Seorang Karyawati Meregang Nyawa Usai Dibacok Orang Tak Dikenal
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Seorang wanita muda tewas bersimbah darah di Jalan Ki Pelo Kp.Tegal Gede RT 02 RW 06 Desa Mekarmukti, Cikarang Utara Bekasi, setelah dibacok orang tak dikenal, Selasa 22/03/2022.
Diketahui korban bernama Iska Nurrohmah yang bekerja di salah satu perusahaan di kawasan Ejiep Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.
Menurut keterangan yang berhasil dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), kejadian tersebut terjadi sekira pukul 05.30 Wib, saat itu korban hendak berangkat bekerja yang lalu dihadang 2 orang pelaku yang berboncengan sepeda motor.
Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan adanya tindak pidana pembunuhan langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP.
Kapolres Metro Metro Bekasi KBP Gidion Arif Setyawan mendatangi langsung TKP untuk memberikan arahan dan mencari sumber untuk mengetahui identitas para pelaku.
Saat dimintai keterangan Kapolres mengungkapkan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang mencari informasi dan sedang mendalami motif dibalik pembunuhan tersebut.
“Kita baru saja mendatangi TKP dan sedang menggali informasi tentang kasus ini, dikehaui korbanya adalah seorang wanita dengan nama Iska Nurrohmah yang berprofesi sebagai buruh pabrik di Bekasi,” Ucapnya.
Kapolres Metro Bekasi juga mengungkapkan dugaan sementara bahwa kasus pembunuhan ini diduga bermotif bukan pembegalan dan bukan perampokan karena seluruh barang berharga milik korban masih utuh.
Korban kini sudah dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan proses otopsi.
Pelantikan DPP GRANAT: Hidup Sehat, Terhormat Tanpa Narkoba
GUE JABAR | Jakarta – Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) Periode 2021 sampai dengan dilaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) GRANAT resmi dilantik di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (20/3/2022) malam.
Ketum DPP GRANAT DR. H. KRH. Henry Yosodiningrat dalam pidatonya usai dilantik mengajak segenap pengurus yang baru dilantik untuk bersama bekerja keras tanpa mengenal lelah, mengabdi untuk bangsa dengan membantu segala upaya pemerintah mewujudkan generasi muda yang hidup sehat, terhormat tanpa narkoba.
“Demikian pula kepada sahabat-sahabat seperjuangan Pengurus DPD dan DPC GRANAT di seluruh Indonesia yang mengikuti acara ini secara virtual. Juga saya ucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pengurus DPP GRANAT pada periode lalu, yang telah bekerja keras dengan mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran dengan semboyan ‘mengabdi untuk bangsa’,” ungkap Henry.
Pada kesempatan ini, Henry juga menyampaikan terima kasih kepada mitra yang telah bekerjasama dengan DPP GRANAT antara lain kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dalam hal ini Jenderal TNI Dudung Abdulrahman pada tanggal 21 Januari 2021 di Mabes TNI AD.
“Demikian pula kepada PT Garuda Indonesia dengan penandatanganan MOU tanggal 27 Oktober 2020 yang ditandatangani Dirut Garuda Indonesia,” ungkap Henry.
Selain itu, lanjut dia, GRANAT juga menyampaikan terima kasih kepada Institusi POLRI khususnya Polda Metro Jaya yang hingga saat ini masih berlangsung kerjasama, yaitu dalam bentuk pemberian vaksin ketiga (booster) kepada masyarakat.
Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Dewan Pembina DPP GRANAT Komjen Pol (Purn) Togar M. Sianipar berharap setelah pelantikan DPP GRANAT harus segera konsolidasi menata organisasi hingga menyepakati bersama kapan digelar MUNAS untuk memilih Ketua Umum secara definitif.
“Seperti kita ketahui, karena Pandemi Covid-19, Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Penasihat dan Dewan Pakar DPP GRANAT berkumpul bersama menunjuk kembali Saudara Henry Yosodiningrat sebagai Ketua Umum DPP GRANAT hingga digelarnya Munas yang merupakan Forum Tertinggi dalam organisasi dalam pengambilan kebijakan hingga memilih Ketua Umum,” kata Togar.
Di sisi lain, Togar juga mengingatkan para Pengurus DPD dan DPC GRANAT untuk melakukan konsolidasi salah satunya Rakorda di setiap tahunnya.
“Kami menyerukan seluruh Pengurus di daerah untuk menancapkan dan mengibarkan Pataka GRANAT hingga eksistensinya bisa dirasakan bagi Bangsa dan Negara. Jangan sampai GRANAT di daerah ada tapi tidak ada. Karena itu, kami mengapresiasi kepada Pengurus Daerah yang aktif hingga membentuk dan melantik pengurus di tingkat DPC, PAC hingga ranting,” harap Togar.
Turut hadir dalam Pelantikan DPP GRANAT ini salah satu Pendiri dan juga Dewan Kehormatan DPP GRANAT Jilal Mardhani, Pendiri dan Dewan Penasehat DPP GRANAT Hanna Widjaja, Ketua Dewan Kehormatan DPP GRANAT Mayjen TNI (Purn) Sulaiman AB, Ketua Dewan Pakar DPP GRANAT Komjen Pol (Purn) Ahwil Loetan beserta sejumlah Anggota Dewan Pakar DPP GRANAT diantaranya: Irjen Pol. (P) Dr. Drs. Bambang Karsono, Prof. Dr. Bambang Saputra, Irjen Pol. (P) Drs. Anjan Pramuka Putra, dan Dewan Pembina DPP GRANAT Mayjen TNI (P) Muchdi Purwoprandjono, Komjen Pol (P) Heru Winarko, Dewan Kehormatan DPP GRANAT Hermansyah Dulaimi, Asye Arifin Ashar, Tonny Soenanto, Robby T. Winarka, Dewan Penasehat DPP GRANAT Tursandy Alwy, Irjen Pol (P) Ilham Salahudin, Mayjen TNI (P) H.R Adang Ruchiatna P, Dian Piesesha, Prof. Dr. Habe, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdulrahman yang diwakilkan Staf Intelijen, serta undangan dari BNN, dan jajaran TNI, Polri, Kejaksaan Agung.
Selain itu, hadir secara langsung para pengurus DPP GRANAT yang dilantik, Pengurus DPD GRANAT Kepulauan Riau, DPD GRANAT Papua Barat, DPD Sumatera Utara, DPD Jawa Barat, DPD Jawa Timur, DPD Yogyakarta, DPD Kalimantan Selatan, DPC Manokawari, DPC Sorong, DPC Kota Medan, DPC Kuningan, DPC Purwakarta, DPC Karawang, sementara itu Pengurus DPD dan DPC daerah lain se-Indonesia hadir secara daring melalui Zoom.
Dalam pelantikan tersebut, para Pengurus DPP GRANAT yang dilantik maju ke depan setelah namanya dalam pencabutan Surat Keputusan Ketua Umum GRANAT No. IST/KU-DPP-Granat/XII/2021 Tanggal 28 Desember 2021 tentang Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, dan Dewan Pakar DPP GRANAT Masa Bhakti Tahun 2021 Sampai Dengan Dilaksanakannya MUNAS yang dibacakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GRANAT Hillman Suaidy.
Gelar Apel Kring Serse, Kapolres Metro Bekasi : Jaga Kondusifitas Perbatasan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Bulan Ramadhan
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Gelar dan pimpin langsung Apel Kring Serse di wilayah kecamatan Kedung Waringin, Tepatnya di halaman SDN 02 Bojong Sari, Desa Bojong Sari Kecamatan Kedung Waringin Kabupaten Bekasi, Sabtu Malam 19/03/2022.
