Home Blog Page 43

Pantau Luapan Kali Ciherang, Babinsa Pebayuran Pastikan Situasi Desa Karangpatri Aman Terkendali

0

Pantau Luapan Kali Ciherang, Babinsa Pebayuran Pastikan Situasi Desa Karangpatri Aman Terkendali

Kabupaten Bekasi — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi mengakibatkan luapan Kali Ciherang dan genangan air di Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran. Menyikapi kondisi tersebut, Koramil 11/Pebayuran bersama unsur terkait melakukan pemantauan langsung perkembangan situasi di lapangan, Sabtu (24/01/2026).

Pemantauan dilaksanakan pada pukul 11.30 WIB di Kobak Rotan RT 003/RW 04 Desa Karangpatri. Hasil pantauan menunjukkan genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter yang berdampak pada 30 Kepala Keluarga atau sekitar 110 jiwa, dengan 25 rumah warga terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil 11/Pebayuran, Polsek Pebayuran, serta perangkat desa setempat turut bersinergi memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.

Untuk sementara, warga memilih mengungsi ke rumah keluarga maupun tetangga terdekat, tanpa adanya pengungsian terpusat.

Berdasarkan laporan di lapangan, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, dan belum diperlukan bantuan logistik mendesak. Kerugian yang tercatat berupa 25 rumah warga terendam air dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter.

Saat di konfirmasi oleh awak media Danramil 11 Pebayuran Kapten Arm Dikin menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala.

“Kami bersama unsur terkait terus memantau perkembangan situasi di wilayah. Saat ini kondisi air Kali Ciherang mulai surut, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem susulan,” ujar Kapten Arm Dikin.

Dengan pemantauan intensif ini, diharapkan masyarakat tetap merasa aman serta dampak bencana dapat diminimalisir melalui sinergi TNI, Polri, dan pemerintah desa.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Kapolsek Cikarang Timur Pimpin Langsung Evakuasi dan Pendistribusian Air Bersih Pada Korban Banjir

0

Kapolsek Cikarang Timur Pimpin Langsung Evakuasi dan Pendistribusian Air Bersih Pada Korban Banjir

Kabupaten Bekasi – Polsek Cikarang Timur laksanakan kegiatan evakuasi warga serta pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak banjir di Jalan Raya Kalenderwak RT 01/02, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, SH, bersama Kompol Sutarto selaku Danyon SAR Brimob yang didukung oleh 19 personel Brimob. Turut hadir Aiptu Amin Rois selaku Bhabinkamtibmas Desa Karangsari, Bapak Umbara selaku Kepala Desa Karangsari, Bapak Jajang selaku Ketua RT setempat, serta warga masyarakat.

‎Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang disertai luapan Sungai Ciherang, sehingga mengakibatkan genangan air di pemukiman warga dengan ketinggian berkisar antara 20 cm hingga 120 cm. Data sementara mencatat sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir.

‎Sebagian warga mengungsi ke rumah sanak saudara yang tidak terdampak banjir serta ke Masjid PT Multistrada, dengan jumlah pengungsi sekitar 100 orang. Selain melakukan evakuasi, petugas gabungan juga menyalurkan air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

‎Dalam keterangannya, Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, SH menyampaikan:

‎“Kami bersama unsur Brimob, pemerintah desa, dan relawan melakukan upaya maksimal untuk membantu warga terdampak banjir, baik melalui evakuasi maupun pendistribusian air bersih. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila debit air terus meningkat demi keselamatan bersama,” ujar Kompol Sugiharto.

‎Petugas gabungan terus melakukan pemantauan situasi di lokasi banjir serta memberikan imbauan kepada warga agar mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

‎Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan bencana serta pelayanan kemanusiaan di wilayah hukum Polsek Cikarang Timur.

Peduli Warganya yang Terdampak Banjir, Kades Karangsari Buat Dapur Umum dan Salurkan Nasi Bungkus

0

Peduli Warganya yang Terdampak Banjir, Kades Karangsari Buat Dapur Umum dan Salurkan Nasi Bungkus

Kabupaten Bekasi – Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai luapan Sungai Ciherang menyebabkan banjir di pemukiman warga di Kampung Kalenderowak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/1/2026).

Kepala Desa Karangsari Umbara langsung bergerak cepat membuat dapur umum untuk memberikan makanan kepada warga nya yang terdampak banjir.

Menurut Bao ini adalah rasa kepedulian dan rasa kemanusiaan yang harus dilakukan dirinya bersama seluruh jajaran pemerintahan desa Karangsari untuk melayani masyarakatnya.

“Kita merasa prihatin atas kejadian ini dan ini bentuk kepedulian kami selalu pemerintahan desa agar masyarakat bisa tetap makan walau dalam kondisi banjir seperti sekarang ini,” Ungkap Kades yang bisa disapa Bao tersebut. 

Bao juga menjelaskan bahwa Sebelumnya juga sudah pernah terjadi beberapa hari yang lalu dengan kejadian yang sama namun banjir kali ini lebih besar dari banjir yang sebelumnya.

“Kurang lebih tiga hari yang lalu juga kami mengalami musibah banjir namun kali ini banjir lebih besar dari yang sebelumnya, dan masyarakat kami pun tidak dapat beraktifitas seperti biasanya,” Terang Bao. 

Masih kata Bao,” Alhamdulillah juga banyak bantuan yang masuk dari Polsek, Kecamatan dan para dermawan lainya,saya ucapkan terima kasih karena ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat Karangsari,” Ungkapnya.

Banjir yang menimpa warga Desa Karangsari tersebut pun ditinjau langsung oleh Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H., didampingi Kanit Binmas AKP Odo Supaendi serta Bhabinkamtibmas Desa Karangsari Aiptu Amin Rois, bersama Sekcam Cikarang Timur Aris Sadikin Asnawi, melakukan pengecekan langsung ke lokasi terdampak banjir.

Berdasarkan hasil pengecekan, ketinggian air di wilayah tersebut bervariasi antara 20 sentimeter hingga 120 sentimeter, termasuk pada akses jalan menuju lokasi. Tercatat sekitar 500 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Cikarang Timur juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak berupa air mineral, mi instan, beras, minyak goreng, gula, kopi, sarden, roti, serta kebutuhan pokok lainnya. Bantuan serupa juga disalurkan kepada warga terdampak banjir di Desa Labansari dan Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur.

(Erv)

Kapolsek Cikarang Timur Tinjau Langsung Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan 

0

Kapolsek Cikarang Timur Tinjau Langsung Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan 

Kabupaten Bekasi – Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai luapan Sungai Ciherang menyebabkan banjir di pemukiman warga Jalan Raya Kalenderowak RT 01/02, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 10.53 WIB.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H., didampingi Kanit Binmas AKP Odo Supaendi serta Bhabinkamtibmas Desa Karangsari Aiptu Amin Rois, bersama Sekcam Cikarang Timur Aris Sadikin Asnawi, melakukan pengecekan langsung ke lokasi terdampak banjir.

Berdasarkan hasil pengecekan, ketinggian air di wilayah tersebut bervariasi antara 20 sentimeter hingga 120 sentimeter, termasuk pada akses jalan menuju lokasi. Tercatat sekitar 500 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Cikarang Timur juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak berupa air mineral, mi instan, beras, minyak goreng, gula, kopi, sarden, roti, serta kebutuhan pokok lainnya. Bantuan serupa juga disalurkan kepada warga terdampak banjir di Desa Labansari dan Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H. mengatakan, pihaknya hadir untuk memastikan kondisi warga sekaligus memberikan bantuan awal.

“Kami turun langsung untuk melihat kondisi warga yang terdampak banjir serta memastikan keselamatan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, dan kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada serta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila debit air kembali meningkat,” ujar Kapolsek.

Sebagian warga memilih mengungsi ke seberang kali maupun ke rumah sanak saudara yang tidak terdampak banjir. Petugas juga telah memberikan imbauan kepada warga agar segera melakukan evakuasi apabila kondisi tidak memungkinkan.

Polsek Cikarang Timur terus berkoordinasi dengan unsur terkait serta melakukan pemantauan situasi guna memastikan keselamatan warga dan menjaga kondusivitas wilayah.

Splash and Snack Deal, Liburan Makin Seru dengan Tiket Plus, Snack dan Minuman di WaterBoom Lippo Cikarang

0

Splash and Snack Deal, Liburan Makin Seru dengan Tiket Plus, Snack dan Minuman di WaterBoom Lippo Cikarang

Cikarang, 23 Januari 2026 – WaterBoom Lippo Cikarang kembali menghadirkan promo menarik bagi keluarga dan pecinta wisata air melalui program Splash and Snack Deal.

Promo ini dirancang untuk memberikan pengalaman bermain air yang lebih hemat dan praktis, karena pengunjung tidak hanya mendapatkan tiket masuk, tetapi juga bonus pop mie dan air mineral untuk menemani aktivitas seru di wahana air.

Melalui promo ini, WaterBoom Lippo Cikarang menawarkan harga spesial Weekday IDR 95.000 dan Weekend IDR 125.000, yang sudah termasuk tiket masuk, pop mie dan air mineral. Program ini menjadi pilihan tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati liburan singkat namun tetap menyenangkan bersama keluarga maupun teman.

Promo Splash and Snack Deal berlaku mulai 26 Januari hingga 28 Februari 2026. Pengunjung dapat membeli tiket promo ini secara langsung di loket tiket WaterBoom Lippo Cikarang selama periode program berlangsung.

Perlu diperhatikan bahwa promo ini tidak berlaku pada periode libur nasional dan tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya. Dengan ketentuan tersebut, pengunjung diharapkan dapat merencanakan kunjungan lebih awal agar tetap bisa menikmati penawaran spesial ini.

Melalui program Splash and Snack Deal, WaterBoom Lippo Cikarang terus berkomitmen menghadirkan promo-promo menarik dan ramah keluarga, sekaligus menjadi destinasi rekreasi air pilihan di kawasan Cikarang dan sekitarnya.

Untuk informasi resmi terkait kegiatan maupun promo lainnya, masyarakat dapat mengikuti kanal media sosial WaterBoom Lippo Cikarang melalui Instagram dan Facebook, atau menghubungi via whatsapp official Waterboom Lippo Cikarang

Diduga Jadi Biang Banjir, Warga Kapling 1 Kaliulu Geruduk Kantor Pemasaran Cinity

0

Diduga Jadi Biang Banjir, Warga Kapling 1 Kaliulu Geruduk Kantor Pemasaran Cinity

Kabupaten Bekasi — Warga Kapling 1 Kampung Kali Ulu, Desa Karangharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, meluapkan protes keras terhadap pembangunan proyek perumahan Cinity yang diduga kuat menjadi penyebab banjir di lingkungan permukiman mereka.

Sejak proyek berjalan, wilayah yang sebelumnya aman dari genangan kini berulang kali terendam air saat hujan turun.

Keluhan tersebut disampaikan warga setelah banjir kembali melanda permukiman untuk kedua kalinya.

Air hujan yang dahulu mengalir normal kini meluap ke rumah-rumah warga, menggenangi jalan lingkungan hingga fasilitas umum, serta menimbulkan kerugian materi.Salah seorang warga, Anis Yulianti, menegaskan bahwa banjir baru terjadi setelah proyek Cinity mulai dibangun.

“Dulu wilayah ini tidak pernah kebanjiran. Tapi sejak ada proyek itu, setiap hujan deras air langsung naik dan masuk ke rumah warga,” ujar Anis, Kamis (22/01/2026).

Warga menduga sistem drainase proyek tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bahkan, mereka menilai adanya penutupan atau penyempitan saluran air alami yang selama ini menjadi jalur pembuangan air hujan.

Hinga kondisi tersebut menyebabkan air tertahan dan akhirnya melimpas ke kawasan permukiman.Dampak banjir dirasakan cukup serius. Selain merendam rumah, genangan air juga melumpuhkan aktivitas warga.

Sejumlah perabot rumah tangga rusak, sementara akses jalan lingkungan sempat terputus akibat tingginya air.Atas kejadian tersebut, warga mendesak pihak pengembang proyek Cinity dan pemerintah daerah segera turun tangan.

