Home Blog Page 226

Ketum IWO Indonesia Icang Rahardian : Apa Kabar Hasil Inspektorat

0

Ketum IWO Indonesia Icang Rahardian : Apa Kabar Hasil Inspektorat

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki Melantik Ratusan Pejabat Fungsional, Kamis , 19 Juni 2020. Sebuah keputusan yang Luar biasa dan sangat politis, pasalnya Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki pada tanggal 22 Juni 2022, Jabatannya akan habis alias sudah tidak lagi menjabat PLT Bupati Bekasi.

Menurut Icang Rahardian, keputusan Politik yang di lakukan oleh Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki, tidak mencerminkan pemimpin yang baik, dan icang menegaskan semestinya Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki jelaskan dulu hasil laporan Inspektorat Kabupaten Bekasi pada Masyarakat Kabupaten Bekasi, terkait beredarnya Draf rotasi mutasi berbentuk file pdf mengenai Daftar nama – nama pejabat Bekasi yang beredar di group – group Watshap Masyarakat Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

” Lanjut Icang tentukan dulu setatus Hukum orang yang mengedarkan dokumen tersebut apakah itu Hoax atau benar adanya, karena icang yakin beredarnya dokumen tersebut sarat adanya kepentingan Pribadi dan oknum yang mencari keuntungan sesaat”.

Apalagi Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki akan segera berakhir mestinya janganlan meninggalkan keputusan politik yang terkesan kurang elok. Jadilah negarawan dan pemimpin yang baik apalagi jabatannya sudah menghitung hari mestinya hari – hari terakhir ini jadikan tempat dan ladang permintaan maaf pada semua jajaran di pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya kata Icang menurut Pak Maman Agus Supratman selaku Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi buka suara soal tersebarnya draft rotasi mutasi yang belakangan ini ramai dibicarakan.

Kata Maman Agus Supratman mengatakan kalau Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi sudah memanggil dan memeriksa sejumlah pihak atas tersebarnya dokumen tersebut.

“Terkait kebocoran draft itu, kita sudah melakukan pemeriksaan. Semuanya sudah kita periksa termasuk BKD (BKPSDM), dan bahkan pak (plt) bupati pun bersedia memberikan keterangan,” Jadi kapan penyelesaian hal terebut di selesaikan Plt Bupati Bekasi apa ini Jawabannya yang mengangkat 163 ASN. Tandas Icang Rahardian

(D.S)/Redaksi

Bawaslu Kabupaten Bekasi, Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Untuk Pelajar Tingkat SLTA se-Kabupaten Bekasi di SDIT Nurul Fajri

0

Bawaslu Kabupaten Bekasi, Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Untuk Pelajar Tingkat SLTA se-Kabupaten Bekasi di SDIT Nurul Fajri

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi, menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif bagi siswa SMA/SMK Se-Kabupaten Bekasi, yang merupakan program dari Bawaslu Goes To Campus.

Pemateri acara diisi langsung oleh Anggota Komisioner Bawaslu, Khoirudin, Alip Widada dan Aan Hasanah serta Kepala Sekolah SMAIT Nurul Fajri, Shalahuddin.

Acara sosialisasi digelar di lantai 3, gedubg SDIT Nurul Fajri, jalan Telaga Asih, Desa Telaga Asih, Cikarang Barat, pada Rabu, (18/05/2022).

Sebagai pemateri sosialisasi, Khoirudin Anggota Komisioner Bawaslu Divisi Penanganan Pelanggaran, menjelaskan sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan dasar, Bawaslu memiliki peran dan fungsi meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat.

“Karena itu secara fungsi Bawaslu ada dalam pencegahan, pengawasan, penindakan dan penyelesaian sengketa prosesnya. Secara umum memang Bawaslu yang mengawasi, tetapi dalam negara demokrasi sebenarnya masyarakat lah yang menjadi stakeholders atau pelaku utama pengawasan,” terang Khoirudin.

