spot_img

Polsek Cikarang Timur Pastikan  Keamanan Wilayahnya dengan Sisir Jalan Raya Citarik di Tengah Malam, Antisipasi Begal dan Tawuran

Polsek Cikarang Timur Pastikan  Keamanan Wilayahnya dengan Sisir Jalan Raya Citarik di Tengah Malam, Antisipasi Begal dan Tawuran

Bekasi – Menjelang tengah malam, saat sebagian besar warga Cikarang mulai terlelap, puluhan pasang mata polisi justru tetap terjaga. Jajaran Polsek Cikarang Timur kembali turun ke jalan untuk memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kriminalitas yang ingin beraksi di wilayah hukum mereka.

Pada Senin (13/4/2026) malam, operasi yang dikenal dengan sebutan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) digelar secara intensif. Fokus utamanya sederhana namun krusial: menjamin masyarakat bisa tidur nyenyak tanpa rasa was-was akan ancaman begal, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Pemilihan lokasi operasi kali ini bukan tanpa alasan. Dipimpin langsung oleh AKP E. Daniel, S.H., sebanyak delapan personel disiagakan di Jalan Raya Citarik, Desa Jatibaru. Jalur ini dipetakan sebagai titik yang membutuhkan pengawasan ekstra pada jam-jam rawan, khususnya menjelang dini hari.

“Kami bergerak mulai pukul 23.30 WIB. Fokus kami adalah tindakan preventif, yakni mencegah sebelum kejahatan itu terjadi,” ujar AKP E. Daniel dalam keterangannya.

Petugas di lapangan melakukan pemeriksaan secara selektif. Pengendara motor yang melintas maupun individu dengan gerak-gerik mencurigakan dihentikan dengan sopan untuk diperiksa identitas dan barang bawaannya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada senjata tajam, narkoba, atau barang terlarang lainnya yang masuk ke wilayah Cikarang Timur. Menariknya, dalam operasi malam itu, petugas melaporkan situasi tetap kondusif.

Catatan Operasi: Tidak ada penangkapan orang maupun temuan barang bukti tindak pidana. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat yang mulai membaik serta efektivitas patroli rutin yang selama ini dijalankan.

Kapolsek Cikarang Timur melalui AKP E. Daniel menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu kaget jika melihat keberadaan polisi di titik-titik sepi pada jam malam. Operasi serupa akan terus digelar secara rutin dan acak.

“Tujuan kami hanya satu: memastikan wilayah Cikarang Timur tetap aman. Kami ingin memberikan efek jera bagi siapa saja yang berniat berbuat kriminal, sekaligus memberikan rasa tenang bagi warga yang masih harus beraktivitas di malam hari,” tutupnya.

Dengan adanya patroli konsisten seperti ini, diharapkan angka kriminalitas jalanan di Bekasi, khususnya Cikarang Timur, dapat terus ditekan hingga mencapai titik nol.

Baca Juga

Polsek Cikarang Timur Pastikan  Keamanan Wilayahnya dengan Sisir Jalan Raya Citarik di Tengah Malam, Antisipasi Begal dan Tawuran

Bekasi – Menjelang tengah malam, saat sebagian besar warga Cikarang mulai terlelap, puluhan pasang mata polisi justru tetap terjaga. Jajaran Polsek Cikarang Timur kembali turun ke jalan untuk memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kriminalitas yang ingin beraksi di wilayah hukum mereka.

Pada Senin (13/4/2026) malam, operasi yang dikenal dengan sebutan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) digelar secara intensif. Fokus utamanya sederhana namun krusial: menjamin masyarakat bisa tidur nyenyak tanpa rasa was-was akan ancaman begal, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Pemilihan lokasi operasi kali ini bukan tanpa alasan. Dipimpin langsung oleh AKP E. Daniel, S.H., sebanyak delapan personel disiagakan di Jalan Raya Citarik, Desa Jatibaru. Jalur ini dipetakan sebagai titik yang membutuhkan pengawasan ekstra pada jam-jam rawan, khususnya menjelang dini hari.

“Kami bergerak mulai pukul 23.30 WIB. Fokus kami adalah tindakan preventif, yakni mencegah sebelum kejahatan itu terjadi,” ujar AKP E. Daniel dalam keterangannya.

Petugas di lapangan melakukan pemeriksaan secara selektif. Pengendara motor yang melintas maupun individu dengan gerak-gerik mencurigakan dihentikan dengan sopan untuk diperiksa identitas dan barang bawaannya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada senjata tajam, narkoba, atau barang terlarang lainnya yang masuk ke wilayah Cikarang Timur. Menariknya, dalam operasi malam itu, petugas melaporkan situasi tetap kondusif.

Catatan Operasi: Tidak ada penangkapan orang maupun temuan barang bukti tindak pidana. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat yang mulai membaik serta efektivitas patroli rutin yang selama ini dijalankan.

Kapolsek Cikarang Timur melalui AKP E. Daniel menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu kaget jika melihat keberadaan polisi di titik-titik sepi pada jam malam. Operasi serupa akan terus digelar secara rutin dan acak.

“Tujuan kami hanya satu: memastikan wilayah Cikarang Timur tetap aman. Kami ingin memberikan efek jera bagi siapa saja yang berniat berbuat kriminal, sekaligus memberikan rasa tenang bagi warga yang masih harus beraktivitas di malam hari,” tutupnya.

Dengan adanya patroli konsisten seperti ini, diharapkan angka kriminalitas jalanan di Bekasi, khususnya Cikarang Timur, dapat terus ditekan hingga mencapai titik nol.

Berita Lainnya

Terbaru