Home Blog Page 258

”Volleyball Attack OnlineZ Competition”, 12 Tim Volly Tingkat SD dan SMP Akan Berlaga Di Liga Karang Taruna Sukadanau

0

”Volleyball Attack OnlineZ Competition”, 12 Tim Volly Tingkat SD dan SMP Akan Berlaga Di Liga Karang Taruna Sukadanau

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Unit Kegiatan SD dan SMP Bola Volly mengikuti ajang lomba tingkat desa, di Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Pada perlombaan yang digelar oleh Badan Karang Taruna Olahraga SD Dan SMP, Desa Sukadanau itu, bertemakan “Volleyball Attack OnlineZ Competition”.

Perlombaan dimulai dari 22-23 Januari 2022 dengan beberapa tahap perlombaan, diantaranya technical meeting, kemarin (20/01/2022) pelaksanaan, PENGUMUMAN CUP 1 2022.

Ardiansyah selaku Ketua Karang Desa Sukadanau mengatakan, pada perlombaan itu mengikutkan hanya 12 tim, dan itupun 12 tim putri.

“Perlombaan ini tidak memakan banyak waktu dan biaya, karena dilaksanakan di SD Dan SMP masing-masing,” katanya.

Dijelaskan, para juri hanya mengambil 12 tim terbaik yang akan dipertandingkan pada tournamen ini mulai dari Babak penentuan dan akan dilaksanakan secara langsung via Zoom Meeting.

Ardiansyah, M.D. Ketua Karang Taruna Desa Sukadanau mengatakan, pihaknya telah maksimal dalam persiapan untuk melakukan perlombaan itu dan berharap agar kedepanya tim tingkat SD dan SMP ini tetap solid dan bisa menjadi juara diluar sana.

“Dengan adanya lomba ini tim bola voli untuk SD dan SMP harus juara dan tetap solid antar anggota di tengah pandemi,” harapnya.

(ASP)

Buntut dari Ucapan Arteria Dahlan Yang Dinilai Menyakiti Suku Sunda, Warga Karawang Menuntut

0

Buntut dari Ucapan Arteria Dahlan Yang Dinilai Menyakiti Suku Sunda, Warga Karawang Menuntut

GUE JABAR | Karawang – Ribuan warga sunda bersama LSM dan karang taruna datangi pemda Karawang untuk menyampaikan kekecewaan atas ucapan salah satu anggota DPR RI yang dinilai sudah menyakiti warga Jawa Barat, Kamis 21/01/2022.

Dalam aksi ini semua warga sunda Karawamg bergabung untuk menuntut Arteria Dahlan agar turun dari jabatannya sebagai anggota DPR RI karena sudah melakukan pelanggaran penghinaan atau pelecehan kepada suku sunda.

Sangat disayangkan seorang anggota DPR RI, tidak dapat mempertimbangkan apa yang akan dibicarakan, karena pada saat rapat bersama Kajagung RI dengan lantang mengatakan agar mencopot atau mengganti seorang Kajati yang berbicara dengan bahasa sunda.

Atas kejadian itulah yang dinilai menyakiti suku sunda dan terjadi berbuntut panjang sehingga terjadi beberapa aksi dari masyarakat sunda salah satunya di Karawang.

Yuliah (45) salah seorang yang mengikuti aksi di depan Pemda Karawang tersebut mengatakan “Saya orang asli pribumi karawang dan berbahasa sunda tidak mau ada yang menghina apalagi melecehkan ras sunda, taruhannya nyawa saya, karena ras sunda sebagian harga mati saya,”ungkapnya.

Hingga aksi ini berakhir tidak ada perwakilan dari Pemda Karawang yang datang menemui peserta, dan terlihat petugas keamanan yang berjaga dan aksi ini berjalan kondusif

(Idarrukmana)

Musim Hujan Telah Tiba, Petani di Bekasi Khawatir Serangan Berbagai Macam Hama

0

Musim Hujan Telah Tiba, Petani di Bekasi Khawatir Serangan Berbagai Macam Hama

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Kelompok Tani Ciptamulya Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) organisme pengganggu tanaman (OPT) jenis blast, di pesawahan Kampung Kojengkang RT 06/RW 03 Desa Karangmulya, Kamis, (20/1/2022).

