Home Blog Page 320

Lagi, Terduga Teroris Ditangkap di Bekasi Berikut Barang Buktinya

0

Lagi, Terduga Teroris Ditangkap di Bekasi Berikut Barang Buktinya

GUE JABAR || Bekasi – Terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Bekasi, Jumat tanggal 10 Seotember 2021, rupanya memiliki keseharian sebagai imam masjid. “Ya, dia sudah tinggal lebih dari tiga puluh tahun di Bekasi dan pandai bersosialisasi dengan warga,” kata pengurus RW 05 Kelurahan Harapan Jaya Tohroni kepada wartawan, Sabtu (10/09/2021).

Dia mengatakan, terduga teroris yang ditangkap di dekat rumahnya, Jalan Duwet, RT 01 RW 05, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi sempat membuat heboh.

Warga, kata Tohroni, sempat menanyakan kedatangan sejumlah orang berpakaian militer membawa laras panjang. Namun setelah petugas menunjukkan identitas sebagai anggota Densus 88, barulah warga mengizinkan tim anti teror itu melakukan penggeledahan.

Tohroni mengaku terduga teroris yang diamankan petugas aktif dalam kegiatan keagamaan. “Dia aktif, bahkan sering menjadi imam masjid,” katanya.

Sedangkan terduga teroris yang kedua diketahuinya bekerja sebagai buruh pabrik.
“Yang kedua ini sudah tinggal di Bekasi sejak kecil,” jelasnya.

Diketahui, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terhadap 3 terduga teroris. Kedua terduga ditangkap di wilayah Bekasi, Jumat (9/9/2021) dan 1 terduga teroris lainnya ditangkap di kawasan Bekasi Utara, Jawa Barat, dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Sejumlah barang bukti diamankan aparat Densus 88 Antiteror Polri, berupa sebuah kotak, spanduk hingga uang puluhan juta.

Dilansir dari Mitranews.net Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan membenarkan ketiga terduga teroris ditangkap di kawasan Bekasi Utara, Jawa Barat dan Petamburan, Jakarta Barat.

“Ya benar, ada penangkapan terhadap tiga orang. Ini kelompok JI,” kata Ramadhan saat dikonfirmasi Mitranews.net via seluler.

(DA)

Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi, KOSGORO 1957 Dukung H.Marzuki Mejadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi

0

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Pengurus PDK KOSGORO 1957 Kabupaten Bekasi menggelar acara silaturahmi dan konsolidasi organisasi, sekaligus mendeklarasikan pencalonan H. Ahmad Marjuki, SE,MM sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Acara berlangsung di kediaman H. Mohammad Amin Fauzi, S.H.,M.SI selaku PLT Ketua PDK KOSGORO 1957 Kabupaten Bekasi, pada Jumat (10/09/2021).

Dihadiri Dr.dr.H.Agung Laksono ketua Dewan Pertimbangan PPK KOSGORO 1957, Dave Akbarshah Pikarno Laksono, ME selaku ketua Umum PKK GASKORO 1957, Aria Grinaya, SE,AK selaku Ketua PDK KOSGORO Jawa Barat, Ir. Yusuf Munawar,.MM Sekretaris PDK KOSGORO Provinsi Jawa Barat, H. Akhmad Marzuki, SE,MM. selaku Bendahara PDK KOSGORO Provinsi Jawa Barat.

Hal itu pun disampaikan oleh Agung Laksono menurutnya acara itu sangat lah bermanfaat, menjaga kekompakan menjaga persatuan dalam tubuh organisasi.

“Tanpa persatuan dan kesatuan sulit bagi kita untuk melakukan program program kegiatan, apa lagi di Bekasi yang penuh tantangan.” Terangnya.

Dirinya juga berharap Partai Golkar bisa meraih kemenangan kembali seperti tahun 2014, maka dengan menegaskan dibutuhkannya kekompokan.

“Silaturahmi ini adalah salah satu upaya membangun kekompakan, sehingga program program berat bisa kita lalui, saat ini adalah utamanya membantu masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid19.” Ucapnya Agung Laksono.

Sementara disindir untuk kepastian pelantikan H. Akhmad Marjuki sebagai Wakil Bupati, dirinya memaparkan kalo menurut aturan semestinya seperti itu, semua prosedur sudah ditempuh sesuai dengan undang undang yang ada.

Sebagai Kader dan pendiri Partai Golkar KOSGORO juga mendukung agar H. Akhmad Marjuki sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

“Karena kami sebagai kader dan salah satu pendiri Partai punya hak, tentu nanti tergantung hasil Musdanya.”

Agung Laksono juga berharap agar Musda di Kabupaten Bekasi segera terlaksana, supaya jangan terjadi kekosongan kepemimpinan.

“Kita harapkan secepatnya terbentuk pengurus yang baru, mau tidak mau harus dengan sesuai aturan melalalui musyawarah daerah.” Pungkasnya.

Dalam acara tersebut KOSGORO 1957 juga membagikan 300 paket sembako kepada 70 masyarakat yang mewakili.

(Tf)

Jemput Bola, Pemdes Karangsari Lakukan Vaksinasi Ke Wilayah

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Gerai Vaksinasi Merdeka Berani 29 Polsek Cikarang Timur yang biasanya dilakukan di Desa Karangsari, hari ini Jumat (10/09/2021) dilakukan di wilayah Dusun 2 Tepatnya di Mushola Nurul Iman Kampung Sinyar Utara, RT 004 RW 004 Desa Karangsari, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan dengan cara jemput bola karena lokasinya jauh dari kantor pemerintahan Desa Karangsari dan masyarakat sendiri banyak kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan apabila harus mendatangi kantor Desa Karangsari untuk lakukan vaksinasi, maka dari itu Pemdes Karangsari lakukan vaksinasi secara jemput bola ini.

Diketahui Gerai Vaksinasi Merdeka Berani 29 ini adalah kerja sama antara Polri Polsek Cikarang Timur bersama Pemdes Karangsari sejak tanggal 1 September hingga 14 September 2021.

Mengetahui adanya Gerai Vaksin di wilayahnya warga sangat antusias untuk lakukan vaksinasi di Mushola Nurul Iman.

Vaksinasi secara jemput bola ini juga dipertegas oleh kepala desa Karangsari Bao Umbara yang mengatakan bahwa banyak masyarakatnya yang merasa kejauhan dan tidak sempat untuk datang ke kantor desa.

“Ya banyak masyarakat yang merasa kejauhan dan akibat pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan maka Pemdes Karangsari berinisiatif untuk lakukan di wilayah, dan untuk kali ini di wilayah RT 04 RW 04,”Tegas Kades Bao Umbara.

Kades Karangsari pun keliling kampung untuk woro woro kepada warga untuk memberitahukan bahwa ada gerai vaksin di kampung sinyar utara.

“Ya saya juga lakukan woro woro sambil keliling kampung untuk memberitahukan warga ada sentra vaksin dan mengajak serta memberi semangat kepada warga untuk lakukan vaksinasi,”Tambah Kades.

Adi Kurnadi warga Kampung Sinyar Utara yang mengikuti vaksin mengatakan sangat senang adanya gerai vaksin yang berada di dekat rumahnya, karena dia (Adi-red) tidak bisa meninggalkan pekerjaannya apabila harus berangkat ke kantor desa.

“Alhamdulillah saya merasa senang dengan adanya gerai vaksinasi ini dan sangat membantu sekali, karena kerjaan saya tidak bisa ditinggalkan apabila saya harus lakukan vaksinasi di kantor desa,”Pungkasnya.

(Red)

Kepala Desa Sukadaya Kunjungi Rumah Warga Yang Terkena Angin Puting Beliung

0

Guejabar || Kabupaten Bekasi – Belum usai bencana non-alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), ditambah lagi Banjir, dan kini puting beliung di kampung Kedung Plasman RT 019 RW 009 Desa Sukadaya Kecamatan Sukawangi.

Dihadapkan dengan bencana alam angin puting beliung yang merusak Empat rumah warga di Desa Sukadaya Kecamatan Sukawangi Kepala Desa Sukadaya Sartija Arijona langsung terjun ke lokasi rumah warga yang tertimpa musibah.

Musibah angin puting beliung terjadi melanda di wilayah Sukawangi, Kepala Desa Sukadaya Kunjungi Rumah warga Di Landa musibah Angin Puting Beliung Sebanyak 4 rumah yang terparah satu rumah di antara yang Tiga rusak sedang dan sejumlah pohon tumbang akibat angin puting beliung namun tidak ada korban jiwa berlokasi di kampung Kedung Plasman RT, 019, RW,009, Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi, kabupaten Bekasi Jawa Barat, Kamis ( 09/09/ 2021 ).

Kepala Desa Sukadaya Sartija Arizona mengatakan bahwa ada salah satu Ketua RT memberikan laporan, ada kejadian di wilayahnya musibah angin puting beliung sekitar pukul 20:00 malam akhirnya kami pun sigap langsung cek dan kroscek lokasi ternyata memang benar ada kejadian tersebut sekitar empat rumah warga yang rusak akibat musibah angin puting beliung.

“Angin puting beliung tersebut melanda kampung Kedung Plasman Sukadaya memporak-porandakan sebanyak 4 rumah warga, satu Rusak Parah tiga Rusak sedang kami pun selaku kepala Desa Sukadaya untuk memperioritaskan pengajuan rumah kepada pemerintah kabupate Bekasi terutama kepada Dinsos, dan Baznas kabupaten Bekasi, agar rumah warga musibah angin puting beliung di terealisasi dan di kabulkan jelasnya.

Lanjut Kades Angin puting beliung menerjang kampung Kedung plasman pada malam Kamis pada pukul 20:00 wib di mana dalam malam itu angin puting beliung secara berturut-turut menyapu dan memporak-porandakan puluhan pohonan dan emat rumah warga saat terjadi tersebut di Desa kami.

“Kami pun masih berbenah untuk membantu warga yang rumahnya terkena angin puting beliung dan menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati serta waspada akan adanya bencana serupa,” pungkasnya.” Pada wartawan.

Nikin 37 Tahun salah satu Korban musibah angin puting beliung mengatakan terjadi nya angin puting beliung melanda rumah saya sekitar pukul 20:00 namun alhamdulilah pada saat itu saya keluar rumah untuk menghindari dan lari takut hal hal terjadi kepada Istri dan anak saya.” Saya berharap kepada pemerintah Kabupaten Bekasi Dinas Sosial, Baznas Kabupaten Bekasi Sudi kiranya untuk membantu pembangunan rumah saya yang rusak saat ini akibat musibah angin puting beliung.”ucapnya.

Lanjut Nikin mengucapkan terimakasih kepada kepala Desa Sukadaya Sartija Arizona yang sudah mendatangi rumah saya dan memberikan semangat moril untuk keluarga saya semoga apa yang pak kades lakukan menjadi lebih baik dan amanah untuk masyarakatnya.” Terangnya.” Pada wartawan saat di wawancara.

(Misnan)

Kemendagri Dorong Peran Tenaga Pendidik Dalam Memperkuat Kesadaran Bela Negara di Masa Covid-19

0

Guejabar.com || Jakarta – Tenaga pendidik merupakan komponen penting dalam memperkuat pondasi kesadaran bela negara, baik di lembaga pendidikan formal maupun informal, termasuk juga tenaga pendidik yang bekerja di bawah instansi pemerintah, swasta, hingga swadaya masyarakat.

Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar mengatakan, seluruh aktor yang terlibat dalam dunia pendidik perlu digerakkan di masa pandemi. “Kita butuh sekali menggerakkan partisipasi warga negara bagaimana membangun dukungan warga negara dalam mengelola negara dan pemerintahan, dan mengelola masyarakat di situasi darurat,” kata Bahtiar dalam webinar bertema “Peran serta Tenaga Pendidik di Masa Pandemi Covid-19 sebagai Wujud Kesadaran Bela Negara”yang diadakan oleh Ditjen Pol & PUM Kemendagri, Kamis (9/9/2021).

Senada dengan Bahtiar, Ketua Yayasan Bentang Merah Putih Yohana Elizabeth Hardjadinata selaku narasumber dalam webinar itu menyoroti pula ihwal partisipasi tenaga pendidik di masa Covid-19. Menurutnya, guru merupakan fasilitator yang menunjang perkembangan siswa.

Meski begitu, ia juga menjelaskan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik. Menurutnya kompetensi perlu dikembangkan oleh para guru dengan peran tambahan yang diberikan di masa pandemi saat ini. “Peran guru di masa pandemi jelas sekali, memiliki kekuatan dan banyak peran tambahan. Ditambah dengan yang lain,” ujarnya.

Setidaknya, kata Yohana, terdapat 5 peran tambahan yang diharapkan dari seorang guru. Pertama, seorang guru mesti memastikan tercapainya tujuan pendidikan. Kedua, guru bertanggung jawab memastikan keselamatan peserta didik, baik aspek fisik maupun psikis. Ketiga, memberi penguatan aktif dan pemahaman kepada siswa guna menaati protokol kesehatan.

Keempat, guru memprioritaskan fasilitasi terhadap pembelajaran siswa dengan memberikan dukungan emosional. Kelima, guru mesti melakukan komunikasi dan mengembangkan kerja sama yang baik dengan siswa, orang tua, dan pihak sekolah.

Adapun narasumber kedua, yakni Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran Dadang Rahmat Hidayat. Pada kesempatan itu, Dadang menjelaskan pentingnya peran tenaga pendidik dalam memberikan metode pembelajaran yang tepat dalam upaya bela negara di masa pandemi.

Menurutnya, aspek yang perlu diperkuat adalah ideologi dan nilai-nilai kebangsaan, yakni bagaimana membentuk seseorang yang “sukar-rela” menjadi “sukarela” dalam bela negara. Untuk itu, kata dia, program bela negara ini dapat dikomunikasikan dengan baik dan tidak hanya menjadi sebatas doktrin.

“Berharap metode pembelajaran dalam konteks ke depan, jangan sampai gagal berkomunikasi. Gagal paham, kemudian gagal paham bisa jadi gagal sosial, dan hati-hati gagal sosial bisa gagal berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Puspen Kemendagri

Pemerintahan Desa Pasirsari Gelar Musdes Rencana Kerja TA 2022

0

Pemerintahan Desa Pasirsari Gelar Musdes Rencana Kerja TA 2022

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Pemerintahan Desa Pasirsari bersama BPD Pasirsari gelar Musyawarah Desa (Musdes), untuk mendengarkan ajuan dari perencanaan kerja TA 2022 Kamis (09/09/2021). Kegiatan yang menghadirkan Pemdes, BPD dan Pendamping Desa ini guna menyerap usulan dari masing masing wilayah.

Dalam setiap pemerintahan sudah pasti melakukan perencaan atau rencana kerja per satu tahun untuk pembangunan, dan kegiatan ini untuk menerima usulan usulan semua dari Dusun dan RW yang sudah dirangkum oleh bagian perencanaan sesuai usulan dari masing masing setiap wilayah (setiap Kepala Dusun dan RW) di Desa Pasirsari.

Dalam sambutanya ketua BPD Bapak Uwan Sudiryat mengatakan, “Kegiatan ini seharusnya dilaksanakan dibulan juli dan baru kali ini dilaksanakan dibulan september, mari nanti kita dengarkan bersama dari kaur perencanaan untuk pengajuan kegiatan di TA 2022,”Ucapnya.

Ketua Panitia Acara Musdes R.Edi Subarli (Wakil Ketua BPD) mengatakan dalam forum,” Sebelum ditetapkan silahkan Dusun dan RW untuk memberikan pengajuanya kepada Kaur Perencanaan sebelum ditetapkan pada Desember 2021,”Katanya.

Sekdes Pasirsari Ibu Hj.Ida Hamidah mengatakan bahwa seluruh RW dan Dusun silahkan mengajukan usulan kepada Kaur Perencaan Desa Pasirsari baik dari sara ibadah, pendidikan dan yang lainya apabila benar adanya diperlukan pembangunan.

“Silahkan kepada seluruh kepala Dusun untuk mengajukan usulanya apabila di wilayahnya ada beberapa yang perlu untuk dilakukan pembangunan seperti sarana ibadah, sekolah yang membutuhkan bantuan ataupun got yang tersumbat silahkan usulkan kepada Kaur Perencanaan Desa Pasirsari,” Ucap Sekdes Pasirsari Hj.Ida Hamidah.

Sedangkan Pendamping Desa memaparkan terkait penggunaan Anggaran Dana Desa Dapat dipergunakan dan.dibagi menjadi 3 (tiga) golongan.

“Ada 3 Penggunaan dana desa TA 2022, pemulihan perekonomian, pengentaskan kemiskinan, dan pengembangan pembangunan desa,”Terangnya.

(Oman/Red)

Gelar Muscablub, DPC Srikandi PP Kabupaten Bekasi Gelar Santunan Yatim

0

Gelar Muscablub, DPC Srikandi PP Kabupaten Bekasi Gelar Santunan Yatim

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi gelar menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di Resto dan Cafe Warna Warni di Kelana No.36 kali malang Kecamatan Tambun Selatan periode massa jabatan 2020 hingga 2023

“Dengan mengangkat Tema kita tingkatkan peran serta Srikandi di tengah masyarakat dalam sosial kemasyarakatan sebagai perempuan tangguh menuju Indonesia maju, Kegiatan Muscablub Srikandi tersebut di awali dengan kegiatan sosial yaitu membagikan santunan ke puluhan anak yatim

Kegiatan tersebut di hadiri Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi,H.Apuk idris Sekertaris MPC Iwan Setiawan Akrab disapa Iwan Lentik, Bendahara MPC H.Wasju, Para ketua Bidang MPC, Dankoti, MPO, H.Entah Ismanto dan Unsur Muspika Kecamatan Tambun Selatan, jajaran ketua bidang

Plt Ketua Srikandi Pemuda Pancasila DPC Kabupaten Bekasi hj Ikeu ikrima mengatakan, musyawarah cabang luar biasa ini kami gelar dikarenakan ketua yang sebelum nya mengundurkan diri,”kata nya Kamis (9/09/2021)

“Sambung hj Ikeu, Untuk mengisi kekosongan kursi ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi karena tidak ada kandidat lagi maka kita lakukan pemilihan secara aklamasi,”ucap nya

“Kandidat ketua DPC Srikandi yang kita usung yaitu ibu Mimi Mintarsih yang mana beliau sebelum nya sebagai sekertaris di Srikandi tersebut,”terang ketua Plt

Semoga dengan terpilihnya ketua DPC Srikandi yang baru ini, kedepannya para srikandi pemuda pancasila Kabupaten Bekasi lebih solid lagi dan lebih maju lagi.

(Mul)

Diduga Oknum Pejabat Disnakertrans Karawang Alergi Terhadap Wartawan, Askun : Jijik Melihat Pejabat Seperti Itu

0

Diduga Oknum Pejabat Disnakertrans Karawang Alergi Terhadap Wartawan, Askun : Jijik Melihat Pejabat Seperti Itu

Guejabar.com || Karawang – Pelarangan merekam oleh oknum pejabat terhadap insam pers mendapat sorotan oleh pengacara kondang Karawang Asep Agustian, SH, MH. atau biasa dipanggil sapaan akrabnya kanda Askun.

Perekaman disaat konfirmasi maupun wawancara merupakan aspek terpenting dalam wawancara untuk memperkuat berita. Hak wartawan untuk mendapatkan informasi dilindungi Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Kepada seluruh pejabat jangan alergi terkait konfirmasi atau memberi tanggapan kepada insan pers atau wartawan, selagi itu terkait konsumsi publik. Sedangkan profesi sebagai wartawan sudah diatur dalam UU No 40 Tahun 1999,” Ucap Askun saat ditemui dikantornya di Komplek Ruko Galuh Mas-Karawang. Rabu, 08 Agustus 2021.

Terkait salah seorang kabid di Disnakertrans Kab. Karawang yang tidak mau direkam saat wawancara, “kenapa takut, ada apa ini atau ada yang ditutupi? kalau memang tidak mau menjawab tinggal bilang saja lain kali ya atau saya belum bisa komentar kan bisa seperti itu. Kenapa harus mesti ditutupi? ini kan terkait konsumsi publik,” herannya.

Askun juga menyarankan untuk memberikan hak sanggah, “Kalau sudah menjadi berita, kan disitu ada hak sanggah, silahkan beri hak sanggah tersebut. Kalau dibiarkan seperti ini akan menjadi preseden yang tidak baik, kenapa begitu? karena kalau dibiarkan akan mengundang kecurigaan, ada apa ini?” tutur Askun.

“Wartawan tersebut kan tidak menyerang pribadi, inikan bersifat kedinasan untuk dikonfirmasi. Wartawan tersebut kan mencari transparansi informasi agar publik mengetahui terkait pemagangan dibidangnya. Kalo wartawan tersebut menyerang pribadi, kan lain lagi ceritanya,” jelas Askun.

Askun juga menambahkan “jangan sampai ada oknum pejabat seperti itu baik Kasi, Kabid maupun kadis. Kalau seorang pejabat tidak bisa menjawab terkait pekerjaan, tugas dan fungsinya sebagai pimpinan, ya sudah, tidak usah jadi pemimpin. Pejabat tersebut bekerja kan untuk kepentingan rakyat karena mereka berada dilembaga pemerintahan. Saya tidak suka pejabat-pejabat seperti itu, jijik melihat oknum-oknum pejabat seperti itu,” tutupnya.

(juh)

Obyek Wisata Buangan Danau Cirata Sepi Pengunjung Semenjak Pemberlakuan PPKM, Ini Harapan Pedagang

0

Guejabar.com || Kabupaten Bandung Barat – Semenjak pemberlakuan PPKM Obyek Wisata Buangan Danau Cirata sepi dari pengunjung, yang biasanya ada pengunjung dari luar kota kini hampir tidak ada.

Kemungkinan dikarenakan adanya penyekatan dan peraturan yang mengharuskan para pengunjung mengurungkan untuk melakukan wisata dan adanya pembatasan mobilitas masyarakat yang membuat sepinya obyek wisata.

Semenjak dibuka kembalinya per bulan juli lalu dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di Obyek Wisata Danau Cirata hingga diturunkanya PPKM dari level 4 ke level 3 di Jawa dan Bali, pengunjung masih sepi dan membuat beberapa pedagang harus libur di hari biasa dan hanya buka di akhir pekan.

Pengelola RM Saung Geulis yang biasa disapa Teh Ai menuturkan, semenjak dibuka kembali pengunjung sepi dan hanya penduduk lokal saja yang datang, baik hari biasa dan akhir pekan sehingga omset penjualan menurun jauh dari biasanya.

“Ya semenjak dibuka setelah Idul Adha lalu, pengunjung sepi mungkin takut dari penyekatan dan penyebaran virus corona kali pak,”Ucapnya, Rabu (08/09/2021).

“Banyak pedagang disini yang bukanya di akhir pekan aja atau hari libur, ya soalnya kan omsetnya juga turun jauh sekali, biasanya pada hari biasa aja bisa sampai 3jt dan sampai 10jt di akhir pekan, kalo sekarang mah jauh banget turunya,”Tambah Ai.

Teh Ai juga berharap agar secepatnya pandemi ini cepat berakhir agar perekonomian kembali normal terutama di Obyek Wisata Danau Cirata agar pengunjung kembali ramai.

“Ya semoga pandemi ini cepat berakhir dan para pengunjung kembali ramai pak, biar perekonomian terus berputar dan meningkat,” Pungkasnya.

(Ervin)

Terjunkan Satgas Vaksinasi COVID-19 Papua, KSAL Didampingi Rektor IPDN

0

Guejabar.com || Jakarta – Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pada upacara pelepasan Satgas Vaksinasi Covid-19 Papua di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Rabu (8/9/2021). Laksamana TNI Yudo Margono bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hadi Prabowo menjelaskan, kegiatan ini untuk menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19 dan dukungan terhadap gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang digelar di Provinsi Papua. Kegiatan ini juga sesuai dengan petunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk secara serentak mendukung program Presiden terkait vaksinasi bersama TNI, Polri, dan IPDN.

Hadi mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 20 personel untuk bergabung dalam Satgas Vaksinasi Covid-19 yang anggotanya berjumlah 81 orang terdiri dari unsur TNI, IPDN, dan relawan. Jumlah tersebut berperan untuk memperkuat personel yang saat ini sudah berada di Provinsi Papua.

“Jadi kesertaan IPDN, IPDN memiliki kampus di Jayapura dan ini juga sebagai tindak lanjut dari kerja sama TNI AL dengan IPDN pada saat vaksinasi pertama di Jatinangor,” ujar Hadi saat ditemui usai upacara pelepasan.

Vaksinasi Covid-19 ini bakal berlangsung selama tiga hari dari tanggal 13-15 September 2021 di tiga tempat berbeda. Pada hari pertama, vaksinasi akan berlangsung di Kampus IPDN Papua yang diperuntukkan bagi masyarakat Kota Jayapura. Peserta vaksinasi dikerahkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi khususnya pelajar SMP dan SMA serta mahasiswa dengan jumlah target sebanyak 3.500 orang.

Selanjutnya di hari kedua, vaksinasi akan digelar di Kantor Bupati Jayapura dan stadion, dengan target 3.000 orang. Sedangkan pada hari terakhir, akan dilakukan di Kabupaten Keerom, dengan target 3.500 orang. Untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat.

Selain ketiga tempat tersebut, vaksinasi juga dilaksanakan di Kapal Republik Indonesia (KRI) Suharso dengan target 2.000 orang. Jumlah itu terdiri dari masyarakat dan pelajar/mahasiswa di wilayah Jayapura utara dan Jayapura Selatan. Untuk vaksinasi yang digelar di KRI Suharso, diharapkan dapat mengantisipasi penanganan bila ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Puspen Kemendagri