Home Blog Page 217

Peran Perempuan Indonesia Semakin Meningkat Dongkrak PDB Nasional

0

Peran Perempuan Indonesia Semakin Meningkat Dongkrak PDB Nasional

GUE JABAR | Jakarta, FMB9 – Ketua Umum Panitia Nasional MCWE G20 2022 Lenny N. Rosalin mengatakan, peran perempuan di Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu. Menurutnya, banyak sektor pembangunan yang melibatkan peran perempuan.

“Banyak bidang yang dulu belum bisa dimasuki oleh perempuan, sekarang perempuan sudah bisa masuk ke dalamnya,” kata Lenny dalam diskusi daring yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Perempuan Berdaya untuk Pulih Bersama” pada Kamis (14/7/22).

Namun, Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA ini juga tak menampik kuatnya budaya patriarki di Tanah Air. Budaya patriarki ini, jelas Lenny, masih “menghambat” perempuan untuk berperan. Lebih utamanya dalam mendukung berbagai pembangunan nasional.

“Tetapi tentunya, ada juga yang masih “menghambat” perempuan untuk lebih berperan di bidang-bidang pembangunan. Jadi seperti kita semua tahu ya, salah satunya adalah budaya di masyarakat kita yang masih sebagian besar menerapkan budaya patriarki,” paparnya.

Lenny menambahkan, terdapat gap yang cukup besar antara partisipasi angkatan kerja perempuan jika dibandingkan dengan laki-laki. Hingga saat ini, kata Lenny, angkatan kerja perempuan baru menyentuh angka 54,3% pada 2021, sementara laki-laki sudah mencapai 82%.

Padahal, kata Lenny, jika perempuan diberikan akses lebih agar bisa berpartisipasi dan ikut serta dalam pengambilan keputusan, maka produk domestik bruto (PDB) akan naik. Bahkan, menurut studi McKinsey, dengan menaikan 3 persen saja angkatan kerja perempuan, maka PDB akan naik mencapai US$135 milliar.

“Kita harus mengejar ketertinggalan ini, memberikan kesempatan kepada perempuan. Karena studi McKinsey menyebutkan kalau kita bisa menaikan partisipasi perempuan, maka sebetulnya produk domestik bruto kita bisa naik. Studi itu menyebutkan kalau kita bisa menaikkan partisipasi angkatan kerja perempuan 3% saja ya, itu PDB Indonesia tuh bisa naik US$ 135 miliar,” paparnya.

Lenny berharap, melalui aliansi G20 EMPOWER dan Engagement Group Women20 atau W20, seluruh pihak dapat meningkatkan kualitas hidup para perempuan Indonesia dengan bersinergai, bekerjasama memberikan ruang bagi perempuan untuk mengaktualisasikan dirinya.

“Karena pepatah juga membuktikan bahwa memberdayakan perempuan, itu akan memberikan dampak multiplier. Jadi tidak hanya pada perempuan, tetapi juga pada keluarga, masyarakat dan bangsa,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, Tim Juru Bicara G20 Maudy Ayunda mengatakan hingga saat ini, jumlah perempuan Indonesia mencapai 49,5 persen dari total populasi. Mayoritas dari mereka, kata Maudy, adalah kategori usia produktif.

Mengutip Michele Obama (istri mantan Presiden Ameriak serikat Barack Obama) yang mengatakan, tidak ada negara yang bisa benar-benar berkembang jika menghambat potensi perempuannya dan menghilangkan kontribusi dari separuh warganya.

Menurut Maudy, negera harus peduli pada perempuan dan memberikan jalur-jalur yang dapat mendukung terciptanya kesetaraan gender. Dengan memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya, maka negara dapat mencapai kemajuan.

“Jadi kalau kita ingin negara kita maju maka kita juga perlu menaruh perhatian pada isu pemberdayaan perempuan. Kita harus peduli dan memberikan jalur-
jalur yang betul-betul mendukung kesetaraan karena perempuan memiliki kemanusiaan yang sama dan berhak,” ungkapnya.

(Redaksi)

Berbagi Kebahagiaan, Owner Wisata Kawung 3 Sembelih Hewan Qurban

0

Berbagi Kebahagiaan, Owner Wisata Kawung 3 Sembelih Hewan Qurban

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Dalam Rangka Merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H, Ketua Umum LSM Sniper Inonesia yang juga Owner Wisata Kawung 3 Bojong Rangkas menyerahkan 3 Ekor Sapi Qurban.