Dalam Apel Kring Serse ini Kapolres Metro Bekasi KBP Gidion Arif Setyawan, S.I.K.,SH.,M.Hum yang didampingi oleh Kabagops Kompol Alin Kuncoro, S.Pd, Kasat Reskrim AKBP Aris Timang, Kasat Samapta AKBP J Sihombing, Kasat Narkoba Kompol Nababa SIK, Kasi Humas Kompol Yulianto, Wakasat Reskrim Kompol Emil, Kapolsek Pebayuran AKP Usep, Kapolsek Kedungwaringin AKP Sigit, Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim, Kanit Provost Sie Propam AKP Supanta, Katim Patroli Presisi Iptu Untung, Para Kanit Reskrim dan Tim Opsnal Polsek Pebayuran, Kedungwaringin dan Polsek Cikarang.
Kapolres menegaskan dalam Apel Kring Serse ini kepada jajaranya untuk mengantisipasi dalam menjelang bulan suci Ramadhan Polri harus memberikan rasa aman dan nyaman serta ketentraman kepada masyarakat serta responsip dalam menyikapi permaslahan terlebih Kedung Waringin adalah wilayah perbatasan.
“Menjelang ramadhan dan lebaran ada kegiatan antisipasi masyarakat Patroli Presisi sangat di butuhkan reaksi cepat anggota reskrim dan intel ungkap perkara-perkara perbatasan responsif masayrakat”, Ucapnya.
Kapolres juga menjelaskan responsif ini dapat mengantisipasi kasus main hakim sendiri di masyarakat dan memberikan apresiasi kepada Tim Patroli Presisi yang selalu aktif berpatroli ini dapat menurunkan angka kriminalitas dalam waktu 3 bulan terakhir.
“Polri yang respinsip ini agar tidak terjadi main hakim sendiri di masyarakat, dan saya sangat mengapresiasi kepada Tim Patroli Perintis Presisi karena terjadi penurunan kriminal di 3 bulan terakhir ini,” Ungkapnya.
Dalam Apel Kring Serse ini juga Kapolres menerima laporan dari masing masing tim mulai dari Laporan Tim Patroli Presisi IPTU Untung Purwoko tentang pencapaian dan target kedepan dan Laporan kanit reksrim Polsek Kedung Waringin IPTU Edward Daniel tentang pencapaian dan target kedepan.
Kapolres juga meminta kepada seluruh jajaran agar mengantisipasi aksi tawuran yang terjadi pada saat bulan Ramadhan salah satu nya yang biasa terjadi pada saat ngabuburit dan Sahur On The Road, yang nanti akan dipetakan titik lokasi oleh masing masing Polsek dan jajaran.
“Kita juga jangan sampai lengah terus gali informasi terkait gangguan kamtibmas yang biasa terjadi pada saat bulan Ramadhan dan nanti kita juga harus saling sinergi antara satuan kerja (Satker) agar saling menguatkan dalam menjaga konsudifitas di masyarakat,” Tutupnya.
Kapemasi Bandung Sukses Menggelar Mubes ke-18, Ini Hasil Akhirnya
GUE JABAR | Bekasi Raya | Musyawarah Besar (Mubes) Kapemasi Bandung ke-18 akhirnya menetapkan Reza Nurdiana Sugiant sebagai Ketua Umum Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Bekasi (Kapemasi) Bandung masa ngabdi 2022 – 2024. Hal itu di putuskan setelah Ia secara aklamasi memenangkan Mubes ke-18 sebagai calon tunggal Ketua Umum Kapemasi.
Keputusan tersebut ditetapkan pada sidang pleno III melalui pembacaan konsideran / surat keputusan oleh presidium III Muhammad Nabil serta ditegaskan kembali lewat pembacaan berita acara oleh Bahrurozi selaku Steering Comite (SC) pada agenda Mubes ke-18 ini yang diselenggarakan di Gedung Aula Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi pada Minggu (20/03/2022).
“Reza Nurdiana Sugiant ditetapkan sebagai Ketua Umum Kapemasi Bandung,” kata Nabil dalam potongan pembacaan konsideran diakhiri dengan ketukan palu.
