Home Blog Page 17

Waspada Perlintasan Tanpa Palang, Polsek Cikarang Timur Lakukan Pemantauan di Gang Mahmud

0

Waspada Perlintasan Tanpa Palang, Polsek Cikarang Timur Lakukan Pemantauan di Gang Mahmud

Bekasi – Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalur kereta api, jajaran Polsek Cikarang Timur melaksanakan giat pemantauan dan pengecekan di perlintasan kereta api tidak berpalang pintu di wilayah Desa Tanjungbaru, Kamis (07/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di perlintasan Kp. Ceger RT 001/003 (dikenal sebagai Gang Mahmud) ini dipimpin oleh Aiptu S. Bakri bersama Bripka Suparman S. Lokasi ini menjadi titik fokus karena tingginya aktivitas warga yang melintas di tengah ketiadaan palang pintu pengaman otomatis.

Selain melakukan pengawasan terhadap frekuensi perjalanan kereta, personel di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) secara langsung kepada warga.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada. Perlintasan sebidang tanpa palang pintu memiliki risiko tinggi, sehingga kesadaran mandiri adalah kunci keselamatan,” ujar Aiptu S. Bakri di lokasi.

Petugas menekankan protokol keselamatan sederhana namun krusial bagi pengendara maupun pejalan kaki saat akan menyeberang rel, yaitu Berhenti sejenak sebelum mencapai rel dengan Tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas dan Pastikan situasi benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto,SH, menyampaikan bahwa pemantauan rutin ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk meminimalisir angka kecelakaan di perlintasan sebidang. 

Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan warga dalam berlalu lintas, mengingat kecepatan kereta api yang tidak memungkinkan untuk berhenti mendadak.

Hingga giat berakhir, situasi di perlintasan Gang Mahmud terpantau aman dan kondusif. Warga menyambut baik kehadiran petugas yang membantu mengarahkan arus lalu lintas di jam-jam sibuk.

BUMDES Karangsari Panen Ikan Patin, Umbara : Ini Salah Satu Keberhasilan yang Luar Biasa

0

BUMDES Karangsari Panen Ikan Patin, Umbara : Ini Salah Satu Keberhasilan yang Luar Biasa

Bekasi – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Karangsari berhasil melakukan budidaya ikan patin dengan melakukan penyebaran benih hingga bisa di panen, yang awalnya 2 ton dan saat ini diperkirakan melebihi 6 ton lebih saat dilakukan pemanenan. 

Panen budidaya ikan patin ang dilakukan oleh BUMDES Karangsari ini merupakan bentuk dukungan program presiden yaitu ketahanan pangan melalui sektor perikanan. 

Acara yang digelar pada Kamis pagi (7/5/2026) ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKB Jaya Marjaya, Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur Aris Sadikin Asnawi, Polsek Cikarang Timur, Koramil 08/Lemahabang, Kades Karangsari Umbara dan staff serta para pengurus BUMDES Karangsari. 

Umbara mengatakan ini bentuk dukungan program Presiden yaitu ketahanan pangan yang dilakukan oleh BUMDES Karangsari salah satu nya yaitu di sektor perikanan. 

“Ini merupakan bentuk dukungan terhadap progam ketahan pangan melalui sektor perikanan dan Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar mulai dari penyebaran benih hingga panen yang dilaksanakan oleh BUMDES Karangsari,” Jelasnya. 

Masih kata Pria yang biasa disapa Bao, ” Kita waktu penebaran benih sekitar 2 ton dan Alhamdulillah selama tiga bulan ini kita laksanakan panen sekarang sekitar 6 ton,” Tambahnya. 

Sementara sekretaris kecamatan Cikarang Timur Aris Sadikin memberikan apresiasi nya atas keberhasilan BUMDES Karangsari yang sudah berhasil melakukan budidaya ikan patin tersebut. 

“Saya mewakili pihak kecamatan sangat mengapresiasi BUMDES Karangsari yangbsudah berhasil melakukan budidaya ikan patin dan saat ini sudah dilakukan proses pemanenan yang dari penebaran hingga panen prosesnya singkat selama tiga bulan ini, semoga ini bisa dijadikan contoh oleh BUMDES desa lainya yang ada di Cikarang Timur,” Pungkasnya. 

(Dul)

Gelombang Desakan Munaslub Menguat, Anggota APJATEL: “Organisasi Ini Tidak Boleh Dikuasai Segelintir Elite”

0

Gelombang Desakan Munaslub Menguat, Anggota APJATEL: “Organisasi Ini Tidak Boleh Dikuasai Segelintir Elite”

BANDUNG – Di tengah derasnya ekspansi industri telekomunikasi nasional, gejolak internal di tubuh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL) justru kian mengeras. Sejumlah anggota mulai secara terbuka menyuarakan keresahan terhadap arah organisasi, pola kepemimpinan, hingga dugaan melemahnya prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Bagi sebagian anggota, persoalan yang terjadi saat ini bukan lagi sekadar perdebatan internal biasa, melainkan alarm serius atas masa depan organisasi yang dinilai mulai menjauh dari semangat demokrasi, kebersamaan, dan perlindungan terhadap kepentingan seluruh anggota.

Salah satu anggota APJATEL di Kota Bandung menyampaikan bahwa Munas Luar Biasa (Munaslub) menjadi langkah penting dan mendesak untuk menyelamatkan marwah organisasi.

“APJATEL ini dibangun sebagai rumah bersama operator jaringan telekomunikasi. Tapi sekarang ruang dialog makin sempit, aspirasi anggota terasa tidak didengar, dan keputusan penting dinilai berjalan tertutup. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, organisasi akan kehilangan legitimasi moral di mata anggotanya sendiri,” Ujarnya Rabu (06/05/2026).

Ia menegaskan, Munaslub bukan bentuk pembangkangan, melainkan mekanisme organisasi yang sah dan konstitusional sebagaimana diatur dalam AD/ART APJATEL.

“Jangan alergi terhadap evaluasi. Munaslub adalah instrumen koreksi dalam organisasi modern. Ini bukan soal menjatuhkan seseorang, tapi soal menyelamatkan organisasi agar kembali profesional, transparan, dan tidak dikuasai kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.

Menurutnya, ada sedikitnya lima persoalan besar yang kini menjadi sumber keresahan anggota. Mulai dari program relokasi kabel udara ke bawah tanah yang dinilai belum siap secara infrastruktur, tingginya biaya utilitas yang membebani operator, lemahnya koordinasi pusat dan daerah, belum adanya sistem utilitas terpadu yang jelas, hingga meningkatnya ketidakpuasan terhadap proses pengambilan keputusan.

“Operator di lapangan menghadapi tekanan besar. Tapi organisasi justru terkesan sibuk menjaga kepentingan elite internal. Ini yang memicu kekecewaan anggota di berbagai daerah,” katanya.

Kritik juga diarahkan pada pola kepemimpinan yang dianggap terlalu dominan dan tidak membuka ruang partisipasi yang sehat. Bahkan, muncul kekhawatiran adanya konsentrasi kekuasaan di lingkaran tertentu yang dianggap membuat organisasi berjalan secara personalistik.

“Organisasi sebesar APJATEL tidak boleh dikelola seperti kerajaan kecil. Semua anggota punya hak yang sama untuk didengar. Ketika aturan mulai dianggap menguntungkan kelompok tertentu, di situlah kepercayaan anggota mulai runtuh,” lanjutnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa gerakan konsolidasi untuk mendorong Munaslub harus dilakukan secara elegan dan konstitusional. Seluruh langkah, kata dia, wajib berpijak pada mekanisme organisasi dan tidak boleh berubah menjadi konflik destruktif.

“Perjuangan menyelamatkan organisasi harus tetap bermartabat. Jangan ada fitnah, jangan ada serangan personal. Fokusnya harus pada perbaikan tata kelola, transparansi anggaran, kebijakan utilitas, dan perlindungan kepentingan anggota,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota APJATEL di berbagai wilayah untuk mulai membangun komunikasi dan konsolidasi yang sehat demi menyatukan aspirasi perubahan.

“Kalau mayoritas anggota memang menginginkan pembenahan, maka Munaslub harus menjadi momentum evaluasi total. Ini kesempatan untuk mengembalikan APJATEL kepada tujuan awalnya: menjadi organisasi yang independen, inklusif, dan benar-benar mewakili seluruh anggota, bukan segelintir elite,” pungkasnya.

Industri Jababeka Pimpin FGD: Atasi Pengangguran SMK 8,78% di Kawasan Bekasi Lewat Kolaborasi SDM Berkualitas 

0

Industri Jababeka Pimpin FGD: Atasi Pengangguran SMK 8,78% di Kawasan Bekasi Lewat Kolaborasi SDM Berkualitas 

Cikarang, 30 April 2026 — Kabupaten Bekasi, pusat industri Jawa Barat, ironisnya mencatat tingkat pengangguran 8,78%—tertinggi di provinsi—meski ribuan lowongan menganga di kawasan industri, sementara lulusan SMK yang seharusnya jadi tulang punggung tenaga ahli masih kurang memenuhi standar. 

Mengatasi paradoks ini, PT Jababeka Infrastruktur menggandeng industri, pemerintah daerah, dan sekolah dalam Forum Diskusi Strategis (FGD) bertema “Peningkatan Kualitas SDM Siswa SMK untuk Kurangi Pengangguran di Kabupaten Bekasi” di Hotel Antero Jababeka, Kamis (30/4/2026).

Forum yang dihadiri perwakilan perusahaan Jababeka, Dinas Ketenagakerjaan, Bappeda, BPS, KCD3 Jawa Barat, kepala SMK, serta BKK ini langsung disambut data BPS mencengangkan: 88,8% pengangguran lulusan SMA/SMK tak pernah ikut pelatihan—rata-rata lama sekolah baru setara kelas 1 SMA, jauh dari tuntutan industri modern.

Menyoroti akar masalah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Dra. Hj. Ida Farida, M.Si., menegaskan kompetensi jadi kendala utama. 

“Perusahaan sering keluhkan matematika dasar SMK lemah, mental kerja belum matang, serta bahasa terbatas. Kita butuh reformasi kurikulum dari SD dengan penguatan STEM untuk lahirkan grand design kolaborasi multisektor,” tegasnya.

Sambung Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, yang posisikan kawasan industri sebagai ‘orkestrator’. “Kami tak hanya sediakan lahan, tapi bangun infrastruktur SDM via sistem informasi terintegrasi yang hubungkan sekolah, pemerintah, dan industri—seperti sukses program pemberdayaan karang taruna yang sudah hasilkan tenaga terampil di perusahaan kawasan,” ujarnya.

Pandangan serupa disuarakan Koordinator KCD3 Jawa Barat, Hj. Rina Parlina, S.IP., MM., yang dorong SMK lebih proaktif bermitra lewat Teaching Factory (TEFA), Kelas Industri, pemerataan kualitas sekolah, serta program Sekolah Maung berbasis Gapura Panca Waluya untuk kuatkan karakter. 

Sementara perwakilan PT Cisindo, Bu Ayu, tambah soal etos kerja bersama dan optimalisasi KarirHub yang masih lemah kurasi serta inkonsistensi regulasi.

Dari kalangan sekolah, Haris Munbarzan (BKK SMK 1 Cikarang Barat) dan FKKS usul revitalisasi Forum BKK yang vakum sejak 2019, plus skema magang terstruktur serta rekrutmen kontrak—semua jadi jembatan pendidikan-industri yang disepakati bersama.

Puncak FGD lahirkan tiga komitmen strategis: (1) Tim lintas sektor perusahaan-KCD-BKK untuk tingkatkan kualitas SMK berkelanjutan; (2) Pengarusutamaan isu pengangguran di APBD, masuk roadmap RPJMD 2029; (3) Adopsi model pendidikan berkarakter Jawa Barat. 

Bappeda langsung serap masukan untuk roadmap turun pengangguran, ditutup Didik Purbadi: “Infrastruktur SDM adalah investasi jangka panjang keberlanjutan industri Bekasi.”

Polisi Lakukan Pemgamanan Konsolidasi Buruh di PT Multistrada Arah Sarana

0

Polisi Lakukan Pemgamanan Konsolidasi Buruh di PT Multistrada Arah Sarana

Bekasi – Aparat kepolisian menggelar apel kesiapan dalam rangka pengamanan konsolidasi buruh di PT Multistrada Arah Sarana, Tbk (Michelin), Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (6/5) pagi. 

Sebanyak 20 personel gabungan yang terdiri dari Polsek Cikarang Timur, Satuan Intelkam Polres Metro Bekasi, dan petugas keamanan internal dikerahkan untuk mengawal aksi tersebut. 

Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif selama para buruh menyampaikan aspirasi terkait penolakan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang direncanakan oleh pihak manajemen perusahaan.

Kanit Samapta Polsek Cikarang Timur, AKP Dedih S, selaku pimpinan apel menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam pelayanan pengamanan di lapangan. 

Dalam arahannya, ia menginstruksikan seluruh personel untuk bertindak sesuai prosedur dan tetap berada di bawah komando Kepala Pengamanan Objek. 

Hingga berita ini diturunkan, pengamanan di lokasi Jalan Urip Sumoharjo KM 49 tersebut dilaporkan berjalan tertib tanpa ada tindakan di luar kendali, seiring dengan berlangsungnya agenda konsolidasi internal serikat buruh.

Perkuat Keamanan Lingkungan, Kapolres Metro Bekasi Didampingi PJU dan Kapolsek Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’

0

Perkuat Keamanan Lingkungan, Kapolres Metro Bekasi Didampingi PJU dan Kapolsek Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’

BEKASI – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan langsung ke Pos Satkamling Kp. Rawabangkong, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, pada Senin (4/5/2026) malam.

Dalam kegiatan bertajuk “Ngopi Kamtibmas” ini, Kapolres hadir didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi dan Kapolsek Cikarang Timur.

Kehadiran jajaran kepolisian ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Turut mendampingi Kapolres di antaranya Plt.Wakapolres Metro Bekasi AKBP Alin Kuncoro, Kasat Binmas Kompol Judika Sinaga, Kasat Lantas Kompol Sugihartono, serta Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H. Selain unsur kepolisian, hadir pula Danramil 08 Lemahabang Mayor Inf. Sukoco dan Lurah Sertajaya Indra Irvana.

Kombes Pol Sumarni menekankan bahwa kehadiran para pejabat utama Polres dan Kapolsek di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen Polri untuk mendengar langsung aspirasi warga. Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat melalui Satkamling untuk menjaga kondusivitas wilayah secara bersama-sama.

“Harapan kami, di setiap RW ada Satkamling yang aktif. Kehadiran Bapak Kapolsek dan jajaran di sini adalah untuk memastikan koordinasi antara warga dan kepolisian berjalan cepat. Jika ada kejadian tindak pidana, segera lapor ke layanan 110 atau langsung ke Polsek Cikarang Timur,” ujar Kombes Pol Sumarni.

Pengawasan Anak dan Pencegahan Kejahatan

Selain membahas keamanan lingkungan, Kapolres memberikan instruksi khusus kepada para orang tua terkait pengawasan anak guna mencegah kenakalan remaja seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami dari pihak Kepolisian, didampingi jajaran PJU dan Kapolsek, menghimbau seluruh orang tua untuk menjaga anak-anaknya. Jika pukul 22.00 WIB belum pulang, segera hubungi dan minta mereka kembali ke rumah agar tidak menjadi korban atau pelaku tindak pidana,” tegasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Ketua RW 05, Bapak Yanto, menanyakan perihal tindakan yang harus diambil saat ronda jika bertemu pelaku kriminal yang membahayakan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa masyarakat dapat melakukan tindakan pencegahan awal yang terukur sambil menunggu bantuan personel dari Polsek maupun Polres tiba di lokasi.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB ini ditutup dengan sesi interaksi santai antara warga dengan Kapolres, Kapolsek, dan jajaran PJU, menciptakan suasana akrab demi terwujudnya Kamtibmas yang kondusif di wilayah Cikarang Timur.

Sidang Perdana, Bupati Bekasi Non Aktif Beserta Ayahnya Didakwa Terima Suap 12,4 Miliar dan Ancaman 20 Tahun Penjara

0

Sidang Perdana, Bupati Bekasi Non Aktif Beserta Ayahnya Didakwa Terima Suap 12,4 Miliar dan Ancaman 20 Tahun Penjara

Bandung – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara bersama ayahnya, HM Kunang, menerima suap dari sejumlah proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan total Rp12,4 miliar. Keduanya terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp1 miliar.

“Terdakwa melakukan perbarengan beberapa tindak pidana yang berdiri sendiri, menerima hadiah yaitu uang seluruhnya berjumlah Rp12,4 miliar,” kata Jaksa KPK Ade Azharie saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 4 Mei 2026.

Dalam dakwaan disebutkan, Ade Kuswara menerima Rp11,4 miliar dari seorang wiraswasta di Kabupaten Bekasi bernama Sarjan. Sementara HM Kunang menerima Rp1 miliar yang disebut berasal dari Iin Farihin yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari fraksi PBB.

Keduanya didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 606 ayat (2) juncto Pasal 26 huruf c juncto Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Dakwaan juga merujuk ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Ada tiga dakwaan alternatif, dengan ancaman pidananya maksimal 20 tahun, minimal empat tahun penjara, dan denda Rp1 miliar maksimal,” ujar jaksa.

Sementara itu, kuasa hukum kedua terdakwa, Yusnaniar, menyatakan pihaknya tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa KPK. Sidang akan dilanjutkan ke tahap pembuktian dengan pemeriksaan saksi-saksi.

“Kami tidak mengajukan eksepsi, namun salah satu yang kami keberatan itu bahwa ini kan uang pinjaman ya, tapi dikatakan oleh JPU itu gratifikasi. Itu saja yang kami keberatan,” ujar Yusnaniar usai persidangan.

Sumber : MetroTV

Polsek Cikarang Timur Gelar Operasi Kejahatan Jalanan Guna Jamin Keamanan Wilayah

0

Polsek Cikarang Timur Gelar Operasi Kejahatan Jalanan Guna Jamin Keamanan Wilayah

Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Timur menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) di sepanjang Jalan Citarik Raya, Desa Jatibaru, pada Senin dini hari (4/5/2026).

Dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali Iptu Winarko, S.H., operasi yang dimulai tepat pukul 00.00 WIB ini difokuskan pada titik-titik rawan guna meminimalisir potensi tindak kriminalitas di wilayah hukum Cikarang Timur.

Langkah preventif ini diambil sebagai upaya nyata pihak kepolisian dalam mengantisipasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya aksi pembegalan dan tawuran yang kerap meresahkan warga saat malam hari.

Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan intensif terhadap kendaraan yang melintas serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, demi memastikan situasi tetap kondusif hingga menjelang pagi.

Polsek Cikarang Timur Tingkatkan Patroli Kewilayahan, Sasar Kawasan Perumahan dan Titik Rawan Malam Hari

0

Polsek Cikarang Timur Tingkatkan Patroli Kewilayahan, Sasar Kawasan Perumahan dan Titik Rawan Malam Hari

BEKASI – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polsek Cikarang Timur melaksanakan patroli kewilayahan secara intensif pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari (02/05/2026).

Fokus utama kegiatan ini adalah antisipasi tindak kejahatan jalanan seperti Curat, Curas, dan Curanmor (3C) serta gangguan Kamtibmas lainnya.

Patroli dipimpin oleh personil Unit Samapta, Aiptu Rozi dan Aiptu Deni, dengan menyisir beberapa lokasi strategis di wilayah hukum Polsek Cikarang Timur:

Perumahan Sevilla Sport City Jababeka (22.45 WIB), Petugas menyambangi pos keamanan di Desa Jatireja. Dalam kesempatan tersebut, petugas berdialog dengan anggota Satpam yang sedang bertugas untuk memastikan situasi lingkungan perumahan tetap kondusif.

Perempatan KIJ 6 Kp. Pamahan (01.40 WIB), Memasuki waktu dini hari, patroli bergeser ke titik rawan di Desa Jatireja. Lokasi ini dipantau secara saksama guna mengantisipasi adanya pergerakan kelompok pemuda yang berpotensi melakukan balap liar atau aksi tawuran.

Selain melakukan pengawasan visual, Aiptu Rozi dan Aiptu Deni memberikan arahan langsung kepada petugas keamanan setempat mengenai pentingnya kewaspadaan dini. Beberapa poin penekanan dalam giat tersebut meliputi:

Peningkatan Kewaspadaan: Petugas keamanan diminta untuk rutin melakukan kontrol keliling pada jam-jam rawan.

Antisipasi 3C: Mengawasi setiap kendaraan yang keluar-masuk guna mempersempit ruang gerak pelaku pencurian.

Respon Cepat: Petugas mengingatkan agar segera melaporkan jika ditemukan kejadian menonjol melalui Call Center 110.

situasi di wilayah Cikarang Timur dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali tanpa adanya insiden menonjol. Kegiatan patroli serupa akan terus ditingkatkan demi memberikan rasa aman bagi warga yang beristirahat maupun yang masih beraktivitas di malam hari.

Sinergi Humanis Polri dan Buruh, Kawal May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

0

Sinergi Humanis Polri dan Buruh, Kawal May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

BEKASI – Wajah humanis Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terpancar nyata dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Melalui aksi nyata di lapangan, jajaran Polri menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi pekerja dengan menyalurkan bantuan logistik masif bagi ribuan buruh yang bertolak dari Kabupaten Bekasi menuju Monas, Jakarta, pada Jumat (1/5).

Langkah ini menuai apresiasi luas dari berbagai elemen serikat pekerja yang menilai Polri bukan sekadar penjaga keamanan, melainkan mitra strategis yang peduli terhadap kesejahteraan buruh di lapangan.

Apresiasi Setinggi Langit untuk Kapolri dan Jajaran

Distribusi bantuan konsumsi yang dilakukan sejak pagi hari di titik-titik keberangkatan disambut hangat oleh massa buruh. Perwakilan dari SPKEP SPSI secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas dedikasi dan perhatian yang diberikan oleh pimpinan tertinggi Polri hingga jajaran kewilayahan.

“Kami atas nama SPKEP SPSI mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kabaintelkam, Kapolda Metro Jaya, serta Kapolres Metro Bekasi beserta seluruh jajaran kepolisian. Bantuan konsumsi ini sangat berarti bagi anggota kami yang akan merayakan May Day 2026 di Monas,” ujar salah satu perwakilan buruh di sela-sela persiapan keberangkatan.

Gema yel-yel “Hidup Buruh!” yang bersahutan dengan “Hidup Polri!” menciptakan atmosfer harmonis di tengah hiruk-pikuk persiapan aksi. Hal ini membuktikan bahwa koordinasi intensif yang dibangun oleh jajaran intelijen dan operasional Polri berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja.

Aksi Nyata di Saung Buruh Jababeka Suasana kolaboratif juga terlihat jelas di titik kumpul Saung Buruh Jababeka, Pamahan. Personel kepolisian dari Polres Metro Bekasi tampak sigap bahu-membahu bersama anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menurunkan bantuan logistik dari kendaraan operasional.

Perwakilan buruh dari PT Indonakata menegaskan bahwa dukungan Polri ini menjadi pemacu semangat bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi secara bermartabat.

Komitmen Aksi Damai: Buruh berjanji menjaga ketertiban selama perjalanan dan aksi berlangsung.

Fasilitasi Logistik: Memastikan kebutuhan dasar peserta aksi terpenuhi sebelum menempuh perjalanan menggunakan bus pariwisata.

Keamanan Terjamin: Kehadiran polisi di lapangan dirasakan sebagai pelindung yang menjamin kelancaran mobilisasi massa.

“Kami siap beraksi dengan aman, nyaman, dan lancar tanpa anarkis. Terima kasih Polri atas dukungannya!” tegas salah satu peserta aksi.

Mewujudkan May Day yang Sejuk dan Bermartabat

Strategi “jemput bola” yang diterapkan oleh Kapolres Metro Bekasi di bawah arahan Kapolda Metro Jaya dan Kapolri ini merupakan wujud nyata dari konsep Polri Presisi. Dengan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, Polri berhasil mengubah wajah demonstrasi menjadi sebuah ajang penyampaian pendapat yang tertib dan kondusif.

Sinergi yang terjalin erat antara Polri dan elemen buruh pada May Day 2026 ini diharapkan menjadi standar baru dalam hubungan industrial dan keamanan nasional, di mana aspirasi rakyat dikawal dengan hati dan dedikasi tinggi oleh korps Bhayangkara.