Penyembelihan hewan qurban bertempat di Kp Ciranggon Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Senin (11/07/2022).

Dalam kesempatan hari raya idul adha ini, Owner Wisata Kawung 3 Bojong Rangkas yang juga Ketua Umum LSM Sniper Indonesia yang kerap disapa Mbah Goen menyerkah 3 Ekor Sapi kepada panitian untuk disembelih dan dibagikan kepada warga sekitar.

Dikatakan Ketua Panitia, Ustad Abdul Hamid, Ini bentuk rasa syukur dari Pak Gunawan beserta keluarga untuk membagi kebahagiaan kepada masyarakat sekitar.

“Artinya pengorbanan kita memberikan apa yang kita cintai dari harta benda kepada orang lain dengan maksud ibadah kepada Allah SWT”, tuturnya.

Ia juga menilai hal ini menjadi contoh untuk kita semua . Apalagi menurutnya, Pak Gunawan Tokoh Kabupaten Bekasi, Yang artinya ketika mempunyai harta lebih, mampu memberikan kebahagian untuk orang lain. Jadikan hal itu contoh positif untuk kita semua.

Ustad Abdul Hamid juga menyampaikan bahwa, 3 ekor sapi qurban yang disembelih dibagikan kepada 245 penerima atau KK yang memiliki kupon penukaran.

“Alhamdulillah, tahun ini 250 penerima yang menerima daging qurban dari Pak Gunawan yang kita salurkan sebagai Panitia”, Ucapnya.

Ustad Abdul Hamid mengatakan, penyerahan daging qurban ini juga sebagai salah satu bentuk ibadah dan kepedulian maupun berbagi kebahagian terhadap masyarakat sekitar.

Dikatakan Ketua panitia qurban Ustd Abdul Hamid, Setelah pelaksanaan kegiatan qurban ini, Akan ditutup dengan acara santunan anak yatim piatu.

“Acara qurban ini akan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak kita (yatim-piatu)”. Tuturnya.

(Ah)

Masyarakat Yang Menyambut Jemaah Haji Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

0

Masyarakat Yang Menyambut Jemaah Haji Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

GUE JABAR | Jakarta, FMB9 – Plh. Dir. Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Kementerian Agama, Susari mengimbau masyarakat penjemput jemaah haji yang pulang dari Arab Saudi agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dikatakan Susari dalam diskusi daring yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Prokes Kepulangan Jemaah Haji” pada Senin, (11/7/22).

Menurut Susari, penyambutan kepulangan jemaah haji merupakan sebuah tradisi dalam budaya di Tanah Air. Tradisi ini sudah mengakar dalam masyarakat Indonesia.

“Ini sudah menjadi tradisi kalau satu jemaah pulang ya, itu biasanya yang jemput lebih dari satu. Bahkan bisa 2, 3 hingga 4 mobil yang akan menjemput ke asrama embarkasi,” tutur Susari.

Dalam perhitungan, Susari menjelaskan, andaikata satu orang jemaah haji dijemput 3 atau 4 mobil dan satu mobil memuat 4 atau 5 orang, artinya bisa diprediksi berapa jumlah orang yang akan berkumpul di satu titik, dalam hal ini asrama embarkasi.

“Ini baru di asrama haji. Bahkan nanti ketika pulang ke rumah masing-masing, ada juga tradisi kita di mana saudara, handaitaulan itu datang berkunjung. Bahasa agamanya mencari berkah,” ujarnya.

Titik Rawan Kajian Asrama haji dan rumah di kampung halaman, menurut Susari, adalah titik-titik rawan yang harus menjadi bahan kajian dan evaluasi bagi pengambil kebijakanuntuk melakukan treatment yang tepat kepada masyarakat terkait penanganan
covid-19.

Maka dari itu, Susari mendorong pemerintah terus melakukan edukasi dan sosialisasi. Dengan edukasi dan sosialisasi yang terus menerus, kata Susari, masyarakat diharapkan tidak lalai terhadap protokol covid-19, terutama selama menyambut kepulangan anggota keluarga yang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

“Terus melakukan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lalai terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Susari menambahkan, jemaah haji yang akan pulang ke Tanah Air dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan berangkat mulai tanggal 15 sampai 30 Juli mendatang.