Reza Nurdiana Sugiant terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi sebagai calon tunggal pada pelaksanaan Mubes ke-18 kali ini dengan mengusung visi “Terbentuknya kader kapemasi yang kritis, dinamis, menjunjung tinggi nilai-nilai moralitas dan solidaritas dalam upaya ikut serta membangun peradaban masyarakat Bekasi”.
“Sebagai Ketua Umum terpilih, saya akan berjuang untuk menciptakan Kapemasi ini menjadi organisasi yang memiliki solidaritas serta integritas yang dipegang oleh para kader Kapemasi untuk menciptakan perubahan bagi masyarakat juga bagi kota dan kabupaten Bekasi”, ujar Reza dalam sesi wawancara pasca pelaksanaan Mubes ke-18.
Ucapan terimakasih juga dihaturkan oleh Reza kepada Hildan Aulia Rachmansyah selaku ketua umum sebelumnya atas pengabdian yang telah dilakukannya. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bang Hildan saya haturkan atas dedikasi dan pengabdian yang telah dilakukan selama tiga tahun masa kepengurusan di Kapemasi Bandung” ucap Reza.
Hildan Aulia Rachmansyah juga mengucapkan selamat kepada ketua terpilih juga menyampaikan harapannya kepada ketua terpilih untuk bisa membawa Kapemasi Bandung menjadi lebih berperan dalam pembangunan Bekasi.
“Serupa dengan tema yang diangkat dalam pelaksanaan Mubes ke-18 ini, saya berharap kepada ketua terpilih Bang Reza, agar nantinya bisa membawa kapemasi ini untuk bisa berperan lebih di Bekasi, dapat menjadi mitra strategis, juga menjadi mitra kritis di pemerintahan Kota dan Kabupaten Bekasi, dalam rangka membangun Bekasi”, ujar Hildan saat sesi wawancara.
Perlu di ketahui, pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) ke-18 ini mengusung tema “Meneguhkan Tri Matra untuk Kapemasi yang lebih berani berperan aktif membangun Bekasi”. Tema ini sengaja di usung mengingat Kapemasi sebagai wadah mahasiswa yang berkuliah di Bandung yang di bentuk tahun 1968 itu sudah sepatutnya untuk mampu memberikan perubahan, dsn menjadi jawaban atas segala permasalahan serta pembangunan di Bekasi
Lapas Cikarang Lakukan Bhakti Sosial Perbaiki Saluran Pembuangan Air Yang Tergerus Banjir Bersama Warga Binaan
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Cikarang memperbaiki saluran pembuangan sanitasi air yang tergerus akibat dampak banjir tahun 2021,di Kampung Tampora RT 02/01, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (19/03/2022).
Dengan melibatkan 13 warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas IIA Cikarang berjibaku memperbaiki saluran pembuangan sanitasi air tersebut yang akan selesai dalam tiga pekan kedepan.
Kalapas Kelas IIA Cikarang, SEG Johannes menjelaskan, tujuan dari perbaikan saluran pembuangan air ini adalah salah satu bentuk kepedulian daripada Lapas Cikarang melalui kegiatan bakti sosial.
“Kegiatan ini bisa disebut rangkaian hari bakti pemasyarakatan tahun 2022,” ucap Veri sapaan akrab Kalapas Kelas IIA Cikarang.
Selanjutnya, kata Veri, kepedulian dari pihaknya terhadap kesulitan yang dialami oleh warga sekitar lapas, yang kita ketahui bersama adanya peristiwa penggerusan (abrasi) tanah akibat gelombang banjir yang kebetulan memang menjadi lokasi pembuangan sanitasi atau saluran air dari lapas, yaitu rumah penduduk yang kebetulan berdekatan dengan saluran pembuangan kita dan kemudian diganggu oleh banjir yang besar pada saat itu, kita melihat bahwa ini perlu ada sesuatu tindak lanjut dari kita.
“Oleh karena itu, kami bersama dengan Kades dan rekan-rekan yang lain bersama-sama melihat dan kemudian mengambil langkah melakukan perbaikan-perbaikan,” katanya.
“Kalau kita lihat lokasi, sebenarnya tidak terlalu jauh memang ini saluran pembuangan dari lapas itu berjarak hampir 100 meter lebih. Nah, jadi tanggungjawab moral kami tentunya terhadap kepedulian apa yang dialami oleh warga di sekitar lapas,” sambungnya.
Veri juga mengatakan, perbaikkan saluran ini akan dilakukan hingga benar-benar tuntas. “Dan ini akan kami kerjakan sampai betul-betul selesai, sehingga masyarakat bisa merasakan rasa tenang hatinya terhadap situasi dan kondisi yang sudah nantinya kita kerjakan, sehingga tidak lagi mengkhawatirkan,” kata Veri.
Selain itu, kekhawatiran dari sebagian warga terhadap kondisi ini, manakala di kemudian terjadi lagi hal-hal yang tidak kita inginkan ini akan sangat berdampak mengorbankan pemilik rumah.
“Oleh karena itu, biarlah ini menjadi tanggungjawab moral kami untuk berpartisipasi terhadap warga,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan, dampak bagi lapas sendiri, ikut menjadi korban. Yang kemudian saluran pembuangan air tersebut menjadi rusak.
“Maka itu, apa yang kami lakukan untuk mencegah rumah warga jangan sampai ambruk akibat gerusan air sungai ke depannya,” kata Kalapas.
Sementara itu, Kepala Desa Pasir Tanjung, Hj Emar Mariyamah mengucapkan terima kasih terhadap Lapas Kelas IIA Cikarang yang bekerjasama dengan aparat Pemerintahan Desa serta masyarakat atas kepeduliannya terhadap warga Kampung Tampora RT 02/01, Desa Pasir Tanjung ini.
Pemuda Bekasi Sarankan Agar Bumdes Karang Baru Harus Direkontruksi Struktur
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemuda kabupaten Bekasi Dwi Azhar Muchlis (aweng) sedikit mengomentari keadaan bumdes desa karang baru kecamatan Cikarang Utara kabupaten bekasi yang sampai saat ini tidak jelas dimana rimbanya, Sabtu (19/03/2022).
Aweng selaku pemuda sangat menyayangkan dengan apa yang terjadi pada bumdes desa karang baru yang sampai detik ini tidak ada program yang jelas, padahal ditengah pandemi sekarang, Kebangkitan ekonomi rakyat yang menjadi prioritas utama, apalagi dalam tingkat pedesaan yang notabene bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Aweng ingin mengatakan bahwa , bumdes seharusnya bisa menjadi lembaga yang membangkitkan ekonomi kerakyatan.
“Saya ingin tegaskan, bahwa ketika lembaga yang sudah dikomandoi oleh pemimpin dan pemimpin tidak mampu untuk menjalankannya, Maka lebih baik lembaga (bumdes) tersebut di rekonstruksi kembali,” Tuturnya.
Aweng juga menyarankan agar kepala desa agar bertanggung jawab dan segera lakukan rekontruksi struktur bundes Karang Baru.
“Saya meminta kepada kepala desa sebagai komisaris bumdes harus bertanggung jawab ditengah tidak adanya kejelasan dari bumdes tersebut, dan juga BPD selaku lembaga desa yang menjadi penyambung lidah masyarakat harus jeli dan tegas melihat permasalahan yang terjadi saat ini,” Jelasnya.
Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi, Pemdes Pasirsari Kembali Gelar Vaksin Lanjutan “Booster”
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemdes Pasirsari terus lakukan percepatan vaksinasi untuk kekebalan tubuh masyarakat yang tinggal dan berdomisili di Desa Pasirsari, Sabtu 189/03/2022.
Bekerja sama dengan Polsek Cikarang Selatan Polres Metro Bekasi dan Puskesmas Cibatu dengan menyediakan sebanyak 500 dosis vaksin.
Tidak hanya vaksinasi booster saja, kegiatan vaksinasi lanjutan yang diadakan di halaman kantor desa Pasirsari ini juga menyediakan dosis kesatu dan dosis kedua untuk masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi.
Sebanyak ratusan masyarakat menghadiri kegiatan tersebut untuk melakukan vaksinasi yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri melalui google form yabg sudah disediakan pemdes Pasirsari.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolsek Cikarang Selatan AKP Wito, dan seluruh stack holder yang ada di Desa Pasirsari, seperti Karang Taruna, LPM Pasirsari, dan Relawan Pasirsari Siaga untuk membantu mensukseskan vaksinai lanjutan ini.
AIPTU Sunaryo BhabinKamtibmas Desa Pasirsari yang mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini untuk percepatan dan sebagai untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat.
“Ya ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyatakat (Herd Imunity), agar masyarakat bisa tenang dalam beraktifitas karena pandemi belum berakhir,” Ucapnya.
Jalan Alternatif Cikarang Pelaukan Kumuh, Pengguna Jalan Merasa Terganggu
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi sejatinya untuk memudahkan masyarakat dalam bekerja dan sebagai akses untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, sama hal nya dengan pembangunan pengerasan jalan di pinggiran kali cilemah abang yang melintasi dari Perum GCC Cikarang Utara hingga wilayah Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia.
Yang patut jadi perhatian ialah pada jalan alternatif yang seharusnya menjadi akses para pengguna jalan (Masyarakat) yang hendak berangkat dan pulang bekerja harus terhambat dengan kumuhnya kondisi jalan yang tepatnya di jalan irigasi tanggul Nirwana Desa Sukaraya Kecaatan Karang bahagia, yang di bangun oleh Pemkab Bekasi pada 2021 lalu.
Sepanjang jalan masih ditemui berserakanya sampah dan juga limbah yang ditaruh oleh pengusaha limbah yang tinggal dibantaran kali Cilemah Abang atau jalan irigasi tanggul Nirwana tersebut, bukan hanya limbah yang ada di pinggiran jalan namun para pengusaha limbah tersebut juga memarkirkan kendaraan nya di pinggiran jalan sehingga sangat mengganggu pengguna jalan dan sering menimbulkan kemacetan.
Iyang selaku pengguna jalan sangat menyayangkan adanya kegiatan tersebut yang dilakukan oleh para pengusaha limbah, karena selain jalan yang bagus tersebut menjadi tempat limbah dan parkir mobil, juga sering terjadi kemacetan.
“Jalan alternatif pinggiran kali dari pintu Puri Nirwana 2 sampai pintu Puri Nirwana 1 apa ada solusinya sampai barang berserakan dan mobil hampir setiap hari parkir di pinggir jalan yang sudah jelas itu kan jalan untuk fasilitas umum bukan pribadi,” Ucap Iyang.
“Mohon untuk yang berwenang dan bertanggung jawab untuk di kondusifkan masalah yang saya rasa sudah banyak pengendara yang merasa terganggu dengan kondisi jalan seperti ini,” Ungkapnya.
Salah satu warga yang juga tokoh di Karang Bahagia Sasmita juga ikut menyoroti permasalahan jalan irigasi tanggul Nirwana yang sangat kumuh keadaanya.
“Terkait jalan irigasi tangul nirwana Desa Sukaraya, saya menilai pemerintah desa dan kecamatan maupun pihak PJT, banyak aktivitas para penghuni bangunan liar (BANGLI) yang ada sebagian menguasai badan jalan ketika mereka beraktivitas, kalau kata bahasa kita orang Bekasi, se’enaknya dewek ora mikirin pengguna jalan lain, padahal jalan tersebut dibangun dengan anggaran negara dari uang rakyat,” ungkap Sasmita memaparkan.
Masih menurut Sasmita, jalan tanggul irigasi nirwana adalah jalan Alternatif bagi penguna lalu lintas yang berangkat dan pulang bekerja.
“Bayangkan saja kalau kita melintas di jalan itu baik berkendaraan mobil atau motor, harus merayap pelan-pelan, karena sebagian badan jalan banyak terparkir mobil pengangkut rongsok dan matrial lainya yang sengaja dionggokan pada badan jalan,” ungkapnya.
