Home Blog Page 76

Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Kunjungi Pasar Bojong, Kemungkinan 2027 Pasar Bojong Dibangun

0

Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Kunjungi Pasar Bojong, Kemungkinan 2027 Pasar Bojong Dibangun

Kabupaten Bekasi – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi lakukan kunjungan ke Pasar Bojong Kedung Waringin guna meninjau lokasi pasar pasca kebakaran hebat yang menghanguskan hampir seluruh bangunan pasar, Selasa 12/8/2025.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Ani Rukmini mengatakan bahwa sudah hampir satu Minggu ini komisi II DPRD Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan lapangan dan saat ini ialah mengunjungi destinasi pasar Bojong untuk melakukan peninjauan.

Ani juga mengatakan bahwa sebenarnya yang pertama dalam kunjungan ini untuk mengetahui kondisi pasar pasca lebaran serta kedepanya proses pembangunan pasar kedepanya yang diharapkan oleh para pedagang di Pasar Bojong tersebut.

Masih kata Ani, Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi juga sempat melakukan dialog dengan pedagang pasar Bojong tersebut dan setelah dialog dirinya mengatakan bahwa dari perwakilan pedagang yang diwakilkan oleh ketua Forum Komunikasi Pedagang (FKP) Pasar Bojong mengatakan animo pedagang masih sangat tinggi dan meminta untuk melakukan pembangunan pasar Bojong.

Ani juga menjelaskan bahwa saat ini tengah konsen untuk menata pasar dan mendorong secepatnya untuk dilakukan pembangunan karena pasar Bojong sendiri sudah tertuang di RPJMD Kabupaten Bekasi dan menjadi skala prioritas, namun saat ini Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi tengah melakukan penelitian tentang hal hal yang diindikasi menjadi masalah pada standarisasi pembangunan pasar tersebut dan sudah meminta kepada Katim Dinas Perdagangan untuk melakukan beberapa langkah.

Ani juga sudah menyampaikan kepada seluruh yang hadir pada dialog bersama UPTD Pasar Bojong, Katim Dinas Perdagangan dan perwakilan dari Forum Komunikasi Pedagang Pasar Bojong, dirinya berharap pada tahun 2027 mendatang seharusnya sudah dilakukan proses pembangunan Pasar Bojong melihat potensi ekonomi yang bisa berjalan dengan baik sehingga bisa meningkatkan ekonomi para pedagang yang terkena musibah kebakaran pada beberapa waktu yang lalu.

Terkait pasca kebakaran Ani mengatakan bahwa tinggal dilakukan pembangunan untuk lokalisir para pedagang yang akan dibangun pada bulan September mendatang,  dan setelah itu kedepangay akan dilakukan pembangunan secara pararel dan tinggal menentukan pembangunan dengan menggunakan APBD ataupun pihak ketiga dengan melihat kemampuan anggaran daerah karena pemerintah harus melakukan inventarisir aset aset dengan melihat potensi ekonomi nya salah satu nya pasar Bojong.

Kalaupun nanti pembangunan Pasar Bojong mengunakan pihak ketiga Ani mengatakan tentunya pemerintah daerah harus meninjau terlebih dahulu apakah pihak ketiga tesebut memenuhi unsur yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sehingga tidak merugikan pihak pedagang, karena pembangunanpasar ini tidak boleh mangkrak dan harus memperhatikan kerapihan karena posisi pasar Bojong berada di pinggir jalan dan harus ditunjang dengan infrastruktur lainya seperti drainase dengan menggunakan U-Ditc dan unsur penunjang yang lainya seperti pengolahan lsampah dan lahan untuk kantong parkir tentunya.

Menurut Ani tentunya pembangunan pasar harus sesuai dengan daya beli kios para pedagang agar tidak adanya ketimpangan tentang harga kios, tidak terlalu mahal dan juga tidak terlalu rendah sehingga para pedagang mambu membeli kios dan bisa berjualan dengan nyaman.

Ani juga meminta kepada Forum Komunikasi Pedagang Pasar Bojong agar bisa mengikuti apa yang sudah menjadi ketetapan pemerintah terkait pembangunan pasar Bojong tersebut dan itu disambut baik oleh Ketua FKP Pasar Bojong.

Sementara ketua FKP Pasar Bojong Wawan mengatakan bahwa dengan adanya pembangunan pasar Bojong tersebut sangat berterima kasih atas perhatian dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi terhadap pasar Bojong.

Wawan mengharapkan pembangunan pasar sementara untuk para pedagang yang sudah direncanakan oleh Dinas Cipta Karya Kabupaten Bekasi yang digadang-gadang akan dibangun pada September mendatang tidak mundur dan dilakukan secepatnya sehingga para pedagang yang menjadi korban kebakaran bisa kembali beraktifitas kembali dan juga bisa tertata kembali Baim sampah dan parkir di pasar Bojong.

Dirinya juga mengatakan berharap kepada Pemerintah daerah dan juga DPRD Kabupaten Bekasi bisa mengakomodir semua sehingga proses pembangunan pasar sementara ini yang berupa auning bisa meningkatkan kembali ekonomi di pasar Bojong.

(Erv)

Kapolsek Setu Ajak Mitra Kamtibmas Bersinergi Wujudkan Lingkungan Aman

0

Kapolsek Setu Ajak Mitra Kamtibmas Bersinergi Wujudkan Lingkungan Aman

Kabupaten Bekasi – Dalam rangka mempererat sinergitas antara Polri dan potensi masyarakat, Polsek Setu menggelar kegiatan silaturahmi Kamtibmas bersama tiga unsur mitra kepolisian, yakni Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdar), Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), serta Sentra Komunikasi Mitra Polri (Senkom). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu malam (9/8/2025) pukul 20.00 WIB di Aula Mapolsek Setu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, SH, MH, didampingi Kanit Binmas IPTU Budiawan, dan Bhabinkamtibmas AIPTU Ugi Handoko. Sementara dari unsur masyarakat hadir Ketua Pokdar Sektor Setu, Bapak Nasrun beserta anggota, Ketua FKPM Bapak Mursid beserta anggota, serta Ketua Senkom Bapak Nurhuda bersama jajaran.

Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan wujud nyata kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Kami ingin terus membangun komunikasi, menyamakan persepsi, dan memperkuat kolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolsek.

Selain mempererat hubungan, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan himbauan Kamtibmas terkait pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah tindak kejahatan, menjaga toleransi, serta mengantisipasi potensi gangguan menjelang peringatan HUT RI ke-80.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Perwakilan Pokdar, FKPM, dan Senkom menyampaikan komitmennya untuk selalu berkoordinasi dan siap mendukung program Polsek Setu dalam menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing.

Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan ketentraman warga Setu. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Rutin Pemdes Karangsari Santuni Yatim Piatu Bersama PT Mitra Anugerah Perkasa RBR

0

Rutin Pemdes Karangsari Santuni Yatim Piatu Bersama PT Mitra Anugerah Perkasa RBR

Kabupaten Bekasi – Bersama PT Mitra Anugerah Perkasa RBR Pemdes Karangsari rutin santuni  yatim piatu se-Desa Karangsari, di halaman Kantor Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Jumat 8/8/2025.

Diketahui kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulannya sebanyak 100 anak yang menerima santunan dan kegiatan ini  sudah berjalan selama 2 tahun lebih.

Oman Andulrohman selaku sekretaris desa Karangsari mewakili kepala desa Karangsari Umbara dalam sambutanya sampaikan permohonan maafnya atas ketidak hadiran kepala desa Karangsari karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

Masih kata Oman, diri ya amat bersyukur dengan adanya perusahaan PT Mitra Anugerah Perkasa RBR yang berusaha di Karangsari sangat bermanfaat, karena tidak terasa sudah 2 tahun lebih sangat konsisten melakukan santunan Yatim Piatu di Desa Karangsari.

Sekretaris desa Karangsari tersebut juga menyampaikan permohonan maafnya karena dari pihak perusahaan juga tidak bisa menghadiri acara santunan Yatim piatu tersebut karena dengan kesibukan yang sama yaitu melakukan santunan Yatim piatu di tempat yang lain karena kebetulan ada 10 lokasi yang bertepatan dengan acara yang sama.

“Tadi dari pihak perusahaan Mitra Anugerah Perkasa RBR mengkonfirmasi permohonan maaf nya karena tidak bisa hadir di acara santunan yatim piatu di Desa Karangsari ini, karena memang setiap bulan nya ada 10 lokasi yang memang berbarengan melaksanakan santunan yatim seperti ini dengan jumlah yang sama yaitu 100 anak yatim,” Pungkasnya.

(Erv)

PKB DPC Kabupaten Bekasi gelar Pra Musancab di Zona 5 Kabupaten Bekasi

0

PKB DPC Kabupaten Bekasi gelar Pra Musancab di Zona 5 Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi – Partai Kebangkitan Bangsa DPC Kabupaten Bekasi gelar Pra Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Zona 5 Kabupaten Bekasi yang meliputi kecamatan Pebayuran, Karang Bahagia, Cabang Bungin, Kedung Waringin dan Sukakarya di kediaman anggota DPRD Kabupaten Bekasi H Jaya Marjaya SE.,SH.,M.Si, Kamis 07/08/2025

Dalam Musancab tersebut dihadiri ketua DPW PKB Jawa Barat  yang juga sebagai wakil ketua komisi V DPR RI Saiful Huda, Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Muhamad Rohadi, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi F- PKab serta pengurus DPC PKB Kabupaten Bekasi dan Sekretaris Jendral PCNU Kabupaten Bekasi Kiyai Syarif Bunarif.

Ketua PKB DPW Jawa Barat Saiful Huda dalam sambutanya mengatakan saat ini merupakan capaian yang sangat luar biasa untuk Kabupaten Bekasi dan ini semua hasil kerja keras seluruh kader terbaik dari Partai PKB dari tingkat DPC, PAC serta Ranting yang tersebar di seluruh Kabupaten Bekasi.

Saiful Huda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus tingkat PAC hingga Ranting yang sudah bekerja dengan baik sehingga capaian PKB di Kabupaten Bekasi sangat luar biasa dari capaian sebelumnya, dan dirinya mengucapkan permohonan maaf atas kekurangan atau pelayanan yang kurang maksimal kepada seluruh kader PKB.

Saiful Huda juga memohon dan meminta kepada seluruh pengurus PAC PKB untuk kembali menjadi pengurus PAC partai PKB di Kabupaten Bekasi karena SK kepengurusan yang sudah habis pada bulan Juni 2025 lalu.

Saiful Huda menegaskan bahwa salah satu keberhasilan PKB di Jawa Barat ialah telah menghadirkan 200 mobil ambulans yang tersebar untukemberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Bekasi F-PKB H.Jaya Marjaya SE.,SH.,M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan untuk menerima dan uji kelayakan yang nantinya  akan disusun menjadi pengurus DPAC di setiap kecamatan di wilayah Dapil 6 atau Zona 5 Kabupaten Bekasi.

Jaya juga menjelaskan bahwa kegiatan ini nantinya akan menyusun struktur kepengurusan setelah adanya uji kelayakan dari setiap yang hadir dan mendaftarkan diri menjadi pengurus PAC disetiap kecamatan dan kedepanya akan di sah kan saat Musancab kedepan, dan ini sebagian merupakan adalah pengurus PAC yang sebelumnya sudah habis masa kepengurusan pada bulan juli 2025 kemarin.

Masih kata Jaya Marjaya, untuk menjadi pengurus PAC atau Tanfidz salah satu syarat nya ialah mereka yang berusia dibawah usia 40 tahun, dan pengurus yang sebelumnya jugabbisa mendaftarkan diri dan usia yang sudah diatas 40 akan menjadi mentor atau pembina di pengurus Tanfidz tingkat PAC.

Jaya Marjaya Juga katakan bahwa target sendiri di Zona 5 atau Dapil 6 Kabupaten Bekasi target PKB DPC Kabupaten Bekasi ialah menambah jumlah kursi di DPRD Kabupaten Bekasi.

“Kita juga targetkan untuk kedepanya ialah harus menambah jumlah kursi di DPRD Kabupaten Bekasi yang saat ini satu kursi kedepanya target nya menjadi 2 kursi di dapil 6 atau Zona 5 Kabupaten Bekasi ini,” Pungkasnya.

(Erv)

Polres Metro Bekasi Gelar Groundbreaking Pembangunan SPPG Polri di Cikarang Barat

0

Polres Metro Bekasi Gelar Groundbreaking Pembangunan SPPG Polri di Cikarang Barat

Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar acara Groundbreaking Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di wilayah hukum Polsek Cikarang Barat, Rabu (06/08/2025). Pembangunan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis dan upaya mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas.

Acara berlangsung di lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Selang Jati, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakapolrestro Bekasi AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K., Kasat Samapta AKBP J. Sihombing, S.H., Kasat Intelkam Kompol Zaini Abdillah Zainuri, S.Kom., S.I.K., M.M., Kasat Bimas Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.M., Wakasat Lantas Kompol David, S.H., serta jajaran Pejabat Utama Polrestro Bekasi, para Kapolsek, Camat Cibitung Encun Sunarto S.E., M.M., Kepala Desa Wanajaya Nurdin Khalid, unsur Muspika, dan para tamu undangan lainnya.

Acara inti dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Irwasum Polri KOMJEN POL Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. bersama Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA.

Dalam sambutannya, Irwasum Polri menegaskan bahwa pembangunan SPPG ini merupakan bagian dari Program Polri Presisi, yang berfokus pada dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

“SPPG Polri adalah bentuk nyata komitmen Polri mendukung program Makan Bergizi Gratis, guna mewujudkan generasi emas Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Ia mengapresiasi langkah Polri dalam membantu pengawasan mutu dan harga beras serta mendukung visi pemerintah untuk menjadikan padi dan jagung sebagai cadangan pangan nasional.

“Tahun ini pemerintah menargetkan peningkatan 1 juta ton jagung dan menegaskan tidak akan melakukan impor beras, jagung, dan gula,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga mencakup penayangan video Kapolri terkait Program Makan Bergizi Gratis, pemaparan progres pembangunan SPPG dari beberapa Polda, serta penyerahan tali asih kepada masyarakat.

Puncak acara ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh AKBP Apri Fajar Hermanto bersama jajaran PJU Polres Metro Bekasi dan unsur Muspika.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB ini berjalan dengan aman dan kondusif. Dengan dimulainya pembangunan SPPG ini, diharapkan program pemenuhan gizi masyarakat dapat segera terwujud, sejalan dengan komitmen Polri mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Tumbuhkan Nasionalisme, Kapolsek Setu Bagikan 50 Bendera Merah Putih untuk Warga dan Pengendara

0

Tumbuhkan Nasionalisme, Kapolsek Setu Bagikan 50 Bendera Merah Putih untuk Warga dan Pengendara

Kabupaten Bekasi – Dalam rangka menjelang memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, jajaran Polsek Setu Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan pembagian bendera Merah Putih kepada warga dan pengguna jalan, Selasa (05/08/2025) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di depan Mapolsek Setu, Jalan Raya Letjen R. Soeprapto No. 03 Setu, Kabupaten Bekasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., bersama 17 personel Polsek Setu.

Sebanyak 50 bendera Merah Putih dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, namun juga memiliki makna mendalam untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut serta memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dengan memasang bendera di depan rumah atau kendaraan, kita menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menghormati perjuangan para pahlawan,” ujar AKP Usep Aramsyah.

Selain membagikan bendera, jajaran Polsek Setu juga menyampaikan pesan-pesan penting tentang persatuan, kebersamaan, dan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah selama momentum peringatan kemerdekaan.

Kapolsek menambahkan, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara Polri mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kegiatan berjalan tertib, penuh keakraban, dan mendapat sambutan positif dari warga. Para penerima bendera menyatakan apresiasinya atas perhatian Polsek Setu yang selalu hadir dalam setiap momen penting bersama masyarakat.

Dengan semangat kemerdekaan, Polsek Setu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mengibarkan bendera dengan bangga, serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

Kanit Reskrim Polsek Setu Pimpin Operasi Kejahatan Jalanan, Cegah 3C dan Tawuran

0

Kanit Reskrim Polsek Setu Pimpin Operasi Kejahatan Jalanan, Cegah 3C dan Tawuran

Bekasi – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, jajaran Polsek Setu Polres Metro Bekasi kembali menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dan Patroli Biru di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (5/8/2025) dini hari.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh IPDA Didi Supriyadi, SH, M.Si selaku Kanit Reskrim Polsek Setu yang juga bertindak sebagai perwira pengendali (Padal). Sebanyak 10 personel gabungan dari berbagai fungsi di Polsek Setu ikut dilibatkan dalam kegiatan ini, di antaranya dari unit Reskrim, Lantas, Binmas, dan Samapta.

“Operasi ini merupakan upaya pencegahan sekaligus penindakan terhadap potensi kejahatan jalanan. Kami menyasar lokasi rawan, memeriksa kendaraan, serta mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas yang dapat meresahkan masyarakat,” ujar IPDA Didi Supriyadi.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan di Jalan Raya Setu – Bantar Gebang, tepatnya di Jl. Letjen R. Suprapto, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 20 kendaraan yang melintas diperiksa, terdiri dari 18 unit sepeda motor dan 2 unit kendaraan roda empat. Pemeriksaan ini menyasar barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, narkoba, maupun hal-hal lain yang berpotensi digunakan dalam tindak pidana.

Hasil dari pemeriksaan tersebut, satu unit kendaraan roda dua (sepeda motor) diamankan karena tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan dan tidak memiliki nomor polisi. Meski demikian, petugas tidak menemukan adanya narkoba ataupun senjata tajam dari para pengguna jalan yang diperiksa.

Setelah pelaksanaan operasi, kegiatan dilanjutkan dengan Patroli Biru ke berbagai lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, termasuk titik-titik berkumpulnya remaja pada malam hari. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta potensi tawuran yang melibatkan remaja.

“Selain melakukan pemeriksaan, kami juga melakukan patroli untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah niat pelaku kejahatan dan menekan angka kriminalitas di wilayah Setu,” tambah IPDA Didi.

Polsek Setu mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor ke pihak kepolisian agar bisa segera ditindaklanjuti.

Sementar itu, Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, SH, MH., melalui perwiranya menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin, baik dalam bentuk operasi maupun patroli kewilayahan, guna menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi warga.

“Kami berharap kerja sama dari semua pihak, termasuk masyarakat, untuk melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan. Sinergi ini penting demi terciptanya wilayah hukum Polsek Setu yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Dukung Indonesia Netral Karbon 2060, Jababeka dan Tenant Kawasan Industri Tanam 100.000 Mangrove di Muara Gembong

0

Dukung Indonesia Netral Karbon 2060, Jababeka dan Tenant Kawasan Industri Tanam 100.000 Mangrove di Muara Gembong

Kabupaten Bekasi — PT Jababeka Tbk., sebagai pelopor kawasan industri modern dan berwawasan lingkungan di Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kawasan industri yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara sosial dan ekologis. Melalui program tahunan Jababeka Ecoweek 2025, yang merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan Jababeka Ecoweek sebelumnya, Jababeka kembali menggandeng berbagai pihak untuk mendorong aksi kolektif dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan Industri Jababeka.

Tahun lalu, kegiatan Jababeka Ecoweek 2024 berhasil merealisasikan penanaman 50.000 bibit pohon mangrove jenis Rhizophora secara bertahap di Pantai Bahagia, sebagai bentuk perlindungan pesisir dari abrasi, banjir rob, serta penciptaan green belt yang mendukung kualitas lingkungan dan mitigasi perubahan iklim. 

Melanjutkan lokasi yang sama dengan tahun sebelumnya, penanaman mangrove tahun ini kembali difokuskan di Pantai Bahagia, Muara Gembong, namun dengan skala kolaborasi dan target penyerapan karbon yang lebih besar. Dengan tema “Green Coasts, Stronger Future: Empowering Communities through Mangrove Conservation”, kegiatan tahun ini bertujuan memperkuat green belt pesisir sebagai pelindung alami dari abrasi, peredam angin kencang, serta benteng terhadap dampak perubahan iklim. 

Inisiatif ini juga mendukung target nasional Indonesia Carbon Neutral 2060, yaitu komitmen pemerintah untuk mencapai keseimbangan antara emisi karbon yang dilepaskan dan yang diserap oleh ekosistem pada tahun 2060 demi mengatasi krisis iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“Penanaman mangrove ini bukan sekadar seremoni tahunan, tapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami dalam membangun kawasan industri yang resilien terhadap perubahan iklim. Kami ingin membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan. Melalui kolaborasi dengan para tenant, komunitas lokal, dan pemerintah, kami berharap green belt pesisir yang kami bangun ini bisa menjadi warisan ekologis yang melindungi wilayah pesisir sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujar Vega Violetta, Direktur PT Jababeka Infrastruktur.

Sebagai bagian dari rangkaian Jababeka Ecoweek 2025, Jababeka menggandeng Preserve Foundation — sebuah komunitas peduli lingkungan yang dibentuk oleh mahasiswa aktif President University — untuk menghadirkan dua program yang melibatkan peran generasi muda dalam isu lingkungan.

Kegiatan tersebut meliputi penanaman 1.000 pohon di kawasan Jababeka Botanical Garden pada 20 Juni 2025, serta seminar bertajuk “Exploration in Environment for Better Future” pada 22 Juli 2025. Seminar ini menjadi forum kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, komunitas, dan praktisi lingkungan untuk berbagi wawasan dan mendorong aksi nyata demi keberlanjutan. Pada tahun ini, Preserve Foundation turut menghadiri Seremonial Penanaman Mangrove Jababeka Ecoweek 2025. Preserve Foundation menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini yang memiliki arti penting tidak hanya sebagai upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta habitat alami fauna domestik. 

“Preserve Foundation melihat potensi besar dari hutan mangrove sebagai penopang ekonomi kreatif berbasis pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Kami berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi strategis bersama Jababeka dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan peran aktif generasi muda sebagai agen perubahan lingkungan. Melalui sinergi yang kuat, kami optimis gerakan pelestarian ini dapat menjadi gerakan kolektif yang tumbuh secara berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar I Gusti Ngurah P. Prayata Anom atau Pray, Ketua Preserve Foundation.

Penanaman mangrove kali ini melibatkan lebih dari 15 tenant di kawasan industri Jababeka, di antaranya PT Hanes Supply Chain Indonesia, PT KAO Indonesia, PT Sika Indonesia, PT Fukoku Tokai Rubber Indonesia, PT Nippon Steel Chemical & Material Indonesia, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Dexa Medica, PT Sari Takagi Elok Produk, PT Mane Indonesia, PT Komatsu Undercarriage Indonesia, PT Piaggio Indonesia Industrial, PT Bima Adikarya Persada, PT Nippon Indosari Corpindo, serta PT United Tractors Pandu Engineering. Jenis tanaman yang ditanam adalah Rhizophora sp., yang memiliki kemampuan menyerap karbon dan logam berat, serta menjaga kualitas air dan ekosistem pesisir. Keseluruhan pohon mangrove yang tertanam, terhitung telah mampu menyerap karbon hingga 200 ton CO₂e per tahun. Jababeka sendiri menargetkan program ini mampu menyumbang penyerapan karbon hingga lebih dari 400 ton CO₂e per tahun.

Tak hanya melibatkan tenant, kegiatan ini juga menggandeng masyarakat pesisir, terutama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi. Selain penanaman, masyarakat juga diberdayakan untuk mengembangkan produk ekonomi kreatif berbasis mangrove, seperti kerajinan tangan dan pangan olahan.

“Kami merasa bangga bisa terus dilibatkan dalam kegiatan Jababeka Ecoweek. Program ini bukan hanya soal menanam mangrove, tapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih peduli lingkungan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Dengan adanya pendampingan dari Jababeka dan pemerintah, kami jadi lebih semangat mengolah hasil mangrove menjadi produk yang bernilai jual dan bisa dikenal lebih luas,” ujar Sonhaji, Ketua Pokdarwis Alipbata Pantai Bahagia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Drs. H. Iyan Priyatna M,Si. Beliau mengapresiasi penuh program yang sudah dilaksanakan oleh Jababeka dan Tenant ini sejak 2019 lalu.

“Saya sangat mengapresiasi dan bangga dengan apa yang sudah dilaksanakan oleh Jababeka bersama Tenant ini sejak 2019 konsisten menanam ribuan bahkan sekarang sudah menuju 100.000 mangrove untuk wilayah disini. Semoga kedepannya Jababeka Ecoweek bisa mendapatkan Rekor Muri.”, ujar Iyan Priyatna.

Apresiasi juga datang dari Vina Sari Nalurita, S.STP, M.Si selaku Kepala Bidang Perekonomian dan SDA, Bappeda Kabupaten Bekasi yang juga menghadiri acara kali ini mewakili Ir. H. Didik Setiadi, MM selaku Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Jababeka dan Tenant serta Cikarang Listrindo yang sudah banyak memberikan kontribusi disini, kami sangat mengapresiasi tentunya. Dan harapannya kedepan pemberdayaannya terus berlanjut.”, ujar Vina Sari Nalurita.

Program ini sekaligus mempertegas posisi Jababeka sebagai kawasan industri pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK RI) untuk tahun 2023. Capaian ini menunjukkan bahwa Jababeka telah menjalankan pengelolaan lingkungan yang sejalan dengan program pemerintah, sekaligus menjadi bukti nyata atas komitmennya dalam mendorong inovasi berkelanjutan dan melampaui standar kepatuhan lingkungan.

“Capaian PROPER Hijau ini menjadi bukti bahwa langkah-langkah keberlanjutan yang kami lakukan, termasuk program penanaman mangrove di Muara Gembong, bukan hanya selaras dengan kebijakan nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata di lapangan. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan kawasan industri yang tak hanya produktif, tetapi juga peduli terhadap keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitarnya,” tambah Vega Violetta.

Selain Jababeka Ecoweek, berbagai inisiatif sosial lainnya turut dijalankan seperti Gerakan Sehat Atasi Stunting (GETAS) dan Jababeka Scholarship Program, yang menyasar perbaikan gizi anak serta akses pendidikan untuk keluarga prasejahtera di sekitar kawasan Industri Jababeka.

Melalui rangkaian program ini, Jababeka menegaskan dirinya bukan hanya sebagai pionir kawasan industri modern, tetapi juga sebagai katalisator transformasi hijau di Indonesia. Komitmen terhadap kolaborasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan menjadi landasan utama dalam menciptakan ekosistem industri yang adaptif terhadap masa depan. 

Jababeka berharap, setiap langkah yang diambil — sekecil apapun — dapat memicu gelombang perubahan menuju Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan kompetitif secara global. Karena bagi Jababeka, industri masa depan adalah industri yang hidup berdampingan selaras dengan alam, tumbuh bersama masyarakat, dan berkontribusi nyata bagi bumi.

(Erv)

Polsek Setu Gelar Operasi Kejahatan Jalanan & Patroli Biru, Dua Sepeda Motor Diamankan

0

Polsek Setu Gelar Operasi Kejahatan Jalanan & Patroli Biru, Dua Sepeda Motor Diamankan

Bekasi – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Setu Polres Metro Bekasi melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) sekaligus Patroli Biru pada Minggu (03/08/2025) dini hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di titik-titik rawan terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polsek Setu.

Operasi dimulai dengan titik utama pelaksanaan di Jalan Raya Setu – Serang Cibarusah depan Pospol Cibening, Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Ada sebanyak 18 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 15 personel Polsek Setu, 2 personel Satpol PP, serta 1 personel Pokdar Kamtibmas. Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, SH, MH, didampingi IPDA Nursalim selaku Kapolsub Sektor Grand Wisata sekaligus perwira pengendali.

Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, SH, MH., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, terutama tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) lainnya.

“Operasi ini kami laksanakan secara rutin untuk menekan angka kriminalitas, sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan. Kami juga menyasar peredaran narkoba, membawa senjata tajam, serta memeriksa kelengkapan kendaraan,” ungkap AKP Usep Aramsyah.

Dalam operasi ini, petugas memeriksa 32 unit kendaraan roda dua dan 1 unit kendaraan roda empat. Dari hasil pemeriksaan, dua unit sepeda motor diamankan karena tidak dilengkapi surat-surat dan tidak memiliki nomor polisi.

“Selain itu, kami tidak menemukan adanya senjata tajam maupun narkoba dari pengendara yang kami periksa,” tambahnya.

Setelah pelaksanaan operasi, kegiatan dilanjutkan dengan Patroli Biru ke sejumlah titik rawan, terutama lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya remaja pada malam hari. Patroli ini bertujuan mengantisipasi terjadinya tawuran, balap liar, dan gangguan kamtibmas lainnya.

Kapolsek Setu, menegaskan bahwa operasi gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan unsur terkait, termasuk Satpol PP dan Pokdar Kamtibmas.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan nyaman, terutama pada jam-jam rawan kejahatan. Kehadiran polisi di lapangan juga menjadi bentuk nyata komitmen kami menjaga situasi kondusif di wilayah hukum Polsek Setu,” tegasnya.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan potensi kejahatan jalanan dapat diminimalisir serta menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat di Kecamatan Setu dan sekitarnya.

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan di Taruma Jaya, 4 Orang Diamankan

0

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan di Taruma Jaya, 4 Orang Diamankan

Kabupaten Bekasi – Satreskrim Polres Metro Bekasi bersama Unit Reskrim Polsek Tarumajaya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Perampokan), Empat tersangka berhasil diamankan, termasuk pelaku utama dan penadah barang hasil curian.

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 14 Juli 2025, sekitar pukul 23.30 WIB, di Kampung Bojong Jaya, RT 02 RW 04, Desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya. Korban, Fuji Lestari, menjadi sasaran aksi kejahatan yang dilakukan oleh dua pelaku dengan modus penyekapan dan ancaman senjata tajam.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustopa menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa korban, dan mengatakan bahwa para pelaku masuk ke rumah korban melalui jendela kamar belakang rumah korban.

“Pelaku, berinisial NM (50 tahun) dan SH (47 tahun), masuk melalui jendela belakang rumah korban. Mereka mengancam korban dengan pisau sambil berkata, “Diam, jangan teriak! Kalau teriak, saya gorok leher kamu!,” Terang Kapolres.

Masihbkata Kapolres,” Setelah menutup mulut dan mata korban dengan lakban, kedua pelaku mengambil 2 unit motor (Honda Vario 125 dan Yamaha NMAX) serta sebuah handphone Infinix, lalu melarikan diri,” Jelasnya.

Tak hanya pelaku, polisi juga mengamankan MN (44 tahun) dan S (38 tahun) yang berperan sebagai penadah barang hasil curian pelaku.

Mustopa juga mengatakan bahwa sebelum melancarkan aksinya para pelaku utama melakukan survey terlebih dahulu ke rumah korban dengan berpura-pura main.

“MN disebut telah mensurvei rumah korban pada Sabtu, 12 Juli 2025, sebelum akhirnya merencanakan pencurian bersama NM dan SH,” Ungkapnya.

Lanjut Mustopa,”Pada 15 Juli 2025 NM dan SH menjual motor hasil curian ke MN. Honda Vario ditukar tambah dengan uang Rp500.000, sedangkan Yamaha NMAX dijual ke orang tak dikenal seharga Rp3 juta. MN juga menjual handphone curian seharga Rp1 juta,”Tambahnya.

Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, antara lain: 1 unit motor Honda Vario 125, 1 dus handphone Infinix, 1 lembar STNK motor Honda Vario ,1 lembar STNK motor Yamaha NMAX ,1 pasang sepatu Ardiles, 1 pasang sandal Swallow, Lakban bening ,1 bilah pisau ,1 kerudung hitam.

NM ternyata bukan kali pertama beraksi. Ia pernah terlibat kasus serupa di Pondok Kopi, Jakarta Timur (2011) dan Cirebon, Jawa Barat (2019).

Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP (pencurian dengan kekerasan), ancaman hukuman 12 tahun penjara dan Pasal 480 KUHP (penadahan barang hasil kejahatan)

Kapolres Metro bekasi kombes pol Mustofa mengapresiasi kinerja jajaran Reskrim Polres dan Polsek yang berhasil mengamankan pelaku. 

“Ini bukti keseriusan kami menindak tegas kejahatan. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami terus bekerja untuk keamanan warga,” Ujarnya di Mapolres Metro Bekasi (31/07/2025).

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga untuk selalu waspada terhadap tindak kriminalitas, terutama modus pencurian dengan kekerasan yang kerap terjadi di wilayah Bekasi. 

Selain perampokan yang terjadi wilayah Hukum Polsek Tarumajaya, Satreskrim Polres Metro Bekasi juga berhasil mengungkap kasus curanmor yang kerap terjadi di Kabupaten Bekasi dengan mengamankan 4 orang pelaku dan 5 unit kendaraan sepeda motor hasil ungkap daru Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Bekasi.

(Erv)