Jelang Lebaran LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi Berikan Sembako Kepada Warga
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Bekasi berbagi sembako kepada warga Cikarang Kota, yang bertemakan “GMBI Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa”.
Ketua Distrik GMBI Kabupaten Bekasi, H Rahmat Gunasin/Boksu dengan didampingi Lurah Cikarang Kota, Rahmat Gunadi mengatakan, giat seperti ini rutin setiap tahun selalu dilaksanakan.
“Setiap tahun kita selalu begini melaksanakan dengan Lurah Cikarang Kota, yaitu berbagi dengan orang-orang tak mampu seperti anak yatim dan kaum dhuafa,” ucap Boksu di sela-sela pembagian sembako, Jumat (29/04/2022).
Selain itu, dia juga menyebutkan, untuk pembagian sembako ini, GMBI menyediakan sekitar 3.000 sembako dan menyebar sebanyak 1.400 kupon, dengan kupon cadangan sebanyak 1.600 buah.
Tidak menampik hal itu, pihaknya juga tetap membagikan sembako walaupun warga tersebut ada yang tidak memiliki kupon. “Sembako ini tetap kami bagikan walaupun ada warga yang tidak memiliki kupon,” kata Boksu.
Selain itu, Boksu mengatakan, dengan membawa lembaga GMBI secara otomatis harkat kita terangkat.
“Mungkin di situ, ada sebagian penghasilan kita sebagai pengusaha harus berbagi kepada orang yang membutuhkan. Ada di ajaran Islam, kita harus berbagi di bulan suci ini, Insya Allah GMBI bersama Lurah Cikarang Kota selalu sejahtera dan hakiki, sandang pangan kita ga pernah kurang,” imbuhnya.
Ia juga mengakui, kita GMBI hampir mayoritas berangkat dari orang yang tidak baik menjadi baik, dan bagaimana caranya kita bisa berguna bagi orang banyak.
Pospam Lebaran Polres Metro Bekasi Ditinjau Langsung Kapolda Metro Jaya
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran meninjau pos pelayanan lebaran 2022 Polres Metro Bekasi di area PT Indo Beras Jalan Raya Kedungwaringin, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Kamis (28/04/2022) malam.
Ia mengakui, pos pelayanan yang disediakan bagi para pemudik sangat lengkap bagi pemudik yang ingin beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kampungnya.
“Pos pelayanan yang disediakan harus dimaksimalkan, agar masyarakat yang akan mudik merasa nyaman,” ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan, pelayanan di sini disiapkan bagi para pemudik diberikan secara gratis.
Sebelumnya, Kapolda memantau jalannya arus mudik di ruas Tol Jakarta – Cikmpek KM 29, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (28/04/2022).
Kapolda mengatakan, arus lalu lintas di jalur Tol Japek masih terbilang lengang pada H-4 ini. Belum terlihat adanya penumpukkan kendaraan pemudik di ruas tol.
“Kalau kita lihat lalu lintas sekarang yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih lancar. Kita terus berkomunikasi dengan Direktorat Lalu lintas (Dirlantas), baik yang ada di Jawa Barat, Jawa Tengah, melalui Kakorlantas,” bebernya.
Kapolda juga mengatakan, jalur Tol Layang MBZ juga akan ditutup jika arus lalu lintas di tol Japek bawah mulai padat. Hal itu dilakukan agar lalu lintas di Gerbang Tol MBZ di Karawang tidak menumpuk akibat pertemuan arus dari Tol Japek bawah.
“Ada dua CB yang harus dikerjakan, untuk mengurai kemacetan, yang berada di wilayah Polda Metro Jaya. Yang pertama kami melakukan buka tutup di jalan layang Tol MBZ. Ketika pertemuan antar arus layang dan arus tol biasa penuh, maka MBZ kita tutup. Itu situasional,” tukas Fadil.
Tak hanya buka tutup pada ruas tol layang, lanjutnya, contra flow juga bakal diterapkan di KM 28 arah Cikampek jika arus lalu lintas mulai padat. “Kemudian,, ketika arus bawah penuh, maka kita lakukan contra flow mulai dari KM 28 sampai 47, itu yang sifatnya situasional,” ujar Fadil.
Selain itu, ia menyebutkan, jika dilakukan sistem satu arah, arus lalu lintas dari Cikampek menuju Jakarta tidak akan terganggu. Mengingat rekayasa lalu lintas ini dilakukan pada pukul 17.00-24.00 WIB.
