Majalengka Lepaskan Status Zona Merah, Kini Subang Jadi Zona Kuning

Majalengka Lepaskan Status Zona Merah, Kini Subang Jadi Zona Kuning

GUE JABAR || Majalengka – Kabupaten Majalengka yang sebelumnya menyandang zona merah, kini sudah terbebas dari zona beresiko tinggi kasuas COvid-19.

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyebutkan jumlah daerah zona merah pekan ini turun drastis dibanding pekan sebelumnya yang mencapai delapan daerah. Dua daerah yang berstatus Zona Merah yakni Kabupaten Karawang dan Kota Depok.

Sementara lima daerah berstatus Zona Kuning atau risiko rendah, yaitu Kabupaten Pangandaran, Cianjur, Tasikmalaya, Indramayu, dan Subang. Subang yang semula ona orange kini turun menjadi zona kuning. Sedangkan, 20 daerah lainnya masuk Zona Oranye atau risiko sedang.

“Kasus penyebaran masih tinggi. Namun, setelah pekan lalu ada delapan daerah berstatus Zona Merah atau risiko tinggi, pekan ini menurun menjadi dua daerah,” kata Wagub

Wagub melaporkan, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jabar mengalami peningkatan menjadi 82,46 persen. Sedangkan tingkat kematian terus menurun menjadi 1,47 persen.

“Ada rasa syukur Alhamdulillah, dari delapan zona resiko tinggi sekarang tinggal dua yaitu Kabupaten Karawang dan Kota Depok,” ucapnya.

Lebih jauh Uu menyatakan, kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) amat penting dalam mencegah penularan COVID-19. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Jabar untuk konsisten menerapkan prokes sambil menunggu vaksin COVID-19.

“Diharapkan kesabaran masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan sambil menunggu vaksin datang. Presiden juga menginstruksikan untuk kabupaten/kota serta provinsi untuk anggaran belanja vaksin. Tapi kita akan menunggu dulu instruksi secara tertulis agar dapat mengambil kebijakan dengan dasar yang bisa dipertanggungjawabkan,” paparnya

Selain itu, Wagub menegaskan pihaknya intens memperkuat ruang isolasi rumah sakit rujukan COVID-19 dan pusat isolasi nonrumah sakit. Saat ini, sejumlah gedung pun disiapkan dan dilengkapi fasilitasnya untuk menjadi pusat isolasi.

“Alhamdulillah ada progres peralatan alat kesehatan, tempat tidur, sudah ada yang siap digunakan dalam waktu dekat,” ujarnya. (Red)

Sumber tinta hijau