Segel Permanen di THM Rusak, KAMI : Satpol PP Harus Pidanakan Oknumnya
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Paska penyegelan permananen tempat hiburan malam (THM) Infinity beberapa hari lalu, beredar beberapa foto yang menunjukan segel keadaan rusak atau terlepas dari tempatnya semula.
Deni Kasat Pol-PP Kabupaten Bekasi Ketika dikonfirmasi mengatakan akan berusaha menyadarkan pihak infinity cafe agar bisa kembali ke ijin yang mereka miliki. Deni juga menambahkan akan menggeser segel yang berada di infinity cafe.
Hal ini mendapat kritikan pedas aktivis perempuan dari Pengurus Daerah Komunitas Aktivis Muda Indonesia Kabupaten Bekasi (PD KAMI), Wati, mengatakan profesionalisme kinerja Satpol-PP Kabupaten Bekasi dalam penegakan Perda perlu dipertanyakan.
“Kasat Pol-PP…. kan Sudah jelas membuka atau merusak segel kena pidana 2 tahun lebih, Lah ini kok Malah digeser, bahkan ada yang rusak duluan berdasarkan poto segel yang sudah beredar. Saya berharap ini tidak ada yang masuk angin,” ujar Wati.
Wati juga melihat ada beberapa kejanggalan terhadap segel yang sudah terbuka di THM Infinity Cafe.
“Kalo segelnya rusak berarti ada oknum yang merusaknya dan itu sudah kena pidana, Kenapa Satpol-PP tidak mengusut itu, malah enak-enakan makan di dalam,” tambah wati.
Rencananya dalam waktu dekat ini KAMI Kabupaten Bekasi melaporkan dugaan tindak pidana terkait rusaknya segel yang berada dilokasi THM tersebut.
HUT PDAM Tirta Bagashasi ke 41 Dirayakan Dengan Sangat Sederhana
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi Bekasi rayakan HUT yang ke 41, dan dalam kegiatan perayaan tahun ini dilaksanakan di Kantor Pusat PDAM Tirta Bhagasasi Jln Raya Kalimalang, Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, 28/09/2022.
Dalam perayaan HUT tahun ini PDAM Tirta Bhagasasi dilaksanakan dengan sangat sederhana, hal tersebut dikatakan Dirut PDAM Usep Rahman Salim di sela-sela acara.
“Ya ulang tahun masa ini ulang tahun yang ke 41, yang biasa dari tahun ke tahun kita rayakan dan untuk kegiatan ulang tahun hari ini kita lakukan sesederhana mungkin, kita berikan penghargaan untuk kreatif para kepala cabang dan juga kita lakukan tausiyah dan ada beberapa juga rangkaian yang kita lakukan dalam rangka ulang tahun ini,” Ucap Dirut PDAM Tirta Bhagasasi.
Selain kegiatan yang dilaksanakan tersebut, PDAM Tirta Baghasasi juga memberikan pelayanan gratis balik nama untuk konsumen.
“Selain kegiatan ini kita memberikan apa diskon pada para pelanggan Apakah itu pelanggan non aktif maupun juga pelanggan aktif begitu juga untuk biaya balik nama kita gratis,” Terangnya.
Para karyawan yang menerima penghargaan dilakukan uji kompetensi sebelumnya dalam menangani permasalahan yang terjdi di konsumen seperti kebocoran dan yang lainya.
“Kita uji kompetensi karyawan-karyawan dalam rangka menangani kebocoran dengan ukuran 2 mm, dan yang terbaik kita berikan penghargaan,” Ungkap Usep.
“Harapan saya selaku Direktur PDAM ya pastinya PDAM lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” Pungkasnya.
Berkas Dinyatakan Lengkap, Polri : Bukti Komitmen Usut Tuntas Kasus Duren Tiga
GUE JABAR | Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan berkas penyidikan kasus dugaan pembunuhan berencana dan Obstruction of Justice terkait perkara Duren Tiga dengan tersangka Ferdy Sambo dan lainnya, telah dinyatakan lengkap atau P-21.