Kegiatan tersebut dipandu oleh Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Bojongmangu.

Petugas PPL Desa Karangmulya, Ubuh Buhori mengatakan, datangnya musim hujan dengan intensitas yang tinggi perlu diwaspadai oleh semua petani.

“Karena di musim penghujan ini terjadi kelembaban yang sangat tinggi, sehingga populasi berbagai jenis hama meningkat dari biasanya,” ujarnya.

Karena itu, kata Buhori, gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) jenis blast perlu dilakukan dalam upaya mengamankan produksi pangan para petani.

Sementara itu Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), Aep Saepul Husna menerangkan, salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produktivitas pangan adalah dengan Gerakan Pengendalian (Gerdal) agar OPT tidak melakukan kerusakan lebih luas dan menekan pergerakannya ke tempat lain.

“Mudah-mudahan dengan Gerdal OPT bersaman Kelompok Tani Ciptamulya ini bisa mengoptimalkan peningkatan produktivitas pangan para petani,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Ciptamulya Adjun, menyampaikan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya selaku kelompok tani Ciptamulya sangat berterimakasih atas diadakannya kegiatan Gerdal OPT, kami berharap para petani di sini bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal,” ucapnya.

Sumber bekasikab.go.id
(Redaksi)

Tinjau Langsung Kondisi Tanjung Adikarto, Kemendagri Siap Jembatani Upaya Pembangunan Lanjutan

0

Tinjau Langsung Kondisi Tanjung Adikarto, Kemendagri Siap Jembatani Upaya Pembangunan Lanjutan

GUE JABAR | Kulon Progo – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) meninjau langsung kondisi Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (20/1/2022). Tinjauan itu untuk menghimpun informasi seputar berbagai kendala yang membuat pelabuhan tersebut kurang berkembang.

Adapun tinjauan tersebut dipimpin Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II Iwan Kurniawan yang diutus oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Bangda Sugeng Hariyono. Dalam kunjungan itu, Iwan disambut oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bayu Mukti Sasongka dan Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo Armansyah Gatot Subroto.

Ketiganya terlibat dialog membahas berbagai kendala yang membuat pelabuhan tersebut belum beroperasi secara maksimal. Dalam kesempatan itu, juga turut dibahas kondisi infrastuktur, dukungan pihak terkait, hingga potensi yang ada. Dialog juga dilakukan dengan mendengarkan masukan dari para nelayan.

Iwan menjelaskan, kedatangannya di Provinsi DIY untuk menginventarisasi berbagai permasalahan di daerah tersebut. Beberapa hari sebelumnya, Ditjen Bina Bangda juga berkunjung ke Provinsi Jawa Tengah dengan agenda serupa.

Berbagai permasalahan tersebut nantinya akan dibahas pada Rapat Koordinasi Teknis dan Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) bersama pemerintah daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan kementerian/lembaga lainnya. Rapat tersebut rencananya akan digelar pada Februari mendatang.

Dalam forum itu salah satunya akan dibahas mengenai program strategis pembangunan Tanjung Adikarto agar kementerian/lembaga memberi perhatian terhadap agenda tersebut.

“Untuk isu ini akan kami kawal di Rakortekrenbang supaya ada angka, ada kegiatan, ada anggaran yang diturunkan oleh K/L (kementerian dan lembaga) untuk menindaklanjuti pertemuan ini,” ujar Iwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Bayu Mukti Sasongka mengatakan, pihaknya berharap pembangunan Tanjung Adikarto dapat segera diselesaikan. Dirinya juga berharap, Kemendagri dapat mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung pembangunan tersebut.

Hal senada juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo Armansyah Gatot Subroto. Dirinya berharap pembangunan bisa segera terwujud karena memiliki banyak dampak positif bagi kehidupan masyarakat sekitar. Selain di sektor kelautan dan perikanan, keberadaan infrastruktur tersebut akan berdampak ke sektor lainnya seperti pariwisata.

“Multiplier effect-nya akan banyak dengan adanya pelabuhan ini, jadi kita sangat menunggu-nunggu pelabuhan ini bisa segera beroperasi,” ujar Gatot.

Baik Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DIY maupun Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, keduanya mengaku siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan Kemendagri dalam mendukung pembangunan di pelabuhan tersebut.

Diketahui, Tanjung Adikarto yang telah dibangun sejak 2005 belum beroperasi secara maksimal karena terbatasnya infrastruktur, seperti keberadaan pemecah ombak yang kurang memadai. Akibatnya, nelayan kesulitan menyandarkan perahunya di dermaga utama Tanjung Adikarto karena ombaknya terlalu besar. Selain itu, jalur masuk perahu ke arah dermaga juga tertutup akibat sedimentasi, sehingga menyulitkan nelayan mengakses fasilitas tersebut.

Puspen Kemendagri

Minyak Dan Beras Gratis Dari PT Berkah Selaras Teknikindo (BST) Untuk Warga Sukamahi

0

Minyak Dan Beras Gratis Dari PT Berkah Selaras Teknikindo (BST) Untuk Warga Sukamahi

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Pemerintahan Desa Sukamahi bersama Karang Taruna menyalurkan bantuan dari PT Berkah Selaras Teknikindo (BST) berupa sembako kepada masyarakat sekitar sebanyak 300 paket berupa beras dan minyak goreng yang diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan.

“Ya bantuan ini kami berikan kepada mereka yang membutuhkan seperti orang tua dan mereka yang kehilangan mata pencahariannya selama pandemic covid-19,” ujar Kepala Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Ada Andri pada Kamis (20/01).

Andri menjelaskan, bantuan diberikan rutin dari PT BST setiap bulannya kepada warga di desa Sukaresmi. Bulan ini, bantuan sengaja diberikan berupa beras dan minyak goreng karena sejumlah kebutuhan masyarakat harganya melambung tinggi di pasaran.
“Seperti minyak goreng kan sekarang ini harganya tengah mahal, jadi kebutuhan ya diberikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Andri juga mengatakan pihakntea telah menyiapkan bantuan antisipasi banjir dimusim penghujan. Bantuan berupa persiapan pembukaan dapur umum untuk masyarakat yang terdampak banjir.

“Ya biasanya banjir berada di RT 05 saat memasuki musim penghujan tetapi kami telah mempersiapkan berupa sembako atau membuka dapur umum,” katanya.

(ASP)

Tega! Anak di Bawah Umur Dicabuli Bapak Tirinya di Bekasi

0

Tega! Anak di Bawah Umur Dicabuli Bapak Tirinya di Bekasi

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi meringkus JH (60) tersangka kasus diduga pencabulan terhadap anak tirinya yang masih dibawah umur , yang terjadi di Kampung Cilangkara RT 001/001, Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy Supriyadi menjelaskan, Persetubuhan dengan anak dibawah umur yang dialami korban STK (14) yang dilakukan oleh tersangka JH (50) bapak Tiri, Tersangka juga telah 10 (sepuluh) kali melakukan persetubuhan terhadap korban, yang diketahui langsung oleh ibu korban dirumahnya.

“Perbuatan tersebut dilakukan sejak awal bulan Agustus 2020 hingga bulan September 2020 sekira jam 13.00, pelaku melakukan perbuatannya tersebut sudah berunglangkali setiap siang hari dirumahnya ketika Istrinya sedang bekerja,”jelas AKBP Deddy Supriyadi saat Conference Press di Aula Polres Metro Bekasi , Kamis (19/01/2022).

Menurut Kapolres, Pelaku melakukan perbuatannya dengan cara pada saat bekerja dengan istrinya di lapak limbah untuk menyortir atau memilih barang kemudian setiap siang selalu meminta ijin kepada istrinya untuk kembali kerumah dengan alasan mengambil makan dan minum dirumah.

“Ibu korban curiga setiap siang selalu meminta ijin untuk pulang dan hingga akhirnya kepergok langsung oleh ibunya telah melakukan persetubuhan ruang depan televisi”Ucap Deddy.

Kemudian, JH menakuti korban dengan cara tidak akan memberikan uang biaya sekolah, Pelaku akan membelikan Handphone untuk korban jika mau menuruti kemauan untuk disetubuhi, Ia juga menuduh korban mengatakan menemukan celana korban terdapat bercak sperma laki laki, dan Pelaku menuduh korban telah melakukan hubungan suami istri dengan Kakak Tiri korban.