“Dan saya juga banyak melihat sampah berserakan lalu dibakar pada sisi jalan dan sungai, yang mana itu akan menyebabkan Sendimentasi atau pendangkalan pada badan sungai dan terjadinya terminal sampah di setiap pintu air, itu fakta, seharusnya pemerintah wilayah berkaca pada sungai Cijambe wilayah Utara Bekasi, ribuan kubik sampah menumpuk hingga harus merepotkan kita semua dan menguras anggaran ratusan juta rupiah,” paparnya.
“Coba kalau hal ini dilakukan langkah preventif sejak dini itu akan lebih baik, mencegah lebih baik daripada mengobati, kalau hal ini dibiarkan berlarut saya atas nama masyarakat akan membuat laporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum (APH), terhadap para pelaku yang menggangu para pengguna jalan,” Imbuh Sasmita
Dikatakannya Sasmita, ” Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 , Tentang Lalu lintas dan angkutan jalan, sudah jelas mengatur itu, siapa yang berani melanggar itu artinya melawan aturan negara,” tegasnya.
Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Forkopimcam Gedebage adakan Safari Jumat
GUE JABAR | Bandung – Terkikisnya rasa nasionalisme di kalangan masyarakat dikarenakan berbagai faktor yang fragmatis (SARA), dikhawatirkan akan berdampak buruk kepada persatuan dan kesatuan bangsa. Berbagai permasalahan yang seolah datangnya bertubi-tubi, dengan mudahnya dapat menjadi triger untuk terjadinya gesekan konflik antar golongan yang melukai nurani bangsa.
Untuk itu perlu pendidikan dan pembinaan karakter bangsa demi memajukan peradaban, agar menjadi bangsa dengan sumber daya manusia yang berilmu, berwawasan luas dan berkarakter dalam menunjukkan kedaulatan negri.
Karakter merupakan hal sangat esensial dalam berbangsa dan bernegara, karena hilangnya karakter akan menyebabkan hilangnya generasi penerus bangsa. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah harga yang tidak bisa ditawar, mengingat modal perjuangan untuk mejadikan Indonesia seperti saat ini tidaklah murah, membutuhkan pengorbanan keringat, darah dan air mata, mengalahkan egosentris keyakinan dan latar kedaerahan demi membentuk manusia dan masyarakat Indonesia yang berdaulat dan berakhlak mulia.
Fenomena akhir-akhir ini, banyak ditemukan dan dirasakan dilingkungan masyarakat, tentang adanya segelintir komunitas yang membawa dogma baru dalam berkeyakinan dan memiliki kecenderungan untuk menganggap keyakinan kelompok lain, tidak benar atau kurang sempurna. Dengan tagline pemurnian, peningkatan kadar maupun penyempurnaan ritual keyakinan, menjadikan mereka ekslusif dan siapapun diluar meraka derajatnya lebih rendah, bahkan layak dimusuhi.
Pemahaman radikal yang diawali dengan doktrin yang memicu sikap intoleran, telah mengoyak kerukunan dan sendi kehidupan sosial yang selama ini telah terjalin erat dengan budaya bangsa yang menjadi ciri khas kita.
Atas dasar semangat Kebangsaan dan Persatuan segenap elemen sosial kemasyarakatan, Forkopimcam Gedebage, pada tanggal 18 Maret 2022, bertempat di masjid Utsman bin Affan kompleks Griya Cempaka Arum, melaksanakan kegiatan safari jum’at dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan serta penyegaran kembali tentang Wawasan Kebangsaan dan Toleransi dalam Bermasyarakat.
Melaksanakan silaturahim dialog, sambang, sosialisasi dan pembinaan/penyuluhan serta menyerap masukan dan permasalahan yang terjadi dilingkungan masyarakat untuk selanjutnya bersama-sama dicarikan solusi pemecahannya.
“Silaturahmi ini untuk menyerap masukan -masukan dan permasalahan yang terjadi dilingkungan masyarakat, dan kita bersama- sama mencari solusi pemecahan masalah tersebut,” kata Jaenudin, A.P, M.Si, selaku Camat Gedebage.
Camat Gedebage, Jaenudin,A.P. M.Si juga mengatakan, Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan memberdayakan segenap elemen masyarakat, Tomas dan Toga serta stake-holder terkait, sebagai bentuk loyalitas tugas dan keperdulian Forkopimcam dalam mengayomi dan melayani masyarakat Gedebage, serta menjamin kelangsungan kehidupan bermasyarakat yang damai, rukun dan toleran.
“Kegiatan ini akan kami laksanakan secara berkesinambungan, ini adalah bentuk kepedulian Forkopimcam Gedebage dalam mengayomi dan melayani masyarakat, agar tercipta kerukunan, kedamaian dan toleransi.” pungkas Jaenudin.
Wakapolda Jabar Hadiri Acara Dialog Publik Bersama Mahasiswa Papua
GUE JABAR | BANDUNG – Webinar Kebangsaan (Dialog Publik yang digelar oleh Mahasiswa Papua) yang dilaksanakan di Fave Hotel, jalan Braga Kota Bandung dihadiri oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Bariza Sulfi, rabu (16/3/2022)
Dialog Publik juga turut dihadiri oleh Rahman Fatur dari Pemda Asia Afrika, juga dihadiri olehCharles Cosay dan Moetuner Boymase selaku Dewan Mahasiswa Papua dan 29 peserta lainnya.
Pada kesempatan Webinar Kebangsaan tersebut Wakapolda Jabar menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Damai Cartenz yang dilaksanakan oleh Polri dalam rangka mengamankan dan menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Papua, karena merupakan wilayah yang harus diprioritaskan dalam menjaga keamanan di bumi cendrawasih.
Operasi Damai Cartenz merupakan pengganti dari Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi yang biasanya bertugas menjaga situasi keamanan di Papua.
Wakapolda Polda Jabar, Brigjen Pol Bariza Sulfi mengatakan, pihaknya menjamin akan menampung setiap masukan dari mahasiswa untuk menjamin kelancaran Operasi Damai Cartenz.
“Kita di sini untuk memberikan sosialisasi operasi Damai Cartenz di Papua kepada teman-teman mahasiswa, semoga mendapat dukungan, dan jika ada masukan akan kita tampung dan kita informasikan ke pusat,” kata Bariza usai memberikan pemaparan Operasi Damai Cartenz, di Fave Hotel Bandung, Jl. Braga, Kota Bandung, Rabu (16/3).
Di lokasi yang sama, Koordinator KMP Moytuer Boymasa mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh adanya operasi damai Cartenz. Operasi tersebut dinilai suatu pendekatan yang sangat positif dalam rangka pengamanan dan menjaga situasi kondusif di Papua.
“Pendekatan dengan mengajak masyarakat untuk berkembang, meningkatkan pendidikan, kesejahteraan, membantu bercocok tanam ini positif bagi masyarakat dan kami mendukung penuh,” kata Boymasa.
Boymasa mengungkapkan, kegiatan sosialisasi operasi Damai Cartenz telah dilakukan di Jakarta. Menurutnya, selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa papua untuk memberikan masukan-masukan positif dalam upaya menjaga kondusifitas di Papua.
Nantinya, lanjut Boymasa, masukan-masukan yang dilontarkan para mahasiswa akan ditulis dalam bentuk Piagam konferensi.
“Kali ini kita buat di Bandung dengan mahasiswa papua di Bandung, kita mendukung pelaksanaan Kamtibmas di Papua, khususnya program TNI-Polri operasi damai Cartenz, kami buat kegiatan ini untuk mensosialisasikan, menyampaikan kepada kawan-kawan,” ungkapnya.
“Dari pertemuan seperti ini, teman teman ada saran masukan yang nanti diteruskan kepada petinggi TNI Polri yang kemudian direalisasikan di wilayah yang bersangkutan,” tandasnya