Karena itu menurutnya apa yang disampaikan kepada para pelajar sebagai bagian dari masyarakat merupakan hal penting untuk ikut menunjang pelaksanaan pemilu yang Luber (Langsung Umum Bebas Rahasia) Jurdil (Jujur dan adil) serta Demokratis.

“Kita memiliki tujuan agar masyarakat dapat mewujudkan pemilu yang berintegritas, membentuk kesadaran politik, mencegah terjadinya konflik dalam pemilu, menaikkan partisipasi publik dan yang terakhir juga mampu meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia ini,” tandasnya.

Senada dengan itu, Anggota Komisioner Bawaslu, Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Akbar Khadafi menjelaskan Bawaslu Goes To Campus merupakan program yang dicanangkan oleh Bawaslu RI dengan sasaran ke pelajar sekolah dan mahasiswa, yang pada Pemilu tahun 2024 mendatang memiliki hak pilih atau hak konstitusi.

“Tadi menurut pak Kepala Sekolah para siswa di tahun 2024, insya Allah sudah memiliki hak konstitusinya, jadi penentuan masa depan bangsa Indonesia ada di tangan kita semua,” jelas Akbar dalam sambutannya mewakili Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi kepada para pelajar yang hadir.

Akbar melanjutkan, dalam negara demokrasi pemilu merupakan wadah untuk warganya setiap lima tahun sekali.

“Jadi setiap lima tahun, kita melaksanakan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah. Biasanya kita memilih lima kotak suara. Pertama pemilihan Presiden, kedua DPR RI, ketiga DPD RI, keempat DPRD Provinsi, dan kelima DPRD Kabupaten/Kota,” lanjutnya.

Dia menginformasikan, Pemilu mendatang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024 dan telah disahkan oleh Komisi II DPR RI melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Tripartit penyelanggara pemilu.

“Baik itu Komisi Pemilihan Umum, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, maupun Bawaslu, insya Allah pasti ini, sekarang sedang pembahasan konsindering tentang peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu di Komisi II tentang tahapan pemilu. Jadi tahapannya sudah ada draftnya, tinggal disahkan,” terang Akbar.

Menurut Akbar, bulan Juni 2022 mendatang penyelenggara dari tingkat pusat sampai daerah sudah melaksanakan tahapan pemilu.

“Karena tahapan pemilu dalam Undang-undang itu 20 bulan. Kalau 14 Februari maka 14 Juni besok kita sudah mulai tahapan pemilihan umum,” tandasnya.

Mengenai Pemilihan Kepala Daerah, dia menambahkan secara serentak akan dilaksanakan di seluruh Indonesia pada bulan November 2024 di 34 provinsi, dan 500 Kabupaten/Kota.

Senada dengan itu, Shalahuddin Kepala Sekolah SMAIT Nurul Fajri mengungkapkan mendukung program Bawaslu tersebut karena selaras dengan pembelajaran kontekstual dan aplikatif yang dilaksanakan di sekolah yang dipimpinnya.

“Hari ini kita mendapatkan pembelajaran yang luar biasa, nanti ditanyakan saja apapun nanti anak SMA semua pengurus Osis, ditanyakan saja kepada bapak-bapak dari Bawaslu,” tandasnya.

(Redaksi)

Polsek Batang Kuis Tinjau Lokasi Galian C, Berikan Peringatan Keras

0

Polsek Batang Kuis Tinjau Lokasi Galian C, Berikan Peringatan Keras

GUE JABAR | Deli Serdang – Polsek Batang Kuis Tinjau Lokasi Galian C, Berikan Peringgatan Keras.Dalam tidakan penertiban yang dilakukan Sat Pol PP terkait para pengusaha tambang galian C tanpa ijin, Polsek Batang Kuis jajaran Polresta Deli Serdang kerja keras hingga malam dini hari.

Tindakan peninjauan lokasi galian C tanpa ijin yang berada di Desa Sena Langsung di pimpin Kapolsek Batang Kuis AKP Simon Pasaribu, S.H,.Kamis (18/05) sekira pukul 18.00 wib hinga pukul 22.30 malam

Turut hadir Kapolsek Batang Kuis Simon Pasaribu, S.H,. Camat Batang Kuis Avro Wibowo, Kasat Pol PP, Deli Serdang Marzuki bersama tim zazaran.