“Jemaah haji yang pulang akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama, mereka mendarat Madinah kemudian pulang ke Tanah Air lewat Jeddah, mulai dari tanggal 15 sampai dengan 30 Juli,” paparnya.

“Kemudian untuk yang gelombang kedua, itu sebaliknya yaitu mereka mendarat di Jeddah kemudian pulang ke Indonesia melalui bandara di Madinah, mulai dari 31 Juli hingga 14 Agustus 2022,” imbuhnya.

Ketika ditanya soal jemaah haji yang dinyatakan positif beberapa hari jelang keberangkatan ke Tanah Air, Susari mengatakan tim media yang akan mengatur dan mengurus semuanya.

“Andai mereka bergejala dan diperiksa itu positif, mereka akan diatur oleh tim medis yang ada di sana. Jadi kerjasama ini sudah sangat bagus. Jemaah haji itu mendapat pendampingan kesehatan mulai dari asrama haji sampai pulang ke rumah, bahkan pemantauan kesehatan juga,” ucapnya.

Terkait biaya bila terjadi penundaan pemulangan bagi jemaah haji yang dinyatakan terpapar covid-19, Susari mengatakan biaya tidak dibebankan kepada jemaah haji. Sebab, mekanisme sudah mengatur terkait asuransi dan lain-lain.

“Sudah diatur mekanisme pembiyaan. Jadi tim yang akan mengurus semuanya itu, ditanggung oleh BPIH. Itu kan ada asuransi dan segala macam,” tutup Susari.

(Redaksi)

Akhir Dari Pelarian Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Dapatkan Hadiah Timah Panas dari Polisi

0

Akhir Dari Pelarian Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Dapatkan Hadiah Timah Panas dari Polisi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Satuan Unit Reskrim Polsek Sukatani bersama Unit Jatanras Polres Metro Bekasi akhirnya berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras kepada Anak, Istri dan Mertua di Kp.Jagawana, Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani Bekasi.

Pelaku Kenzi tak berhasil ditangkap setelah timah panas menembus kakinya karena disaat akan ditangkap pelaku hendak melarikan diri.

“Hendak melarikan diri saat penangkapan akhirnya diberikan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku,” Terang Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan di Mapolres Metro Bekasi, Senin 11/07/2022.

Kapolres juga menjelaskan bahwa pelaku dalam persembunyianya masih berada di wilayah Bekasi sehingga polisi dapat melacak keberadaan pelaku.

“selama 3 minggu kabur pelaku masih di Bekasi sehingga dapat dilacak oleh polisi, namun pelaku selalu berpindah tempat, dan sempat juga di makam kramat,”Jelasnya.

Kapolres juga mendapatkan fakta baru bahwa pelaku melakukan aksinya tidak sendiri, melainkan bersama salah satu rekanya yang mengendarai motor dan kini statusnya menjadi DPO polisi.

“Tersangka tidak sendiri kini polisi sedang memburu rekan pelaku yaitu A, kini statusnya DPO,” Terang Kapolres.

Saat awak media bertanya kepada pelaku motif dari penyiraman air keras ini karena sakit hati kepada korban (istri pelaku) karena menolak untuk hidup bersama kembali dan pelaku cemburu karena istrinya sudah memiliki pria idaman lain dan pelaku sudah mempersiapkan dengan sudah membeli air keras 7 hari sebelum kejadian.

“Ya sakit hati bang, ditambah sering jalan sama cowok, pada malam itu juga baru habis pulang sama cowok jam 12 malam, dan sekira jam 3 pagi saya datang mendobrak rumah lalu menyiram air keras, saya sudah menyiapkan air keras selama 7 hari,” Terang Pelaku.

Saat ditanya mengapa tega menyiram air keras jepada anak kandungnya Kenzi menjawab bahwa dirinya tidak melihat anak kandungnya saat melakukan penyiraman, karena yang terlihat hanya ibu mertua dan istrinya saja.

“Saya ngga liat bang, yang saya liat cuma ada 2 orang istri sama mertua saya ajah,” Tegasnya.

Sebelumnya sempat viral kejadian penyiraman air keras kepada 1 keluarga di Kp.Jagawana Desa Sukarukun, Sukatani Bekasi, pada 20/06/2022, yang dilakukan oleh suami korban, korban diantranya istri anak dan ibu mertua dari pelaku, dan setelah menyiram air keras pelaku melarikan diri.

Pelaku diancam dengan pasal berlapis yaitu pasal undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang perlindungan anak kemudian pasal 353 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman 12 hingga 15 tahun penjara.

(Redaksi)

Kapolrestro Bekasi KBP Gidion Jenguk Korban Penyiraman Air Keras

0

Kapolrestro Bekasi KBP Gidion Jenguk Korban Penyiraman Air Keras

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombespol Gideon Arif Setyawan didampingi Kapolsek Sukatani, Camat Sukatani dan aparatur Desa Sukarukun mengunjungi korban penyiraman air keras dari ibu mertua, istri dan anak dari pelaku Kenji yang sempat buron setelah melakukan penyiraman tersebut pada senin lalu,( 20/06/22) .

Dalam kunjungannya tersebut Kapolres Metro Bekasi memberikan suport kepada semua korban diantaranya ibu mertua yang berada di Kontrakan Di Kampung Jagawana dan Ibu serta anak yang masih dalam penanganan di RSUD Cibitung.

“Kami dari polres metro Bekasi beserta jajaran mengunjungi para korban, dan karena masih momen Idul Adha kami juga memberikan daging hewan kurban dan sembako kepada korban penyiraman air keras. ” Ujar Kombespol Gideon Arif Setyawan di Kontrakan Korban, ( 11/07/22).

Dirinya juga mengunjungi Korban ibu dan anak yang masih berada di RSUD Cibitung dan membawakan boneka serta uang tunai untuk anak usia dua tahun yang masih dalam perawatan.

“Pelaku Kenji sudah kita amankan, untuk lengkapnya nnti kita rilis,” Tutupnya.

(Pang)

Jelang Idul Adha, Polsek Cikarang Salurkan Hewan Kurban

0

Jelang Idul Adha, Polsek Cikarang Salurkan Hewan Kurban

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Polsek Cikarang Utara, Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim, dalam mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, Polsek Cikarang Utara menyaluran sebanyak 12 (dua belas) ekor kambing, hewan qurban jelang hari raya Idhul Adha 1443 Hijriyah, Karang Asih, Sabtu (9/7/2022).

“Sebagai wujud kedekatan polri dengan masyarakat, di wilkum Polsek Cikarang, kami salurkan sebanyak 12 (dua belas) kambing, hewan kurban, yang berasal dari anggota Polsek dan ada juga dari mitra binaan Polsek” Ujar Mustakim.

Kepedulian Polri dengan masyarakat, sebagai rasa syukur Kepolisian dalam memeriahkan hari raya umat Islam, Idhul Adha 1443 H, salurkan hewan kurban kepada masyarakat.

“Kami salurkan langsung hewan kurban diantaranya:
-1 (satu) ekor kambing kepada Pokdarkamtibmas
-1 (satu) ekor kambing kepada LDII Kp Pelaukan, Karang Rahayu, kec Karang Bahagia
-1 (satu) ekor kambing kepada Pondok Pesantren Siraajul ummah, Kp Pelaukan, Desa Karang Rahayu, Kec Karang Bahagia
-1 (satu) ekor kambing kepada Pondok Pesantren Halqoh Elistigotsah, Karang Raharja, Kec Cikarang Utara
-1 (satu) ekor kambing kepada pengurus DKM Masjid Nurul Iksan, Karang Asih, Kec Cikarang Utara
-1 (satu) ekor kambing kepada pengurus Pondok Pesantren Asyik Mahabatillah, Cikarang Kota, Kec Cikarang Utara
-1 (satu) ekor kambing kepada Pokja Media Polres Metro Bekasi
-1 (satu) ekor kambing kepada pengurus MUI Cikarang Utara
-1 (satu) ekor kambing kepada buruh Kab Bekasi
-1 (satu) ekor kambing kepada tokoh masyarakat Desa Wangun Harja, Kec Cikarang Utara
-1 ekor kambing ke yayasan Fajar bersemi yg menampung orang terlantar dan gangguan jiwa pimpinan H. Marsan
-1 ekor kambing di ke masjid Riyadus Solihin,” Terang Mustakim.

Pihak Kepolisian turut memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat terkait merebahnya virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang merebah kepada hewan ternak menjelang hari raya Idhul Adha, hewan kurban yang didistribusikan telah di lakukan vaksin dan dinyatakan bebas dari penyakit PMK (penyakit mulut dan kuku).

“Harapan saya agar daging kurban, setelah disembelih dapat didistribusikan langsung tepat sasaran kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam” Pungkas Mustakim

Dalam kegiatan penyaluran hewan kurban dengan mematuhi protokol kesehatan, situasipun berjalan dengan aman dan lancar. Tutup/Humas Polsek Cikarang Utara.

(Humas/Redaksi)

Dihari Raya Idul Adha 1443 H, Masjid Al-Muhajirin Potong 21 Ekor Sapi dan 25 Ekor Kambing

0

Dihari Raya Idul Adha 1443 H, Masjid Al-Muhajirin Potong 21 Ekor Sapi dan 25 Ekor Kambing

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Semangat berkurban, Masjid Al-Muhajirin, Potong 21 ekor sapi dan 25 ekor kambing meski ditengah pandemi covid-19, Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, tahun ini tetap dirayakan dengan penuh khidmat di Masjid Al-Muhajirin Perumahan Telaga Harapan, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Masjid Al-Muhajirin melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada 1443 H, tepatnya pada Minggu (10/07/2022). Penyembelihan dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Penyembelihan hewan kurban yang dilakukan tepat pada jatuhnya Hari Raya Idul Adha bertujuan agar tidak bersamaan dengan masjid-masjid lain dan tidak menimbulkan kerumunan.

“Alhamdulillah ada peningkatan jumlah kurbannya. Meski di masa pandemi covid-19 seperti sekarang, minat orang untuk beribadah kurban masih tinggi,” Ucap DKM Masjid Al-Muhajirin.

Daging kurban tersebut akan dibagikan langsung ke rumah-rumah warga oleh petugas, “Mulai dari proses penyembelihan kita lakukan sendiri oleh para petugas dan takmir masjid. Kemudian kita bagi langsung ke rumah-rumah masyarakat,” Urainya.

Penyembelihan di masjid tersebut, dengan menerapkan protokol kesehatan, Setiap panitia yang terlibat wajib menggunakan masker.

“Hewan kurban ini berasal dari beberapa sumber, Selain dari masyarakat sekitar, ada sumbangan dari perusahaan dan juga dari Pemerintah Daerah,” Terangnya

“Atas nama takmir masjid, kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkurban melalui masjid kami. Insya Allah amanah ini kita jalankan dengan baik. Dengan membagikan secara merata kepada masyarakat yang menerima,” pungkasnya Usdadz Rusli.

(ASP)

Tanamkan Nilai dan Cetak Regenerasi, PR PMII FISIP UIN Bandung Gelar Masa Penerimaan Anggota Baru

0

Tanamkan Nilai dan Cetak Regenerasi, PR PMII FISIP UIN Bandung Gelar Masa Penerimaan Anggota Baru

GUE JABAR | Kabupaten Bandung – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kabupaten Bandung sukses menggelar ajang kaderisasi tahunan yaitu MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru). Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, terhitung sejak Selasa sampai Kamis malam (05-07 Juli 2022).

Pada pagelaran MAPABA kali ini, panitia pelaksana mengusung tema “Terbentuknya anggota berkualitas Muttaqid yang Agamis dan Nasionalis dengan Ashlusunnah Wal Jama’ah sebagai Manhaj Al Fikr Wal Harokah”. Diangkatnya tema tersebut bertujuan agar para calon anggota PMII nantinya mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang menjadi haluan organisasi, yaitu agamis, nasionalis, dan menjadikan Ahlusunnah Wal Jama’ah sebagai prinsip dalam berpikir dan bergerak.

Pelaksanaan MAPABA kali ini menjadi yang ke delapan kali bagi PR Rayon FISIP itu sendiri, dan digelar di Pondok Pesantren Azzakiyah, Cileunyi, Kab. Bandung. MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru) sendiri ialah jenjang kaderisasi formal pertama di organisasi PMII yang bertujuan mencetak regenerasi dan penanaman nilai kepada mahasiswa Islam Indonesia. Mapaba digelar selama tiga hari, dan diisi dengan penyampaian materi-materi. Tak lupa, dilaksanakan juga simulasi mekanisme persidangan guna pembekalan kepada para calon anggota yang menyandang status Mahasiswa yang sudah seyogyanya paham akan mekanisme sidang.

MAPABA ke delapan Rayon FISIP turut dihadiri oleh para demisioner Rayon FISIP itu sendiri, Pengurus Komisariat PMII UIN Sunan Gunung Djati, Pengurus Cabang PMII Kebupaten Bandung, hingga Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Barat dimana Apriliana Eka Dani (Ketua terpilih PKC PMII Jabar) itu sendiri menjadi salah satu Pemateri dalam pelaksanaan MAPABA.

Novian Ramadhan

3 Oknum BPD Desa Tanjung Baru Akan Dilaporkan

0

3 Oknum BPD Desa Tanjung Baru Akan Dilaporkan

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Musyawarah Dusun (Musdus) terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Wilayah Dusun I Desa Tanjung Baru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Jawa Barat menuai polemik dan kegaduhan.

Polemik dan kegaduhan tersebut pasca Musdus yang dilakukan 3 Oknum BPD Desa Tanjung Baru yang diduga menabrak Peraturan Bupati Bekasi Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Badan Permusyawaratan Desa.

Hal itupun jadi sorotan dari berbagai Lembaga, Salah satunya datang dari Lembaga Gerakan Rakyat Peduli Penegakan Hukum Republik Indonesi (GRPPH-RI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat.

Sekretaris Lembaga GRPPH-RI DPW Jawa Barat, M.Santoso tak segan – segan akan melaporkan 3 Oknum BPD Desa Tanjung Baru yang sudah terlibat dalam menggelar Musdus kepada Forum Badan Permusyawaratan Desa Tingkat Kecamatan maupun Kabupaten.

Tak hanya kepada Forum Lembaga BPD, kata M. Santoso, Ia juga akan melaporkan 3 Oknum BPD tersebut, Edi Junaedi, Rosada dan Hj.Dahlia kepada Instansi terkait, Baik Kecamatan dan pastinya akan di Laporkan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi.

“Lebih tepatnya ke DPMD, Agar 3 Oknum BPD tersebut diberikan pemahaman regulasi maupun aturan secara khusus atau secara VIP biar mereka lebih paham agar tidak keluar dari peraturan yang sudah ada”, ujar M.Santoso kepada wartawan, Jum’at (08/07/2022).

Bukan tanpa alasan Lembaganya tersebut melaporkan 3 Oknum BPD Desa Tanjung Baru tersebut. Ia menilai apa yang dilakukan 3 Oknum BPD Desa Tanjung Baru sudah keluar dari aturan, bahkan tidak mengerti regulasi dan proses, Sehingga menimbulkan polemik dan kegaduhan.

Dijelaskan M.Santoso, Didalam Peraturan Bupati Bekasi Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Badan Permusyawaratan Desa di pasal 17 ayat (1), (2),(3) dan (4). Artinya Dilakukan rapat pemberhentian BPD Desa Tanjung Baru terlebih dahulu.

“Didalam Perbup Bekasi Nomor 6 Tahun 2018 Pasal 17 Sangat Jelas. Artinya dilakukan rapat pemberhentian Anggota BPD yang sudah mengudurkan diri melalui rapat Musyawarah BPD itu sendiri untuk selanjutnya dilaporkan kepada Camat melalui Bupati”, jelas M.Santoso.

Setelah adanya surat pemberhentian dari Bupati terhadap BPD yang mengundurkan diri Itu, lalu disampaikan kepada Kepala Desa. Dan selanjutnya Kepala Desa menyampaikan nama calon pengganti BPD yang baru sesuai penjelasan di Perbup Bekasi Nomor 6 Tahun 2018 di Pasal 20.

“Semua jelas, terkait pengantian BPD dan proses pergantian itu ranahnya Pemerintah Desa. Jadi apa yang dilakukan 3 Oknum BPD itu sudah keluar dari peraturan yang ada”, ujarnya.

“Sudah keluar dari Peraturan yang ada, tidak mengerti regulasi, kok justru malah membuat surat mosi tidak percaya terkait Musdus tersebut kepada Ketua BPD nya sendiri, kan lucu. Artinya sama saja menunjukan kesalahannya sendiri”, sindirnya.

“Karena memang di Wilayah Dusun I tidak ada nomor urut berikutnya, Buktinya ada Panitia menggelar pemilihan pengganti BPD secara Demokrasi, bahkan pedaftaran disebar di Wilayah Dusun I, agar masyarakat tahu dan juga bisa ikut serta mencalonkan diri jadi BPD. Semua sudah jelas terbuka, jadi 3 Oknum BPD sudah salah alamat membuat surat mosi tidak percaya kepada Ketua BPD”, kata M.Santoso

Justru yang perlu dipertanyakan kata M.Santoso, ada kepentingan apa 3 Oknum BPD Desa Tanjung Baru menggelar Musdus sehingga menghasilkan salah satu orang. Bukankah justru 3 Oknum BPD tersebut yang sudah mengkebiri Demokrasi terhadap Masyarakat Wilayah Dusun I.

Untuk diketahui, Anggota BPD Desa Tanjung Baru atas nama Egi Solihin mengundurkan diri berdasarkan Surat Pernyataan Tanggal 20 Januari 2022. Kemudian Pada Tanggal 25 Januari 2022, 3 Oknum BPD Menggelar Musyawarah Dusun I sehingga menghasilkan satu orang nama yaitu Ahmad Taminudin.

Akan Tetapi, Ketua BPD Desa Tanjung Baru, Arsad Menerima surat pengunduran pada tanggal 12 Februari 2022 dan kemudian tanggal 14 Februari 2022 melakukan rapat pembahasan pemberhentian Egi Solihin yang dihadiri semua BPD.

(Dayat)

Kecamatan Cikarang Utara Gelar MTQ, Camat : Kita Cari Putra Putri Terbaik Untuk Lomba Tingkat Kabupaten

0

Kecamatan Cikarang Utara Gelar MTQ, Camat : Kita Cari Putra Putri Terbaik Untuk Lomba Tingkat Kabupaten

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Perhelatan tahunan Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke IV tingkat Kecamatan Cikarang Utara digelar dan secara resmi dibuka Camat Cikarang Utara Enop Can di halaman Kantor Kecamatan Cikarang Utara, acara ini berlangsung semarak dan meriah, Kamis (07/07/2922).

“Lomba MTQ ini direncanakan berlangsung hanya satu hari, namun mengingat antusias dan minat masyarakat untuk mengikuti lomba cukup tinggi, maka apabila belum selesai hari ini akan dilanjutkan untuk esok hari. Adapun peserta MTQ yang ke IV tingkat Kecamatan Cikarang Utara Tahun 2022 kali ini diikuti sebanyak 142 orang peserta yang berasal dari 11 Desa se-Kecamatan Cikarang Utara. Dan adapun cabang yang dilombakan terdiri dari 3 cabang yaitu: Tahfidz, Tilawah dan Murottal.

Camat Cikarang Utara Enop Can mengatakan, tujuan dilaksanakannya MTQ ke IV Tingkat Kecamatan adalah untuk meningkatkan silaturahmi dan mencari qori qoriah di wilayah Cikarang utara, dimana setiap pemenang dalam MTQ ini, nantinya akan mewakili Kecamatan Cikarang Utara dalam lomba MTQ tingkat Kabupaten.

Rangkaian kegiatan hari ini kita awali dengan pawai ta’aruf yang diikuti oleh perwakilan dari 11 Desa, dan dari pemenang defile itu juga akan kita berikan reward kepada pemenang juara I (Satu), II (Dua) dan III (Tiga). Untuk peserta lomba MTQ, untuk lomba Tilawah diikuti oleh anak-anak, remaja dan dewasa. Untuk Tahfidz begitu juga, ada mulai dari 5 juz, 10 juz dan 30 juz. Ungkap Enop ke awak Media

Enop juga menambahkan, para peserta begitu juga warga masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, jelas terlihat dari semua peserta, mulai dari jam 07.00 wib (pagi) sudah Standby di Perumahan Grand Cikarang City ( GCC ) untuk mengikuti pawai. Memang selama 2 ( dua) tahun kebelakang kegiatan MTQ tidak bisa dilaksanakan dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Dan sekarang karena situasi sudah mulai longgar, sehingga kegiatan lomba MTQ ini bisa dilaksanakan.

Selanjutnya, kata dia, MTQ ini juga diharapkan mendorong pentingnya generasi muda untuk memiliki motivasi tinggi dalam mempelajari, menggali dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an. Sesuai dengan Tema acara hari ini “Menumbuhkan Minat Baca Al-Qur’an, Mewujudkan Masyarakat Beriman Dan Bertaqwa”.

Hadir dalam acara lomba MTQ Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Bekasi Bpk Yana Suyatna, Muspika Kecamatan Cikarang Utara, para Kepala Desa se-Kecamatan Cikarang Utara, para Kepala Sekolah, BPD se-Kecamatan Cikarang Utara, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Utara Agil Syahrudiana, para Ketua RW dan RT, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

( Rbn )