Bikin Resah, Tiga Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga
Kota Bekasi – Warga Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi dibuat geram dengan ulah tiga pengamen yang diduga nekat membakar pagar rumah warga hanya karena kesal tidak diberi uang saat mengamen.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB itu terekam kamera dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat tiga pengamen mendatangi sebuah rumah untuk mengamen.
Namun bukannya sekadar bernyanyi, salah satu dari mereka justru diduga membakar kertas lalu menempelkannya ke bagian fiber pagar rumah.
Yang membuat publik semakin heran, saat aksi pembakaran berlangsung, seorang rekannya terlihat santai memainkan gitar dan bernyanyi seolah tidak terjadi apa-apa.
Setelah melancarkan aksinya, ketiga pengamen itu pergi meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, warga melihat api mulai membesar di pagar rumah korban dan langsung berupaya memadamkannya sebelum merembet lebih luas.
Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi bergerak cepat melakukan olah TKP dan berhasil menangkap satu pelaku berinisial AFH (20) di kediamannya.
Dari pemeriksaan sementara, pelaku diduga melakukan aksi tersebut karena kesal tidak mendapatkan uang dari pemilik rumah saat mengamen.
Akibat kejadian itu, bagian fiber pagar rumah korban mengalami kerusakan dan hangus terbakar. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam proses pencarian dan pengembangan oleh pihak kepolisian.
Peristiwa ini menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang menyayangkan aksi nekat tersebut dan berharap para pelaku mendapat hukuman setimpal agar menjadi efek jera.
Ngamen seharusnya mencari rezeki, bukan melampiaskan emosi. Kalau setiap rumah yang tak memberi uang dibakar, bagaimana nasib lingkungan kita?










