Home Blog Page 277

Tak Terima Ditegur, Seorang Yang Mengaku Anggota Ormas Aniaya Dua Orang Pengendara

0

Tak Terima Ditegur, Seorang Yang Mengaku Anggota Ormas Aniaya Dua Orang Pengendara

Kabupaten Bekasi – Hanya di tegur untuk bersabar saat berkendara seorang warga dengan mengaku sebagai oknum anggota ormas, menganiaya dua pengendara sepeda motor hingga terluka parah, kedua korban dalam kondisi terluka langsung melaporkan kasusnya ke Mapolsek Cikarang Barat, Rabu 03/10/2021.

Perisitwa naas yang menimpa dua pengendara sepeda motor Aldi Maulana (19) dan Ricky (23) yang merupakan warga Kampung Bulak, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, saat keduanya melintas di rel kereta api yang berada di Kampung Cikarang Jati Pasar Beras, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.

Kondisi jalan yang macet akibat adanya kereta api yang melintas membuat pelaku yang diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras, berteriak kepada seluruh pengendara yang berada di tempat tersebut, kedua korban yang mendengar teriakan pelaku, meminta pelaku untuk bersabar karena memang kondisi jalan macet, ternyata itu membuat marah pelaku yang langsung turun dan mengeluarkan senjata tajam jenis gunting dan menghujami tusukan ke arah kedua korban.

Mendapat serangan secara spontan dari pelaku membuat korban (Aldi Maulana) terluka di bagian kuping sebelah kiri, kepala dan jari tangan hingga korban bersimbah darah, sedangkan korban lainnya Ricky juga mengalami lebam di bagian leher yang juga terkena senjata tajam pelaku.

“saya hanya berucap sabar kepada pelaku karena mamang kondisi jalan sedang macet usai di lintasi kereta api” jelas Aldi dengan nada masih menahan rasa sakit akibat luka yang di alaminya.

“pelaku yang sempat berteriak sebagai salah satu anggota ormas menghujami tusukan secara membabi buta hingga saya terluka parah dan teman saya juga terluka di bagian lehernya, sepeda motor yang saya kendarai juga sempat terjatuh akibat di tendang pelaku yang langsung melarikan diri usai menganiaya” tambah Adi.

Kedua korban yang mengalami luka parah langsung melaporkan kasus penganiayaan yang menimpanya ke Mapolsek Cikarang Barat dengan membawa hasil VISUM sebagai barang bukti, sedangkan untuk kepentingan penyelidikan kasus penganiayaan yang di duga di lakukan oknum anggota ormas, masih dalam penyelidikan Polsek Cikarang barat.

(Bor)

Kabupaten Bekasi Level 1, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi

0
dr.Alamsyah Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi Level 1, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi – Status PPKM Kabupaten Bekasi kembali bergeser membaik dari Level 2 ke Level 1. Kepastian ini tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2 dan 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Pada Inmendagri yang berlaku tanggal 2 sampai 15 November 2021 itu disebutkan, Kabupaten Bekasi masuk PPKM Level 1 bersama tiga daerah lain di Jawa Barat, yakni Kota Bogor, Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah mengatakan, turunnya PPKM Kabupaten Bekasi dari Level 2 ke Level 1 berdasarkan indikator epidemiologi termasuk keberhasilan program vaksinasi Covid-19.

“Kabupaten Bekasi turun ke Level 1 berdasarkan semua indikator epidemiologi kesehatan, termasuk BOR Rumah Sakit ditambah cakupan vaksinasi yang diatas 70 persen,” kata Alamsyah kepada reporter bekasikab.go.id, Selasa (2/11/21).

Namun demikian, Alamsyah yang juga Plt Direktur RSUD Kabupaten Bekasi ini meminta masyarakat dan para pelaku usaha untuk tidak euforia dan tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik.

“Meskipun Kabupaten Bekasi sudah di PPKM Level 1, kita tetap tidak boleh abai dengan prokes terutama pakai masker,” ujarnya.

Alamsyah mengimbau masyarakat dan semua pihak bersama-sama menjaga agar tidak terjadi gelombang ketiga pandemi Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

“Ya, kita harus lebih saling peduli agar tidak terjadi gelombang ketiga, kuncinya kesadaran untuk menjalankan prokes,” kata dia.

Sebagai langkah antisipasi, ia menyebutkan, untuk pelaku perjalanan agar melakukan test antigen atau PCR.

“Selain itu perlu dilakukan testing random di sekolah dan tempat umum, penyiapan rumah sakit rujukan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di tempat umum,” ungkapnya.

Sumber : Pemkab Bekasi

GRPPH-RI Gugat SK Kemendagri Terkait Pengangkatan Wabup Bekasi ke PTUN Bandung

0

GRPPH-RI Gugat SK Kemendagri Terkait Pengangkatan Wabup Bekasi ke PTUN Bandung

Bandung – Kontroversi ditetapkannya SK Wakil Bupati Kabupaten Bekasi Akhmad Marjuki oleh KEMENDAGRI (Kementerian Dalam Negeri) yang dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Barat pada Rabu 27 Oktober 2021, ternyata menuai penolakan dari berbagai kalangan masyarakat Bekasi.

Unjuk rasa yang di lakukan oleh HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) di depan kantor Kemendagri pada Jumat (29/10/2021), menolak keras pelantikan Wabup Bekasi H. Akhmad Marjuki dan menduga adanya KKN dalam prosesnya.

Sama halnya dengan Lembaga GRPPH-RI (Gerakan Rakyat Peduli Penegakan Hukum Republik Indonesia) sebagai penggiat kontrol sosial terkait hukum bersama dengan beberapa masyarakat Kabupaten Bekasi melakukan upaya hukum dengan mendaftarkan Gugatan ke PTUN ( Pangadilan Tata Usaha Negera) Bandung dengan nomor registrasi : 121/G/2021/PTUN.BDG pada Senin (02/11/2021).

Hal tersebut disampaikan oleh Kamsiswanto,.S.H. selaku Sekretaris Umum DPP GRPPH-RI sebagai penggugat I memaparkan, bahwa dirinya dengan cara bersama-sama dengan beberapa orang penggugat telah menunjuk kuasa hukum, melalui Kantor Hukum Advokat Syahban Siregar. SH, MH and Partner yang berdomisili di Jl. Jendral Ahmad Yani Kv.7 Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Adapun pengacara yang ditunjuk menerima kuasa dari GRPPH-RI dan Masyarakat Kabupaten Bekasi adalah :

  1. Syahban Siregar, S.H., M.H.,
  2. Aziz Iswanto, S.E..,S.H.,
  3. Larisro Siregar, S.H.,
  4. Sukarna, S.H.,
  5. Gunawan Wahyudi., S.H.,
  6. Rojali, S.H.,
  7. Darwin Natalis Sinaga, S.H.,

Saat dipertanyakan materinya, Kamsiswanto SH, menyarankan untuk menghubungi Kuasa Hukum yang sudah ditunjuk bersama.

“Silahkan hubungi kuasa hukum kami karena telah kami kuasakan untuk isi materi gugatannya.” Singkatnya.

Hal senada disampaikan Brian Shakti selaku pihak Penggugat II sebagai masyarakat bekasi menambahkan “kami siap mendukung langkah-langkah GRPPH-RI untuk melakukan gugatan ke PTUN”. Pungkasnya.

Polemik kekosongan Kepemimpinan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi tentang Wakil Bupati sempat membuat masyarakat Kabupaten Bekasi bingung, dari awal proses pendaftaran dan voting oleh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, pencalonan Wabup yang mengkerucut hanya tinggal 2 nama, dan kemudian dimenangkan oleh Akhmad Marjuki dengan skor 40-0, atas lawannya Tuti Nurcholifah Yasin.

Sebelumnya telah viral pernyataan secara terbuka untuk publik tentang Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, yang di sampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, bahwa pemilihan Wabup Bekasi dinyatakan cacat prosedur atau Inkonstitusional, sehingga harus adanya pemilihan ulang.

Namun fakta mengejutkan, akhirnya Kemedagri mengeluarkan Surat Keputusan untuk dilantiknya Akhmad Marzuki sebagai Wakil Bupati Kabupaten Bekasi tanpa melalui proses Pemilihan ulang kembali.

(Tf)

Dalam Rangka Hari Santri NU Care – Lazisnu bersama Kita bisa.com menyalurkan Paket Sembako Untuk Guru Ngaji dan Santri

0

Dalam Rangka Hari Santri NU Care – Lazisnu bersama Kita bisa.com menyalurkan Paket Sembako Untuk Guru Ngaji dan Santri

Kabupaten Bekasi – NU Care-Lazisnu bersama kitabisa.com kembali memberikan manfaat berupa sembako ke masyrakat. Namun masyarakatnya kali adalah Guru Ngaji & Santri di Kabupaten Bekasi melalui NU Care- Lazisnu Kabupaten Bekasi dalam rangka menyambut dan merayakan Hari Santri Nasional 2021.

“Alhamdulillah, NU Care – Lazisnu Kab.Bekasi kembali dipercaya oleh NU Care-Lazisnu bersama kitabisa.com dalam mendistribusikan sembako untuk Guru Ngaji & Santri pada momentum Hari Santri 2021 ini. Sembako ini di distribusikan di 2 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi yaitu Kecamatan Bojongmangu dan Kecamatan Cikarang Utara sekitar 50 paket sembako di tanggal 30 Oktober – 1 November 2021.” Ungkap Surazto selaku PIC pendistribusian sembako untuk Guru Ngaji & Santri saat di temui di sekretariat MWCNU Bojongmangu, Sabtu (30/10/2021).

Surazto atau panggilan akrabnya mas ato menjelaskan bahwa kegiatan ini pembagian sembako ini sudah intens dilaksanakan setelah sebelumnya untuk masyrakat kaum dhuafa kali ini untuk Guru Ngaji & Santri.
“Pendistribusian sembako ini sudah intens dilakukan oleh kami (NU Care – Lazisnu Kab.Bekasi) bekerjasama dengan NU Care-Lazisnu. Setelah sebelumnya untuk masyrakat kaum dhuafa kali ini untuk Guru Ngaji & Santri.”
ucap Mas Ato

Kang Suparna selaku Ketua Tanfidziyah MWCNU Bojongmangu sangat mengapresiasi program sembako untuk Guru Ngaji & Santri ini dari NU Care Lazisnu bersama kitabisa.com melalui NU Care-Lazisnu Kabupaten Bekasi.

“Saya sangat mengapresiasi program sembako dari NU Care – Lazisnu bersama kitabisa.com melalui NU Care – Lazisnu Kabupaten Bekasi ini.”ungkap Kang Suparna.

Kang Suparna juga mengucapkan terimakasih sudah memilih Kecamatan Bojongmangu sebagai lokasi pendistribusian sembako untuk Guru Ngaji & Santri.

“Saya juga mengucapkan terimakasih, sudah memilih Kecamatan Bojongmangu sebagai lokasi pendistribusian paket sembako untuk Guru Ngaji & Santri dari NU Care – Lazisnu bersama kitabisa.com melalui NU Care- Lazisnu Kabupaten Bekasi . Semoga seluruh pengurusnya diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki. Aamiin.” ucap Kang Suparna

Ustad Supardi selaku Guru Ngaji penerima manfaat sembako untuk Guru Ngaji & Santri ini mengaku sangat tersentuh atas kepedulian NU Care – Lazisnu bersama kitabisa.com dan NU Care Lazisnu – Kabupaten Bekasi.

“Saya merasa tersentuh dengan bentuk kepedulian NU Care – Lazisnu bersama kitabisa.com dan NU Care – Lazisnu Kabupaten Bekasi terhadap kami para Guru Ngaji yang ada di Desa – Desa. Semoga rezekinya selalu bertambah.” ucap Ustad Supardi.

Windy selaku santri penerima manfaat sembako untuk Guru Ngaji & Santri juga mengucapkan terimakasih banyak, sembako ini sangat bermanfaat untuk dirinya dan keluarga.

“Terimakasih atas sembakonya dari Kakak NU Care – Lazisnu bersama kitabisa.com dan NU Care – Lazisnu Kabupaten Bekasi. Sembako ini sangat bermanfaat untuk saya dan keluarga.” ungkap Windy.

Salman Alhakimi ketua NU Care – Lazisnu Kabupaten Bekasi berkomitmen terus memberikan manfaat bagi masyarkat kabupaten Bekasi.

“Kami berkomitmen terus memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Saat ini 2 Kecamatan kedepannya Insyallah bisa 3-4 Kecamatan yang akan menerima manfaat dari program program NU Care – Lazisnu melalui NU Care – Lasisnu Kabupaten Bekasi.” ucapnya.

(Redaksi)

Tinjau Kali Sekitar Perum Astom, Bang Bulle Berharap Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

0

Tinjau Kali Sekitar Perum Astom, Bang Bulle Berharap Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Kabupaten Bekasi – Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando alias Bang Bulle meninjau aliran air yang berada di wilayah Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (01/11/2021).

Di Musim penghujan seperti sekarang ini, BMKG sudah memberikan peringatan dini agar waspada hujan lebat yang disertai angin dan petir yang diperkirakan dapat mengakibatkan banjir disemua wilayah, apalagi jika aliran air sungai atau kali tidak lancar.

Mulyadi Fernando yang biasa disapa Bang Bulle selaku kepala Desa Ciantra khawatir akan terjadinya banjir yang menimpa warganya.

Kades Ciantra Berharap kepada semua warga Desa Ciantra untuk membersihkan solokan dari sampah atau rumput liar di lingkungan masing-masing.

“Saya harap kepada semua warga Desa Ciantra jangan buang sampah sembarangan, dan semua warga berharap punya inisiatif untuk membersihkan lingkungan masing-masing, agar tidak berdampak banjir,” Ucapnya.

Selain itu Bang Bulle selalu aktif bersama perangkat Desa Ciantra membersihkan lingkungan di wilayah Desa Ciantra, yang selalu dilakukan pada setiap Hari Jumat.

(iswadi/red)

Pantau Penanganan Pandemi di Solo, Mendagri Sebut Perkembangan Penanganan Relatif Bagus

0

Pantau Penanganan Pandemi di Solo, Mendagri Sebut Perkembangan Penanganan Relatif Bagus

Surakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Solo, Jawa Tengah pada Minggu (31/10/2021). Dalam kesempatan itu, Mendagri melakukan pertemuan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung untuk mendengarkan langsung perkembangan penanganan pandemi di kota tersebut.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Mendagri menyebut perkembangan penanganan pandemi di Solo relatif berjalan baik. Hal itu ditandai dengan membaiknya seluruh indikator pengendalian pandemi, seperti menurunnya angka penularan atau positivity rate, yang diikuti dengan akselerasi vaksinasi.

“Baik, sangat bagus, karena vaksinasi cepat sekali, kemudian kita lihat angka positive rate juga jauh turun, angka BOR (bed occupancy ratio) juga sangat rendah sekali, jadi sangat bagus sebenarnya,” ujar Mendagri.

Mendagri juga menuturkan, lawatannya ke Solo tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja untuk memantau perkembangan pandemi di wilayah aglomerasi. Seperti diketahui, Solo Raya merupakan salah satu wilayah penyangga di Jawa Tengah. Karena itu, penanganan pandemi di wilayah tersebut akan sangat berdampak pada pengendalian pandemi di Jawa Tengah secara keseluruhan.

“Nah kita ingin melihat juga bagaimana di Solo, karena Solo ini satu jantungnya Jawa, tapi kita lihat tadi penguatan dari Bapak Wali Kota, pandemi kembali bagus,” tuturnya.

Tak hanya aspek kesehatan dan indikator pengendalian pandemi, perbaikan juga ditunjukkan dengan kembali menggeliatnya sektor ekonomi di daerah tersebut. Mendagri berharap, perbaikan tersebut dapat berdampak langsung pada eksekusi program pembangunan yang sebelumnya telah direncanakan.

“Yang kedua itu adalah ekonomi, pendapatan juga relatif baik, meningkat,” katanya.

Dengan penurunan kasus dan perbaikan angka indikator pengendalian pandemi Covid-19 itu, Mendagri kembali mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo agar masyarakat tak lengah dan tak lantas mengabaikan protokol kesehatan. Sebaliknya, masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan di tengah pelonggaran aktivitas yang dilakukan secara bertahap ini.

Puspen Kemendagri

Warga Gotong Royong Dalam Pembangunan Masjid Nurul Huda

0

Warga Gotong Royong Dalam Pembangunan Masjid Nurul Huda

Kabupaten Bekasi – Masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti pengecoran atap Masjid Nurul Huda, yang berada di Desa Telaga Murni RT 003 RW 014, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/10/2021).

Kerja bakti melibatkan perangkat Desa Telaga Murni, tokoh agama, dan warga sekitar masjid Nurul Huda.

RT 003 Omay mengungkapkan, bangunan masjid Nurul Huda sebelumnya belum ada sekarang sudah ada lebih bagus dengan dana swadaya dari masyarakat.

“Warga masyarakat dengan dana swadaya, sepakat melakukan renovasi, dengan kerangka bangunan cor,” ungkapnya.

Dikatakan, dalam pengerjaan pengecoran ini, membutuhkan tenaga banyak. Sehingga harus dilakukan secara kerja bakti atau gotong royong.

“Alhamdulilan Pak RT 003 turut hadir bersama warga Desa Telaga Murni, sehingga menyemangati warga masyarakat yang kerja bakti,” kata Omay.

“Kami juga memupuk rasa gotong royong warga, sebagai budaya luhur Bangsa Indonesia. Sekaligus sebagai bagian dari misi kami dalam pembinaan teritorial,” tandasnya.

(ASP)

Ranting PKB Gandeng LAZISNU Serta Pegiat Literasi Berbagi Sembako dan TBM

0

Ranting PKB Gandeng LAZISNU Serta Pegiat Literasi Berbagi Sembako dan TBM

Kabupaten Bekasi – Ranting Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ganteng LAZISNU bersama Pegiat Literasi berbagi sembako kepada para Duafa serta helat Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kampung Pisang Batu, Desa Karangraharja. Minggu, 31/10/2021.

Dari data yang dihimpun, sebanyak 30 paket sembako yang tersalurkan, 20 paket dari LAZISNU dan yang 10 nya dari Ranting PKB. Semua paket sembako tersebut berisikan, beras seberat 5 kg, minyak sayur 1 kg, gula pasir 1 kg, mie telor 2 bungkus, teh celup 1 kotak.

Sementara adik-adik mahasiswa dari Pegiat Literasi menggelar Taman Baca Masyarakat (TBM) dengan konsep sederhana, akan tetapi disambut antusias anak-anak usia dini dari warga sekitar dengan didampingi para orang tuanya.

Dengan menggandeng LAZISNU serta Pegiat Literasi, Ranting PKB Desa Karangraharja dalam menyalurkan sembako kepada para Duafa dan mengadakan Taman Baca Masyarakat (TBM) bertujuan mempererat silaturahmi dan memupuk persaudaraan dengan bertemakan “Peduli Umat, Melayani Rakyat”.

M. Satrio selaku Sekretaris DPAC PKB Kabupaten Bekasi yang ikut hadir dalam acara bertutur, “Saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada kawan-kawan dari LAZISNU dan Pegiat Literasi serta warga Kampung Pisang Batu yang telah memberikan kami ruang, sehingga pada kesempatan kali ini kita dapat menghelat TBM dan berbagi sembako kepada para duafa”.

“Ini guna mempererat silaturahmi dan adanya manfaat yang bisa kami berikan kepada masyarakat, baik dari kami yang mewakili PKB, LAZISNU dan Pegiat Literasi. Semoga ini menjadi ladang amal kita semua dan berkah”.Tutur Satrio

Di tempat yang sama, Tiara selaku kordinator TBM berkata, “TBM ini sudah lama kami lakukan, tujuannya untuk merangsang anak-anak agar memiliki minat baca yang tinggi”. Ucapnya.

Sementara Ema Saroh (63)salah seorang warga mengatakan, “Terimakasih banyak atas bingkisan sembakonya, semoga berkah dan nanti ada lagi”. Ujarnya penuh harap.

(Redaksi)

Ketentuan PCR bagi Penumpang Pesawat Udara Disesuaikan

0

Ketentuan PCR bagi Penumpang Pesawat Udara Disesuaikan

Jakarta – Ketentuan penerapan hasil tes PCR sebagai syarat perjalanan bagi penumpang pesawat udara kembali disesuaikan dengan kondisi dan dinamika terkini. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan tren kasus Covid-19 yang semakin melandai dan juga aspirasi publik, serta masukan konstruktif dari berbagai kalangan.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA. Dia mengatakan, pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat udara harus menunjukkan PCR (H-3), baik yang masuk/keluar wilayah Jawa dan Bali maupun antarwilayah Jawa dan Bali.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 55 Tahun 2021 tentang Perubahan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. “Di samping itu, setiap penumpang pesawat terbang harus sudah divaksin minimal dosis pertama dengan bukti vaksinasi yang ditunjukkan melalui aplikasi Peduli Lindungi,” ujar Safrizal.

Sementara itu, bagi penumpang yang menggunakan pesawat terbang antarwilayah di luar Jawa dan Bali, selain bukti vaksinasi minimal dosis pertama, juga harus menunjukkan hasil PCR (H-3) atau antigen (H-1). Hal ini sebagaimana diatur melalui Inmendagri Nomor 56 Tahun 2021 tentang Perubahan Inmendagri Nomor 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden dalam rapat kabinet terbatas pada tanggal 25 Oktober 2021 bahwa hasil PCR test sebagai syarat perjalanan untuk pesawat terbang dilakukan penyesuaian berlaku selama 3×24 jam (H-3),” ujarnya.

Di samping itu, terkait tes PCR ini juga dilakukan penyesuaian tarif. Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor HK 02.02/1/3843/2021 tanggal 27 Oktober 2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR, harga maksimal tes PCR yaitu Rp275 ribu untuk wilayah Jawa dan Bali, dan Rp300 ribu untuk luar Jawa dan Bali. Adapun hasilnya mesti dikeluarkan dalam jangka waktu maksimal 1×24 jam. “Hal ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan reliabilitas PCR test bagi masyarakat,” kata Safrizal.

Selain itu, kebijakan perpanjangan masa berlaku PCR ini diharapakan dapat membantu kabupaten/kota yang belum memiliki Laboratorium PCR. Sebab, pada daerah tersebut, biasanya sampel pemeriksaan dikirim ke kabupaten/kota terdekat yang memiliki Laboratorium PCR untuk diuji. Dengan demikian, hal ini tentunya berdampak pada durasi waktu penyelesaian hasil tes. “Lebih lanjut, pemberlakuan tes PCR terhadap (penumpang) pesawat terbang akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Safrizal pun menekankan, pemerintah mengambil kebijakan tersebut secara cermat dengan berbagai pertimbangan, di antaranya: masih sangat terbatasnya laboratorium PCR yang ada di beberapa kabupaten/kota, terutama antarpulau di luar Jawa-Bali; untuk menerapkan prinsip kewaspadaan dan kehati-hatian dalam menerapkan protokol kesehatan, karena mobilitas masyarakat yang meningkat melalui moda transportasi umum; dan untuk proses pengendalian dan antisipasi adanya potensi munculnya varian baru Covid-19.

