Transformasi WJI ke WBI Sekaligus Laksanakan Pelantikan Kembali Ketua DPC WBI Kabupaten Bekasi
KabupatenBekasi – Transformasi organisasi dari Warga Jaya Indonesia (WJI) menjadi Warga Bumiputera Indonesia (WBI) resmi dilaksanakan dalam sebuah acara besar yang dirangkaikan dengan pelantikan kembali Ketua DPC WBI Kabupaten Bekasi serta santunan kepada 1.000 anak yatim, pada Selasa, bertempat di RZ Cafe and Resto Jababeka, Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPP dan DPW WBI, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta ratusan anggota dan simpatisan WBI dari berbagai wilayah.
Transformasi dari WJI ke WBI menandai babak baru organisasi dalam memperkuat peran sosial, kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat. Perubahan ini tidak hanya mencakup nama, tetapi juga visi, misi, serta arah gerakan yang lebih luas dan inklusif untuk menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat.
Ketua Umum WBI Jenderal (Purn) Prof. DR. MA. Hendropriyono. ST. SH. MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan tersebut merupakan langkah strategis agar organisasi dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi bangsa dan negara.
“Transformasi WJI menjadi WBI adalah bentuk komitmen kami untuk terus berkembang, beradaptasi, dan hadir sebagai organisasi yang membawa manfaat, khususnya dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pelantikan kembali Ketua DPC WBI Kabupaten Bekasi untuk masa bakti selanjutnya. Pelantikan ini menjadi simbol kepercayaan dan kesinambungan kepemimpinan dalam menjalankan roda organisasi di tingkat daerah. Ketua DPC yang dilantik kembali menyatakan kesiapan untuk membawa WBI Kabupaten Bekasi semakin aktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab, dengan mengedepankan kerja nyata, solidaritas, dan kepedulian sosial,” tegasnya.
Puncak acara ditandai dengan pemberian santunan kepada 1.000 anak yatim, yang menjadi wujud nyata kepedulian WBI terhadap masyarakat yang membutuhkan. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh jajaran pengurus WBI kepada perwakilan anak yatim, disertai doa bersama agar keberkahan dan kebaikan senantiasa menyertai seluruh pihak yang terlibat.
Kegiatan santunan ini mendapat apresiasi dari para tokoh masyarakat dan tamu undangan. Mereka menilai bahwa WBI tidak hanya fokus pada penguatan organisasi, tetapi juga konsisten menghadirkan aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan terselenggaranya acara ini, WBI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial, mempererat persatuan, serta menumbuhkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Bekasi.










