Home Blog Page 222

Cegah Penyebaran PMK, Kapolres Metro Bekasi Tinjau Peternakan Sapi

0

Cegah Penyebaran PMK, Kapolres Metro Bekasi Tinjau Peternakan Sapi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan didampingi Wakapolres AKBP Deddy Supriadi dan Dinas Keseharan menyambangi peternakan sapi di Githa Farmer, Cikarang Timur, Bekasi, Rabu (8/6/2022).

“Hari ini saya mengecek peternakan Githa Farmer bersama Dokter Hewan Dian dan Kepala Puskeswan milik pak Budiono yang berada di Cikarang Timur ada stok sekitar 150 ekor sapi untuk keperluan hari raya idul adha dan sudah dicek dengan pak Dokter juga semua sehat tidak ada indikasi penyakit mulut dan kuku,” kata Gidion.

Pemilik peternakan Githa Farmer Pak Budiono mentreatmen hewan peliharaannya dengan baik.

Di peternakan itu, Gidion menyempatkan diri berkomunikasi dengan pemilik peternakan yang langsung turun tangan merawat hewan ternaknya.

“Cara-cara pak Budiono mentreatmen hewan peliharaannya sudah baik dan yang tadi dipaparkannya ini sangat efektif dan baik untuk mencegah tertularnya atau terinfeksinya virus penyakit mulut dan kuku tersebut dan ini bisa menjadi rolemodel peternakan di Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Ia mengungkapkan, di Bekasi memang ada ditemukan beberapa ternak yang terjangkit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Namun kini sudah dilakukan treatment secara intensif.

“Menurut informasi yang saya dapat ada beberapa peternakan ada indikasi terinfeksi virus Penyakit Mulut dan Kuku tetapi semuanya dapat dilakukan treatmen, jadi tidak sampai di lockdown atau seperti pandemi yang memprihatinkan,” tegasnya.

Keberhasilan penanganan menangkal penyebaran virus PMK itu tak lepas dari peran serta semua pihak terutama koordinasi yang cepat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi dengan pemilik peternakan.

“Dokter Hewan dan Pusat Kesehatan bersinergi dalam mentreatmen hewan-hewan yang terindikasi terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku ini,” jelas Gidion.

Ia menyimpulkan, ketersediaan stok hewan kurban jelang Idul Adha di Kabupaten Bekasi relatif aman.

“Ketersediaan stok hewan kurban di Kabupaten Bekasi masih aman. Contoh di peternakan ini ada sekitar seratus lima puluh ekor sapi dan rencananya akan datang kembali seratus enam puluh ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban nanti,” jelasnya.

Ia menambahkan, para peternak atau pelaku usaha hewan kurban di Kabupaten Bekasi agar memperketat treatmen.

“Hal ini untuk menjaga kesehatan hewan dan mencegah masuknya virus penyakit mulut dan kuku, sehingga semua dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini tampak hadir Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kompol. Yulianto, Kapolsek Cikarang Timur AKP. Krisnandi, Danramil Cikarang Timur Kapten Yosi, Kanit Intel Iptu Romli, Dokter Hewan Dr. Dian dan Muspika Kecamatan Cikarang Timur.

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Polda SumSel Bersama SKK Migas dan PHR Zona 4 Tanam Tujuh Ribu Pohon

0

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Polda SumSel Bersama SKK Migas dan PHR Zona 4 Tanam Tujuh Ribu Pohon

GUE JABAR | Prabumulih – Satuan Kerja Khusus Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, mengg inielar penanaman pohon sebanyak 7 ribu yang secara simbolis dilakukan di lapangan golf Komperta Prabumulih dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Selasa (7/6/2022)

Selain dihadiri GM Zona 4 Region 1 Sumatera dan perwakilan dari SKK Migas, kegiatan penanaman pohon secara simbolis tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumsel, beserta 17 Kapolres se-Provinsi Sumatera Selatan dan Walikota Prabumulih beserta jajarannya.

General Manager Zona 4 Region 1 Sumatera, Agus Amperianto diwawancarai usai kegiatan penanaman pohon mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan hari lingkungan hidup sudah dimulai sejak Senin malam (5/6/2022) dengan kegiatan sambutan kedatangan sejumlah Kapolres dari luar Kota Prabumulih.

“Kegiatan penyambutan para Kapolres tersebut dalam bentuk makan malam bersama dilanjutkan pagi ini (7/6) dengan penyambutan kedatangan Kapolda untuk melakukan penanaman pohon secara simbolis bersama Walikota Prabumulih. Selanjutnya Kapolda akan meneruskan kegiatan internal mereka di gedung Patra Ria sampai pukul 15.30 wib,” katanya.

Agus Amperianto berpandangan bahwa moment peringatan hari lingkungan hidup tidak hanya selalu membicarakan tentang kerusakan, akan tetapi bagaimana bisa merawat lingkungan, termasuk lingkungan sekitar.

“ Sebaiknya kita terfokus bicara tentang kerusakan saja, akan tetapi bagaimana caranya kita merawat lingkungan hidup sekitar kita, paling tidak dengan menjaga kebersihan, dengan kata lain kita menyikapi hari lingkungan hidup dengan cara bagaimana kita mengelolah keberlanjutan lingkungan hidup agar bisa lebih baik lagi, caranya ya merawat yang sudah ada,” pungkasnya.

(D.Sanjaya)

Disponsori RS Adam Tholib, Karang Taruna Telaga Asih Gelar Khitanan Massal

0

Disponsori RS Adam Tholib, Karang Taruna Telaga Asih Gelar Khitanan Massal

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Khitan yang merupakan salah satu syariat Islam diharapkan dapat menunjang peningkatan Iman dan Taqwa, sehingga anak yang dikhitan diharapkan menjadi anak sholih yang berbakti kepada kedua orangtua. Harapan tersebut disampaikan oleh karang taruna Keluarga Telaga Asih, Kecaman Cikang Barat, Kabupaten Bekasi, acara Khitanan Massal yang diadakan di Kantor Kelurahan Telaga Asih , Selasa (7/6/2022).

Khitan dalam sejarah Islam sudah dikenal sejak zaman Nabi Ibrahim AS. Seperti disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA oleh Imam Bukhari, Muslim, Baihaqi, dan Imam Ahmad, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Ibrahim Khalil Ar-Rahman berkhitan setelah berumur 80 tahun dengan menggunakan kapak”.

Namun, terdapat sejumlah literatur yang menerangkan bahwa praktik khitan telah ada sejak zaman Nabi Adam AS. Bahkan, bangsa-bangsa terdahulu juga melakukan praktikkhitan. Hal ini dibenarkan dengan penemuan-penemuan bersejarah seperti prasasti dan banyak literatur lainnya.

Syariat ini diperintahkan untuk dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim AS karena pada masa itu banyak keturunan Nabi Adam AS yang telah melupakan syariat untuk berkhitan. Oleh karena itu, Nabi Ibrahim AS diperintahkan untuk menghidupkan kembali tradisi yang menjadi fitrah umat manusia itu.

Ajaran berkhitan yang dicontohkan Nabi Ibrahim tersebut diikuti oleh para Nabi dan Rasul sesudahnya. Mereka pun mengajarkan hal itu kepada umatnya masing-masing.

Sebelum datangnya agama Islam, bangsa Arab juga sudah terbiasa melakukan khitan. Hal ini dilakukan untuk mengikuti tradisi leluhur mereka, yaitu ajaran Ibrahim AS.

Pada masa Islam, khitan dilakukan oleh Rasulullah SAW terhadap kedua cucunya, Hasan bin Ali bin Abi Thalib dan Husein bin Ali bin Abi Thalib, pada saat masing-masing baru berusia tujuh hari. Sementara itu, menurut hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik dan Ibnu Abdul Bar, Rasulullah SAW telah berkhitan sejak dilahirkan.

Dan dalam laporannya, Ketua Karang Taruna Telaga Asih Riki Rusman dan tiem Panitia Khitanan Massal menyampaikan bahwa acara ini merupakan agenda Khitan massal. akan di rutin, dan untuk kali ini dan bekerja sama dengan Tim Medis RS Adham Tholib,serta para donator yang mendukung terselenggaranya kegian ini. Khitanan Massa kali ini diikuti oleh 20 anak-anak yang di antaranya adalah anak dan ayah/ibu nya, masyarakat sekitar ataupun kerabat pegawai Kelurahan Telaga Asih. kepada para peserta Khitanan Massal untuk menyemangati dan memeriahkan acara.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Riki Rusmana bersama tim karang taruna Kelurahan Telaga Asih dan Tim Medis RS Adham Tholib menjelaskan bahwa khitan yang dilakukan menggunakan sistem smart clamp yang tidak sesakit khitan secara konvensional. Untuk pelaksanaan Khitanan Massal yang dimulai pada pukul 09.00 WIB itu tim RS Adham Tholib terdiri dari tujuh anggota tim yang dapat menyelesaikan proses khitanan masal pada pukul 14.00 WIB.

Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan Khitanan Massal 2022 ini, berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial, meningkatkan rasa ukhuwah dan kebersamaan dalam melaksanakan dan menyebarkan syiar islam.

(ASP)

Polri Pro Aktif Kordinasi dengan Polisi Jepang dan Imigrasi Terkait Dugaan Buronan di Indonesia

0

Polri Pro Aktif Kordinasi dengan Polisi Jepang dan Imigrasi Terkait Dugaan Buronan di Indonesia

GUE JABAR | Jakarta – Polri menyatakan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Jepang dan Imigrasi terkait dugaan buronan Mitsuhiro Taniguchi (47) berada di Indonesia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, langkah koordinasi pro aktif ini dilakukan untuk memastikan kebenaran keberadaan buronan asal Jepang tersebut.

“Polri pro aktif koordinasi dengan kepolisian Jepang (NPA) dan pihak terkait atau Imigrasi untuk melacak keberadaan yang bersangkutan. Apabila ditemukan akan segera diinfokan ke Slo Kepolisian Jepang untuk ditindaklanjuti secara administrasi,” kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Senin (6/6).

Disisi lain, Dedi menyebut bahwa, Mitsuhiro Taniguchi saat ini belum masuk ke dalam daftar buronan atau Red Notice sebagai tersangka.

Meski begitu, Dedi memastikan, Polri siap berkoordinasi untuk melacak keberadaan dari buronan tersebut.

“Terkait Mitsuhiro Taniguchi, buronan dari kepolisian Jepang, sampai saat ini belum ada Red Notice terkait tersangka. Langkah pro aktif sudah berkoordinasi dengan Imigrasi untuk mengecek kepastian perlintasan tersangka masuk atau keluar dari wilayah hukum Indonesia,” ujar Dedi.

Sebelumnya, polisi Jepang mengusut kasus dugaan penipuan dana subsidi bagi usaha kecil yang mengalami dampak Pandemi Covid-19. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rie Taniguchi (45), Daiki (22) dan putra keduanya yang namanya belum disebutkan berusia 21 tahun.

Para tersangka diduga diminta oleh Mitsuhiro mengajukan pengembalian pajak atas nama orang yang telah terdaftar di kantor pajak atau memalsukan permohonan.

(Redaksi)

Tim Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Bekasi

0

Tim Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Bekasi

GUE JABAR | Jakarta – Tim gabungan Subdit Resmob Ditreskrimum PMJ telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan kasus pembunuhan dan atau penganiayaan yang terjadi pada hari Selasa tgl 24 Mei 2022 skr pkl 16.05 WIB, di Kampung. Pulo, Kapuk RT. 002/005, Ds. Mekar Mukti, Kec. Cikarang Utara, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

Kabid humas Polda metro jaya Menyampaikan Pelaku dendam terhadap korban (N) karena motornya ditabrak dari belakang, sehingga pelaku tidak terima.

Sebelumnya terjadi keributan antara Tersangka dan korban di jalan karena korban menabrak motor tersangka, selanjutnya tersangka melihat korban melintas di depan dagangan tersangka, ujar Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin 06/60/2022.

Lanjut, “kemudian tersangka menghadang korban dengan mengacungkan pisau, selanjutnya terjadi perkelahian antara Tersangka dan Korban yang mengakibatkan Korban menerima tusukan pisau dari tersangka, selanjutnya tersangka langsung meninggalkan tempat kejadian dan melarikan diri”

Pelaku ditangkap setelah Tim melakukan pencarian tersangka di tempat tinggal dan tempat kerja tersangka di Cikarang Utara, Bekasi, dan tim melakukan pencarian tersangka di rumah orang tua tersangka di Palembang, Sumatera Selatan.

“Yang sebelumnya Ditemukan barang-barang milik tersangka berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban dan handphone yang digunakan oleh tersangka ditinggal di tempat Kakak Ipar tersangka di Cikarang Utara”, ucapnya

“Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) Tahun” tutupnya.

(Redaksi)

Kades Karangsari Ceritakan Kronologi Sebenarnya dan Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Diduga Melakukan Penganiayaan

0

Kades Karangsari Ceritakan Kronologi Sebenarnya dan Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Diduga Melakukan Penganiayaan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, terhadap wanita yang berinisial ERS, sempat membuat kaget sang Kades, menurutnya hal itu tidak dibenarkan.

Bao Umbara selaku Kepala Desa Karangsari saat di jumpai di Kantor Desa pada Senin (6/6/2022) mengatakan, itu keterangan yang berlebihan jauh berbeda dengan kenyataannya.

Pasalnya, masih kata Bao, awal kejadian itu dirinya hendak bermusyawarah kerumah ERS dengan dasar adanya surat pernyataan yang telah di buat oleh kedua belah pihak melalalui musyawarah yaitu orang tua ERS dan Bao Umbara, yang isinya bahwa orang tua ERS akan mengembalikan uang sebesar Rp. 250.000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta).

“Surat pernyataan itu sudah lama kami buat dengan hasil musyawarah, merasa ada uang saya di orangtuanya ERS maka saya hendak bersilaturahmi untuk memusyawarahkan bagaimana untuk kelanjutan uang saya tersebut.”Jelasnya Kades Karang Sari.

Lanjutnya, namun hal yang tidak biasa terjadi saat saya sedang berbincang dengan orang tua perempuannya ERS, tiba tiba ERS datang menghampiri saya dan berkata yang kasar sambil menarik baju kemeja saya, hingga pada putus kancing baju yang saya pakai saat itu, melihat ERS seperti itu saya mencoba menahan tubuh ERS dengan tangan kosong saya, dengan menahan keningnya ERS yang saya tempelkan dengan telapak tangan saya, demi menghindari hal hal yang tidak di inginkan.

Bukan hanya itu, sang Kades menceritakan ERS juga merobek surat pernyataan yang dibuat dan di tandatangani oleh Bapaknya ERS sendiri, saat hendak di foto untuk dijadikan dokumen di Handphone, ERS dengan cepat merampas Handphonenya.

“Saya kesana bukan hanya sendiri, tetapi saya berdua dengan orang kepercayaan saya yang bernama Bajil, Saat saya hendak menyuruh Bajil untuk mengambil surat pernyataan yang dibuat orangtuanya ERS, dengan spontan ERS merobek robeknya, dan ERS langsung mengambil Hp saya dan Bajil.” Ujarnya.

Melihat apa yang telah dilakukan ERS, Kades kemudian dengan orang kepercayaanya pamit meninggalkan rumahnya ERS. Terangnya Bao Umbara kepada awak media.

Menurutnya, dengan adanya dugaan penganiayaan yang di lakukannya itu adalah bohong semata atau pembelaan diri dari ERS, meskipun dirinya (Bao Umbara) telah di laporkan sebagai terlapor di Polres Metro Bekasi, Bao akan memberikan keterangan kepada pihak kepolisan dengan apa adanya seperti apa yang di alaminya, Bao Umbara juga mengatakan tidak menutup kemungkinan akan menempuh hal yang sama yaitu menempuh jalur hukum, atas adanya pelaporan dirinya.

Diterangkan oleh Bao Umbara kepada wartawan, bahwa sebelumnya mereka memiliki hubungan yang dekat antara Bao Umbara dan ERS.

Bahkan pengakuan sang Kepala Desa Karangsari ini, hubungan mereka hendak kejenjang yang serius akan menikahi ERS sebagai istrinya, karena diketahui ERS hidup masih berstatus sendiri.

Namun ditengah perjalanan hubungan itu tidak sesuai yang di harapkan, hubungan tersebut kandas di tengah jalan, sehingga apa yang telah di perbuat oleh kades yaitu dengan membangun rumah di atas tanah milik orang tuanya ERS menjadi sia sia.

Namun dengan hasil musyawarah kedua belah pihak, orang tua ERS membuat pernyataan yang isinya akan mengembalikan uang kepada Bao Umbara sebesar Rp. 250.0000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta) yang d tandatangani oleh orang tuanya ERS di atas materai pada tanggal 02 Maret 2021.

(Dayat)

Warga Bekasi Kena Prank, Ternyata Wahyu Tidak Tenggelam di Kalimalang dan Masih Hidup, Ini Keterangan Kepolisian

0

Warga Bekasi Kena Prank, Ternyata Wahyu Tidak Tenggelam di Kalimalang dan Masih Hidup, Ini Keterangan Kepolisian

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Terkait kasus kecelakaan yang menyebabkan korbanya tenggelam di Kalimalang, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat Bekasi ternyata hanayalah salah satu skenario yang dibuat oleh Wahyu (yang sebelumnya dinayatakan tenggelam), yang nyatanya masih hidup dan kini dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengungkapkan kejadian yang sebenarnya dalam Konferensi Pers nya yang digelar langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin 6 Juni 2022.

“Saya ingin menginformasikan bahwa laka lantas yang korbanya tercebur di kali malang bahwa hasil penyelidikan bahwa kejadian tersebut hanya rekayasa yang diinisiasi oleh Wahyu sendiri,” Ungkap Kapolres.

“Dan pada hari minggu 5 juni wahyu ternyata masih hidup, dan rekayasa tersebut hanya ingin mendapatkan klaim asuransi, dan ini adalah peristiwa yang dapat dilakukan proses hukum karena sudah memberikan keterangan palsu dan juga salah satu kebohongan yang membuat gaduh di masyarakat,” Terang Kapolres.

Pada saat kejadian tersebut Wahyu ternyata berpindah dari motor dan pergi menggunakan mobil Pajero warna hitam.

Dari penyelidikan tersebut Kapolres mengatakan bahwa sudah menetapkan 4 tersangka 3 diantaranya sudah diamankan yaitu DS, AS dan AM serta 1 masih DPO (Wahyu).

“Kita sudah menetapkan 4 tersangka sedangkan wahyu sendiri kita sudah menetapkan sebagai DPO,” Tegasnya.

“Untuk kendaraan sendiri sudah mereka rusak di wilayah karawang dan wahyu sendiri sudah pindah ke dalam mobil,”.

Kapolres juga menjelaskan bahwa para tersangka dapat dijerat ke ranah hukum dan kurungan penjarannya sendiri kurang dari 1 Tahun.

Sebelumnya diberitakan bahwa telah terjadi Lakalantas yang salah satu korbanya tercebur di Kalimalang Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat Bekasi pada hari sabtu dini hari.

(Redaksi)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kapolres Metro Bekasi : Ayo Gowes

0

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kapolres Metro Bekasi : Ayo Gowes

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan Gowes bareng dalam “Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia” memperingati World Bicycle Day dan hari Lingkungan Hidup Sedunia, Minggu (5/6/2022) pukul 07.00 WIB.

Gidion mengatakan, rute yang dilalui yakni, start bergerak bersama dari Mapolres Metro Bekasi menuju Hollywood Junction Jababeka, Rumah Sakit Harapan Keluarga, Bundaran Patung kuda Jababeka dan berakhir di Stadion Wibawa Mukti.

“Untuk jarak yang ditempuh sejauh kurang Lebih dua belas koma sembilan kilometer,” kata Gidion.

Menurutnya, sepeda adalah sarana kesehatan dan sepeda adalah solusi dari kehidupan dalam menciptakan lingkungan kehidupan yang bersih dan sehat.

“Di acara ini kami bersama masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan hidup. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” ucapnya.

Gidion berjanji akan menggelar acara serupa dalam rangka menyambut HUT TNI dan HUT Bhayangkara di Kabupaten Bekasi.

“Kedepan kami akan selenggarakan kembali dalam rangka menyambut HUT TNI dan Bhayangkara,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Fun Bike To Work chapter Cikarang Asep mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada bapak Kapolrestro Bekasi dan Bapak Dandim yang telah hadir dan mendukung terlaksana nya acara Fun Bike bersama masyarakat,” ucap Asep.

Ia berharap semoga kegiatan itu dapat bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai program-program kelestarian lingkungan hidup nantinya.

“Semoga kedepannya dapat bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai pendukung program pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy Supriadi, Dandim 0509/Bekasi Letkol Inf. Muhammad Horison Ramadhan, Pejabat Utama Polres dan Kodim 0509/Bekasi dan para pencinta Gowes se-Kabupaten Bekasi.

(Redaksi)

Gelar Kring Serse Secara Rutin, Mampu Menekan Angka Kriminalitas di Kabupaten Bekasi Menurun

0

Gelar Kring Serse Secara Rutin, Mampu Menekan Angka Kriminalitas di Kabupaten Bekasi Menurun

Kabupaten Bekasi – Kepala Kepolisian Resort Polres Metro Bekasi memimpin langsung Apel Kring Serse yang dilakukan di halaman Ramayana Cibitung, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Sabtu (05/06/2022).

Dalam kegiatan ini dihadiri juga oleh Tiga Pilar Kecamatan Cikarang Barat, kerutinan di gelarnya Apel Kring Serse ini dalam rangka mengecek kesiapsiagaan personil jajaran Reskrim dalam melaksanakan tugas mengungkapkan kasus kriminal di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

“Untuk mengantisipasi tiga C yaitu Curas,Curat dan Curanmor semenjak adanya Kegiatan rutin satu Minggu sekali yang dilakukan ini, setelah dilihat dari data, ada penurunan kasus Kriminalitas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi,” Ucap Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Karena kita melakukan ini rutin setiap satu Minggu sekali, Evaluasi – Evaluasi yang dilakukan selama satu minggu kemarin terus kita kembangkan dan koreksi.

Dirinya mengutarakan, “Untuk persoalan reaksi sosial masyarakat menjadi atensi koreksi bagi kita semua,” Imbunya.

“Bergerak cepat untuk merespon, sehingga masyarakat paham dan tahu betul bahwa Polisi selalu hadir. Mari sama – sama kita ciptakan Kabupaten Bekasi, aman damai dan sejahtera,” Pungkasnya.

(ki)

IPSI Kabupaten Konawe Selatan Resmi Di Nakhodai Ipda Frans Rantealeang 

0

IPSI Kabupaten Konawe Selatan Resmi Di Nakhodai Ipda Frans Rantealeang 

GUE JABAR | Kendari – Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara periode 2022 – 2027 dilantik, Pelantikan Sabtu pagi bertempat di Azizah Hotel di Kota Kendari, Sabtu 4 Juni 2022.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Sekertaris Umum (Sekum), DPD IPSI Sultra, Kapolres Konsel yang diwakili Kapolsek Moramo Utara, Kapolresta Kendari yang diwakili Kabag Perencanaan, Bupati Konsel yang diwakili dan sejumlah OPD Konsel

Prosesi Pelantikan diwali dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya , Mars IPSI kemudian Pembacaan Surat Keputusan dan Naskah Pelantikan

Dan dilanjutkan dengan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah

Dalam sambutanya seusai di Lantik. Ipda Frans Rantealang  berharap agar rekan  Pengurus IPSI Konawe dapat menjalankan amanah Organisasi dengan baik dan bisa  meningkatkan prestasi di masa depan yang akan datang

“mari sama-sama menjaga organisasi dan perguruan yang ada di wilayah kita. Kita  kembangkan lebih baik lagi. Agar anak-anak kita dapat melanjutkan budaya beladiri kita ini,” ujarnya.

Segenap pengurus IPSI Konsel tentunya akan senantiasa bersinergi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Konsel dalam membina dan meningkatkan prestasi pencak silat, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional bahkan sampai ke tingkat internasional.

“Dalam beberapa waktu yang akan datang kita akan menghadapi beberapa efent yang bergengsi. Salah satunya adalah Porprov Yang rencananya akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober mendatang. Maka kita harus mempersiapkan atlit-atlit terbaik kita agar dapat mengharumkan nama konawe selatan

Dikesempatan itu juga Ipda Frans berpesan kepada semua pengurusan IPSI Konsel ini, dalam perjalanan kepengurusan kedepan senantiasa bisa menghadirkan kambtibmas tidak terpengauruh pengaruh radikal  tidak mengkonsumsi obat terlarang, dan tidak menggunakan kekuatan untuk premanisme.

“mari rekan-rekan semuanya agar menghindari yang namanya ancaman radikalisme. Saya berharap seluruh pengurus IPSI Konsel jangan sampai terpengaruh dengan aliran-aliran radikal, Kemudian juga saya menekankan kepada rekan-rekan semuanya bahwa, tidak boleh ada yang bermain-main obat terlarang, karena ini adalah mengancam generasi kita dan generasi bangsa, serta jangan ada yang  menggunakan kemampuan kanuragan lalu ikut dalam kelompok-kelompok kekerasan atau terlibat premanisme dan kejahatan jalanan,” tutupnya.