Melalui Serbuan Vaksinasi, Babinsa Tegaskan 3 Orang Warga Gagal Vaksin
Kabupaten Bekasi – Meski di hari libur selama pandemi belum usai Serda Muzaeni mengajak dan memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat di Kantor sekretariat RW 41 Perum Griya asri 2 blok I RT 04 RW 41 Desa Sumberjaya, Kacamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu 10/10/2021.
Pada kegiatan vaksinasi tersebut selain Babinsa Serda Muzaeni juga di hadiri oleh Mayor Chb Daya Bakir Danramil 01/Tambun, Umar Kapus Sumberjaya, Widya Basuki Direksi RS Karya Medika group, team verifikasu Dinkes Jabar, Serma Agus Purnawan Batituud Koramil 01/Tambun beserta 6 anggota, dan Ketua RW 41 Imam Sugeng.
Bersama Team Kesdamjaya, Observasi dan Inputor, Serda Indra yudho, Tim Nakes kodam jaya Peltu Wahyu, Peltu Erwin, PNS Jefri, PNS Harta Ginting ) serta Relawan desa Sumberjaya, Danramil 01 Tambun Mayor Chb Daya Bakir kepada awak media mengatakan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, sekaligus mengantisipasi terjadinya kerumunan demi mencegah penyebaran Covid-19.
“Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan aman dan lancar serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan usai divaksin,”sambung Danramil.
Tak ketinggalan juga dalam kesempatan ini, Serda Muzaeni mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya warga Sumberjaya Kecamatan Tambun Selatan meskipun sudah divaksin, masyarakat harus tetap disiplin Prokes, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitiser, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Dirinya juga menambahkan bahwa Vaksinasi COVID-19 tahap ke 1 bagi usia 18 Tahun ke atas, jenis vaksin Sinovac dari semua warga yang di vaksin masih saja di temukan kegagalan 3 orang warga hal itu karna tensinya tinggi, dan Asma, semoga kegiatan serbuan Vaksinsi ini dapat menjadikan warga binaannya di Sumberjaya menjadi lebih sehat lagi seusai di vaksin.
FAJAR PAPER Kembali Resmikan Renovasi Sekolah dari Program CSR, Kali ini SDN Sukadanau 03
Kabupaten Bekasi – Perwakilan manajemen PT Fajar Surya Wisesa, Tbk. (“FajarPaper”), Bapak H. Zubastian Rahman beserta team CSR meresmikan salah satu sekolah yang telah direnovasi pada hari Rabu, 23 september 2021, Program CSR Renovasi di SDN Sukadanau 03 merupakan bukti kepedulian FajarPaper terhadap dunia pendidikan khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi. Sebelumnya pada tahun 2018 FajarPaper telah selesai merenovasi 4 sekolah, berlanjut pada tahun 2019 dengan total 7 sekolah dan program ini masih terlus berlangsung sesuai dengan komitmen perusahaan di tahun 2021 dengan merenovasi 5 sekolah yang kesemuanya berada di wilayah Cikarang-Bekasi.
“Perkenankan saya atas nama manajemen FajarPaper meresmikan SDN Sukadanau 03 yang telah selesai kami renovasi. Kami berharap dengan bantuan renovasi sekolah ini siswa-siswi akan lebih nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran dan guru-guru pun lebih semangat lagi Dalam melaksanakan proses mengajar sehingga bisa melahirkan lebih banyak lagi generasi penerus bangsa yang berkompeten untuk Indonesia dan khusunya untuk wilayah Cikarang Bekasi,” tutur H. Zubastian Rahman, Kamis (23/09).
Selanjutnya, menurut H. Zubastian Rahman, sesuai dengan motto perusahaan, yaitu “Ikut Berpartisipasi Dalam Membangun Dunia Pendidikan Indonesia, khususnya di Wilayah Cikarang Kabupaten Bekasi”, Fajar Paper akan terus berusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan. Selain gedung sekolah yang direnovasi, FajarPaper jugamembangun dan merenovasi ruang kelas baru, dan kelas kelas yang butuh perbaikan,”.
Masih kata H.Zubastian, “Kita harapkan dengan adanya gedung kelas baru dapat menambah kenyamanan sehingga bisa menambah pengetahuan dan meningkatkan prestasi siswa siswi yang ada di sekolah.,” imbuhnya.
Hal ini merupakan bentuk komitmen dari FajarPaper untuk melaksanakan tanggung jawab perusahaan di bidang pendidikan dalam upaya mendukung pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. FajarPaper berkomitmen untuk terus membantu lingkungan sekitar melalui program CSR yang dijalankan dan juga akan berupaya untuk terus berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan program CSRnya di Kabupaten Bekasi.
Bu Titin S.Pd selaku Kepala Sekolah SDN Sukadanau 03 menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Fajar Paper yang sudah mebangun dan merenovasi sekolah kami sehingga yang dulunya bocor ketika hujan sekarang atapnya sudah kuat dan tidak bocor lagi, yang dulunya tidak ada perpustakaan sekarang mempunyai perpustakaan , dan yang paling penting ruang kelas sudah bagus semua sehingga sangat nyaman sekali ketika proses belajar mengajar. Sekali lagi saya mewakili guru-guru SDN Sukadanau 03 mengucapkan terima kasih.
Selain program bidang pendidikan, masih ada program kegiatan CSR FajarPaper lainnya sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan yang dituangkan Dalam berbagai bentuk kegiatan yaitu di bidang sosial kemanusiaan, sosial keagamaan dan sosial kemasyarakatan seperti: Zakat fitrah, bantuan hewan kurban, penghijauan, donor darah, bantuan sembako, bantuan kepada korban bencana alam, santunan anak yatim piatu, bantuan penanganan covid, dan bentuk-bentuk lainnya..
Angka Kriminalitas di Kota dan Kabupaten Bekasi Meningkat, Polisi Terus Bekerja Keras
BEKASI – Mengkhawatirkan, dalam dua Minggu terkahir, aksi tindakan Kriminalitas di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi tak henti hentinya bermunculan, hal tersebut membuat masyarakat menjadi resah karena takut jika dirinya menjadi salah satu mangsa yang diincar para pelaku kejahatan.
Kejahatan dalam dua pekan terakhir diantaranya, seorang ustadz di Cikarang barat, megalami pembegalan di kampung Babakan , Mustikasari Mustikajaya, pada, Selasa (21/09/2021) pada pukul 03.00 dini hari.
bagian punggung terkena bacok dan Mengalami 50 Jahitan, yang tersebar di belakang tubuh korban.
Pelaku menurut ustaz, RM Jamil (38) yaitu sebanyak enam hingga tujuh orang pelaku dengan perawakan orang dewasa.
Diketahui pada 28 September 2021 lalu, Polres Metro Bekasi Kota, mengumpulkan sejumlah bukti yaitu puluhan motor yang dicuri oleh pelaku yang berhasil diselidiki berada di Rawalumbu, Bekasi Timur.
Sementara, yang terdekat ialah, pembobolan brangkas yang didalamnya terdapat sejumlah uang milik minimarket (Alfamart) di jalan raya hankam, Jatimelati, pondok gede, pada Selasa (05/10/2021)
Diketahui bahwa para pelaku menjebol tembok belakang minimarket tersebut, serta mematikan kamera pengawas CCTV toko tersebut.
Menurut Kompol Erna Ruswing Andari, Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman dan Penyelidikan terhadap pelaku yang membobol minimarket tersebut.
Sementara itu diwilayah Kabupaten Bekasi, korban nampak setiap waktu kian berjatuhan, pihak kepolisian pun nampak kalang kabut dibuat oleh para pelaku pelaku tersebut.
Kejadian itu dimulai, pada Rizky (16) seorang remaja yang tewas dipangkuan kekasihnya (S) di tepi danau perumahan Dharmawangsa, Tambun Utara, pada Jum’at (24/09/2021) lalu, sekitar pukul 23.00 wib.
Diketahui, bahwa korban sempat melawan dua pelaku yang sempat mondar mandir Memperhatikan dua sejoli tersebut, dua pelaku melakukan penusukan di dada kiri korban, karena pelaku meminta sejumlah uang serta handphone milik korban di dasboard motor diambil oleh pelaku.
Sehingga korban melawan dan pelaku tak segan pelaku menganiaya hingga korban (Rizky) tewas dilokasi kejadian.
kedua, Seorang ibu bernama Siti Atikah atau Embon (37) tiba tiba diserang oleh pelaku yang hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat mengungkapkan nya.
Korban merupakan pemilik warung yang tewas bersimbah darah disekujur tubuhnya, tergeletak di kursi warung miliknya, pada Kamis (30/09/2021) Sekitar pukul 10.00 wib.
Menurut saksi warga Sarif (70) seorang tukang kebun yang tak jauh dari lokasi, mengatakan bahwa saat ia hendak ke ladang, ia sempat mampir ke warung kopi milik Embon, namun hanya sebentar karena ia hanya membeli kudapan ringan.
setelah itu datang pria dengan perawakan kurus, korban dan pria tersebut sempat berbincang, namun ia tak tahu lagi , dan tiba tiba pukul 11.00 siang, warga telah berkumpul melihat jasad Embon belumuran darah.
Yang ketiga ialah korban seorang kurir ekspedisi (lazada) di Harja mekar, diketahui bernama Nur Taufik (38).
Peristiwa tersebut terjadi pada, Rabu (06/10/2021) pukul 01.00 dinihari, di Kawasan Jababeka 1 Blok. K. Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara kabupaten Bekasi.
Korban diikuti saat hendak pulang oleh pelaku yang berjumlah dua orang, mengendarai motor Vario putih. tak lama pelaku langsung meghadang laju motor Taufik, dan melakukan penganiayaaan dengan cara membacok lengam korban, hingga tangan kanan tersayat, dan yang paling parah ialah tangan kiri dengan jari hampir Putus.
Menurut Kompol Yulianto, Humas Polres Metro Bekasi Kabupaten, bahwa pihaknya kini telah melakukan patroli secara masif.
“Pihak kepolisian tentu bekerja sangat keras, dan selalu berusaha meningkatkan keamanan, kami juga melakukan patroli secara rutin, dilokasi lokasi rawan di wilayah kabupaten Bekasi,”singkat Kompol Yulianto , Jum’at (08/09/2021) malam.
Sementara itu, AKP Heri Purnomo Kasatreskrim polres metro Bekasi kota, mengatakan bahwa semenjak (dua bulan) PPKM dilonggarkan, terakhir terdapat peningkatan kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah Kota Bekasi.
“Kita berusaha upayakan untuk antisipasi itu, ada dua, pencegahan dan penindakan, untuk pencegahan yaitu meningkatkan patroli, lalu untuk penindakan dengan pengungkapan, dan penanganan, serta penangkapan perkara.
Ia mengatakan bahwa peningkatan patroli terus ditingkatkan oleh tim Satreskrim (satuan reserse kriminal) dan tim gabungan lainnya.
“Dilakukan patroli skala besar, tidak hanya Reskrim (Polri) tapi juga melibatkan kodim, Satpol PP, yang kegiatannya dimulai pada pukul 9 malam, hingga waktu dini hari,” ujar AKP Heri Purnomo.
Siswa Diktukba Polda Jabar dan Polda Papua Ikuti Kohesi Sosial Wawasan Kebangsaan Dit Intelkam Polda Jabar
Bandung – Dit Intelkam Polda Jabar lakukan Kegiatan Kohesi Sosial Wawasan Kebangsaan untuk memberikan materi dengan menghadirkan Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., SH, MH, M.Si (Guru Besar Ilmu Politik dan Ketua Prodi S2 dan S3 Pendidikan Kewarganegaraan UPI) sebagai narasumber, Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekolah Kepolisian Negara Polda Jabar Jl. Kolonel Masturi No. 110 Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Saat dikonfirmasi terkait jumlah siswa yang mengikuti Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., SH, MH, M.Si, menerangkan ada sebanyak 825 Siswa dari Polda Papua dan Polda Jabar.
“Pemberian materi yang dilakukan ini berdasarkan perihal permohonan bantuan Dit Intelkam Polda Jabar dalam rangka Kohesi Sosial Wawasan Kebangsaan kepada para Siswa Diktukba Polri TA. 2021 asal pengiriman Polda Papua dan Polda Jabar sebanyak 825 (Delapan ratus dua puluh lima) terdiri dari Siswa pengiriman Polda Jabar sebanyak 536 (Lima ratus tiga puluh enam) dan 289 (Dua ratus delapan puluh sembilan) asal pengiriman Polda Papua,”Terangnya.
Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., SH, MH, M.Si, mengaku sangat bangga dan berbahagia menjadi narasumber karena yang mendapatkan materi merupakan calon Anggota Polri yang muda-muda sebagai pilar menjaga keutuhan NKRI.
Tujuan dari Kohesi sendiri adalah mewujudkan Wawasan Kebangsaan karena sangat penting terhadap kualitas Siswa Diktukba Polri TA. 2021 khususnya Siswa Diktukba asal pengiriman Polda Papua sehingga mendapat kualitas dan nasionalisme yang mumpuni untuk bekerja sama membangun Ketahanan Nasional sehingga dapat menghasilkan Bintara Polri sebagai insan Bhayangkara yang terampil sebagai pemelihara Kamtibmas, Penegak Hukum, Pelindung, Pengayom, dan Pelayan masyarakat yang profesional, bermoral, modern dan unggul yang sesuai harapan bermanfaat bagi masyarakat dan institusi.
Siswa Diktukba Polri SPN Cisarua diharapkan menjadi Polisi yang dapat menjaga Kesatuan Negara Republik Indonesia sehingga Indonesia bisa menjadi Negara yang memiliki daya saing tinggi.
Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., SH, MH, M.Si, juga menyampaikan, “Kegiatan Kohesi Sosial Wawasan Kebangsaan Direktorat Intelkam merupakan kegiatan yang positif menanamkan jiwa nasionalisme dan wawasan kebangsaan pada generasi muda. Kita melihat tantangan bangsa ke depan bukan hanya tantangan yang bersipat konfensional tetapi banyak tantangan non konfensional,”Ucapnya.
Lanjut Prof. Dr. Cecep, “Oleh karena itu penanaman dan kecintaan terhadap bangsa dan negara ini merupakan hal yang penting khususnya bagi generasi muda Polri, untuk ini maka siswa – siswa yang di didik di SPN Polda Jabar merupakan momentum baik menanamkan rasa kebangsaan juga sebagai bekal menjadi Polri ke depan,”Lanjutnya
“Dengan adanya kegiatan Kohesi Sosial Wawasan Kebangsaan ini merekatkan jiwa-jiwa Nasionalisme sesama anak bangsa menghadapi tantangan kedepan, untuk apa menjaga kedaulatan, menyelamatkan bangsa kita dalam menjaga NKRI,”Tutup Prof. Dr. Cecep.
Babinsa Turut Hadir Dalam Acara Kerja Bakti Pemdes Jatireja
Kabupaten Bekasi – Guna menjaga kebersihan lingkungan serta menjalin kebersamaan, Pemerintahan Desa, Babinsa Koramil 08 Lemah Abang Serda Margono melaksanakan kerja bakti yang dirangkai dengan kegiatan padat karya tunai bersama warga Perumahan Graha Asri Desa Jati Reja Kacamatan Cikarang timur kabupaten bekasi Pada Sabtu 9/20/2021.
Hal tersebut menurut warga di karenakan banyaknya kendala terkait saluran air yang tersumbat akibat tumpukan sampah dan lapisan tanah sehingga tidak mampu menampung aliran air. Terutama pada musim penghujan dengan intensitas air yang cukup tinggi.
Menurut Pantauan awak medua, kerja bakti yang dirangkai dengan padat karya tunai, dilaksanakan Pemdes bersama warga perumahan Graha Asri fokus pada kegiatan normalisasi saluran air sepanjang 200 meter, yang berada di Jalan jalan Perumahan
Saat di jumpai awak media Serda Margono Babinsa desa Jatireja Koramil 08 lemah Abang mengatakan persiapan akan datang nya musim penghujan jalan sekitar lingkungan ini selalu tergenang air. Hal tersebut terjadi akibat saluran Solokan yang terdapat pada tanah yang cukup tebal, bahkan di beberapa titik yang terjadi akibat tumpukan sampah “tutur Serda Margono
“Setiap kali hujan dan saluran air meluber hingga menggenangi jalan, kami bersama warga mencari penyebab terjadi hal tersebut. Selain kerja bakti, kami juga mengangkut sampah yang menjadi penyumbat saluran solokan dari Pemdes, yang selanjutnya diajak kerja bakti melalui padat karya tunai,” tutupnya
Seluruh warga perumahan Graha Asri bersama-sama dan gotong royong mengikuti kerja bakti. Karena solokan di jalan dan macetnya saluran air yang terjadi selama ini dianggap sangat mengganggu kenyamanan. “Alhamdulillah, seluruh permukaan tanah dan sampah yang sudah menumpuk dapat diangkat, dan semoga setelah ini tidak ada kendala lagi,” harap Serda Margono.
Terus Lakukan Vaksinasi, Tetap Terapkan Prokes di Gerai Vaksin
Kabupaten Bekasi – Babinsa Peltu Dede Sonjaya Koramil 01 Tambun melihat situasi terkini tampak di butuhkan percepatan penanganan Vaksinasi.
Guna mempercepat proses penanganan vaksinasi untuk masyarakat Peltu Dede Sonjaya dampingi kegiatan gerai vaksinasi bertempat di Kantor Kelurahan Jatimulya, kecamatan Tambun selatan kabupaten Bekasi, Sabtu 9/10/2021.
Saat di temui awak media Babinsa Peltu Dede Sonjaya dengan di dampingi Babinkamtibmas Aiptu Sohib bersama Nakes terus membantu untuk melaksanakan vaksinasi Sinovac dosis 1.
Terkait aturan protokol kesehatan Babinsa Peltu Dede Sonjaya terus memberi himbauan dan mengatur bersama Perangkat Kelurahan Jatimulya agar tidak terjadi kerumunan skema antrian di buat kepada warga yang ingin menjalankan vaksinasi “ungkap Peltu Dede.
Di tempat yang sama Babinkamtibmas Aiptu Sohib menyampaikan bahwa Pengamanan vaksin di Kelurahan Jatimulya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, sekaligus mengantisipasi terjadinya kerumunan demi mencegah penyebaran Covid-19.
“Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan aman dan lancar serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan usai divaksin,” sambung Aiptu Sohib.
Tak ketinggalan dalam kesempatan ini, Babinsa Peltu Dede Koramil 01 Tambun mengajak kepada seluruh masyarakat kususnya pesannya meskipun sudah divaksin, masyarakat harus tetap disiplin Prokes, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitiser, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas”, pungkasnya.
Obras Kain PKK Beri Pemahaman Terkait Organisasi TP PKK kepada Para Kader
Jakarta – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat kembali menggelar Obrolan Santai Kader Inspiratif (Obras Kain) PKK. Kali ini, Obras Kain PKK digelar dengan mengangkat tema “Pemahaman Organisasi TP PKK”.
Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian menjelaskan, tema tersebut diangkat untuk memberi pemahaman mengenai manajemen pengorganisasian TP PKK secara utuh dan menyeluruh kepada para kader. Apalagi, kata Tri, saat ini kepengurusan TP PKK di semua jenjang mengalami pembaruan, seiring dengan pergantian jabatan kepala daerah.
“Untuk itu, Pengurus Pusat Tim Penggerak PKK membahas hal menarik ini dalam acara Obrolan Santai Kader Inspiratif PKK atau yang disingkat Obras Kain PKK,” ujarnya dalam sambutan yang diwakilkan Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa, Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri Lutfi T secara daring, Kamis (7/10/2021).
Tri menjelaskan, PKK merupakan salah satu lembaga kemasyarakatan yang menjadi wadah partisipasi masyarakat. Keberadaan PKK menjadi mitra pemerintah desa/kelurahan, untuk ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat desa/kelurahan.
