Home Blog Page 227

73,8 Persen Masyarakat Puas Penyelenggaraan Mudik dari Presiden Jokowi dan Polri

0

73,8 Persen Masyarakat Puas Penyelenggaraan Mudik dari Presiden Jokowi dan Polri

GUE JABAR | Jakarta – Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa masyarakat Indonesia menyatakan puas terhadap penyelenggaraan dan penanganan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2022 yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Polri.

Kepuasan masyarakat tersebut tergambar dalam hasil survei yang dilakukan sejak tanggal 5 hingga 10 Mei 2022, dimana 73,8 persen masyarakat Indonesia puas terhadap penanganan mudik.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, dalam survei itu sebanyak 61,2 persen masyarakat cukup puas dengan penyelenggaraan mudik tahun ini.

“12,6 persen sangat puas, 61,2 persen cukup puas, 6,8 persen kurang puas, 1,1 persen tidak puas sama sekali, dan 18,3 persen tidak menjawab,” kata Burhanuddin dalam rilis hasil survei dalam tayangan virtual, Jakarta, Minggu (15/5/2022).

Dari hasil survei itu, alasan paling utama masyarakat puas dengan penanganan arus mudik adalah bisa berlebaran di kampung halaman sebanyak 30 persen. Lalu, 27,9 persen, warga menyebut bahagia karena bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

Selanjutnya, kehidupan kembali normal sebesar 17,6 persen. Kemudian, 6,2 persen warga puas akan insfratruktur dan moda transportasi yang semakin baik. Lalu, memberi manfaat perekonomian sebanyak 3,4 persen.

Selanjutnya, Lebaran menjadi lebih nikmat dirasakan oleh warga sebesar 3,4 persen. Syarat vaksinasi memberi rasa aman 1,9 persen. Kemudian menjawab lainnya sebanyak 6,4 persen dan 3,1 persen tidak menjawab.

Burhanuddin menekankan, kepuasan masyarakat tersebut lantaran tahun ini Pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik setelah dua tahun adanya larangan mudik akibat Pandemi Covid-19.

“Dukungan publik terhadap pelonggaran pembatasan pergerakan sehingga warga bisa mudik mencapai lebih dari 91.3%, dan 73.8% warga puas terhadap kinerja pemerintah dalam menangani arus mudik Lebaran tahun ini,” tutur Burhanuddin.

Dalam survei rilis ini, Indikator menggunakan metode kontak telepon kepada responden. Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1228 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei diperkirakan ± 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.

(Redaksi)

Pertamina EP Prabumulih Berhasil Menanggulangi Kebocoran Pipa Dengan Cepat

0

Pertamina EP Prabumulih Berhasil Menanggulangi Kebocoran Pipa Dengan Cepat

GUE JABAR | Kota Prabumulih – Berawal dari Berita yang sempat menghebohkan Warga Desa Kebun Duren,Kota Prabumulih.Provinsi Sumatera Selatan Terkait Kebocoran Pipa Penyalur Minyak Mentah Pada Hari Senin (9/5).

Kebocoran Pipa penyalur Minyak Mentah Milik Pertamina EP Field (PEP) Prabumulih Ternyata adalah ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.pasalnya”setelah diketahui adanya kebocoran pipa tersebut dari hasil laporan Team Petugas Patroli Rutin (line Checker) Pertamina EP dengan Cepat Segera Menerjunkan Team Penanggulangan Keadaan Darurat untuk Segera Mengisolasi dan memperbaiki kebocoran pipa tersebut.dalam penanggulangan kebocoran pipa itu turut di terjunkan Vacuum Truck untuk Mengangangkat minyak mentah serta menjaga agar tidak terjadi penyebaran yang semakin luas.bersama dengan team,Pertamina EP Field Kota Prabumulih Berhasil Memperbaiki Kebocoran Pipa tersebut sesuai dengan SOP.

Garis besar penanganan kejadian seperti ini, sesuai SOP kurang lebih sebagai berikut:

  1. Penanggulangan dan house keeping untuk meminimalisir dampak ke lingkungan
  2. Investigasi penyebab (apakah kriminal, faktor alam/bencana, atau teknis)
  3. Perbaikan kepada fasilitas yang mengalami kerusakan/gangguan dan komitmen Pertamina untuk dilakukan secepat mungkin (1-2 hari dari sejak kejadian)
  4. Penanganan root cause berdasarkan hasil investigasi apa penyebab Kejadian Tersebut.

Kepada Awak Media General Manager (GM) Pertamina EP Field mengatakan,Bahwa kebocoran pipa penyalur Minyak Mentah telah dilaporkan Kepihak kepolisian Polsek Prabumulih barat untuk penyelidikan lebih lanjut.beliau (GM-red) juga berharap hal Serupa Tidak akan terjadi kembali Pertamina EP juga akan meningkatkan penjagaan serta pengamanan demi menjaga hal serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Agus GM Pertamina EP Field kota Prabumulih provinsi Sumatera Selatan, juga Menyampaikan permohonan Maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak akibat kejadian ini,beliau juga Berterimakasih dan mengajak masyarakat agar tetap mendukung Pertamina EP Field agar dapat menciptakan Operasi Migas yang aman dan ramah lingkungan,karena dukungan penuh dari masyarakat juga merupakan salah satu faktor keberhasilan,dan besar harapan Pertamina EP Field masyarakat turut menjaga dan memelihara Fasilitas Operasi MIGAS yang Merupakan Obyek Vital Nasional,jika masyarakat mendapati adanya oknum agar segera dapat melaporkan kepada petugas Patroli atau pihak kepolisian setempat.pungkas Agus General Manager (GM) Pertamina EP Field kota Prabumulih,Provinsi Sumatera Selatan.

(Redaksi)

Minim Prestasi di Wilayah Rawan Bencana, Dani Ramdan Mau Kembali Jabat PJ Bupati Bekasi, Ini Kata Ketum IWO Indonesia

0

Minim Prestasi di Wilayah Rawan Bencana, Dani Ramdan Mau Kembali Jabat PJ Bupati Bekasi, Ini Kata Ketum IWO Indonesia

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kabupaten Bekasi adalah salah satu Kabupaten yang ada di Propinsi Jawa Barat, yang memiliki batas wilayah Sebelah Utara Laut Jawa Sebelah Selatan : Kabupaten Bogor. Sebelah Barat : DKI Jakarta dan Kota Bekasi. Sebelah Timur Kabupaten Karawang dengan titik Koordinat 1060 58’ 5” – 1070 17’ 45” BT dan 05054’ 50” – 060 29’ 15” LS. dengan Suhu rata -rata 280C -320 dengan Curah Hujan 86,37 mm.

Secara administratif Kabupaten Bekasi dikepalai oleh seorang Bupati. Di Kabupaten Bekasi terdapat 16 aliran sungai besar yaitu : Sungai Citarum, Sungai Bekasi, Sungai Cikarang, Sungai Ciherang, Sungai Belencong, Sungai jambe, Sungai Sadang, Sungai Cikedokan, Sungai Ulu, Sungai Cilemahabang, Sungai Cibeet, Sungai Cipamingkis, Sungai Siluman, Sungai Serengseng, Sungai Sepak dan Sungai Jaeran.  Lebar sungai tersebut berkisar antara 3 sampai 80 meter.

Di Kabupaten Bekasi terdapat 13 situ yang tersebar di beberapa kecamatan  yaitu : Situ Tegal Abidin, Situ Bojongmangu , Situ Bungur, Situ Ceper, Situ Cipagadungan, Situ Cipalahar, Situ Ciantra, Situ Taman, Situ Burangkeng, Situ Liang Maung, Siru Cibeureum, Situ Cilengsir dan Situ Binong. Luas situ tersebut berkisar antara 3 – 40 Ha.
Kondisi air tanah yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi sebagian besar merupakan air tanah dangkal yang berada pada kedalaman 5 – 25 meter dari permukaan tanah, sedangkan air tanah dalam pada umumnya didapat pada kedalaman antara 90 – 200 meter.

Dari ulasan tentang geografis Kabupaten Bekasi diatas, terdapat beberapa tempat yang rawan Bencana hal tersebut ada kaitannya dengan sosok DR Dani Ramdhani ST, sebagai Kepala BPBD Jawa Barat dan pada saat dulu pernah menjadi PJ Bupati Bekasi. tidak ada prestasi dalam penanggulangan Bencana khususnya di Kabupaten Bekasi.

Selain Kabupaten Bekasi merupakan zona wilayah Bencana yang sering mengalami bencana Banjir ketika memasuki musim hujan, terutama di wilayah daerah aliran sungai Citarum, Cibeet dan daerah pemukiman penduduk yang berada di daerah perumahan.

Wilayah Bekasi pun aliran sungainya terkadang menjadi tempat pembuangan limbah Industri. dan kala itu DR. Dani Ramdhani, ST pernah terjun untuk menyelesaikan permasalahan tekait pencemaran limbah pabrik di daerah aliran sungai Cilemahabang, ketika dirinya menjadi PJ Bupati Bekasi pasca meninggalnya Bupati Bekasi H. Eka Supriatmaja. Namun permasalahan pencermaran lingkungan tersebut tak kunjung selesai hingga dirinya ditarik kembali ke Jawa Barat.

Dari ulasan diatas, menurut NR. Icang Rahardian Ketua Umum IWO Indonesia bahwa DR. Dani Ramdhani, ST minim prestasi sebagai Ketua BPBD Jawa Barat dan pernah menjabat sebagai PJ Bupati Bekasi. dan Dia (Dani Ramndhani) tidak pantas kembali ke Bekasi.

“Dani Ramdhani, ST tidak pantas kembali ke Bekasi karena tidak punya prestasi alias prestasi nol, selama dirinya menjadi kepala BPBD Jawa Barat dan ketika menjadi PJ Bupati Bekasi.” ungkap NR. Icang Rahardian.

(Red)

Miris Dekat Dengan Kantor Kecamatan Cikarang Timur, Gudang Oli Bekas Tetap Beroperasi

0

Miris Dekat Dengan Kantor Kecamatan Cikarang Timur, Gudang Oli Bekas Tetap Beroperasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Berdasarkan kriteria limbah yang dikeluarkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup, oli bekas termasuk kategori limbah B3, salah satu limbah yang terbilang berbahaya apa bila ada di sekitar lingkungan masyarakat.

Mirisnya, ditemukan adanya segelintir oknum pengusaha oli bekas atau gudang oli bekas yang terlihat begitu bebas membuka usaha di wilayah hukum Polres Metro Bekasi, salah satunya di wilayah Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Ditemui oleh awak media, yang diduga sebagai lahan usaha oli bekas, tepatnya di dekat rel kereta jalan Citarik yang tidak jauh dari Kantor Pemerintahan Kecamatan Cikarang Timur, dan wilayah hukum Polsek Cikarang Timur Polres Metro Bekasi.

Lahan yang cukup luas di penuhi oleh drum oli oli bekas, dan begitu kumuh tempat tersebut dikarenakan banyaknya sisa oli berceceran yang jatuh ke tanah, dan sejumlah oknum para pekerja yang sedang beraktiftas di tempat lokasi.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Sekretaris Lembaga GRPPH-RI DPW JABAR M.Santoso, dirinya menyesalkan tindakan oknum pengusaha oli bekas begitu berani bermain di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

“Bukan kah limbah B3 itu sangat berbahaya, namun ini di temui gudang yang diduga sebagai tempat oli bekas dekat dengan permukiman warga.”

Dirinya berharap, jika hal itu tergolong kejahatan lingkungan, maka dirinya meminta kepada para penegak hukum dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi agar tidak tutup mata serta mengambil sikap tegas untuk menindak pengusaha oli bekas tersebut.

“Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi bersama dengan Polres Metro Bekasi harus segera mengambil sikap tegas dan tidak menutup mata, kepada para pengusaha oli bekas yang berada dekat dengan permukiman warga, karena jika di biarkan maka dampaknya yang dirugikan adalah masyarakat.” Ujarnya M. Santoso.

