Satlantas Polsek Cikarang Amankan Angkot Yang Gunakan Rotator
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Sebuah angkutan kota (Angkot) 18 dengan NOPOL B-2956-YU, jurusan Cikarang – Sukatani yang menggunakan Rotator diamankan oleh personil Unit Lantas Polsek Cikarang Aipda Supriyatna, di depan Mall SGC, Jl.Raya RE Marthadinata Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/12/2021).
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Aipda Supriyatna ternyata sang sopir angkot KHUMAEDI juga tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat surat berupa SIM dan STNK kendaraan sehingga dilakukan penindakan dan pengamanan oleh petugas di Mapolsek Cikarang.
Penindakan ini berdasarkan adanya laporan masyarakat melalui akun IG resmi milik Hmas Polsek Cikarang, dari laporan tersebut kemudian di sampaikan kepada Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim, SH,MH yang kemudian memerintahkan Kanit Lantas AKP Suripno beserta jajaran Unit Lantas Polsek Cikarang untuk melakukan pengecekan dan penindakan.
“Berdasarkan laporan masyarakat lewat IG Humas yang kemudian disampaikan kepada saya, maka dari itu saya perintahkan melalui Kanit Lantas untuk mengecek dan lakukan penindakan,” Ucap Kapolsek
“Ya karena memang rotator ini bukan peruntukanya apabila dipasang di mobil angkutan umum, karena rotator itu hanya dipergunakan untuk kendaraan khusus seperti ambulance dan yang lainya,” Tambahnya.
Kini angkutan kota beserta rotatornya diamankan di kantor Polsek Cikarang.
Vaksinasi Usia 6 hingga 11 Tahun di Cikarang Barat, Orang Tua Ikut Dampingi Anaknya
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Program pemerintah untuk melakukan vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 Tahun kini sudah berjalan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui Puskesmas Telaga Murni hari ini melaksanakan vaksinasi untuk siswa dan siswi.
Vaksin yang di laksanakan di SDIT Nurul Fajri JL. Telaga Asih No. 55B Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 sudah di vaksin, Jumat (17/12/2021).
“Jumlah siswa keseluruhan yang di vaksin pada hari ini insyaallah 700 siswa, ya kurang lebih 3 jam pelaksanaan,” Tutur M.Salahudin selaku kepala sekolah.
Program vaksinasi dari Dinas Kesehatan bersama SDIT Nurul Fajri ini pun mendapat dukungan penuh dari seluruh orang tua murid agar dapat kembali bersekolah dengan normal.
Kepsek juga menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi ini juga sudah meminta persetujuan dari para orang tua murid, “Kita sudah meminta izin kepada para orang tua murid, dari data yang kami terima dari orang tua hampir seluruhnya mengizinkan anaknya untuk melaksanakan vaksinasi di sekolah,” Jelasnya.
Para orang tua murid pun sangat antusias terlihat dari banyaknya orang tua murid yang mengerti bahwa ini program resmi dari pemerintah ini dan turut hadir mendampingi anaknya saat vaksinasi.
Pihak pegawai serta guru juga mendukung sangat penuh program vaksin yang di adakan pada hari ini, dan sudah 99% pegawai di sekolah tersebut sudah melaksanakan vaksin tahap 1 dan tahap 2.
Sebagai pihak kepala sekolah ia mengharapkan setelah vaksin tahap 1 dan tahap ke 2 nanti sudah di selesaikan, lingkungan sekolah dapat kembali melakukan aktivitas pembelajaran secara normal.
GUE JABAR | Jawa Barat – Perkembangan layanan digital di semua sektor kehidupan, mendapat respons positif dari masyarakat. Tak terkecuali inovasi layanan perbankan yang kini berlomba, menawarkan sejumlah fitur online bagi nasabah. Demi memudahkan transaksi keuangan, sekaligus meningkatkan brand perusahaan perbankan tersebut.
“Namun demikian, masyarakat mesti waspada terhadap kemungkinan penyalahgunaan sistem online, yang mudah terjadi di era digitalisasi perbankan dewasa ini,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, Kamis (9/13/2021).
Terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan nasabah agar terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan bank bjb. Pertama, adalah dengan memastikan bahwa informasi yang Anda peroleh terkait bank bjb, berasal dari channel komunikasi resmi perusahaan.
Channel komunikasi resmi bank bjb selain call center bjb Call 14049 adalah :
-Email Resmi untuk informasi dan Pengaduan Nasabah bank bjb yakni bjbcare@bankbjb.co.id
-Akun media sosial resmi bank bjb yakni Instagram @bankbjb, Twitter @infobankbjb, dan Facebook bank bjb. Akun media sosial bank bjb Official adalah akun verified yang bercentang biru.
-Website Resmi bank bjb https://www.bankbjb.co.id
Kedua, nasabah juga diimbau untuk tidak pernah memberikan informasi data rahasia kepada siapapun. Hal tersebut meliputi Nomor PIN (Personal Identification Number), User ID, Kode OTP (One Time Password), User ID, Kode Akses dan informasi juga nomor, Card Verification Value (CVV), hingga tanggal kadaluarsa (expire date) kartu kepada pihak manapun. Pihak bank bjb tidak pernah meminta informasi data tersebut melalui sarana media elektronik yang tidak aman.
Widi mencontohkan di antara penyalahgunaan sistem online yang marak menyerang dunia perbankan adalah Phising dan Skimming. Phising merupakan aksi penipuan yang dilakukan pihak tertentu. Lewat upaya mencuri informasi rahasia seorang nasabah, dengan mengincar user-id, PIN, OTP, data kartu kredit dan informasi sensitif lainnya.
“Modus mereka bisa dengan membuat situs palsu yang memiliki tampilan mirip dengan situs resmi bank,” ujar Widi.
Atau, lanjut dia, Phising dikerjakan dengan pura-pura mengaku petugas bank/institusi tertentu. Kemudian meminta data nasabah (username dan password atau user id dan lainnya) dengan modus yang mengaku sebagai call center bank bjb untuk menelepon nasabah, dan kemudian melancarkan aksi penipuan.
Widi mengungkapkan pengamanan terhadap aksi Phising bisa ditempuh di antaranya melalui menjaga kerahasiaan data pribadi.
“Tidak sembarangan membuka email dan link email yang tidak jelas pengirimnya. Atau bisa dengan rutin mengubah password secara berkala, dengan memakai password kombinasi huruf, angka dan karakter,” paparnya.
Kewaspadaan nasabah, sambung Widi, juga mesti ditingkatkan atas Skimming. Yaitu metode membaca data magnetik yang terdapat pada Kartu Debit atau Kartu Kredit secara ilegal.
“Modus lainnya yang sering terjadi adalah Skimming data lewat pengintipan data nasabah di mesin ATM, melalui kamera tersembunyi yang dipasang pelaku,” ujarnya.
Beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai antisipasi Skimming yakni, mengutamakan menuggunakan ATM bank bjb, mengganti PIN ATM secara berkala. Menutup tombol pinpad dengan tangan, saat anda memasukkan PIN ATM.
“Penting diingat pula, jangan sampai mudah memberikan PIN ATM kepada pihak lain, yang mengaku sebagai petugas bank,” tutur Widi.
Bank bjb, lanjut dia, sejauh ini telah berupaya memberikan informasi dan wawasan guna meningkatkan kewaspadaan nasabah atas setiap penipuan online. “Tentu saja layanan digital telah memudahkan masyarakat dalam mengakses setiap produk dan program perbankan yang ada. Namun begitu, kehati-hatian dalam setiap aktivitas transaksi mutlak dijalankan demi keamanan bersama,” Pesannya.
Jumat Bersih Polsek Cikarang, Bersihkan Lingkungan Tempat Ibadah
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi — Jajaran Polsek Cikarang lakukan kegiatan rutin JUMAT BERSIH, kegiatan kerja bakti sosial di lingkungan tempat ibadah Umat Nasrani GPdI Karang Asih, Jumat (17/12/21).
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut disambut baik dan mendapatkan apresiasi serta ucapan terima kasih dari semua pengurus tempat ibadah Gereja GPdI Karang Asih.
Pendeta Johanes menyampaikan, “kami ucapkan banyak terimakasih atas partisipasi dari personil Polsek Cikarang yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan tempat ibadah,” Ucapnya.
“Semoga warga masyarakat juga turut berperan serta mengikuti kegiatan yang sangat baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas khususnya warga masyarakat Cikarang,” Harap Johanes.
Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat yang akan dilaksanakan oleh jajaran personil Polsek Cikarang dengan sasaran dapat berpindah pindah tempat bisa tempat ibadah Masjid, Vihara atau Klenteng ataupun tempat tempat umum serta lingkungan di wilayah Polsek Cikarang.
Kanit Samapta Polsek Cikarang AKP Parokhan, SH yang memimpin kegiatan tersebut berharap kegiatan JUMAT BERSIH ini dapat memberikan manfaat dan membuktikan bahwa Polri dekat dengan masyarakat.
“Dalam kegiatan Jumat berkah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga lingkungan menjadi bersih nyaman dan sehat, dan membuktikan Polri dekat dengan masyarakat,” Ujar Parokhan, SH selaku Kanit Samapta Polsek Cikarang.
Berkerjasama dengan PT Jababeka, Bumdes Mekarmukti Berikan Pelatihan UMKM
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Pelatihan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) peningkatan legalitas dan motivasi usaha PT. Jababeka infrastruktur yang di adakan oleh Ketua Bumdes Mekarmukti, tepatnya di Aula Bumdes, Kampung Gombong RT 001 RW 006, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, (15/12/2021).
Pelatihan UMKM yang di adakan bumdes Mekarmukti untuk masyarakat wilayah desa mekarmukti ada 15 orang peserta pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan.
Atang Shalihin Selaku pelatih UMKM Pendamping PT Jababeka, di diadakannya pelatihan UMKM ini khususnya untuk binaan jababeka untuk warga desa mekarmukti di harapkan secara gol nya ini UMKM naik kelas, naik kelas dalam artian lebih baik lagi, baik dalam pengelolaan manajemen legalitas sampai keproduktitas pemasarannya, makanya Pelatihan UMKM itu terdiri dari beberapa stek di antaranya motivasi bagaimna memberikan motivasi kepada pelaku UMkM yang hadir di sini bahwa dalam menjalankan atau pengelolaan usaha ini tidak hanya semaunya.
“Tapi harus memang mengikuti step step yang semestinya, nah apa saja itu di antaranya adalah legalitas perizinan dan yang utama perizinan ini yang wajib harus dimiliki para pengusaha, nomor izin berusaha (N.I.B), nah N.I.B ini sekarang bisa diproses atau di akses secara mudah secara online,” Ujar Atang Shalihin.
Ketua Bumdes Mekarmukti Jaenudin mengatakan, “Alhamdulillahirobbil’alamin acara pelatihan berjalan dengan lancar dan saya selaku ketua badan usaha milik desa (BumDes) desa mekarmukti mengucapkan terima kasih kepada PT jababeka yang sudah membantu pelatihan UMKM untuk warga mekarmukti dan semoga Bumdes mekarmukti bisa berintegritas terus dengan PT jababeka,” Ucap Jaenudin.
“Peserta pelaku UMKM ini semua adalah warga desa mekarmukti yang mempunyai usaha mikro kecil – kecilan, semoga para pelaku UMKN ini bisa menghasilkan lebih baik lagi di dalam mengikuti pelatihan, semoga pelaku UMKM ini yang sudah mengikuti pelatihan mendapatkan ilmu usaha yang bisa memajukan ekonominya, dan hasil produk nya tadinya masi lokal, mudah – mudahan bisa jadi Nusantara kuliner di seluruh indonesia,” Tutup Jaenudin Ketua BumDes Desa Mekarmukti.
Pemdes Pasirsari Gelar Musrembangdes Guna Tampung dan Paparkan Aspirasi Masyarakat
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Pemerintahan Desa Pasirsari gelar Musrembangdes untuk memaparkan program untuk program pembangunan (RKPDes) pada Tahun Anggaran 2022 mendatang, Kamis (16/12/2021).
Dalam acara tersebut dihadiri seluruh perangkat desa, BPD, PKK dan para tokoh masyarakat, ada beberapa perwakilan masyarakat yang berharap di wilayahnya adanya pembangunan dan juga terkait masalah pengolahan sampah.
Kasi Perencanaan Desa Pasirsari Bapak Supriatin mengatakan bahwa perencanaan pembangunan yang akan dilakukan dilihat dari URGENT nya kebutuhan yang sudah diajukan dan sudah melalui musywarah seluruhnya dari ketiga dusun yang ada di Desa Pasirsari melalui Musdus.
“Awal tahun sudah menanti dan pembangunan harus dipersiapkan untuk masa tahun anggaran 2022, semua sudah dilakukan musyawarah melalui Musdus dilihat dari tingkat Urgent nya atau lebih penting itu yang di dahulukan pembangunanya,” Ucapnya.
Kepala Desa Pasirsari H.Suparta juga mengatakan hal demikian karena ada beberapa yang memang sangat penting dan harus di dahulukan pengerjaanya.
“Semua nya dilihat dari lebih penting mana dan itu yang pastinya nanti harus di dahulukan, kan sebelum adanya musrembangdes sudah ada Musdus terlebih dahulu, dan semua ini untuk masyarakat Pasirsari,”Ungkapnya.
“Intinya semua ini sudah ada program dan semoga semua bisa berjalan dengan baik,”Tambahnya.
Musrembangdes ini juga ada pengajuan terkait pengelolaan sampah yang ada di wilayah Dusun 1 dan akan di musyarawahkan kembali terkait pengelolaanya.
Yahya selaku ketua RT 05 di Dusun 1 Desa Pasirsari mengungkapkan agar pengelolaan sampah nantinya bisa menjadi sumber ekonomi dan akan di susun terkait pengelola sampah tersebut, karena dari sampah ini apabila dikelola dan di sortir bisa menjadi sumber ekononi bagi masyarakat.
Terkait 4 Bocah Tenggelam, Pihak Developer Mangkir Dari Panggilan Pemerintah Setempat
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Ramainya pemberitaan peristiwa 4 bocah usia SD tenggelam di Kubangan Serapan Air milik Perumahan Ratna Megah Katimaha RT.02/RW.06 Desa Karang Anyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi pada Kamis (25/11/2021) lalu mengakibatkan satu anak tewas, tiga selamat dengan menyisakan trauma berat pada salah satu korban menarik perhatian dari berbagai kalangan.
Diantaranya dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi, Dadang Lesmana, ia sangat prihatin dengan adanya peristiwa tersebut.
Sebagaimana sudah diberitakan yang lalu, Dadang berharap agar para pihak terkait bisa menunjukkan itikad baiknya dari sisi kemanusiaan, baik dari unsur Pemerintah maupun dari pihak Pengelola ataupun Developer. Sabtu (12/12/2021).
Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Mustakim juga mengungkapkan kepada awak media melalui selulernya bahwa peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan.
“Yang penting bagi Polri masih melakukan penyelidikan,” Jawab Mustakim melalui pesan WhatsApp, singkat. Senin (13/12/2021).
Menyikapi hal tersebut, Camat Karangbahagia Karnadi menyampaikan bahwa pihaknya telah berusaha mengundang pihak developer perumahan pada Senin (13/12/2021) di Kantor Desa Karanganyar, akan tetapi tidak hadir.
“Kami sudah undang, tapi ga hadir,” Ungkap Karnadi.