“Saya ingin menyampaikan, bahwa keberadaan Tim Penggerak PKK menjadi semakin penting dan strategis, yang merupakan mitra pemerintah dalam mendukung program kerja pemerintah melalui 10 Program Pokok PKK, yaitu penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat,” katanya.
Lebih lanjut, Tri menegaskan, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tersebut memerlukan komitmen dan dukungan dari seluruh kader PKK. Dukungan itu dilakukan dengan mengedepankan unsur keteladanan dan keterampilan yang terkandung di dalam diri seorang Kader PKK.
“Kader PKK sebagai agen perubahan yang mampu menjadi magnet perubahan saat berdampingan dengan masyarakat, melalui ketulusan pengabdian dan kontribusi dari kader-kader dalam semua kegiatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, khususnya dalam mendukung program kerja pemerintah dari tingkat pusat sampai dengan tingkat desa/kelurahan,” terang Ketum TP PKK Pusat.
Di lain sisi, tambah Tri, gerakan PKK yang sudah dikenal dan diakui eksistensinya sejak tahun 1972, pada perkembangannya memerlukan beberapa penyesuaian. Hal itu dibutuhkan agar PKK dapat merespons situasi kekinian dan selaras dengan tuntutan, serta ketentuan peraturan yang berlaku.
“Ketentuan yang mengatur gerak kiprahnya PKK, di antaranya adalah Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020, dan Hasil Rapat Kerja Nasional IX PKK Tahun 2021. Ini semua perlu dipahami secara seksama agar visi dan misi Gerakan PKK dapat dicapai secara optimal,” ujarnya.
Tri berharap, dari paparan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat membuat para kader PKK lebih mengetahui dan memahami terkait organisasi TPP PKK secara menyeluruh. Dengan pemahaman itu, diharapkan dapat diimplementasikan, terutama mengenai kelembagaan PKK yang telah diatur dalam tatanan hukum yang berlaku di Indonesia.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pengurus Pusat TP-PKK Suwadiono Winardi yang juga hadir sebagai narasumber menjelaskan, tata kelola kelembagaan gerakan PKK merupakan Implementasi dari Permendagri Nomor 36 tahun 2020. Menurutnya, keberadaaan kelompok PKK di tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) berperan sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Mereka, kata dia, berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan, pemerintahan, kemasyarakatan, dan pemberdayaan.
“Yang mengarah (pada) terwujudnya demokratisasi dan transparansi di tingkat masyarakat, serta menciptakan akses agar masyarakat lebih berperan aktif dalam kegiatan pembangunan,” tandasnya.
Bantu Akses Warga, H.Syahrir Bangun Jembatan Gantung Di Desa Sukamanah, Kecamatan Agrabinta
Kabupateb Cianjur – Serap aspirasi Desa Sukamanah, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan, Kabupaten Cianjur, Anggota Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPD Provinsi Jawa Barat, Syahrir, SE., M. Ipol merespon cepat keluhan masyarakat agar dibangunkan jembatan penyebrangan. Hal itu dilakukannya untuk membantu aktivitas masyarakat yang terganggu akibat putusnya akses jembatan penyebrangan kali Cidadap.
Salah satu dampaknya ialah terganggunya siswa-siswi yang hendak bersekolah dan perekonomian warga. Menurut Syahrir, pembangunan jembatan tersebut menjadi sangat penting untuk keberlangsungan hajat hidup orang banyak. Terlebih aktivitas ekonomi dan pendidikan.
“Banyak anak sekolah yang terhambat untuk menuju ke sekolahnya. Dan kegiatan ekonomi baik yang berjualan ataupun kerja tidak bisa langsung melewati sungai tersebut,” ujar Syahrir di lokasi pembangunan jembatan kali Cidadap, Kamis (7/10/2021).
Bahkan, lanjut dia, banyak warga yang nekat menyebrang ketika air sungai sedang naik sekira pinggul orang dewasa. Alhasil warga yang melintas mau tidak mau harus rela berbasa-basahan setelah melewati sungai tersebut. Hal itu tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Kalau musim penghujan, air sungai itu debitnya naik, kalau lagi surut mungkin tidak jadi masalah. Tapi kalau sedang naik, kita harus turun dan melewati sungai meski pakaiannya basah,” katanya.