Menanggapi hal tersebut, Polri menyampaikan apresiasi kepada tim khusus dan Kejaksaan Agung yang terus bekerja, berkolaborasi dan bersinergi untuk merampungkan berkas penyidikan perkara tersebut.
Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dengan dinyatakannya dua berkas perkara tersebut, hal itu merupakan wujud serta bukti komitmen dari Polri, tim khusus dan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas kasus pembunuhan berencana maupun Obstruction of Justice.
“Sejak awal Polri, tim khusus dan Kejaksaan Agung terus berkoordinasi untuk segera merampungkan dua perkara itu. Sejak awal semangat kami adalah mengusut tuntas kasus tersebut,” kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (28/9).
Untuk saat ini, Dedi menyebut bahwa, pihak tim khusus Polri akan segera kembali berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk proses administrasi P-21. Kemudian, nantinya akan dilanjutkan untuk proses tahap penyerahan barang bukti dan tersangka atau tahap II.
“Nanti penyidik ke JPU untuk mengambil surat P-21 nya dan dipersiapkan langkah-langkah lanjutnya oleh penyidik terkait tahap II,” ujar Dedi.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan bahwa, kasus dugaan pembunuhan berencana dan Obstruction of Justice telah lengkap. Dengan begitu, tersangka akan segera menjalani proses persidangan.
“Persyaratan formil dan materiil telah terpenuhi sebagaimana ditentukan di dalam KUHAP. Penyidik menyerahkan ke jaksa untuk disidangkan,” kata Jampidum Kejagung Fadil Zumhana.
Pemdes Ciantra Hibahkan Mesin Pogging dan Mesin Potong Rumput Untuk Setiap RW
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Untuk menjaga masyarakatnya dari ancaman penyakit yang datang pada musim penghujan seperti DBD dan menjaga kelestarian lingkungan, Pemerintahan Desa Ciantra hibahkan mesim pogging dan mesin potong rumput untuk setiap RW nya.
Total ada 16 RW yang ada di Desa Ciantra yang mendapatkan hibah mesin poging dan mesin potong rumput, hai itu diungkapkan Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando atau biasa disapa Bang Bule, Rabu 28/09/2022.
“Ini kita hibahkan untul 16 RW dan masing – masing RW mendapat 1 mesin pogging dan 1 mesin potong rumput, untuk nantinya dipergunakan demi menjaga masyarakat dari bahaya DBD pada musim penghujan dan juga menjaga kelestarian atau kebersihan lingkunganya,” Ungkap Bang Bule.
Camat Cikarang Selatan yang juga ada pada saat penyerahan secara simbolis di kantor Desa Ciantra memberikan apresiasinya kepada pemerintahan desa Ciantra yang sudah memberikan hibahnya kepada setiap RW berupa mesin poging dan potong rumput tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi karena tidak semua desa melakukan hal seperti ini, ini sangat inspiratif sekali karena mesin poging dan potong rumput ini sangat dibutuhkan masyarakat terlebih seperti sekarang ini yang akan memasuki musim penghujan dimana biasanya penyakit DBD mengincar kesehatan masyarakat,” Terangnya.
Disaat yang sama ketua RW 12 sangat berterima kasih karena ini memang sangat dibutuhkan, bahkan dirinya mengatakan sudah mengumpulkan dana namun belum bisa membeli mesin tersebut, kini dirinya selaku ketua RW mendapatkan hibah mesin yang diinginkan dengan hibah dari Pemdes untuk dipergunakan di wilayahnya.
“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Pak kades Mulayadi Fernando atau Bang Bule, yang mana kita udah berapa tahun yang lalu berharap atau mencari dana buat beli Mesin Pogging dan sekarang dari Desa udah dihibahkan buat kita semoga bermanfaat dan kedepannya, Saya mewakili masyarakat berharap Ciantra lebih maju di tangan kepemimpinan Bapak Mulyadi Fernando,” Ungkap Ketua RW 12 Perumahan Bumi Cikarang Asri.