Kapolsek Batang Kuis Simon Pasaribu saat dikonfirmasi awak media via WhatdsAp mengatakan, terkait penertiban galian C tetap kita berikan himbauan kepada pengelola.

“Benar bang, terkait galian C yang nekat beroprasi, malam ini kami masih tetap berada di lokasi khawatir kalau para pengelola menjalankan aksi nya diwaktu malam, namun malam ini tidak ada, dan kami tidak menemukan alat berat dilokasi hanya saja ada beberap unit Dum truk sehingga diberi himbauan untuk titak melakukan kegiatan.” Jawab Kapolsek.

Informasi dari warga sekitar menyinggung ada nya penertiban yang dilakukan oleh pihak hukum itu hanya berlaku dua hari bagi pengelola galin setelah itu ratusan Dum truk hilir mudik.

“Alah sudah gak heran lagi kami bg, karena sudah bolak balik rajia dilakukan, namun tidak membuat epek jera para penggelola galian, karna apa, karna para pengusah to dak ditangkap sehingga terjadi buka tutup kaya toko kelontong, “ujar warga kepada awak media.

(Rizky Zulianda)

Lagi-lagi Satpol PP Deli Serdang Setop Alat Berat di Lahan Galian C Ilegal

0

Lagi-lagi Satpol PP Deli Serdang Setop Alat Berat di Lahan Galian C Ilegal

GUE JABAR | DELI SERDANG – Satpol PP Deli Serdang berhasil menertibkan sekaligus menghentikan dua unit ekskavator di lahan galian C ilegal di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis.

“Benar, semalam sore kita sudah menyetop beroperasinya satu unit ekskavator di galian C ilegal.Berdasarkan data,kedua ekskavator itu milik J warga Kecamatan Beringin dan H,warga Deli Tua,”kata Kasatpol PP Deli Serdang, Marzuki, Rabu (18/05/2022).

Dikatakannya, selain menyetop beroperasinya ekskavator, pihaknya juga memaksa sejumlah Dump Truk untuk balik kanan. Pihaknya berjaga di lokasi pada Selasa 17/05/2022 hingga pukul 20.00 WIB.

“Memang sampai malam hal ini kita lakukan, tujuannya agar tidak ada lagi yang melakukan galian C di daerah itu. Kita akan terus melakukan monitoring di lokasi tersebut,” papar Marzuki yang merupakan mantan Camat Labuhan Deli.

Untuk itu ia menghimbau agar pengeloa galian C untuk mengurus perizinan terhadap galian C. Jika tidak, maka Satpol PP akan terus melakukan melakukan penertiban.
Selain di Desa Sena, Satpol PP juga akan melakukan penertiban di Kecamatan Percut Sei Tuan. Sebab, Satpol PP Deli Serdang juga mendapat informasi bahwa di daerah Percut Sei Tuan kembali beroperasi galian C ilegal.

Camat Percut Sei Tuan, Ismail membenarkan kalau di Desa Bandar Klipah, terdapat galian C ilegal. Bahkan, pihak bersama tim terpadu sudah beberapa kali melakukan penertiban. Hanya saja, tambah Ismali, oknum pelaku galian C kadang beroperasi di malam hari.

“Kita sudah tertibkan, tapi seminggu kemudian mereka beroperasi lagi. Jadi mereka seperti main kucing-kucingan dengan kita. Karenanya, jika Satpol PP akan turun kita siap memback-up,” ujar Ismail via telepon. (Rizky Zulianda)

Ratusan Paket Sembako dari Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat Disalurkan kepada Buruh di Medan

0

Ratusan Paket Sembako dari Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat Disalurkan kepada Buruh di Medan

GUE JABAR | MEDAN – Dalam rangka memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2022 lalu, Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat memberikan bantuan sembako kepada para buruh. Kali ini diberikan bantuan seabanyak ratusan paket sembako yang terdiri dari Beras 500 Kg dan Minyak Goreng 100 Liter.

Pemberian bantuan sembako secara simbolis diserahkan oleh Ketua Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat Kota Medan, Ricky Shahreza di Kantor Dinas Ketanaga Kerjaan Provinsi Sumatera Utara, Medan, Rabu (18/5/2022).

Hadir Dalam Acara tersebut, Dahlan Ginting (Ketua Serikat Buruh Bersau Indonesia/Ketua Panitia Perayaan Hari Buruh), Jonson Pardosi (Plt. Koorwil Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI)/Sekretaris Panitia Perayaan Hari Buruh ), Roni Ramadhani (Ketua DPD Serbunas/ Wakil Ketua Panitia Perayaan Hari Buruh ), Nia Kurniawaty (Ketua Tingkat Provinsi PD. FSP Pariwisata SPSI Sumut/ Bendahara Panitia Perayaan Hari Buruh).

Ketua Serikat Buruh Bersau Indonesia/Ketua Panitia Perayaan Hari Buruh, Dahlan Ginting mengucapkan terima kasih kepada Tim Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat atas bantuan sembako kepada pekerja yang mengalami kesulitan ekonomi akibat terdampak Covid-19. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi pekerja khususnya untuk buruh di Kota Medan.

“Semoga bantuan yang diberikan ini bermanfaat serta berguna bagi para pekerja yang terdampak pandemi walaupun pandemi ini sudah semakin membaik”

Dahlan Ginting menjelaskan, Akan berupaya dalam mensukseskan kegiatan perayaan hari buruh dengan cara menjaga kondusifitas acara yang dihadiri oleh beberapa elemen buruh. (Rizky Zulianda)

Mengenang Ibu Agung Hj Fatmawati, Puan: Nenek Sekaligus Inspirasi

0

Mengenang Ibu Agung Hj Fatmawati, Puan: Nenek Sekaligus Inspirasi

GUE JABAR | JAKARTA – Tepat hari ini, 42 tahun lalu, Indonesia kehilangan ibu negara pertamanya, Fatmawati. Ia meninggal pada tanggal 14 Mei 1980 pada usia 57 tahun di Kuala Lumpur, Malaysia karena serangan jantung ketika dalam perjalanan pulang umroh dari Mekkah. 

Cucu Fatmawati, Puan Maharani, mengenang neneknya itu sebagai sosok yang membanggakan.

“Ibu Fatmawati selain menjadi kebanggaan keluarga kami, beliau juga adalah sosok kebanggaan masyarakat Bengkulu, dan kebanggaan bangsa Indonesia,” kata Puan, Sabtu (14/5/2022).

Puan pun selalu menjadikan sosok Fatmawati sebagai inspirasi.

Perjuangan Fatmawati yang mendukung Soekarno dalam memproklamirkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dinilai Puan tak hanya sekedar pengabdian istri kepada suami, namun juga seorang warga kepada negara dan bangsanya.

“Salah satu cerita yang paling menginspirasi dari Ibu Fatmawati adalah bagaimana ia turut menjahit bendera merah putih, yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan,” kata mantan Menko PMK ini.

Puan mengisahkan, saat itu untuk mendapatkan bahan kain merah dan putih dalam ukuran sebesar bendera bukan lah hal yang mudah.

Barang-barang eks impor semuanya berada di tangan Jepang.

Fatmawati pun harus meminta bantuan Shimizu, orang yang ditunjuk oleh Pemerintah Jepang sebagai perantara dalam perundingan Jepang-Indonesia.

Shimizu lalu mengusahakannya lewat seorang pembesar Jepang, yang mengepalai gudang di Pintu Air di depan eks Bioskop Capitol.

Dengan susah payah Fatmawati akhirnya mendapatkan bahan kain itu dan menjahitnya.

“Bendera itulah yang berkibar di Pegangsaan Timur saat proklamasi kemerdekaan Indonesia,” kata perempuan pertama yang menjadi Menko di Indonesia ini.

Fatmawati menghabiskan waktunya untuk menjahit bendera itu dalam kondisi fisik yang cukup rentan.

Pasalnya, Fatmawati saat itu sedang hamil tua dan sudah waktunya untuk melahirkan putra sulungnya, Guntur Soekarnoputra.

Fatmawati menjahit bendera itu secara berangsur-angsur dengan mesin jahit Singer yang dijalankan hanya dengan tangan saja.

Sebab dokter melarang ia menggunakan kaki untuk menggerakkan mesin jahit.

Tak jarang, Fatmawati menitikkan air mata kala menjahit bendera itu.

Namun, Fatmawati tak berhenti menjahit bendera itu hingga rampung karena meyakini Indonesia akan segera merdeka dalam waktu dekat.

“Bagi saya, Ibu Fatmawati adalah sosok yang mempunyai visi dan pandangan jauh ke depan. Atas jasa Beliau, kita bangsa Indonesia memiliki bendera pusaka merah putih yang dijahit dengan tangan Beliau sendiri dan dipersiapkan sebelum Indonesia merdeka,” kata Puan. (*)

Kata Puan, Dampak Global Pelarangan Ekspor Minyak Sawit Indonesia

0

Kata Puan, Dampak Global Pelarangan Ekspor Minyak Sawit Indonesia

Oleh: Mirah Kusumaningrum

GUE JABAR | JAKARTA – Akibat kelangkaan pasokan minyak goreng di tanah air, akhirnya mulai tanggal 28 April 2022
Pemerintahan presiden Joko Widodo melarang ekspor produk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), minyak sawit merah atau red palm oil (RPO), palm oil mill effluent (POME), serta refined, bleached, deodorized (RBD) palm olein dan used cooking oil untuk batas waktu yang tidak ditentukan.

Menyikapi kelangkaan minyak goreng di tanah air usai kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET) diberlakukan Ketua DPRRI Dr. (H.C) Puan Maharani menegaskan persoalan minyak goreng yang berkepanjangan dapat berpengaruh terhadap ketertiban umum yang berdampak luas.

Pelarangan sementara ekspor minyak goreng ini menunjukkan keberpihakan yang kuat dari pemerintah untuk memprioritaskan kepentingan rakyat. Oleh sebab itu, setiap pelanggaran yang terjadi akan ditindak dengan tegas. Pemerintah akan tegas menindak siapa saja yang melanggar keputusan tersebut.

Pelarangan ekspor minyak sawit ini tentu saja berdampak sangat besar pada perekonomian global, mengingat Indonesia adalah negara pengekspor minyak sawit terbesar di dunia.

Tahun lalu saja (2021) nilai ekspor minyak sawit Indonesia mencapai USD 35,5 Milyar dari penjualan global 26,9 Juta Ton minyak sawit dengan pasar terbesarnya adalah China (4,7 Juta Ton), Uni Eropa (4,0 Juta Ton), India (3,03 Juta Ton) dan Pakistan (1,6 Juta Ton).
Awalnya dunia berharap Indonesia dapat menjadi stabilisator harga di pasar minyak goreng dunia yang terganggu akibat pasokan minyak biji bunga matahari dari Ukraina dan Russia terhenti karena perang dua negara tersebut.

Sedangkan pemasok besar lainnya adalah negara Kanada yang sayangnya sedang mengalami gagal panen biji bunga matahari akibat cuaca yang ekstrim.

Cuaca ekstrim juga mengganggu panen dan produksi subtitusi minyak goreng lainnya yang berbahan baku dari kacang kedelai asal negara2 Amerika Selatan.

Jadilah harga minyak sawit naik sejalan dengan kelangkaan minyak biji bunga matahari tersebut dan harga pasar dunia yang naik menggiurkan ini dimanfaatkan oleh para usahawan minyak sawit untuk menggenjot ekspor mereka seraya melupakan keamanan suplai pasar domestik.

Lihat saja harga CPO yang pada bulan juli 2021 sebesar USD 780 per Ton pada saat ini menjadi USD 1.600 . Ini adalah masa keemasan minyak sawit.

