Home Blog Page 15

Sambut Hari Bhayangkara, Personel Polsek Cikarang Timur Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid Darunnida

0

Sambut Hari Bhayangkara, Personel Polsek Cikarang Timur Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid Darunnida


BEKASI – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara, jajaran personel Polsek Cikarang Timur menggelar kegiatan bakti religi dengan melakukan aksi korve (kerja bakti) membersihkan tempat ibadah di Masjid Darunnida, Jalan Citarik Lama, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (26/6/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Cikarang Timur, AKP M. Jamaluddin, S.H., M.Si. Sebanyak 15 personel kepolisian dikerahkan untuk bergotong-royong membersihkan seluruh area tempat ibadah tersebut.

“Kegiatan korve atau kerja bakti membersihkan rumah ibadah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan tempat ibadah, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara,” ujar AKP M. Jamaluddin di sela-sela kegiatan.

Aksi bersih-bersih tersebut menyasar sejumlah fasilitas masjid untuk memastikan kenyamanan warga dalam beribadah. Adapun area yang dibersihkan meliputi:

-Halaman dan selasar masjid

-Tempat wudhu dan fasilitas toilet

-Kaca jendela serta pintu utama masjid

-Pembersihan karpet dan sajadah

-Pemotongan rumput dan pengangkutan sampah di sekitar area areal masjid

Tidak hanya membersihkan lingkungan masjid, dalam aksi sosial ini Polsek Cikarang Timur juga memberikan bantuan berupa paket alat-alat kebersihan kepada pengurus Masjid Darunnida. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pihak dewan kemakmuran masjid (DKM) dalam menjaga kesucian dan kebersihan masjid

ke depannya.
Kegiatan bakti religi ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat apresiasi positif dari warga dan tokoh agama setempat.

Melalui Kegiatan Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Cikarang Timur Ajak Masyarakat Dialog

0

Melalui Kegiatan Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Cikarang Timur Ajak Masyarakat Dialog

Bekasi – Guna menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kanit Binmas Polsek Cikarang Timur AKP Odo Supaendi bersama Bhabinkamtibmas Aipda Ropi Sugito menggelar kegiatan “Jaga Bekasi On The Spot” di Kampung Penyosogan, Desa Hegarmanah, Kabupaten Bekasi. 

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25/6 malatersebut dikemas melalui metode tatap muka dan dialog langsung untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan situasi keamanan di lingkungan warga setempat.

Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian menyampaikan sejumlah imbauan penting, salah satunya mengajak warga untuk tetap menjaga kerukunan dan persatuan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). 

Selain meminta masyarakat mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), AKP Odo Supaendi juga mengingatkan para orang tua untuk memperketat pengawasan demi melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan maupun pelecehan seksual. 

Warga pun diminta tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, seraya menegaskan komitmen jajaran Polsek Cikarang Timur yang siap melayani dan melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa pandang bulu.

Bikin Resah, Tiga Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga

0

Bikin Resah, Tiga Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga

Kota Bekasi – Warga Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi dibuat geram dengan ulah tiga pengamen yang diduga nekat membakar pagar rumah warga hanya karena kesal tidak diberi uang saat mengamen.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB itu terekam kamera dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat tiga pengamen mendatangi sebuah rumah untuk mengamen.

Namun bukannya sekadar bernyanyi, salah satu dari mereka justru diduga membakar kertas lalu menempelkannya ke bagian fiber pagar rumah.

Yang membuat publik semakin heran, saat aksi pembakaran berlangsung, seorang rekannya terlihat santai memainkan gitar dan bernyanyi seolah tidak terjadi apa-apa.

Setelah melancarkan aksinya, ketiga pengamen itu pergi meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, warga melihat api mulai membesar di pagar rumah korban dan langsung berupaya memadamkannya sebelum merembet lebih luas.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi bergerak cepat melakukan olah TKP dan berhasil menangkap satu pelaku berinisial AFH (20) di kediamannya.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku diduga melakukan aksi tersebut karena kesal tidak mendapatkan uang dari pemilik rumah saat mengamen.

Akibat kejadian itu, bagian fiber pagar rumah korban mengalami kerusakan dan hangus terbakar. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam proses pencarian dan pengembangan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa ini menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang menyayangkan aksi nekat tersebut dan berharap para pelaku mendapat hukuman setimpal agar menjadi efek jera.

