Home Blog Page 230

Pembuatan Pintu Air di Kp.Kuda-Kuda Diduga Melanggar UU Permenaker No 4 Tahun 1987

0

Pembuatan Pintu Air di Kp.Kuda-Kuda Diduga Melanggar UU Permenaker No 4 Tahun 1987

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Kontruksi pembangunan pintu air kp.Kuda kuda dusun 3 Desa Bantarsari,dikerjakan oleh kontraktor yang tidak menerapkan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3).

Terlihat dari pantauan awak media,para pekerja tidak memakai alat pelindung diri (APD) saat mengerjakan proyek pembuatan pintu air tersebut.

Hal ini mendapat sorotan dari Ketua Lembaga GRPPH-RI DPW Jawa Barat Brian Shakti, “Dengan demikian, pekerjaan ini melanggar Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 1970 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) nomor 4 tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3),”ujar Brian kepada awak Media selasa 18/10/2022.

Masih menurutnya ( Brian – red )”ini merupakan kelalaian dari kontraktor dan kami akan berikan teguran kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Setiap pekerjaan proyek yang dikerjakan kontraktor mesti menerapkan K3 guna menjaga dan melindungi para pekerja dari kecelakaan kerja,

Pekerjaan yang berasal dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Kontruksi,menggelontorkan anggaran senilai Rp.197.674.656,00 Nomor SPMK PG.02.02/324.120/SPK-PSDA/DSDABMBK/2022.
APBD T.A 2022,atas nama kontraktor CV.BILQIS JAYA dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender.

Seharusnya para pekerja menggunakan safety atau pelindung diri agar terhindar dari kecelakaan kerja, selain diwajibkan berdasarkan undang-undang yang berlaku.Kurangnya pengawasan dari dinas terkait membuat kontraktor mengabaikan P2K3 dan K3.

(Dayat)

Begal Bersenjata Ditembak, Intel Brimob : Sebelumnya Kita Berikan Peringatan

0

Begal Bersenjata Ditembak, Intel Brimob : Sebelumnya Kita Berikan Peringatan

GUE JABAR | BOGOR – Anggota Brimob yang melakukan tindakan terukur kepada begal bersenjata tajam di Kota Bogor, Jawa Barat, merupakan seorang intel. Ia dibekali senjata api (senpi) dalam menjalankan tugasnya.

“Senjata yang digunakan HS, 9MM untuk amunisinya. Kemudian, anggota tersebut sebagai anggota intel. Jadi ada beberapa anggota intel kita yang kita tugaskan di luar berarti bukan memang tugasnya mencari info terus apalagi pas malam Minggu seperti itu jangan sampai ada anggota yang bikin masalah dan sebagainya,” kata Komandan Resimen 2 Brimob Pasukan Pelopor Kedung Halang, Kombes Yustanto kepada wartawan di Mako Polresta Bogor Kota, Minggu (16/10/2022).

Ia menyebutkan, pihaknya sudah menanyakan soal penggunaan senpi kepada anggota tersebut. Hal ini telah sesuai dengan penjelasan Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan.

“Tadi saya sudah tanya langsung sama yang bersangkutan kemudian dan ada Wakapolres jam 7 pagi yang bersangkutan sudah melaporkan ke Provost. Kemudian Provost telpon saya meminta ini saya tanya bagaimana kejadiannya. Nah tadi sudah disampaikan pada Wakapolres,” tuturnya.

Yustanto menerangkan, anggotanya sudah memberikan peringatan kepada para remaja bersenjata tajam tersebut. Sebelumnya, petugas sempat diberitahu oleh pengendara lain bahwa terdapat diduga pelaku begal.

“Anggota sudah memberi peringatan, ‘hei kamu ngapain?. Kemudian yang bersangkutan si korban mendatangi anggota kita sambil mengacungkan cerulit. Jadi posisi pada saat anggota kita di bundaran Vila Bogor itu ada orang bersimpangan ngebut seperti menghindar sesuatu,” ujarnya.

“Masyarakat yang ngebut tadi (bilang) ‘pak-pak ada begal’. Akhirnya anggota kita berhenti di situ pada saat berhenti anggota kita lihat satu orang duduk di motor, dua orang lagi keliling-keliling di bundaran itu,” tambahnya.

Ketika diberi tembakan peringatan dua kali, remaja itu kabur. Karena membahayakan masyarakat, anggota Brimob mengejar mereka.

“Diteriaki anggota ‘hei kamu ngapain?’ mereka malah mendatangi anggota kita ditembak peringatan 2 kali. Mereka kabur lari dikejar anggota kita saya tanya kenapa kamu kejar? (Dijawab) komandan mohon izin jangan sampai mereka punya misi di sini gagal, mereka begal di tempat lain,” paparnya.

Dalam pengejaran itu, anggota kembali memberikan peringatan. Namun, karena tidak juga digubris, anggota Brimob melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Dikejar sama anggota kita tembak peringatan sekali gak mau berhenti ditembak di bagian kaki. Karena sasaran bergerak dan juga (anggota) bergerak kena pinggang tembus ke perut,” ucapnya.

Yustanto menambahkan, setiap anggota yang dibekali senpi sudah menempuh proses panjang. Anggota tersebut membawa senpi karena memiliki tugas yang cukup berisiko tinggi.

“Untuk mendapat senjata prosesnya panjang, jadi ada beberapa prosedur yang harus ditempuh. Tes psikolgi harus betul-betul lulus, narkoba kemudian yang bersangkutan tidak pernah melanggar atau kena tindakan disiplin atau kode etik termasuk persetujuan dari pihak keluarga. Kita inetrogasi keluarganya pernah enggak dia tempramen atau segala macem baru kita berikan senjata. Kita pegang senjata karena tugasnya berisiko. Jadi tugas intel kita di sini kan banyak yang dluar kemudian ancaman dan resiko cukup tinggi jangan sampai kita tidak bekali anggota dengan senjata malah anggota kenapa-kenapa,” bebernya.

Terkait tindakan anggotanya, dinilai sebagai bentuk melindungi masyarakat dari ancaman. Sehingga, belum ada arah pemberian sanksi atau lainnya.

“Kita belum ke sana (sanksi), karena anggota kita bersifat melindungi masyarakat. Karena kalau kita mendapat situasi seperti itu ya kita akan melakukan apa kira-kira?. Pelaku awalnya mendatangi anggota kita, entah mau bacok atau tidak yang jelas pada saat anggota kita neriakin ‘kamu lagi ngapain’ mereka datangi anggota kita dan mendengar letusan (peringatan) 2 kali mereka baru kabur,” tuturnya.

Sumber : (Megapolitan.okezone.com/erh)

Tim Gabungan Jatanras dan Ditpolair Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pembunuh Sopir Go Car di BKT

0

Tim Gabungan Jatanras dan Ditpolair Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pembunuh Sopir Go Car di BKT

GUE JABAR | Jakarta – Tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum dan Ditpolair Polda Metro Jaya berhasil menangkap 3 pelaku pembunuhan Sopir Go Car, ADR (26 tahun), yang jasadnya ditemukan di Kawasan Pergudangan Marunda Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (4/10/2022) lalu.

Tiga tersangka yang bekuk yakni AW (19 tahun), ME (24 tahun) dan MF (24 tahun).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan ketiga pelaku memiliki peran masing-masing.

“Tersangka AW adalah merencanakan ide pertama kali untuk melakukan pembegalan dan mengeksekusi korban/menusuk korban, ME mencekik leher korban dari belakang dan MF berperan memegangi kedua tangan korban dari belakang”, jelas Kombes Zulpan.

Adapun modus operandi yang digunakan pelaku, kata Kombes Zulpan, Pelaku meminta bantuan orang lain untuk memesan taksi Online melalui aplikasi Gocar untuk mengantar ke lokasi yang sepi / jauh dari pemukiman.

Sesampainya dilokasi korban (Driver Gocar) dianiaya sampai meninggal dunia, kemudian jasadnya dibuang ke Kali Banjir Kanal Timur (BKT) lalu mobilnya diambil oleh pelaku.

Dari para tersangka, petugas menyita barang bukti Mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor Polisi B 2232 SXD milik korban, karpet mobil, SIM, ATM, dan kartu Gocar milik korban, sebilah pisau karambit, HP milik pelaku, dan Pakaian/baju yang dipergunakan oleh tersangka pada saat melakukan aksi perampokan,

Para tersangka dikenakan Pasal 365 ayat (4) KUHP tentang pencurian, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 (dua puluh) tahun penjara.

“Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 (dua puluh) tahun, jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu,” tegas Kombes Zulpan.

(Humas/Erv/Redaksi)

Operasi Zebra Jaya 2022, Kasat Lantas Polrestro Bekasi : 880 Pelanggaran dan Kita Berikan Teguran

0

Operasi Zebra Jaya 2022, Kasat Lantas Polrestro Bekasi : 880 Pelanggaran dan Kita Berikan Teguran

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Operasi Lalu Lintas yang digelar Polres Metro Bekasi dengan sandi Zebra Jaya tahun 2022, berakhir Minggu (16/10/2022).

Ada beberapa yang dilakukan Satlantas Polres Metro Bekasi dalam pelaksanaan Operas Zebra Jaya 2022 salah satunya dengan sosialisasikan peraturan lalu lintas kepada pelajar dan membagikan helm.

Menurut Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Arga Dirga Putra, selama 14 hari pelaksanaan yang dimulai pada 3 Oktober 2022 hingga 16 Oktober 2022, tercatat beberapa pelanggaran dilakukan pengendara kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua di Kabupaten Bekasi.

“Terdata Ops Zebra Jaya di tahun 2022, untuk jumlah pelanggar sebanyak 880 perkara dan seluruhnya hanya dilakukan peneguran,” ujarnya.

Pelanggaran di Kabupaten Bekasi masih didominasi oleh tidak menggunakan helm, kemudian disusul melawan arus, kelengkapan kendaraan langgar rambu, knalpot brong serta pelanggaran lainnya.

Selain pelanggaran lalu lintas, operasi Zebra yang digelar serentak di Indonesia ini juga tidak ditemukan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bekasi.

“Kecelakaan lalu lintas tidak ada (nihil) yang terjadi selama operas zebra jaya 2022,” jelasnya.

Ditambahkan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, tujuan operasi Zebra Jaya 2022 adalah untuk menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas dan fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatkan disiplin para pengguna jalan khususnya di Kabupaten Bekasi.

“Kesadaran berlalulintas masyarakat di Kabupaten Bekasi sudah semakin meningkat dibuktikan dengan etika berkendara sudah banyak ditemukan di jalan dimulai dari siap diri, surat – surat, siap kendaraan kelengkapan ranmor dan siap selalu berhati hati saat berkendara,” katanya.

(Erv/Redaksi)

Toko Penjual Obat Golongan G Tanpa Ijin Digerebek Pemdes dan Warga, Kapolres : Pelaku Sudah Diamankan

0

Toko Penjual Obat Golongan G Tanpa Ijin Digerebek Pemdes dan Warga, Kapolres : Pelaku Sudah Diamankan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Beredar Video penggerebekan sebuah toko yang menjual obat obatan seperti Tramadol dan Eximer dengan kedok menjual kosmetik di Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi pada Sabtu 15/10/2022.

Saat dimintai keterangan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan bahwa pelaku sudah diamankan oleh Polsek Cikarang Timur.

“Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Cikarang Timur guna dimintai keterangan lebih lanjut,” Katanya.

Dalam video tersebut juga pelaku mengatakan bahwa memiliki backing atau yang katanya seorang anggota polisi dengan inisial R, namun Kapolres membantah dan memastikan bahwa R tersebut bukanlah anggota Kepolisian.