Tolak Relokasi ke GCC, Pedagang Pasar Cikarang Grudug Pemda Bekasi
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baru Cikarang (FKP2B)gelar aksi unjuk Rasa desak PJ Bupati Kabupaten Bekasi membatalkan Relokasi pedagang Pasar Baru Cikarang.
Dalam Aksinya Koordinator Aksi Yuli Srimulyati Mengatakan PJ Bupati Bekasi terkesan memaksakan kehendak untuk merelokasi pedagang pasar ke Perumahan GCC tanpa adanya melibatkan pedagang, sehingga menurutnya Pemkab Bekasi menimbalkan pedagang kecil untuk menguntungkan investor besar.
dengan melakukan aksi treatikal yang dilakukan pedagang, dengan menggambarkan keterlibatan investor, oknum pejabat, dan oknum pedagang mereka menilai adanya dugaan permainan untuk dipaksaakan pembangunan pasar dengan sistem Swasta.
“kita gak habis pikir dengan rencananya pak PJ Bupati Kabupaten Bekasi dengan memaksakan relokasi tidak di dasari dari masukan-masukan pedagang, padahal ini kan menyangkut nasib mereka sebagai pedagang,”Sesal Yuli ketua FKP2B kepada awak media senin (26/9/22).
Lanjut yuli, dirinya mengatakan PJ Bupati harus mentaati UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan yang memang mengoptimalkan pasar tradisional yang memberdayakan pedagang kecil sehingga dapat meningkatkan perekonomian kerakyatan.
“laksanakan Undang-undang tersebut, sehingga kita bisa menilai keberpihakan PJ Bupati Kabupaten Bekasi, tetapi justru ini malah kebalik, PJ Bupati bersikeras untuk merelokasi pedagang ke GCC, sebenernya ini ada apa?padahal seluruh elemen pedagang sudah menyatakan menolak di relokasi, “sindirnya
Lalu Tokoh Masyarakat Pasar Cikarang dalam rapat terbatas Mengatakan PJ Bupati Bekasi begitu memaksakan sehingga terlihat seperti Marketing Perumahan Grand Cikarang City (GCC), menurutnya PJ Bupati Bekasi seharusnya meneruskan konsep dan gagasan Bupati sebelumnya.
” sebenernya konsep pak PJ ini bagus, tetapi disini, Pemerintah terkesan menjadi marketing GCC,”Candanya
PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan akan terus berkomunikasi dan terus menampung masukan persolan relokasi pedagang ke GCC, tetapi menurutnya untuk perelokasian tersebut akan segera dilakukan oleh Pemkab Bekasi.
KH. Drs. Komarudin Mengundurkan Diri, Ketua PCNU Kabupaten Bekasi di Pj kan
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Melalui Rapat Pleno yang ke-dua kalinya dalam kepengurusan Ormas Islam terbesar di Indonesia Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi, KH. Atok Romli Mustofa ditetapkan menjadi Pejabat (Pj) Ketua PCNU melanjutkan masa kepengurusan hingga tahun 2025 menggantikan Ketua yang sebelumnya diemban oleh KH. Drs. Komarudin yang secara resmi telah bersurat mengundurkan diri dari jabatannya.
Pleno yang berlangsung di Hotel Ayola Lippo Cikarang, Sabtu (24/09/2022) dengan keputusan Kyai Ato, sapaan akrabnya, telah ditetapkan oleh Rois Syuriah bersama jajaran Mustasyar, Ahwa, Tanfidziyah dan disepakati seluruh jajaran Lembaga, badan otonom maupun para Ketua tingkat kecamatan, Majlis Wakil Cabang (MWC).
Pejabat Ketua PCNU, Kyai Ato menyampaikan kepada awak media bahwa dirinya merasa bertanggungjawab berat dalam mengemban amanah besar ini.
“Sungguh merupakan amanah yang besar dari para Masyaikh dan juga jajaran para Kyai di Syuriah, yang telah mengamanahkan kepada saya untuk melaksanakan masa khidmat di NU untuk melanjutkan kepengurusan sampai tahun 2025,” ungkap Kyai Ato.
Kyai Ato mengaku bahwa amanah ini tidaklah mudah, ia berharap dukungan penuh dari semua jajaran untuk bersama-sama menjalankan amanah mulia dalam kepengurusan PCNU di Kabupaten Bekasi.
“Saya akan menguatkan konsolidasi jajaran internal, termasuk memanggil Ketua lembaga-lembaga untuk mempresentasikan program kerja yang telah tercapai ataupun yang belum tercapai. Ini penting, karena lembaga-lembaga ini harus berjalan dan harus terukur dengan harapan bisa solid. Termasuk secepatnya juga saya akan perkuat konsolidasi jajaran pengurus MWC sampai tingkat Ranting (Pengurus tingkat Desa),” pungkasnya.
Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bekasi, KH. M. Syam’un, saat diwawancarai usai rapat pleno mengatakan. “Alhamdulillah telah berjalan lancar dan apa yang sudah menjadi keputusan di rapat pleno ini berjalan dengan mulus,” kata
KH. M. Syam’un menjelaskan bahwa Ketua PCNU Kabupaten Bekasi yang lama mengundurkan diri, sesuai dengan AD/ART agar dilanjutkan dan meneruskan masa jabatan yang sebelumnya diemban KH. Drs. Komarudin, MM.
“Ketua PCNU Kabupaten Bekasi sebelumnya mengundurkan diri sesuai dengan AD/ART agar untuk melanjutkan dan meneruskan tugas ini, dan KH. Atok Romli Mustofa beliau siap untuk melaksanakan tugas-tugas kedepan yang kurang lebih 3 tahun lagi,” terangnya.
“Jajaran Syuriah yang terus berupaya memperbaiki PCNU Kabupaten Bekasi melangkah lebih baik lagi kedepan, dan Alhamdulillah pada saat tercapai apa yang di cita-citakan oleh para Kiai, Syuriah, Rois Syuriah dan lainnya. Mudah-mudah kedepan PCNU Kabupaten Bekasi bisa lebih baik lagi,” sambungnya.
KH. M. Syam’un mengaku bahwa hari Ini merupakan titik awal untuk memperbaiki PCNU Kabupaten Bekasi untuk masa yang akan datang.
“Pesan saya untuk Pj Ketua PCNU Kabupaten Bekasi yang baru, segala langkah harus bisa lebih melihat situasi dan kondisi yang ada. Kalau bisa sampai pelosok dan pojok Kabupaten Bekasi, mulai dari MWC, Ranting dan seterusnya supaya bisa dibina dan ditingkatkan agar dapat bekerja sebaik-baiknya,” tandasnya.
FajarPaper Berikan Bantuan 17.000 Paket Alat Tulis ke 54 Sekolah Dasar di Kabupaten Bekasi
GUE JABAR | Jakarta, 19 September 2022 – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP (Siam Cement Group Packaging) di Indonesia, berkomitmen meningkatkan kualitas dunia pendidikan melalui program kerja Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan bantuan 17.000 paket alat tulis ke 54 Sekolah Dasar di Kabupaten Bekasi.
Program bantuan paket alat tulis merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam bidang pendidikan yang setiap tahun dilakukan oleh FajarPaper. Tahun ini, distribusi paket alat tulis secara simbolis dilakukan di SDN Sukadanau 02, Cikarang Barat (16/9) dengan mengundang 3 orang penerima beasiswa Sharing the Dream 2022 tingkat universitas untuk beraktivitas bersama siswa/i kelas 4, 5, dan 6. Siswa/i diberikan ilmu dan pembelajaran materi mulai dari pengenalan pernafasan binatang, cerita dongeng fabel ataupun mengenal tentang uang dan jenisnya.
Jefri D. Tambunan, selaku HRBP & Strategic Business General Manager mengatakan, “Hari ini kita melaksanakan distribusi alat tulis yang secara simbolis dilaksanakan di SD Sukadanau 02, distribusi dengan total 17.000 paket alat tulis untuk 54 Sekolah Dasar mulai dari wilayah Kalijaya, Sukadanau, Harjamekar, Telagamurni, Sukajaya, Sukamulya, Sukamanah dan lainnya kami lakukan pada bulan September ini. Upaya ini juga merupakan realisasi dari ESG 4 plus values kami dalam mengurangi kesenjangan (Lean Inequality) kesempatan belajar dan mengajar. Selain distribusi alat tulis, kami juga mengajak penerima beasiswa Sharing the Dream tingkat universitas untuk melaksanakan sharing session bersama anak-anak. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat untuk siswa/i di sekolah.”
Ibu Titin Mintarsih, S.Pd, Kepala Sekolah SD Sukadanau 02, mengungkapkan, “Terima kasih untuk FajarPaper yang tak henti membantu sekolah kami di SDN Sukadanau 02, mulai dari renovasi yang telah dilakukan di tahun ini serta pada hari ini adanya bantuan paket alat tulis dan juga dana untuk membeli seragam guru. Bantuan ini sangat membantu sekolah kami, tak lupa juga kegiatan belajar bersama team FajarPaper pada hari ini kepada anak-anak kami. Sukses selalu FajarPaper.”
Mateus Amaral, karyawan FajarPaper mengatakan “Kegiatan (pemberian bantuan paket alat tulis) ini sangat baik karena dapat membantu siswa/i yang berasal dari keluarga kurang mampu. Semoga kegiatan pemberian paket alat tulis terus dilakukan dan berlanjut di setiap sekolah yang terdapat anak-anak karyawan PT Fajar Surya Wisesa Tbk.”
Nurul Diva, salah satu penerima beasiswa Sharing the Dream 2022 mengatakan “Acaranya seru, anak-anak terlihat semangat dan bahagia karena mendapat alat tulis baru. Mereka terlihat senang mendapat ilmu baru dari kami (penerima beasiswa Sharing the Dream) dan kami pun senang membagikan ilmu dan pengalaman kepada siswa/i di sini. Semoga anak-anak semakin semangat dalam belajar dan menjadi orang sukses. Kepada FajarPaper, semoga kegiatan distribusi alat tulis dapat terus dilakukan ke sekolah-sekolah lain dan semakin sukses.”
“Acara hari ini seru, seluruh guru dan murid antusias mengikuti acara ini. Bahkan banyak murid yang merasa bahagia ketika diberikan bantuan alat tulis tersebut. Ditambah lagi saya mendapatkan kesempatan untuk sharing beberapa ilmu pelajaran kepada murid-murid di SDN Sukadanau 02 ini. Mereka cukup pintar dan aktif menjawab beberapa pertanyaan yang saya berikan pada sesi sharing tersebut. Sukses selalu FajarPaper, tetap lanjutkan program ini ke lebih banyak sekolah lagi”. ungkap Regan Fadhillah yang juga salah satu penerima beasiswa Sharing the Dream
Siswi yang belajar di SDN Sukadanau 02 pun ikut memberikan tanggapan dalam kegiatan CSR tersebut. ”Terima kasih kakak pengajar dan Bapak/Ibu FajarPaper, hari ini seru dan menyenangkan. Terima kasih untuk alat tulis yang diberikan, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga FajarPaper selalu sukses.” ungkap Juwita Maharani Novgiria Sianipar, siswi kelas 5 SDN Sukadanau 02.
Ibu Riana Siregar, selaku wali murid dari Juwita siswi kelas 5 SD mengungkapkan, “Terima kasih untuk FajarPaper yang membantu memberikan bantuan paket alat tulis dan juga merenovasi SDN Sukadanau 02 pada tahun ini, saya juga selalu melihat bantuan dari FajarPaper semenjak tahun 90-an karena rumah saya berada diseberang sekolah ini, semoga FajarPaper semakin maju dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar.”
FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan. Dalam bidang Pendidikan, FajarPaper juga memiliki program renovasi sekolah dan donasi alat tulis. Sementara, dalam membantu penanganan wabah Covid-19, FajarPaper mendonasikan 1 unit kendaraan mobile lab PCR kit kepada BNPB, berkolaborasi dengan KBRI Singapura dan Diaspora Indonesia di Singapura dengan mendonasikan 12 unit Oxygen Generator yang tersebar di RSUD di perkotaan sampai ke pelosok daerah, dan mendonasikan 35.000 paket sembako kepada masyarakat melalui berbagai instansi.
Polsek Cabang Bungin Berhasil Amankan Pengedar Sekaligus Kurir Ganja Jaringan Lapas Lampung
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Dua orang pria berhasil diamankan Polsek Cabang Bungin Polres Metro Bekasi, karena kedapatan sebagai kurir dan pengedar ganja di wilayah Karawang Bekasi.
Menurut hasil interogasi anggota kepolisian bahwa kedua orang tersebut merupakan kurir sekaligus pengedar ganja jaringan Lapas Lampung yang di komandoi oleh salah satu tahanan yang sedang menjalani hukuman di Lapas Lampung.
Kasat Narkoba Kompol Dedi Herdiana yang memimpin Konferensi Pers di Mapolsek Cabang Bungin yang didampingi oleh Kasi Humas Kompol Yulianto dan Kapolsek Cabang Bungin AKP Robiin mengatakan bahwa pengungkapan ini berawal dari operasi Cipta Kondisi yang rutin digelar oleh Polsek Cabang Bungin yang berhasil mengamankan W yang kedapatan membawa ganja.
“Berawal dari tertangkapnya sdr.R saat melintas ke perbatasan Karawang oleh petugas yang sedang melakukan operasi cipta kondisi yang kedapatan membawa daun ganja, selanjutnya setelah diinterogasi dan diketahui bahwa R mendapatkan daun ganja tersebut berinisial dari inisial W yang berada di daerah Kembangan Jakarta Barat,” Terang Kasat Narkoba saat Konferensi Pers di Mapolsek Cabang Bungin, Selasa 22/09/2022.
Setelah dilakukan pengembangan dari R Satreskrim Polsek Cabang Bungin yang di Back Up oleh SatNarkoba Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan W dan mendapatkan barang bukti sebanyak 2Kg daun ganja dalam bungkusan besar.
“Setelah mendapatlan informasi bahwa ganja tersebut didapat dari daerah Kembangan Jakarta Barat selanjutnya anggota unit Reskrim Polsek Cabang Bungin dengan di backup satnarkoba Polres Metro Bekasi dengan bapak Kapolsek kami melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka yang satu lagi dengan mengamalkan ganja sebanyak 2 kg,” Terangnya.
Kasat Narkoba juga menegaskan bahwa salah satu dari tersangka yang berhasil diamankan adalah seorang Residivis dengan kasus yang sama.
“Dari dua orang pelaku tersebut salah satu pelaku adalah residivis dengan kasus yang sama,”Tegasnya.
“Dari pengembangan ternyata pelaku tersebut ini sudah melakukan pengiriman ganja dan ini sudah yang ketiga kali di mana jumlahnya cukup besar terakhir itu barang yang diterima sama tersangka adalah 32 Kg Yang 2 kg ini adalah hanya sisa yang belum terjual, dia sudah tiga kali mendapatkan barang tersebut di mana barang tersebut dari hasil interogasi bahwa pemilik ataupun yang mengarahkan barang ini berada di Lapas yang berada di Lampung,” Tambah Kasat Narkoba.
“Terhadap Dua pelaku ini kita kenakan pasal 114 dan 112 undang-undang narkotika no 35 tahun 2009 tentang narkotika di mana pasal hukuman yang akan dikenakan kepada kedua tersangka paling lama 20 tahun penjara,” Pungkasnya.
Antisipasi Tawuran Pelajar, Muspika Cabang Bungin Bentuk Satgas Pelajar
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Untuk antisipasi kenakalan remaja, khususnya para pelajar SMP/SMA sederajat seperti tawuran, street crime dan lainnya, Polsek Cabangbungin Polres Metro Bekasi bersama Camat Cabangbungin beserta beberapa perwakilan sekolah SMP/SMA sederajat, sepakat membentuk Satgas Pelajar yang dilakukan di ruang rapat Kantor Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/09/2022) pagi.
Hal ini dilakukan untuk meminimalisir karena sering terjadinya tawuran antar pelajar, khususnya di wilayah Kecamatan Cabangbungin.
Sebelum dibentuknya Satgas Pelajar, forum sepakat untuk menyusun poin-poin yang akan dijadikan acuan sebagai tata tertib (Tatib) siswa yang nantinya akan disebarkan kepada elemen masyarakat, seperti di sekolah, di warung-warung yang biasa dijadikan tempat kumpul para siswa, di desa-desa, bahkan ke orang tua siswa tapi dalam bentuk surat pemberitahuan.
“Kita sepakat menyusun tatib terlebih dahulu sebelum dibentuk Satgas Pelajar. Setelah tatib tersusun kita masih akan mengevaluasi kembali, kita ambil poin-poin paling penting. Tentu saja hal ini untuk membuat efek jera para siswa yang masih melakukan tawuran kedepannya,” ucap Camat Cabangbungin, Asep Bukhori.
Camat Mengatakan bahwa ada 12 Point yang harus disusun dan diperhatikan namun semua itu masih harus dikaji terlebih dahulu.
“Ada 12 poin yang kita susun, namun masih kita kaji. Salah satu diantaranya, siswa dilarang membawa ponsel ke sekolah atau kelas pada saat jam pelajaran. Karena tidak dapat dipungkiri, salah satu pemicu konflik tawuran antar siswa adalah medsos,” tukasnya.
Sementara itu, Kapolsek Cabangbungin, AKP Rabi’in mengatakan, dibentuknya Satgas Pelajar adalah merupakan salah satu solusi akibat permasalahan tawuran ini.
“Dengan ini kita duduk bersama bareng para guru untuk mensiasati agar hal yang sama tidak terulang kembali,” kata Kapolsek.
Dia menegaskan, apabila masih kedapatan hal yang sama, pihaknya tidak segan-segan mengamankan siswa walau harus 1 x 24 jam.
“Mudah-mudahan dengan terbentuknya Satgas Pelajar serta tata tertibnya dapat mendisiplinkan anak muridnya. Hal ini bukan hanya TNI-Polri dan para guru yang berkontribusi, bahkan elemen masyarakat pun harus berpartisipasi, terutama orang tua murid harus ikut mengawasi anak-anaknya dengan ketat,” pungkasnya.
Tangani Kasus Penganiayaan Wartawan Kapolres Karawang Akan Membentuk Tim Khusus
GUE JABAR | KARAWANG – Polres Karawang telah membentuk tim khusus untuk mengusut tindak pidana dugaan penganiayaan terhadap dua orang wartawan yang di lakukan oknum Pejabat Karawang.
Hal tersebut di sampaikan Kapolres Karawang di sela sela giat pengamanan demo ojeg online di Kantor Pemda Karawang, Selasa (20/09/2022)
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono mengatakan “Polres Karawang telah menerima laporan dari dua orang Jurnalis tadi malam, saat ini kami sedang mendalami kasus ini, siapa pun yang terbukti bersalah akan kami proses hukum,” Katanya.
Kapolres Karawang, menegaskan “Sudah memerintahkan Kasat Reskrim agar kasus ini menjadi atensi khusus agar segera di usut hingga tuntas, kami akan extra khusus dalam penanganan kasus ini,” ungkapnya.
Lanjut Kapolres Karawang, menuturkan “kami akan tegak lurus menegakan hukum, siapapun yang bersalah akan kami proses sesuai hukum yang berlaku, tanpa tebang pilih,” tandasnya.