Karena itu, tegasnya, dirinya berinisiatif untuk merealisasikan harapan masyarakat untuk segera dibangun jembatan gantung yang juga bisa dilewati kendaraan roda dua.
“Seperti yang kita lihat tadi ada motor yang membawa hasil bumi, lewati sungai dengan resiko hanyut cukup besar,” ucapnya.
Dia menjelaskan, kunjungan lapangan tersebut untuk menindaklanjuti kepala desa yang secara pribadi menyuratinya agar meninjau lokasi daerah terdampak air bah apabila musim penghujan tiba. Sebab, untuk keseharian masyarakat akses tersebut sangat penting. Banyak masyarakat yang menempuh resiko dengan berjalan kaki yang justru sangat membahayakan.
“Atas aspirasi inilah saya ingin melihat secara langsung, semoga kehadiran saya pribadi bisa menjadikan jalan solusi untuk masyarakay desa sukamanah. Kita langsung mengukur. Sementara ini kita baru melihat gambar dari proposal, karena itu kita langsung membawa rombongan juga yang sama-sama memiliki tingkat kepedulian tinggi kepada masyarakat di Jawa Barat,” pungkasnya.
Kepala Desa Sukamanah, Kecamatan Agrabinta, Aludin membenarkan adanya akses desa yang terganggu diwilayahnya. Tidak jarang dirinya sering menerima keluhan warga lantaran terputusnya jembatan Cidadap. Karena akses tersebut menghubungkan dengan Desa Ciseel, Desa Lembur Sawah Dan Desa Cibarengkong.
“Kami sudah mengusulkan ke pemerintah daerah dan pemerintah provinsi Jawa Barat setahun yang lalu, namun tidak solusi dan belum ada yang meninjau langsung baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi. Kemudian kami direkomendasikan untuk bertemu dengan Bapak Syahrir. Dan kami sangat bersukur dia (Syahrir-red) merespon cepat atas keluhan didesa kami. Terlebih kami membutuhkan infrastruktur jembatan gantung untuk menjadi penghubung antar dusun,” ujar Aludin.
Setelah ditinjau langsung, lanjut Aludin, pihaknya mengapresiasi setinggi-tinggi atas inisiatif anggota Fraksi Gerindra tersebut. Pasalnya, banyak orang yang sangat terbantu dengan adanya jembatan gantung tersebut. Sedangkan untuk spesifikasi perencanaan ukuran jembatan yang akan dibangun dengan panjang 53 meter, lebar 2 meter dan tinggi 15 meter.
“Kami atas nama pribadi, atas nama masyarakat dan atas nama lembaga mengucapkan beribu-ribu terimakasih kepada Pak Syahrir yang sudah hadir di Desa Sukamanah dan membantu kebutuhan masyarakat kami,” ucapnya.
Kunjungan Kerja Danpomdam Jaya Jayakarta Ke Kantor Subdenpom Jaya/ 2-3 Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi – Kunjungan kerja Danpomdam Jaya Jayakarta, Kolonel Cpm Rory Ahmad Sembiring, SH dan Ketua Persit KCK Ranting 5 Pom Cabang III PD Jaya, Ibu Nesti Rory Sembiring, beserta jajaran ke Kantor Subdenpom Jaya/ 2-3 Cikarang Kabupaten Bekasi yang beralamat di desa Sukamahi, Cikarang Pusat. Kamis, (7/10/2021).
Kunjungan kerja Danpomdam Jaya Jayakarta disambut hangat oleh Komandan Subdenpom Jaya/ 2-3 Cikarang Kabupaten Bekasi, Kapten Cpm H. Nalib Zainudin dan jajaran Muspida Pemerintah Daerah ( Pemda ) serta mitra PM kabupaten Bekasi.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Letkol Kav Tofan Tri Anggoro, B.S (Dandim 0509/Kab. Bekasi), Mayor Cpm Jandri Siregar (Kasi Pam Pomdam Jaya), Mayor Cpm Adi Santoso (Kasituud Pomdam Jaya), Bapak Darma Indo Damanik, S.H (Kepala PN Cikarang), Bapak Ricy Setiawan Anas, S.H (Kajari Kab. Bekasi). Bapak Dodo Hendra Rosika (Kasat Pol-PP Kab. Bekasi)
Adapun kegiatan kunjungan kerja Danpomdam Jaya Jayakarta beserta jajaran dimulai dengan melakukan peninjauan ke beberapa sudut ruang dan area sekitaran kantor Subdenpom Jaya/ 2-3 Cikarang Kabupaten Bekasi.
” Dansubdenpom Mengucapkan Terimakasih atas kunjungan Kerja Danpomdam Jaya Jayakarta. Kunjungan Ini Merupakan Kebanggaan bagi Dansubdenpom beserta Anggota dimana Danpomdam Telah memberikan semangat dan motivasi serta perhatian Khusus kepada dansubdenpom dalam rangka melaksanakan Tugas Pokok Polisi Militer Angkatan Darat Khusus nya di Wilayah kabupaten Bekasi, ” kata Kapten Cpm H. Nalib zainudin (7/10).
Ia juga menyampaikan Laporan nya kepada Danpomdam secara bertahap dari waktu ke waktu tentang progres pembangunan pangkalan atau kantor subdenpom jaya 2- 3 kabupaten bekasi yang saat ini sudah dapat dan layak menjadi satuan untuk melaksanakan tugas kepolisian militer dikabupaten bekasi
Dalam kesempatan yang sama Danpomdam Jaya Jayakarta, Kolonel Cpm Rory Ahmad Sembiring, memberika ucapan terima kasih dan Rasa bangga dengan perjuangan Kapten Cpm H. Nalib beserta Anggota, dari Awal hingga terbentuknya insfratruktur pangkalan subdenpom jaya 2-3 seperti yang kita lihat saat ini, sehingga hasil karya nya dapat ditunjukan kepada saya selaku pimpinan corp polisi militer diwilayah kodam Jaya Jayakarta.
“Terimakasih banyak atas sambutan hangat dari Kapten H. Nalib berserta jajarannya, ini sungguh luar biasa, dan saya sangat kagum melihat perjuangan Kapten Cpm H Nalib dari awal sampai sekarang sudah seperti ini, jarang sekali saya menemukan hal ini,” ungkap Danpomdam Jaya Jayakarta, Kolonel Cpm Rory Ahmad Sembiring.
Kegiatan dilanjut dengan makan siang bersama di ruang Subdenpom Jaya/ 2-3 Cikarang, dan tak terlewatkan sesi photo bersama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Dua Rumah Kontrakan di Bekasi Hangus Dilalap Sijago Merah
Kabupaten Bekasi – Kebakaran menghanguskan dua rumah kontrakan terjadi di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, “pada Rabu (06/10/2021) Siang. beruntung penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api.
Kebakaran yang diduga dari konsleting listrik tersebut menghanguskan dua rumah kontrakan, di Kampung Leuweung malang RT02/01 Desa Sukaresmi, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Warga sedang mencari sisa-sisa barang berharga Menurut keterangan penghuni rumah kontrakan Yordan (saksi) menerangkan, kebakaran terjadi pada pukul 10.45 Wib, api bermula dari atap rumahnya dan dengan cepat menyambar bangunan lainnya.
Pada saat itu dirinya mengaku tidak mengetahui asal mulanya keberadaan api terjadi, “awalnya saya lagu tidur tiba-tiba merasakan panas yang mengenai kaki, terbangun ternyata diatas rumah sudah ada api.
“Diduga api muncul karena konsleting listrik,”ujar Yordan
Ia mengatakan, api dengan cepat membakar rumahnya dan menyebar bangunan lainnya dari peristiwa kebakaran tersebut, dirinya hanya bisa menyelamatkan nenek yang tidak bisa berjalan dan sepeda motor miliknya.
Walaupun bangunan rumah yang hangus terbakar, Yordan mengatakan tidak ada korban jiwa dalan peristiwa tersebut.
Api berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran.