Bimtek Kades dan BPD ke Bali, Ketum LSM Sniper Indonesia : “Lanjutkan Kalau Sudah Sesuai Aturan”

Bimtek Kades dan BPD ke Bali, Ketum LSM Sniper Indonesia : “Lanjutkan Kalau Sudah Sesuai Aturan”

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI –  Perihal keberangkatan Kepala Desa beserta ketua BPD se-kabupaten bekasi yang akan melaksanakan Bimtek (Bimbingan Teknis) ke pulau Bali, menuai banyak respon dari para aktivis.

Kali ini dari Gunawan selaku Ketua Umum LSM Sniper Indonesia, dirinya memaparkan bahwa tidak mempersoalkan pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) ke Bali yang dilakukan oleh Kepala Desa dan Ketua BPD se- Kabupaten Bekasi.

Namun dirinya juga mengingatkan harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan, “Seperti tematik, evaluasi dan anggaran harus disesuaikan oleh pemerintah desa.”

Menurutnya, Bimtek merupakan kegiatan yang dibutuhkan oleh aparatur desa, karena dapat meningkatkan kapasitas bagi setiap perangkat pemerintahan desa dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Jadi, Bimtek itu legal, silakan laksanakan sesuai kebutuhan.”  Terang Mbah Goen sapaan akrabnya.

Kemudian harus ada evaluasi terhadap capaian dan perkembangan bagi pemerintah desa, agar mengetahui masalah yang dihadapi dan dapat meng-implemtasikan hasil Bimtek tersebut untuk kepentingan masyarakat desanya masing masing tentunya.

Mbah Goen yang merupakan pendiri wisata Kawung Tilu di Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur ini juga memaparkan, keberangkatan ke Bali hanya Kades dan Ketua BPD tidak semua perangkat desa maupun anggota BPD.

“Tekecuali Bimtek tersebut menyertakan seluruh perangkat desa beserta seluruh anggota BPD, sangatlah wajar kalau ada anggapan sebagian masyarakat bahwa itu kegiatan piknik semata buang-buang anggaran desa.” Ujarnya di Grup FINTER (Forum Interaksi Rakyat) Minggu (5/05/2024).

Dirinya berharap tidak ada lagi oknum yang mengklaim bimtek kegiatan menghambur-hamburkan anggaran desa, juga opini opini yang kurang baik.

“Seharusnya mereka melihat sisi positif dari suatu kegiatan, bukan menjustifikasi. Di lembaga pemerintah pusat dan legislator juga melakukan kegiatan yang sama pada tingkatannya. Bahkan ada yang keluar negeri untuk studi banding.” Pungkasnya Gunawan.

(Dayat)

Related Articles

Stay Connected

20,826FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles