Home Blog Page 315

Baru di Cor Sudah Ada Yang Patah, GRPPH-RI DPW JABAR “Proyek Jalan Tanggul PNR Diduga Gagal Kontruksi”

0

Baru di Cor Sudah Ada Yang Patah, GRPPH-RI DPW JABAR “Proyek Jalan Tanggul PNR Diduga Gagal Kontruksi”

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Sangat disayangkan Pekerjaan peningkatan jalan lanjutan tanggul PNR Kp. Pelaukan Dusun II Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, yang bersumber dari APBD tahun 2021 diduga gagal kontruksi.

Dari hasi temuan Lembaga GRPPH-RI pada proyek pembangunan Peningkatan Jalan yang dikerjakan oleh CV. Varfocea Nowly dengan nilai kontrak Rp. 919.759.698.00., disinyalir kuat dikerjakan tidak sesuai dengan pembangunan kontruksi yang sebenarnya, terlihat dari teknis pekerjaan asal jadi, serta penggunaan alat ala kadarnya saja, secara manual sehingga pelaksanaannya menghasilkan produk yang gagal.

Namun hal tersebut tampaknya tidak menjadi masalah dari pihak dinas terkait yang memberikan Perintah Pekerjaan kepada Pengusaha Jasa Konstruksi itu tersendiri, bahkan dari segi pengawasan dari pihak konsultan dan Dinas pun tidak ada.

Oleh sebab itu, hal ini pun di tanggapi serius oleh Brian Shakti selaku Ketua Lembaga GRPPH-RI DPW JABAR Dirinya menilai, pekerjaan tersebut mencoreng pekerjaan konstruksi yang ada di Kabupaten Bekasi, bukan hanya dugaan gagal kontruksi tetapi lebih keranah pada pekerjaan yang diduga asal jadi, sehingga dapat merugikan masyarakat khususnya pengguna jalan, karena hanya mementingkan keuntungan pribadi bagi pihak kontraktor.

“Jika dibiarkan maka indikasi korupsi akan terlihat jelas, akan adanya main mata antara Kontraktor Dinas dan konsultan.” Ujarnya. Minggu (03/10/2021).

Jalan yang baru dikerjakan beberapa hari lalu sudah ada yang patah, sekilas mungkin dinilai hanya retak dan itu pun sudah dilakukan penambalan menggunakan Seallant dari aspal oleh rekanan Kontraktor, namun setelah di telusuri ternyata bukan hanya retak sisi atas, namun dari sisi kiri sampai kesisi kanan Coran jalan itu retak semua dengan menimbulkan ruang yang cukup lumayan.

“Dugaan gagal kontruksi sangat jelas, pasalnya Pekerjaan baru 2 Hari yang lalu sudah ada yang patah, Gagal kontruksi pekerjaan itu disebabkan gagalnya pungsi pengawasan dari Konsultan, dari Pengawas Dinas, dan PPTK, karena jika pungsi berjalan dengan semestinya tidak akan terjadi, diduga adanya indikasi pembiaraan terhadap rekanan Kontraktor.” Tegasnya.

Brian Shakti juga meminta dalam hal ini kepada Dinas yang berkompeten agar melakukan perbaikan secara aturan yang berlaku, pada kegiatan Peningkatan Jalan Lanjutan Tanggul PNR, Kp Pelaukan Dusun II Desa Sukaraya.

“Lembaga GRPPH-RI DPW JABAR akan mengawal tuntas pekerjaan jalan tersebut, jika tidak ada tindak lanjut dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Kontruksi Kabupaten Bekasi, maka Lembaga GRPPH-RI akan bersurat kepada inspektorat dan BPK untuk mengaudit pekerjaan tersebut, untuk meminta tanggungjawab dari Dinas dan Kontraktor, Atau segera memperbaiki secara aturan yang berlaku. Pungkasnya.

Realease GRPPH-RI DPW Jabar

Peresmian Sekretariat Karang Taruna Cikarang Timur Diisi Dengan Pembinaan Anggota dan Pemuda

0

Peresmian Sekretariat Karang Taruna Cikarang Timur Diisi Dengan Pembinaan Anggota dan Pemuda

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Pengurus Karang Taruna Cikarang Timur gelar acara peresmian Sekretariat Karang Taruna Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, Minggu (3/10/2021).

Dalam acara peresmian Sektetariat tersebut juga diisi dengan pembinaan kepada anggota Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur dan anggota Karang Taruna Desa serta pemuda Cikarang Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Camat Cikarang Timur Ropi ST, Ketua Forum BPD Cikarang Timur Akhmad Alamsyah, MPKT Cikarang Timur H.Jaya Marjaya, SE.,M.Si, Ketua Karang Taruna Cikarang Timur Ali Umar, Kapolsek Cikarang Timur yang diwakili Kanit Binmas IPTU Broto, Ketua Divisi Bidang Advokasi Karang Taruna Cikarang Timur Awin Sonjaya SH, seluruh Ketua Karang Taruna Desa yang ada di Kecamatan Cikarang Timur dan seluruh anggota Karang Taruna Cikarang Timur.

Ketua Karang Taruna Cikarang Timur Ali Umar dalam sambutanya mengatakan, “Alahamdulillah hari ini kita berkumpul dalam pembinaan Karang Taruna dan Peresmian Sekretariat Karang Taruna Cikarang Timur, kita akan lakukan kegiatan kegiatan yang sudah di agendakan dari hasil rapat kerja pada bulan Juli lalu, dan kita juga ada Advokasi dari Karang Taruna yang bekerja sama dengan LBH Marginal dan juga Karang Taruna Kartini Cikarang Timur, Kami juga siap bersinergi dengan pemerintah dan mencetak generasi muda yang berintegritas,”Ucap Ketua Karang Taruna Cikarang Timur Ali Umar.

Camat Ropi ST dalam sambutanya mengatakan, “Kedepanya saya ingin kita bersama Karang Taruna memiliki lebih dalam bidang pemberdayaan pemuda, saya berharap katar harus mau dan mampu meningkatkan kompetensinya, kritis namun tetap etis, karena Karang Taruna lebih mampu dalam segala bidang,”Ucapnya.

Camat Cikarang Timur menambahkan, “Saya sangat mengapresiasi peran serta Karang Taruna, karena pada saat saya kunjungi gerai vaksin di Desa Karangsari Karang Taruna terus hadir dalam giat vaksinasi tersebut dan juga di beberapa desa lainya Karang Taruna sangat berperan aktif, saya berharap di bulan oktober bisa mencapai 70% di wilayah Cikarang Timur,”Tambahnya.

“Walaupun Kritis Saya sangat mengapresiasi khususnya Karang Taruna Cikarang Timur yang selalu bersinergi dalam setiap kegiatan sosial di masyarakat, saya ingin kedepanya Karang Taruna membuktikan bahwa ada di masyarakat dengan membuat kegiatan kegiatan yang bermanfaat di masyarakat dengan program program yang nyata,”Tutupnya.

IPTU Broto Kanit Binmas Polsek Cikarang Timur yang mewakili Kapolsek Cikarang Timur, “Agar adanya pemberdayaan kepada pemuda dan tolong untuk meningkatkan Kamtibmas di lingkunganya serta menghimbau agar warganya apabila keluar malam tidak sendirian demi menjaga dari hal yang tidak diinginkan,”Ucapnya.

Ketua Forum BPD Akhmad Alamnsyah, “Bersatulah dan bersinergilah dengan pemerintahan masing masing, dan jadilah pemuda yang berintegritas dalam membangun pemberdayaan masyarakat,”Ujar pria yang biasa disebut ketua Gepeng.

MPKT Cikarang Timur H.Jaya Marjaya, SE.,M.Si, “Saya sangat mengapresiasi karena selama adanya kepengurusan Karang Taruna, baru kepengurusan yang sekarang lah yang melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dan juga lakukan peresmian kantor atau Sekretariat Karang Taruna Cikarang Timur, dan perlu diketahui kegiatan Karang Taruna Cikarang Timur adalah Donor Darah, dan bisa membantu apabila ada warga yang membutuhkan tranfusi darah,” Ucapnya.

Tambah MPKT Cikarang Timur, “Saya berpesan kepada seluruh teman teman Karang Taruna saat ini sedang di rancang RKPDes, dan silahkan teman teman jalin komunikasi dengan pemerintahan desa masing masing, agar dianggarkan untuk kegiatan Karang Taruna,”Pesanya.

(Red )

Terus Lakukan Percepatan Vaksinasi, Pemdes Pasirsari Bekerja Sama Dengan Koramil 08/LA Buka Gerai Vaksin Akhir Pekan

0

Terus Lakukan Percepatan Vaksinasi, Pemdes Pasirsari Bekerja Sama Dengan Koramil 08/LA Buka Gerai Vaksin Akhir Pekan

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Terus lakukan percepatan vaksinasi, Pemdes Pasirsari bersama Koramil 08/Lemahabang lakukan vaksinasi kepada masyarakat di akhir pekan, vaksinasi kali ini dilakukan di wilayah RT 07 RW 03 tepatnya di halaman Yayasan Darussalam.

Dalam vaksinasi tersebut juga dihadiri oleh Dandim 05/09 Kabupaten Bekasi Letkol Kav Topan Tri Anggoro yang didampingi langsung oleh Danramil 08/Lemahabang Kapten Arh Romli Galingging, untuk memantau dan memberikan semangat kepada peserta vaksinasi.

Turut hadir juga dalam acara vaksinasi tersebut Camat Cikarang Selatan Drs.H Agus Dahlan, Sekdes Pasirsari Hj.Ida Hamidah, Ketua BPD Pasirsari Uwan Sudiryat, Babinsa Pasirsari Sertu Rudi Hartono, Binmaspol Pasirsari Aiptu Sunaryo dan jajaran pemerintahan desa Pasirsari serta Satlinmas yang membantu pengamanan dan penerapan Prokes.

Terlihat antusias masyarakat dalam vaksinasi di Yayasan Darussalam ini karena untuk masyarakat yang melakukan vaksinasi dosis pertama mendapatkan 1 karung beras seberat 10kg yang di ungkapkan oleh Babinsa Koramil 08/Lemahabang Desa Pasirsari Sertu Rudi Hartono.

“Untuk memikat minat masyarakat kita siapkan beras yang nantinya diberikan kepada para peserts vaksin dosis pertama,” Tegasnya.

Sekdes Pasirsari Hj.Ida Hamidah juga mengungkapkan vaksinasi yang dilakukan untuk mendekatkan gerai kepada masyarakat dan terlihat antusias masyarakat ditambah ini banyak masyarakat yang libur akhir pekan juga dan alhamdulillah ratusan warga sudah ikutin vaksin di gerai ini dengan dosis 1 dan 2.

“Ya gerai ini kerja sama dengan TNi koramil 08/Lemahabang dan gerai vaksin ini untuk mendekatkan kepada masyarakat guna percepatan program vaksinasi,”Ucapnya.

Lanjut Sekdes “Sebelumnya juga kita sudah melakukan vaksinasi sebulan penuh di kantor desa dan juga ada gerai yang berada si wilayah seperti di RT 18 RW 06 dan di RT 02 RW 01, yang,”Tambahnya.

“Untuk vaksin kedua nanti dimulai dari tanggal 4 Oktober 2021, di kantor desa Pasirsari,” Tutupnya.

(Red)

Serbuan Vaksinasi Koramil 08/Lemahabang, Peserta Vaksin Dapat 1 Karung Beras

0

Serbuan Vaksinasi Koramil 08/Lemahabang, Peserta Vaksin Dapat 1 Karung Beras

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Guna membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat, Koramil 08/Lemahabang Kodim 05/09 Kabupaten Bekasi terus gencar lakukan vaksinasi diwilayah binaan.

Kali ini Koramil 08/Lemahabang lakukan vaksinasi kepada warga Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan di wilayah RT 07 RW 03 tepatnya di halaman Yayasan Darussalam.

Dalam vaksinasi tersebut juga dihadiri oleh Dandim 05/09 Kabupaten Bekasi Letkol Kav Topan Tri Anggoro yang didampingi langsung oleh Danramil 08/Lemahabang Kapten Arh Romli Galingging, untuk memantau dan memberikan semangat kepada peserta vaksinasi.

Turut hadir juga dalam acara vaksinasi tersebut Camat Cikarang Selatan Drs.H Agus Dahlan, Sekdes Pasirsari Hj.Ida Hamidah, Ketua BPD Pasirsari Uwan Sudiryat, Babinsa Pasirsari Sertu Rudi Hartono, Binmaspol Pasirsari Aiptu Sunaryo dan jajaran pemerintahan desa Pasirsari serta Satlinmas yang membantu pengamanan dan penerapan Prokes.

Sertu Rudi Hartono selaku Babinsa Koramil 08/Lemahabang Desa Pasirsari mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi ini guna membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat agar memiliki kekebalan tubuh (Herd Imunity) sehingga tidak terpapar dari penyakit atau virus yang sedang mewabah (Covid19).

“Ya kegiatan vaksinasi ini guna membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat dan sebelumnya juga sudah sering dilakukan dibeberapa tempat lainya,” Ucapnya.

Babinsa juga menegaskan bahwa kepada peserts vaksinasi kali ini mendapatkan bingkisan berupa satu karung beras dengan berat 10kg untuk para peserta vaksin dosis pertama.

“Untuk memikat minat masyarakat kita siapkan beras yang nantinya diberikan kepada para peserts vaksin dosis pertama,” Tegasnya.

(Red)

Kuatkan P4GN Lapas Kelas IIA Cikarang Lakukan Tes Urine Pada Pegawai Dan Warga Binaan

0

Kuatkan P4GN Lapas Kelas IIA Cikarang Lakukan Tes Urine Pada Pegawai Dan Warga Binaan

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Dalam rangka optimalisasi terhadap upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan pengedaran Gelap Narkotika (P4GN), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang berkoordinasi dengan Badan Narkotika Kabupaten Bekasi (BNK Bekasi)
melaksanakan kegiatan tes urine kepada seluruh Petugas dan Warga Binaan
Pemasyarakatan (WBP) yang dipilih secara acak dari seluruh blok hunian Lapas Cikarang.

“kami berkordinasi dengan badan narkotika Bekasi,melakukan secara acak pegawai dan warga binaan untuk di lakukan tes urine” tutur kalapas kelas IIA Cikarang S.E.G Johannes.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Gedung 1 Lapas Kelas IIA Cikarang, diawali dengan
pengarahan dan penguatan oleh Kepala BNK yang diikuti oleh Pejabat Struktural dan
seluruh Petugas Lapas Kelas IIA Cikarang terkait bahaya serta pencegahan terhadap
penyalahgunaan narkoba di dalam lingkungan Lapas.

Pada pengarahan tersebut Kepala
BNK juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama Lapas Cikarang dalam upaya pemberantasan narkoba dan berpesan kepada petugas agar seluruhnya menjauhi narkoba dan hidup sehat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine sesuai dengan data
absensi kehadiran yaitu sejumlah 123 pegawai.

Tidak sampai disitu, kegiatan pelaksanaan tes urine juga dilakukan kepada 50 orang
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dipilih secara acak dari seluruh blok hunian
yang dilaksanakan di Poliklinik Lapas Cikarang. Kegiatan tes urine berjalan dengan lancar dengan hasil tes urine dinyatakan seluruh petugas Lapas dan warga binaan negatif dari Narkoba.

Dengan dilaksanakan kegiatan tersebut diharapkan Lapas Kelas IIA Cikarang dapat
menjaga stabilitas keamanan dengan cara berupaya penuh untuk memerangi narkoba, serta menjaga integritas petugas dan bersih dari peredaran narkoba, sehingga mewujudkan Zero
Halinar pada lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang.

“kami berharap dengan adanya giat tes urine, lapas kelas IIA Cikarang dapat terbebas dari berbagai jenis narkotika maupun obat terlarang” tandes S.E.G Johannes.

(ASP & Red)

Kaum Ibu Cakap Digital, Ini Catatan GOW Kabupaten Bekasi

0

Kaum Ibu Cakap Digital, Ini Catatan GOW Kabupaten Bekasi

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Berdasarkan instruksi Presiden Indonesia tentang percepatan transformasi digital salah satu poin besarnya berkaitan dengan percepatan peningkatan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia digital. Namun meningkatnya penggunaan akses internet khususnya di media sosial apalagi selama pandemi masih saja banyak terjadi kejahatan-kejahatan di dunia maya, salah satunya internet. Dari data Diskominfo kebanyakan korban dari kejahatan berbasis internet ini berasal dari perempuan terutama kaum ibu.

Guna berperan serta mewujudkan akselerasi transformasi digital untuk para kaum Ibu, GOW Kabupaten Bekasi yang dinaungi oleh Dinas DP3A3 mengurai permasalahan sekaligus menyajikan solusi dan edukasi yang berkelanjutan kepada seluruh anggota dan pengurus organisasi perempuan se-kabupaten Bekasi. Pertemuan Kegiatan yang bertahun “Ibu Smart Bermain Internet yang Benar” pada Rabu, 30 September 2021 jam 08:00 s/d 14:00 di Antero Hotel Cikarang. Agenda tersebut dibuka oleh Ani Gustini selalu Kepala DP3A Kabupaten Bekasi dan Vera Susanti selalu ketua GOW Kabupaten Bekasi.

Dalam pengantarnya Vera menegaskan bahwa kegiatan ini diadakan berasal dari keresahan yang muncul ditengah meningkatnya pemakaian internet pada kaum Ibu namun hanya sedikit orang yang dapat dikatakan berkualitas dan membawa manfaat bagi yg sengaja atau tidak sengaja melihatnya. Sehingga perlu di urai dan dibahas gagasan alternatif untuk memperbaiki masalah yg ada. Senada dengan pernyataan tersebut, Ani Gustini selalu Kepala DP3A juga menambahkan perlunya alternatif edukasi terutama di masa pandemi COVID-19 ini, sehingga kaum ibu dapat lebih bijaksana dalam bermedia sosial.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Bekasi. Beberapa tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, ketua PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari dll. Ira Pelitawati yang merupakan relawan TIK Jawa Barat sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan peningkatan SDM tersebut mengatakan bahwa salah satu penyakit internet adalah kurangnya masyarakat menyaring berkali-kali setiap informasi dari konten-konten yang ada.

“Hoax atau kecakapan digital lahir dari cerminan diri, maka dari sana segala sesuatu yang kita semua bagikan menjadi gambaran apa yang ada di pikiran kita, pikiran kita akan membentuk kebiasaan, kebiasaan akan membentuk karakter, karakter terkadang menentukan takdir kita, maka jangan hanya karena internet kita malah menggambarkan takdir kita sebagai orang yg tidak bijak / pelaku negatif lainnya” tutur Ira yang juga selaki ketua FTBM Kabupaten Bekasi ini. Saring, saring sebelum sharing.

Di akhir sesi salah seorang peserta bertanya ke narasumber bagaimana mengatasi hoax yang sudah dianggap kebenaran dikarenakan seringnya di bagikan di setiap waktuwaktu. Lalu bagaimana tips bermain internet yang sehat.

“Kita semua harus punya me time dimana bisa kita gunakan untuk menggunakan internet. Jangan dibalik HP menguasai waktu kita sehingga banyak menarik penyakit karenanya.

Lalu untuk Hoax itu bisa dimulai dari kita yang menstop, tidak membagikan, tidak dipedulikan. Kalau kita punya informasi yang mengonfirmasi kebenaran dari informasi tersebut akan lebih baik. ” Jawab Ira. Beliau juga menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih kepada GOW Kabupaten Bekasi yang begitu tanggap dan aktual berkaitan transformasi digital bagi kaum Ibu dengan berbagai kegiatan yang ada.

(Redaksi)

Lembaga KBH Wibawa Mukti Siap Mendampingi Pria Berbaju Hitam Dan Bertopi Koboi Serta Mendorong PJ Bupati Bekasi Menggali Kebenaran Persoalan Pengadaan Proyek

0

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Pada hari Senin lalu terdapat seorang berbaju hitam dan memakai topi koboi yang diduga seorang mandor marah dan membalikan meja di Kantor Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut diketahui dari video yang beredar di masyarakat, terlihat seorang pria berbaju hitam dan bertopi koboi mengamuk sambil menendang dan membalikan meja.

Menurut Informasi yang beredar, pria tersebut diduga merupakan seorang mandor yang kerap mengerjakan proyek pengadaan barang di dinas tersebut.

Kejadian dalam Vidio tersebut terjadi pada Senin tanggal 27 September 2021, menurut berita yang beredar karena diduga jatah proyek yang dikerjakannya semakin berkurang setelah diberikan kepada pihak lain. Sambil mencari seseorang bernama Ambar, pria yang mengenakan pakaian serba hitam itu, mendorong dan membalikan meja dan kursi di ruang kantor dinas.

Yang menariknya dalam video tersebut laki-laki tersebut menyampaikan ”Si Ambar bener-bener Si Ambar. Sekarang katanya punya dewan semua,” kata sang pria berbaju hitam dan bertopi koboi tersebut dalam video itu.

Atas kejadian tersebut Pj Bupati Bekasi H.Dani Ramdan,MT menyampaikan, “Bahwa peristiwa tersebut terkait motif proyek yang didapatnya semakin berkurang berdasarkan laporan dari Kadis Bina Marga”.

Disampaikan oleh Pejabat Bupati Bekasi pemerintah daerah sudah memberikan proyek pengadaan barang dan jasa kepada pria tersebut. Hanya saja, oknum tersebut merasa kurang. Dan akibat kejadian tersebut di instruksikan untuk dilaporkan kepada kepolisian.

Menanggapi kejadian dalam Vidio tersebut, awak media mencoba mendatangi Kantor Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum Wibawa Mukti (KBH Wibawa Mukti) yang beralamat di Ruko Cortes Jababeka, Kamis (30/09/2021) dan bertemu langsung dengan Direktur beserta Tim Lembaga KBH Wibawa Mukti.

Direktur KBH Wibawa Mukti, Ulung Purnama,SH.MH. dalam siaran pers mengatakan “Kami Lembaga KBH Wibawa Mukti tidak sependapat dengan apa yang dilakukan pria berbaju hitam dan bertopi hitam koboi tersebut karena tidak sepatutnya protes dilakukan dengan cara tersebut”.

“Namun apa yang disampaikan oleh pria berbaju hitam dan bertopi koboi tersebut perlu kiranya menjadi perhatian kita semua dimana dalam video tersebut bukan hanya semata-mata adanya kejadian meja dibalikan namun perlu kiranya kita mendalami alasan kekesalan atau kekecewaan dalam vidio tersebut”, jelasnya.

Libet Astoyo, SH yang merupakan anggota Tim KBH Wibawa Mukti menyampaikan, “Pria berbaju hitam dan bertopi koboi tersebut menyebutkan nama yang diduga merupakan nama pejabat struktural dalam dinas tersebut dan disampaikan oleh pria tersebut dengan kalimat punya dewan semua, dimana diduga yang disebut dewan oleh pria tersebut adalah Anggota DPRD Kabupaten Bekasi”.

Nurkholis Madjid,SH anggota Tim KBH Wibawa Mukti juga mengatakan “Dalam rangka mengelola pemerintahan yang baik sudah selayaknya Pj Bupati Bekasi menggali sejauh mana kebenaran yang disampaikan pria berbaju hitam dan bertopi koboi tersebut, karena dalam rangka menjalankan pemerintahan yang baik dan sebagaimana dimaksud Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik (AAUPB) perlu kiranya dilakukan pemeriksaan Inspektorat sejauh mana kebenaran yang disampaikan pria berbaju hitam dan bertopi koboi tersebut”.

“Karena jika yang disampaikan pria tersebut benar maka Pj Bupati Bekasi harus mengambil sikap untuk memperbaikinya karena jika diabaikan berindikasi terjadi permasalahan hukum yang serius”, tambahnya.

Kami dari Lembaga ini Kajian dan Bantuan Hukum Wibawa Mukti sebagai Lembaga Advokasi siap mendampingi pria berbaju hitam dan bertopi koboi tersebut dalam proses hukum dan kami juga akan menggali sejauh mana kebenaran apa yang disampaikan pria tersebut, agar kebenaran dapat terungkap termasuk Lembaga KBH Wibawa Mukti akan berkoordinasi dengan Organisasi-organisasi pengusaha jasa konstruksi di Kabupaten Bekasi tersebut agar dapat mengungkap kebenarannya.

(Redaksi)

Brian Sakti Soroti Video Pengusaha Kontruksi Yang Viral di Medsos Terkait Dugaan Jual Beli Proyek

0

Ketua GRPPH-RI DPW Jabar “Brian Sakti”, Mendukung Pengusaha Jasa Kontruksi Kabupaten Bekasi Yang Akan Melaporkan Oknum Pejabat Dengan Dugaan Jual Beli Proyek

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Terkait telah di gelarnya kegiatan pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi tahun 2021, dalam pelaksanaanya banyak menimbulkan permasalahan. salah satunya permasalahan yang timbul membuat emosi salah satu pengusaha jasa konstruksi yang videonya VIRAL di media sosial, terlihat begitu kecewa terhadap sikap dari Dinas Sumberdaya Air, Binamarga dan Bina Konstruksi yang dinilai tidak adil dalam pembagian kegiatan. Pada Senin (27/09/2021).

Menanggapi hal itu, Brian Shakti selaku Ketua GRPPH-RI (Gerakan Rakyat Peduli Penegakan Hukum – Republik Indonesia) DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Jawa Barat, mendukung penuh tindakan pengusaha jasa kontruksi yang akan melaporkan oknum pejabat dengan dugaan jual beli Proyek.

Dirinya meyakini bahwa jual beli proyek di Kabupaten Bekasi oleh oknum pejabat tidaklah dibenarkan karena akan menciptakan tindakan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang akan menyengsarakan masyarakat.

“Aksi yang dilakukan oleh salah satu pengusaha kontruksi Kabupaten Bekasi mungkin bentuk kekecewaan, karena begitu banyaknya pekerjaan baik dari Kontruksi maupun pembangunan itu lebih dominan dimiliki oleh pengusaha luar Bekasi yang nilainya juga pantastis.”Terangnya kepada wartawan, Rabu (29/09/2021).

Seharusnya, Masih kata Brian Shakti Pemerintah Kabupaten Bekasi lebih mengutamakan para pengusaha lokal terlebih dahulu, dengan seperti itu akan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat yang ada di wilayahnya, dengan memberikan kepercayaan kepada mereka yang ingin membangun Bekasi dari bidang Kontruksi dan Bangunan.

Bukan hanya itu, Pria kelahiran Cikarang Utara ini juga menilai bahwa selain masalah pengadaan paket kegiatan, bagian perencanaan pada bidang Kontruksi Jalan juga terlihat sangat bobrok dan tidak becus sehingga perencanaan yang telah di buat dan di sepakati oleh konsultan tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

“PJ Bupati Kabupaten Bekasi harus segera membenahi bagian perencanaan, karena ditemukan adanya dugaan main mata antara Perencanaan dan Konsultan, jelas hal itu kita temukan pada beberapa kegiatan yang sudah di lakukan survei oleh konsultan, tetapi pada realitanya saat kegiatan banyak pekerjaan yang di lakukan CCO (Contract Change Order).”

“Bukankah untuk perencanaan dan konsultan sudah di anggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi..?” Tanyanya.

Seharusnya mereka melakukan pengecekan lokasi keseluruhan secara detail sebelum di buatkannya RAB atau digelarnya kegiatan, sehingga bagian perencanaan tidak semudah itu mengaminkan hasil dari konsultan.

“Baiknya perencanaan mengkaji ulang hasil dari konsultan pada lokasi dalam suatu kegiatan, namun patut diawasi secara seksama kinerja dan tanggung jawab dari perencanaan karena kami Lembaga GRPPH-RI menduga adanya oknum yang bermain demi keuntungan pribadi”. Pungkasnya Ketua GRPPH-RI DPW JABAR.

(Tf)

Tolak Penggusuran, Warga Taruma Jaya Gelar Aksi Bersama Pelajar dan Mahasiswa

0

Tolak Penggusuran, Warga Taruma Jaya Gelar Aksi Bersama Pelajar dan Mahasiswa

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Ratusan masa melakukan aksi di gerbang Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi. Masa yang berkumpul berasal dari warga Kampung Tanah Baru, Jalan Marunda Makmur, RT 002/010, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi. Selain warga, masa aksi juga terdiri dari berbagai macam organisasi mahasiswa juga pelajar.

Aksi tersebut dilakukan atas dasar penolakan warga terkait penggusuran pemukiman warga yang terdiri dari 65 Kartu Keluarga yang terdaftar sebagai warga Kampung Tanah Baru, Bekasi. Aksi dimulai sejak Selasa pagi dan berakhir sore (28/09/21).

Tujuan dari aksi ini ialah untuk meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk tetap patuh dengan tidak melakukan penggusuran selama proses di Ombudsman RI selesai. Senada dengan yang dikatakan Pak Pardiono sebagai salah satu warga terdampak daripada penggusuran ini, “Aksi ini kami gelar sebagai bentuk tuntutan kepada Pemerintah Daerah untuk tetap patuh dengan tidak melakukan penggusuran pemukiman warga selama proses penyelidikan di Ombudsman selesai”.

Ia juga menambahkan “Proses yang terkait tanah belum selesai di Ombudsman, tapi sejak Mei 2021 lalu, satpol PP telah melakukan upaya penggusuran”.

Akar permasalahan yang menyebabkan warga turun ke jalan ialah masalah sengketa tanah yang sudah ditempati warga selama lebih dari 20 tahun. Permasalahan ini terkait antara warga dengan seorang pemilik Modal yang pada 2017 lalu membeli tanah di kampung tersebut. Disatu sisi, sebanyak 17 KK telah memiliki Surat Izin Pemanfaatan Lahan Sementara (SILPS) dan kwitansi iuran sewa sebagai bukti penyewa lahan milik Perum Jati Luhur II (PJT II). Sisanya merupakan pemilik lahan dibuktikan dengan akta jual beli tanah.

“Pemda melakukan penggusuran dengan dalih bahwa bangunan-bangunan yang ada tidak memiliki Izin Membuat Bangunan (IMB), padahal di Kabupaten Bekasi, mekanisme pengelolaan tanah dengan IMB ini ga ada, walaupun ada paling hanya di daerah pusat kota, di pinggiran kaya kami ga ada. Beda kalo di Jakarta” tutup Pak Pardiono.

(Novian)

Batiqa Hotel Jababeka Kembali Berikan Apresiasi Kepada Pahlawan Covid-19 Kabupaten Bekasi

0

Batiqa Hotel Jababeka Kembali Berikan Apresiasi Kepada Pahlawan Covid-19 Kabupaten Bekasi

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Sudah hampir dua tahun kita hidup berdampingan dengan virus COVID-19 yang masih tak kunjung berakhir, yang secara kumulatif pada tanggal 28 September 2021, telah mencapai 233,127,914 kasus positif corona. Terhitung sejak kasus positif corona pertama di indonesia pada tanggal 2 maret 2020 kasus, kini tercatat meningkat dengan pesat, yakni 4,209,403 kasus dengan tingkat kematian 3.4% telah menyebar ke banyak wilayah di Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya-upaya
untuk memutus penyebaran corona di Indonesia, seperti penerapan PSBB ditahun 2020 dan juga PPKM
baru-baru ini dalam upaya mengurangi penyebaran gelombang kedua COVID-19, serta mengutus
banyak petugas dalam memerangi pandemic COVID-19.

Maka dari itu, BATIQA Hotel Jababeka kembali menggelar acara Covid-19 Heroes part II
sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan bagi Petugas yang sudah berkerja keras memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Setelah mendapatkan dukungan dan tanggapan positif dari banyak kalangan karena telah sukses menggelar acara serupa ditahun 2020, dengan mengundang NaKes dari 3 Rumah Sakit di Cikarang, yaitu RS Sentra Medika, Harapan Keluarga dan Omni Hospital.

Tahun ini BATIQA Hotel Jababeka mengundang Bapak
Dr. H. Dani Ramdan, MT selaku PJ Bupati Kabupaten Bekasi, Dr. Sri Enny Mainiarti, SKM selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Dr. Alamsyah selaku Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Kabupaten Bekasi, Bapak Muhammad Said selaku Perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Petugas Pemulasaran Jenazah, serta Petugas Ambulance dari RS Harapan Keluarga, RS Sentra Medika dan OMNI Hospitals.

“untuk acara COVID-Heroes part II kali ini konsepnya masih sama seperti tahun lalu, yaitu mengapresiasi para petugas COVID-19 yang telah berjuang memberantas dan menangani pandemi. Jika
tahun lalu, kami mengapresiasi Nakes dari 3 Rumah Sakit di Cikarang, tahun ini kami mengapresiasi
Satuan Gugus Tugas Kabupaten Bekasi, Petugas Pemulasaran Jenazah dan Petugas Ambulance dari
RS Harapan Keluarga, RS Sentra Medika dan OMNI Hospitals yang diharapkan dapat bermanfaat bagi
para petugas COVID-19 dan dapat menambah semangat mereka dalam menangani dan memutus rantai virus corona.” Ungkap Gustaf Adolf selaku General Manager BATIQA Hotel Jababeka.

“Pada Rangkaian acara COVID Heroes kali ini, BATIQA Hotel Jababeka mempersembahkan cuplikan Video para Pejuang Covid-19, kemudian sharing session yang menceritakan suka-dukanya mereka selama berjuang memerangi dan menangani pandemi Covid-19, kemudian sesi Makan Bersama, lalu Kita berikan sertifikat dan Plakat yang merupakan penghargaan dari kami kepada para pahlawan covid, selain itu kita juga berikan voucher dan Kenang-kenangan agar mereka bisa menikmati fasilitas dan prodak dari hotel Batiqa Jababeka” ungkap Nurisda Dwi Wahyuni selaku Executive Secretary dan Marketing Communication BATIQA Hotel Jababeka.

“saya juga berharap acara ini dapat
memotivasi banyak pihak lain agar dapat menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif serupa”tambahnya.

Saat sesi sharing bersama MC acara, yakni Risda dan juga Alan, Para Petugas COVID-19 (Petugas Ambulance dan Petugas Pemulasaran Jenazah) benyak menceritakan pengalaman yang tidak
terlupakan.

Pak Robi Bisono selaku Petugas Ambulance dari OMNI Hospitals mengatakan “yang paling berkesan bekerja dikala pandemi seperti ini adalah dapat membantu masyarakat yang sangat membutuhkan pertolongan, apalagi ketika Gelombang Kedua, Varian Delta COVID-19 melanda, panggilan kebutuhan Ambulance sangat melonjak, rasa takut ada, namun kami selalu menerapkan prokes, baju yang saya kenakan sampai 4 lapis, dan sebelum pulang kami selalu mandi”.

Bapak Herman selaku Petugas Pemulasaran Jenazah pun mengaku bahwa di gelombang kedua, Varian Delta, beliau dan Tim pernah memulasarkan sampai dengan 47 korban COVID-19. Beliaupun mengingatkan kembali bahwa pandemic masih belum berakhir, untuk itu kita masih harus menerapkan protocol kesehatan dimanapun berada.

(Redaksi)