Mereka meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan tata kelola lingkungan proyek, serta menuntut solusi konkret agar banjir tidak kembali terulang setiap musim hujan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang proyek Cinity belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan dan tuntutan warga.

Ketua GBR PAC Karang Bahagia Minta Polisi Tangkap Pencuri Motor Dengan Modus Pinjam

0

Ketua GBR PAC Karang Bahagia Minta Polisi Tangkap Pencuri Motor Dengan Modus Pinjam

Kabupaten Bekasi – Ketua Pimpinan Anak Cabang LSM Garda Bangsa Reformasi (GBR) Karang Bahagia, Ari Sadega secara terbuka meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjuti laporan terkait pencurian motor dengan modus meminjam.

​Dia menjelaskan laporan dengan No LP/B/46/I/2026/SPKT/Polsek Cikarang Utara pada hari selasa tanggal 20 Januari 2026 kemarin terkait kehilangan sepeda motor agar segera ditindak karena hal ini telah menciptakan rasa ketidak nyamanan masyarakat.

“Awalnya terduga pelaku meminjam motor untuk membeli buah rambutan, setelah itu pelaku menyuruh korban ngambil uang di ATM, setelah itu motor korban dibawa dengan alasan menjeput suaminya,” jelas Ari.

Pihaknya meminta jajaran Polsek Cikarang Utara bergerak cepat menangkap terduga pelaku curanmor yang beraksi di wilayah Karang Bahagia. Karena keamanan warga adalah prioritas, dan aksi kriminal seperti itu tidak bisa dibiarkan terus berlanjut.

“Kami meminta polisi menangani kasus ini dengan serius, sebab jika di diamkan akan banyak korban yang mengalami hal serupa,” ucapnya.

​LSM GBR PAC Karang Bahagia juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam memberikan informasi lapangan guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

​”Kami dari GBR siap mendukung penuh kinerja kepolisian. Jika ada informasi dari anggota kami atau warga di lapangan mengenai gerak-gerik mencurigakan, akan segera kami koordinasikan dengan pihak berwajib,” tutupnya.

Polsek Cikarang Timur Gelar OKJ Guna Jaga Kondusifitas Keamanan Wilayahnya

0

Polsek Cikarang Timur Gelar OKJ Guna Jaga Kondusifitas Keamanan Wilayahnya

Kabupaten Bekasi – Sebagai upaya pencegahan kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat, Polsek Cikarang Timur melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan pada Kamis dini hari (22/1/2026) sekitar pukul 00.45 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Citarik, Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Operasi ini melibatkan delapan personel piket fungsi dan dipimpin langsung oleh AKP Edward Daniel selaku Perwira Pengendali. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan maupun individu yang melintas guna meminimalisasi potensi terjadinya kejahatan jalanan.

‎AKP Edward Daniel menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas, khususnya pada jam-jam rawan.

‎“Operasi kejahatan jalanan ini kami laksanakan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal, seperti pencurian, perampasan, maupun aksi premanisme yang berpotensi meresahkan masyarakat,” ujar AKP Edward.

Selain pemeriksaan, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengguna jalan. Masyarakat yang beraktivitas pada malam hari, khususnya pengendara sepeda motor yang berangkat atau pulang kerja, diimbau untuk tidak bepergian seorang diri dan selalu meningkatkan kewaspadaan.

Lebih lanjut, AKP Edward menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen Polsek Cikarang Timur dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Polsek Cikarang Timur akan terus meningkatkan kegiatan preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Polisi Berhasil Ungkap Sindikat Penjual Senpi Rakitan di Sumedang, Dijual Secara Online

0

Polisi Berhasil Ungkap Sindikat Penjual Senpi Rakitan di Sumedang, Dijual Secara Online

Jakarta – Polisi mengungkap perakit senjata api (senpi) ilegal yang beroperasi di Sumedang, Jawa Barat (Jabar), menjual senpi secara daring atau online. Mereka menjual senpi seharga jutaan rupiah.

“Para pelaku adalah dengan cara menjual di platform e-commerce, Facebook, WhatsApp, Tokopedia, dan TikTok. Mereka melakukan penawaran penjualan senjata api kepada umum secara ilegal,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin dalam jumpa pers, Selasa (20/1/2026).

