Home Blog Page 104

Korban Penipuan Meminta Kepada Polsek Pebayuran Segera Tangkap Pelaku

0

Korban Penipuan Meminta Kepada Polsek Pebayuran Segera Tangkap Pelaku

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – TERKAIT kasus dugaan penipuan dan Penggelapan, Penyidik Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (PMJ) di minta segera Menangkap terduga Pelakunya Bernama DIMAS MANUGROGO.

Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan Pelapor (Korban) MARTONO alias LUPUS tersebut sudah berjalan cukup lama, namun hingga berita ini di turunkan belum ada kepastian hukumnya.

Hal itu terlihat berdasarkan Laporan Korban Dengan Nomor : STPL / B/75/XI/ 2023 / SPKT / POLSEK PEBAYURAN / POLRES METRO BEKASI / POLDA METRO JAYA tertanggal 16 November 2023.

Korban yang sekaligus Pelapor MARTONO alias LUPUS, di dampingi saksi Korban ANWAR SOLEH alias ANWAR UBAN yang keduanya berprofesi sebagai Wartawan, Menceritakan kronologis kejadian terjadinya dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan terduga pelaku (kini Terlapor) DIMAS MANUGROHO.

Dikatakan, awalnya MARTONO alais LUPUS dan ANWAR SOLEH keduanya hendak melalukan uji Laboratorium dua jenis barang Blac Karbor dan Sulfur, untuk di ketahui apakah kedua barang tersebut mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) apa tidak.

Terlapor DIMAS MANUGROHO yang mengaku dirinya sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Mebgaku bisa membantu melakukan uji Laboratorium (Lab) di kantornya, dan meninta sejumlah Uang kepada korban MARTONO alais LUPUS.

Sejumlah yang di serahkan Oleh Pelapor MARTONO alais LUPUS kepada Terlapor DIMAS MANUGROHO itu, adalah Uang milik ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN. Dikatakan, sejumlah uang tersebut di serahkan dari Pelapor MARTONO alias LUPUS kepada pelaku DIMAS MANUGROHO di Wilayah hukum Pelsok Pebayuran, tepatnya di kampung Pisangan Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Paparnya.

Akan tetapi, kata MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH, setelah di tunggu tunggu beberapa lama, apa yang di janjikan Terlapor DIMAS MANUGROHO bisa membantu melakujan uji Laboratorium Blac Carbon dan sulfur tersebut, Tidak ada buktinya.

Beberapa kali di tanyakan, Terlapor DIMAS MANUGROHO hanya janji janji terus yang tidak ada kepastianya. Sadar dirinya Menjadi Korban Penipuan, maka MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN, keduanya Melaporkan keoada Polisi di Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya, Terangnya lagi.

MARTONO alais LUPUS dan ANWAR SOLEH alias ANWAR UBAN, miminta kepada Penyidik Polsek Pebayuran, karena kasus yang mereka laporkan itu sudah cukup lama, Penyidik untuk mekakukan Tindakan Sesuai Prosedur dan Profesional, untuk segera Menangkap Terduga pelaku atau terlapor DIMAS MANUGROHO dan di Proses lebih lanjut sesuai Kitap Undang Undang Hukum acara Pidana (KUHP). Imbuhnya.

“Ya kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan yang kami Laporkan, dengan Terlapor DIMAS MANUGROHO terdebut sudah cukup lama. Oleh sebab itu, kami selaku pihak Korban sekaligus pelapor meminta agar Penyidik Polsek Pebayuran yang menangani kasus ini, segera Melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang ada, Dan Menangkap terduga Pelaku atau terlapor DIMAS MANUGROHO, sehingga kasus yang kami laporkan itu mendapat Kepastian hukum.

Jujur, kami bertanya tanya, ada apa, kenapa Penyidik berlarut larut Menangani kasus yang kami laporkan itu..? Sedangkan Pelapornya Jelas, Pelakunya Jelas, Saksi saksi Jelas, Barang bukti juga jelas.. ? seharusnya penyidik bertindak cepat, melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang ada, sekaligus nenyita sulfur dan Blac Carbor sebagai Barang bukti guna keoentigan proses hukum selanjutnya.

Apabila dalam waktu dekat ini kasus yang kami laporkan itu tidak segera ada Kepastian hukumnya, maka Laporan akan kami Cabut dan kami akan Laporkan ke Polres Metro Bekasi atau Polda Metro Jaya (PMJ)” Tutup MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN.

Sementara itu Penyidik Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya, Brigadir HERNANDES Melalui telepon selulernya mengatakan, Pihaknya sudah Melakukan Pemanggilan terhadap terduga pelaku atau Terlapor DIMAS MANUGROHO, tetapi terlapor tidak hadir memenuhi panggilan penyidik.

Dan dikatakan, Penyidik akan melalukan pemanggilan ulang atau panggilan kedua kepada Terlapor DIMAS MANUGROHO. Dan Pabila Panggilan kedua terlapor masih juga tidak mau hadir, maka Penyidik akan melakukan Upaya Paksa terhadap Terduga pelaku atau terlapor DIMAS MANUGTOHO. Terang Penyidik Brigadir HERNANDES melalui telepon selulernya.

(Tim)

Ketua PD SATRIA Jabar Maju di Pilkada Kota Bandung, Juanedi S.Sos Berikan Apresiasi

0

Ketua PD SATRIA Jabar Maju di Pilkada Kota Bandung, Juanedi S.Sos Berikan Apresiasi

GUE JABAR | BANDUNG – Puluhan kader sayap Partai Gerindra, PC SATRIA kota Bandung datangi Kantor DPC GERINDRA Kota Bandung dalam rangka menghantar Muhammad Lewi selaku Ketua PD SATRIA Jabar yang juga wakil ketua DPD Gerindra Jabar mendaftarkan diri sebagai bakal calon Walikota Bandung tahun 2024 dari Partai Gerindra, Sabtu (11/05/24).

Kedatangan rombongan kader Satria disambut hangat Panitia Penjaringan Pilkada DPC GERINDRA Kota Bandung, Heru Sugianto beserta jajaran.

Keputusan tersebut berangkat dari dorongan kuat kader PD SATRIA Jabar dan PC Kota Bandung agar Muhammad Lewi maju sebagai Bakal calon Walikota atau Wakil Walikota Bandung.

Dengan pencalonan Muhammad Lewi sebagai Walikota atau Wakil Walikota Bandung ini mendapat tanggapan yang positif dari ketua PC Satria Kabupaten Bekasi Junaedi, S.Sos.

Pria yang biasa disapa Bang Ajuk ini mengungkapkan bahwa pencalonan Muhammad Lewi merupakan salah satu langkah ataupun mengambil kebijakan bahwa Kader dari Partai Gerindra ataupun sebagai konsep partai untuk memprioritaskan kader maju di Pilkada di seluruh Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi Ini, karena ini merupakan konsep dari Partai Gerindra hari ini yang  memprioritaskan kader untuk maju dalam momentum pilkada, walaupun tidak menutup kemungkinan ada yang dari luar partai (Non Partai) dilihat dari kondisi daerah tersebut,” Terangnya.

Masih kata Ajuk, “Saya berharap semoga di Pilkada Kota Bandung ketua PD SATRIA Jabar maju sebagai kontestan dan bisa memenangkannya, karena saya bisa melihat dari konsep ataupun Jargon yang digaungkan yaitu ‘Bandung Heman’ yang artinya kedepanya Kota Bandung bisa mendapatkan pemimpin yang sayang terhadap daerahnya sendiri,” Ungkapnya.

(Erv)

Beberapa Unit Kios di Pertokoan Pasar Lama Cikarang Terbakar, Dugaan Kuat Konsleting Listrik

0

Beberapa Unit Kios di Pertokoan Pasar Lama Cikarang Terbakar, Dugaan Kuat Konsleting Listrik

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kios di Pertokoan Pasar Lama Cikarang terbakar hebat dan hanguskan 5 unit kios yang alami kebakaran hebat tersebut, Jumat malam 10/05/2024.

Kejadian diketahui setelah ada ledakan dan kemudian api menyembul keluar dengan besar dan membuat sebagian orang yang berjualan di pasar panik.

Salah seorang warga mengatakan bahwa ada ledakan didalam toko dan langsung api keluar dengan sangat besar sehingga menimbulkan kepanikan para pedagang dan pengunjung pasar.

“Ada ledakan bang, terus api langsung keluar gede banget, kayaknya travo listrik dah yang meledak,”Ungkapnya.

Dugaan sementara kebakaran tersebut berasal dari konsleting listrik karena kios yang alami kebakaran sedang tutup.

Kebakaran tersebut dapat dipadamkan setelah 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi tiba.

Pihak kepolisian Polsek Cikarang Utara memberikan garis polisi di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

(Erv)

Nyaah Ka Bandung, Reza Arfah Siap Calonkan Diri di Pillwalkot Bandung 2024

0

Nyaah Ka Bandung, Reza Arfah Siap Calonkan Diri di Pillwalkot Bandung 2024

GUE JABAR | BANDUNG – Sebentar lagi akan digelar pelaksanaan pemilihan kepada Daerah baik Gubernur, Walikota dan Bupati serentak di Indonesia dan kota Bandung salah satunya juga akan menggelar pemilihan Walikota serentak.

Dengan sebentar lagi dilaksanakan nya Pilkada serentak tersebut salah ssatu putra asli kota Bandung H.Reza Arfah siap mencalonkan diri sebagai Walikota Bandung dan sudah melakukan pengambilan Formulir di kantor DPC Gerindra kota Bandung.

Dengan membuat jargon “Nyaah ka Bandung” Dirinya mantapkan dan siapkan diri untuk maju di pemilihan walikota Bandung untuk memberikan yang terbaik untuk kita Bandung.

“Saya Reza Arfah selaku Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat. Hari ini, (Jumat) 10 Mei 2024. Berangkat dari Gedung PW. Ansor Jawa Barat, menuju kantor DPC. Gerindra Kota Bandung, guna mengambil formulir pendaftaran calon Walikota Bandung,” Terangnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa sebagai kaum muda di Kota Bandung harus mengambil peran aktif untuk membangun kota bandung yang lebih baik lagi. Karena selama ini para kaum muda selaku dibatasi untuk mengekpresikan setiap langkah dan saat ini harus bergerak untuk melakukan perubahan dan perbaikan dan dirinya siap mencalonkan diri sebagai kaum pemuda kota Bandung.

“Berawal dari kesadaran dan harapan bersama orang muda Kota Bandung, yang secara konstitusi memiliki hak untuk mengambil peran dalam struktur eksekutif, yakni pencalonan Walikota Bandung. Dimana, kerap kali orang muda dibatasi ruang gerak dan berpikirnya, terkhusus dalam kontestasi politik. Bisa dikatakan, orang muda sering diposisikan sebatas menjadi pasar dan alat politik untuk meraup suara saja. Maka dari itu, disusunlah gagasan Nyaah ka Bandung, nyaah berarti cinta atau sayang yang merupakan fitrah alamiah manusia. Atas dasar ini pula, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang menciptakan alam semesta dan seluruh makhluk-Nya. Untuk itu saya memberanikan diri, mendaftar pencalonan Walikota Bandung tahun 2024. Mari manfaatkan peluang tersebut. Tidak ada lagi waktu. Sekarang atau tidak sama sekali,” Tambahnya.

Masih lanjut H.Reza, “Bangkit atau terpuruk. Perbaikan atau teraniaya Bagi saya, Kota Bandung merupakan kota indah nan romantis, banyak melahirkan tokoh tokoh bangsa, seniman dan budayawan serta maestro dengan karya-karya tidak hanya skala lokal melainkan nasional, bahkan mendunia. Kota Bandung juga banyak memunculkan para pegiat industri kreatif dengan produk-produk berdaya beda serta tidak jarang menjadi trend center nasional,” Ungkapnya dengan penuh semangat.

Dari berbagai capaian prestasi di atas, Kota Bandung juga memiliki kompleksitas tersendiri. Saat ini jumlah penduduk Kota Bandung mencapai 2,5 juta jiwa dan menjadi kota terpadat kedua setelah Jakarta. Hal tersebut beriringan dengan bermasalahnya pengelolaan lingkungan, diantaranya sampah, polusi udara dan kemacetan serta buruknya perencanaan tata ruang kota, semisal daerah resapan air kian habis dijadikan pemukiman dan tidak jarang merupakan pemukiman elit, sedangkan kemisikinan dan ketimpangan sosial merupakan hal menyedihkan dan juga hadir di kota ini. Di waktu yang sama berkurangnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Disebabkan permasalahan hukum yang dialami oleh beberapa pejabat
Kota Bandung, hal tersebut membuat geram dan melunturkan optimisme masyarakat.

Sebagai putra asli kota Bandung sudah siap dan sudah sangat memahami bahwa saat ini kaum muda sangat dibutuhkan untuk pembangunan dan perubahan dengan kedepanya akan menyuarakan keresahan dan kegelisahan para kaum pemuda dan siap mengambil peran tersebut untuk maju di Pilwalkot Bandung.

“Saya lahir dan besar di Kota Bandung serta perlahan mulai memahami posisi penting serta dibutuhkannya sosok orang muda guna tampil dalam kontestasi Pilwalkot kali ini. Bagaimana tidak, sebagai orang muda tidak cukup sekedar menyuarakan keresahan dan kegelisahan saja, melainkan sudah saatnya mengambil peran. Guna menjadi bagian dalam penentu arah kebijakan dan pelaksana arah kebajikan bagi Kota Bandung,”.

Sebab, setiap persoalan yang terjadi, sebagaimana telah dijelaskan. Semua itu bukan disebabkan oleh kurang atau minimnya para ahli dan pakar di bidangnya masing-masing Melainkan ketiadaan integritas pemimpin beserta seluruh unsurnya untuk menyelesaikan dan membenahi setiap persoalan yang terjadi. Integritas inilah yang menjadi substansi sekaligus esensi dari gagasan Nyaah ka Bandung.

(Erv)

Karang Taruna Kabupaten Bekasi dan DPD KNPI Kabupaten Bekasi Kolaborasi Pererat Tali Silaturahmi

0

Karang Taruna Kabupaten Bekasi dan DPD KNPI Kabupaten Bekasi Kolaborasi Pererat Tali Silaturahmi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – KNPI Kabupaten Bekasi kunjungi sekretariat Karang Taruna Kabupaten Bekasi untuk lakukan kolaborasi untuk kabupaten Bekasi lebih baik lagi dan lebih maju.

Kunjungan KNPI ini merupakan balasan atas kunjungan Karang Taruna Kabupaten Bekasi ke sekretariat KNPI Kabupaten Bekasi beberapa waktu yang lalu, hal tersebut diungkapkan oleh ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi Nawawi Al-Aksi.

“Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan Karang Taruna Kabupaten Bekasi pada beberapa waktu yang lalu di kantor kami dan ini sebegai bentuk pererat tali silaturahmi antara lembaga KNPI dan Karang Taruna Kabupaten Bekasi,” Ungkapnya.

Nawawi juga mengatakan bahwa ini adalah awal pertemuan kita dalam menjalin silaturahmi dengan Karang Taruna untuk kedepannya akan terus berkoordinasi dalam menciptakan program bersama untuk kepemudaan di Kabupaten Bekasi.

“Tentunya ini merupakan langkah awal sebagai bentuk persatuan kepemudaan di kabupaten Bekasi dan kedepanya kita juga akan terus berkoordinasi untuk langkah dan program bersama terkait kepemudaan di Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Ditempat yang sama ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Acep Juandi, S.Pd yang biasa disapa Bung Leo mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan suatu bentuk bahwa pemuda di kabupaten Bekasi ini bersatu untuk Bekasi kedepanya yang lebih baik lagi.

“Ini merupakan salah satu yang patut di apresiasi karena ini adalah suatu bentuk bersatunya pemuda di kabupaten Bekasi untuk membangun Bekasi yang lebih baik lagi, dan salah satu nya konsen kita bersama yaitu terkait ketenaga kerjaan karena untuk mengentaskan pengangguran di Kabupaten Bekasi dan pemuda Bekasi harus berjaya di Bekasi,” Terangnya.

Leo juga mengatakan bahwa ini merupakan langkah awal untuk persatuan dan kekompakan pemuda di kabupaten Bekasi untuk menggapai Indonseia Emas dan pemuda Bekasi harus bisa membangun Bekasi dan berjaya.

“Ini langkah awal untuk menggapai dan mewujudkan Indonesia Emas dan pemuda Bekasi harus bisa berperan aktif dalam membangun Bekasi, contohnya dengan berkolaborasi untuk jalan bersama dan saling mendukung langkah kedepan nya dan menjalankan program bersama yang kedepanya akan kita bicarakan bersama pada pertemuan dan kesempatan yang lain,” Tambahnya.

Masih kata Leo,”Dengan pertemuan dan kolaborasi ini merupakan salah satu mempererat tali silaturahmi tentunya dan kita bisa memberikan contoh bahwa pemuda Bekasi bisa bersatu untuk kemajuan Kabupaten Bekasi,” Pungkasnya.

(Erv)

Jadi Juara Umum MTQ 38 Jabar, Pemkab Bekasi Gelar Arak – Arakan Piala MTQ Bersama Para Kafilah

0

Jadi Juara Umum MTQ 38 Jabar, Pemkab Bekasi Gelar Arak – Arakan Piala MTQ Bersama Para Kafilah

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemkab Bekasi merasa bangga karena pada tahun ini bisa menjadi juara umum pada ajang MTQ ke-38 Jawa Barat yang diselenggarakan di Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah dan lakukan arak arakan piala MTQ Jawa Barat dari Plaza Pemkab Bekasi hingga Museum Gedung Juang 45 Tambun.

Dengan hasil ini Kabupaten Bekasi bisa mencetak sejarah karena selama mengikuti ajang MTQ tingkat Jawa Barat baru merasakan menjadi juara umum, dan hal tersebut diungkapkan PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan MT.

“Ini merupakan sejarah untuk Kabupaten Bekasi yang telah menjadi juara umum pada ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat, dan ini merupakan suatu kebanggan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” Ungkapnya di Museum Gedung Juang 45 Tambun, Rabu 8/5/2024.

Dani juga mengatakan bahwa ini berkat dari para finalis yang mengikuti seluruh cabang dan hasil dari satu tahun melakukan latihan dari pagi hingga malam yang langsung dibimbing oleh para pembimbing yang sangat mumpuni.

“Ini merupakan hasil kerja keras para finalis dan ini juga hasil latihan adik adik kita selama satu tahun yang dibimbing oleh para ahli atau pakarnya disetiap cabang selama satu tahun, dan ini sebagai bukti bahwa usaha tidak menghianati hasil,” Ungkapnya.

Masih kata Dani,”Kabupaten Bekasi baru kali ini menjadi tuan rumah MTQ tingkat Jawa Barat setelah pemekaran, karena dulu sebelum pemekaran sekitar 32 tahun yang lalu MTQ tingkat Jawa Barat diadakan di Bekasi kota sebelum adanya pemekaran, dan ini yang pertama diadakan di Kabupaten Bekasi setelah pemekaran,” Tambahnya.

PJ Bupati Bekasi ini juga mengatakan untuk seluruh para juara diberikan uang pembinaan atau penghargaan sesuai dengan apa yang sudah diberikan kepada para atlet yang sudah memenangkan atau pun membawa Bekasi menjadi juara umum seperti di Porda dan Peparda.

“Kita berikan hadiah juga kepada para juara sama seperti atlet yang sudah diberikan yang juga sudah menorehkan hasil gemilang di Porda dan Peparda yang juga memberikan Gelar juara umum,” Terangnya.

Dani juga mengatakan bahwa MTQ ke-38 Jawa Barat ini merupakan yang terbaik mulai dari Pawai Ta’aruf, Pembukaan hingga penutupan MTQ ke -38 , karena sangat meriah dan itu pun dinyatakan secara langsung baik oleh PJ Gubernur dan juga Sekda Jawa Barat.

(Erv)

Studi Tiru Kades dan Ketua BPD Bekasi Ke Bali, LSM GANAS : Dari Pada Bimtek di Bandung, Satu Malam Juga Kades Pada Pulang

0

Studi Tiru Kades dan Ketua BPD Bekasi Ke Bali, LSM GANAS : Dari Pada Bimtek di Bandung, Satu Malam Juga Kades Pada Pulang

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Terkait adanya kegiatan Studi Tiru Para Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ke Provinsi Bali menjadi perbincangan dikalangan publik terjadinya kritikan pedas terhadap kegiatan tersebut. Tetapi, Ketua Umum LSM Gada Sakti Nusantara (GANAS), mempunyai pandangan yang berbeda.

“Lihat hasilnya atau implementasinya dari kegiatan studi tiru tersebut baru kita kritisi bersama jika tak ada satupun desa yang berkembang dari kegiatan tersebut, kita berpikir positif dululah sedikit terkait kegiatan Kepala Desa dan Ketua BPD saat ini”, Kata Ketua Umum LSM Gada Sakti Nusantara, Brian Sakti kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).

Menurutnya, kegiatan tersebut sah-sah saja dilakukan. Karena ia meyakini bahwa anggaran kegiatan tersebut sudah melalui proses yang tercantum didalam APBDes di Desa masing-masing yang mau melakukan studi tiru dan disepakati bersama Dengan BPD dari jauh jauh hari sebelum penyusunan APBDes.

“Jika proses anggaran kegiatan tersebut sudah dilakukan dengan benar sesuai aturan bersama BPD. Secara administrasi ya sah-sah saja, lalu salahnya dimana, Kegiatannya juga ada, bahkan mereka studi tiru berdasarkan informasi yang diterima, selama 3 Hari Full Studi Tiru, di 3 Desa dan 3 Kabupaten/Kota di Provinsi Bali”, ujarnya.

Bukan tidak boleh mengkritik kegiatan tersebut, boleh-boleh saja, karena setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda. Akan tetapi, tentunya kita lihat dari proses anggarannya terlebih dahulu sudah sesuai aturan dan mekanisme atau belum. Dan kegiatannya bener apa gak ada, kan itu dulu benangnya.

“Mending diBali studi tiru mereka fokus kegiatan, hasilnya bisa dibawa ke Kabupaten Bekasi, dari pada Bimtek misalkan di Bandung, Garut, Kuningan atau Bogor, selama 4 malam, paling Kades 1 malam habis pembukaan pada pulang. Selama ini kita tahu seperti itu, apa itu tidak lebih kepada pemborosan anggaran dan sia-sia”, sindirnya.

Dikatakan Brian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, setelah para Kepala Desa dan Ketua BPD studi tiru, bisa memonitoring hasilnya dalam pengelolaan BUMDesnya atau proses pembentukan BUMDesnya.

Apalagi kegiatan studi tirunya tentang BUMDes, semoga semua Desa bisa membentuk BUMDes, bukan hanya sekedar dibentuk saja sebagai pajangan tapi mampu mengembangkan potensi yang ada didesa-desa melalui BUMDes.

Brian sapaan akrabnya, iapun berpesan dan berharap kepada para Kepala Desa dan Ketua BPD di Kabupaten Bekasi yang sedang studi tiru, agar Fokus ikut serta kegiatan Studi Tiru, jangan jadikan ajang piknik atau Hiburan di Bali, agar hasilnya bisa diterapkan di Kabupaten Bekasi dan bisa membawa manfaat di Desa masing-masing.

“Haslinya bawa ke Kabupaten Bekasi, Sehinga tidak menjadi stigma negatif bagi Masyarakat Kabupaten Bekasi, harapnya.

Terkait BUMDes tidak diajak atau dilibatkan, Mungkin inikan mau studi tiru dari proses BUMDes terlebih dahulu, sudah dibentuk BUMDes, terus harus seperti apa, bagaimana cara berkembang, apa hasilnya, berapa PADesnya, kan gitu.

“Kabupaten Bekasi belum semua Desa ada BUMDesnya, justru dengan studi tiru ini, mungkin agar semua Desa tahu dari hasil BUMDes dan memacu semangat Kepala Desa juga untuk bisa meningkatkan PADesnya melalui BUMDes dan Terpacu membentuk BUMDes tetapi bukan hanya nama saja”, ungkapnya.

Bimtek Kades dan BPD ke Bali, Ketum LSM Sniper Indonesia : “Lanjutkan Kalau Sudah Sesuai Aturan”

0

Bimtek Kades dan BPD ke Bali, Ketum LSM Sniper Indonesia : “Lanjutkan Kalau Sudah Sesuai Aturan”

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI –  Perihal keberangkatan Kepala Desa beserta ketua BPD se-kabupaten bekasi yang akan melaksanakan Bimtek (Bimbingan Teknis) ke pulau Bali, menuai banyak respon dari para aktivis.

Kali ini dari Gunawan selaku Ketua Umum LSM Sniper Indonesia, dirinya memaparkan bahwa tidak mempersoalkan pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) ke Bali yang dilakukan oleh Kepala Desa dan Ketua BPD se- Kabupaten Bekasi.

Namun dirinya juga mengingatkan harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan, “Seperti tematik, evaluasi dan anggaran harus disesuaikan oleh pemerintah desa.”

Menurutnya, Bimtek merupakan kegiatan yang dibutuhkan oleh aparatur desa, karena dapat meningkatkan kapasitas bagi setiap perangkat pemerintahan desa dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Jadi, Bimtek itu legal, silakan laksanakan sesuai kebutuhan.”  Terang Mbah Goen sapaan akrabnya.

Kemudian harus ada evaluasi terhadap capaian dan perkembangan bagi pemerintah desa, agar mengetahui masalah yang dihadapi dan dapat meng-implemtasikan hasil Bimtek tersebut untuk kepentingan masyarakat desanya masing masing tentunya.

Mbah Goen yang merupakan pendiri wisata Kawung Tilu di Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur ini juga memaparkan, keberangkatan ke Bali hanya Kades dan Ketua BPD tidak semua perangkat desa maupun anggota BPD.

“Tekecuali Bimtek tersebut menyertakan seluruh perangkat desa beserta seluruh anggota BPD, sangatlah wajar kalau ada anggapan sebagian masyarakat bahwa itu kegiatan piknik semata buang-buang anggaran desa.” Ujarnya di Grup FINTER (Forum Interaksi Rakyat) Minggu (5/05/2024).

Dirinya berharap tidak ada lagi oknum yang mengklaim bimtek kegiatan menghambur-hamburkan anggaran desa, juga opini opini yang kurang baik.

“Seharusnya mereka melihat sisi positif dari suatu kegiatan, bukan menjustifikasi. Di lembaga pemerintah pusat dan legislator juga melakukan kegiatan yang sama pada tingkatannya. Bahkan ada yang keluar negeri untuk studi banding.” Pungkasnya Gunawan.

(Dayat)

APTA group Gandeng PT. DEVITA KARYA UTAMA Gelar Turnamen Bulu Tangkis Anak-Anak Punokawan Cup

0

APTA group Gandeng PT. DEVITA KARYA UTAMA Gelar Turnamen Bulu Tangkis Anak-Anak Punokawan Cup

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – APTA Gruop gandeng PT.DEVITA KARYA UTAMA gelar turnamen bulu tangkis anak-anak Punokawan Cup di Gang Punokawan Blok A Perumahan Bumi Waringin Indah (BWI) 1, pada Sabtu(04/24).

Acara yang diadakan 2 hari tersebut mendapat tanggapan positif dari warga sekitar dan banyak dari anak-anak mereka yang ikut serta dalam turnamen tersebut.

Selain itu APTA Group dan PT.DEVITA KARYA UTAMA  menyediakan hadiah yang cukup menarik di turnamen bulu tangkis Punokawan Cup  yaitu:

-Juara 1 mendapatkan hadiah Rp 500.000,00 + Trophy

-Juara 2 mendapatkan hadiah Rp.400.000,00 + trophy

-Juara 3 mendapatkan hadiah Rp.300.000,00 + trophy

Adapun gelaran turnamen bulu tangkis Punokawan Cup diadakan secara spontan, dikarenakan dari pihak penyelenggara dan sponsor melihat banyak anak-anak yang menyukai olah raga bulu tangkis dan terlihat sekali potensi dan bakat yang di miliki anak anak di Perum BWI.

Harry dari APTA GRUP menyampaikan,” Dengan di adakannya turnamen Bulu Tangkis untuk tingkat anak anak, kami berharap dapat menemukan bibit bibit unggul dalam cabang olahraga bulu tangkis.Selain itu kita juga ingin memasyarakatkan olahraga khususnya di usia anak anak,” ujarnya.

Di tempat yang sama Direktur PT.DEVITA KARYA UTAMA Eko Sutomo menyampaikan,”Saya sangat mengapresiasi antusias masyarakat, hususnya masyarakat Perum BWI I RT 007 RW 007 Desa Waringinjaya Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi, yang sudah menyambut positif kegiatan ini.Tampak masyarakat dari berbagai golongan ikut serta terlibat di dalamnya bahkan anak anak merekapun di suport mengikuti turnamen bulu tangkis Punokawan Cup.

Masih lanjutnya,” hal ini tentunya berdampak positif  bagi mental dan jiwa anak anak, karena kita tau di jaman sekarang ini anak anak kita kurangnya aktifitas olahraga, mereka cenderung lebih memilih gadjet atau HP sebagai permainan.Di turnmen Punokawan kita memperkenalkan bukan hanya permainan dan perlombaan semata, tapi juga mengajarkan jiwa sportifitas, jiwa yang kuat dan sehat,”tutup Eko.

(Dayat)

Peutupan MTQ ke-38 Jabar, Kabupaten Bekasi Menjadi Juara Umum

0

Peutupan MTQ ke-38 Jabar, Kabupaten Bekasi Menjadi Juara Umum

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pagelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 di Kabupaten Bekasi telah usai dan menimbulkan bibit baru sebagai perwakilan di Jawa Barat untuk mengikuti MTQ tingkat nasional kedepan.

Dalam acara penutupan MTQ ke-38 Jawa Barat ini dihadiri langsung oleh Sekda Jabar dan Unsur Forkopimda serta Bupati dan Walikota Se-Jawa Barat.

PJ Bupati Bekasi Bekasi Dani Ramdan mengatakan bahwa pagelaran MTQ ke-38 di Kabupaten Bekasi ini menjadi anugerah karena Kabupaten Bekasi dibanjiri oleh para pemuka agama di Jawa Barat serta para Hafiz dan Hafizah se-Jawa Barat.

“Begitu banyak talenta yang luar biasa dari para peserta di Jawa barat sehingga menjadi inspirasi dari para kafilah bahwa Alquran menjadi sumber pengetahuan yang sangat luar biasa,” Ungkapnya.

Selama MTQ telah mampu memberikan peningkatan ekonomi daerah salah satu nya perhotelan yang mencapai 83% dan catering serta UMKM Kabupaten Bekasi mecapai 250 juta serta memberikan fasilitas wisata industri gratis kepada seluruh peserta.

Lanjut PJ Bupati Bekasi, “Kita juga mengadakan lebaran Bekasi yang dihadiri oleh seluruh para tokoh dan sesepuh di Kabupaten Bekasi dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Semoga dari MTQ ke-38 Jabar ini bisa memberikan yang terbaik nantinya di tingkat nasional dan bisa memberikan torehan yang gemilang untuk Jawa Barat,” Harapnya.

Kabupaten Bekasi menjadi juara umum dengan nilai 125 yang ditetapkan oleh koordinator dewan hakim dan mendapatkan piala tetap gubernur Jawa barat dan disusul Kabupaten Bandung dengan nilai 59 dan kota Bandung nilai 53.

(Erv)