Home Blog Page 236

Pagelaran Wayang Golek Menjadi Puncak Dalam Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Wangun Harja, Kades : Tuntaskan Janji Pada Masyarakat

0

Pagelaran Wayang Golek Menjadi Puncak Dalam Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Wangun Harja, Kades : Tuntaskan Janji Pada Masyarakat

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Puncak perayaan HUT RI ke-77 di Desa Wangun Harja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi ditutup dengan pagelaran wayang golek Giriharja Putra 3 Group yang berasal dari Bandung.

Kepala Desa Wangun Harja H.Ganda dalam sambutanya mengatakan bahwa ini untuk menunaikan janjinya kepada masyarakat Wangun Harja.

“Alhamdulillah hari ini tersampaikan janji saya atau pemerintahan desa kepada masyarakat yaitu pentas seni budaya wayang golek, karena sudah tertunda selama 2 tahun akibat pandemi corona, dan malam ini akhirnya bisa terlaksana,” Ucap Kades yang biasa disapa lurah Goden tersebut.

Masih kata Kades, Semoga masyarakat Wangun Harja bisa terhibur dengan adanya pagelaran wayang golek ini, dan tahun depan bisa kembali menggelar kesenian wayang golek kembali.

“Semoga pada malam ini seluruh masyarakat bisa terhibur dan tahun depan kita bisa kembali menggelar kesenian wayang golek,” Tambahnya.

Selama pagelaran berlangsung juga Kepala Desa Wangun Harja H.Ganda atau Lurah Goden berbaur dengan masyarakat dan berada di tengah – tengah bersama masyarakat.

Sebagai cendra mata Kepala Desa Wangun Harja diberikan sebuah wayang Arjuna yang diberikan langsung oleh Dalang Yogaswara Sunandar S asal Bandung, yang melambangkan pemimpin yang dicintai rakyatnya.

(Tim)

Curiga Suami Mau Kawin Lagi, Istri Sayat Kemaluan Suami

0

Curiga Suami Mau Kawin Lagi, Istri Sayat Kemaluan Suami

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – seorang guru E (46), yang menjadi korban penganiayaan di Kp Pasir Limus, Desa Wangun Harja, Cikarang Utara, Sabtu (10/9/2022)

“Awal mula pada saat E (46) sedang tidur dikontrakan, tiba-tiba terasa ada tarikan celana warna pink yang saat itu dipakainya, lalu korban melihat terduga pelaku YN (42) istri sirinya, berada disamping kirinya sedang membawa sebilah pisau kecil dan terus berlari keluar,” ujar Mustakim

Terduga pelaku melukai korban, lantaran cemburu buta, karena curiga korban akan menikah kembali

“Saksi sdr Anda, melihat pelaku keluar kontrakan menuju jalan raya, selang sepuluh menit, korban mendatangi saksi dan meminta tolong untuk diantar berobat ke rumah sakit,” terang Mustakim

Personil Kepolisian yang mendatangi TKP langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara

“Setelah melakukan tindakan penganiayaan yang menyebabkan empat luka sayatan dikaki kiri dan kemaluannya korban, terduga pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat, personil langsung menjemput terduga ke Polsek Cikarang Barat, dan mengamankan pelaku ke Polsek Cikarang Utara,” tutur Mustakim

Jalin hubungan selama tujuh tahun hidup bersama tak kunjung dinikahi

“Pelaku dan korban mengaku sudah hidup bersama selama tujuh tahun, dan dijanjikan untuk dinikahi namun hingga terjadinya peristiwa tersebut tidak juga dinikahi, namun pelaku melihat handphon korban, mengetahui ada hubungan dengan wanita lain, sehingga membuat emosi pelaku,” kata Mustakim

Ia menambahkan “barang bukti sebilah pisau kecil, dan gunting, berikut terduga diamankan di Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara guna dimintai keterangan lebih lanjut,” tegas Mustakim

Kasus penganiayaan terhadap seorang guru Sekolah Dasar, ditangani oleh pihak Kepolisian, terduga dapat dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan, penjara.

Sumber : Humas Polsek Cikarang Utara

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

0

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

GUE JABAR | Sumedang – Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi terus dilakukan oleh mahasiswa.

Kali ini puluhan Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumedang melakukan Aksi di depan Gedung DPRD Sumedang. Kamis (08/09/2022).

Polres Sumedang menurunkan puluhan personilnya untuk mengamankan Aksi Unjuk Rasa dari HImpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan yang memimpin langsung pengamanan aksi tersebut menerangkan bahwa Polres Sumedang siap mengawal dan menjaga Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa.

“Polres Sumedang bersama Kodim 0610 Sumedang selalu siap mengawal dan menjaga aksi dari para Mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya.” Ujar Kapolres.

“Kita akan laksanakan pengamanan secara preventif dan humanis untuk mencegah adanya bentrokan antara petugas yang mengamankan dengan Mahasiswa.” Tambah Kapolres.

“Untuk para mahasiswa sendiri silahkan menyampaikan aspirasinya dengan baik tanpa aksi yang berlebihan sehingga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif tetap terjaga.” Pungkas Kapolres.

Adapun beberapa tuntutan dari HMI pada aksi tersebut yaitu penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi yang telah diresmikan oleh pemerintah.

Mahasiswa juga meminta kepada DPRD Kabupaten Sumedang untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut.

Para Mahasiswa berpendapat kenaikan BBM Bersubsidi ini akan berdampak pada masyarakat kalangan menengah kebawah khususnya pelaku UMKM.

Walaupun aksi ini diwarnai dengan pembakaran Ban, namun aksi unjuk rasa ini dapat berjalan aman dan kondusif.

(Rbn)

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

0

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

GUE JABAR | Sumedang – Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi terus dilakukan oleh mahasiswa.

Kali ini puluhan Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumedang melakukan Aksi di depan Gedung DPRD Sumedang. Kamis (08/09/2022).

Polres Sumedang menurunkan puluhan personilnya untuk mengamankan Aksi Unjuk Rasa dari HImpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan yang memimpin langsung pengamanan aksi tersebut menerangkan bahwa Polres Sumedang siap mengawal dan menjaga Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa.

“Polres Sumedang bersama Kodim 0610 Sumedang selalu siap mengawal dan menjaga aksi dari para Mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya.” Ujar Kapolres.

“Kita akan laksanakan pengamanan secara preventif dan humanis untuk mencegah adanya bentrokan antara petugas yang mengamankan dengan Mahasiswa.” Tambah Kapolres.

“Untuk para mahasiswa sendiri silahkan menyampaikan aspirasinya dengan baik tanpa aksi yang berlebihan sehingga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif tetap terjaga.” Pungkas Kapolres.

Adapun beberapa tuntutan dari HMI pada aksi tersebut yaitu penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi yang telah diresmikan oleh pemerintah.

Mahasiswa juga meminta kepada DPRD Kabupaten Sumedang untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut.

Para Mahasiswa berpendapat kenaikan BBM Bersubsidi ini akan berdampak pada masyarakat kalangan menengah kebawah khususnya pelaku UMKM.

Walaupun aksi ini diwarnai dengan pembakaran Ban, namun aksi unjuk rasa ini dapat berjalan aman dan kondusif.

(Rbn)

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

0

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

GUE JABAR | Sumedang – Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi terus dilakukan oleh mahasiswa.

Kali ini puluhan Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumedang melakukan Aksi di depan Gedung DPRD Sumedang. Kamis (08/09/2022).

Polres Sumedang menurunkan puluhan personilnya untuk mengamankan Aksi Unjuk Rasa dari HImpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan yang memimpin langsung pengamanan aksi tersebut menerangkan bahwa Polres Sumedang siap mengawal dan menjaga Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa.

“Polres Sumedang bersama Kodim 0610 Sumedang selalu siap mengawal dan menjaga aksi dari para Mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya.” Ujar Kapolres.

“Kita akan laksanakan pengamanan secara preventif dan humanis untuk mencegah adanya bentrokan antara petugas yang mengamankan dengan Mahasiswa.” Tambah Kapolres.

“Untuk para mahasiswa sendiri silahkan menyampaikan aspirasinya dengan baik tanpa aksi yang berlebihan sehingga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif tetap terjaga.” Pungkas Kapolres.

Adapun beberapa tuntutan dari HMI pada aksi tersebut yaitu penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi yang telah diresmikan oleh pemerintah.

Mahasiswa juga meminta kepada DPRD Kabupaten Sumedang untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut.

Para Mahasiswa berpendapat kenaikan BBM Bersubsidi ini akan berdampak pada masyarakat kalangan menengah kebawah khususnya pelaku UMKM.

Walaupun aksi ini diwarnai dengan pembakaran Ban, namun aksi unjuk rasa ini dapat berjalan aman dan kondusif.

(Rbn)

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

0

Puluhan Personil Kepolisian Disiagakan Untuk Amankan Aksi Unras Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumedang

GUE JABAR | Sumedang – Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi terus dilakukan oleh mahasiswa.

Kali ini puluhan Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumedang melakukan Aksi di depan Gedung DPRD Sumedang. Kamis (08/09/2022).

Polres Sumedang menurunkan puluhan personilnya untuk mengamankan Aksi Unjuk Rasa dari HImpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan yang memimpin langsung pengamanan aksi tersebut menerangkan bahwa Polres Sumedang siap mengawal dan menjaga Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa.

“Polres Sumedang bersama Kodim 0610 Sumedang selalu siap mengawal dan menjaga aksi dari para Mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya.” Ujar Kapolres.

“Kita akan laksanakan pengamanan secara preventif dan humanis untuk mencegah adanya bentrokan antara petugas yang mengamankan dengan Mahasiswa.” Tambah Kapolres.

“Untuk para mahasiswa sendiri silahkan menyampaikan aspirasinya dengan baik tanpa aksi yang berlebihan sehingga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif tetap terjaga.” Pungkas Kapolres.

Adapun beberapa tuntutan dari HMI pada aksi tersebut yaitu penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi yang telah diresmikan oleh pemerintah.

Mahasiswa juga meminta kepada DPRD Kabupaten Sumedang untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut.

Para Mahasiswa berpendapat kenaikan BBM Bersubsidi ini akan berdampak pada masyarakat kalangan menengah kebawah khususnya pelaku UMKM.

Walaupun aksi ini diwarnai dengan pembakaran Ban, namun aksi unjuk rasa ini dapat berjalan aman dan kondusif.

(Rbn)

Police & Army Go to School di SMAN 3 Cikarang Utara Sangat Meriah

0

Police & Army Go to School di SMAN 3 Cikarang Utara Sangat Meriah

GUE JABAR | BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf. M. Horison Ramadhan memimpin kegiatan Police & Army Go To School di SMAN 3 Cikarang Utara, Perumahan Bumi Citra Lestari, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (7/9/2022).

Kegiatan (Police & Army Go To School) ini adalah sebuah program untuk memotivasi anak-anak, dengan mensosialisasikan pencegahan kenalan remaja.

“Dengan adanya kegiatan ini kami ingin memberi wawasan kepada para pelajar agar menjauhi kenakalan remaja dan membuka wawasan mereka bahwa pergaulan yang baik karena pergaulan yang buruk akan merusak masa depan,” ujar Gidion.

Acara ini juga sebagai bentuk memotivasi para guru untuk bersama-sama menciptakan generasi yang lebih baik.

“kami mengajak para pengajar untuk terus semangat memberikan motivasi kepada siswa/i agar rajin belajar dan bertanggungjawab sebagai generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Acara demi acara diramu sedemikian apik dan semuanya merupakan kreativitas dari para siswa/i di SMAN 3 Cikarang Utara.

“Para pelajar di sini banyak yang memiliki bakat atau talenta terpendam. Semua yang menyaksikan pasti akan takjub termasuk kami,” katanya.

Demi memeriahkan acara, Polres Metro Bekasi juga menghadirkan tiga pemain Bhayangkara FC yang saat ini berlaga di liga 1.

“Kami juga menghadirkan pemain Bhayangkara FC. Mereka menjadi motivasi bagi seluruh pelajar yang adalah generasi penerus bangsa dimasa yang akan datang,” imbuhnya.

Gidion menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilangsungkan secara rutin. Mengunjungi sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi.

“kita sejak awal berkomitmen menyambangi seluruh sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi. Dari situlah kami menggerakkkan para siswa untuk menjauhi tawuran, balap liar, dan mengajak mereka bijak dalam Bermedsos,” pungkasnya.

KAMI PD Kabupaten Bekasi Tuntut Satpol PP Tutup THM Yang Nodai Dunia Pendidikan

0

KAMI PD Kabupaten Bekasi Tuntut Satpol PP Tutup THM Yang Nodai Dunia Pendidikan

GUE JABAR | BEKASI – Puluhan Masa dari Komunitas Aktivis Muda Indonesia, KAMI Kabupaten Bekasi, berujukrasa di depan Pintu masuk Gedung Pemkab Bekasi. (07/09/2022).

Dalam aksinya, mereka menuntut agar Satpol PP kabupaten Bekasi, bertindak tegas atas dugaan beberapa oknum yang di duga pemandu lagu, berjoget dengan menggunakan seragam putih abu-abu di sebuah tempat hiburan malam, yang terjadi di daerah Lippo, Cikarang Selatan.

” Ini sudah menodai dunia Pendidikan, dan kami meminta agar secepatnya itu tempat ditutup ” ujar Farhan selaku Koordinator Aksi.

Sementara itu, PLT Kasatpol PP Kabupaten, Deni. Yang mendatangi para pengunjuk rasa, berjanji akan segera menindak lanjuti kasus yang terjadi di THM tersebut.

” Kita sudah proses, sesuai SOP, dan kita juga sudah memanggil orang-orang yang di duga terlibat, termasuk pengelolanya, dan kita usahakan secepatnya kami segel dan ditutup” ujarnya di depan para pengunjuk rasa.

Masa yang tidak puas dengan jawaban PLT Kasatpol PP, akhirnya audensi ke pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi yang diterima M.Nuh. Dalam pertemuan itu massa KAMI tegas meminta wakil rakyat ini juga mendesak agar memberikan dukungan penutupan terhadap THM tersebut.

Wakil Ketua DPRD, M.Nuh pun kaget melihat Vidio yang beredar joget dugem mengenakan pakaian sekolah putih abu-abu bahkan beberapa diantaranya lengkap dengan lambang OSIS.

“Ini sih udah kelewatan, udah gak benar ini. Kondisi ini segera saya rapatkan dengan Komisi I dengan Komisi IV nanti kawan-kawan dari KAMI juga bisa dilibatkan,” katanya.

(Tim)

Terkait Pencabutan Subsidi BBM Oleh Pemerintah Untuk Bantalan Sosial, Polda Jabar dan Forum Mahasiswa Jabar Gelar Diskusi Bersama

0

Terkait Pencabutan Subsidi BBM Oleh Pemerintah Untuk Bantalan Sosial, Polda Jabar dan Forum Mahasiswa Jabar Gelar Diskusi Bersama

GUE JABAR | Bandung – Polda Jabar Bersama Forum Mahasiswa Jabar ,Sosialisasikan Pengalihan Subsidi BBM ke Bantuan Sosial di Wilayah Jawa Barat. Selasa , 6/9/2022 yang bertempat di Hotel Cordela Jl.Soekarno – Hatta No 791 B Bandung.

Ketua Panitia Penyelenggara AKBP.DR. Ketut Adhi Purnama, S.H. M.H , Acara ini Dengan menggandeng unsur Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dan perwakilan dari BPH Migas sebagai pembicara,Polda Jabar beserta Forum Mahasiswa Jabar ,Dengan sosialisasi ini , diharapkan isu kenaikan BBM tak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Diharapkan dengan adanya FGD Sosialisasi pengalihan subsidi BBM ke Bantalan Sosial, dengan Narasumber dari pihak yang berkompeten BPH Migas, Asda II Bidang perekonomian dan Pembangunan Jabar, Kabapenda Provinsi Jabar , dapat memaparkan alasan Subsidi BBM ke Bantalan Sosial kepada Peserta FGD ,yang terdiri dari elemen Mahasiswa, Buruh, Ormas ,LSM,TNI-Polri , Tokoh agama dan Masyarakat untuk ikut mensosialisasikan kepada Masyarakat.” Ucap AKBP.Ketut Adhi.

Akan beda jika Para Tokoh dapat membantu ikut memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat lainny, sehingga tidak akan ada dampak atau gejolak ketika mereka mendapatkan informasi yang benar sepenuhnya, sehingga diharapkan dengan sosialisasi ini informasi sepenuhnya bisa diterima masyarakat, bisa dipahami.

Sosialisasi terkait kebijakan dari pemerintah pusat tersebut dilaksanakan oleh Forum Mahasiswa dan Polda Jabar sesuai dengan arahan dari Mabes Polri.

Dengan sosialisasi tersebut, diharapkan isu kenaikan BBM tak menimbulkan gejolak di masyarakat,disaat Perekonomian Negara membutuhkan Konsentrasi Perbaikan ini.

FGD berjalan lancar dan kondusif, ditutup dengan Diskusi tanya jawab,dan diakhiri oleh Makan siang bersama.

Sumber/Penulis (MR/INFOJAWARA)

Santri Asal Cikarang Bekasi Jadi Juara Cerdas Cermat di Bandung, Kalahkan Senior

0

Santri Asal Cikarang Bekasi Jadi Juara Cerdas Cermat di Bandung, Kalahkan Senior

GUE JABAR | BANDUNG – Sholahuddin Syarif El Ghoust santri baru asal Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kampung Rukem, Desa Jatireja, berhasil meraih juara satu bersama dua temanya mengalahkan beberapa peserta lain yang nota bene dari kakak – kakak kelas.

Lomba cerdas cermat para santri Pondok Pesantren Al Falah Cicalengka, Bandung, Jawa Barat ini adalah salah satu rangkaian beberapa lomba yang diadakan oleh Pesantren dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharram 1444 H, Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) HUT RI ke – 77 sekaligus Semarak Milad Al Falah ke-52 yang diselenggarakan pada tanggal 17 – 26 Agustus 2022.

Ketika pengumuman hasil juara, sang pembawa acara sempat menyampaikan bahwa ananda Sholah, sapaan akrab Sholahuddin, ketika sang juri belum selesai membacakan soal, tapi Sholah sudah tekan bunyi bel untuk menjawab, dan ternyata jawabannya benar.

“Entah darimana dia jawabannya bisa benar,” Ujar MC/pembawa acara dengan nada bercanda saat mewawancarai Sholah diatas panggung disaksikan ribuan para santri putra-putri lainnya.

Ini semua juga tidak lepas dari guru pembimbingnya di Kobong (asrama) Imam ‘Ashim, Ustad Hadi Hidayatulloh yang sudah membimbing sejak awal masuk santri baru.

Diketahui, Sholah adalah putra pertama asal Kabupaten Bekasi dari pasangan suami istri Taufik Suprapto dan Lilis Maesaroh, yang baru masuk pesantren sejak pertengahan bulan Juli 2022.

Dari keterangan ayahnya Sholah, usai lulus dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Kamil, ia sangat bersemangat kuat ingin melanjutkan ke Pesantren Amtsilati yang ada di daerah Jepara, Jawa Tengah, bahkan sebelumnya bersama kedua orang tuanya sempat meninjau lokasi dan foto bersama dengan Kyainya, KH Taufiqul Hakim. Namun karena ada musibah kecelakaan yang dialaminya, membuat ujung kaki kiri Sholah patah akibat ketabrak mobil usai pulang sekolah jalan kaki.

Atas bujukan ayahnya, karena Sholah sangat kuat keinginannya untuk Pesantren, dan Sholah ngefans dengan club sepak bola Persib Bandung, maka ayahnya menyarankan untuk Pesantren di Al Falah, Bandung, dan akhirnya Sholah bersedia.

Kini ananda Sholahuddin dalam situasi kakinya belum sembuh normal, berjalan lambat tertatih – tatih masih proses berobat jalan, walau selalu tertinggal dalam setiap aktipitas belajar maupun sholat berjamaah, namun semangatnya tetap kuat untuk menuntut ilmu.

“Saya berharap, para pembimbing ataupun pengurus santri bisa memaklumi kondisi anak saya, agar jangan terlalu sering dihukum bila Sholah sering tertinggal dalam setiap kegiatan. Biasanya para pengurus atau seksi keamanan sangat galak-galak dan tidak segan-segan menghukum santri bila ada santri yang nakal atau sering tertinggal sholat berjamaah. Karena saya dulu ngalamin waktu pesantren walaupun sebentar di Madrasatul Qur’an (MQ), Tebuireng, Jombang, Jawa Timur”, Ujar Abah Sholah, sapaan akrabnya.

Abah Sholah juga memasrahkan sepenuhnya kepada para guru-guru dan pembimbing di pesantren, serta berterimakasih atas segala pendidikan dan bimbingan anaknya, dengan harapan nantinya bisa menjadi anak Sholeh yang taat ibadah dan mendapat ilmu yang berkah atas ridho dari para guru-gurunya.

(Tim)