri dengan 300 pondok pesantren agar bisa menjadi pemimpin dalam segala hal. Dan pemkab Bekasi bisa lebih mendorong dunia pondok pesantren.

” Demi kemajuan pendidikan di pondok pesantren, tentunya pemerintah jangan pilih kasih dalam memberikan anggaran pendidikan, terutama kepada pondok pesantren”

Sedangkan PJ Bupati Bekasi, Dani Ramdhan, dalam kesempatan tersebut berjanji akan terus mendorong agar Perda terkait Pendidikan Pesantren segera rampung dan bisa secepatnya di Sahkan.

Terkait lokasi yang dipilih di Gedung Juang 45 PJ Bupati Bekasi mengatakan bahwa tempat tersebut merupakan saksi sejarah perjuangan untuk kemerdekaan dan santri adalah salah satu pelopor yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

(Erv/Redaksi)

Sebanyak 400 Paket Sembako Didistribusikan PT FajarPaper ke Panti Asuhan

0

Sebanyak 400 Paket Sembako Didistribusikan PT FajarPaper ke Panti Asuhan

GJE JABAR | Jakarta, 13 Oktober 2022 – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP (Siam Cement Group Packaging) di Indonesia, berkomitmen meningkatkan kualitas dunia pendidikan melalui program kerja Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengirimkan sejumlah 400 paket ke panti asuhan yang nantinya akan disalurkan ke beberapa tempat seperti Rumah Pintar Mahkota Kertamukti Cibitung, Rumah Singgah Mutiara, Rumah Singgah Pangkalan 4, Rumah Singgah Dinamika, dan juga Rumah Singgah Sumur Batu di Bantar Gebang setelah belum lama ini FajarPaper juga memberikan bantuan 17.000 paket alat tulis ke 54 Sekolah Dasar di Kabupaten Bekasi.

Jefri D. Tambunan, selaku HRBP & Strategic Business General Manager mengatakan, “Hari ini FajarPaper melakukan distribusi 400 paket alat tulis kepada salah satu panti asuhan dimana nantinya akan disalurkan kembali ke rumah singgah dan pintar di sekitar perusahaan. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan Pendidikan di Indonesia bisa semakin maju.”

Ibu Veramilia Contesa Putri, selaku Koordinator Panti Yayasan Tunas Bangsa, mengucapkan, “Terima kasih untuk bantuan alat tulis yang diberikan kepada kami, Semoga FajarPaper sukses selalu, Indonesia Hebat!!!”

Naufal, salah satu anak panti mengatakan “Terima kasih FajarPaper untuk bantuan alat tulisnya, semoga FajarPaper tambah sukses, jaya, dan diberkati. Amin Gbu”

Indra Permana, Tim CSR FajarPaper mengatakan “Saya selaku team CSR FajarPaper berharap bantuan ini dapat membantu anak-anak yang membutuhkan khususnya untuk kegiatan sekolah mereka, dimana dengan bantuan alat tulis ini mereka dapat mempunyai peralatan alat tulis yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar anak-anak baik di panti maupun di sekolah.”

FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan. Dalam bidang Pendidikan, FajarPaper juga memiliki program renovasi sekolah dan donasi alat tulis. Sementara, dalam membantu penanganan wabah Covid-19, FajarPaper mendonasikan 1 unit kendaraan mobile lab PCR kit kepada BNPB, berkolaborasi dengan KBRI Singapura dan Diaspora Indonesia di Singapura dengan mendonasikan 12 unit Oxygen Generator yang tersebar di RSUD di perkotaan sampai ke pelosok daerah, dan mendonasikan 35.000 paket sembako kepada masyarakat melalui berbagai instansi.

Tentang FajarPaper

PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper) adalah produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia yang merupakan anggota dari SCGP di Indonesia. Didirikan pertama kali sebagai perseroan terbatas pada tanggal 29 Februari 1988, kemudian status perusahaan berubah menjadi perusahaan terbuka setelah terdaftar di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 19 Desember 1994 (FASW.JK). FajarPaper tergabung dalam naungan SCGP sejak SCGP Solutions (Singapore) Pte. Ltd. mengakuisisi 55% Kepemilikan Saham Perseroan sejak tahun 2019. FajarPaper memiliki kapasitas produksi gabungan terpasang lebih dari 1,5 juta ton per tahun. 
FajarPaper adalah perusahaan masa depan, terutama dalam hal cara berpikir ke depan yang diterapkan dalam menjalankan usahanya, yaitu melalui konservasi energi dan lingkungan di sekitar perusahaan berada. Setiap produk yang dihasilkan berasal dari 100% kertas daur ulang dan semua kebutuhan energi untuk mesin-mesin kertas dapat dipenuhi sendiri melalui pembangkit listrik yang dimiliki Perseroan.

(Erv/Redaksi)

Peringati Hari Santri Nasional GP Ansor Kabupaten Bekasi Bertemakan “Refleksi Santri Menatap Bekasi”

0

Peringati Hari Santri Nasional GP Ansor Kabupaten Bekasi Bertemakan “Refleksi Santri Menatap Bekasi”

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Menyambut Hari Santri Nasional Tahun 2022, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bekasi mencoba menghadirkan nuansa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Peringatan Hari Santri Nasional yang pada tahun sebelumnya diisi dengan kegiatan Kirab Santri dan Upacara Apel Kesiapsiagaan Santri, kini kita isi dengan kegiatan malam renungan atau “REFLEKSI SANTRI MENATAP BEKASI”, pada Jumat – Sabtu, 21-22 Oktober 2022 di Kampus Karya Pembaharuan Jl. Pilar-Sukatani No.01 Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia, dengan menghadirkan kader Ansor-Banser dan Santri se Kabupaten Bekasi.

Refleksi yang dimaksud adalah kami (santri_red) bersama-sama merenung dan mengevaluasi, serta bermujahadah bersama-sama memandang Kabupaten Bekasi dalam perspektif mata santri. Berdoa bersama untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Bekasi kita tercinta.

Apa yang sudah terjadi dan dialami selama kurun waktu setahun ini dan tahun-tahun sebelumnya menjadi pijakan bagi santri untuk bersama-sama membenahi Kabupaten Bekasi kedepannya.

Selain agenda di GP Ansor Kabupaten Bekasi, rangkaian kegiatan menyambut Hari Santri Nasional Tahun 2022, berdasarkan intruksi Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah Ansor Jawa Barat, kita juga menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako dan Bersih-bersih 10.000 Masjid se-Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan, Camat Karang Bahagia Karnadi, Ketua DPC Gerindra Aria Dwi Nugraha seluruh PC Ansor se Kabupaten Bekasi serta para tokoh NU Kabupaten Bekasi.

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam sambutanya mengatakan “Mari kita junjung suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW, Santri adalah penuntut ilmu atau pelajar yang di pesantren, namun hakekatnya kita semua ini adalah santri, Alhamdulillah kita sampai saat ini tetap bisa bersilaturahmi, santri adalah salah satu elemen bangsa yang juga ikut memperjuangkan kemerdekaan negara, dan kini santri juga sudah banyak yang menjadi pejabat pemerintahan,” Ucap PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan MT.

Sekjen PC Ansor Kabupaten Bekasi M.Himawan Abror mengatakan bahwa kegiatan tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya yang dimana bukan hanya kirab di makam para tokoh atau kiayi di Kabupaten Bekasi namun ada juga penampilan tentang Kebekasian dengan menampilkan puisi, tari, stand up comedy dan lainya.

“Selain mengadakan kirab kita juga pada malam ini menampilkan beberapa penampilan dengan kebekasian yang ditampilkan para santri Kabupaten Bekasi,” Terangnya.

Pria yang biasa disapa Tole juga menagatakan bahwa dalam memperingati hari santri tahun 2022 ini juga sesuai arahan dari pimpinan GP Ansor yaitu melakukan kerja bakti bersih bersih 10.000 Masjid dan Mushola se-Jawa Barat.

“Kita juga melakukan bersih bersih 10.000 Masjid dan Mushola se-Jawa Barat, yang dimana Jawa Barat sendiri mempunyai 5.000 desa, jadi setiap Desa nya kita membersihkan 2 Masjid,” Tambahnya.

(Erv/Redaksi)

Kejati Jabar Diminta Awasi Panitia Seleksi Open Biding Eselon II Pemkab Bekasi

0

Kejati Jabar Diminta Awasi Panitia Seleksi Open Biding Eselon II Pemkab Bekasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Ketua Pengurus Daerah Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PD KAMI) Kabupaten Bekasi, Ahmad Buhori, Rabu (19/10/2022) mendukung langkah aparat penegak hukum (APH) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat agar ikut mengawasi langsung proses open biding pejabat Eselon II Pemkab Bekasi.

“PD KAMI Kabupaten Bekasi mendukung langkah Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk turun gunung, awasi tindak tanduk panitia seleksi (Pansel) open biding Eselon II yang berasal dari Pemprov Jabar termasuk para pendaftar open biding,” katanya.

Bukan tidak mungkin selama proses open biding, para peserta juga Panselnya sudah sepantasnya diwaspadai lantaran bisa saja terjadi dugaan adanya pemberian dan penerimaan.

“KAMI mendapatkan informasi pejabat-pejabat yang sedang melakukan Open Biding saat ini sering bolak-balik ke Bandung. Alasanya beragam, mulai dari rapat, sampai peningkatan kapasitas pegawai. Tidak menutup kemungkinan salah satu Pansel open biding yang berasal dari Pemprov Jabar dijadikan narsumber dari kegiatan itu. Itulah mengapa PD KAMI Kabupaten Bekasi minta aparat penegak hukum dari Kejari Kabupaten Bekasi dan Kejati Jabar awasi mereka,” katanya.

Kalau perlu kata Buhori, Kejati Jabar menunjukan keseriusannya dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada peserta open biding yang kedapatan melakukan penyuapan terhadap Pansel.

“KAMI percaya Kejati Jabar tidak tinggal diam mengawasi seleksi proses open biding pejabat di Pemkab Bekasi,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan pernah menegaskan tidak ada transaksional selama dirinya menjabat dalam menata mutasi rotasi dan seleksi open biding aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bekasi.

Erv

Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando Terima Piagam Penghargaan Desa Mandiri

0

Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando Terima Piagam Penghargaan Desa Mandiri

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Selamat kepada para Kepala Desa yang ada di Kabupaten Bekasi, terutama di Wilayah Cikarang Selatan. yang sudah mendapatkan Piagam Penghargaan Desa Mandiri.

Kades Ciantra Mulyadi Fernando alias Bang Bulle salah satu kepala Desa yang mendapatkan piagam penghargaan Desa Mandiri.

Piagam ini diberikan kepada seluruh Desa yang sudah dianggap Mandiri oleh Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

“Bentuk apresiasi kami memberikan piagam penghargaan serta atribut lencana desa mandiri yang dikenakan setiap bertugas. Hal ini penanda bahwa desanya mandiri sehingga ikut memacu desa-desa lain,” Kata Abdul Halim.

Dengan capaian itu, dijadikan percontohan untuk daerah lain di Indonesia. Halim mengatakan total desa di Indonesia sebanyak 74.961 desa. Hingga kini yang menyandang status desa mandiri sejumlah 6.631 desa se Indonesia. Pihaknya pun memacu agar desa-desa lainnya naik status menjadi mandiri.

Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando yang biasa disapa Bang Bulle saat dihubungi awak media mengatakan, sangat bersyukur dengan penghargaan ini, serta mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran Pemdes Desa Ciantra serta warga yang sudah kompak dan mendukung pemerintahan Desa Ciantra.

“Alhamdulillah, saya selaku kepala Desa Ciantra merasa bersyukur, berkat kerjasama seluruh Pemdes Ciantra, mulai dari tingkat RT, RW Kadus, BPD, Karang Taruna, Ibu-ibu PKK, PSM dan seluruh perangkat desa Ciantra, Pendamping Desa, tidak lupa juga berkat kekompakan warga masyarakat desa Ciantra, serta para ulama se-Desa Ciantra sehingga Penghargaan ini bisa didapat” Ungkap kepada Desa Ciantra.

(iswadi/red)

Terkait Ijin THM Yang Berubah Menjadi Restauran, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi

0

Terkait Ijin THM Yang Berubah Menjadi Restauran, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna, Selasa, (18/10/2022), menegaskan, sudah memberikan peringatan pada Kabid, dan anak buahnya yang mengurusi tempat hiburan malam (THM) berubah menjadi restauran.

“Saya sudah peringatkan anakbuah saya, termasuk Kabid sama stafnya. Jangan terima macem-macem dari THM. Soal foto (makan-makan di THM) yang kemarin rame itu, ya salah itu. Ngapain ditempat begituan,” tegasnya.

Ketegasan itu kata Iyan, berkaitan dengan pengurusan THM yang ditutup permanen (segel) Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan lantaran viral pemandu lagu menggunakan seragam sekolah, lalu kemudian dibuka lagi dengan alasan renovasi menjadi restauran.

Iyan membeberkan, Dinas Pariwisata dikirim surat oleh Satpol PP lantaran adanya karaoke yang ingin merubah usahanya dari Karaoke menjadi Restauran. Secara teknis spesifikasi persyaratan untuk usaha restauran ada di Dispar.

Meski begitu, dalam urusan Infinity kata Iyan, Satpol PP yang menjadi leading sektor karena berkaitan dengan penegakan peraturan daerah (Perda).

“Soal infinity leading sektornya Satpol PP sebagai penegak Perda. Dinas Pariwisata dalam tim yang dibuat Satpol PP, hanya diminta masukan kaitan dengan klasifikasi restauran,” jelasnya.

(Team)

Pembuatan Pintu Air di Kp.Kuda-Kuda Diduga Melanggar UU Permenaker No 4 Tahun 1987

0

Pembuatan Pintu Air di Kp.Kuda-Kuda Diduga Melanggar UU Permenaker No 4 Tahun 1987

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Kontruksi pembangunan pintu air kp.Kuda kuda dusun 3 Desa Bantarsari,dikerjakan oleh kontraktor yang tidak menerapkan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3).

Terlihat dari pantauan awak media,para pekerja tidak memakai alat pelindung diri (APD) saat mengerjakan proyek pembuatan pintu air tersebut.

Hal ini mendapat sorotan dari Ketua Lembaga GRPPH-RI DPW Jawa Barat Brian Shakti, “Dengan demikian, pekerjaan ini melanggar Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 1970 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) nomor 4 tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3),”ujar Brian kepada awak Media selasa 18/10/2022.

Masih menurutnya ( Brian – red )”ini merupakan kelalaian dari kontraktor dan kami akan berikan teguran kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Setiap pekerjaan proyek yang dikerjakan kontraktor mesti menerapkan K3 guna menjaga dan melindungi para pekerja dari kecelakaan kerja,

Pekerjaan yang berasal dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Kontruksi,menggelontorkan anggaran senilai Rp.197.674.656,00 Nomor SPMK PG.02.02/324.120/SPK-PSDA/DSDABMBK/2022.
APBD T.A 2022,atas nama kontraktor CV.BILQIS JAYA dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender.

Seharusnya para pekerja menggunakan safety atau pelindung diri agar terhindar dari kecelakaan kerja, selain diwajibkan berdasarkan undang-undang yang berlaku.Kurangnya pengawasan dari dinas terkait membuat kontraktor mengabaikan P2K3 dan K3.

(Dayat)

Begal Bersenjata Ditembak, Intel Brimob : Sebelumnya Kita Berikan Peringatan

0

Begal Bersenjata Ditembak, Intel Brimob : Sebelumnya Kita Berikan Peringatan

GUE JABAR | BOGOR – Anggota Brimob yang melakukan tindakan terukur kepada begal bersenjata tajam di Kota Bogor, Jawa Barat, merupakan seorang intel. Ia dibekali senjata api (senpi) dalam menjalankan tugasnya.

“Senjata yang digunakan HS, 9MM untuk amunisinya. Kemudian, anggota tersebut sebagai anggota intel. Jadi ada beberapa anggota intel kita yang kita tugaskan di luar berarti bukan memang tugasnya mencari info terus apalagi pas malam Minggu seperti itu jangan sampai ada anggota yang bikin masalah dan sebagainya,” kata Komandan Resimen 2 Brimob Pasukan Pelopor Kedung Halang, Kombes Yustanto kepada wartawan di Mako Polresta Bogor Kota, Minggu (16/10/2022).

Ia menyebutkan, pihaknya sudah menanyakan soal penggunaan senpi kepada anggota tersebut. Hal ini telah sesuai dengan penjelasan Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan.

“Tadi saya sudah tanya langsung sama yang bersangkutan kemudian dan ada Wakapolres jam 7 pagi yang bersangkutan sudah melaporkan ke Provost. Kemudian Provost telpon saya meminta ini saya tanya bagaimana kejadiannya. Nah tadi sudah disampaikan pada Wakapolres,” tuturnya.

Yustanto menerangkan, anggotanya sudah memberikan peringatan kepada para remaja bersenjata tajam tersebut. Sebelumnya, petugas sempat diberitahu oleh pengendara lain bahwa terdapat diduga pelaku begal.

“Anggota sudah memberi peringatan, ‘hei kamu ngapain?. Kemudian yang bersangkutan si korban mendatangi anggota kita sambil mengacungkan cerulit. Jadi posisi pada saat anggota kita di bundaran Vila Bogor itu ada orang bersimpangan ngebut seperti menghindar sesuatu,” ujarnya.

“Masyarakat yang ngebut tadi (bilang) ‘pak-pak ada begal’. Akhirnya anggota kita berhenti di situ pada saat berhenti anggota kita lihat satu orang duduk di motor, dua orang lagi keliling-keliling di bundaran itu,” tambahnya.

Ketika diberi tembakan peringatan dua kali, remaja itu kabur. Karena membahayakan masyarakat, anggota Brimob mengejar mereka.

“Diteriaki anggota ‘hei kamu ngapain?’ mereka malah mendatangi anggota kita ditembak peringatan 2 kali. Mereka kabur lari dikejar anggota kita saya tanya kenapa kamu kejar? (Dijawab) komandan mohon izin jangan sampai mereka punya misi di sini gagal, mereka begal di tempat lain,” paparnya.

Dalam pengejaran itu, anggota kembali memberikan peringatan. Namun, karena tidak juga digubris, anggota Brimob melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Dikejar sama anggota kita tembak peringatan sekali gak mau berhenti ditembak di bagian kaki. Karena sasaran bergerak dan juga (anggota) bergerak kena pinggang tembus ke perut,” ucapnya.

Yustanto menambahkan, setiap anggota yang dibekali senpi sudah menempuh proses panjang. Anggota tersebut membawa senpi karena memiliki tugas yang cukup berisiko tinggi.

“Untuk mendapat senjata prosesnya panjang, jadi ada beberapa prosedur yang harus ditempuh. Tes psikolgi harus betul-betul lulus, narkoba kemudian yang bersangkutan tidak pernah melanggar atau kena tindakan disiplin atau kode etik termasuk persetujuan dari pihak keluarga. Kita inetrogasi keluarganya pernah enggak dia tempramen atau segala macem baru kita berikan senjata. Kita pegang senjata karena tugasnya berisiko. Jadi tugas intel kita di sini kan banyak yang dluar kemudian ancaman dan resiko cukup tinggi jangan sampai kita tidak bekali anggota dengan senjata malah anggota kenapa-kenapa,” bebernya.

Terkait tindakan anggotanya, dinilai sebagai bentuk melindungi masyarakat dari ancaman. Sehingga, belum ada arah pemberian sanksi atau lainnya.

“Kita belum ke sana (sanksi), karena anggota kita bersifat melindungi masyarakat. Karena kalau kita mendapat situasi seperti itu ya kita akan melakukan apa kira-kira?. Pelaku awalnya mendatangi anggota kita, entah mau bacok atau tidak yang jelas pada saat anggota kita neriakin ‘kamu lagi ngapain’ mereka datangi anggota kita dan mendengar letusan (peringatan) 2 kali mereka baru kabur,” tuturnya.

Sumber : (Megapolitan.okezone.com/erh)

Tim Gabungan Jatanras dan Ditpolair Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pembunuh Sopir Go Car di BKT

0

Tim Gabungan Jatanras dan Ditpolair Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pembunuh Sopir Go Car di BKT

GUE JABAR | Jakarta – Tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum dan Ditpolair Polda Metro Jaya berhasil menangkap 3 pelaku pembunuhan Sopir Go Car, ADR (26 tahun), yang jasadnya ditemukan di Kawasan Pergudangan Marunda Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (4/10/2022) lalu.

Tiga tersangka yang bekuk yakni AW (19 tahun), ME (24 tahun) dan MF (24 tahun).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan ketiga pelaku memiliki peran masing-masing.

“Tersangka AW adalah merencanakan ide pertama kali untuk melakukan pembegalan dan mengeksekusi korban/menusuk korban, ME mencekik leher korban dari belakang dan MF berperan memegangi kedua tangan korban dari belakang”, jelas Kombes Zulpan.

Adapun modus operandi yang digunakan pelaku, kata Kombes Zulpan, Pelaku meminta bantuan orang lain untuk memesan taksi Online melalui aplikasi Gocar untuk mengantar ke lokasi yang sepi / jauh dari pemukiman.

Sesampainya dilokasi korban (Driver Gocar) dianiaya sampai meninggal dunia, kemudian jasadnya dibuang ke Kali Banjir Kanal Timur (BKT) lalu mobilnya diambil oleh pelaku.

Dari para tersangka, petugas menyita barang bukti Mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor Polisi B 2232 SXD milik korban, karpet mobil, SIM, ATM, dan kartu Gocar milik korban, sebilah pisau karambit, HP milik pelaku, dan Pakaian/baju yang dipergunakan oleh tersangka pada saat melakukan aksi perampokan,

Para tersangka dikenakan Pasal 365 ayat (4) KUHP tentang pencurian, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 (dua puluh) tahun penjara.

“Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 (dua puluh) tahun, jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu,” tegas Kombes Zulpan.

(Humas/Erv/Redaksi)

Operasi Zebra Jaya 2022, Kasat Lantas Polrestro Bekasi : 880 Pelanggaran dan Kita Berikan Teguran

0

Operasi Zebra Jaya 2022, Kasat Lantas Polrestro Bekasi : 880 Pelanggaran dan Kita Berikan Teguran

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Operasi Lalu Lintas yang digelar Polres Metro Bekasi dengan sandi Zebra Jaya tahun 2022, berakhir Minggu (16/10/2022).

Ada beberapa yang dilakukan Satlantas Polres Metro Bekasi dalam pelaksanaan Operas Zebra Jaya 2022 salah satunya dengan sosialisasikan peraturan lalu lintas kepada pelajar dan membagikan helm.

Menurut Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Arga Dirga Putra, selama 14 hari pelaksanaan yang dimulai pada 3 Oktober 2022 hingga 16 Oktober 2022, tercatat beberapa pelanggaran dilakukan pengendara kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua di Kabupaten Bekasi.

“Terdata Ops Zebra Jaya di tahun 2022, untuk jumlah pelanggar sebanyak 880 perkara dan seluruhnya hanya dilakukan peneguran,” ujarnya.

Pelanggaran di Kabupaten Bekasi masih didominasi oleh tidak menggunakan helm, kemudian disusul melawan arus, kelengkapan kendaraan langgar rambu, knalpot brong serta pelanggaran lainnya.

Selain pelanggaran lalu lintas, operasi Zebra yang digelar serentak di Indonesia ini juga tidak ditemukan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bekasi.

“Kecelakaan lalu lintas tidak ada (nihil) yang terjadi selama operas zebra jaya 2022,” jelasnya.

Ditambahkan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, tujuan operasi Zebra Jaya 2022 adalah untuk menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas dan fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatkan disiplin para pengguna jalan khususnya di Kabupaten Bekasi.

“Kesadaran berlalulintas masyarakat di Kabupaten Bekasi sudah semakin meningkat dibuktikan dengan etika berkendara sudah banyak ditemukan di jalan dimulai dari siap diri, surat – surat, siap kendaraan kelengkapan ranmor dan siap selalu berhati hati saat berkendara,” katanya.

(Erv/Redaksi)