Terkait adanya dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Desa Karanganyar oleh pihak Perumahan untuk pengurusan perijinan, sebagaimana disampaikan oleh suami Kades, Beni, Camat mengaku tidak mengetahui perihal itu.
“Tidak tau saya, kalau soal itu,” jawab Camat via seluler.
Camat mengaku, kedepan akan dilakukan pemanggilan lagi kepada pihak developer akan tetapi waktunya belum ditentukan.
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Vaksinasi TNI-POLRI USIA 6 s/d 12 Tahun di SDN 01 Karang Asih Cikarang Utara, Guna mendukung percepatan vaksinasi menuju endemi serta percepatan pembelajaran tatap muka di Cikarang Utara dilaksanakan kegiatan vaksinasi dosis 1 Sinovax, dalam kegiatan vaksinasi dibantu oleh 7 (tujuh) tenaga medis dari PKM Cikarang.
Untuk menghilangkan rasa takut dan tegang para siswa usai melaksanakan vaksinasi para siswa pun mencair setelah diberikan Es Cream oleh personil Polsek Cikarang.
Para siswa Sekolah Dasar pun merasa riang gembira dan tidak merasakan takut akan jarum suntik setelah diberikan es cream oleh petugas dari Polsek Cikarang.
Dalam kegiatan vaksinasi TNI-POLRI usia 6 s/d 12 tahun 3 Pilar Muspika Cikarang Utara meninjau langsung kegiatan vaksinasi TNI-POLRI Usia 6 s/d 12 Tahun yang diselengarakan oleh TNI-POLRI.
Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim, SH,MH mengatakan, “vaksinasi usia 6 s/d 12 tahun ini guna percepatan vaksinasi sebanyak 291 siswa tervaksinasi dosis 1 Sinovax vaksinasi sebagai herd imunity siswa menuju endemi serta percepatan sistem pembelajaran tatap muka di Kab Bekasi, sebanyak 400 pcs es cream juga disediakan oleh Polsek Cikarang agar para siswa merasa senang dan tidak takut akan jarum suntik, es cream diberikan bagi siswa yang mengikuti vaksinasi,” Ucapnya.
Dalam penginputan data vaksin para siswa diminta KK (Kartu Keluarga) atau KIA (Kartu Identitas Anak) serta dengan no Hp orang tua yang dalam kegiatan vaksinasi tersebut didampingi langsung oleh orang tua wali murid, dalam kegiatan vaksinasi tersebut para siswa harus mendat persetujuan khusus orang tua yang diterakan dalam bentuk surat pernyataan dan persetujuan orang tua, dan kondisi kesehatan anak dalam keadaan sehat.
Di Bekasi Aparat Gabungan Copot 24 Bendera dan 5 Spanduk dari 8 Ormas
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Puluhan aparat gabungan menurunkan spanduk dan bendera dari sebanyak 8 organisasi kemasyarakatan (ormas). Adapun penertiban atribut ormas tersebut dilakukan di sepanjang Jalan Raya Cikarang-Cibarusah dan Sekretariat ormas di wilayah Cikarang Selatan.
Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin menjelaskan, dalam operasi tersebut terdapat 24 personil gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri. Kegiatan penurunan dilakukan pada Selasa (14/12/2021) siang hari.
”Yang diturunin itu ada 8 atribut atau bendera ormas,” kata Satirin di Cikarang, Selasa (14/12/2021). Baca juga:
Adapun atribut ormas yang diturunkan yang pertama milik Gibas, GMBI, Pemuda Pancasila, BPPKB, WJI, FBR, Pejuang Siliwangi, dan yang terakhir POB. ”Total ada 24 bendera dan 5 spanduk,” ujarnya.
Menurut dia, penurunan tersebut juga telah disetujui oleh para anggota ormas. Apalagi, kehadiran bendera ormas dan poskonya lantaran kerap dijadikan simbol kelompok ormas. Simbol ormas ini juga kerap memicu konflik kelompok antar ormas.
”Terhadap potensi gangguan kamtibmas tersebut, kita melakukan kegiatan pencegahan dengan cara melakukan penertiban terhadap simbol-simbol dari kelompok maupun ormas karena simbol-simbol inilah kadang kadang menimbulkan konflik,” ungkapnya.
Di Kota Bekasi, jajaran dari Polres Metro Bekasi Kota juga melakukan penurunan atau penertiban atribut ormas tepatnya di Kecamatan Bekasi Barat. Dalam penurunan atribut di Bekasi Barat didapatkan sebanyak 15 lembar bendera FBR dan spanduk sebanyak tiga lembar.
Mendagri Minta Pemda Aceh Penuhi Target Vaksinasi 70 Persen
GUE JABAR | Banda Aceh- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Aceh penuhi target vaksinasi dosis pertama sebesar 70 persen. Hal itu disampaikan Mendagri saat Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Percepatan Vaksinasi Covid-19 bersama jajaran Pemerintah Provinsi Aceh, di Gedung Serba Guna Sekretariat Daerah Aceh, Selasa (14/12/2021). Dalam kegiatan itu hadir Gubernur Aceh dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Aceh.
Mendagri menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah menargetkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama sebesar 70 persen hingga akhir Desember 2021. Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan peran Pemda agar mampu meningkatkan capaian vaksinasinya.
“Karena itulah kami berkunjung ke Aceh, tujuannya untuk itu (mempercepat vaksinasi),” ujarnya. Nantinya, lanjut Mendagri, pada awal Januari 2022 akan dilakukan evaluasi daerah mana saja yang berhasil memenuhi target vaksinasi.
Mendagri merupakan salah satu pihak yang ditugaskan Presiden untuk mendorong Pemda mempercepat vaksinasi. Selain Mendagri, Presiden juga menugaskan Menteri Kesehatan (Menkes), Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, dan Jaksa Agung secara bersama dengan stakeholder lainnya bergerak mendorong percepatan vaksinasi.
Percepatan dan pemerataan vaksinasi menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam penanganan Covid-19. Selain terus memastikan pasokan vaksin memadai, pemerintah pusat terus berupaya meningkatkan serta memeratakan capaiannya agar memenuhi target.
Diketahui, Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi yang perlu meningkatkan capaian vaksinasinya agar sesuai target. Mendagri mengatakan, upaya percepatan itu tidak hanya mengandalkan Pemerintah Provinsi, tapi juga perlu peran dari kabupaten/kota dan seluruh pihak terkait.
Selain mendorong capaian vaksinasi, kunjungan Mendagri ke Provinsi Aceh untuk mengidentifikasi berbagai masalah dan kendala yang dihadapi, sekaligus menemukan solusi penanganannya. Dengan upaya itu, diharapkan laju vaksinasi di daerah tersebut kian meningkat dan berhasil mencapai target.
Lebih jauh Mendagri menjelaskan, meski kondisi pandemi Indonesia dinilai membaik, tetapi semua pihak diimbau agar tidak lengah. Vaksinasi harus tetap dipercepat untuk membentuk kekebalan kelompok. Selain berguna untuk melindungi masyarakat dari ancaman pandemi, angka capaian vaksinasi juga menjadi indikator dalam memberikan rekomendasi bagi pelaku perjalanan yang hendak menuju suatu daerah.
Apabila capaian vaksinasinya tinggi, maka daerah tersebut disarankan untuk dikunjungi oleh pelaku perjalanan. Begitu pula sebaliknya, apabila angka vakisnasinya rendah, maka WHO tidak menyarankan daerah tersebut untuk dikunjungi.
Selain Provinsi Aceh, sebelumnya Mendagri juga telah mengunjungi beberapa daerah yang capaian vaksinasinya masih terbilang rendah. Mendagri masih akan mengunjungi beberapa daerah lainnya, untuk mendorong tercapainya target vaksinasi di wilayahnya.