Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara Berhasil Ungkap Perampokan dan Tangka Pelaku Kurang dari 24 Jam

Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara Berhasil Ungkap Perampokan dan Tangka Pelaku Kurang dari 24 Jam

Bekasi – Jajaran Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara berhasil ungkap kasus perampokan yang menimpa pengusaha rongsokan di Kampung Kaliulu, Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara pada hari Selasa 6/9/2026.

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim INAFIS Polres Metro Bekasi jajaran unit Reskrim dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPTU Akhmad Surbakti berhasil mengidentifikasi pelaku dan berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 Jam.

Pelaku diketahui berinisial AM alias Kuple dan berhasil diamankan di tempat persembunyian nya di Kampung Teluk Haur, Kecamatan Pebayuran pada pukul 17.58 Wib.

Sebelumnya, seorang perempuan bernama Miskiyah (42), menjadi korban perampokan di rumahnya yang berada di Kampung Kaliulu, RT 02/RW 01, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) malam. Korban mengalami sejumlah luka serius setelah diduga diserang menggunakan pisau dan benda tumpul. Kondisinya kini dilaporkan kritis dan masih mendapatkan perawatan medis.

Suami korban, Selawi (46), mengatakan saat kejadian dirinya sedang meninggalkan rumah untuk menjemput putrinya yang pulang mengaji di rumah saudaranya.

Saat itu, Miskiyah berada seorang diri di rumah. “Saya pergi, dia (pelaku) datang,” kata Selawi saat ditemui di lokasi, Selasa (6/10/2026) malam.

Berdasarkan keterangan korban sebelum kondisinya memburuk, pelaku datang dan langsung menyerang korban secara membabi buta. Korban diduga ditusuk menggunakan pisau dapur dan dipukul menggunakan alat setrika.

“Langsung nonjok istri saya, mencoba membunuh. Ternyata mau merampok,” ujar Selawi.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami dua luka tusuk di bagian leher, luka tusuk di bagian perut dan tangan. Selain itu, bagian kepala dan wajah korban juga mengalami luka akibat hantaman benda tumpul.

“Yang di sini leher dua, perut, sama tangan. Tapi yang di kepala itu pakai setrikaan dipukul,” ungkapnya.»

Selawi mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah kembali ke rumah usai menjemput putrinya.Setibanya di rumah, ia mendapati sang istri sudah tergeletak dalam kondisi bersimbah darah.

“Saya sampai di rumah, datang sini sudah geletak, banyak darah,” kata Selawi.»

Korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.Pelaku Diduga Dikenal Korban Selawi mengungkapkan, korban diduga mengenali pelaku. Sebab, orang tersebut disebut merupakan pelanggan usaha jual beli besi tua yang dijalankan korban dan suaminya di rumah.

Terduga pelaku diketahui beberapa kali datang untuk menjual tembaga hasil kupasan limbah kabel.
Dalam kejadian tersebut, uang tunai milik korban dan suaminya senilai sekitar Rp100 juta dilaporkan hilang.

Related Articles

Stay Connected

20,826FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles