Home Blog Page 254

BNPP Tinjau Lokasi Percepatan Pembangunan Ekonomi Perbatasan di Sambas

0

BNPP Tinjau Lokasi Percepatan Pembangunan Ekonomi Perbatasan di Sambas

GUE JABAR | Sambas – Untuk mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain dan Skouw, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melakukan kunjungan ke lokasi pengembangan ekonomi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Jumat (4/2/2022).

Hasil peninjauan ini dilaporkan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan (Deputi II) Paulus Waterpauw, kepada Kepala BNPP yang notabene Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. “Peninjauan Lokasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Inpres Nomor 1 Tahun 2021 di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat oleh Tim PKPD dan Tim PRKP Kedeputian II,” lapor Paulus.

Tim yang dimaksud Paulus tersebut, adalah Tim BNPP yang diwakili oleh Asisten Deputi (Asdep) Potensi Kawasan Perbatasan Darat (PKPD) Asnil dan Asdep Penataan Ruang Kawasan Perbatasan (PRKP) Suroyo, beserta jajaran di bawah Kedeputian Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan.

Tim tersebut menemukan sejumlah kendala yang menghambat pengembangan agrikultur, perikanan, dan industri di kecamatan perbatasan di Kabupaten Sambas.

Di Kecamatan Tebas dan Salatiga, petani padi hibrida dan padi rawa kesulitan mempertahankan keberlanjutan produksi beras karena kurangnya dukungan pupuk bersubsidi dan rendahnya harga gabah kering, terutama saat panen raya berlangsung. Selain itu, sedikitnya permintaan beras premium dan timpangnya bantuan untuk padi hibrida membuat petani enggan melanjutkan budidaya tanaman ini.

“Untuk padi hibrida, cuma ada bantuan benih saja. Jadi, diminta harus disamakan dengan padi rawa. Harus ada (bantuan) penunjang yang lainnya,” tutur Asdep PKPD Asnil.

Pertanian serupa di Kecamatan Sejangkung juga menghadapi kendala sarana dan prasarana, yakni kurangnya unit traktor untuk mengolah lahan dan mesin perontok padi untuk memproses hasil panen. Saat ini, hanya terdapat satu unit traktor yang digunakan oleh sembilan kelompok tani. Sementara itu, mereka juga tidak memiliki mesin perontok padi sehingga proses pascapanen dilakukan secara manual.

Di Kecamatan Tekarang dan Sebawi, pengembangan kawasan sentra produksi tanaman jeruk yang menerapkan teknologi Buah Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) terkendala oleh susahnya pengaturan waktu panen, rendahnya kemampuan petani, masalah produksi pascapanen, kondisi alam yang tidak menentu, hama penyakit, mahalnya sarana produksi, sulitnya akses permodalan, serta buruknya akses jalan usaha tani.

Sementara itu, pembangunan pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada di Kecamatan Galing terkendala oleh infrastruktur jalan yang belum memadai. Akses menuju lokasi bahkan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

Begitu juga dengan industri kemasan lada di Kecamatan Sejangkung. Akses ke lokasi masih berupa jalan desa sehingga perlu ada peningkatan agar dapat dilalui kendaraan logistik. Selain itu, kawasan ini juga belum terjangkau oleh jaringan internet.

Tim BNPP juga sempat meninjau pembangunan jalan nasional ruas Tebas-Jembatan Sambas Besar yang menjadi akses utama Pusat Pariwisata Temajuk.

“Diharapkan ke depan, Pusat Pariwisata Temajuk akan lebih cepat berkembang dengan dibangunnya jembatan dan jalan ini,” ungkap Asnil.

Selain meninjau pelaksanaan Inpres 1 Tahun 2021, tim turut berkunjung ke Desa Pemangkat Kota di Kecamatan Pemangkat untuk melihat potensi budidaya ikan tangkap darat. Di lokasi tersebut, kurangnya jumlah ekskavator menjadi kendala yang menghambat pengembangan tambak seluas 850 hektare.

Puspen Kemendagri

Peringati Hut Partai Gerindra ke-14, DPC Kabupaten Bekasi Lakukan Potong Tumpeng dan Santunan Yatim Piatu

0

Peringati Hut Partai Gerindra ke-14, DPC Kabupaten Bekasi Lakukan Potong Tumpeng dan Santunan Yatim Piatu

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi lakukan perhelatan HUT ke-14 di Icon City, Kecamatan Cikarang Pusat Bekasi, Minggu 06/02/2022.

Perayaan HUT Partai Gerindra ini dilakukan secara virtual bersama Sekretaris DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan DPD Partai Gerindra Jawa Barat yang dihadiri juga sayap Partai salah satunya Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) PC Kabupaten Bekasi dan PPIR.

Dalam acara tersebut selain pengurus DPC Kabupaten Bekasi juga dihadiri beberapa anggota DPRD Fraksi Gerindra Kabupaten Bekasi.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha mengatakan bahwa semoga tetap bisa menjadi juara di Kabupaten Bekasi dan bisa bertambah kursi legislatif di DPRD Kabupaten Bekasi dan bisa mengantarkan Kader terbaiknya untuk menjadi Bupati Bekasi.

”Kami disini melaksanakan acara kegiatan HUT Partai Gerindra yang ke-14 yang tadinya akan dilakukan di 1 (satu) titik di tingkat Provinsi, dengan memahami situasi saat ini maka dilaksanakan di masing – masing DPC, dengan sederhana yang hanya dihadiri para anggota fraksi dengan acara potong tumpeng serta santunan anak yatim piatu,” Ucapnya.

Lanjut ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, ”Semoga Gerindra bisa kembali menang di Kabupaten Bekasi dan di tahun 2024 mendatang bisa menambah kursi legislatif, serta bisa memenangkan kader terbaik kami pada pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Bekasi,”.

Junaedi S.Sos selaku ketua sayap Partai Gerindra PC Satria Kabupaten Bekasi mengungkapkan harapan yang sama dengan ketua DPC Kabupaten Bekasi di hari Ulang Tahun Partai Gerindra ke-14 ini.

”Semoga tetap solid dan kompak selalu mulai dari titik ranting hingga tingkat DPC, dan Partai Gerindra bisa mempertahankan tradisi juaranya di Kabupaten Bekasi serta bisa menambah kursi Legislatif di DPRD Kabupaten Bekasi, serta bisa memenangkan di Pilpres 2024 mendatang dan Prabowo menjadi Presiden,”Harapnya.

Dalam acara ini juga diisi oleh santunan yatim piatu dan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh ketua DPC Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha.

(Redaksi)

4 Pemuda Yang Diduga Hendak Tawuran Diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi

0

4 Pemuda Yang Diduga Hendak Tawuran Diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan 4 orang pemuda yang akan melakukan tawuran di Jl. Cicau Kec. Cikarang Pusat.

Tim Perintis Presisi Polres Metro Bekasi yang dipimpin oleh Iptu Untung Purwoko dan Ipda I Putu Agum kembali mengamankan para remaja yang diduga hendak tawuran di perum Mega Regency, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu (06/2/22).

Iptu Untung Purwoko mengatakan,Tim perintis presisi menyasar jalan jalan yang rawan aksi kriminalisasi pada malam hari dan ketika melakukan penyisiran lokasi tersebut,Tim mandapati sejumlah pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran.

“Seperti biasa, kami melakukan Patroli setiap malam dengan rute wilayah Cikarang Raya sampai Serang Baru,” kata Untung

Ia Menjelaskan, ketika melaksanakan Patroli tim beberapa kali membubarkan pemuda yang terlihat sedang berkerumun.

“Ketika kami sampai di wilatah Serang Baru kami dapati beberapa pemuda yang mencurigakan setelah kami datangi dan periksa kami dapati Senjata tajam (Sajam) berupa Celurit besar dan botol beling,” ucapnya.

Lanjut untung, Sajam dan botol beling tersebut diduga hendak digunakan untuk tawuran di Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat.

“Ada empat pemuda yang kami mintai keterangan, ternyata para remaja ini sudah janjian melalui Medsos untuk melakukan tawurannya,” tuturnya.

Selain menangkal dan menurunkan angka kejahatan. Masifnya patroli patroli itu untuk menghentikan penyebaran virus Omicron.

“Kami cegah kejahatan jalanan dan antisipasi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron,” pungkasnya.

Keempatnya kini diamankan ke Polres Metro Bekasi guna untuk penyelidikan lebih lanjut.

(Redaksi)

Pemerhati Anak, M.Rojak : Dorong Peran Serta Masyarakat Terbentuknya Posyandu Remaja

0

Pemerhati Anak, M.Rojak : Dorong Peran Serta Masyarakat Terbentuknya Posyandu Remaja

GUE JABAR | Bekasi – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui UPT Puskesmas Karang Satria bertempat di Kantor RW 08 Perumahan Taman Kintamani Desa Jejalenjaya Tambun Utara telah sukses melakukan kegiatan lounching terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani, Sabtu (5/2/2022).

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Ibu Aulia mewakili Kasie Kesehatan Keluarga Bidang Kesehatan Masyarakat, Camat Tambun Utara Bapak Najamuddin, Kepala Desa Desa Jejalen Jaya Bapak Kumpul, Bimaspol, Babinsa Jejalen Jaya, RS Kartika Husada Tambun Selatan, dan Pemerhati Anak Kabupaten Bekasi M.Rojak.

Sebelum acara simbolis peresmian terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani, UPT Puskesmas Karang Satria menghadirkan tokoh Pemerhati Anak, M.Rojak, mantan Anggota Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) 2017-2019 sebagai narasumber dialog interaktif bersama warga perumahan Taman Kintamani, Jejalenjaya Tambun Utara.

“Saya sangat mengapresiasi terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani yang di inisiasi ibu Susi selaku Kepala UPT Puskesmas Karang Satria beserta tim, Posyandu Remaja merupakan bagian program Pemerintah dilingkungan Dinas Kesehatan sangat perlu mendapat perhatian dan dukungan kita bersama segenap lapisan masyarakat.” Ujarnya M.Rojak

Ditambahkan lebih lanjut, M.Rojak menyampaikan, ” bahwa upaya bentuk perlindungan anak perlu pelibatan peran serta masyarakat secara aktif karena jelas disebutkan dalam Undangan- undangan Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014 Pasal 72 ayat 1-2. Bahwa perlindungan anak dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Kehadirannya Posyandu Remaja dilingkungan masyarakat sebagai bentuk tanggungjawab setiap orang secara bersama-sama/kelompok untuk memastikan tumbuh kembang Remaja baik secara fisik dan mental.”

Penyebaran informasi seputar kesehatan masyarakat sangat penting utamanya dilingkungan terdekat yaitu keluarga.

“Perkara kesehatan, zaman dahulu orang tua sangat proaktif datang ke Posyandu membawa balita diperiksa fisiknya dengan diberikan imunisasi dan ditimbang secara rutin. Saat anak beranjak remaja kebanyakan orang tua saat ini melihat tumbuh kembang anak hanya secara fisik tapi kurang perhatian pada mentalnya. Orang tua tidak boleh abai pada perkara kesehatan mental remaja karena persoalan munculnya beberapa kasus kekerasan anak remaja timbul akibat kurangnya pengetahuan terhadap aspek kesehatan mental. Melahirkan generasi sehat secara fisik memang penting tetapi jauh lebih penting lagi juga secara mental.” Tegas Rojak, dalam paparannya.

Pemerintah Kecamatan Tambun Utara melalui Camat Bapak Najamuddin meminta kepada instansi pemerintah Desa Jejalenjaya untuk bersama-sama masyarakat agar merumuskan program pemberdayaan masyarakat lebih besar sekala prioritas posting anggaran kearah pemberdayaan masyarakat untuk dimasukkan kedalam rancangan APBD kedepannya.

“Saya selaku Camat Tambun Utara pastinya akan selalu medukung untuk merekomendasikan segala bentuk kegiatan masyarakat, baik itu oleh pemerintah desa dan Puskesmas Jejalenjaya, terlebih Posyandu Remaja ini sangat penting karena menyangkut kebaikan masa depan generasi kita. Kalau tidak ada program buat Posyandu Remaja saya akan coret, saya pastikan posyandu remaja mendapatkan dukungan yang bersumber dari APBD”, ujarnya Najamuddin, disambut tepuk tangan riuh oleh warga sekitarnya.

Dijelaskan Kepala UPT Puskesmas Karang Satria Ibu Susi, bahwa Tujuan Posyandu Remaja dibentuk untuk, Pertama, Memberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja. Kedua, Memberikan pengetahuan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan NAPZA bagi remaja. Ketiga, Menciptakan wadah generasi muda dimasing-masing desa sebagai wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat.

(Brn)

Melalui Karya Bakti Koramil 01 Tambun Merawat Kampung Pancasila

0

Melalui Karya Bakti Koramil 01 Tambun Merawat Kampung Pancasila

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Kehidupan sosial kemasyarakatan begitu beragam, mulai penganut agama yang bermacam – macam, kesenian dan budaya yang beraneka ragam.

Seperti halnya Koramil 01 Tambun Peltu Dede Sonjaya dan Pelda Martadinata yang hadir tengah masyarakat untuk mencanagkan Kampung Pancasila acara tersebut berlangsung di kampung Rawa sapi RT 04/10 Kelurahan Jatimulya Kabupaten Bekasi Pada Sabtu 5/2/2022.

Kegiatan pecanangan kampung Pancasila dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian warga dalam rangka upaya menjaga berdiri tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini harus terus dibina sebab di Kampung Rawa sapi masyarakatnya begitu beragam, sehingga apa bila itu tidak dibina dengan baik dan ada oknum yang ingin memecah belah akan mudah sekali terjadi gesekan antar warga.”tutur Dede Sonjaya.

Kegiatan ini selain Babinsa Koramil 01 Tambun Peltu Dede Sonjaya,dan Pelda Martadinata, Sertu Dede Anwar juga di ikuti oleh warga kampung Pancasila , Tomas, Mamad Ketua RW 10 Ketua RT 04 Awit, Sertu Toto Haryanto, Aiptu Sohib, Serda Ofrans, serta Awing Sutisna Staf Trantib Kelurahan Jatimulya.

Sementara Awit Ketua RT 04 Rw 10 tersebut bersama Babinsa dan warga melakukan pembersihan lingkungan, untuk menjaga stabilitas lingkungan dari wabah penyakit Demam Bedarah terlebih disaat kondisi pemanasan global sekarang ini.” Ucapnya Saat di temui awak media.

Lebih jauh lagi dia menambahkan, sejak pagi Babinsa sudah mengajak warga untuk membersihkan lingkungan, dengan kegiatan ini lingkungan menjadi bersih badan menjadi sehat”Imbuhnya.

(Redaksi)

Forum Advokat Kabupaten Bekasi Berikan Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir Rob di Muara Gembong

0

Forum Advokat Kabupaten Bekasi Berikan Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir Rob di Muara Gembong

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Ditengah guyuran hujan yang melanda sebagian besar wilayah Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi, tidak menyurutkan semangat para advokat yang tergabung di Forum Advokat Kabupaten Bekasi (FAKB) untuk melaksanakan kegiatan Bakti Sosial sumbangan sembako bagi masyarakat yang terdampak banjir rob, Sabtu (05/02/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Advokat Kabupaten Bekasi Ulung Purnama, SH.,MH., Sekjen Deni Wijaya, SH, Dewan Penasehat H.Deddy Rohendi, SH., MH., Adv Sairan Nurdiansyah, SH., Adv Libet Astoyo, SH., Adv Sepriyanto, SH., Nawawi Hendrawan, SH. dan beberapa paralegal yang tergabung di KBH Wibawa Mukti diantaranya H.Aena Johan dan H.Cacu Suhendar.

Dalam kesempatan itu Forum Advokat Kabupaten Bekasi berkunjung ke kediaman Pak Darman Ketua Pokdarwis Citra Alam Bahari yang juga mantan Kepala Desa Pantai Mekar.

Sambutan hangat dari warga masyarakat sangat luar biasa dengan adanya kegiatan bakti sosial pembagian sembako. Ketua Forum Advokat Kabupaten Bekasi , Ulung Purnama, SH.,MH., menyampaikan, “Saya berterima kasih kepada Pak Darman Ketua Pokdarwis Citra Alam Bahari yang juga mantan kepala desa Pantai Mekar yang sudah menerima rombongan kami, bakti sosial dalam bentuk bantuan sembako yang kami berikan merupakan bentuk kepedulian para advokat yang tergabung di Forum Advokat Kabupaten Bekasi, semoga bermanfaat untuk masyarakat muara gembong”.

Pak Darman saat diwawancarai oleh awak media, mengatakan “Kehadiran para Advokat yang tergabung di Forum Advokat Kabupaten Bekasi sangat membantu dan membawa nilai positif untuk masyarakat. Banjir rob menjadi kendala saat ini bagi masyarakat Muara Gembong yang sebagian besar bekerja sebagai petani tambak dan nelayan”.

“Saya berharap perhatian dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah propinsi atau lembaga-lembaga swadaya masyarakat Kabupaten Bekasi untuk sama-sama melihat dan membantu masyarakat muara gembong dalam mengatasi persoalan banjir rob yang sangat berdampak terhadap perekonomian. Dan perlu diketahui bahwa potensi wisata, pertanian tambak di Muara Gembong sangat luar biasa, namun perlu perhatian serius dari pemerintah untuk mengembangkan itu semua”, paparnya.

Perwakilan masyarakat yang juga penggiat Pramuka peduli Muara Gembong, Zainul AS (Acong) juga menyampaikan, “Terima kasih kami perwakilan masyarakat Desa Pantai Mekar dan juga Pantai Bahagia kepada Forum Advokat Kabupaten Bekasi yang sudah jauh – jauh datang ke wilayah kami dalam kegiatan bakti sosial sumbangan sembako pada hari ini”.

“Yang dibutuhkan masyarakat muara gembong yang terdampak banjir rob adalah penanggulangan abrasi laut. Akibat adanya banjir rob saat ini warga membutuhkan bahan sembako untuk kelangsungan hidup karena warga tidak bisa beraktifitas seperti biasanya untuk menopang ekonomi keluarga, dengan hadirnya Forum Advokat Kabupaten Bekasi menjadi pemicu lembaga-lembaga swadaya masyarakat lain ataupun pemerintah untuk hadir memberikan bantuan kepada masyarakat Muara Gembong terdampak banjir rob”, tutupnya.

(Red – Ad)

Kwarran Pramuka Cikarang Utara Helat Sosialisasi Program Kerja TH 2021 – 2024

0

Kwarran Pramuka Cikarang Utara Helat Sosialisasi Program Kerja TH 2021 – 2024

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Kepengurusan Kwartir Ranting Pramuka Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggelar sosialisasi Program Kerja Masa Bakti 2021 – 2024 dengan seluruh para pembina SD/MI, SMP/MTS serta SMA/SMK/MA.

Helatan program kerja tersebut disambut antusias para tamu undangan yang diadakan di SDIT Insan Kamil Perumahan Graha Asri, Komplek Lavender, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sabtu, 05/02/2022.

Kegiatan rapat koordinasi dengan seluruh para pembina tersebut dalam rangka Sosialisasi Program Kerja Kwartir Ranting Cikarang Utara Masa Bakti 2021 – 2024 dengan menghadirkan narasumber dari Penerbit Erlangga.

Romdhoni Sugianto Hasan, S. Pd. I selaku Ketua Kwarran Cikarang Utara mengatakan, “Alhamdulillah, saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada seluruh para kakak pembina yang menghadiri serta pengurus kwarran sehingga acara ini bejalan baik dan lancar”.

Dari keterangannya, Kwarran Cikarang Utara sudah merancang program kerja kedepan di antaranya Bidang Anggota Muda dan Bidang Anggota Dewasa. Rencana tersebut menurutnya dari sosialaisasi hingga gelaran kegiatan akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi mengingat covid-19.

“Kami sudah siapkan rancangan kerja kedepan, insya Allah semua berjalan lancar. Diantaranya ada bidang anggota muda dan bidang anggota dewasa, dimulai dari sosialisasi hingga helatan kegiatan kondisional karena masih covid-19”. Tuturnya.

Sementara Ali Agung sebagai ketua panitia kegiatan bertutur, “Selain kepengurusan Kwarran Cikarang Utara yang baru, sudah cukup lama kita tidak ada kegiatan. Jadi, kami selaku pengurus Kwarran memiliki tanggung jawab untuk itu serta berusaha semaksimal mungkin untuk menggairahkan kembali keparamukaan khususnya di wilayah kami”.

Ia berharap dengan program kerja dan rapat koordinasi tersebut, diharapkan Pramuka khususnya di Cikarang Utara gereget, kembali bergairah dan menggeliat dengan program yang dicanangkannya.

(AM)

Hadirkan Komisi 2 DPRD Jabar, SMSI Bekasi Raya Sambut HPN 2022 Dengan Sosialisasi Ranperda RTWRP Jawa Barat 

0

Hadirkan Komisi 2 DPRD Jabar, SMSI Bekasi Raya Sambut HPN 2022 Dengan Sosialisasi Ranperda RTWRP Jawa Barat 

GUE JABAR | Bekasi – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) perwakilan Bekasi Raya menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (Ranperda RTRWP) Jawa Barat tahun 2022-2042 di Kong Djie Coffe Sentra Grosir Cikarang (SGC), Kabupaten Bekasi, Jumat, 4 Februari 2022.

Acara yang menghadirkan nara sumber anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Faizal Hafan Farid, S.E., M.Si itu dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional ke 76 tahun 2022 tingkat Kabupaten Bekasi.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara menyambut Hari Pers Nasional (HPN) ke 76 yang agendanya digelar secara nasional pada 9 Februari 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara,” kata Doni Ardon mengawali sambutannya di hadapan 30 insan pers Kabupaten Bekasi.

Pada tanggal yang sama, 9 Februari 2022,kata dia, pemotongan Tumpeng juga akan dilakukan di wilayah Bekasi.

“Peringatan HPN di tingkat daerah ini merupakan yang ke empat kalinya sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap profesi pers yang kita jalani sehari hari di wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi,” kata dia. 

Adapun sosialisasi Ranperda RTRWP Jawa barat menjadi bagian dari wujud peran dan fungsi pers dalam mencerdaskan masyarakat. 

“Kita tahu, setelah Ranperda RTRW tingkat Provinsi ini disahkan, maka Perda RTRW di tingkat Kabupaten dan Kota tidak berlaku lagi dan wajib penyesuaian,” kata Doni.  

CEO Mitranews.net ini lalu bercerita bahwa SMSI Raya Raya pernah mendeklarasikan Agenda Membangun Kabupaten Bekasi Bagian Utara pada 31 Agustus 2020 dan melakukan penandatanganan deklarasi bersama semua stakeholder Kabupaten Bekasi, diantaranya Bupati, Kapolres, Ketua Kadin, Ketua SMSI Jawa Barat, pengusaha daerah dan perwakilan komunitas dan lembaga masyarakat.

Karena alasan tersebut, maka Doni Ardon mengambil tema peringatan HPN ke 76 tahun 2022, yaitu “Pers berperan dalam pembangunan daerah”. 

“Insya Allah dengan ruh HPN dan kebersamaan Pers, rencana yang dicita citakan dapat terwujud dan insan pers dapat membuktikan perannya terhadap pembangunan daerah,” terang Doni Ardon. 

Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat, Faizal Hafan Farid menyambut baik agenda tersebut dan berjanji akan mengawal kebijakan pemerintah di tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Sebagai perwakilan rakyat Kabupaten Bekasi di DPRD Provinsi Jawa Barat, saya akan mendukung apa yang dicita citakan insan pers Kabupaten Bekasi,” ucap Faizal. 

Dijelaskan anggota DPRD asal Partai Keadilan Sejahtera itu bahwa sosialisasi Ranperda RTRW Provinsi Jawa Barat Tahun 2022-2042 sangat penting dalam mengedukasi masyarakat agar mengetahui rencana penataan ruang di daerahnya yang mencakup daerah pemukiman, pertanian, kehutanan, wisata dan industri.

“Diharapkan masyarakat jadi tahu penataan ruang seperti apa. Karena penataan ruang ini kan bukan hanya mengenai infrastruktur, tapi mencakup permukiman, pertanian, kehutanan, wisata, industri dan lainnya, sehingga mana yang boleh dimanfaatkan dan mana yang tidak, masyarakat bisa mengetahuinya,” ungkap Faizal. 

Selain membahas Ranperda RTRWP Jawa Barat, pada session tanya jawab, juga dibahas rencana pemekaran Kabupaten Bekasi dan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bekasi Utara.

Tentang hal itu, lanjut Faizal, pemerintah pusat telah mengeluarkan moratorium pemekaran dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun mengusulkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bekasi Utara.

Pembentukan DOB, lanjutnya, menjadi salah satu program strategis Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi hanya diminta melengkapi data-data mengenai pembentukan daerah persiapan secara lengkap sesuai persyaratan yang berlaku”. 

“Namun karena kondisi di Kabupaten Bekasi ini unik dan beberapa kali mengalami pergantian kepala daerah, sehingga syarat syarat itu sulit dipenuhi,” ungkapnya.

Persyaratan tersebut, diantaranya mencakup persyaratan dasar kewilayahan, persyaratan dasar kapasitas daerah dan persyaratan administrasi.

Dalam pantauan wartawan, acara yang dihadiri wartawan senior Erikman (CEO/Pemimpin Redaksi Bekasitimes.com) dan 30 insan pers berdomisili Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. 

“Undangan secara live hanya dibatasi maksimal untuk 30 peserta, yang lainnya dipersilahkan nonton secara live streaming melalui channel Youtube SMSI Bekasi Raya,” kata wakil ketua SMSI Bekasi Raya bidang verifikasi, Rochmatillah selaku pengatur acara. 

Dipandu host senior Iyus dari Cikarang Corner, rangkaian sosialisasi Ranperda RTRWP Jawa Barat dalam rangka menyambut HPN ke- 76 tahun 2022 mendapat antusias publik lewat komentar-komentar di youtube dan pertanyaan yang disampaikan secara langsung oleh wartawan kepada Faizal. 

Acara semakin bermakna saat Faizal Hafan Farid memainkan gitar dan menyanyikan sebuah lagu berjudul Panggung Sandiwara. Semua peserta ikut bernyanyi dan bertepuk tangan.

(***)

Exs Napi Teroris Ajak Cegah Paham Intoleran Dan Radikalisme

0

Exs Napi Teroris Ajak Cegah Paham Intoleran Dan Radikalisme

GUE JABAR | JAKARTA – Sikap aparat hukum dalam menangani kasus terorisme menjadi salah satu kunci sukses dalam upaya penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme.
 
Mukhtar Khairi, mantan narapidana terorisme yang sudah kembali cinta tanah air mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk saling bahu-membahu mencegah paham intoleransi dan radikalisme yang kian masif pergerakannya di sosial media.
 
Melihat pada kejadian beberapa waktu lalu, paham intoleransi dan berujung tindakan radikalisme sudah terjadi pada lingkungan millenial.
 
Minimnya literasi pada generasi muda bangsa, ditambah derasnya arus informasi yang begitu masif yang didukung oleh kemajuan teknologi menjadi salah satu indikator suksesnya penyebaran paham intoleransi lewat narasi hoax di sosial media yang terbukti mampu mempengaruhi generasi muda untuk berperilaku intoleran.
 
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme lewat kerjasama berbagai instansi seperti Polri, TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
 
“Assalamualaikum wr wb, Saya Mukhtar Khairi eks. narapidana terorisme, dengan ini menyatakan bahwa saya sangat mendukung Kepolisian dan pemerintah untuk menangani serta memberantas paham intoleransi dan radikalisme serta ujaran kebencian hingga berita hoax demi menjaga Stabilitas kemananan Negara Republik Indonesia,” katanya
 
Ia juga mengajak mayarakat untuk bersama-sama menjaga kemanan, ketertiban dan terus menjalin harmonisasi.
 
Dengan pesan singkat ini saya berharap dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kemanan dan ketertiban guna terciptanya harmoni berbangsa dan bernegara,” Ujarnya lewat pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (22/1/22)
 
Sebagaimana yang telah diungkapkan peran serta masyarakat menjadi penentu dalam penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme mulai dari pencegahan hingga menerima kembali eks. Napiter yang telah kembali mencintai negeri.

( AM )

Kasus Pencemaran Nama Baik di Bekasi Berujung Lapor Polisi, Begini Kejadianya

0

Kasus Pencemaran Nama Baik di Bekasi Berujung Lapor Polisi, Begini Kejadianya

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Seorang merasa nama baiknya di cemari yang berujung perundungan kepada anaknya karena cuitan sebuat snap sosial media (WA) berujung pelaporan ke kepolisian.

Pencemaran nama baik yang di lakukan oleh salah satu oknum Guru SDN 03 Tanjungbaru berinitial Wt yang berujung pelaporan ini di daftarkan Deni Setiawan alias Idung (41) yang di dampingi Ketua GRPPH-RI DPW Jabar Brian Shakti ke Polres Metro Bekasi, Jum’at 04/02/2022 dengan Nomor : SSSLP/B/279/I/2022/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA.

Isi dari pelaporan tersebut dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik yang di lakukan oknum guru SDN 03 Tanjungbaru.

Dari keterangan pelapor, terlapor yang merupakan mantan adik iparnya, membuat status melalui sosial media Whatsapp yang berisikan perkataan bahwasanya Deni (pelapor) seorang penipu dan juga yang pekerjaanya sehari-hari hanya bawa ayam saja (tukang sabung ayam) bersama Yuli (Istri Pelapor).

”Jelas hal ini adalah fitnah buat saya, dan juga pencemaran nama baik,” Ujar Deni.

Ditempat yang sama ketua GRPPH RI DPW Jabar Brian sakti yang juga ikut mengawal pelaporan ini mengatakan, ”Bukan itu saja anak dari bapak Deni pun kena dampaknya, karena mendapat perundungan dan beban sikologis buat anak dari teman-teman sekolahnya yang memang kebetulan anaknya Deni salah satu murid sekolah situ, di SDN 02 Tanjungbaru yang kebetulan satu ruang lingkup dengan terlapor mengajar,” ujar Ketua GRPPH- RI Brian Shakti.

Sebelumya Deni telah berupaya dengan cara kekeluargaan dan musyawarah di kantor desa yang di hadiri oleh perangkat desa dan Binmaspol.

Namun upaya tersebut tidak mendapat respon dari terlapor itu sendiri, Bahkan Deni menunggu etikad baik dari oknum guru tersebut untuk meminta maaf, akan tetapi hal itu tidak dilakukanya sehingga terjadinya pelaporan.

Saat di mintai keteranganya kepala sekolah SDN 03 Tanjungbaru tempat di mana terlapor mengajar Hj.Enden meyampaikan tidak begitu mengetahui kejadianya tapi dia pernah menyampaikan kepada W jangan bicara apa aja di sosmed nanti jadi masalah.

”Saya hanya tau dia rajin dan memang ada sedikit masalah di keluarganya dalam hal ini rumah tangganya itu saja,” ujar kepala sekolah SDN 03 Tanjungbaru.

(Dayat)