(Redaksi)

Pekik Perjuangan Buruh dari Kapolri saat Puncak Peringatan May Day

0

Pekik Perjuangan Buruh dari Kapolri saat Puncak Peringatan May Day

GUE JABAR | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir dalam acara puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta tahun 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (14/5).

Guyuran hujan tak menghentikan langkah Kapolri untuk ikut meninjau pengamanan dalam rangka memperingati May Day 2022, sekaligus menyapa serta melihat secara langsung semangat kelompok elemen buruh, yang terus berjuang demi keadilan serta kesejahteraan.

Sambutan hangat dari kelompok buruh bergemuruh menyambut kehadiran Kapolri. Semangat tersebut pun dibalas suara lantang Kapolri, dengan menyerukan pekik perjuangan dari kelompok buruh.

“Dalam kesempatan ini, izinkan saya untuk mengucapkan pekik perjuangan buruh. Hidup buruh!. Hidup buruh!. Hidup buruh!,” kata Sigit dengan suara lantang disambut gemuruh para buruh yang ‘membanjiri’ Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Usai menggemakan pekik perjuangan, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan harapannya agar seluruh elemen buruh di Indonesia dapat semakin sejahtera, sebagaimana yang terus dikawal dalam perjuangannya selama ini.

“Tentunya saya selaku Kapolri mewakili seluruh institusi Polri, dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan selamat ulang tahun untuk seluruh rekan-rekan buruh, baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri. Semoga buruh semakin sejahtera,” ujar Sigit.

Dihadapan puluhan ribu pasang mata, Sigit pun menyampaikan apresiasinya kepada elemen buruh yang telah berpartisipasi langsung dan aktif membantu Pemerintah Indonesia dalam penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

“Bagaimana rekan-rekan bersama dengan kami dan seluruh elemen bangsa lainnya melakukan dengan kerja keras menghadapi Pandemi Covid-19, dengan berbagai macam kegiatan yang kita laksanakan mulai dari mengikuti aturan prokes, mengikuti aturan PPKM bahkan buruh terlibat langsung dalam kegiatan vaksinasi untuk kepentingan masyarakat,” ucap Sigit.

Bahkan, kata Sigit, prestasi Negara Indonesia terkait jumlah vaksinasi yang mencapai 408 juta atau menjadi negara terbesar kelima di dunia, tidak lepas dari peran serta dan kerja keras dari kelompok buruh.

“Dan ini semua bisa terjadi karena kontribusi dan peran serta, rekan-rekan buruh di seluruh Indonesia. Tentunya, dengan penanganan laju Covid-19 bisa kita kendalikan. Saat ini Pemerintah memberikan kelonggaran. Sehingga aktivitas kegiatan masyarakat mulai bisa berjalan normal. Aktivitas rekan-rekan buruh juga mulai berjalan normal. Kita bisa bekerja kembali dan juga kita semua bisa ikut melaksanakan mudik pada saat hari raya Idul Fitri,” papar Sigit disambut gemuruh buruh.

Lebih lanjut, Sigit menekankan, berkat kerja keras buruh, di masa sulit Pandemi Covid-19 ini, pertumbuhan perekonomian Indonesia terus membaik. Saat ini berada di atas angka lima persen.

“Angka ini jauh di atas pertumbuhan ekonomi negara-negara maju lainnya. Ini semua berkat partisipasi, kerja keras, keringat rekan-rekan buruh semua. Kami mewakili Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan buruh,” tutur Sigit.

Tak hanya itu, Sigit mengungkapkan, saat ini Indonesia sedang bergerak untuk menjadi negara produsen. Menurut Sigit, berbagai macam kegiatan terus dilakukan guna menciptakan lapangan pekerjaan terbaru untuk masyarakat. Tentunya hal itu, ditekankan Sigit, membutuhkan peran serta dari kelompok buruh.

Sementara itu, Sigit menegaskan, akan terus berkomitmen untuk mengawal dan menjaga ruang-ruang demokrasi yang digunakan buruh dalam menyampaikan aspirasinya demi mewujudkan cita-cita dan harapan yang diinginkan.

“Kita minta semua dilaksanakan sesuai aturan undang undang, sesuai aturan konstitusi. Dan Alhamdulillah hari ini semua bisa ditunjukkan. Buruh yang begitu besar bisa berkumpul dengan khidmat, damai, menggembirakan dan itu menunjukkan Indonesia adalah negara demokrasi yang sudah modern. Tunjukkan terus, jaga terus karena ini adalah modal bagi kita untuk terus maju,” jelas Sigit.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sigit pun memimpin para buruh untuk menyanyikan salah satu lagu wajib nasional berjudul Bagimu Negeri. Kapolri dan buruh pun larut bernyanyi bersama di acara tersebut.

(Redaksi)

Warga Perum PMI Helat Halal Bi Halal di Masjdi Al – Madany dengan Sangat Meriah

0

Warga Perum PMI Helat Halal Bi Halal di Masjdi Al – Madany dengan Sangat Meriah

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Warga Perum Mutiara Indah Cikarang Utara gelar acara halal bi halal di Masjid Al – Madany sekaligus menghelat milad Masjid Al – Madany yang pertama dan berjalan dengan sangat meriah, Jumat 13/05/2022.

Dalam acara halal bi halal tersebut diisi dengan istighosah dan siraman rohani dari KH. Atin Hayatin Kauni, S.Ag selaku guru di Masjid Al – Madany yang juga pemimpin pondok pesantren Halqoh El-Istighosah dan KH.Syarif Rahmat, RA.,SQ.,MA dan juga berikan santunan kepada yatim piatu.

Rangkaian demi rangkaian acara pun diikuti oleh para jamaah Masjid Al – Madany yang juga warga Perum Puri Mutiara Indah, Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara Bekasi.

Mulai dari pembacaan ayat suci Al-qur’an yang dikumandangkan oleh Ustad Aspari Al- Ayubi, penampilan dari anak pengajian Masjid Madani, Istighosah dan siraman rohani dari para penceramah yang mengisi acara tersebut.

Dalam isi ceramahnya KH.Syatif Rahmat, RA.,SQ.,MA menjelaskan terkait isu yang sering menjadi perdebatan antara umat islam yaitu Bid’ah yang artinya sesuatu yang baru dan menjelaskan bahwa agar semua umat muslim bersatu karena ada Bidah yang baik salah satu nya perhelatan acara yang dihelat oleh warga Perum Puri Mutiara Indah yaitu halal bi halal.

“Banyak sesuatu yang baru (Bid’ah) yang selalu menjadi perdebatan, namun dari semua itu ada banyak yang sangat baik salah satunya acara malam ini yaitu halal bi halal yang tidak ada pada zaman Rosulullah,” Petikan dari Ceramah KH.Syarif Rahmat, RA.,SQ.,MA.

Ketua Panitia Imam Sejati saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ini acara perdana dan akan diagendakan menjadi acara rutin setiap tahunnya.

“Kegiatan seperti ini sih baru pertama kali dan sekaligus milad masjid yang pertama dan Insya Allah akan menjadi kegiatan rutin saja kedepannya setiap tahunnya, ini baru pertama untuk Nila pertama betul untuk waktu pembangunannya sendiri itu hanya 8 bulan Jadi kemarin hari ini tuh lihat pertama jadi masih baru lahir,” Ucapnya.

“jujur aja untuk persiapan kita sebelum puasa dua minggu itu Ya kurang lebih ada waktu 2 bulan setengah sampai dengan hari ini Alhamdulillah hanya 2 bulan setengah,” Tegas Imam.

Terkait isi ceramah yang disampaikan panitia sendiri merasa tidak ada masalah karena memang sejalan dan itu semua demi bersatu nya umat islam.

“nggak ya karena kan memang ya Alhamdulillah Kita juga memang sejalan dengan Pak Kyai jadi yaitu memang Ahlussunah waljamaah,” Terang Iman.

Saat dikonfirmasi terkait pembangunan masjid Al – Madany sendiri Imam yang juga sebagai bendahara DKM menjelaskan bahwa kedepanya akan menjadikan Masjid Al – Madani 2 lantai.

“Masalah masa pembangunan ini ada beberapa tahap kita bersama dengan DKM juga kebetulan saya juga sebagai pengurus DKM sebagai bendahara jadi ada beberapa segmen yang ingin dibangun fokus pertama yaitu jangka pendek kita ingin buat tangga dulu setelah itu selesai kita akan garap halaman dulu sama dengan pagar batas Masjid seperti itu Insya Allah rencana kedepannya jangka panjang kita akan membangun 2 lantai,” Pungkasnya.

(Redaksi)

Diduga Tak Mengantongi Ijin dan Timbulkan Bau Tak Sedap, TPS di Desa Karangreja Terancam Ditutup

0

Diduga Tak Mengantongi Ijin dan Timbulkan Bau Tak Sedap, TPS di Desa Karangreja Terancam Ditutup

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Sejumlah Ibu ibu mendatangi lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) diduga Ilegal seluas Hampir 9000 Meter berlokasi di Kampung Kobak Rante Desa Karangreja Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi yang meresahkan warga di sekitar lokasi tersebut

Dampak TPS tersebut yang berada di lingkungan warga dan persawahan menimbulkan bau tidak sedap dan membuat sawah di sekitaran tersebut gagal panen dikarenakan aliran air dari TPS mengalir ke pesawahan.

Rini salah satu ibu ibu yang ikut mendatangi lokasi TPS di wilayahnya mengatakan, dampak dari TPS tersebut banyak warga yang mengeluhkan bau tidak sedap, dari asap pembakaran dan bau sampah dari tumpukan di lokasi yang sebelumnya merupakan persawahan.

“Air dari sampah tersebut yang mengalir ke sawah warga menyebabkan gagal panen, saya berharap ada tindak lanjut dari pemerintah setempat agar memberikan solusi keluhan warga ini,” Kata Rini salah seorang warga, Jumat (13/05/22)

Kepala Desa Karangreja, H.Midih mengatakan, terkait laporan warga pihaknya akan menelusuri terkait lahan TPS yang di duga bodong atau diduga tidak berijin tersebut. Menurutnya, kemungkinan tanah ini sudah kehilangan obor dan kehilangan kontak juga.

“Nanti kita liat file-file nya di kecamatan, nanti kita liat AJB nya, nanti kita lihat alamat nya,” Kata Kades Karangreja H.Midih

Namun begitu, ia mengakui bahwa tanah tersebut bukan Tanah Kas Desa (TKD).

”Ini bukan TKD, saya tahu ini tanah pribadi, tanah ini 9000 meter,” Terangnya,Jumat (13/05/22)

Jika nanti ditemui ada kejanggalan dan ilegal maka TPS tersebut bakan ditutup menggunakan Beton.

Sementara itu, pengelola TPS, Bara saat di konfirmasi awak media tidak berkomentar terkait izin dan tanah yang di gunakan TPS yang di duga ilegal tersebut di duga tidak bertuan.

(pang)

Kapolres Metro Bekasi Pimpin Apel Pelajar di SMKN 1 Cikarang Barat

0

Kapolres Metro Bekasi Pimpin Apel Pelajar di SMKN 1 Cikarang Barat

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi KBP Gidion Arif Setyawan pimpin apel pagi di SMKN 1 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (12/5/2022).

Apel tersebut dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi para pelajar agar tidak terprovokasi ajakan unjuk rasa peringatan Hari Buruh.

“Hari ini saya diampingi pak Dandim 0509 Bekasi dan Pak Kasat Binmas ingin bertatap muka dengan para siswa melalui Apel Pagi,” ungkap Gidion.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya giat pembinaan apel pelajar pagi itu, Kapolres juga menghimbau agar pelajar SMKN 1 Cikarang Barat hendaknya bisa menjadi contoh baik bagi pelajar-pelajar dari sekolah lain.

“Semoga para pelajar SMKN 1 Cikarang Barat bisa menjadi contoh baik bagi pelajar lain, dan lulusannya nanti berguna untuk bangsa dan negara,” harapnya.

Gidion juga berpesan agar pelajar tidak mudah terpengaruh dengan ajakan-ajakan dari luar untuk berdemo-demo karena pemuda harus memiliki Visi dan Semangat untuk membangun negara.

“Adik-adik jika ada ajakan atau provokasi untuk ikut-ikut demo sebaiknya hati-hati, jangan mudah ikut-ikutan, kalian ini kan masih pelajar juga, ya sebaiknya belajar saja yang baik ya, karena pemuda harus memiliki Visi dan Semangat untuk membangun negara ” tutupnya.

Pemdes Karangsari Gelar Acara Halal Bihalal Pada Rapat Minggon di Minggu Pertama

0

Pemdes Karangsari Gelar Acara Halal Bihalal Pada Rapat Minggon di Minggu Pertama

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kepala Desa Karangsari beserta seluruh jajaran laksanakan rapat minggon pertama setelah libur panjang hari raya idul fitri (lebaran), Kamis 12/05/2022.

Dalam rapat minggon tersebut seluruh jajaran pemerintahan desa Karangsari mulai dari staff hingga RT dan RW hingga ke linmas, dan juga turut hadir Sekretaris Desa H.Jaya Marjaya SE.,M.Si dan ketua BPD Bapak Mahmud beserta jajaran.

Kepala Desa Karangsari Bapak Umbara mengatakan bahwa di hari ini adalah hari keempat mulai bekerja setelah libur panjang idul fitri atau hari raya lebaran.

“hari ini kita bekerja pada hari keempat kita bekerja bertepatan dengan hari kamis dimana kita laksanakan rapat minggon bersama seluruh jajaran, BPD dan lembaga desa,” Ucap Umbara.

Masih kata Umbara bahwa dirinya menjelaskan bahwa dalam rapat minggon juga dirinya lakukan acara halal bil halal bersama seluruh jajaran dan BPD.

“Ya selain rapat minggon momen ini juga kita manfaatkan sekaligus acara halal bihalal bersama BPD, Institusi Polri dan seluruh jajaran pemerintahan desa Karangsari,” Terangnya.

(Redaksi)

Rekayasa Lalu Lintas Berjalan Baik Saat Arus Mudik Lebaran, Jaringan Aktivis Nusantara Apresiasi Kinerja Polri

0

Rekayasa Lalu Lintas Berjalan Baik Saat Arus Mudik Lebaran, Jaringan Aktivis Nusantara Apresiasi Kinerja Polri

GUE JABAR | Nasional – Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn mengatakan arus mudik Lebaran dan arus balik tahun ini secara umum berjalan dengan baik. Hasil evaluasinya menyatakan bahwa tidak ada kendala serta permasalahan yang berarti.

Arus mudik relatif lancar, tidak banyak permasalahan yang berarti baik ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun ke arah timur menuju Sumatera.

Setelah 2 tahun pemerintah melarang mudik Lebaran, tahun ini sebagian masyarakat menjalani tradisi pulang kampung. Kemacetan di saat mudik dan balik lebaran tidak bisa dihindari. Namun yang terpenting, kemacetan tersebut dapat dikendalikan. Sehingga tidak sampai kendaraan berhenti total di jalan, namun tetap jalan dalam kecepatan rendah.

Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn memberikan apresiasi terhadap kinerja Polri di lapangan dalam mengurai arus mudik dan balik saat lebaran.

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan di jalan Tol Trans Jawa yang disebut sukses yakni ganjil genap, arus searah (one way) dan arus berlawanan arah (contra flow). Hal tersebut juga tidak terlepas dari keberhasilan Presiden Jokowi dalam melakukan pembangunan Infrastruktur yakni jalan tol dan jembatan.

Jaringan Aktivis Nusantara tetap mengajak masyarakat memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Presiden dan jajarannya.

Masyarakat memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan jajaran Polri dalam mudik dan arus balik tahun ini memang lebih jauh dan lebih bagus, tentunya tidak terlepas dari komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi jajaran Polri dengan seluruh stakeholder yang ada dalam mengurai kepadatan pada saat mudik dan arus balik demi keamanan, ketertiban serta kelancaran dalam berlalu lintas.

(Redaksi)