Home Blog Page 77

Warga Lakukan Aksi Pemblokiran Jalan Akses Ke Cluster Khalas Estate, Pihak Pengembang : Kami Sudah Memilki Ijin yang Sah

0

Warga Lakukan Aksi Pemblokiran Jalan Akses Ke Cluster Khalas Estate, Pihak Pengembang : Kami Sudah Memilki Ijin yang Sah

Kabupaten Bekasi – Warga Kampung PilarTimur lakukan aksi penutupan jalan utama di salah satu Perumahan Khalas Cluster Estate yang berada di Jl. H. Nalim RT 001 RW 002 Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara, aksi tersebut dilakukan oleh salah seorang warga yang menuntut dan menyatakan bahwa jalan tersebut adalah hak warisnya, Kamis 31/07/2025.

Peristiwa ini terjadi dimana akses jalan utama yang merupakan akses ke pemurumahan tersebut di blokir oleh warga yang mengklaim memiliki hak atas tanah tersebut dan sempat  menimbulkan kegaduhan.

Pihak pengembang dari perumahan Khalas Cluster Estate sangat menyayangkan tindakan sepihak tersebut, Menurut mereka, jalan yang ditutup merupakan fasilitas umum yang sudah diserahkan kepada warga dan perumahan Khalas Cluster Estate, sehingga seharusnya bebas diakses oleh warga perumahan.

“Penutupan ini jelas merugikan banyak pihak, terutama penghuni, Kami selaku pengembang tentunya telah memiliki dokumen yang sah atas jalan tersebut, dan sedang menempuh jalur hukum untuk menyelesaikannya,” tegas Irfan Sopyan saat ditemui awak media pada Kamis Malam (31/7).

Beberapa warga penghuni cluster pun menyatakan ketidaknyamanan akibat penutupan ini. Mereka berharap masalah segera diselesaikan agar aktivitas harian tidak terganggu.

Kepala Desa Karangasih Samsu Dawam mengatakan bahwa sangat menyayangkan atas terjadinya aksi penutupan jalan tersebut karena menurutnya jalan itu juga merupakan akses warga bukan hanya akses jalan ke perumahan tersebut.

“Terkait ada insinden antara warga yang melakukan penutupan jalan tersebut seharus warga tidak melakukan itu. karna itu akses jalan warga juga”, ujar Kepala Desa Karang Asih Samsu Dawam

Pria yang biasa disapa Lurah Cacu tersebut juga menjelaskan bahwa dari kedua belah pihak  telah melakukan mediasi dan  sudah dinyatakan sepakat atau selesai, dan juga kedepanya akan ada pertemuan lanjutan yang akan digelar pekan ini dengan melibatkan pihak berwenang untuk mencari solusi terbaik.

“Tadi sudah ada pertemuan atau mediasi antara kedua belah pihak dan sudah dinyatakan selesai untuk yang sat ini, namun kedepannay juga akan ada pertemuan lanjutan dengan melibatkan pihak yang berwenang atau berwajib dalam mediasi lanjutan untuk mencari solusi terbaik,” Terangnya.

Setelah adanya kesepakatan penutupan atau pemblokiran akse jalan utama menuju Perumahan Khalas Cluster Estate sudah dibuka kembali dan pihak warga serta pihak perumahan kembali bisa meneggunakan jalan tersebut.

(Erv)

Membludak, Puluhan Ribu Orang Kunjungi Jababeka di Event Sakura Matsuri 2025 

0

Membludak, Puluhan Ribu Orang Kunjungi Jababeka di Event Sakura Matsuri 2025 

KABUPATEN BEKASI – Kota Jababeka Cikarang kembali menjadi panggung budaya internasional dengan digelarnya Festival Sakura Matsuri ke-12 tahun, sebuah perayaan tahunan bernuansa Jepang yang sudah dinantikan banyak pihak. Festival ini hadir melalui kolaborasi erat antara Jababeka dan Komunitas Alumni Jepang di Indonesia (KAJI), serta berlangsung meriah di pusat gaya hidup Hollywood Junction pada 26-27 July 2025 lalu. 

Sebagai kawasan yang dikenal sebagai rumah bagi ribuan ekspatriat dari berbagai negara, termasuk komunitas warga Jepang, Jababeka bukan sekadar kawasan industri. Kota ini telah berkembang menjadi kota mandiri berskala global yang berhasil mengintegrasikan bisnis, pendidikan, hunian, dan gaya hidup internasional.

Disamping kehadiran tenant dan investor asal Jepang di sektor industri, Kolaborasi strategis antara Jepang dan Indonesia begitu nyata di kota ini. Di sektor properti misalnya, hadirnya Kawana Golf Residence hasil sinergi dengan Creed Group Jepang menawarkan apartemen premium berkonsep resor dengan akses langsung ke lapangan golf. Selain itu, proyek Ibuki dan Wimbledon, yang dikembangkan bersama Mitsui Fudosan Asia, menghadirkan perumahan dan ruko komersial bernuansa Jepang yang menjadi daya tarik bagi para profesional, pebisnis, dan keluarga baru.

“Sebagai kota mandiri dengan jangkauan global yang dihuni bukan hanya oleh warga negara Indonesia, tetapi juga ekspatriat dari berbagai negara, tentunya acara kebudayaan seperti Sakura Matsuri menjadi momentum yang sangat ditunggu-tunggu. Festival ini tidak hanya memperkuat koneksi budaya antar negara, tetapi juga menjadi pintu bagi kolaborasi lintas sektor yang lebih luas,” ujar Ivonne Anggraini, President Director PT Graha Buana Cikarang.

Lebih dari seratus perusahaan besar asal Jepang, termasuk Yamaha, Nissin, KAO dan banyak lainnya, telah memilih Jababeka sebagai basis operasi mereka. Ini menjadikan Kota Jababeka Cikarang sebagai salah satu pusat komunitas bisnis dan sosial Jepang terbesar di Indonesia. Sakura Matsuri bukan sekadar festival budaya, melainkan simbol dari hubungan erat Indonesia–Jepang yang terus tumbuh di Kota Jababeka Cikarang. 

Sakura Matsuri 2025  dibuka oleh Didik Purbadi, Direktur Utama Jababeka Infrastruktur,   MASAKI Yasushi, Ambassador, Embassy of Japan in Indonesia, Hafiz Agung Rifai – Asisten Deputi Event Internasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, OSAKA Koji, Deputy Director, The Japan Foundation, Jakarta, Mr.  TSUKADA Manabu, Vice President of JETRO Jakarta Office, Mrs. TAKEDA Sachiko, Chief Representative, JICA Indonesia Office, Mrs. SAITO Kazuko, Chief Representative, AOTS Jakarta, Mrs. KOBAYASHI Itsuyo, Chairman, Cikarang Japan Club, Mr.  HAYASHI Norihiro, Chairman, Jinsen Shidoukai Foundation, Japan,  Fuad A. Kadir – Chairman KAJI. 

“kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada panitia Sakura Matsuri. Di usia ke-12, acara ini menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Jepang,Semoga Sakura Matsuri terus menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan dua negara melalui seni, kuliner, pertunjukan, dan budaya. Kami juga berharap festival ini dapat  terus berkembang dan menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.” ungkap Hafiz Agung Rifai – Asisten Deputi Event Internasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

“Setiap tahunnya Sakura Matsuri di Jababeka mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat lokal maupun mancanegara, acara ini mengkolaborasikan budaya Indonesia dan Jepang. Kami berharap dengan adanya acara ini dapat terus meningkatkan kolaborasi Indonesia Jepang khususnya di Jababeka” Fuad A. Kadir – Chairman  KAJI. 

Dimeriahkan oleh J-Rocks, Ghea Indrawari X Kevin Aprilio, serta bintang tamu lainnya acara ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa, Puluhan ribu  orang mengunjungi acara ini.  Selain itu, terdapat Japan and Indonesia Bazaar, food & beverage, hingga culture corner agar pengunjung dapat mengetahui lebih dalam mengenal kebudayaan Jepang. Ada pula musik dan idol performance, cosplay dan coswalk competition, Miss Sakura contest dan kegiatan seru lainnya.

Menariknya di tahun ini banyak pengunjung yang menghadiri acara ini dengan moda transportasi publik, hal ini menunjukan bahwa Kota Jababeka Cikarang memiliki akses yang mudah dan mampu menunjang mobilitas para penghuni. Ada banyak pilihan transportasi publik menuju ke sakura matsuri di Kota Jababeka Cikarang seperti Primajasa, AO Shuttle, hingga swatantra s01. Tahun ini juga para pengunjung dimanjakan dengan voucher grab dari dan menuju festival sakura matsuri 2025 dengan drop dan pick up point Hollywood Junction Jababeka. 

Selain Festival Sakura Matsuri, di Kota Jababeka Cikarang setiap minggunya rutin digelar acara dengan tema berbeda-beda. Adanya acara menarik inipun diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan para penghuni dan komunitas yang berada di Kota ini. Terlebih kota ini didukung dengan beragam fasilitas yang menyenangkan mulai dari lapangan golf, pusat perbelanjaan, cinema, hingga kuliner dari berbagai negara. 

“Dengan berbagai kegiatan menarik, fasilitas yang lengkap, Jaringan Internasional, hingga akses yang mudah membuat para penghuni di Kota Jababeka Cikarang dapat bermain, belajar, bekerja, hingga bertempat tinggal dalam satu wilayah, selain itu kota ini bisa menjadi pilihan tepat untuk mengembangkan bisnis dan berinvestasi,” tutup Ivonne.

Guna Perkokoh Pangan di Wilayahnya, Pemdes Pasirgombong gelar Musdesus Ketahanan Pangan

0

Guna Perkokoh Pangan di Wilayahnya, Pemdes Pasirgombong gelar Musdesus Ketahanan Pangan

Kabupaten Bekasi – Dalam upaya memperkokoh ketahanan pangan di wilayahnya dan mengikuti program Presiden, Pemdes Pasirgombong bersama BPD Pasirgombong laksanakan musyawarah desa khusus (Musdesus) tahun anggaran 2025 yang berlandaskan Kepmendesa PDT No. 3 Tahun 2025, Selasa 29/7/2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Camat Cikarang Utara Enop Can, Aparatur Pemerintah Desa, BPD, LPM, RT, Kader Posyandu, serta unsur masyarakat lainnya.

Musyawarah ini pun menjadi ajang kolaborasi strategis guna merumuskan kebijakan serta program kerja yang terfokus pada pengembangan dan peningkatan keberlanjutan pangan di desa.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Pemerintah Desa Pasirgombong akan bekerja sama dengan BUMDes Pasirgombong dalam Kerjasama strategis ini bertujuan menjadikan BUMDes sebagai pelaksana utama program ketahanan pangan.

Sebagai komitmen nyata, BUMDes akan menerima penyertaan modal dari pemerintahan desa Pasirgombong, Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program dengan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kedekatan dan kemampuan operasional di tingkat lokal.

Musyawarah juga menghasilkan penetapan fokus program ketahanan pangan yang meliputi sektor peternakan ayam petelur yang nantinya akan di kelola secara obyektif atau khusus oleh BUMDes Pasirgombong.

Kesepakatan kolaboratif ini diyakini akan meningkatkan kapasitas produksi pangan lokal dan kualitas produk yang dihasilkan. Dengan sinergi antara Pemerintah Desa, BUMDes, serta elemen masyarakat yang berperan aktif, diharapkan tercipta sistem pangan yang lebih mandiri, berdaya saing, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Diskusi dalam musyawarah ini juga menekankan pentingnya penerapan langkah-langkah inovatif serta penguatan koordinasi lintas sektor untuk memberikan respon yang lebih cepat terhadap potensi kendala pangan di masa mendatang.

Hasil musyawarah ini tidak hanya mencerminkan keberpihakan dan komitmen bersama dalam menghadapi persoalan ketahanan pangan, tetapi juga menyiratkan kekuatan kearifan lokal dalam mengelola sumber daya desa secara optimal.

Langkah konkret berbasis kepemimpinan dan partisipasi aktif seluruh unsur masyarakat diharapkan dapat menjadi model terbaik yang dapat diterapkan oleh desa-desa lain dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pangan nasional.

Dengan fondasi hukum yang jelas dan dukungan sinergis dari setiap pihak, Desa Pasirgombong menatap masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.

Semangat gotong royong dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya lokal menjadi harapan bagi perwujudan ketahanan pangan yang tidak hanya mengutamakan kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberagaman pangan.

Selain ketahanan pangan juga dalam Musdesus desa Pasirgombong juga memperdeskan tentang pengelolaan aset desa dan pengelolaan pemakaman umum yang ada di desa Pasirgombong yang nantinya akan dikelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Pasirgombong.

(Erv)

Sinergi TNI – Polri dan Pokdar, Polsek Setu Perkuat Keamanan Perbatasan Bekasi – Bogor

0

Sinergi TNI – Polri dan Pokdar, Polsek Setu Perkuat Keamanan Perbatasan Bekasi – Bogor

Kabupaten Bekasi – Dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Setu, jajaran Polsek Setu Polres Metro Bekasi menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) yang berlangsung pada Minggu dini hari (27/7/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, SH, MH didampingi IPDA Nursalim (Ka BKPM GPM/Padal), dengan melibatkan 14 personel gabungan terdiri dari anggota Polsek Setu, TNI, dan Pokdar Kamtibmas.

Operasi dilaksanakan di jalur strategis perbatasan Kabupaten Bekasi–Kabupaten Bogor, tepatnya di Jl. Letjen MT Haryono, Desa Taman Sari, Kecamatan Setu. Lokasi tersebut dipilih karena rawan menjadi jalur keluar-masuk pelaku kejahatan jalanan.

Sasaran utama operasi meliputi kepemilikan senjata tajam, narkoba, orang yang dicurigai akan melakukan tindak pidana, serta kendaraan tanpa dokumen lengkap. Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 20 unit kendaraan roda dua.

Dari Hasil operasi petugas mengamankan Kendaraan 2 unit sepeda motor tanpa surat-surat dan tanpa pelat nomor.

Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, SH., MH., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian yang bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Setu.

“Operasi ini kita lakukan secara rutin dan terukur, terutama di wilayah perbatasan yang rawan. Sasaran kami jelas : senjata tajam, narkoba, dan kendaraan tanpa dokumen yang berpotensi digunakan untuk tindak kejahatan. Semua pemeriksaan dilakukan dengan cara yang humanis namun tetap tegas,” ujar Kapolsek.

Usai melaksanakan operasi, kegiatan dilanjutkan dengan Patroli Biru kewilayahan di titik-titik rawan, termasuk lokasi berkumpulnya remaja, antisipasi 3C (curat, curas, curanmor), tawuran, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Dengan adanya operasi dan patroli ini, Polsek Setu berharap dapat meningkatkan rasa aman masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Setu-Bogor yang kerap menjadi jalur pelintas pelaku kejahatan.

Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Tawuran Remaja, 6 Pelaku Diamankan, Semua di Bawah Umur

0

Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Tawuran Remaja, 6 Pelaku Diamankan, Semua di Bawah Umur

Kabupaten Bekasi – Gue Jabar || Kepolisian Resor Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus tawuran remaja yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Dalam konferensi pers di Mapolsek Kedungwaringin, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustopa S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek AKP Aliyani dan Kasi Humas AKP Akhmadi, mengumumkan bahwa pihaknya telah mengamankan 6 orang pelaku tawuran dan menetapkan 1 orang lainnya dalam daftar pencarian orang (DPO).

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, di Jalan Raya Rengasbandung, RT 002/RW 003, Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Mirisnya, seluruh pelaku dan dua korban yang mengalami luka-luka adalah anak di bawah umur.

“Kami sangat prihatin. Baik korban maupun pelaku, semuanya masih anak-anak. Ini menjadi tamparan keras bagi kita semua sebagai orang tua, pendidik, dan masyarakat,” ujar Kombes Mustopa.

Tawuran Direncanakan, Senjata Tajam Disembunyikan di Luar Rumah, Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa para pelaku merencanakan tawuran secara sistematis dengan menyepakati lokasi yang minim patroli polisi dan menyembunyikan senjata tajam di titik tertentu di luar rumah agar tidak dicurigai orang tua.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:

1 bilah senjata tajam jenis corbek

1 bilah cerulit

2 unit sepeda motor Honda Beat

2 potong celana panjang warna biru

1 sweater biru

Peran Pelaku:

BM – Membawa sajam (corbek)

AL – Membawa sajam (cerulit)

MI, FAK, CLA – Berperan sebagai joki

Egi – Masih buron (DPO)

Para tersangka dijerat Pasal 80 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 170 ayat (2) Jo Pasal 351 ayat (2) KUHP.

Reaksi Orang Tua: Kaget, Anak Dikenal Baik di Rumah

Keluarga para pelaku mengaku tidak menyangka anak-anak mereka terlibat tawuran. Selama ini mereka dikenal sebagai anak baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda perilaku menyimpang.

“Orang tua mereka mengaku tidak tahu-menahu. Para pelaku menyimpan senjata tajam di tempat khusus di luar rumah. Ini menunjukkan adanya perencanaan yang terorganisir,” ungkap Kapolsek Aliyani.

Dua Remaja Luka, Kapolres Serukan Pengawasan Ketat

Akibat kejadian tersebut, dua korban mengalami luka sabetan senjata tajam dan masih menjalani perawatan medis. Kapolres menegaskan pentingnya pengawasan dari orang tua agar anak-anak tidak berada di luar rumah hingga larut malam.

“Jam 10 malam, anak-anak seharusnya sudah di rumah. Ini soal keselamatan mereka,” tegas Kombes Mustopa.

Sekolah Diminta Aktif, Alumni Jangan Wariskan Budaya Tawuran Sebagian besar pelaku tercatat sebagai siswa aktif di sejumlah SMP di wilayah Kabupaten Bekasi. Karena itu, pihak kepolisian mendorong sekolah dan alumni untuk menjaga lingkungan pendidikan dari pengaruh buruk budaya tawuran.

“Kami minta para alumni tidak mewariskan kebiasaan buruk seperti tawuran kepada adik kelasnya. Wariskan semangat prestasi, bukan kekerasan,” tambah Kapolres.Dalam Pres liris tersebut hadir juga Bpk M. Riza, K3S sebagai K3S SMP Kabupaten Bekasi dan memberikan himbauan, Menanggapi kasus ini,  mengaku prihatin dan menyatakan bahwa pihak sekolah akan mengambil langkah-langkah konkret dan tetap mengacu pada UU Perlindungan Anak no 35 Tahun 2014

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Seluruh kepala sekolah akan kami kumpulkan untuk merumuskan program pencegahan secara terpadu, termasuk penguatan pendidikan karakter, patroli pendidikan, dan pendekatan personal kepada siswa yang berpotensi terlibat, kasus tauran Dan sangat menghimbau peran Orang tua.

“Kami juga akan meningkatkan komunikasi dengan orang tua murid agar pengawasan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah. Ini bukan tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Peringatan Serius: Cegah Anak Jadi Korban atau Pelaku

Kasus ini menjadi peringatan bahwa pengawasan terhadap anak remaja tidak bisa lagi bersifat permisif. Tawuran bukan lagi sekadar kenakalan remaja, tetapi telah menjurus pada kriminalitas serius yang dapat merenggut nyawa.

Peran keluarga, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam membentuk generasi muda yang bebas dari kekerasan. (Elon)

Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Tenaga Kerja, Kapolres : Korban nya Puluhan

0

Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Tenaga Kerja, Kapolres : Korban nya Puluhan

Kabupaten Bekasi – Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara berhasil menangkap pelaku penipuan tenaga kerja berinisial B, A dan F, yang merupakan pemilik dan staff dari lembaga penyalur tenagap kerja, dan para pelaku diamankan tanpa ada perlawanan saat ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustopa dalam konferensi Pers di Mapolres Metro Bekasi mengatakan bahwa B menjalankan lembaga penyaluran kerja ini sudah berjalan kurang lebih selama 2 tahun dan selalu berpindah tempat, Senin 21/07/2025.

“Yayasan ini sudah berjalan selama 2 tahun dan beberapa kali berpindah tempat dan sudah banyak yang menjadi korban, untuk saat ini yang sudah terkonfirmasi ada sebanyak 29 orang korban nya,” Jelas Kapolres

Kasus ini bisa terungkap usai korbannya melakukan laporan di Polsek Cikarang Utara dan mengatakan bahwa dirinya menjadi korban penipuan tenaga kerja.

“Kita bisa berhasil ungkap kasus ini berkat korban atau pencari kerja melakukan pelaporan menjadi korban penipuan tenaga kerja, dan anggota Reskrim langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku,” Terangnya.

Lanjut Kapolres, “Pelaku dalam menjalankan aksinya meminta sejumlah uang kepada para pencari kerja dan menjanjikan kepada korban pasti bisa masuk kerja dan menentukan waktu kapan korban bekerja namun hingga batas waktunya korban tidak juga mendapatkan pekerjaan,” Ungkap Mustopa.

Masih kata Kapolres, “Untuk saat ini ada sebanyak 29 orang korban dan mengaku telah dirugikan dengan nilai kerugian bervariasi antara Rp5 juta hingga Rp8 juta per orang dan para korban mendatangi Polsek Cikarang Utara untuk memberikan bukti-bukti,” Katanya.

“Kami sedang berupaya dengan maksimal untuk menangkap pihak-pihak yang terlibat. Mohon doanya agar segera membuahkan hasil, dan tidak menutup kemungkinan korban nya akan bertambah karena yayasan ini sudah berjalan kurang lebih selama 2 tahun,” ujarnya.

Kapolres pun mengimbau masyarakat, khususnya para pencari kerja, agar lebih berhati-hati dalam memilih lembaga penyalur kerja. Pastikan lembaga tersebut memiliki kredibilitas dan legalitas yang jelas sebelum memutuskan untuk bekerja sama dengan mengkonfirmasi dinas ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi.

“Jangan mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan yang meminta pembayaran sejumlah uang. Pastikan lembaga tersebut memiliki bikin resmi dan kualifikasi yang memadai dan lakukan konfirmasi ke dinas terkait,” pungkasnya 

(Erv)

Gelar OKJ Polsek Cikarang Utara Tegaskan Bukti Nyata Hadirnya Polri Untuk Masyarakat

0

Gelar OKJ Polsek Cikarang Utara Tegaskan Bukti Nyata Hadirnya Polri Untuk Masyarakat

Bekasi — Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Setu Polres Metro Bekasi menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) pada akhir pekan, Sabtu malam 19/07/2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Mapolsek Cikarang Utara, dipimpin langsung oleh Wakapolsek Wakapolsek AKP Hotma Napitupulu, bersama Padal (Perwira Pengendali) serta personel gabungan antara lain Polri, TNI dan Pokdar Kamtibmas.

Wakapolsek Cikarang Utaa, AKP Hotma Napitupulu mengungkapkan Kegiatan operasi ini difokuskan pada pencegahan dan penindakan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, seperti tindak pidana Curas (pencurian dengan kekerasan), Curat (pencurian dengan pemberatan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), yang dikenal sebagai kejahatan jalanan 3C. Selain itu, petugas juga menyasar pelaku premanisme, kepemilikan senjata tajam (sajam), serta penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Jadi untuk Sasaran pemeriksaan meliputi orang yang dicurigai berpotensi melakukan kejahatan, kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi, serta barang-barang berbahaya yang dibawa oleh pengguna jalan, terutama pada jam-jam rawan kriminalitas.” Ungkap Wakapolsek.

Dengan pendekatan “cegah sebelum terjadi”, seluruh personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara maupun kendaraan yang melintas di lokasi operasi. 

“Saat dilakukan Pemeriksaanpun secara selektif dan humanis, namun tetap mengedepankan sikap tegas terhadap temuan pelanggaran hukum.” Jelasnya.

Kendaraan yang diperiksa terdiri dari beberapa unit kendaraan roda dua (sepeda motor), Dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan dua unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan dokumen kepemilikan resmi dan tanpa plat nomor. Kendaraan tersebut diamankan ke Polsek Setu untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, dalam hasil operasi tersebut, tidak ditemukan adanya kepemilikan senjata tajam maupun barang bukti narkotika. Meski begitu, petugas tetap memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengendara agar lebih waspada dan tidak membawa barang terlarang yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

Wakapolsek Cikarang Utara juga menegaskan bahwa kegiatan OKJ ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri dalam menjaga dan meningkatkan rasa aman masyarakat, khususnya di wilayah rawan kejahatan.

“Kami akan terus melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan secara rutin, terutama di lokasi-lokasi strategis yang rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan sebagai titik lintasan ataupun pelarian,” tandas Wakapolsek.

Operasi Kejahatan Jalanan yang digelar Polsek Cikarang Utara ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana upaya pencegahan kejahatan dilakukan melalui patroli dan pemeriksaan aktif di lapangan. 

(Erv)

Gelar OKJ Polsek Setu : Bukti Nyata Hadirnya Polri di Wilayah Perbatasan Rawan Kejahatan

0

Gelar OKJ Polsek Setu : Bukti Nyata Hadirnya Polri di Wilayah Perbatasan Rawan Kejahatan

Bekasi — Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Setu Polres Metro Bekasi menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) pada Minggu dini hari (20/7/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Raya MT. Haryono, Desa Tamanrahayu, Kecamatan Setu, tepatnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Dalam Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., bersama Padal (Perwira Pengendali) Kanit Reskrim Polsek Setu, IPDA Didi Supriadi, S.H., M.Si., serta melibatkan total 23 personel gabungan, terdiri dari 16 anggota Polsek Setu, 1 anggota Koramil Setu, 1 petugas Satpol PP, dan 5 personel dari unsur masyarakat Pokdar Kamtibmas.

Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., mengungkapkan Kegiatan operasi ini difokuskan pada pencegahan dan penindakan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, seperti tindak pidana Curas (pencurian dengan kekerasan), Curat (pencurian dengan pemberatan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), yang dikenal sebagai kejahatan jalanan 3C. Selain itu, petugas juga menyasar pelaku premanisme, kepemilikan senjata tajam (sajam), serta penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Jadi untuk Sasaran pemeriksaan meliputi orang yang dicurigai berpotensi melakukan kejahatan, kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi, serta barang-barang berbahaya yang dibawa oleh pengguna jalan, terutama pada jam-jam rawan kriminalitas.” Ungkap Kapolsek.

Dengan pendekatan “cegah sebelum terjadi”, seluruh personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara maupun kendaraan yang melintas di lokasi operasi.

“Saat di lakukan Pemeriksaanpun secara selektif dan humanis, namun tetap mengedepankan sikap tegas terhadap temuan pelanggaran hukum.” Jelasnya.

Kendaraan yang diperiksa terdiri dari 34 unit kendaraan roda dua (sepeda motor). Dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan empat unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan dokumen kepemilikan resmi dan tanpa plat nomor. Kendaraan tersebut diamankan ke Polsek Setu untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, dalam hasil operasi tersebut, tidak ditemukan adanya kepemilikan senjata tajam maupun barang bukti narkotika. Meski begitu, petugas tetap memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengendara agar lebih waspada dan tidak membawa barang terlarang yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

Kapolsek Setu juga menegaskan bahwa kegiatan OKJ ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri dalam menjaga dan meningkatkan rasa aman masyarakat, khususnya di wilayah rawan kejahatan seperti daerah perbatasan antar kabupaten.

“Kami akan terus melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan secara rutin, terutama di lokasi-lokasi strategis yang rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan sebagai titik lintasan ataupun pelarian. Ini bagian dari upaya preventif yang juga melibatkan unsur TNI dan masyarakat,” tandas Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menekankan bahwa keterlibatan TNI, Satpol PP, dan Pokdar Kamtibmas merupakan bentuk kolaborasi nyata antarinstansi dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Operasi Kejahatan Jalanan yang digelar Polsek Setu ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana upaya pencegahan kejahatan dilakukan melalui patroli dan pemeriksaan aktif di lapangan.

“Dengan sinergitas antarinstansi dan pendekatan profesional, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana kondusif sekaligus memberikan pesan kuat bahwa aparat keamanan hadir dan siaga untuk menjaga masyarakat dari berbagai ancaman kriminalitas,”pungkasnya.

Kepala Desa Pasirsari Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW Sambut HUT RI ke-80

0

Kepala Desa Pasirsari Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW Sambut HUT RI ke-80

Bekasi – Kepala Desa Pasirsari, H. Suparta, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar RW se-Desa Pasirsari dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan pembukaan digelar meriah di Lapangan Pandan FC, Sabtu (19/07/2025).

Kepala Desa Pasirsari membuka turnamen dengan melakukan tendangan pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan resmi. Dalam sambutannya, H. Suparta mengajak seluruh warga untuk menjadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dan menjaga semangat sportivitas.

“Turnamen ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bentuk nyata kebersamaan warga Pasirsari. Mari kita jadikan ini momentum memperkuat persatuan antar RW dan memupuk semangat kebangsaan di momen HUT RI ke-80,” ujar H. Suparta.

Pertandingan perdana mempertemukan tim Aparatur Desa (Apdes) melawan tim RW 006. Laga berlangsung seru dan berakhir dengan kemenangan RW 006 dengan score ( 5 — 1 ), sementara pada pertandingan kedua antara Tim RW 004 melawan Tim Tamsos (Taman Sentosa) berakhir Imbang dengan score ( 1 — 1 ).

Ketua BPD Pasirsari yang juga Ketua Penyelenggara turnamen, Uwan Sudiryat, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebutkan turnamen ini adalah hasil dari sinergi antara berbagai lembaga desa.

“Kami berterima kasih atas dukungan Karang Taruna, para pemuda, dan seluruh perangkat desa. Tanpa kolaborasi ini, turnamen tidak akan berjalan semeriah ini. Semoga kegiatan ini membawa manfaat positif bagi seluruh warga,” jelas Uwan.

Acara pembukaan juga turut dihadiri oleh Bimaspol, tokoh pemuda, dan seluruh perangkat Desa Pasirsari yang ikut menyemarakkan suasana dengan penuh antusiasme.

(Erv)

Mendikdasmen Beri Kuliah Umum di President University, Pemanfaatan AI pada Pendidikan Dasar Jadi Sorotan

0

Mendikdasmen Beri Kuliah Umum di President University, Pemanfaatan AI pada Pendidikan Dasar Jadi Sorotan

Kabupaten Bekasi – MENUJU Indonesia Emas 2045, berbagai transformasi tengah dilakukan di bidang pendidikan, termasuk pengintegrasian teknologi artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan ke dalam sistem pembelajaran. Merespons hal tersebut, President University menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “The Future of Learning: How AI and Digital Literacy are Reshaping Basic Education” pada Selasa (15/7) di Fablab di lantai 1 President University Convention Center (PUCC), Kota Jababeka – Cikarang.

Adapun kuliah umum ini menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti M.Ed sebagai pembicara utama. Acara dibuka oleh pendiri President University Setyono Djuandi (SD) Darmono, yang dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap arah kebijakan pendidikan nasional.

“Hal-hal yang akan dibahas hari ini dapat memberikan inspirasi untuk membangun sistem edukasi yang lebih baik di Indonesia, bahkan mungkin juga di Asia Tenggara.

Dengan berbagai masalah yang kita hadapi saat ini, kami berharap dunia pendidikan dapat menjadi solusi untuk mengatasi dan mengurangi angka pengangguran. Harapannya, mahasiswa kami tidak hanya menjadi karyawan, tetapi juga mampu memberdayakan diri mereka sendiri.

Kami ingin memberikan pendidikan yang terbaik, agar para mahasiswa mampu mengelola berbagai aset yang kita miliki supaya Indonesia Emas yang kita tunggu-tunggu dapat terwujud,” ucap SD Darmono di depan ratusan mahasiswa President University.

Acara dilanjutkan dengan kuliah umum dari Prof. Abdul Mu’ti M.Ed, yang menjelaskan bahwa perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menghadirkan transformasi besar di berbagai sektor kehidupan, termasuk dunia kerja dan pendidikan. Kemampuan AI dan robot untuk bekerja tanpa lelah dengan tingkat presisi tinggi menjadikan banyak proses menjadi lebih efisien dan produktif. Kemajuan ini berdampak pada hilangnya sejumlah jenis pekerjaan tapi juga melahirkan banyak pekerjaan baru yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Dalam bidang pendidikan, tantangan juga tak kalah kompleks. Di era digital ini, kebiasaan membaca buku atau berkunjung ke perpustakaan semakin berkurang. Siswa cenderung mengandalkan pencarian cepat melalui internet. “Kini muncul istilah seperti professor download atau doctor download karena semua informasi seolah bisa didapat hanya dengan mengunduh. Padahal, hasilnya belum tentu akurat atau valid. Apalagi sekarang ini, banyak orang hanya ingin pembenaran, bukan kebenaran,” tambahnya.

Untuk menanggapi hal tersebut, Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa pemerintah tengah merancang pengintegrasian AI dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah. AI direncanakan menjadi bagian dari mata pelajaran pilihan pada ajaran 2025/2026, bersanding kecakapan hidup abad ke-21 lainnya, seperti coding.

“Anak-anak kita perlu dikenalkan sejak dini kepada AI. Tapi untuk pelaksanaannya, (sekolah) yang siap saja yang melaksanakan,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, mata pelajaran (mapel) berbasis teknologi informasi ini hanya akan diberlakukan di sekolah yang sudah memiliki sarana yang mumpuni. 

“Karena, pada pelaksanaan kegiatannya, butuh alat-alat yang canggih, jaringan internet yang stabil, sedangkan kita ketahui, belum seluruh sekolah kita ini punya sarana itu,” kata Abdul Mu’ti.

Dari pemberlakuan mapel AI di jenjang SD ini nantinya, Abdul Mu’ti, berharap bisa menjadikan anak-anak di Indonesia memiliki kemampuan dan kecerdasan digital.

Selain pentingnya kemampuan dan kecerdasan digital, Abdul Mu’ti juga menjelaskan betapa pentingnya kreativitas untuk perkembangan inovasi di masa depan. Menurutnya, kreativitas adalah kunci dari lahirnya inovasi.

“Kreativitas mungkin tidak dapat diajarkan, tapi kita dapat menjadikan kreativitas sebagai kebiasaan. Kreativitas sering kali merupakan awal terbukanya lapangan kerja baru. Inilah saatnya untuk mengkombinasikan kreativitas dan juga keahlian dalam teknologi,” tegas Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti juga menegaskan bahwa kreativitas tidak hanyalah awal kelahiran berbagai gagasan dan kesempatan baru, tapi juga kunci untuk tetap menjadi relevan di dunia yang dikuasai oleh teknologi saat ini. Abdul Mu’ti menceritakan bahwa ada satu hal lain yang membedakan manusia dengan AI, yakni perasaan. Mungkin AI dapat menciptakan sebuah lagu, tapi lagu yang dibuat AI tidak dapat memiliki perasaan. Inilah perbedaan antara AI dan manusia, yang dapat mengerti perasaan seorang manusia adalah manusia lainnya. 

Abdul Mu’ti pun mengingatkan bahwa kemampuan yang tidak dapat ditiru oleh AI adalah kunci penting untuk terus bertahan disaat AI mulai digunakan untuk segala hal. Hal inilah yang telah dilaksanakan oleh President University.

President University sudah mengerti betapa besar perubahan yang terjadi karena keberadaan AI. Hal inilah yang membuat President University tak hanya mendukung perkembangan akademik para mahasiswa, namun juga secara non-akademik seperti musik, olah raga, dan kemampuan non-akademik lainnya.

Meskipun perkembangan teknologi digital memiliki banyak fungsi, tapi dampak negatifnya tidak dapat dikesampingkan. Salah satu dampak yang sangat terlihat dan dikhawatirkan oleh masyarakat adalah fenomena Brain Rot. Menurut Abdul Mu’ti, satu-satunya cara untuk menangani fenomena ini adalah melalui pendidikan karakter dan juga mapel Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).

Sebelum memberikan kuliah umum, Mendikdasmen juga menyempatkan diri mengunjungi SMA Presiden, sekolah berasrama dengan pendekatan semi militer di bawah naungan Yayasan Pendidikan President University. Abdul Mu’ti mengapresiasi fasilitas pendidikan yang disiapkan untuk membentuk karakter dan kompetensi siswa secara seimbang. Sehingga, bisa menghasilkan calon-calon pemimpin, termasuk di bidang militer dan kepolisian, bahkan perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.

(Erv)