“Pelaku mengancam korban jika tidak mengikuti kemauannya akan membawanya ke kantor desa untuk dipenjara,”lanjutnya

Mendapat laporan pengaduan seorang Ibu Korban, petugas dari Polsek Serang Baru melakukan olah TKP dirumah korban dimana saat itu pelaku JH sudah melarikan diri, penyelidikan Reskrim Serang Baru mulai mengejar pelaku di daerah Pantai Pakis karawang, Carlu Bogor, Ranca Bango Maremang Subang Jawa barat, Muara Enim Palembang. Grand Canyon Karawang. Marunda Jakarta Timur.

“Tersangka di tangkap pada Hari Sabtu, Tanggal 15 Januari 2022 jam 16.00 wib tertangkap dilapak rongsokan Tanah Merah Plumpang Kelapa Gading Jakarta utara,”pungkasnya

Dengan barang bukti, 1 (satu) buah celana dalam,1 (satu) buah baju milik korban, 1 (satu) buah Rok panjang warna Biru -1 (satu) buah Celana panjang warna Coklat – Visum ET Repertum

“Tersangka dijerat Pasal 76 D, Yo Pasal 81 Ayat 1, Ayat 2 dan 3 UU RI No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak dengan Ancaman 15 Tahun penjara,”Ujarnya.

(ASP)

KBH Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi Berharap DPP PDIP Memberikan Sanksi Tegas Kepada Arteria Dahlan

0

KBH Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi Berharap DPP PDIP Memberikan Sanksi Tegas Kepada Arteria Dahlan

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Polemik dari pernyataan politikus PDIP Arteria Dahlan saat Rapat Kerja Komisi III dengan Kejaksaan Agung yang menyampaikan kata-kata yang membuat ketersinggungan masyarakat Sunda di Jawa Barat.

Sebelumnya juga Gubernur Jawa Barat telah menyampaikan keberatan atas pernyataan yang disampaikan oleh Arteria Dahlan yang membuat masyarakat Sunda khususnya di Jawa Barat tersinggung dan keberatan dengan apa yang disampaikan oleh Politikus PDIP asal Sumatera Barat tersebut.

Hampir sebagian besar masyarakat Jawa Barat bereaksi terkait pernyataan Arteria Dahlan, dari mulai akademisi, budayawan, pelaku seni, dan masyarakat biasa yang mengecam pernyataan Arteria Dahlan tersebut.

Kemudian media mencoba meminta pendapat dari Ketua KBH Wibawa Mukti atas polemik dari pernyataan Arteria Dahlan saat Raker Komisi III dengan Kejaksaan Agung, Kamis (20/01/2022) di Kantor yang beralamat di Ruko Cortes Jababeka.

Ketua KBH Wibawa Mukti, Ulung Purnama, SH.MH. menyampaikan, “Saya sebagai masyarakat Jawa Barat merasa keberatan dengan apa yang disampaikan Politikus PDIP Arteria Dahlan, pernyataan beliau berpotensi merusak kebhinekaan yang sudah terbangun selama ini”.

“Berpolitik itu seni, berpolitik itu butuh budaya, jadi hargai bahasa Sunda sebagai aset seni dan budaya bangsa, salahnya dimana jika pejabat menggunakan bahasa daerahnya. Saya berharap semua politikus belajar dari persoalan hari ini, karena kita tidak ingin kebhinekaan dan persatuan tercoreng oleh satu orang karena tidak menghargai bahasa Sunda dan saya berharap Arteria Dahlan menyampaikan permohonan maaf kepada orang Sunda khususnya masyarakat Jawa Barat”, paparnya.

Ditempat yang sama, advokat Sairan Nurdiansyah, SH menambahkan, “jika  Arteria Dahlan menyatakan permohonan maaf, maka kami sesama anak bangsa menerima permintaan maaf tersebut, namun perlu ada sanksi tegas dari DPP PDIP yang selama ini merupakan partai yang selalu mengusung kebhinekaan namun ada anggotanya yang malah berpotensi merusak kebhinekaan. Disisi lain saya berharap agar para politikus lebih hati-hati dalam berucap yang berpotensi membuat kegaduhan”.

(Red – Ade )

REPDEM Desak Arteria Dahlan Minta Maaf Ke Masyarakat Jawa Barat

0

REPDEM Desak Arteria Dahlan Minta Maaf Ke Masyarakat Jawa Barat

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Sekretaris DPD Repdem (  Relawan Perjuangan Demokrasi ) Provinsi Jawa Barat, Sheldy Lazuardi mengkritik keras dan meminta Arteria Dahlan selaku angggota DPR RI meminta maaf kepada masyarakat Jawa Barat. 

Berawal dari polemik pasca  rapat dengar pendapat dengan Kejagung (Kejaksaan Agung), Arteria Dahlan meminta Kejagung mencopot Kejati yang menggunakan bahasa sunda dalam rapat. 

“Ucapan Arteria tersebut bisa merusak program Jabar Juara di 2024 yang dicanangkan DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat” ujarnya.

Dikatakan Sheldy, seluruh jajaran pengurus PDI Perjuangan, Badan dan Sayap partai telah bekerja keras untuk mewujudkan PDI Perjuangan untuk menjadi Juara di tanah Pasundan, dengan beberapa program pembenahan pembenahan Organisasi yang telah dilakukan.

Lanjut Sheldy, Repdem sebagai salah satu sayap partai sedang menjalankan amanat dari Rakernas PDI Perjuangan dengan 5 Mantab, salah satunya Mantab Organisasi, dan Amanat Rakernas Repdem untuk percepatan pembenahan Organisasi di daerahnya, DPD Repdem sedang mengadakan Rakercab di 27 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat, guna memantapkan struktur sampai ke tingkat Komisariat dan mencari kader –  kader yang bukan dari dalam Internal Partai.

“Dengan fenomena seperti ini menurut Sheldy, pernyataan Arteria yang juga adalah kader PDI Perjuangan yang juga menjadi anggota DPR RI itu sangat menyulitkan konsolidasi pengkaderan di Jawa Barat. Karena, didalam hati warga Jawa Barat, seakan – akan penggunaan bahasa sunda dalam rapat adalah kesalahan berat, sehingga dia meminta Kejagung mencopot Kajati dari jabatannya, karena menyelipkan bahasa Sunda dalam rapat.  Itu sama saja mensejajarkan bahasa Sunda dengan Korupsi dan kesalahan berat lainnya. Sehingga seseorang bisa dicopot dari jabatannya,”kata Sheldy.

Menurut sekretaris DPD Repdem Provinsi Jawa Barat tersebut sebenarnya tidak ada masalah siapapun berbahasa daerah. Itu kekayaan nasional yang kita banggakan.

Sheldy  menjelaskan, bahwa PDI Perjuangan sangat menjunjung prinsip kebhinekaan. Siapapun kader PDI Perjuangan wajib menjalankan disiplin Ideologi, termasuk tentang Kebhinekaan. Berkaitan dengan apa yang telah diucapkan oleh Arteria Dahlan  membuat sakit hati Masyarakat di Jawa Barat.

Untuk itu Sekretaris DPD Repdem Provinsi Jawa Barat itu berpendapat, alangkah bijaknya apabila Arteria pada saat itu meminta kepada Kejagung meberikan himbauan kepada Kajati – Kajatinya untuk tidak mengunakan bahasa daerah pada saat rapat tanpa menyebut suku tertentu”.

“Harapan saya,  Arteria Dahlan harus meminta maaf ke seluruh warga Jawa Barat atas pernyataannya tersebut,”pungkasnya.

(MUL)

Pratama Toko Bahan Bangunan Terbesar di Cikarang, Pelanggan Kecewa Pramuniaga Kurang Profesional

0

Pratama Toko Bahan Bangunan Terbesar di Cikarang, Pelanggan Kecewa Pramuniaga Kurang Profesional

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Toko bahan bangunan Pratama yang terletak di Cikarang Utara sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat.Toko yang menyediakan bahan bangunan, perlengkapan alat alat bangunan rumah tangga terlengkap di kawasan Cikarang dan sekitarnya.

Namun nama besar dan terkenal toko tersebut tidak di sertai dengan pelayanan yang baik dan profesional Pramuniaganya. Hal ini di alami oleh salah satu pelanggan yang juga termasuk member toko tersebut pada Sabtu 15 Januari 2022, sekitar pukul 14.00 Wib, salah satu pelanggan hendak berbelanja kebutuhan meterial berupa keramik lantai yang sebelumnya pagi telah membeli keramik di toko tersebut.

Pelanggan atas nama Brian.S, kembali lagi untuk membeli kekurangan keramik lantai sekitar 3 dus keramik, Pada awal penyambutan petugas toko baik dan ramah, namun kejadian yang tidak mengenakan dan kurang profesional dilakukan dari salah satu petugas Pramuniaga, karena ketika sedang melayani customer dan ingin membuatkan bon pembelian barang, tanpa diduga pramuniaga tersebut pergi begitu saja meninggalkan pelanggan sendirian tanpa ada alasan yang jelas.

BRIAN selaku pembeli dan member di toko tersebut tentunya merasa keberatan dengan pelayanan tersebut dan mendatangi kantor untuk melakukan complain.

“Saya merasa kecewa karena pada saat melayani saya si pramuniaga tersebut pergi begitu saja, dan akhirnya saya complain ke pihak management,” Ucapnya.

Pada saat kejadian awak media guejabar.com sedang berada di tempat yang kebetulan sedang bersama pelanggan (Brian-red).

Ketika di complain ke kantornya dan pramuniaga tersebut hanya meminta maaf, Namun Pelanggan meminta hal ini jangan di biarkan begitu saja karena menyangkut nama baik Pratama.

Pihak management juga berjanji akan mengambil sikap dengan kejadian ini, agar supaya lebih profesional dan tidak terulang kejadian seperti ini lagi, karena ini juga masukan buat Pratama agar lebih baik lagi dalam segi pelayan dan kenyamanan pelanggan.

(Dayat)

Kades Sukadaya Sigap, Turun Langsung Tinjau Banjir di Wilayahnya

0

Kades Sukadaya Sigap, Turun Langsung Tinjau Banjir di Wilayahnya

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Diguyur hujan selama satu hari satu malam 7 RT di Desa Sukadaya, kecamatan Sukawangi, kabupaten Bekasi yang mengakibatkan akses jalan utama dan rumah warga terendam banjir yang disebabkan meluapnya air sungai Sasak Antir dengan ketinggian volume air mencapai antara 30cm sampai 40cm, Rabu (19/01/2022).

Terendamnya akses jalan utama dan rumah warga Kepala Desa Sukadaya Sartija Arizona dan aparatur desa setempat dan didampingi oleh Bhabinsa terjun langsung ke lokasi banjir tersebut yang merendam 7 RT dari beberapa titik banjir untuk meninjau keadaan masyarakat dan debit air.

Seperti yang dilihat di lokasi banjir tersebut Kades Sukadaya Sartija Arizona turun ke titik banjir dan menghimbau warganya agar tetap hati-hati, dan mengatakan bahwa banjir ini disebabkan curah hujan yang tinggi pada selasa sore hingga rabu pagi (18-19/01/2022).

“Ya banjir ini akibat luapan kali sasak antir karena curah hujan yang tinggi pada selasa sore hingga rabu dini hari, sehingga kali sasak antir ini tidak dapat lagi menampung debit air dan akhirnya meluap ke jalan hingga pemukiman warga,” Ucap Sartija Arizona Kades Sukadaya.

Lanjut Kades Sukadaya Sartija Arizona, “Saya tidak bisa hanya diam berpangku tangan melihat kondisi wilayah dan warga saya seperti ini dan saya minta kepada aparatur desa agar bisa mencari solusinya bersama dan selalu lakukan pelayanan kepada warga 1×24 jam dengan pelayanan semaksimal mungkin, “ungkapnya.

Sartija juga meminta kepada seluruh aparatur pemerintahan desa Sukadaya untuk selalu monitoring keadaan saat ini dan selanjutnya mulai dari tingkat RT dan RW hingga staff desa.

Menurut pantauan awak media guejabar.com bukan hanya akses jalan utama dan pemukiman warga, namun air juga menggenangi sawah dan juga perkebunan milik warga serta banyaknya kendaraan sepeda motor yang mogok karena nekat menerjang genangan air tersebut.

Sigapnya Kades Sukadaya ini patut menjadi percontohan karena disaat masyarakat terkena musibah Kades turun langsung untuk melihat situasi dan juga meninjau debit air.

(Idarrukmana)