Waspada Modus Penipuan Atas Nama KPP Pratama, Saldo Warga Bekasi Ludes Usai Terima Telepon
Kabupaten Bekasi – Aksi penipuan dengan modus mencatut nama instansi perpajakan kembali memakan korban. Yusuf, seorang warga Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, harus merelakan saldo rekeningnya ludes dikuras komplotan penipu pada Sabtu (21/2/26).
Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat Yusuf menerima panggilan WhatsApp dari nomor tak dikenal yang menggunakan nama “Gilang Ramadan SE” lengkap dengan foto profil formal. Meski sempat mengabaikan panggilan pertama, Yusuf akhirnya mengangkat telepon kedua setelah disarankan oleh istrinya yang khawatir ada urusan penting.
Kepada korban, pelaku mengaku sebagai pihak dari KPP Pratama yang mengurus perihal PT Surya Panca Sona. Pelaku berdalih telah menghubungi direktur perusahaan tersebut dan diarahkan untuk menghubungi Yusuf guna proses penonaktifan data.
“Saya bilang tidak paham, lalu dia bilang nanti ada staf yang memandu. Staf tersebut menghubungi saya dengan foto profil ‘Cortex’. Dia meminta saya mengklik tautan di Google untuk perubahan data,” ujar Yusuf.
Karena proses pengunduhan aplikasi di ponsel pertama gagal, pelaku meminta Yusuf menggunakan ponsel istrinya. Pelaku secara mengejutkan mengetahui bahwa data NPWP korban telah digabung dengan istri. Korban kemudian diarahkan untuk melakukan foto KTP dan verifikasi wajah langsung melalui aplikasi yang dikirimkan via link (APK).
Setelah proses persentase di aplikasi mencapai 100%, sambungan telepon tiba-tiba terputus. Merasa curiga, Yusuf segera mengecek saldo di ATM dan mendapati rekening istrinya telah dikuras hingga menyisakan kerugian sekitar Rp3 juta.
Sudah di laporkan ke Polsek Kedung Waringin,dan nunggu info selanjutnya , Hingga berita ini diturunkan, warga diimbau untuk tidak sembarang mengklik tautan (link) atau mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi, terutama yang mengatasnamakan instansi pemerintah.










