Home Blog Page 317

10 Ribu Vaksin Disiapkan, Gerindra DIY Bantu Pemerataan Program Vaksin Pemerintah

0

10 Ribu Vaksin Disiapkan, Gerindra DIY Bantu Pemerataan Program Vaksin Pemerintah

GUE JABAR || Yogyakarta – Partai Gerindra Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerjasama Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta gelar vaksinasi massal pada, Kamis (23/09/2021). Giat ini dilakukan di Kantor DPD Gerindra DIY, Jalan Nitikan Baru Nomor 17, Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Ketua DPD Gerindra DIY Brigjen (Purn) RM Noeryanto, mengatakan bahwa vaksinasi massal ini diperuntukan untuk masyarakat umum yang belum mendapatkan vaksin dosis 1 atau pun 2.

Menurutnya, Gerindra sebagai partai politik memiliki tanggung jawab moral terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, salah satunya adalah pandemi COVID-19.

“Di tengah pandemi ini, kita sebagai partai politik wajib turut andil membantu pemerintah mempercepat pemulihan baik secara sosial maupun ekonomi, jalannya adalah vaksin ini,” ungkapnya

Lanjutnya, vaksinasi yang dilaksanakan Gerindra sebagai upaya dukungan pemulihan ekonomi, sebagai upaya memulihkan kepercayaan diri masyarakat Yogyakarta supaya sektor ekonomi bergairah kembali.

Namun Dia mengingatkan bahwa, vaksin bukan berarti menghilangkan potensi COVID-19 olehnya itu harus senantiasa menjaga protokol kesehatan, mencuci tangan, menggunakan masker dan menghindari kerumunan.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani didampingi Ketua OKK Prasetyo Hadi, Ketua DPP Danang Wicaksana dan Setyoko turut hadir memantau jalannya giat vaksinasi massal tersebut mengatakan bahwa Gerindra terus berjuang agar pandemi COVID-19 dapat segera berakhir dan program vaksin dari pemerintah dapat dirasakan merata oleh seluruh rakyat Indonesia

“Vaksin yang dimulai hari ini di DIY adalah komitmen Partai Gerindra untuk ambil bagian dalam program Vaksin pemerintah. Untuk DIY kuota sekitar 10 ribu vaksin akan didistribusikan. Yang merupakan bagian dari rencana Partai Gerindra mendistribusikan setengah juta dosis vaksin yang akan disebar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Wakil Ketua MPR RI ini.

Untuk menarik masyarakat agar segera mendaftarkan diri, Gerindra DIY mengadakan doorprize. Beragam hadiah menarik disiapkan oleh panitia mulai dari kipas angin, magic jar hingga perlengkapan mandi. Suasana pun semakin meriah dengan lantunan musik-musik khas Jawa yang sedang trending di masyarakat.

Meski dibuat santai dan fun, panitia tetap mengutamakan protokol kesehatan masyarakat yang ketat, seperti setiap peserta vaksin wajib mengenakan masker di area vaksinasi, menyediakan tempat mencuci tangan dan selalu memperhatikan jarak antar peserta vaksin.

(Red)

Musdes Desa Serang, Pemdes Terima Usulan Dari Para Tokoh Masyarakat dan Paparkan Anggaran Secara Terbuka

0

Musdes Desa Serang, Pemdes Terima Usulan Dari Para Tokoh Masyarakat dan Paparkan Anggaran Secara Terbuka

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa Serang menyelenggarakan Musdes untuk penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2022 dengan mereview RPJMDes Tahun 2018-2024 bertempat di Aula musholla Al Ma’sum halaman rumah kepala desa Serang Irwan Handoko, SH, Kamis (23/09/2021).

Dalam acara Musdes tersebut dibuka oleh Romli Romliandi, dan di pimpin langsung oleh ketua BPD Desa Serang, Bubun, S.Ag, serta kepala Desa Serang Irwan Handoko, SH, sebagai narasumber. Acara tersebut juga dihadiri oleh pendamping Desa E. Hendra Asmara beserta Erin Riani, S.sos, para staff Desa, tokoh Agama Ust. Tohirudin, Tokoh Masyarakat KH. Masduqi, para anggota BPD, ketua RT dan RW, ibu-ibu PKK, dan tokoh pemuda.

Berbagai usulan disampaikan oleh masyarakat dalam Rapat Musyawarah Desa (Musdes), mereka perwakilan dari warga mengusulkan baik fisik ataupun non fisik. yang nantinya akan di rekap dan di bawa ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrencam) dan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Desa.

Kepala Desa Serang Irwan Handoko, SH dalam kesempatan itu mengatakan, dirinya berkali-kali menyampaikan kepada warga agar kiranya menyampaikan usulan sebanyak mungkin dalam rapat Musyawarah Desa (Musdes) ini, agar nantinya dari beberapa usulan warga akan dilakukan skala prioritas.

“Silahkan kepada warga yang ikut Musyawarah ini agar menyampaikan usulnya sebanyak mungkin, agar nantinya kita akan lakukan skala prioritas dan mohon maaf apabila nanti dari beberapa usulan tesebut ada yang tidak terbiayai oleh Anggaran Dana Desa, maka yang tidak terdanai itu akan kita usulkan lagi pada tahun berikutnya.” ujarnya.

Lanjutnya, Ia menghimbau kepada warga Desa Serang agar mendukung program Pemerintahan Desa. “Dukungan dari warga demi suksesnya pembangunan dan jalannya pemerintahan di Desa Serang sangat diharapkan demi suksesnya pembangunan di Desa kita” lanjutnya.

Selanjutnya kepala Desa Serang Irwan Handoko, SH. mengulas penjabaran tentang kebijakan pembangunan dalam satu tahun anggaran.

“Desa serang sudah berusaha semaksimal mungkin mengikuti tahapan-tahapan kegiatan sebagaimana yang tertuang dalam permendes No.2 tahun 2015 yaitu alur penyusunan RKPDes melalui musdes oleh BPD, Adapun tahapan tersebut terbagi atas beberapa bidang : Bidang penyelenggaran pemerintahan desa, Bidang pembangunan, Bidang pembinaan kemasyarakatan, Pemberdayaan masyarakat, Bidang tidak terduga. Dari semua bidang tersebut dapat diurai setelah adanya pendapatan dan belanja desa sebagaiman telah tersusun dalam RKPD di Tahun 2020 yang selanjutnya dibuatkan Perdes APBDes Tahun anggaran 2021”

Selanjutnya kepala Desa Serang memaparkan pendapatan Desa Serang di Tahun Anggaran 2021. dan disalurkan untuk 5 Bidang (Bidang penyelenggaraan pemerintah desa, bidang pembangunan, bidang pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat, serta bidang tak terduga atau penanggulangan bencana. “Itu sekilas kebijakan pembangunan yang kami lakukan di tahun anggaran 2020 sesuai dengan usulan-usulan dan skala prioritas yang sudah dimusyawarahkan, Dengan harapan setelah kita mengevaluasi hasil kegiatan ditahun anggaran 2021 capaian kedepannya bisa lebih maksimal …. Amin” ungkap kepala Desa Serang.

(Iswadi/red)

Obras Kain PKK Edukasi Pentingnya Rumah Bersih dan Sehat Bagi Keluarga Indonesia

0

Obras Kain PKK Edukasi Pentingnya Rumah Bersih dan Sehat Bagi Keluarga Indonesia

GUE JABAR || Jakarta – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menilai keberadaan rumah yang bersih dan sehat menjadi dambaan setiap keluarga dan masyarakat. Rumah sebagai benteng pertahanan keluarga dan pilar utama sekaligus benteng pertahanan dalam melawan berbagai risiko penyakit, terutama pada masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian dalam sambutannya yang dibacakan Irma Zainal selaku Ketua Bidang III TP-PKK Pusat pada Webinar Obrolan Santai Kader Inspiratif PKK (Obras Kain PKK) dengan tema “Ibu, Ayo Bangun Rumah Sehat Indonesia”, Kamis (23/9/2021).

“TP-PKK berperan dalam memberikan pengetahuan terkait kriteria rumah bersih layak huni serta bagaimana implementasinya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tri Tito Karnavian dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Irma Zainal Yusharto, mengatakan, rumah sebagai tempat tinggal merupakan determinan yang akan mempengaruhi kesehatan individu, sehingga hal ini menjadi isu penting bagi kesehatan keluarga dan masyarakat.

“Salah satu tujuan di dalam Sustainable Development Goals yang dilahirkan dalam konferensi PBB mengenai Pembangunan Berkelanjutan di Rio de Janeiro pada 2012, yaitu memastikan akses seluruh masyarakat terhadap rumah dan pelayanan dasar yang layak huni, terjangkau, aman serta target peningkatan kualitas seluruh pemukiman kumuh pada tahun 2030, sehingga target keluarga yang memiliki rumah sebesar 100 persen,” kata Irma.

Adapun strategi mencapai goal tersebut, sambung Irma, di antaranya meningkatkan rumah layak huni, meningkatkan persentase penggunaan air bersih dan akses sanitasi yang baik, mengurangi lahan-menambah open space.

“Berbagai penyakit dapat ditimbulkan akibat rumah tinggal yang tidak sehat dan tidak layak huni. Penyakit tersebut bervariasi menyesuaikan kondisi tempat tinggal, baik oleh fisik bangunan, sarana sanitasi maupun perilaku penghuni rumah tersebut. Seperti TB Paru, diare, malaria, infeksi kulit, infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA), demam berdarah, dan lainnya,” bebernya.

PKK, ujar Irma, sebagai organisasi yang bersinergi dengan pemerintah melalui Kementerian/Lembaga terus bergerak secara berkelanjutan dalam upaya penguatan ketahanan keluarga melalui Pokja 3 TP PKK Pusat.

“Salah satu program utama kami adalah melalui tata laksana rumah tangga dengan berfokus pada perwujudan rumah sehat keluarga Indonesia. Mewujudkan misi mulia tersebut tentunya harus diiringi dengan tindakan konkret PKK melalui webinar ini,” ucap Irma.

Sesuai arahan Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, webinar Obras Kain PKK Santai, Inspiratif, Bermanfaat edisi kali ini mengambil tema “Rumah Sehat Keluarga Indonesia”. Dalam kegiatan yang memiliki subtema “Ibu, Yuk Wujudkan Rumah Sehat Indonesia” itu juga disajikan edukasi tentang konsep rumah sehat dan layak huni. Kegiatan ini juga menghadirkan Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Dian Irawati selaku narasumber.

Puspen Kemendagri

Gerai Vaksin Desa Banjarsari Disambangi Artis Ibu Kota “Rafi Ahmad”

0

Gerai Vaksin Desa Banjarsari Disambangi Artis Ibu Kota “Rafi Ahmad”

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Dengan suksesnya giat vaksinasi dosis satu di wilayah Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendapatkan kunjungan dari tim Gerakan Indonesia Pasti Bisa bersama Anak Bangsa Peduli diantaranya Artis Ibu Kota Rafi Ahmad, Kamis (23/9/2021).

Selama masa pandemi Covid-19, Desa Banjarsari sukses mensosialisasikan pentingnya vaksinasi terhadap warganya sehingga menjadi Banjarsari menuju Desa Herd Immunity di Wilayah Kabupaten Bekasi.

Artis Ibu Kota Rafi Ahmad dalam kunjungannya mengajak dan mensosialisasikan betapa pentingnya vaksinasi terhadap warga masyarakat. Dengan adanya program Desa tuntas vaksinasi menjadi upaya percepatan membangun kekebalan tubuh.

” Melalui vaksinasi ini harapannya masyarakat imunnya semakin baik, dan tentunya Herd Immunity-nya terbentuk baik”, jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Banjarsari Eri Akadarmadi menambahkan, akan terus menggandeng banyak pihak selaku pemangku kepentingan untuk menjaga masyarakat tetap sehat.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat yang sudah maupun belum menerima vaksin, untuk selalu menjaga dan menjalankan protokol kesehatan.

” Semoga dengan program Desa Tuntas Vaksinasi ini nantinya seluruh warga masyarakat dijauhkan dari Covid-19. Tidak lupa saya berpesan, kepada warga masyarakat Desa Banjarsari semua yang sudah di vaksin, tetap dijaga protokol kesehatannya, jangan kendor melakukan protokol kesehatan setelah di vaksin. Yang paling utama adalah selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan selalu jaga jarak”, imbuhnya.

(Red)

H.Ajan Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Falah

0

H.Ajan Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Falah

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Kepala Desa (Kades) Cipayung H. Ajan didampingi tokoh masyarakat H. Dayat serta tokoh agama meletakan batu pertama, pertanda dimulainya pembangunan Masjid Al-Falah Kampung Gandaria RT03/RW02, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kepada awak media, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Falah, H. Ahmad Sohib mengatakan, awal pembongkaran Masjid Al-Falah dilakukan dengan menggunakan alat berat beko yang kebetulan memang sedang berada di Kampung Gandaria

“Pembongkaran Masjid kita gunakan alat berat beko yang memang sedang ada di sekitaran Kampung Gandaria, jadi pembongkarannya bisa cepat,” kata H. Ahmad Rabu (22/9/2021).

Alhamdulillah, sambung H. Ahmad pada Selasa 19 September 2021 kemarin peletakan batu pertama sudah dilakukan Kepala Desa Cipayung, H. Ajan yang saat ini sudah mulai ke pekerjaan pondasi.

Menurutnya, atas dasar musayawarah bersama warga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan DKM, maka sepakat Masjid Al-Fallah Gandaria harus dibangun dan tentunya akan lebih besar dari bangunan semula.

Pembangunan Masjid Al-Falah Gandaria yaitu 9 x 21 meter ini lebih luas dari ukuran sebelumnya, termasuk tanahnya juga masih luas. Adapun status tanahnya sudah bersertifikat atas nama Masjid Al-Falah.

“Kami atas nama panitia pembangunan Masjid Al-Falah Gandaria mengucapkan terima kasih kepada pak Lurah H. Ajan serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama RT, RW Kepala Dusun yang mana sudah mensuport dan kompak,” ungkap. H. Ahmad Sohib.

Sementara itu, H. Ajan Kades Cipayung mengatakan, dirinya sangat mendukung penuh pembangunan Masjid Al-Falah Gandaria, terlebih warga Kampung Gandaria begitu antusias. Karena Masjid itu selain untuk tempat beribadah, Masjid merupakan tempat untuk pemersatu umat.

“Kami atas nama Pemerintahan Desa Cipayung mengajak agar kita selalu kompak dan bersatu terlebih dalam segi pembangunan. Seperti saat ini kita akan membangun tempat kita ibadah yaitu Masjid Al-Falah Gandaria,” ulasnya.

Nasehat agama, lanjut H. Ajan, sudah cukup jelas bahwa seorang muslim dianjurkan untuk belomba memilih garis terdepan sebagai bagian dari keutamaan dalam menjalankan praktek hidup beragama.

Lebih lanjut dikatakan, H. Ajan, pembangunan Masjid ini nantinya akan lebih luas, bisa menampung jamaah lebih banyak dan bisa memberikan kenyamanan bagi siapapun yang akan melaksanakan ibadah.

“Saya berharap dengan adanya pembangunan Masjid Al-Falah Gandaria ini bisa membuat masyarakat semakin kompak dan bisa membangkitkan rasa gotong royong,” pungkasnya.

(Mul)

1.200 Siswa Dari 2 Sekolah Ikuti Vaksinasi Sebelum Pembelajaran Tatap Muka

0

1.200 Siswa Dari 2 Sekolah Ikuti Vaksinasi Sebelum Pembelajaran Tatap Muka

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Siswa Sekolah Yayasan Yadika 13 Kp. Kebon Rt.002/001,Desa Jejalenjaya Tambun Utara Kabupeten bekasi Pada Rabu 22/9/2021 jalani vaksinasi

Saat di temui awak media Babinsa Koramil 01 Tambun Serma Heri Susanto menyampaikan “untuk anak anak sekolah terlihat mereka sudah rindu akan belajar di sekolah, pasalnya mereka sudah cukup lama belajar daring tanpa bertatap muka dengan gurunya di sekolah ” tutur Serma Heri Suanto kepada Awak media.

Bersama petugas nakes dirinya menerangkan “Vaksin Pfizer ini untuk kuota kali ini pihak sekolah menyediakan sebanyak 1200 vial akan tetapi saya sebagai Babinsa dan bimaspol desa jejalen jaya sudah mengatur bersama pihak yayasan Sekolah Yadika aturan agar tidak terjadi kerumunan dan tetap mamatuhi protokol kesehatan”Jelasnya Serma Heri Suanto.

Selain Babinsa Serma Heri Suanto Acara tersebut juga di hadiri oleh Ketua Tim Vaksinasi Bidan Diana Pasaribu Am. Keb, Kepsek SMK Yadika 13 Cummi Harti Spd, Kepsek SMA Yadika 13 Ibu Novita Spd, Bidan Desa Sudarwanti Am. Keb, Juga para peserta vaksin 1.200 siswa.

Di tempat yang sama Kepsek SMK Yadika 13 Cummi Harti Spd, menjelaskan untuk “kegiatan vaksin siswa kami hal tersebut sudah kita atur dimulai di panti masuk sudah kaami siapkan cek suhu tubuh agar siswa benar benar layak di vaksin, kemudian saat pendaftaran juga kita lakukan agar mencuci tangan terlebih dahulu, selanjutnya oleh petugas nakes di lakukan tesi terlebih dahulu, Alhamdulilah mereka mematuhi aturan protokol kesehatan dan semua vit dan sehat dengan suhu badan stabil rata rata 35,0 CC,”ucapnya kepada awak media

Saya sebagai kepala sekolah merasa berterima kasih kepada Babinsa Koramil 01 Tambun yang turut membantu mengatur anak anak agar tidak berkerumun , pasalnya untuk tiga kelas kitaboisah baik yang siswa maupun yang Siswi pembagian nya kita bagi 2 kelompok agar terpisah sehingga tidak terjadi berkerumun,”tandasnya.

(Wiro)

Perkuat Pengelolaan Aset Desa Kemendagri Revisi Peraturan Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2016

0

Perkuat Pengelolaan Aset Desa Kemendagri Revisi Peraturan Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2016

GUE JABAR || Bogor – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian dan Lembaga terkait menyelenggarakan “Workshop Finalisasi Penyusunan Revisi Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 15 hingga 17 September 2021 di Amaroosa Royal Hotel Bogor, Jawa Barat.

Acara tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri Yusharto Huntoyungo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, tujuan dari workshop kali ini adalah tersusunnya Draft Perubahan Permendagri Tahun 2016 yang telah mengakomodir masukan dari Kementerian/Lembaga dan penyempurnaan terhadap pasal-pasal yang perlu diperbaiki. Selain pihak Kemendagri, kegiatan workshop ini juga dihadiri oleh Pakar/Pembahas dari Kementerian/Lembaga terkait.

Sebagaimana diketahui, pada Tahun 2016 Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Aset Desa. Namun dalam implementasinya, masih ditemukan berbagai permasalahan yang belum dapat diselesaikan melalui regulasi tersebut. Untuk itu, ke depan, setelah terbitnya Perubahan atas Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tersebut diharapkan tidak ada lagi permasalahan yang berkaitan dengan Pengelolaan Aset Desa.

Selain itu, Revisi Permendagri ini diharapkan juga telah disesuaikan dengan ketentuan dalam Undang-Undang tentang Cipta Kerja dan aturan turunannya, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum dalam rangka percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) bagi pembangunan Jalan Tol dan Bendungan yang menggunakan Tanah Kas Desa (TKD).

“Permendagri yang baru diharapkan Pengelolaan Aset Desa akan lebih tertib dan lebih baik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 77 Ayat (2) yaitu Pengelolaan Kekayaan Milik Desa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat Desa serta meningkatkan pendapatan Desa”, kata Yusharto.

Workshop kali ini merupakan pembahasan yang ketiga kalinya dari rangkaian kegiatan revisi Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Aset Desa. Kegiatan pertama dilakukan untuk mengiidentifikasi permasalahan dan kegiatan. Sementara, pada kegiatan kedua telah disusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dan penyusunan draft revisi. Kegiatan ketiga, pada workshop kali ini, menjadi forum finalisasi dan penyempurnaan terhadap draft revisi yang telah disusun pada kegiatan sebelumnya. Berikutnya, akan dilakukan proses lebih lanjut terhadap draft revisi tersebut agar dapat disahkan.

Puspen Kemendagri

H.Syahrir (Kang Cecep), Beri Bantuan Air Bersih Kepada Masyarakat Yang Kekeringan di Sukaringin Bekasi Selama Sepekan

0

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Anggota DPRD Jawa Barat, Sharir, memberikan bantuan air bersih untuk warga yang berada di Kampung Kedung Ringin RT 05/03, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Selasa (21/9). Dalam pemberian air bersih ini, Syahrir turun langsung ke lokasi dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Camat, dan Desa.

Syahrir yang memberikan bantuan air bersih sebanyak lima tank mengungkapkan, persoalan kekeringan di wilayah Kabupaten Bekasi memang sudah terjadi berulang kali. Maka dari itu, hampir setiap tahun dirinya rutin memberikan air bersih untuk masyarakat. Untuk di wilayah Kecamatan Sukawangi ini, dirinya akan memberikan air bersih selama satu pekan kedepan.

“Kekeringan di wilayah ini memang berulang-ulang, hampir setiap tahun saya melakukan kegiatan ini (memberikan air bersih). Ini antisipasi kita secara spontan,” ujar Anggota DPRD Dapil Jabar 9 usai memberikan bantuan air bersih untuk warga.

Dalam persoalan kekeringan ini, dirinya menerima masukan bahwa ada beberapa kali yang memang harus menjadi antensi sepenuhnya. Nanti dirinya akan mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) berkomunikasi, bagaimana memenuhi atau mengembalikan fungsi kali atau sungai untuk mengalirkan air bersih untuk masyarakat.

“Tadi ada masukan, ada beberapa kali yang memang harus menjadi antensi sepenuhnya, nanti dorongan ke BBWS akan kita bukan kan komunikasi, untuk memenuhi atau mengembalikan fungsi kali untuk mengalirkan air bersih untuk masyarakat,” ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, dirinya juga menurunkan geologi Jawa Barat untuk melakukan pengkajian. Nanti, tinggal melihat masukannya seperti apa.

“Mungkin ke dalaman 60 meter dan lain-lain menjadi study kasus atau kelayakannya, nanti kita kordinasikan juga dengan Pemda Kabupaten Bekasi terkait izin pengeboran dan lain-lain, karena harus resmi, nanti kita coba fasilitasi semuanya, agar kebutuhan air ini bisa tertangani sebelum aliran sungainya normal. Mungkin nanti kita buatkan dua sumur,” ungkapnya.

Sementara itu, Warga Kampung Kedung Ringin RT 05 RW 03, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Suryati sangat senang dengan adanya bantuan air bersih dari Anggota DPRD Jawa Barat ini. Karena memang wilayahnya kesulitan air bersih dari beberapa tahun belakangan ini, terutama saat musim kemarau. Dia berharap, bisa ada solusi untuk kedepannya, agar warga tidak kesulitan air bersih lagi.

“Di susul dengan Kepala Desa Sukaringin, Sangat sangat berterimakasih dengan adanya bantuan air bersih ini. Semoga kedepannya warga tidak kesulitan lagi mendapatkan air bersih,” ucapnya.

“ Air adalah suatu bagian yang paling penting dalam berkehidupan untuk makhluk hidup di muka bumi ini, ketika kita kaitkan dengan beranalogy kehidupan manusiapun bahwa sebagian besar bahkan hingga 70% yang ada ditubuh manusia adalah air , oleh karena itu kita dalam hidup sangat sekali membutuhkan air dan dalam hal ini adalah sebuah hal yang nyata dalam berkehidupan” ujarnya.

(Redaksi)

PK PMII UIN Bandung Gelar MAPABA RAYA, Ratusan Mahasiswa Ikut Serta

0

PK PMII UIN Bandung Gelar MAPABA RAYA, Ratusan Mahasiswa Ikut Serta

GUE JABAR || Bandung – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru) secara virtual melalui Zoom Meeting selama empat hari, dari 17-20 September 2021 sebagai langkah komitmen untuk mendukung perkembangan jaman di tengah pandemi Covid-19 untuk tetap bersinergi melakukan kaderisasi.

MAPABA ini dihadiri oleh 300 peserta yang didominasi dari Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta sebagian dari Komisariat lain.

Menurut penuturan Ketua Pelaksana MAPABA, Asep Hilmi mengatakan “MAPABA virtual ini di desain sebagai format baru kaderisasi yang mengusung agenda kaderisasi berbasis disrupsi teknologi guna membuktikan pada khalayak umum bahwa PMII mampu bersinergi dengan mengikuti tantangan jaman”.

Dalam penuturan Amiq Fahmi selaku Ketua PMII Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengatakan, “MAPABA virtual ini sebagai proses penjawantahan dari lima argumentasi kaderisasi untuk mengimplementasikan paradigma kritis-transformatif-kreatif guna membangun PMII yang progresif mengikuti tantangan di era disrupsi teknologi”.

“Dengan hadirnya proses MAPABA berbasis virtual pun mengikuti proses perkuliahan secara daring, namun sebagai pembeda secara kultural yang membentuk nalar intelektual organik bagi mahasiswa yang baru saja mengikuti MAPABA sebagai pembeda dalam ranah intelektualitas dan gerakan dengan mahasiswa lain yang dibentuk oleh teknologi saat ini”.

Dalam konsep MAPABA kali ini mengusung grand design yang diharapkan mencetak kader PMII yang kritis, agamis, nasionalis dan progresif mengakulturasikan budaya dengan disrupsi teknologi untuk mencetak demografi yang siap menghadapi kualitas masa depan Indonesia yang cemerlang.

Seperti yang dikatakan Shona Aji, SH selaku Ketua Cabang PMII Kabupaten Bandung mengatakan, “Prosesi MAPABA Virtual sebagai langkah lompatan jauh ke depan untuk mengejar ketertinggalan di era disrupsi teknologi dan proses penanaman nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan sesuai esensi dari aswaja yang mengikuti arus globalisasi pemanfaatan teknologi. Hal ini yang menjadi landasan ideologis bagi PMII untuk mendukung kemajuan dalam era revolusi industri 4.0 dan membuktikan bahwa PMII mampu menjawab tantangan jaman di tengah pandemi bergeser pada era digitalisasi mampu tetap melakukan ideologisasi dan mencetak kader-kader yang berkualitas, walaupun sebatas virtual saja”.

Secara kultural dalam proses MAPABA ini dikembalikan lagi ke rayonnya (tingkatan Fakultas) masing-masing sebagai basis pendidikan ideologis sesuai nilai-nilai yang ada di PMII, hal itu yang menjadi dasar proses MAPABA berlangsung untuk mencetak kader ideologis di era disrupsi teknologi yang semakin erat dengan penguasaan media.

Reporter : Novian Ramadhan

Alumni Akabri 96 Bharatasena, Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19 Sebagai Bentuk Bakti

0

Alumni Akabri 96 Bharatasena, Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19 Sebagai Bentuk Bakti

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Alumni Akabri 96 Bharatasena yang terdiri dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Polri Angkatan 96 menggelar bakti sosial (baksos) bertajuk Bhakti Sosial untuk Indonesia Peduli Covid-19 pada Selasa (21/09) bertempat di wilayah Desa Cikarang Kota.

Baksos berupa pembagian paket sembako tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, untuk warga yang usai melaksanakan vaksin.

Letkol Enggal Laksono dari TNI AU, yang hadir dalam pemberian bantuan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini adalah sebagai bentuk bakti alumni Akabri 96.

“Secara nasional di seluruh Indonesia sebagai bakti kami alumni Akabri 96, kebetulan dari kami TNI AD dari kepolisian dan angkatan laut juga bergabung kita menciptakan dari aparat ini sinergitas, kita memberikan suatu bantuan kepada masyarakat semoga ini semua bisa bermanfaat, kita semua mencoba mendukung program pemerintah Indonesia tangguh indonesia tumbuh,” Ucapnya.

Saat dikonfirmasi terkait jumlah bantuan yang akan diberikan Letkol Enggal Laksono mengatakan bahwa ada 20 gerai yang nantinya akan melakukan pendistribusian bantuan tersebut.

“Kalau di Bekasi ini kita sebanyak 3000 paket sembako dibagi untuk 20 gerai dan total seluruh Indonesia bisa dikalikan sesuai situasi dari lingkungannya,” Terangnya.

“Kegiatan ini nanti puncaknya pada tanggal 23 September 2021, di tangerang dan akan dihadiri oleh Panglima TNI dan Kapolri,” Tambahnya.

“Harapan kami semua masyarakat bisa mendukung kegiatan pemerintah dan program Indonesia tangguh Indonesia tumbuh dan membantu untuk mengimplementasikannya,” Tutupnya.

Dalam giat tersebut juga terlihat jajaran anggota Polsek Cikarang Utara yang melakukan pendampingan dan pengamanan.

(Redaksi)