Home Blog Page 211

Upacara Bendera dan Karnaval Warnai Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Pasirsari

0

Upacara Bendera dan Karnaval Warnai Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Pasirsari

GUE JABAR | BEKASI – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77 tahun, Desa pasirsari laksanakan Upacara HUT RI ke-77 yang berlokasi lapangan Pandan RT 17 Rw 06 Desa Pasirsari Cikarang Selatan dan Karnaval Masyarakat yang diikuti oleh lembaga desa seperti Karang Taruna, Bumdes, LPM, PKK, PSM, Satlinmas, Relawan, Pelajar dan Masyarakat Pasirsari, Rabu 17/08/2022.

Dalam karnaval tersebut ditampilkan berbagai macam atraksi, baik atraksi dari seni budaya pencak Silat maupun dari berbagai kreasi masyarakat yang lainnya yg diperankan.

H.Suparta dalam sambutannya mengatakan, acara seperti ini biasanya diadakan setiap 17 Agustus. Tetapi, karena terkendala pandemi covid-19 membuat hambatan bagi masyarakat memeriahkan HUT Kemerdekaan RI selama dua tahun lalu.

“Dua tahun kita dilanda pandemi yang menyebabkan tidak bisa melakukan kegiatan memeriahkan KARNAVAL HUT RI. Alhamdulillah tahun ini sudah bisa kita rayakan dan meriahkan kembali,” Katanya.

Oleh karena itu, kepala Desa Pasirsari H.Suparta mengajak semua lapisan masyarakat agar turut bersama-sama mendoakan semoga negara ini terkhusus Kabupaten Bekasi jauh dari semua penyakit yang melanda di negera kita yang hampir 2 tahun virus covid-19 dan sebagainya.

“Kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan berdoa semoga bangsa kita jauh dari mara bahaya dan bencana. Sehingga semua kegiatan bisa kita lakukan sebagaimana mestinya,” Imbuhnya.

Upaca HUT RI ke-77 ini dihadiri sekolah-sekolah sekitar wilayah dan diramaikan oleh masyarakat desa pasirsari yang antusias menyaksikan acara tersebut.

Ketua karang taruna H.rifa Yusrizal Sangat berterima kasih kepada masyarakat yg sangat antusias sekali dan berjalan dengan lancar.

“Saya ucapin terima kasih antusias masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan yang diadakan guna memeriahkan HUT RI ke-77 ini, Alhamdulillah semua berjalan dengan baik tanpa kendala,” Pungkasnya.

(Oman)

Akhir Perjalanan Komplotan Curanmor yang Sudah Lancarkan Aksinya Sebanyak 65 TKP di Bekasi

0

Akhir Perjalanan Komplotan Curanmor yang Sudah Lancarkan Aksinya Sebanyak 65 TKP di Bekasi

GUE JABAR | BEKASI – Jajaran Reskrim Polsek Cikarang Barat ringkus komplotan Curanmor di Kabupaten Bekasi, dengan jumlah pelaku 6 orang, 2 diantaranya masih berstatus pelajar dan 1 diantaranya adalah seorang residivis.

Para pelaku yang berhasil ditangkap adalah CA alias Engkis (20 tahun), AW alias D (22 tahun), EAS (18 tahun), H (19 Tahun), DD alias B (22 Tahun), dan U (19 Tahun).

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Erick Frendiz mengatakan bahwa Jaringan curanmor ini sudah melakukan kejahatan sebanyak 65 TKP di wilayah Bekasi, dan ucapkan terima kasih kepada Polsek Cikarang Barat yang telah berhasil mengungkap kejahatan curanmor ini.

“Para pelaku ini sudah melakukan pencurian kendaraan bermotor di 65 TKP di Kabupaten Bekasi, dan saya ucapkan terima kasih pada Polsek Cikarang Barat yang sudah berhasil ungkap kasus ini,” Kata Wakapolres saat konferensi Pers di Mapolsek Cikarang Barat, Selasa 16/08/2022.

Wakapolres juga mengatakan bahwa target dari pelaku ini yaitu kendaraan yang berada di kontrakan atau rumah kontrakan yang ditinggal dan dilakukan pada siang hari

“Target pelaku kebanyakan pada siang hari saat penghuni kontrakan sedang istirahat selanjutnya para pelaku menggasak motor,” Terangnya.

“Modus yang dilakukan yaitu mereka pertama kali menyewa untuk tinggal kemudian mereka mapping lingkungan kemudian mereka melanjutkan dengan melakukan pencurian tersebut,”.

“Adapun dari hasil penyidikan bahwa sebelum melakukan kejahatan para pelaku mengkonsumsi narkoba dalam bentuk pil koplo,” Katanya.

“Pelaku berjumlah 6 orang dan 1 orang diantaranya residivis yang pernah dihukum pada saat dia di bawah 18 tahun selama 1 tahun 8 bulan, 4 pelaku tuna karya dan 2 pelaku masih berstatus pelajar,” Terang Wakapolres.

“Hasil dari kejahatan mereka dijual ke Kabupaten sebelah Tetangga menurut keterangan yang kami dapatkan, seluruh pelaku dikenakan pasal 363 (pencurian dengan pemberatan) dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara,” Tutup Wakapolres.

(vin)

Penghargaan IRRI Bukti Lumbung Beras Indonesia Aman

0

Penghargaan IRRI Bukti Lumbung Beras Indonesia Aman

Jakarta, 16 Agustus – Penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) menjadi bukti bahwa program Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertanian, berhasil menciptakan ketahanan pangan nasional. Salah satunya dibuktikan dengan ketahanan lumbung beras sehingga tiga tahun tanpa impor beras umum.

“Dengan prestasi ini (penghargaan IRRI), artinya produksi beras nasional meningkat dan memiliki cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pemerintah seperti operasi pasar, tanggap darurat, bencana dan kebutuhan pemerintah lainnya,” kata Direktur Supply Chain & Pelayanan Publik Perum Bulog M. Suyanto ketika dihubungi, Selasa (16/8).

IRRI menyerahkan penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi kepada Pemerintah Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Seiring capaian swasembada itu, dalam tiga tahun terakhir pemerintah tidak impor beras umum. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Maret, total luas panen di 2021 mencapai 10,41 juta hektare dan total produksi padi di tahun yang sama mencapai 54,42 juta ton gabah kering giling (GKG).

Tidak hanya itu, rata-rata produktivitas padi di Indonesia juga mengalami perbaikan. Produktivitas padi meningkat dari 5,13 ton per hektare di 2020 menjadi 5,23 ton per hektare di 2021.

Swasembada beras ini memudahkan Bulog dalam menjalankan tugas-tugas pemerintah, terutama dalam mengelola cadangan beras nasional. Dengan cadangan beras pemerintah itu pula Bulog bertanggung jawab untuk menjaga harga beras di pasar stabil.

“Pada saat panen, Bulog membeli gabah dari petani dan disimpan sebagai cadangan. Dan pada saat tidak panen, stok beras tersebut disalurkan untuk stabilisasi harga di tingkat konsumen,” kata Suyamto.

Agar prestasi Indonesia tersebut bisa dipertahankan dalam jangka panjang, kata Suyamto, Pemerintah harus terus menggenjot produksi beras, baik lewat intensifikasi maupun ekstensifikasi.

“Perlu dilakukan diversifikasi pangan untuk mengurangi konsumsi beras. Indonesia kaya sumber karbohidrat selain beras, seperti jagung, sorgum, singkong dan pangan pokok lainnya,” kata Suyamto.

Keterlibatan Swasta dan BUMN Bisa Kuatkan Ketahanan Pangan Indonesia

0

Keterlibatan Swasta dan BUMN Bisa Kuatkan Ketahanan Pangan Indonesia

Jakarta, 15 Agustus – Peningkatan produksi pangan lokal dan substitusi komoditi pangan impor yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dinilai positif. Dipadu dengan langkah lain, cara itu berbuah ketahanan pangan yang tangguh selama pandemi Covid-19.

Mencapai dan mempertahankan prestasi ini tentu tidak mudah. “Dalam jangka pendek, saya lebih mendorong peran BUMN dan swasta yang punya HGU (Hak Guna Usaha) ditugasi (memproduksi pangan),” kata Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso ketika dihubungi, Minggu (14/8).

Alasannya, BUMN dan swasta yang punya HGU itu juga ada program replanting. Penanaman kembali ini bisa diselingi dengan tanaman pangan, seperti jagung, kedelai, dan sorgum.

Mantan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini menekankan, dengan menggandeng pihak swasta dan BUMN pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan petani dalam ketersediaan pangan.

“Beri tugas BUMN dan swasta yang memiliki HGU lahan ratusan ribu, bahkan jutaan hektare (untuk memproduksi pangan),” kata Sutarto.

Diberitakan sebelumnya, International Rice Research Institute (IRRI) menyerahkan penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi kepada Pemerintah Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Rektor IPB University yang hadir dalam penyerahan penghargaan itu mengatakan, keberhasilan Indonesia ini dapat dicapai karena tiga hal. Yaitu intensifikasi, ekstensifikasi, dan program diversifikasi serta pengembangan varietas unggulan.

Sutarto Alimoeso menilai, upaya yang dilakukan Kementan dengan meningkatkan produksi pangan lokal untuk mensubstitusi komoditi pangan impor dan melakukan ekstensifikasi lahan melalui program food estate atau lumbung pangan adalah adalah hal positif.

“Menurut saya kedua program tersebut bagus, dengan catatan tepat tempat dan tepat teknologi, serta tepat pasar. Dampaknya atau hasilnya relatif terasa dalam jangka menengah-panjang,” kata dia.

Food Estate merupakan program pemerintah, salah satunya lewat Kementan, untuk memperluas lahan pertanian agar ketahanan pangan Indonesia semakin kuat. Food estate mengambil lokasi di dua provinsi Indonesia, yakni Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.

Sementara untuk mengurangi ketergantungan pada beberapa komoditi pangan impor, seperti kedelai dan gandum, Kementan tengah menggalakkan peningkatan produksi pangan lokal agar dapat mensubstitusi komoditi tersebut.

Indonesia Dinilai Layak Kantongi Penghargaan IRRI

0

Indonesia Dinilai Layak Kantongi Penghargaan IRRI

Jakarta – Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) menilai penghargaan yang diberikan International Rice Research Institute (IRRI) bisa dijadikan penyemangat pertanian Indonesia untuk menghadapi tantangan pangan global.

“Kita patut bersyukur, IRRI telah menilai Indonesia mampu menghasilkan penelitian di bidang padi dan sekaligus penerapannya di lapangan,” kata Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso ketika dihubungi, Minggu (14/8).

Menurutnya, penghargaan tersebut bisa dijadikan pemantik bagi pemerintah, juga dunia pertanian Indonesia untuk selalu berinovasi agar mampu menghadapi tantangan pangan global dalam jangka panjang.

“Penghargaan (dari IRRI) sekaligus menjadi pemicu untuk bisa mengantisipasi tantangan pangan global ke depan yang penuh ketidakpastian,” kata Sutarto.

Menurut Sutarto, ada beberapa terobosan yang harus segera dilakukan pemerintah supaya pertanian Indonesia semakin kuat di tingkat nasional maupun global. Yakni meningkatkan produktivitas pangan, mendorong pangan bersumber bahan pangan produksi lokal atau diversifikasi pangan sehat, dan menetapkan harga produk pangan yang sewajarnya.

“Tantangan lainnya agar ketersediaan pangan produksi dalam negeri meningkat, tentunya harga produk pangan seyogyanya bukan asal murah tetapi harga wajar, sehingga petani bisa sejahtera,” katanya.

Secara terpisah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, produksi padi dalam negeri semakin meningkat signifikan hingga mencapai swasembada beras. Ini bisa dilihat dalam tiga tahun terakhir tidak ada impor beras medium atau beras umum.

“Melalui penggunaan teknologi inovasi dalam berbagai aspek di bidang pertanian, Indonesia bahkan telah berhasil membangun bendungan dan irigasi yang jadi tolok ukur hadirnya pertanian yang kuat,” ujar Syahrul dalam keterangan pers, Minggu (14/8)

IRRI menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas keberhasilan mewujudkan swasembada beras dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Hadiri Cikarang Fashion Day

0

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Hadiri Cikarang Fashion Day

GUE JABAR | BEKASI – PJ Bupati Bekasi, Dani Ramdan, berikan motivasi kepada warga Kabupaten Bekasi untuk mengekspresikan berbagai budaya (tradisional maupun kontenporer) dan kreatifitas generasi muda. Hal tersebut di ungkapkan nya ketika mengunjungi kegiatan Cikarang fashion day. Yang berada di Simpang SGC, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Minggu ( 14/07/2022 ).

Kunjungan PJ Bupati Bekasi, yang mendadak tersebut, untuk memberikan dukungan dan Motivasi kepada anak muda yang sedang melakukan Fashion Show dan Kampanye kebersihan lingkungan di lokasi acara Cikarang fashion day.

Kedepannya setiap ivent di hari-hari besar nasional, Pj Bupati Bekasi akan memfasilitasi ajang kreatifitas anak-anak muda.

“Pemerintah kabupaten Bekasi, terus mendorong dan mendukung para anak muda untuk tetap bisa berkreasi, dan saya lihat sendiri komunitas Cikarang Fashion Day ini mempunyai gerakan yang positif,” katanya

Lebih lanjut Pj Bupati Dani menambahkan, Pemkab Belasi akan memfasilitasi fashion sebagai ajang kreatifitas dan budaya di wilayahnya.

“Kita merencanakan kegiatan fashion yang positif sehingga ajang kreatifitas anak-anak muda ini dapat terus tersalurkan,” ujarnya. ( Sofyan )

Mengapa 15 Agustus Ditetapkan Sebagai Hari Jadi Kabupaten Bekasi?

0

Mengapa 15 Agustus Ditetapkan Sebagai Hari Jadi Kabupaten Bekasi?

GUE JABAR | BEKASI – Kabupaten Bekasi sendiri, merupakan sebuah Kabupaten yang terletak di Barat Laut Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Provinsi DKI Jakarta. Hari ini, Kabupaten Bekasi tepat memasuki usia yang ke 72 tahun. Hari Jadi Kabupaten Bekasi sendiri ditetapkan setiap tanggal 15 Agustus, dimana 15 Agustus 1950 disepakati sebagai tanggal lahir nya Kabupaten tersebut. Lantas mengapa tanggal tersebut yang ditetapkan menjadi hari jadi Kabupaten yang terkenal sebagai salah satu Lumbung Padi Nasional dan juga Rumah bagi Kegiatan Industri ?

Kata “Bekasi” secara filologis berasal dari kata Candrabhaga; Candra berarti bulan (“sasi” dalam bahasa Jawa Kuno) dan Bhaga berarti bagian. Jadi Candrabhaga berarti bagian dari bulan.[5] Pelafalan kata Candrabhaga kadang berubah menjadi Sasibhaga atau Bhagasasi.[5] Dalam pengucapannya sering disingkat Bhagasi, dan karena pengaruh bahasa Belanda sering ditulis Bacassie (di Stasiun Lemahabang pernah ditemukan plang nama Bacassie).[5] Kata Bacassie kemudian berubah menjadi Bekasi sampai dengan sekarang.

Bekasi sendiri sebenarnya memiliki sejarah yang panjang nan tua yang bisa kita lacak sampai Zaman Kerajaan Tarumanegara. Bekasi di yakini sebagai pusat dari salah satu kerajaan tertua yang ada di Pulau Jawa tersebut. Namun, untuk kali ini, kita akan fokus kepada sejarah “Kabupaten Bekasi” itu sendiri dan mengapa tanggal 15 Agustus lah yang dipilih sebagai Hari Jadi Kabupaten Bekasi.

Seperti diungkapkan oleh Sejarahwan Bekasi, Ali Anwar. Menurut dia,berdirinya Kabupaten Bekasi dimulai dengan dibentuknya pantia amanat raykat bekasi yang dipelopori oleh KH Noer Alie, R Supardi, Mayor Madniun Hasibuan, Namin, Aminudin, dan Marzuki Urmaini.

Mereka membuat panitia amanat rakyat bekasi untuk menentang keberadaan Republik Indonesia Serikat (RIS)- Pasundan dan menuntut berdirinya kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”Atas gerakan itu dilakukan rapat akbar di Alun-alin Bekasi yang dihadiri oleh puluhan ribu rakyat yang berasal Bekasi, Tambun dan Cikarang pada tanggal 17 Februari 1950,”katanya.

Ali menjelaskan,dalam rapat akbar itu ada empat tuntutan yang disampaikan. Tuntutan itu dikenal sebagaiResolusi Rakyat Bekasi.Diantaranya, penyerahan kekuasaan Pemerintah Federal kepada Republik Indonesia, pengembalian seluruh Jawa Barat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)saat itu.

Dan tidak mengakui lagi adanya pemerintahan di daerah Bekasi, selain Pemerintahan Republik Indonesia.Dan menuntut kepada Pemerintah agar nama Kabupaten Jatinegara diganti menjadi Kabupaten Bekasi.”Resolusi rakyat bekasi itu disiar ke berbagai pelosok hingga menjadi contoh pergerakan di daerah-daerah lain,” ungkapnya.

Upaya para pemimpin panitia amanat rakyat Bekasi untuk memperoleh dukungan dari berbagai pihak terus dilakukan.Diantaranya para pemimpin Masyumidan tokoh militer seperti Mayor Lukas Kustaryo, dan Moh Moefreini Mukmin di Jakarta.Pengajuan usul dilakukan tiga kali antara Bulan Februari sampai dengan Bulan Juni 1950. Sehingga Kabupaten Bekasi secara resmi dibentuk dan ditetapkan pada tanggal 15 Agustus 1950 dan tanggal penetapan tersebut kemudian dijadikan sebagai Hari Jadi Kabupaten Bekasi. (Novian)

Pemdes Ciantra Bersama KKN Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Gelar Baksos Donor Darah

0

Pemdes Ciantra Bersama KKN Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Gelar Baksos Donor Darah

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Bentuk bakti sosial Pemdes Ciantra bersama Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa dengan menggelar Donor Darah yang dilaksanakan di Kantor Desa Ciantra Cikarang Selatan Bekasi, Senin 15/08/2022.

Kegiatan Bakti Sosial ini adalah salah satu rangkaian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa di Desa Ciantra.

Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando menyambut baik kegiatan ini karena sangat berdampak positif dan dapat membantu sesama manusia terlebih yang sedang membutuhkan tranfusi darah.

“Saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini, karena sangat bermanfaat, setetes saja sudah sangat membantu apalgi satu kantong darah yang biasanya diambil dari para pendonor,” Ucap Kades yang biasa disapa Bang Bule itu.

Bang Bule juga menambahkan bahwa saat ini banyak sekali masyarakat yang sedang membutuhkan tranfusi darah dan stok darah di PMI Kabupaten Bekasi ini harus mampu memenuhinya, maka dari itu dirinya sangat semangat bahkan ikut mendonorkan darahnya untuk menambah stok darah di PMI Kabupaten Bekasi.

“Pada saat ini kita ketahui banyak masyarakat yang membutuhkan tranfusi darah dan PMI sendiri harus memenuhi kebutuhan itu, maka dari itu kita harus membantu PMI demi membantu masyarakat juga, saya sendiri ikut mendonorkan darah saya,” Terangnya.

“Harapan saya semoga masyarakat kabupaten Bekasi khususnya untuk yang benar benar sehat dapat membantu PMI Kabupaten Bekasi dengan mendonorkan darahnya, dengan bisa mendatangi kantor PMI Kabupaten Bekasi,” Pungkasnya.

(Redaksi)

Wakapolsek Tambelang Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke – 61 Ranting Tambelang

0

Wakapolsek Tambelang Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke – 61 Ranting Tambelang

Kabupaten Bekasi – Upacara Hut Pramuka Ke – 61 Kwartir Ranting Tambelang di pimpin langsung oleh Wakpolsek Tambelang IPTU Gianto kegiatan yang di gelar Tanah Kavling Sukamaju, Kampung Wates Rt.001/01 Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang Berlangsung Khidmat, Minggu (14/08/2022).

Wakapolsek Tambelang IPTU Gianto Mengatakan, Kegiatan Upacara Hut Pramuka Ke-61 Tahun 2022 ini sekaligus menjadi Penutupan Jambore Ranting Tingkat Kecamatan Tambelang.

“Selain Memimpin langsung Upacara Apel Pramuka Ke – 61 Tahun 2022, Ini juga Menjadi Penutupan Jambore Ranting Tingkat Kecamatan Tambelang,”Ucap Gianto.

Kegiatan jambore merupakan kegiatan edukatif, menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri dari mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial.

“Dengan ditutupnya acara Jambore ini semoga kedepannya sebagai modal adik adik untuk menambah ilmu dalam belajar, serta menambah perilaku dan sikap adik – adik kepada masyarakat,”Imbuhnya.

Di jambore kali ini semua kegiatan terlaksana dengan baik serta berjalan dengan kondusif, Berkat Kontingen Cabang masing-masing, dan semua unsur pendukung juga telah memberikan peran yang besar dan luar biasa untuk berkontribusi positif terhadap kelancaran dan kesuksessan dalam pelaksanaan Jambore. (**)

Sambut HUT RI, Pemdes Pasirsari Gelar Tournament FunFeo Pasirsari Cup

0

Sambut HUT RI, Pemdes Pasirsari Gelar Tournament FunFeo Pasirsari Cup

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Di bulan kemerdekaan Pemdes Pasirsari gelar beberapa acara atau kegiatan di masyarakat salah satunya kegiatan tournamen sepak bola yang digelar sejak tanggal 13 dan 14 Agustus 2022 untuk menyambut HUT RI ke-77 di Lapangan Pandan Pasirkonci, Desa Pasirsari Cikarang Selatan Bekasi.

Tournamen sepak bola tersebut di ikuti klub dari masing masing RW atau Team RW yang ada di Pasirsari.

Pertandingan tournamen sepak bola tersebut dengan sistem Funfeo yang nanti semi final dan final nya akan dilaksanakan pada saat hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022.

Salah satu Team yang bertanding yaitu dari RW 02 yang di komandoi Sadi Egi atau wakil ketua Karang Taruna Desa Pasirsari yang mengatakan sangat menyambut baik kegiatan ini karena bisa mempersatukan kepemudaan melalui kegiatan olahraga.

Kepala Desa Pasirsari H.Suparta saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan ini baru kali ini dilaksanakan setelah beberapa tahun sepi kegiatan seperti ini.

“Kegiatan ini baru bisa kami laksanakan setelah beberapa tahun tidak dapat dilaksanakan akibat pandemi yang melanda di negara kita, Alhamdulillah segala bentuk kegiatan kita tidak ada kendala yang berarti dan berjalan lancar,” Katanya.

H.Suparta juga menambahkan bahwa kegiatan di Desa Pasirsari dalam menyambut HUT RI bukan hanya sepak bola saja melainkan ada catur dan juga tenis meja serta beberapa lomba yang sudah disediakan pada hari kemerdekaan mendatang.

“Selain sepak bola juga kita ada tournamen catur dan juga tenis meja, untuk sepak bola sendiri semi final dan final nantinya akan dilakasanakan pada tanggal 17 Agustus 2022 atau hari kemerdekaan RI,” Terangnya.

(Redaksi)