Terakhir, Safrizal juga mengungkapkan, menurut standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah masuk kategori rendah risiko. Namun demikian, kata dia, pandemi belum sepenuhnya selesai. Untuk itu, ia meminta agar penerapan disiplin protokol kesehatan terus ditingkatkan. “Tidak boleh kendor dan bahkan terus diperkuat, paralel dengan implementasi tracing dan tracking melalui aplikasi Peduli Lindungi,” tandasnya.

Puspen Kemendagri

Terus Targetkan Capaian Vaksinasi, Polsek Cikarang Lakukan Vaksinasi Secara Door to Door

0

Terus Targetkan Capaian Vaksinasi, Polsek Cikarang Lakukan Vaksinasi Secara Door to Door

Kabupaten Bekasi – Terus lakukan percepatan guna meningkatkan imun masyarakat (Herd Immunity) Polsek Cikarang lakukan vaksinasi secara Door to Door, yang dipimpin Kanit Sabara Polsek Cikarang.

Menggunakan vaksin jenis Sinovach, Kanit Sabara AKP Parokhan yang didampingi Kasi Humas Polsek Cikarang beserta jajaran panitia melaksanakan vaksinasi di Kp. Buni Asih, RT 03 RW 03, Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi pada Sabtu pagi (30/10/2021).

Vakninasi yang dilaksanakan di sebuah Majelis Ta’lim ini disambut baik oleh warga sekitar. Tercatat, formulir pendaftaran vaksinasi sudah ludes bahkan sebelum hari H pelaksanaan vaksinasi. Dalam pelaksanaan nya, panitia vaksinasi menyediakan 100 dosis vaksin jenis Sinovach untuk dosis pertama maupun dosis kedua.

“Vakninasi ini dilakukan dalam guna mencapai kekebalan imunity dalam rangka mempercepat pengendalian covid-19. Kita ketahui bersama, bahwa saat ini trend covid-19 di Indonesia tengah menurun,” Ujar Kanit Sabara Polsek Cikarang AKP Parokhan.

Kanit juga menjelaskan bahwa hari ini Polsek Cikarang lakukan vaksinasi secara Door to Door, di Wilayah Desa Karang Raharja dan Desa Karang Baru.

“Sebelumnya tadi pagi kita sudah lakukan vaksinasi di Desa Karang Raharja dan Siang ini di Karang Baru,”Jelasnya

Sementara itu Komalasari warga Kp.Buni Asih RT 03 RW 03, Desa Karang Baru mengatakan bahwa vaksin ini memang perlu untuk kesehatan dan dia juga ucapkan terima kasih karena tidak perlu mencari tempat vaksin lagi.

“Saya ikut vaksinasi ini karena memang perlu untuk kesehatan, dan saya ucapkan terima kasih ke Polsek Cikarang karena saya tidak perlu jauh jauh untuk vaksin, “Ucapnya.

Lanjut wanita yang biasa dipanggil Kokom,”Ya alhamdulillah ga ada apa apa yang dirasa, dan terima kasih juga udah vaksin nya deket dapet beras dan voucher wifi juga,” Pungkasnya.

Dilansir dari website resmi info covid Kabupaten Bekasi pikokabsi.bekasikab.co.id, dipaparkan update terbaru kasus covid 19 di Kabupaten Bekasi dengan 38 kasus aktif, 50.712 sembuh, dan 542 meninggal. Dengan vaksinasi yang dilalukan di Kp. Buni Asih pada pagi hari tadi diharapkan mampu terus mendorong angka penurunan covid-19 di Bekasi.

Dalam vaksinasi yang dilakukan kali ini, Panitia juga membagikan sembako kepada para peserta vaksin dan juga voucher wifi.

(Novian/Redaksi)