Home Blog Page 27

Gas Melon Disunat?, Warga Cikarang Meradang Isi Tabung Gas Subsidi Cuma Setengah

0

Gas Melon Disunat?, Warga Cikarang Meradang Isi Tabung Gas Subsidi Cuma Setengah

Bekasi — Dugaan permainan kotor pada tabung gas subsidi 3 kilogram bikin geram warga. Rudy, warga Perumahan PNR, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan isi gas melon yang dibelinya diduga tidak penuh—hanya setengah tekanan saat digunakan.

Kejanggalan itu terungkap saat Rudy memasang tabung gas yang baru dibelinya dari warung. Bukannya penuh seperti biasa, jarum regulator justru menunjukkan tekanan setengah.

“Saya beli di warung, pas dipasang jarum tekanan gas hanya setengah saja. Saya minta tukar lagi, ternyata sama isinya. Jarum pada regulator tekan gas naik setengah juga,” ujar Rudy kesal, Rabu (29/4/2026).

Temuan ini memicu kecurigaan adanya praktik pengurangan isi tabung gas subsidi di tingkat distribusi. Padahal, gas melon 3 Kg merupakan bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan rakyat kecil yang bergantung pada gas subsidi untuk kebutuhan sehari-hari. Jika dugaan ini benar, praktik tersebut bukan hanya melanggar aturan, tapi juga mencederai hak masyarakat.

Tak tinggal diam, Rudy mendesak aparat kepolisian segera turun tangan mengusut dugaan penyunatan isi tabung gas tersebut. Ia juga meminta pemerintah pusat melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan tidak ada kecurangan yang merugikan publik.

“Apakah ini ada unsur kesengajaan atau tidak, kami meminta aparat penegak hukum menyelidiki pengurangan tabung gas subsidi 3 Kg ini,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Namun kasus ini kembali membuka borok pengawasan distribusi gas subsidi yang dinilai masih lemah dan rawan disalahgunakan.

JPDN Tantang Inspektorat Kabupaten Bekasi Untuk Sidak Bareng Mengawasi Dana Desa

0

JPDN Tantang Inspektorat Kabupaten Bekasi Untuk Sidak Bareng Mengawasi Dana Desa

BEKASI – Jaringan Pemuda Desa Nusantara (JPDN) melontarkan tantangan terbuka kepada Inspektorat Kabupaten Bekasi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama dalam mengawasi penggunaan anggaran Dana Desa di wilayah Kabupaten Bekasi.

Langkah ini diambil menyusul adanya kekhawatiran terkait potensi penyimpangan anggaran yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Sekretaris Jenderal JPDN, Bang Zaw, menyatakan bahwa pengawasan langsung di lapangan menjadi krusial untuk memastikan uang negara benar-benar sampai ke tangan masyarakat.

“Kami menantang Inspektorat untuk terjun langsung ke lapangan bersama kami. Mari kita lakukan pengawasan ketat terhadap Dana Desa di Kabupaten Bekasi,” ujar Bang Zaw dalam keterangannya. Selasa (28/04/2026)

Menurut Bang Zaw, pihaknya mencium adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah oknum Kepala Desa. Ia menduga anggaran yang seharusnya diperuntukkan bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

“Banyak indikasi kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum kepala desa yang tidak bertanggung jawab. Anggaran dana desa diduga digunakan untuk keperluan pribadi, bukan untuk kepentingan desa,” tegasnya.

JPDN berharap tantangan ini disambut baik oleh Inspektorat sebagai bentuk transparansi dan komitmen pemerintah daerah dalam memberantas praktik korupsi di tingkat desa. Hingga berita ini diturunkan, pihak Inspektorat Kabupaten Bekasi belum memberikan tanggapan resmi terkait tantangan sidak bersama tersebut.

Polsek Cikarang Timur Laksanakan Patroli Guna Antisipasi Kejahatan Jalanan di Malam Hari

0

Polsek Cikarang Timur Laksanakan Patroli Guna Antisipasi Kejahatan Jalanan di Malam Hari

Bekasi – Guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan dan menjaga kondusivitas wilayah, Unit Samapta bersama Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur menggelar patroli dini hari di sepanjang jalur Pantura, Selasa (28/4/2026). 

Dalam giat yang dimulai pukul 00.50 WIB tersebut, petugas menyisir titik rawan seperti di depan PT MRI, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Personel yang dipimpin oleh Aipda Agus Sutisna bersama Brigadir Suparno dan Briptu Saerul ini fokus memantau potensi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C.

Selain melakukan pemantauan jalur, petugas juga menyambangi petugas keamanan (security) perusahaan setempat untuk memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). 

Langkah preventif ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memastikan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) dapat ditekan sedini mungkin. 

Hingga patroli berakhir, situasi di kawasan jalur Pantura dilaporkan terpantau aman dan terkendali tanpa ditemukan adanya aktivitas yang mencurigakan.

Jarkasih Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon BPD Desa Pasirgombong Perwakilan Dusun Satu, Ini Visi dan Misinya

0

Jarkasih Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon BPD Desa Pasirgombong Perwakilan Dusun Satu, Ini Visi dan Misinya

Kabupaten Bekasi – Calon anggota BPD Desa Pasirgombong perwakilan dusun satu Jarkasih atau biasa disapa bang Ijar resmi daftarkan diri dengan mendatangi kantor sekretariat panitia pengisian calon BPD Desa Pasirgombong, Senin 27/4/2026.

Dengan didampingi iringan para simpatisan nya Jarkasih menyerahkan kelengkapan persyaratan sebagai calon BPD Desa Pasirgombong.

Dalam keterangannya Jarkasih atau yang biasa disapa Bang Ijar menyampaikan visi yang diusungnya, yakni mewujudkan BPD sebagai mitra kerja pemerintah desa yang transparan, akuntabel, dan komunikatif demi terciptanya Desa Pasirgombong yang maju dan sejahtera.

“BPD harus hadir sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa. Transparansi dan komunikasi menjadi kunci utama agar pembangunan berjalan sesuai harapan warga,” ujar Jarkasih.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Jarkasih merumuskan sejumlah misi strategis, di antaranya menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat secara jujur dan objektif, serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) agar tepat sasaran.

Selain itu, ia juga berkomitmen mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan terbuka. 

Dukungan terhadap pencalonan Jarkasih juga datang dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh tokoh pemuda setempat, yang akrab disapa Bang Abay. Ia menilai visi dan misi yang diusung Muin sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Visi dan misi Bang Ijar sangat baik dan relevan. Kami berharap beliau dapat amanah dan benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat Desa Pasirgombong,” ujarnya.

Pencalonan Bang Ijar ini diharapkan dapat membawa warna baru dalam peran BPD sebagai lembaga yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga aktif menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga demi kemajuan desa.

Muinda Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon BPD Desa Cikarang Kota, Ini Visi dan Misinya

0

Muinda Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon BPD Desa Cikarang Kota, Ini Visi dan Misinya

Kabupaten Bekasi – Calon anggota BPD Desa Cikarang Kota perwakilan dari dusun satu, Muinda atau biasa disapa bang Muin resmi daftarkan diri dengan mendatangi kantor sekretariat panitia pengisian calon BPD Desa Cikarang Kota, Senin 27/4/2026.

Dengan didampingi para simpatisan nya Muinda menyerahkan kelengkapan persyaratan sebagai calon BPD Cikarang Kota perwakilan dusun tiga.

Seperti sebelumnya Muinda atau yang biasa disapa Bang Muin menyampaikan visi yang diusungnya, yakni mewujudkan BPD sebagai mitra kerja pemerintah desa yang transparan, akuntabel, dan komunikatif demi terciptanya Desa Cikarang Kota yang maju dan sejahtera.

“BPD harus hadir sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa. Transparansi dan komunikasi menjadi kunci utama agar pembangunan berjalan sesuai harapan warga,” ujar Muinda.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Muinda merumuskan sejumlah misi strategis, di antaranya menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat secara jujur dan objektif, serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) agar tepat sasaran.

Selain itu, ia juga berkomitmen mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan terbuka, serta mengaktifkan kembali musyawarah desa sebagai sarana utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Dukungan terhadap pencalonan Muinda juga datang dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya disampaikan Pimpinan lembaga investigasi negara Kabupaten Bekasi Jayadi mendorong serta menunjuk salah satu warga Cikarang kota dusun 3 untuk mencalonkan diri sebagai BPD Cikarang Kota. Ia menilai visi dan misi yang diusung Muin sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Visi dan misi Bang Muinda sangat baik dan relevan. Kami berharap beliau dapat amanah dan benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat Desa Cikarang Kota,” ujarnya.

Pencalonan Muinda diharapkan dapat membawa warna baru dalam peran BPD sebagai lembaga yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga aktif menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga demi kemajuan desa.

Personil Polsek Cikarang Timur Sambangi Poskamling Guna Pastikan Keamanan Pasca Lebaran

0

Personil Polsek Cikarang Timur Sambangi Poskamling Guna Pastikan Keamanan Pasca Lebaran

Bekasi – Guna memperkuat keamanan lingkungan pasca-lebaran, Bhabinkamtibmas Desa Karangsari, Aiptu Amin Rois, bersama personel unit Samapta Polsek Cikarang Timur, Aiptu Bakrie, menyambangi Pos Satkamling di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (26/4) malam. 

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 23.31 WIB ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan sekaligus memberikan apresiasi kepada warga yang aktif menjaga lingkungan di wilayah RT 04/01 tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Amin Rois mengimbau warga agar tetap waspada dan konsisten menjaga kondusivitas kamtibmas di lingkungan masing-masing. 

Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya koordinasi cepat jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan atau kejadian menonjol. 

Warga diminta untuk segera melapor melalui layanan call center 110 guna mendapatkan penanganan cepat dari pihak kepolisian setempat.

Cikarang Timur Gelar Car Free Day, Personel Gabungan Siaga Berikan Pelayanan

0

Cikarang Timur Gelar Car Free Day, Personel Gabungan Siaga Berikan Pelayanan

Bekasi – Aparat gabungan dari Satlantas Polres Metro Bekasi, Polsek Cikarang Timur, dan Dinas Perhubungan menggelar apel kesiapan pelayanan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Science Boulevard hingga Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, pada Minggu (26/4) pagi.

Dipimpin langsung oleh Wakapolsek Cikarang Timur, AKP M. Jamaludin, S.H., M.S.I., apel yang dimulai pukul 06.00 WIB ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat yang berolahraga di sepanjang rute mulai dari depan Farmers Market hingga area stadion.

Dalam arahannya, AKP M. Jamaludin menekankan pentingnya peran personel dalam mengarahkan arus lalu lintas dan melakukan pengalihan jalan bagi kendaraan bermotor guna menjamin sterilisasi area CFD. 

Beliau menginstruksikan seluruh petugas di lapangan untuk tetap mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga kesehatan selama menjalankan tugas pelayanan masyarakat. 

Melalui pengamanan ketat dan pengaturan lalu lintas yang humanis, kegiatan mingguan ini diharapkan dapat berjalan tertib sehingga warga Bekasi dapat menikmati fasilitas publik dengan aman.

LSM GANAS Soroti Kinerja Melempem BPD di Kabupaten Bekasi, Transparansi LKPJ Dipertanyakan

0

LSM GANAS Soroti Kinerja Melempem BPD di Kabupaten Bekasi, Transparansi LKPJ Dipertanyakan

Bekasi – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gada Sakti Nusantara (GANAS) melontarkan kritik pedas terhadap kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bekasi.

BPD dituding gagal menjalankan fungsi pengawasan dan tidak transparan terkait Laporan  Kinerja selama masa jabatan satu periode (2018-2026).

Ketua Umum LSM GANAS, Brian Shakti, menegaskan bahwa sebagai lembaga legislatif desa, BPD seharusnya menjadi benteng utama dalam mengawal Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD). Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan BPD cenderung hanya menjadi “stempel” bagi kebijakan Kepala Desa.

“Kami mempertanyakan transparansi LKPJ BPD. Jangan sampai mereka hanya jadi formalitas administratif tanpa evaluasi kritis.

Masyarakat berhak tahu bagaimana anggaran desa dikelola, karena itu tanggung jawab pengawasan mereka,” tegas Brian kepada media, Sabtu (25/4/2026).

Brian mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai besarnya anggaran yang dikucurkan untuk BPD. Selama satu periode, total anggaran untuk BPD di Kabupaten Bekasi diperkirakan mencapai Rp555 miliar.

Angka fantastis ini dinilai tidak sebanding dengan output pengawasan yang dirasakan masyarakat.

“Anggaran setengah triliun lebih itu bukan angka main-main. Jika dialokasikan ke pembangunan, manfaatnya sangat luar biasa bagi warga Bekasi. Tapi sejauh ini, laporan kinerja mereka ke publik nyaris tidak terdengar,” cetusnya.

Menjelang proses pengisian anggota BPD baru di 180 desa se-Kabupaten Bekasi, LSM GANAS mendesak agar LKPJ periode ini dipublikasikan secara transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum kepada rakyat.

Atas temuan ini, LSM GANAS mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Inspektorat Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan audit kinerja dan evaluasi menyeluruh terhadap integritas anggota BPD.

“Jika fungsi pengawasan ini mati, potensi korupsi di tingkat desa akan semakin subur. Kami minta DPMD beri pembinaan tegas atau sanksi bagi mereka yang lalai,” tambah Brian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPMD Kabupaten Bekasi belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan transparansi anggaran dan laporan kinerja yang disuarakan oleh LSM GANAS.

(Red)

Polsek Cikarang Timur Gelar Operasi Kejahatan Jalanan Guna Jaga Kondusivitas Wilayah

0

Polsek Cikarang Timur Gelar Operasi Kejahatan Jalanan Guna Jaga Kondusivitas Wilayah

Bekasi – Aparat kepolisian Sektor Cikarang Timur melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada Sabtu (25/4/2026) dini hari. 

Dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali AKP Dedih S, kegiatan ini difokuskan di titik rawan kriminalitas, tepatnya di sepanjang Jalan Citarik Raya, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. 

Operasi yang dimulai tepat pukul 00.00 WIB ini menyasar potensi tindak kriminalitas jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, aksi geng motor, hingga peredaran barang terlarang.

Meskipun penyisiran dilakukan secara intensif terhadap kendaraan dan orang yang mencurigakan di lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran hukum maupun aktivitas menonjol. 

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan situasi tetap kondusif tanpa adanya orang yang diamankan maupun barang bukti tindak kejahatan yang disita. 

Pihak kepolisian memastikan bahwa patroli serupa akan terus ditingkatkan secara berkala demi memberikan rasa aman dan menjamin ketenangan warga di wilayah hukum Polsek Cikarang Timur selama jam-jam rawan.

Jembatan Merah Putih Presisi Polri Resmi Hubungkan Dua Kampung di Cikarang Timur

0

Jembatan Merah Putih Presisi Polri Resmi Hubungkan Dua Kampung di Cikarang Timur

BEKASI – Jajaran Polsek Cikarang Timur bersama personel Brimob Den D Pelopor mengawal jalannya peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Polri di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kabupaten Bekasi pada Kamis (23/4). 

Mewakili Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H., Kanit Binmas AKP Odo Supaendi hadir sebagai Perwira Pengendali (Padal) mendampingi Wadanyon D Pelopor Kompol Darkum. 

Peresmian infrastruktur vital yang menghubungkan Kampung Tengah dan Kampung Kalenderwak ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karangsari, Baok Umbara, guna memastikan pelayanan dan keamanan bagi sekitar 50 warga yang hadir.

Prosesi peresmian diawali dengan sambutan hangat dan ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis sebagai tanda jembatan resmi dapat digunakan oleh masyarakat di lingkungan RT 03 RW 06. 

Selain dihadiri Ketua BPD Aswin Sanjaya serta tokoh agama dan pemuda, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Polri dan warga desa. 

Kemeriahan acara ditutup dengan penampilan hiburan seni tradisional Topeng Banjet dari grup Erna Cahaya Putra Mandiri yang menambah suasana akrab di tengah peresmian fasilitas publik tersebut.