Home Blog Page 75

Pagelaran Seni Wayang Golek Menjadi Acara Puncak Dalam Perayaan HUT RI ke-80 dan Kabupaten Bekasi ke-75 di Desa Pasirgombong

0

Pagelaran Seni Wayang Golek Menjadi Acara Puncak Dalam Perayaan HUT RI ke-80 dan Kabupaten Bekasi ke-75 di Desa Pasirgombong

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Puncak perayaan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 di Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi ditutup dengan pagelaran wayang golek Giri Harja 2 Group yang berasal dari Bandung, Senin 18/08/2025.

Dalam sambutannya Kepala Desa Pasirgombong H.Maslam, mengatakan semoga masyarakat Pasirgombong bisa terhibur dengan adanya pagelaran wayang golek ini.

“Semoga pada malam ini seluruh masyarakat bisa terhibur dengan penampilan seni dan budaya wayang golek,” Ucapnya.

Kepala desa Pasirgombong juga mengatakan bahwa selama memeriahkan acara yang digelar 2 hari ini menyediakan stan atau boot untuk bazar UMKM dan jumlahnya bertambah dari 18 pada tahun kemarin dan tahun ini menjadi 34 dimana seluruh pedagang dari wilayah Pasirgombong.

Namun dirinya memohon maaf karena keterbatasan belum bisa memberikan lebih dan dirinya kedepannya bisa menambah jumlah boot atau stan agar para UMKM yang berjualan makanan tradisional bisa memiliki kesempatan untuk menjajakan dagangannya.

Selama pagelaran berlangsung juga Kepala Desa Pasirgombong berbaur dengan masyarakat dan berada di tengah – tengah masyarakat.

Kepala Desa Pasirgombong tersebut diberikan sebuah tokoh ksatria pewayangan yang diberikan langsung oleh Dalang Deden Kosasih Sunarya sebagai cendera mata.

Perlu diketahui pemerintahan desa Pasirgombong juga dalam memeriahkan HUT RI ke-80 dan Kabupaten Bekasi ke-75 ini juga menggelar beberapa kegiatan salah satunya Karnaval yang diikuti oleh ribuan masyarakat yang sangat antusias.

(Erv)

Makna Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke – 80 Bagi LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi

0

Makna Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke – 80 Bagi LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi – Indonesia memperingati hari Kemerdekaan setiap tahunnya pada tanggal 17 Agustus. Tahun 2025 ini Indonesia telah berumur 80 tahun, tentu angka ini bukanlah angka yang biasa, beribu pengalaman telah dilaluinya.

Seperti diketahui, Indonesia menyatakan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Teks Proklamasi yang dibacakan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, menjadi pernyataan resmi tentang kemerdekaan dan terbebas dari belenggu penjajah. 

Setelah berhasil menyatakan kemerdekaannya, Indonesia resmi menjadi negara yang berdaulat. Indonesia bebas untuk menentukan nasib bangsa tanpa harus dibelenggu para penjajah. 

Namun, kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai sebagai terbebas dari belenggu penjajahan fisik. Lebih dari itu, kemerdekaan mencakup kebebasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. 

Bagi LSM GMBI DPD Kabupaten Bekasi, secara garis besar, kemerdekaan bukan hanya sekedar bebas dari penjajahan tetapi juga mencangkup aspek-aspek penting seperti indentitas nasional, kedaulatan, perjuangan, demokrasi, pembangunan, dan warisan budaya. Dan tentunya dari aspek tersebut semua lapisan masyarakat bertanggungjawab untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan menjaga keutuhan bangsa. 

“Menurut saya, sistem pemerintahan sudah cukup baik, tetapi yang terpenting menurut saya pelaksana dari sistemnya yang harus  benar-benar menjalankan dan mentaati sistem itu sendiri. Mungkin itu menurut saya,” ujar Ketua DPD LSM GMBI Kabupaten Bekasi, Haji Obay sapaan akrab dari H. Sobari Isharianto, pada Minggu (17/08/25) malam. 

Selain itu, masih kata Haji Obay, pemerintah harus lebih tegas dalam memberantas korupsi dan menciptakan pemerintah yang bersih 

Kemudian, pembangunan harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar bukan hanya bermanfaat pihak tertentu saja. 

Lalu, pemerintah perlu menciptakan lapangan kerja yang layak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta proses perizinan dan pelayanan publik harus di sederhanakan untuk meningkatkan efisiensi. 

Haji Obay menyerukan, peringatan HUT RI adalah simbol kedaulatan, mari kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI dengan KERJA NYATA. 

“Semoga kedepan negara kita ini terkhusus Kabupaten Bekasi lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera masyarakatnya,” imbuhnya. 

Dirinya juga mengatakan, salah satu penyebab meningkatnya angka kejahatan adalah kemungkinan, susahnya mencari kerja atau masuk kerja di perusahaan. 

“Semoga kedepan pemerintah Kabupaten Bekasi bisa membuat terobosan baru untuk bisa membantu masyarakatnya yang mencari kerja biar pada masuk kerja di perusahaan yang ada di wilayah kawasan industri di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya

(Erv)

Tim Sepakbola RW 06, Berhasil Menjuarai Pasirsari Cup 2025

0

Tim Sepakbola RW 06, Berhasil Menjuarai Pasirsari Cup 2025

Kabupaten Bekasi – Turnamen sepakbola yang digelar pemerintahan desa Pasirsari didalam rangka menyambut HUT RI ke-80 telah usai, kesebelasan dari RW 06 sabet juara pertama, Minggu 17/08/2025.

Kesebelasan RW 06 berhasil menjuarai turnamen sepakbola yang memperebutkan piala kepala desa Pasirsari usai mengalahkan kesebelasan dari RW 05 melalui tendangan adu pinalti.

Manager Tim RW 06 yang juga sebagai ketua RT 17 desa Pasirsari mengungkapkan kebahagiaannya dan ucapkan terima kasihnya kepada semua yang sudah berjuang hingga bisa menjuarai turnamen sepakbola tersebut.

“Ya saya tentunya senang dan bahagia akhirnya tim kami bisa menjuarai turnamen ini, dan saya juga ucapkan terima kasih kepada semua nya yang sudah berjuang baik itu pemain, official serta para pendukung yang sudah memberikan semangatnya disetiap pertandingan,” Jelasnya.

Dede juga berharap kepada seluruh pemain agar terus berlatih dan terus semangat untuk bisa mempertahankan gelar juara tersebut.

“Saya berharap agar seluruh pemain terus berlatih dan terus mengembangkan diri agar bisa mempertahankan gelar juara ini, karena mempertahankan lebih berat daripada memperjuangkan,” Pungkasnya.

(Erv)

Karang Taruna Karangsari Sukses Gelar Semarak HUT RI ke-80

0

Karang Taruna Karangsari Sukses Gelar Semarak HUT RI ke-80

Kabupaten Bekasi – Semarak kemerdekaan bangsa Indonesia terus membakar semangat para pemuda di Indonesia, salah satunya Karang Taruna Karangsari yang sukses menggelar berbagai kegiatan salah satunya Kirab 1000 bendera dan Bentangkan Bendera sepanjang 1000 meter.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Karang Taruna Desa Karangsari serta ribuan masyarakat desa Karangsari yang terlihat antusias mengikuti kirab bendera tersebut.

Kirab bendera tersebut dimulai dari Perumahan Meydalih yang titik akhinrya kantor desa Karangsari dan masyarakat ikuti hiburan serta perlombaan seni kreasi di halaman kantor desa serta menantikan pengundian kupon doorprize yang diundi oleh panitia.

Ketua Panitia Kirab 1000 bendera Fadli Suryana ucapkan terima kasih kepada yang sudah mensuport sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah lancar kegiatan ini dan saya ucapkan terima kasih kepada seluruhnya yang sudah mensuport kegiatan ini sehingga bisa berjalan dengan baik,” Ungkapnya.

Masih kata Fadli atau biasa disapa Gondrong,” Saya sangat mengapresiasi seluruh masyarakat Karangsari yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dan itu membuktikan bahwa jiwa nasionalis masyarakat Karangsari sangat tinggi,”Katanya.

Sementara ketua Karang Taruna Dedi Setiyadi ucapkan terima kasih atas support pemerintahan desa dan juga sponsor yang sudah mau memberikan sumbangsih nya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala desa Karangsari dan seluruh jajaran pemerintahan desa, serta lembaga seperti BPD dan lembaga lainya yang sudah mau membantu demi kesuksesan kegiatan ini, dan juga untuk sponsor yang sudah mau memberikan bantuan nya untuk kelancaran semarak HUT RI ke-80 di Desa Karangsari,” Pungkasnya.

(Erv)

Semarak HUT RI ke-80 di Desa Pasirsari, Upacara Bendera dan Karnaval menjadi Kegiatan Rutin Setiap Tahun

0

Semarak HUT RI ke-80 di Desa Pasirsari, Upacara Bendera dan Karnaval menjadi Kegiatan Rutin Setiap Tahun

Kabupaten Bekasi – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80 tahun, Desa pasirsari laksanakan Upacara HUT RI yang berlokasi lapangan Pandan RT 17 Rw 06 Desa Pasirsari Cikarang Selatan dan Karnaval dongdang yang bertema ketahanan pangan, Minggu 17/08/2025.

Kegiatan tersebut diikuti oleh lembaga desa seperti BPD, Karang Taruna, Bumdes, LPM, PKK, PSM, Satlinmas, Relawan, Pelajar dan Masyarakat Pasirsari.

Dalam karnaval tersebut ditampilkan berbagai macam atraksi, baik atraksi dari seni budaya pencak Silat maupun dari berbagai kreasi masyarakat yang lainnya yg diperankan.

Kepala Desa Pasirsari mengatakan perayaan HUT RI tahun ini masyarakat Pasirsari sangat antusias dan juga sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan yang dipusatkan dilapangan sepak bola Pandan FC.

“Alhamdulillah tahun ini terlihat sekali antusias masyarakat dan kita bisa lihat sendiri lapangan sepakbola yang besar ini dipenuhi oleh masyarakat Pasirsari dan saya merasa terharu dengan antusiasme nya masyarakat dalam merayakan HUT RI yang ke-80 ini,” Ungkap Kades Pasirsari H.Suparta.

H.Suparta juga mengajak semua lapisan masyarakat agar turut bersama-sama mendoakan semoga para pejuang yang sudah memberikan perjuangan nya sehingga kita semua bisa merasakan kemerdekaan.

“Mari kita berdoa bersama untuk para pahlawan yang sudah berjuang melawan penjajah yang sudah berkorban segalanya demi kemerdekaan negara kita tercinta sehingga kita bisa menikmati rasa merdeka seperti sekarang ini” Imbuhnya.

Ketua karang taruna H.Rifa Yusrizal Sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias sekali dan kegiatan bisa berjalan dengan lancar.

“Saya ucapin terima kasih antusias masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan yang diadakan guna memeriahkan HUT RI ke-80 ini, Alhamdulillah semua berjalan dengan baik tanpa kendala,” Ungkapnya.

Masih Kata Rifa,” Selain karnaval kami juga melaksanakan berganai turnamen untuk memperebutkan piala kepala desa Pasirsari seperti Sepak Bola antar RW dan kegiatan lainya,” Pungkasnya.

(Erv)

Kirab Kebangsaan Pemdes Karangsari, Bentangkan Bendera Merah Putih 1000 Meter

0

Kirab Kebangsaan Pemdes Karangsari, Bentangkan Bendera Merah Putih 1000 Meter

Kabupaten Bekasi – Tepat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, ribuan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi mengibarkan bendera merah putih sepanjang 1000 meter, Minggu, (17/8/2025).

Nampak warga sangat antusias mengikuti kirab tersebut dan berjejer rapi dengan memegangi bendera merah putih sepanjang 1 kilometer dalam rangka menyambut HUT RI ke-80 tersebut.

Kirab tersebut juga menyita animo masyarakat. Mereka menyaksikan kirab di sepanjang jalan yang dimulai dari Perumahan Meydalih hingga menuju balai desa.

Kepala Desa Karangsari, Umbara mengatakan ada lebih dari 1000 orang yang ikut kirab bendera sepanjang 1 kilometer.

Peserta kirab terdiri dari berbagai kalangan dari anak-anak hinga dewasa.

“Kita kibarkan bendera merah putih sepanjang 1000 meter. Jarak yang kita tempuh 2 km lebih. Diperkirakan direncanakan sekitar 1000-an peserta, namun dari animo masyarakat dan peserta pun lebih,” kata Umbara atau yang biasa disapa Bao tersebut.

Umbara menuturkan pembentangan bendera sepanjang 1000 meter dan lebar 160 sentimeter itu menjadi wujud menumbuhkan rasa nasionalisme dan mengenang jasa para pahlawan.

“Tidak sekedar hura-hura dalam kegiatan, tapi ada isi kita punya maksud mengenang jasa para pahlawan juga menunjukan kita bersama dengan bukti membentangkan (bendera) 1000 meter kita bisa,” beber Umbara.

Selain kirab budaya dan pembentangan bendera merah putih panjang 1000 meter, berbagai acara turut memeriahkan peringatan HUT ke-80 RI, seperti lomba qosidah dan juga berbagai kegiatan lainya dan nanti disaat puncak acara ada festival band.

(Erv)

Sambut HUT RI ke-80, Pemdes Karangsari Gelar Lomba Qosidah

0

Sambut HUT RI ke-80, Pemdes Karangsari Gelar Lomba Qosidah

Kabupaten Bekasi – Pemerintahan Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, menggelar Lomba Seni Qasidah dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 pada Sabtu (17/8/2025). Acara ini menjadi salah satu upaya pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat silaturahmi antar warga.

Lomba Qosidah ini memperebutkan piala Kepala Desa Karangsari, Ratusan warga tampak antusias memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan seni tradisional dari berbagai Majelis Ta’lim di wilayah tersebut.

Kepala Desa Karangsari Umbara mengatakan bahwa lomba qosidah ini untuk memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kemampuan seni mereka.

“Lomba qosidah ini , kami memberi panggung agar masyarakat yang sering latihan bisa menunjukkan kemampuannya,” kata Umbara di sela acara.

Dalam kompetisi ini, pemenang lomba qasidah akan memperoleh hadiah yang sudah di persiapkan tentunya.

Kepala desa Karangsari Umbara atau biasa disapa lurah Bao ini menegaskan komitmennya untuk menjadikan festival ini sebagai agenda rutin tahunan karena manfaatnya yang besar bagi masyarakat.

“Saya ingin kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan agar masyarakat memiliki ruang untuk menunjukkan keterampilan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi atas dukungan dari masyarakat yang ikut berpartisipasi serta lembaga pemerintahan desa dalam kegiatan tidak akan terwujud dan berjalan dengan haik

“Tanpa dukungan semua pihak, acara ini tidak akan berjalan lancar. Saya berterima kasih kepada seluruh panitia dan pendukung acara,” pungkasnya.

Festival Seni Qasidah di desa Karangsari ini diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan, pelestarian budaya, dan semangat kemerdekaan dalam memperingati HUT RI ke-80. 

(Erv)

Semarak HUT RI ke 80 di Desa Simpangan, Karnaval Dongdang dan Lomba Tumpeng Antar RW menjadi Ciri Khas

0

Semarak HUT RI ke 80 di Desa Simpangan, Karnaval Dongdang dan Lomba Tumpeng Antar RW menjadi Ciri Khas

KABUPATEN BEKASI – Ribuan masyarakat Desa Simpangan Serbu kantor desa secara bergantian dengan berbagai macam keunikan dan kreasi sambil membawa nasi tumpeng dalam memeriahkan HUT RI ke-80, Sabtu 16/08/2024.

Kedatangan masyarakat ke kantor desa Simpangan guna mengikuti Karnaval atau lomba Dongdang yang diselenggarakan Kepala Desa Simpangan H. Kurma Kurniawan, mengikuti lomba kreatifitas dari masing masing RW.

Terlihat setiap team masing masing RW menunjukan kreatifitasnya dengan membuat hiasan alat perang dan bergaya layaknya seperti pejuang, selain itu para team masing masing RW juga membuat nasi tumpeng yang juga dilombakan di kantor Desa Simpangan tersebut.

Team penilai sendiri adalah seluruh panitia yang seluruhnya dari aparatur pemerintahan desa Simpangan yang dipimpin langsung oleh kepala desa Simpangan.

Terlihat antusiasme masyarakat yang mengikuti dan datang untuk melihat secara langsung Karnaval kemerdekaan yang diselenggarakan oleh kepala desa Simpangan sejak pagi sudah memadati kantor desa dan mengikuti karnaval dengan berkeliling wilayah desa Simpangan.

Kepala Desa Simpangan H.Kurma Kurniawan mengatakan bahwa dengan mengadakan acara ini bisa meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat dan mengenang jasa para pahlawan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

“Ini semua demi menumbuhkan jiwa nasionalisme masyarakat dan mengobati rindu masyarakat sekalgus kita mengenang jasa pahlawan dan tadi juga kita lihat ada berbagai kreatifitas masyarakat dalam menyambut HUT RI ke-80 ini,,” Ungkap H.Kurma.

H.Kurma juga mengatakan bahwa ada team setiap RW nya yang dengan kreatif membuat tumpeng yang di lombakan total ada 19 RW yang mengikuti lomba tumpeng.

“Kita juga ada lomba tumpeng kreasi yang dihias dengan kreatifitas dari team setiap RW nya, total ada 19 tumpeng yang mengikuti lomba,” Jelasnya.

Masih kata H.Kurma dirinya merasa bangga dengan antusias masyarakat desa Simpangan terlihat dari semangat dan dihadiri juga lebih dari 1000 masyarakat yang memadati halaman kantor desa.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Camat Cikarang Utara beserta jajaran untuk memeriahkan dan memberikan penilaian dalam lomba tumpeng tersebut.

(Erv)

LSM Garda Bekasi Lakukan Pendampingan Pada  Pekerja yang Alami Kecelakaan Kerja

0

LSM Garda Bekasi Lakukan Pendampingan Pada  Pekerja yang Alami Kecelakaan Kerja

Kabupaten Bekasi – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemuda Bekasi (LSM Garda Bekasi) berikan bantuan kepada korban kecelakaan kerja di perusahaan denganmelakukan pendampingan agar hak korban bisa terpenuhi.

Diketahui korbannialah kaya yang mengalami kecelakaan kerja sehingga mengalami cacat permanen di lengan sebelah kiri yang harus kehilangan satu jari nya.

Ketua Kordinator wilayah Karang Bahagia Adl dreas Lintang Pratama mengatakan bahwa sebelumnya mendapatkan aduan dari Korwil Cikarang Pusat dan mencoba dengan cara persuasif ke perusahaan dengan melakukan bersurat untuk meminta mediasi dan perusahaan menyambut dengan baik dengan membalas surat yang diberikan oleh LSM Garda Bekasi.

Andreas juga mengatakan bahwa perusahaan pada saat mediasi awalnya merasa keberatan namun dengan mediasi yang persuasif dan juga dengan cara kekeluargaan akhirnya pihak perusahaan bisa memberikan hak atau pun tuntutan dari pekerja dan menyatakan siap untuk memenuhi tuntutan pekerja.

Mediasi dengan pihak perusahaan tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi IV yaitu Haryanto dari  Fraksi Demokrat dan H.Bobi Agus Ramdan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Andreas juga mengucapkan terima kasihnya kepada para anggota DPRD Kabupaten Bekasi Khususnya Komisi IV yang sudah tanggap dengan aduan dan lakukan pendampingan kepada Korban kecelakaan kerja tersebut.

Andreas juga mengatakan gerakan ini tidak lepas dari instruksi ketua Umum LSM Garda Bekasi Samsudin yang meminta kepada seluruh anggota LSM Garda Bekasi agar terus berbuat dan memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Ditempat yang sama Jaya selalu Korban kecelakaan kerjaebucaokan terima kasihnya atas bantuan serta pendampingan yang dilakukan oleh keluarga besar LSM Garda Bekasi yang sudah mau membantu dirinya sehingga bisa mendapatkan hak nya seperti menjadi Karyawan tetap (PKWTT) di perusahaan tersebut dan beberapa hak lainya.

(Erv)

Mahamuda Bekasi: “Negara Tak Boleh Serahkan Air Bersih ke Mekanisme Pasar”

0

Mahamuda Bekasi: “Negara Tak Boleh Serahkan Air Bersih ke Mekanisme Pasar”

Bekasi – Air bersih merupakan sebuah kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan manusia. Mengingat pentingnya kegunaan air bersih, maka perlu ditunjang dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang mumpuni dan berintegritas di sebuah daerah.

Sayangnya, masih banyak masalah yang ditemukan dalam pengelolaan SPAM. Seperti yang terjadi di Kabupaten Bekasi, yang kabarnya masih dikuasai pihak swasta. Hal ini sontak membuat geram banyak kalangan, salah satunya Mahamuda Bekasi.

Ketua Mahamuda Bekasi, Imam Saripudin, bahkan mengirimkan ultimatum keras kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi. Tuntutannya agar segera ambil alih pelanggan SPAM yang kini berada di bawah kendali swasta.

Menurutnya, masalah ini bukan sekadar urusan teknis. Baginya, ada prinsip yang dilanggar. Terlebih mendapatkan air bersih merupakan hak setiap warga negara.

“Air adalah hak dasar rakyat, bukan barang dagangan. Ketika air dikuasai swasta, orientasinya bergeser dari pelayanan publik menjadi profit semata. Ini jelas bertentangan dengan konstitusi dan semangat keadilan sosial,” ujar dia dalam keterangannya, Rabu (13/8/2025).

Imam meminta Forkopimda untuk segera berkomunikasi dengan pengelola SPAM swasta dan mengambil langkah konkret. “Kami meminta Forkopimda agar Segera Berkomunikasi dengan SPAM Swasta dan Mengambil alih Pelanggan SPAM Swasta,” tegasnya.

Pihaknya juga sudah bersurat ke Bupati, Ketua DPRD, Kapolres Metro Bekasi, Dandim 0509, Kepala Kejaksaan Negeri, hingga Ketua Pengadilan Negeri, menuntut tindakan terhadap pengelolaan air minum yang dinilai melanggar regulasi.

Imam menyebut, praktik swasta yang menjual air langsung kepada pelanggan berpotensi menyalahi sejumlah aturan, mulai dari PP Nomor 122 Tahun 2015 tentang SPAM, Perpres Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), UU Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, hingga PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

“Regulasi sudah sangat jelas, air harus dikuasai negara. Swasta boleh ikut, tapi hanya sebatas mitra dengan pengawasan ketat, bukan pemegang kendali. Kalau hari ini pelanggan dikuasai sepenuhnya oleh swasta, itu sama saja kita menyerahkan hajat hidup rakyat kepada mekanisme pasar. Ini bentuk pembangkangan, negara dalam negara,” ketusnya.

Mahamuda menilai Forkopimda punya tanggung jawab moral, politik, dan hukum untuk melindungi hak masyarakat atas air bersih. Langkah evaluasi, pembatalan kontrak, bahkan pengambilalihan layanan melalui BUMD, semua harus dipertimbangkan.

Ultimatum ini, kata Imam, bukan gertakan. Apabila sebulan ke depan tak ada langkah nyata, pihaknya siap membawa kasus ini ke jalur hukum, mulai dari laporan resmi hingga gugatan class action terkait dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

“Kami sudah adukan dan mohon ditindaklanjuti. Kalau satu bulan ini tidak ada tindak lanjut, kami akan proses hukum sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Di balik semua ini, Imam mengingatkan bahwa aturan teknis tentang investasi Water Treatment Plant (WTP) atau SPAM sebenarnya sudah diatur jelas dalam Permen PU Nomor 27 Tahun 2016 dan Permen PU Nomor 4 Tahun 2020. Masalahnya, aturan itu hanya berlaku jika pengelolaan mengikuti prosedur yang benar.