Ngamen seharusnya mencari rezeki, bukan melampiaskan emosi. Kalau setiap rumah yang tak memberi uang dibakar, bagaimana nasib lingkungan kita?

Diduga Keluarkan Kata Tak Pantas Ke Panitia Agustusan, Seorang Bidan di Karawang Didemo Warga

0

Diduga Keluarkan Kata Tak Pantas Ke Panitia Agustusan, Seorang Bidan di Karawang Didemo Warga

KARAWANG – Persiapan menyambut HUT Kemerdekaan RI di Dusun Munjul Kidul, Desa Curug, Kecamatan Klari, mendadak berubah menjadi tontonan yang tak ada dalam susunan acara panitia PHBN.

Bukan lomba panjat pinang, bukan pula lomba balap karung. Kali ini yang menjadi perhatian warga justru dugaan ucapan kasar yang dilontarkan seorang bidan berinisial L kepada para pemuda panitia 17 Agustus.

Menurut informasi yang beredar, persoalan bermula dari suara pengeras suara yang dianggap mengganggu. Keluhan tentu sah-sah saja.

Namun, yang dipersoalkan warga bukan keberatannya, melainkan cara penyampaiannya yang dinilai lebih nyaring daripada sound system yang diprotes.

Alih-alih menyampaikan dengan santun, bidan tersebut diduga mengeluarkan kata-kata yang membuat warga tersinggung.

Bahkan, kabarnya ada ucapan yang dianggap menantang aparat dan pemerintah desa. Sebuah keberanian yang mungkin tidak masuk dalam materi kuliah kebidanan.

Warga yang mendengar hal itu pun bereaksi. Mereka berkumpul dan meminta pertanggungjawaban atas ucapan yang dinilai tidak mencerminkan etika hidup bertetangga.

Sebab, di kampung, suara musik biasanya bisa dikecilkan. Tapi luka akibat ucapan kadang lebih sulit diredam.

Melihat situasi mulai memanas, Pemerintah Desa Curug bersama Polsek Klari, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa turun tangan melakukan mediasi pada Rabu malam (24/6).

Upaya damai dilakukan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Sementara itu, bidan berinisial L untuk sementara diamankan ke Polsek Klari guna menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu proses penyelesaian lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa hidup bermasyarakat bukan hanya soal siapa yang paling terganggu oleh kebisingan, tetapi juga siapa yang mampu menjaga lisan saat emosi mulai mengambil alih.

Karena terkadang, masalah tidak muncul dari suara speaker yang terlalu keras, melainkan dari ucapan yang keluar tanpa rem.

“Kalau suara sound system bisa dimatikan dengan sakelar, suara amarah sayangnya tidak selalu punya tombol off.”

Polsek Cikarang Timur Hadiri Proses Mediasi di Aula Kecamatan Cikarang Timur

0

Polsek Cikarang Timur Hadiri Proses Mediasi di Aula Kecamatan Cikarang Timur

Bekasi – Jajaran Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur yang dipimpin langsung oleh Wakapolsek AKP Jamaludin menghadiri undangan mediasi problem solving terkait perkara dugaan penghinaan dan pelanggaran UU ITE di Aula Kantor Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (25/6) pagi sekira pukul 09.00 WIB. 

Kehadiran personel kepolisian bersama unsur kecamatan dan Kepala Desa Cipayung ini bertujuan untuk mendampingi sekaligus memastikan jalannya proses mediasi atas laporan polisi nomor LP/B/41/III/2026/Spkt/Sek Ciktim tertanggal 22 Maret 2026 tersebut dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif.

Pertemuan yang membahas persoalan hukum antara pihak pelapor Somad bin Ading terhadap terlapor seorang mahasiswi berinisial CC (39) ini akhirnya berhasil mencapai kesepakatan secara kekeluargaan. 

Setelah dilakukan musyawarah mendalam, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai di mana pihak terlapor CC telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada warga Kampung Lilingir yang disaksikan oleh perwakilan keluarga dan tokoh masyarakat setempat. 

Proses mediasi ditutup dengan penandatanganan surat pernyataan damai bersama sebagai bukti penyelesaian perkara melalui jalur keadilan restoratif (restorative justice).

SDN Mekarmukti 01 Gelar Karya Kokurikuler dan Pelepasan 108 Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026

0

SDN Mekarmukti 01 Gelar Karya Kokurikuler dan Pelepasan 108 Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026

Bekasi, 25 Juni 2026 – SDN Mekarmukti 01 yang berlokasi di Jl. Raya Lemahabang, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan Gelar Karya Kokurikuler sekaligus pelepasan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menggali Potensi, Menampilkan Karya, Menumbuhkan Karakter Generasi Hebat Indonesia melalui Penguatan Delapan Dimensi Profil Lulusan” tersebut berlangsung meriah dan penuh makna di halaman sekolah.

Acara dihadiri oleh Camat Cikarang Utara Enop Can, Koordinator Pengawas (Korwas), Komite Sekolah, Koordinator Kelas (Korlas), dewan guru, tokoh masyarakat, orang tua siswa, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Cikarang Utara Enop Can menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kreativitas peserta didik.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar.

“Selamat kepada seluruh siswa kelas VI yang telah lulus. Lanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan penuh semangat. Belajarlah dengan tekun agar cita-cita yang kalian impikan dapat tercapai. Jadilah generasi yang berakhlak baik, disiplin, dan mampu membanggakan orang tua, sekolah, serta bangsa Indonesia,” pesannya.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, ia berharap para lulusan SDN Mekarmukti 01 dapat terus mengembangkan kemampuan dan karakter positif yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.

Sementara itu, Kepala SDN Mekarmukti 01, Chandra Mulyana, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Gelar Karya Kokurikuler merupakan bagian dari implementasi pembelajaran yang bertujuan mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para siswa diberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitas, bakat, minat, kemampuan berkolaborasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menampilkan hasil karya yang telah dipelajari selama proses pendidikan.

“Gelar Karya Kokurikuler ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan potensi terbaik mereka. Kami ingin peserta didik tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kreativitas, keterampilan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat sesuai dengan Profil Lulusan dan nilai-nilai pendidikan nasional,” ujar Chandra.

Pada kesempatan tersebut, Chandra juga menyampaikan pesan penuh makna kepada para siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Hari ini kalian berdiri di akhir perjalanan sekolah dasar. Mungkin sekarang kalian menganggap ini hanya acara perpisahan biasa. Ada foto-foto, senyum, canda bersama teman, dan rasa bahagia karena telah lulus. Namun percayalah, beberapa tahun lagi kalian akan menyadari bahwa hari ini adalah salah satu kenangan paling berharga dalam hidup kalian,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa selama menempuh pendidikan di sekolah dasar, para siswa tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga belajar berbagai nilai kehidupan yang akan menjadi bekal berharga di masa depan.

“Di sekolah ini kalian belajar meminta maaf, belajar sabar, menghargai teman, bekerja sama, dan bangkit saat mengalami kegagalan. Nilai-nilai itulah yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan kalian kelak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Chandra berpesan agar para lulusan senantiasa menjadi pribadi yang baik, rendah hati, serta menghormati orang tua dan guru yang telah berjasa dalam perjalanan pendidikan mereka.

“Kelulusan bukan akhir, melainkan langkah pertama menuju mimpi yang lebih besar. Teruslah belajar, jangan pernah menyerah, dan tetaplah menjaga nama baik keluarga serta sekolah. Semoga suatu hari nanti ketika kalian berhasil meraih cita-cita, kalian masih mengingat sekolah ini sebagai tempat kalian tumbuh, tertawa, dan belajar bersama,” ucapnya yang disambut haru para hadirin.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 108 siswa kelas VI secara resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di tingkat sekolah dasar. Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Tangis bahagia terlihat dari para siswa, orang tua, maupun guru yang selama ini mendampingi proses belajar mereka.

Selain prosesi pelepasan, kegiatan Gelar Karya Kokurikuler juga menampilkan berbagai hasil karya dan pertunjukan seni dari para siswa. Beragam penampilan seperti tari tradisional dan modern, drama musikal, pantomim, pembacaan puisi, seni musik, serta berbagai kreativitas lainnya berhasil memukau para tamu undangan dan orang tua yang hadir.

Setiap penampilan mencerminkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan siswa selama satu tahun ajaran sekaligus menjadi bukti nyata pengembangan bakat, kreativitas, kerja sama, dan rasa percaya diri peserta didik.

Suasana semakin meriah ketika para siswa menampilkan pertunjukan kolaboratif yang mendapat apresiasi dan tepuk tangan dari seluruh hadirin. Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Melalui kegiatan Gelar Karya Kokurikuler dan pelepasan siswa kelas VI ini, SDN Mekarmukti 01 kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, kreativitas, kecintaan terhadap lingkungan, serta kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan menuju terwujudnya Generasi Hebat Indonesia. ( R Elon )

Gasak Motor di Dua Lokasi, Pelaku Curanmor di Cikarang Diringkus Polisi

0

Gasak Motor di Dua Lokasi, Pelaku Curanmor di Cikarang Diringkus Polisi

Bekasi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Cikarang Timur, Polres Metro Bekasi, berhasil membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial DS (34). 

Pelaku diketahui telah beraksi di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bekasi sebelum akhirnya pelariannya dihentikan petugas.

Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Benni Lukbar, mengungkapkan bahwa penangkapan tersangka bermula dari adanya dua laporan warga yang kehilangan sepeda motornya pada awal Juni 2026.

“Tersangka berhasil kami amankan pada Senin, 7 Juni 2026 sekitar pukul 02.30 WIB di wilayah Karangharja, setelah tim melakukan penyelidikan intensif,” ujar Kompol Benni dalam konferensi pers di Aula Polsek Cikarang Timur.

Aksi kejahatan tersangka menyasar dua korban di lokasi berbeda. Korban pertama, Dewi Ratna Sari, kehilangan kendaraannya pada 26 Mei 2026 di Kampung Pintu Air, Desa Karangharja. Sementara korban kedua, Abdul Matis B Mansur, menjadi sasaran pada 2 Juni 2026 di Kampung Kaliulu, di desa yang sama.

Dalam menjalankan aksinya, DS mengandalkan alat khusus untuk merusak sistem pengamanan motor korban dalam waktu singkat.

“Modus yang dilakukan tersangka adalah memaksa buka kunci kendaraan menggunakan kunci huruf T. Setelah berhasil membawa kabur kendaraan, pelaku langsung menjualnya ke penadah di wilayah Jawa Barat,” jelas Benni.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti kuat, di antaranya 1 buah kunci berbentuk huruf T beserta kepala kuncinya dan 1 helai baju berwarna putih yang digunakan saat beraksi serta Dokumen kendaraan berupa STNK dan surat keterangan pembiayaan dari Adira Finance milik korban.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka saat ini telah ditahan di mapolsek untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan menggunakan alat bantu/kunci palsu. Tersangka kini terancam hukuman pidana penjara maksimal hingga 7 tahun.

Menyikapi maraknya aksi curanmor, Kompol Benni Lukbar mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan pribadi.

“Kami meminta warga untuk selalu memarkir kendaraan di tempat yang aman, terawasi, dan sebisa mungkin dilengkapi dengan sistem pengaman atau kunci ganda tambahan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala tindakan yang mencurigakan di lingkungan sekitar. 

“Jika melihat pergerakan mencurigakan atau menjadi korban kejahatan, segera hubungi layanan darurat Call Center 110 yang siaga 24 jam,” pungkasnya.

Terus Lakukan Langkah Preventif dalam Jaga Kamtibmas, Polsek Cikarang Timur Laksanakan OJK

0

Terus Lakukan Langkah Preventif dalam Jaga Kamtibmas, Polsek Cikarang Timur Laksanakan OJK

Bekasi – Guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan menekan angka kriminalitas malam hari, Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Timur menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) pada Rabu (24/6/2026) dini hari. 

Operasi yang dimulai pukul 00.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali, AKP Dedih S, dengan mengerahkan tujuh personel berkekuatan penuh. 

Petugas melakukan penyisiran dan pemeriksaan secara intensif di titik rawan, salah satunya di kawasan Jalan Citarik Raya, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Meskipun menyasar berbagai potensi tindak kriminalitas jalanan seperti begal, premanisme, dan balap liar, operasi kali ini berlangsung dengan kondusif. 

Hingga kegiatan berakhir, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran hukum, tindakan mencurigakan, maupun barang bukti ilegal di lokasi. 

Pihak kepolisian menyatakan bahwa nihilnya penangkapan dan penyitaan barang bukti ini menunjukkan situasi wilayah hukum Cikarang Timur pada malam tersebut relatif aman dan terkendali.

SDN Cikarang Kota 02 Lepas 85 Siswa Kelas VI  Dengan Simbol Pelepasan Burung Merpati 

0

SDN Cikarang Kota 02 Lepas 85 Siswa Kelas VI  Dengan Simbol Pelepasan Burung Merpati 

Bekasi – SDN Cikarang Kota 02 yang berlokasi di Jalan Layang Harapan Baru RT 02/09, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan Gelar Karya Kokurikuler dan pelepasan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Cerdas, Berkarakter, Peduli Lingkungan dan Berbudaya” tersebut berlangsung meriah di halaman sekolah dengan dihadiri,ketua PGRI Cikarang Utara Bapak Candra S.Pd MM,Pemerintah Desa Cikarang Kota, Komite Sekolah, Korlas, dewan guru, tokoh masyarakat, serta para orang tua siswa.

Ketua PGRI berpesan sampaikan Selamat bagi Siswa Kelas VI telah lulus,dan lanjutkan pendidiksn kalian ke jenjang berikutnya dengan Semangat,Belajar yang tekun,agar cita cita kalian tercapai.

Dalam sambutannya, Kepala SDN Cikarang Kota 02, Ibu Nenden Sinta Dewi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Gelar Karya Kokurikuler merupakan bagian dari implementasi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, bermartabat ,kreativitas, kepedulian lingkungan, dan pelestarian budaya.

Pada kesempatan tersebut, Nenden juga menyampaikan pesan menyentuh kepada para siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Hari ini kalian berdiri di akhir perjalanan sekolah dasar. Mungkin sekarang kalian menganggap ini hanya acara perpisahan biasa. Ada foto-foto, senyum, bercanda dengan teman, dan rasa senang karena sudah lulus. Namun percayalah, beberapa tahun lagi kalian akan menyadari bahwa hari ini adalah salah satu kenangan yang paling berharga dalam hidup kalian,” tuturnya.

“Di sekolah ini kalian belajar bukan hanya membaca dan berhitung. Kalian belajar meminta maaf, belajar sabar, menghargai teman, dan belajar bangkit saat mengalami kegagalan. Nilai-nilai itulah yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan kalian,” katanya.

Lebih lanjut, Nenden berpesan agar para lulusan selalu menjadi pribadi yang baik, rendah hati, serta menghormati orang tua dan guru yang telah berjasa dalam perjalanan pendidikan .

“Kelulusan bukan akhir, melainkan langkah pertama menuju mimpi yang lebih besar. Semoga suatu hari nanti ketika kalian berhasil meraih cita-cita, kalian masih mengingat sekolah kecil ini sebagai tempat kalian tumbuh, tertawa, dan belajar bersama,” ucapnya yang disambut haru para hadirin.

Sementara itu, Kepala Desa Cikarang Kota, Rahmat Gunawan, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter generasi muda di wilayah Desa Cikarang Kota. Dan meminta kepada seluruh siswa untuk tetap menjaga nama baik sekolah serta Desa Cikarang kota,kelak kalian jadi pemimpin yang Baik,dan bertanggung jawab ujarnya.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah harus terus diperkuat demi kemajuan dunia pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 85 siswa kelas VI secara resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru dan kebanggaan, baik bagi siswa, orang tua maupun para guru yang telah mendampingi mereka selama enam tahun terakhir.

Meski digelar secara sederhana, acara berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari para siswa. Beragam pertunjukan tari tradisional, kreasi seni, dan penampilan lainnya berhasil memukau para tamu undangan serta orang tua yang hadir.

Kegiatan Gelar Karya Kokurikuler dan pelepasan siswa ini menjadi momentum penting bagi SDN Cikarang Kota 02 dalam menegaskan komitmennya mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, kecintaan terhadap lingkungan, serta kebanggaan terhadap budaya bangsa. ( R Elon)

Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Cikarang Timur Ajak Warga Dialog Seputar Kamtibmas

0

Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Cikarang Timur Ajak Warga Dialog Seputar Kamtibmas

Bekasi – Polsek Cikarang Timur menggelar kegiatan “Jaga Bekasi On The Spot” di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Senin (22/6/2026) malam. 

Dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Cikarang Timur, AKP Odo Soepandi, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Amin Rois dan Sekretaris Desa Karangsari Oman Abdul Rahman, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berdialog langsung dengan tokoh masyarakat dan warga setempat terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Dalam kesempatan tersebut, AKP Odo Soepandi mengimbau warga untuk segera melaporkan segala bentuk gangguan keamanan melalui Call Center 110 atau langsung kepada petugas di lapangan. 

Selain meminta orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat tindakan yang merugikan orang lain, ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali Poskamling. 

Petugas siskamling yang berjaga pun diminta untuk lebih selektif dan berani menegur orang asing yang tidak dikenal guna mengantisipasi potensi gangguan kriminalitas di lingkungan sekitar.