“Sehingga masyarakat bisa menyesuaikan waktunya jika akan menuju ke timur, atau sebaliknya, masyatakat yang dari Bandung menuju Jakarta agar tidak terganggu karena dimulai pukul 17.00 WIB, dari Bandung berati pukul 01.00 WIB,” pungkasnya.
Akhirnya PT HDI Dilaporkan ke DPRD Kabupaten Bekasi
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – PT. Hab Dong Indo akhirnya dilaporkan ke DPRD Kabupaten Bekasi karena adanya dugaan pelanggaran aturan pemerintah No 35 tahun 2021 tentang jam kerja, karyawan PT Hab Dong Indo di dampingi kuasa hukum dari GILANG & PARTNER mengadu kepada Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.
Kuasa Hukum, Sumarno, S.H mengatakan kedatangannya ke kantor DPRD Kabupaten Bekasi ingin mengadukan PT.Hab Dong Indo karena diduga melakukan pelanggaran jam kerja.
“Kami dari kantor hukum Gilang & Partner pada prinsipnya hari ini ingin menyampaikan surat pengaduan klien kami salah satu pekerja di PT Hab Dong Indo ,karena mereka bekerja melampuai batas waktu yang di tentukan,” Ucapnya.
Masih kata dia, diduga sudah hampir 1,5 Tahun PT Hab Dong Indo tidak membayar jam lebih (Over Time) kepada para karyawan, oleh karena itu pihaknya yang diberikan kuasa mengadu kepada DPRD Kabupaten Bekasi yanga ada di Komisi IV untuk segera menindaklanjutinya.
“Dalam Hal ini kami berharap dan berkenan perusahaan untuk menunaikan kewajibannya ,membayarkan hak-hak karyawan, dimana kami menemukan over time (kelebihan jam kerja) yang belum di bayarkan dari bulan November tahun 2020” Pungkasnya.
“jangan dianggap bahwa pekerjaan ini seolah-olah tidak ada payung hukum yang melindungi mereka bekerja, untuk nilai sendiri kami berasumsi dan menduga kisaran tidak kurang 20 s/d 50 juta per pekerja” Sambungnya.
Tambahnya, Dari Pihak Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat sendiri sudah melakukan sidak beberapa waktu lalu kepada PT. Hab Dong Indo dan berdasarkan pengaduan tersebut di benarkan oleh pihak perusahaan belum dibayarkan.
“Kalau memang perusahan tidak menggubris kami akan berupaya secara hukum, Kami hanya meminta kepada pihak perusahan untuk membayarkan hak-hak karyawan sesuai peraturan” Tutupnya.
Kapolres Indramayu Bantu Pemudik Yang Alami Pecah Ban di Tol Cipali
GUE JABAR | INDRAMAYU – Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif didampingi Waka polres Indramayu, Kompol Arman Sahti dan Kanit Regident Satlantas Polres Indramayu Iptu Praja turun langsung membantu pemudik yang mengalami pecah ban di Tol Cipali.
Kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Indramayu tepatnya di KM 124 Tol Cipali Jalur A, arah Jakarta menuju ke Daerah Brebes Jawa tengah.
Kapolres Indramayu yang pada saat itu kebetulan melintas di lokasi kejadian langsung menepi sejenak.
Ia melihat sebuah kendaraan mobil Hyundai bernopol B 1213 BFA menepi di pinggir jalan tol.
Ketika dihampiri, pemudik itu mengaku mengalami pecah ban. Kapolres pun spontan mengambil peralatan bengkel dan membantu pemudik tersebut menganti ban kendaraannya.
“Sudah menjadi kewajiban polisi untuk membantu, tadi kebetulan saat saya lewat ada yang pecah ban dan pemudik itu memerlukan bantuan,” tutur AKBP M Lukman Syarif melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi, Kamis (28/4/2022).
Diketahui pemudik tersebut pada hari ini berangkat mudik dari Jakarta hendak menuju Brebes bersama keluarga.
Hanya saja, di tengah perjalanan, roda belakang sebelah kanannya pecah.
“Alhamdulillah saat kejadian tidak sampai menimbulkan kecelakaan,” pungkasnya.
Pastikan Keselamatan Pemudik, Kapolri Tekankan Kesehatan Sopir dan Kelaikan Bus
GUE JABAR | Jawa Timur – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan mudik di Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/4/2022). Dalam tinjauannya, Kapolri melihat kesiapan terminal, pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu untuk melayani masyarakat yang hendak mudik.
Dari data yang ada, Sigit menyatakan bahwa saat ini sudah terjadi peningkatan penumpang di terminal jika dibandingkan dengan minggu lalu. Hal ini juga diprediksi akan terus mengalami peningkatan kedepannya.
“Kalau kita lihat secara data untuk perkembangan masyarakat di data terminal, ada peningkatan dibanding minggu lalu dan kemungkinan akan terus meningkat dalam beberapa hari terakhir ini,” kata Sigit dalam tinjauannya.
Ia pun meminta seluruh pihak terkait di terminal terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang hendak mudik. Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri juga melihat uji emisi kendaraan bus yang akan digunakan pemudik agar laik jalan.
Selain itu, para sopir atau pengemudi bus juga harus dilakukan tes urine dan alkohol. Hal ini dilakukan demi memberikan kepastian dan jaminan keselamatan bagi para pemudik.
“Bagi pengemudi atau sopir dilaksanakan tes masalah urine dan menggunakan alkohol atau tidak. Ini dilakukan agar saat membawa penumpang, kita yakin sopir dalam keadaan sehat dan prima untuk membawa penumpang yang jaraknya cukup jauh antar kota juga provinsi yang memerlukan kondisi prima,” ujar Sigit.
Mantan Kapolda Banten ini juga melihat kesiapan gerai vaksin. Ia pun mengharapkan masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi dosis III atau booster untuk memanfaatkannya.
“Harapan kita masyarakat yang mudik dan bertemu keluarga semuanya dalam kondisi sehat, imunitas kuat, agar pasca-Idul Fitri kita bisa tetap menjaga agar laju Covid-19 khususnya di Surabaya bisa dijaga,” ucap Sigit.
Dengan segala upaya pelayanan dan strategi untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2022, ia berharap mudik tahun ini bisa terlaksana dengan sehat, aman dan nyaman.
“Ini pertaruhan kita pasca-mudik khususnya di wilayah Jatim laju Covid-19 bisa dikendalikan,” tutup Sigit.
Kapolda Metro Jaya Pantau langsung Pemudik Di Stasiun Senen
GUE JABAR | Jakarta – Jumlah penumpang di Stasiun Pasar Senen mengalami peningkatan menjelang Lebaran. Guna mengantisipasi kejahatan di Stasiun Pasar Senen, Polda menyiagakan petugas 24 jam.
“Kami sudah menyiagakan 24 jam anggota agar kejahatan-kejahatan, seperti misalnya bius, copet, jambret, dan sebagainya kita minimalisir,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, di Stasiun Pasar Senen, Rabu (27/4/2022).
Fadil mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT KAI untuk memasang sejumlah alat keamanan di beberapa titik. Hal itu dilakukan agar semua tindak kejahatan dapat terpantau.
Menhub Imbau Pemudik Patuhi Aturan Ganjil Genap di Tol, dan berhati-hati dalam perjalanan.
“Sebelumnya juga kita sudah koordinasi dengan KAI untuk memasang beberapa akses-akses pintu masuk yang dikontrol CCTV, sehingga semua perilaku-perilaku yang berniat untuk melakukan kejahatan dapat diatasi melalui monitoring yang ada di posko,” katanya.
Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan kriminalitas. “Ini antara lain karena manajemen perjalanan masyarakat yang saya pikir juga sudah mulai menyadari bagaimana mengatur perjalanan agar aman dan nyaman,” katanya.
Wakapolri Tinjau Pos Pengamanan Terpadu Ops Ketupat Jaya 2022 di Ruas Tol Japek KM 29
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono didampingi Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dan Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy Supriadi Tinjau Pos Pengamanan Terpadu Ops Ketupat Jaya 2022 di ruas tol Jakarta-Cikampek dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran 2022, Rabu 27/04/2022.
Dalam peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Bapak Dedi Supriadi.
Dalam konferensi pers nya Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa pengamanan sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya dan sudah diuji secara bersama-sama mulai dari tempat keramaian hingga pariwisata, di setiap tempat pengamanan juga diadakan gerai vaksinasi dosis lanjutan (booster).
“Kalau itu sudah disiapkan itu pada saat arus mudik dan arus balik kemudian pengamanan pengamanan di tempat-tempat keramaian seperti tempat wisata tempat-tempat ibadah kemudian juga kegiatan-kegiatan mengantisipasi terjadinya gangguan kriminalitas yang langkah-langkah yang disiapkan langkah antisipasinya oleh jajaran Polda Metro Jaya termasuk kegiatan vaksinasi Booster yang terus digiatkan baik itu di wilayah DKI Jakarta maupun di wilayah aglomerasi bahkan dari jajaran Polda Metro Jaya juga menyiapkan tempat-tempat di pos-pos pelayanan disiapkan gerai-gerai vaksinasi sehingga masyarakat yang akan nanti mudik lebaran betul-betul sudah mendapat vaksinasi lengkap,” Imbuhnya.
“Jajaran Polda Metro Jaya punya bersama-sama dengan stek holder terkait untuk mengantisipasi atau mengurai potensi kerawanan lalu lintas yang utamanya itu berada jalan tol Cikampek ini, Pada Km 41 adalah sangat potensi kerawanan dimana tempat lainnya sudah disiapkan langkah-langkah yang dilakukan yaitu langkah-langkah yang dilakukan ya diantaranya dengan melakukan pengontrolan secara berkala,” Tambahnya.
Wakapolri juga berharap seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran sudah melakukan vaksinasi booster.
Diakhir konferensi pers nya Wakapolri bersaran agar para pemudik bisa menggunakan angkutan umum seperti Bus dan Kereta Api karena itu jauh lebih aman dari pada menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil mini bus.
“Ya saya sarankan kepada seluruh pemudik apabila masih bisa melakukan perjalanan mudik lebaran bisa menggunakan kendaraan umum seperti bus dan kereta api karena itu jauh lebih menjamin keamanan, karena kebanyakan kasus lalu lintas yang terjadi adalah kelelahan berkendara seperti menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi, terkecuali sudah urgent dan tidak kebagian tiket bus dan kereta api,” Tutupnya.
Posko Dukungan Komunikasi (DUKOM) Orari Lokal Kabupaten Bekasi, Berikan Tempat Istirahat Untuk Pemudik
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Dalam rangka membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan mudik lebaran agar aman,nyaman dan selamat samapai tujuan untuk merayakan hari raya idul fitri 1443H, Orari Lokal Kabupaten Bekasi dirikan Posko Dukungan Komunikasi (Dukom).
Hal tersebut dijelaskan oleh ketua Orari Kabupaten Bekasi H.Syauful Rizal, SE, (YF1AJW) yang mengatakan bahwa Orari Lokal Kabupaten Bekasi membuat posko pelayanan pemudik di Jalan Pantura Cikarang Utara.
Dalam posko pelayanan Orari Lokal Kabupaten Bekasi tersebut pemudik bisa beristirahat dan mendapatkan pelayanan dari para petugas jaga.
“Para pemudik yang kelelahan nanti bisa beristirahat di Pos Pelayanan Orari Lokal Kabupaten Bekasi,” Ucap Ketua Orari Lokal Kabupaten Bekasi, Rabu 27/042022.
Ketua Orari Lokal Kabupaten Bekasi yang biasa disapa H.Rizal ini juga mengatakan bahwa lokasi dibangunya posko pelayanan pemudik tersebut tidak jauh dari mini market sehingga pemudik juga dalam beristirahat nantinya bisa membeli kebutuhanya dan tidak jauh dari tempat istirahatnya.
“sengaja kita dirikan disini (dekat mini market) agar nanti apabila pemudik membutuhkan sesuatu saat beristirahat, tidak usah mencari jauh jauh tempatnya,” Tambahnya.
“Intinya posko ini selain untuk mendukung komunikasi bisa juga dipakai untuk berisitirahat para pemudik yang sedang kelelahan dalam perjalananya,” Tutup H.Syaiful Rizal (YF1AJW).
Karena Diduga Suap BPK Jabar, 17 Kepala Puskesmas dan 1 Dirut RSUD Terancam Dipenjara
GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang, Kabupaten Bekasi terus melakukan Pendalaman atas kasus pemberian Uang Ratusan juta Rupiah, Oleh 17 orang Oknum Kepala Puskesmas dan 1 orang oknum Dirut RSUD, kepada Oknum Auditor BPK Perwakilan Jawa barat beberapa waktu lalu. Dalam kasus ini Kejaksaan Negri Cikarang Kabupaten Bekasi, selain mengungkap soal suap Menyuap, juga dimungkinkan akan menelusuri Dugaan terjadinya Korupsi temuan BPK, yang melatar belakangi terjadinya dugaan Suap Menyuap tersebut. Dalam kasus ini Kejaksaan Negri Cikarang Kabupaten Bekasi bakal menerapkan pasal Korupsi Gratifikasi atau Suap Menyuap. Demikian dikatakan SOLEHANDANA bagian Penyusunan Informasi dan Publikasi Kejaksaan Negri Cikarang saat di konfirmasi beberapa waktu lalu.
” Ya benar kasus pemberian Uang ratusan juta rupiah oleh para Kepala Puskesmas dan Dirut RSUD selaku pemberi, kepada Oknum Auditor BPK Perwakilan Jawa barat selaku penerima tersebut, sedang kami dalami. Kami juga sudah melakukan pemeriksaan atau meminta keterangan para Kepala Puskesmas dan Dirut RSUD selaku pihak pemberi. Intinya, Kejaksaan Negri Cikarang Kabupaten Bekasi, sedang melakukan Pendalaman untuk mengungkap kasus ini supaya terang benderang. Dan dimungkinkan kami akan menjerat para pelaku dengan pasal Korupsi Gratifikasi atau Suap Menyuap.” Pungkas SOLEH.
Sebagaiman telah diketahui, bahwa pada Rabu (30/03)2022) beberapa waktu lalu, 2 Orang Oknum Auditor BPK Perwakilan Jawa barat berinisial AMR dan F, ditangkap oleh Tim dari Kejaksaan Negri Cikarang (Kejari) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa barat di kantor BKAD Kabupaten, Lantara diduga menerima Uang sebesar Rp 351 juta lebih diduga sebagai Uang Suap. Adapun Pemberinya dikabarkan dari 17 orang oknum Kepala Puskesmas dan 1 orang Oknum Dirut RSUD. dengan rincian Sebesar 250 juta lebih dari para Oknum Kepala Puskesmas, dan sebesar Rp 100 juta dari oknum Dirut RSUD. Uang sebesar Rp 351 juta lebih tersebut, diketahui di sita pada saat dilakukan Penggeledahan di salah satu Apartemen di daerah Bekasi Selatan yang ditempati kedua Oknum Auditor BPK itu.
Belakangan dikabarkan, dari 2 orang Oknum Auditor BPK tersebut, hanya satu orang yakni AMR yang ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Jawa barat. Adapun F karena tidak ditemukan bukti bukti yang cukup, F dikembalikan ke BPK untuk dilakukan Pembinaan.
Ditempat terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Bekasi, NURHASAN, SH memberikan komentar bahwa dirinya sangat setuju dan Mendukung apa yang dilakukan Kejaksaan Negri ( Kejari) Cikarang Kabupaten Bekasi, Untuk mengungkap hingga tuntas dan terang benderang atas kasus Pemberian Uang ratusan juta rupiah kepada Oknum Auditor BPK perwakilan Jawa barat itu. NURHASAN, SH,yang juga berprofesi sebagai Lawyer itu, dirinya juga sepakat para pelaku baik pemberi maupun penerima dijerat pasal Gratifikasi atau Suap Menyuap. Sebab, kata dia, Pemberian Uang ratusan juta rupiah tersebut, dapat dipastikan berkaitan dengan jabatan dan wewenang masing masing sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi sudah sangat tepat Kejaksaan Negri Cikarang Kabupaten Bekasi, menerapkan pasal Gratifikasi atau Suap, sebagaimana diatur dalam pasal 12 B ayat 1 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi Undang Undang Nomor 20 tahun 2021 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dan sebaiknya, Lanjut dia, Kejaksaan Negri Cikarang Kabupaten Bekasi, Tidak perlu buang buang waktu, semuanya sudah jelas maka segera saja Para Pelaku Suap Menyuap tersebut ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara atau Bui, untuk mempertanggung jawabkan Perbuatanya. Paparnya.
“Ya benar, baik secara pribadi maupun secara Organisasi, saya setuju dan Mendukung langkah langkah Kejaksaan Mengungkap kasus Suap Menyuap itu hingga tuntas dan terang benderang. Para Pelaku Suap menyuap yang Notabene Oknum ASN tersebut, Layak segera di tangkap dan di Jebloskan kedalam Penjara alias Bui, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Ingat, Kejahatan Korupsi merupakan Kejahatan Luar biasa ( Exstra Ourdinairy Crime), yang berdampak merusak sendi sendi kehidupan di segala Aspek, bahkan dapat mengancam kelangsungan Hidup Bangsa. Maka tidak ada alasan, Korupsi harus di Brantas tidak perlu ada Toleransi. Baik secara Pribadi maupun secara Organisasi, akan Kawal kasus ini hingga Tuntas, sebagai Wujud dukungan terhadap Pemerintah dalam Upaya Pemberantasan Korupsi”, Pungkas NURHASAN,SH.
Sementara itu Beberapa orang Kepala Puskesmas ketika dikonfirmasi tentang hal tersebut melalui Pesan WhastAp (WA) tidak ada yang mau Berkomentar alias Bungkam. Begtu Oknum Kepala Puskesmas berinisial AH yang di sebut sebut Mengkordinir Uang Suap yang diberikan ke Oknum Auditor BPK tersebut, beberapa kali disambangi di kantornya, Juga tidak berada di tempat, terkesan Menghindari Kejaran Wartawan.
Sambut Lebaran, SMSI Kabupaten Bekasi Bagikan Parsel Untuk Pemulung dan Pengemis Jalanan
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi membagikan parsel untuk pengemis dan pemulung yang beroperasi di sepanjang jalan raya Kabupaten Bekasi, Selasa, 26 April 2022.
Pembagian parsel dilakukan SMSI Kabupaten Bekasi dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2022, 6 hari ke depan.
“Kegiatan hari ini merupakan wujud syukur atas prestasi yang telah diraih, dan semoga menjadi ladang kebaikan untuk kami dan memperoleh keberkahan dari Allah Swt,” kata Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, didampingi sekretaris Rochmatillah dan Bendahara Tahar Amsah kepada wartawan.
Jurnalis peraih penghargaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno itu mengatakan, tujuan pembagian parsel untuk pengemis dan pemulung utamanya menumbuhkan jiwa sosial di kalangan pengusaha media yang tergabung SMSI Kabupaten Bekasi.
“Jika Ramadhan sebelumnya kami menyantuni anak yatim, duafa dan bagi-bagi ampaw untuk jajaran pengurus serta anggota SMSI Bekasi Raya, maka tahun ini kita membagikan parsel lebaran untuk pengemis dan pemulung di sepanjang jalan raya Kabupaten Bekasi,” kata Doni Ardon.
Ditambahkan Sekretaris SMSI Kabupaten Bekasi Rochmatillah, konsep berbagi parsel untuk pengemis dan pemulung merupakan hal unik dan jarang dilakukan penggiat bakti sosial.
“Kita mendatangi langsung para pengemis dan pemulung di sepanjang jalan Kabupaten Bekasi agar mereka tak direpotkan harus datang ke lokasi pembagian baksos,” kata Rochmatillah.
Dirinya mendapat pengalaman unik saat membagikan parsel untuk pengemis ketika sudah memasuki waktu berbuka puasa.
Pengalaman unik itu saat melihat pengemis sedang berjalan di trotoar jalan Deltamas.
Sedangkan posisi kendaraan berada di jalur yang berbeda dan harus berputar di perempatan jalan Delta Mas yang masih berjarak 500 an meter.
“Kata ketua, tetap kejar, akhirnya kita muter deh walau tikungannya jauh, eh pas gitu macet lagi,” timpal Bendahara SMSI Kabupaten Bekasi Tahar Amsah.
Setibanya di tempat yang dituju, pengemis itu rupanya sudah keburu menghilang dan masuk ke jalan gang yang tidak bisa dilewati kendaraan roda 4.
“Kata ketua tetap dilanjut, yaa kita akhirnya masuk dengan jalan kaki sejauh 300 an meter hingga berhasil menemukan rumah pengemis yang kondisinya sudah tidak layak,” kata Tahar bercerita.
Tahar sempat menitikkan air mata ketika sang pengemis bernama Okim (70th) mengucapkan terimakasih dengan nada serak menahan tangis haru.
“Haturnuhun SMSI, semoga Gusti Allah membalas dengan nikmat yang lebih besar, lebih berkah dan bermanfaat,” kata Okim mendoakan. (Redaksi)