Iman mengatakan para tersangka awalnya memasarkan sarung senjata di e-commerce. Namun, menurut dia, para tersangka juga membuat senjata api rakitan saat ada pesanan.

“Jadi awalnya si penjual ini menawarkan di e-commerce itu adalah bagian-bagian dari senjata tersebut. Misalkan sarung (senjata), awalnya dari sana. Kemudian, ketika komunikasi lanjutan, ada ketertarikan untuk membeli senjata api, baru mereka berkomunikasi langsung, tidak melalui media sosial tersebut,” jelasnya.

Para tersangka diduga belajar merakit senjata sejak 2018. Penjualan mulai dilakukan pada 2024. Berdasarkan penyelidikan, ada 50 senjata api rakitan yang sudah dijual hingga ke luar Jawa.

“Kemudian, untuk keuntungan yang mereka peroleh dari masing-masing pucuk yang mereka dapatkan itu, dari masing-masing pucuk sekitar Rp 2 sampai Rp 5 jutaan. Itu variatif ya keuntungannya yang mereka peroleh,” ujarnya.

Iman mengatakan para tersangka membuka layanan pre-order (PO) bagi mereka yang hendak memesan senjata. Para tersangka juga terafiliasi dengan jaringan tertentu.

“Sistem penjualannya ada yang order terlebih dahulu, kemudian ada juga yang memang membeli senjata yang sudah siap atau sudah tinggal pakai ya. Ada dua ini, dua cara,” kata dia.

“Yang pertama melalui jaringan yang dikenal langsung. Kemudian yang kedua melalui pemesanan dari e-commerce yang tadi kami sampaikan. Jadi yang pemesanan, begitu sudah oke, barangnya ada, kemudian uangnya sudah ditransfer, baru dilakukan serah terima senjata,” imbuhnya.

Saat ini, lima tersangka sudah ditahan. Iman merinci RR (39), IMR (22) dan RAR berperan sebagai perakit sekaligus penjual senjata api dan amunisi. Sementara itu, dua orang lainnya, JS (36) dan SAA (28), berperan sebagai orang yang menjual senjata api hasil rakitan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 306 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 KUHP dan/atau Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Sumber : Detik.com

Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu, Dua Tersangka Diamankan

0

Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu, Dua Tersangka Diamankan

Kabupaten Bekasi — Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Melalui Unit II Subnit III Satres Narkoba, Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pengungkapan kasus tersebut berlangsung pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB hingga selesai, di wilayah Lolohan 1 RT 006 RW 003 Desa Kutampel, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana narkotika.

Kedua tersangka masing-masing berinisial AS (27) dan RS (28). Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa enam paket narkotika jenis sabu dengan total berat bruto sekitar 4,46 gram, tiga unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, satu alat hisap sabu, lakban, serta beberapa plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika.

Kapolres Metro Bekasi KBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran sabu di wilayah Karawang. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satres Narkoba segera melakukan penyelidikan dan pendalaman hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka pertama di wilayah Batujaya.

“Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui bekerja sama dengan pelaku lainnya dalam peredaran sabu. Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan satu tersangka lain di wilayah Kutakarya beserta barang bukti tambahan,” jelas KBP Sumarni.

Lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seorang pemasok berinisial IJ yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polres Metro Bekasi pun terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Metro Bekasi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan langkah-langkah lanjutan berupa pemeriksaan intensif, tes urine, pengecekan laboratorium forensik, penyusunan laporan polisi, pelengkapan berkas penyidikan, serta koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum.

Polres Metro Bekasi menegaskan akan terus konsisten dalam memerangi peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang merusak generasi bangsa.

Apabila masyarakat menjumpai atau mengetahui kejadian mencurigakan tentang penyelahgunaan narkotika, segera hubungi call center 110 atau WhatsApp CLBK (Curhat Langsung Bunda Kapolres) 0813-8399-0086 serta Pengaduan 24 Jam 0811-1939-110

PolresMetroBekasi #UngkapKasusNarkoba #BerantasNarkoba #PerangMelawanNarkoba #SatresNarkoba #Narkotika #Sabu #BekasiAman #PolisiPresisi

\