Akibat Pelarangan ekspor minyak sawit Indonesia ini terjadi gelombang kekacauan pada rantai suplai mulai dari rumah tangga, usaha makanan, restaurant hingga industri global khususnya industri turunan yang menggunakan minyak sawit sebagai bahan bakunya.

Minyak goreng hilang dari rak rak supermarket Rewe, Aldi, Edeka di Eropa dan Walmart, Stop & Shop, Safeway Amerika.

Restaurant dan bisnis makanan mulai dari Inggris, India hingga ke Korea Selatan yang menggunakan minyak goreng tampak K.O. terkena pukulan telak dua kali yakni : Pandemi Covid 19 dan langkanya minyak goreng.

Perusahaan2 Farmasi dan Sabun serta jenis perusahaan lainnya yang berbahan baku minyak sawit di China tampak mengurangi produksinya.

Sebuah komoditi yang pernah dianggap remeh oleh Uni Eropa dengan cara pelarangan peredarannya di U.E. saat ini telah nyaris melumpuhkan berbagai bidang usaha dan perekonomian dunia.

Naiknya harga minyak goreng mempengaruhi kenaikan disegala sektor dan pada akhirnya menyumbang angka Inflasi global. Sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia Indonesia mempunyai potensi penguasaan sumber energi bahan bakar diluar energi fossil minyak bumi.

Minyak sawit telah menjadi primadona sumber Biofuel masa depan.

Oleh karena itu, kelangkaan minyak goreng yang terjadi di tanah air dan dunia harus kita anggap bukan sebagai malapetaka atau ironi negara produsen minyak goreng terbesar, akan tetapi sebagai pemanasan untuk perbaikan regulasi dan tataniaga sekaligus tatakelola dari hulu ke hilir pertanian dan industri minyak sawit sang juara dunia.

**) Mirah Kusumaningrum, Pengamat Ekonomi Rakyat, Tinggal di Jawa Timur

Stabilkan Harga Bahan Pokok Sebelum Naikkan BBM, Listrik dan LPG

0

Stabilkan Harga Bahan Pokok Sebelum Naikkan BBM, Listrik dan LPG

GUE JABAR | JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi masyarakat sebelum mengambil kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar, elpiji serta tarif listrik yang dipicu lonjakan harga minyak mentah dan gas alam dunia.

Menanggapi hal itu, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengungkapkan terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan di masyarakat saat ini.

Masyarakat berharap berbagai harga kebutuhan pokok semakin terjangkau setelah pendemi mereda. Kenyataannya, justru pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan yang mencekik masyarakat menengah ke bawah.

“Oleh karena itu, apa yang diharapkan oleh Ibu Puan itu menjadi benar. Sebelum menaikkan atau menetapkan kebijakan pemerintah harus melihat realitas yang ada. Supaya kebijakannya tidak terkesan elitis,” ujar Trubus.

Menurutnya, segala kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus memperhatikan suasana kebatinan yang ada di masyarakat dan kondisi riil yang dihadapi. Hal itu patut dilakukan agar pemerintah tidak berhadapan langsung dengan resistensi masyarakat.

Menurut Trubus, ada langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah agar kebijakan kenaikan BBM tidak mengakibatkan gejolak publik. Pertama, pemerintah harus mampu mengedukasi masyarakat terkait kebijakan penaikan harga BBM, dari dasar kebijakan, kondisi nasional dan global, hingga dampak dan antisipasi dari dampak yang ditumbulkan.
“Pemerintah harus memperbaiki komunikasi publik. Jadi masyarakat diberikan edukasi,” lanjutnya.

Kedua, pemerintah harus memperhatikan kebutuhan masyarakat terdampak dengan membuat jaring pengaman sosial yang kuat. Jaring pengaman sosial itu berupa stimulus ataupun paket peringanan untuk mendorong masyarakat semakin produktif. Utamanya untuk sektor UMKM dan padat karya.
“Pemerintah harus menyiapkan segala jaring pengaman sosial,” tegasnya.

Jaring pengaman sosial juga harus diarahkan pada hal produktif untuk masyarakat di perkotaan dan pedesaan.
“Jadi masyarakat sekarang ekonominya ekonomi kerakyatan saja, ekonomi dari basis bawah,” sambungnya.

Jangan BLT

Meski demikian, Trubus tidak sepakat jika pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) akibat kebijakan penaikan harga BBM.

“Tapi jangan BLT itu. BLT kan suasananya sudah gak cocok lagi. Karena kemarin pandemi. Sekarang masyarakat sudah bermobilitas. Jadi kebijakan yang lebih tepat menstimulus masyarakat untuk memperoleh keringanan misalnya untuk pupuk, kebutuhan pertanian,” tegasnya.

Trubus menyarankan pemerintah untuk melakukan efisiensi dengan mengevaluasi pengeluaran negara yang berjumlah besar seperti untuk belanja pegawai dan pembangunan. Pembiayaan infrastruktur bisa dilakukan melalui skema yang melibatkan pihak ketiga sehingga tidak membebani keuangan negara.

“Pemerintah melakukan efisiensi. Misalnya untuk ASN yang anggarannya besar. Hal-hal yang terkait dengan pembangunan dievaluasi dulu,” sambungnya.

Meski demikian, pemerintah disarankan untuk menstabilkan dahulu harga kebutuhan pokok, dibanding langsung menaikkan harga BBM
“Kalau menurut saya distabilkan dulu harga. Jadi masyarakat ada kesiapan secara mental dalam menghadapi dinamika situasi yang bergejolak itu,” pungkasnya.

Sementara itu, kata Ekonom INDEF, M Rizal Taufikurahman mengharapkan pemerintah diharapkan menahan rencana kenaikan gas elpiji 3 kg. “Rumah tangga menengah kebawah sudah pakai itu dan sangat sensitif dengan perubahan harga. Kalau menengah kebawah tertekan karena elpiji 3 kg dicabut, nah ini akan menggerogoti konsumsi dan daya beli masyarakat,” ujarnya, selasa (17/5).

Lalu untuk rencana kenaikan harga BBM, Rizal mengatakan pemerintah perlu mengkaji betul, mengetahui untung dan rugi, memanfaatkan peluang yang ada. Selama ini kata dia, pemerintah mendapat keuntungan dari ekspor minyak mentah dan mengimpor balik ke dalam negeri. Namun keuntungan tersebut apakah cukup untuk membiayai subsidi BBM.

Pada prinsipnya, dalam merencanakan kenaikan harga, harus diperhatikan betul dampaknya kepada masyarakat. “Kita tidak mengorbankan konsumsi rumah tangga yang jelas jelas mempengaruhi transmisi dan mekanisme ekonomi dalam negeri.” ujar Rizal. Pemerintah perlu menjaga pergerakan harga dalam negeri, agar ekonomi yang tengah tumbuh ini terus bergerak maju. (***)

2 Pelaku Pencurian Rumsong Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat

0

2 Pelaku Pencurian Rumsong Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan rumah kosong (Rumsong) yang terjadi di Perum Metland Cibitung Cluster Spring Terrace Blok A 7/2 RT 010/026 Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (07/05/2022) dinihari.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan memaparkan, pelaku DH alias DKL (25) memanjat tembok perumahan cluster dari samping yang berbatasan dengan perkampungan menggunakan tangga bekas proyek pembangunan.

“Para pelaku selain mengincar barang proyek juga menguncar rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik atau pulang kampung,” Ucap Kapolres

“Setelah masuk ke dalam cluster, pelaku DH berjalan mencari rumah yang ditinggal oleh penghuninya. Kemudian, menemukan rumah dengan kondisi lampu tidak menyala (gelap), pelaku DH langsung mencungkil jendela belakang rumah dengan obeng, lalu pelaku masuk ke dalam Rumsong dan mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah tersebut,” bebernya.

“Kemudian pelaku membawa barang-barang hasil curian tersebut dan menyerahkan ke pelaku lain, yakni HY alias BTK (36) untuk dijual. Pelaku DH merupakan kuli bongkar bangunan di Perum Metland Cibitung,” tambah Kapolres.

Kapolres mengatakan, pelaku merupakan residivis curanmor dua tahun lalu. Pelaku pernah beroperasi di 4 titik di Kabupaten Bekasi, salah satunya di Perum Metland Cibitung.

“Pelaku merupakan seorang residivis pencurian sepeda motor pada 2 Tahun yang lalu,” Jelasnya.

“Setelah melalui proses penyidikan dan penyelidikan dari aduan korban dan keterangan para saksi, dua pelaku ini dapat diamankan di kediamannya di sebuah rumah kontrakan,” kata Kapolres.

Para pelaku diancam dengan Pasal 363 Ayat (1) KE 3E dan 5E KUH Pidana, dengan masa kurungan 7 tahun penjara.

(Jar/Redaksi)

Jalin Keakraban, Keluarga Besar SMA Negeri 6 Binjai Gelar Outbound

0

Jalin Keakraban, Keluarga Besar SMA Negeri 6 Binjai Gelar Outbound

GUE JABAR | Patumbak – Libur kerja di tanggal merah, dimanfaatkan keluarga besar SMA Negeri 6 Binjai dengan menggelar Outbound yang digelar di Tahtan Outbound and Edu Centre di kawasan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (16/5/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 65 orang yang terdiri dari Guru selaku pendidik dan para Tata Usaha.

Ditemui disela kegiatan, Kepala SMA Negeri 6 Binjai Sujarno, S.Kom mengatakan, menjalin silaturahmi dan keakraban merupakan bagian dari misinya ketika ditunjuk sebagai kepala sekolah pada 18 April 2022 lalu.

“Sejak awal sebelum bicara skema dan pola pendidik yang efektif di SMA Negeri 6 Binjai, silaturahmi dan keakraban sesama pendidik, staf dan lainnya yang masuk dalam keluarga besar sekolah ini, merupakan visi awal ketika saya ditunjuk sebagai Kepsek yang belum genap sebulan ini,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut pria yang akrab disapa Jarno ini, kegiatan gathering yang diisi dengan outbound seperti ini merupakan salah satu langkah efektif.

“Mungkin hal seperti ini perlu dilakukan sehingga di antara sesama guru dan staf lainnya, ada rasa kedekatan. Karena kami khawatir kalau ini tidak dilakukan, semua pendidik bisa jalan sendiri-sendiri dan akhirnya kebersamaan untuk membesarkan sekolah ini jadi tak tercapai,” tandasnya.

Setelah hubungan semua unsur sekolah bisa terjalin, lanjut pria 39 tahun ini, secara bertahap ia bertekad untuk memperbaiki sistem pendidikan di sekolah untuk kembali membangkitkan semangat mengajar bagi pendidik dan semangat belajar bagi siswa yang selama ini terdampak segala macam persoalan.

Sebagai Koordinator Pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan IV Kabupaten Langkat, Jarno juga optimis bahwa ke depan sekolah yang kini mengamokomodir 800 orang lebih siswa yang tersebar di 23 rombongan belajar (Rombel) ini mampu berkompetisi untuk menjadi salah satu yang terbaik. Tak hanya di Kota Binjai, akan tetapi juga di Sumut.

Lebih jauh Jarno juga menjelaskan, pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang pelaksanaannya diundur pada Jumat, 13 Mei 2022 lalu, SMAN 6 Binjai juga turut menggelar kegiatan upacara yang mewajibkan para guru mengenakan pakaian adat berbagai daerah di Indonesia yang digelar di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan AR Hakim, Kecamatan Binjai Utara.

Selain itu, katanya lagi, pihak juga turut meningkatkan kolaborasi dengan jajaran Forkompimcam Binjai Utara baik dari pihak kecamatan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk bersama menjaga kebersihan dan menjaga lingkungan sekirar sekolah.

Sementara, dalam kegiatan outbound yang menghadirkan instruktur dari Medan Youth Scout, para guru terlihat sangat cerita mengikuti berbagai perlombaan diantaranya senam bersama dan mengangkut air beramai-ramai dengan menggunakan nampan dijunjung.

(Rizky Zulianda)