“Ya dalam video tersebut dia (Pelaku-red) mengatakan bahwa ada backing anggota polisi, dan saya pastikan itu bukan anggota, kita sudah selidiki dan disitu ada no telephone R yang sedang kita dalami,” Terangnya.

Kapolres juga menjelaskan bahwa pelaku belum lama berjualan di TKP dan berasal dari daerah Indramayu Jawa Barat.

” Dia belum lama, seorang laki laki asal Indramayu Jawa Barat, dan dikenakan UU Kesehatan karena menjual obat golongan G tanpa ijin,” Tutupnya.

(Redaksi)

Di Bekasi Seorang Pria Ditemukan Tewas Dengan Leher Terjerat Gorden

0

Di Bekasi Seorang Pria Ditemukan Tewas Dengan Leher Terjerat Gorden

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Seorang pria ditemukan tewas dengan leher terjerat kain gorden dikamar kontrakan yang ada di Kampung Cibunyu Bojong RT 02 RW 06, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/10/2022) malam.

Jasad korban yang diketahui berinisial A itu pertama kali diketahui oleh pacar dan teman kerja korban, yang curiga korban tidak masuk kerja dan sulit dihubungi sejak siang.

“Awalnya dari pacarnya, terus saya dapat informasi dari warga laporan, bahwa ada yang bunuh diri gitu.” jelas Heri (42) Ketua RT setempat saat dikonfirmasi.

Menurut Heri, awalnya pacar korban yang datang ke lokasi mencari keberadaan korban, lantaran sulit dihubungi dan tidak berada di tempat korban bekerja disalah satu coffe shop tak jauh dari tempat korban mengontrak.

“Kalau pintu itu terkunci dari dalam, dibongkar paksa bareng-bareng sama pacarnya dan temannya korban tadi,” ucap Heri.

Saat pintu terbuka, ditemukan jasad korban ada dibawah jendela dengan kondisi leher terjerat kain gorden, dan posisi tubuh korban dalam posisi setengah jongkok persis disamping pintu.

“Posisinya ya ngegantung di teralis jendela kontrakan, iya tergantung dengan setengah jongkok, kaki selonjor pantat sama ubin kira-kira satu jengkal, posisinya kaya orang nyenderlah gitu.” lanjutnya.

Sementara itu Zul (49) penjaga kontrakan menuturkan, korban terakhir kali terlihat pada Sabtu (15/10/2022) dini hari, korban masih terlihat bermain ponsel di kamar kontrakannya.

“Terakhir kira-kira saya liat tadi malam dini hari, pintu kontrkannya itu masih kebuka, dia masih maen hape sambil tiduran.” kata Zul.

Lebih lanjut, Zul mengatakan korban yang bekerja di sebuah coffe shop itu baru menempati kamar kontrakan tersebut belum genap satu pekan.

“Yang saya tau usianya sekitar 20 tahunlah, baru tinggal disini sekitar 6 hari, kalau aslinya sih tadi lihat identitasnya dari Bengkulu,” ungkapnya.

Kata Zul, berdasarkan keterangan pacar korban, korban A sedang memiliki permasalahan dalam keluarganya, diduga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut.

“Saya lihat dari luar di jendela itu keliatan ada rambut saya pikir sapu, gak taunya itu ada temennya yang liat kakinya. Katanya sih ada masalah keluarga,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Barat Kompol Sutrisno mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya korban.

“Sudah ditangani oleh tim yang piket, sudah kita datangi TKP, nanti kita kasih kabar lagi,” jelas Sutrisno saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi Whatsapp.

Guna kepentingan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi, sementara pihak kepolisian masih mengumpulkan baramg bukti dan keterangan para saksi.

(Ade)

Gelar Apel Kring Serse, Kapolres : Kita Antisipasi Kejahatan Jalanan

0

Gelar Apel Kring Serse, Kapolres : Kita Antisipasi Kejahatan Jalanan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi pimpin langsung giat Apel Kring Serse di halaman kantor Desa Ciantra, Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi yang dihadiri oleh anggota dari 4 Polsek Jajaran Polres Metro Bekasi, 15/10/2022.

Dalam Apel tersebut Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan bahwa demi menjaga keamanan polisi selalu berusaha melakukan yang terbaik dengan cara selalu berpatroli di wilayah hingga pelosok.

“Giat Apel Kring Serse ini guna antisipasi kejahatan jalanan yang sering terjadi pada malam hari, Kita harus selalu menjaga keamanan hingga ke pelosok dan lakukan patroli guna memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,”Tuturnya.

Kapolres juga menjelaskan berbagai macam kejadian dan tindakan dilakukan oleh polisi dalam pengungkapan kasus yang sekarang sering terjadi di masyarakat.

“Sekarang masyarakat sering melaporkan suatu kejadian bukan hanya ke polisi namun juga sering meng-upload terlebih dahulu ke medsos yang kemudian viral, tapi polisi juga dapat mampu mengungkap kasus tersebut, seperti yang terjadi di Cikarang Barat, Korban belum sempat melaporkan kejadian yang dialami karena faktor namun kita datangi TKP dan berhasil kita ungkap,” Terangnya.

Dengan sering terjadi kejahatan jalanan seperti begal dan tawuran Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati hati dalam perjalanan di malam hari.

“Kepada masyarakat selalu berhati hati dalam melakukan perjalan terlebih pada malam hari, hindari tempat sepi dan gelap,” Tutupnya.

(Erv/Redaksi)

Dalam Menjaga Keamanan dan Kondusifitas Lingkungan, Ini Kia-Kiat yang Dilakukan Kades Ciantra Hingga Diapresiasi Kapolres

0

Dalam Menjaga Keamanan dan Kondusifitas Lingkungan, Ini Kia-Kiat yang Dilakukan Kades Ciantra Hingga Diapresiasi Kapolres

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Dalam menjaga keamanan adalah suatu tanggung jawab pemimpin dan jajaran, dan menjaga ini semua tentunya harus disikapi dengan beberapa langkah dan tindakan yang tegas.

Seperti yang dilakukan kepala desa Ciantra Mulyadi Fernando beserta jajaran yang selalu bersinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga wilayahnya.

Mulyadi Fernando atau yang biasa disapa Bang Bule ini menuturkan kiat kiat yang dilakukan bersama Bhabin Kamtibmas dan Babinsa dengan melakukan Patroli ke tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak sekolah dan anak muda dari siang hingga pada malam hari.

“Kita lakukan patroli tempat berkumpulnya anak atau tempat nongkrong anak sekolah pada pagi hari untuk antisipasi terjadinya tawuran, dan pada malam hari kita juga mendatangi tempat nongkrong anak muda serta berikan himbauan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”Tuturnya Sabtu malam 15/10/2022.

Dirinya (Bang Bule-red) mengatakan bahwa dalam menciptakan rasa aman dan nyaman serta kondusifitas di lingkungan adalah kewajiban seorang pemimpin, seperti di Desa Ciantra dirinya yang bertanggung jawab, maka dari itu Bang Bule selalu bersinergi dengan TNI dan Polri untuk menjaga kondusifitas wilayahnya.

“Pada dasarnya kondusifitas lingkungan itu adalah tanggung jawab seorang pemimpin, contohnya di Desa Ciantra saya selalu berusaha menjaga kondusifitas wilayah desa Ciantra dengan selalu bersinergi dengan TNI dan Polri,” Tambahnya.

“Kita juga pernah mengamankan pelaku tawuran yang kita antar ke rumahnya, kita berikan pembinaan bersama orang tua dan Alhamdulillah sekarang tidak pernah ada lagi tawuran, di wilayah juga sudah tidak ada lagi peredaran obat obatan karena kita langsung tutup toko yang menjual obat obatan berkedok kosmetik bersama TNI dan Polri waktu itu,” Jelasnya.

Dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bang Bule untuk wilayahnya mendapatkan apresiasi dari Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan yang baru saja selesai melakukan giat Apel Kring Serse di halaman Desa Ciantra.

“Saya mengapresiasi kiat kiat yang dilakukan oleh Kades Ciantra Bang Bule, yang dimana beliau selalu bersinergi dan mampu menjaga kondusifitas lingkunganya, dan ini bisa dijadikan percontohan,” Pungkasnya.

(Erv/Redaksi)

Jaga Kondusifitas Wilayah, Pemdes Pasirsari Laksanakan Patroli Keliling Bersama Masyarakat

0

Jaga Kondusifitas Wilayah, Pemdes Pasirsari Laksanakan Patroli Keliling Bersama Masyarakat

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Demi menjaga wilayah agar tetap kondusif serta Aman  Pemdes Pasirsari bersama Satlinmas  dan Relawan Desa Pasirsari Siaga dan Karang Taruna lakukan giat Patroli Kamtibmas, Sabtu (15/10/22).

Dalam giat yang dipimpin oleh Babin Kamtibmas Aiptu Sunaryo dan  Satlinmas Desa Pasirsari  Danton Karyadi RK yang menyisir seluruh wilayah Desa Pasirsari dengan sasaran tempat kerumunan.

Giat Patroli Kamtibmas ini sekaligus Sosialisaskan himbauan dengan maraknya tidak kejahatan seperti Curanmor dan seperti  segerombol remaja geng motor dan lainnya.

Kepala Satlinmas Danton Karyadi RK mengatakan giat malam ini demi menjaga keamanan wilayah dan juga dan giat malam ini atas intruksi dari Kepala Desa Pasirsari H.Suparta.

“Ini intruksi dari Kepala Desa Pasirsari demi menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan Aman Ucap  Danton Karyadi RK.

Ditempat yang sama Kepala Desa Pasirsari H.Suparta mengatakan, “Demi menjaga lingkungan tetap kondusif dan terbebas dari  maraknya tindak kriminal seperti Curanmor dan tindak kejahatan lainnya Pemdes akan selalu lakukan giat bersama Satlinmas Serta  Relawan Pasirsari Siaga,  dan saya ucapkan terima kasih atas kerja sama nya selama ini,” Tutur H.Suparta.

H.Suparta juga mengatakan bahwa selain Satlinmas pasirsari patroli ini dibantu oleh Karang Taruna dan Relawan Pasirsari siaga.

“Ya kita Pemdes, Satlinmas   dan Relawan serta lembaga selalu bersinergi demi menjaga lingkungan yang kondusif, kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga lingkungan sendiri,” Pungkasnya.

(Oman/Caming)

Gelar Operasi Zebra Jaya 2022, Kasatlantas Polrestro Bekasi Bagikan Helm Pada Pelajar

0

Gelar Operasi Zebra Jaya 2022, Kasatlantas Polrestro Bekasi Bagikan Helm Pada Pelajar

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Satuan Lalulintas Polres Metro Bekasi laksanakan kegiatan pemberian 100 Helm kepada Siswa-Siswi di SMAN 2 Sukatani Kabupaten Bekasi. Hal tersebut, dalam rangka Operasi Zebra Jaya Tahun 2022, Jumat (14/10/ 2022).

Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kompol Arga Dirga Putra mengatakan, kegiatan pemberian helm tersebut, sekaligus berikan edukasi kepada siswa-siswi dalam berlalu lintas di Jalan.

“Kali ini mensosialisasi kepada adik-adik kita dalam memahami tata tertib dan mematuhi peraturan dalam berlalu lintas di jalan,”kata Kompol Arga, Jumat (14/10/2022).

Arga juga menghimbau, kepada semua siswa yang berkendara yang tidak menggunakan Helm. Agar selalu menggunakan Helm, Hal itu kata Dia guna menjaga keselamatan dalam berlalu lintas.

“Disini kita kasih pemahaman agar adik-adik kita tahu bahwa helm juga penting untuk menjaga keselamatan saat berlalu lintas,”tegasnya.

Selain para siswa-siswi, kepala Sekolah dan Guru-guru yang mengajar diberikan edukasi agar selalu patuh dalam berlalu lintas.

(Ade)