Home Blog Page 252

Tim Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Bekasi

0

Tim Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Bekasi

GUE JABAR | Jakarta – Tim gabungan Subdit Resmob Ditreskrimum PMJ telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan kasus pembunuhan dan atau penganiayaan yang terjadi pada hari Selasa tgl 24 Mei 2022 skr pkl 16.05 WIB, di Kampung. Pulo, Kapuk RT. 002/005, Ds. Mekar Mukti, Kec. Cikarang Utara, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

Kabid humas Polda metro jaya Menyampaikan Pelaku dendam terhadap korban (N) karena motornya ditabrak dari belakang, sehingga pelaku tidak terima.

Sebelumnya terjadi keributan antara Tersangka dan korban di jalan karena korban menabrak motor tersangka, selanjutnya tersangka melihat korban melintas di depan dagangan tersangka, ujar Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin 06/60/2022.

Lanjut, “kemudian tersangka menghadang korban dengan mengacungkan pisau, selanjutnya terjadi perkelahian antara Tersangka dan Korban yang mengakibatkan Korban menerima tusukan pisau dari tersangka, selanjutnya tersangka langsung meninggalkan tempat kejadian dan melarikan diri”

Pelaku ditangkap setelah Tim melakukan pencarian tersangka di tempat tinggal dan tempat kerja tersangka di Cikarang Utara, Bekasi, dan tim melakukan pencarian tersangka di rumah orang tua tersangka di Palembang, Sumatera Selatan.

“Yang sebelumnya Ditemukan barang-barang milik tersangka berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban dan handphone yang digunakan oleh tersangka ditinggal di tempat Kakak Ipar tersangka di Cikarang Utara”, ucapnya

“Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) Tahun” tutupnya.

(Redaksi)

Kades Karangsari Ceritakan Kronologi Sebenarnya dan Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Diduga Melakukan Penganiayaan

0

Kades Karangsari Ceritakan Kronologi Sebenarnya dan Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Diduga Melakukan Penganiayaan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, terhadap wanita yang berinisial ERS, sempat membuat kaget sang Kades, menurutnya hal itu tidak dibenarkan.

Bao Umbara selaku Kepala Desa Karangsari saat di jumpai di Kantor Desa pada Senin (6/6/2022) mengatakan, itu keterangan yang berlebihan jauh berbeda dengan kenyataannya.

Pasalnya, masih kata Bao, awal kejadian itu dirinya hendak bermusyawarah kerumah ERS dengan dasar adanya surat pernyataan yang telah di buat oleh kedua belah pihak melalalui musyawarah yaitu orang tua ERS dan Bao Umbara, yang isinya bahwa orang tua ERS akan mengembalikan uang sebesar Rp. 250.000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta).

“Surat pernyataan itu sudah lama kami buat dengan hasil musyawarah, merasa ada uang saya di orangtuanya ERS maka saya hendak bersilaturahmi untuk memusyawarahkan bagaimana untuk kelanjutan uang saya tersebut.”Jelasnya Kades Karang Sari.

Lanjutnya, namun hal yang tidak biasa terjadi saat saya sedang berbincang dengan orang tua perempuannya ERS, tiba tiba ERS datang menghampiri saya dan berkata yang kasar sambil menarik baju kemeja saya, hingga pada putus kancing baju yang saya pakai saat itu, melihat ERS seperti itu saya mencoba menahan tubuh ERS dengan tangan kosong saya, dengan menahan keningnya ERS yang saya tempelkan dengan telapak tangan saya, demi menghindari hal hal yang tidak di inginkan.

Bukan hanya itu, sang Kades menceritakan ERS juga merobek surat pernyataan yang dibuat dan di tandatangani oleh Bapaknya ERS sendiri, saat hendak di foto untuk dijadikan dokumen di Handphone, ERS dengan cepat merampas Handphonenya.

“Saya kesana bukan hanya sendiri, tetapi saya berdua dengan orang kepercayaan saya yang bernama Bajil, Saat saya hendak menyuruh Bajil untuk mengambil surat pernyataan yang dibuat orangtuanya ERS, dengan spontan ERS merobek robeknya, dan ERS langsung mengambil Hp saya dan Bajil.” Ujarnya.

Melihat apa yang telah dilakukan ERS, Kades kemudian dengan orang kepercayaanya pamit meninggalkan rumahnya ERS. Terangnya Bao Umbara kepada awak media.

Menurutnya, dengan adanya dugaan penganiayaan yang di lakukannya itu adalah bohong semata atau pembelaan diri dari ERS, meskipun dirinya (Bao Umbara) telah di laporkan sebagai terlapor di Polres Metro Bekasi, Bao akan memberikan keterangan kepada pihak kepolisan dengan apa adanya seperti apa yang di alaminya, Bao Umbara juga mengatakan tidak menutup kemungkinan akan menempuh hal yang sama yaitu menempuh jalur hukum, atas adanya pelaporan dirinya.

Diterangkan oleh Bao Umbara kepada wartawan, bahwa sebelumnya mereka memiliki hubungan yang dekat antara Bao Umbara dan ERS.

Bahkan pengakuan sang Kepala Desa Karangsari ini, hubungan mereka hendak kejenjang yang serius akan menikahi ERS sebagai istrinya, karena diketahui ERS hidup masih berstatus sendiri.

Namun ditengah perjalanan hubungan itu tidak sesuai yang di harapkan, hubungan tersebut kandas di tengah jalan, sehingga apa yang telah di perbuat oleh kades yaitu dengan membangun rumah di atas tanah milik orang tuanya ERS menjadi sia sia.

Namun dengan hasil musyawarah kedua belah pihak, orang tua ERS membuat pernyataan yang isinya akan mengembalikan uang kepada Bao Umbara sebesar Rp. 250.0000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta) yang d tandatangani oleh orang tuanya ERS di atas materai pada tanggal 02 Maret 2021.

(Dayat)

Warga Bekasi Kena Prank, Ternyata Wahyu Tidak Tenggelam di Kalimalang dan Masih Hidup, Ini Keterangan Kepolisian

0

Warga Bekasi Kena Prank, Ternyata Wahyu Tidak Tenggelam di Kalimalang dan Masih Hidup, Ini Keterangan Kepolisian

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Terkait kasus kecelakaan yang menyebabkan korbanya tenggelam di Kalimalang, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat Bekasi ternyata hanayalah salah satu skenario yang dibuat oleh Wahyu (yang sebelumnya dinayatakan tenggelam), yang nyatanya masih hidup dan kini dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengungkapkan kejadian yang sebenarnya dalam Konferensi Pers nya yang digelar langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin 6 Juni 2022.

“Saya ingin menginformasikan bahwa laka lantas yang korbanya tercebur di kali malang bahwa hasil penyelidikan bahwa kejadian tersebut hanya rekayasa yang diinisiasi oleh Wahyu sendiri,” Ungkap Kapolres.

“Dan pada hari minggu 5 juni wahyu ternyata masih hidup, dan rekayasa tersebut hanya ingin mendapatkan klaim asuransi, dan ini adalah peristiwa yang dapat dilakukan proses hukum karena sudah memberikan keterangan palsu dan juga salah satu kebohongan yang membuat gaduh di masyarakat,” Terang Kapolres.

Pada saat kejadian tersebut Wahyu ternyata berpindah dari motor dan pergi menggunakan mobil Pajero warna hitam.

Dari penyelidikan tersebut Kapolres mengatakan bahwa sudah menetapkan 4 tersangka 3 diantaranya sudah diamankan yaitu DS, AS dan AM serta 1 masih DPO (Wahyu).

“Kita sudah menetapkan 4 tersangka sedangkan wahyu sendiri kita sudah menetapkan sebagai DPO,” Tegasnya.

“Untuk kendaraan sendiri sudah mereka rusak di wilayah karawang dan wahyu sendiri sudah pindah ke dalam mobil,”.

Kapolres juga menjelaskan bahwa para tersangka dapat dijerat ke ranah hukum dan kurungan penjarannya sendiri kurang dari 1 Tahun.

Sebelumnya diberitakan bahwa telah terjadi Lakalantas yang salah satu korbanya tercebur di Kalimalang Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat Bekasi pada hari sabtu dini hari.

(Redaksi)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kapolres Metro Bekasi : Ayo Gowes

0

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kapolres Metro Bekasi : Ayo Gowes

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan Gowes bareng dalam “Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia” memperingati World Bicycle Day dan hari Lingkungan Hidup Sedunia, Minggu (5/6/2022) pukul 07.00 WIB.

Gidion mengatakan, rute yang dilalui yakni, start bergerak bersama dari Mapolres Metro Bekasi menuju Hollywood Junction Jababeka, Rumah Sakit Harapan Keluarga, Bundaran Patung kuda Jababeka dan berakhir di Stadion Wibawa Mukti.

“Untuk jarak yang ditempuh sejauh kurang Lebih dua belas koma sembilan kilometer,” kata Gidion.

Menurutnya, sepeda adalah sarana kesehatan dan sepeda adalah solusi dari kehidupan dalam menciptakan lingkungan kehidupan yang bersih dan sehat.

“Di acara ini kami bersama masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan hidup. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” ucapnya.

Gidion berjanji akan menggelar acara serupa dalam rangka menyambut HUT TNI dan HUT Bhayangkara di Kabupaten Bekasi.

“Kedepan kami akan selenggarakan kembali dalam rangka menyambut HUT TNI dan Bhayangkara,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Fun Bike To Work chapter Cikarang Asep mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada bapak Kapolrestro Bekasi dan Bapak Dandim yang telah hadir dan mendukung terlaksana nya acara Fun Bike bersama masyarakat,” ucap Asep.

Ia berharap semoga kegiatan itu dapat bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai program-program kelestarian lingkungan hidup nantinya.

“Semoga kedepannya dapat bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai pendukung program pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy Supriadi, Dandim 0509/Bekasi Letkol Inf. Muhammad Horison Ramadhan, Pejabat Utama Polres dan Kodim 0509/Bekasi dan para pencinta Gowes se-Kabupaten Bekasi.

(Redaksi)

Gelar Kring Serse Secara Rutin, Mampu Menekan Angka Kriminalitas di Kabupaten Bekasi Menurun

0

Gelar Kring Serse Secara Rutin, Mampu Menekan Angka Kriminalitas di Kabupaten Bekasi Menurun

Kabupaten Bekasi – Kepala Kepolisian Resort Polres Metro Bekasi memimpin langsung Apel Kring Serse yang dilakukan di halaman Ramayana Cibitung, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Sabtu (05/06/2022).

Dalam kegiatan ini dihadiri juga oleh Tiga Pilar Kecamatan Cikarang Barat, kerutinan di gelarnya Apel Kring Serse ini dalam rangka mengecek kesiapsiagaan personil jajaran Reskrim dalam melaksanakan tugas mengungkapkan kasus kriminal di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

“Untuk mengantisipasi tiga C yaitu Curas,Curat dan Curanmor semenjak adanya Kegiatan rutin satu Minggu sekali yang dilakukan ini, setelah dilihat dari data, ada penurunan kasus Kriminalitas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi,” Ucap Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Karena kita melakukan ini rutin setiap satu Minggu sekali, Evaluasi – Evaluasi yang dilakukan selama satu minggu kemarin terus kita kembangkan dan koreksi.

Dirinya mengutarakan, “Untuk persoalan reaksi sosial masyarakat menjadi atensi koreksi bagi kita semua,” Imbunya.

“Bergerak cepat untuk merespon, sehingga masyarakat paham dan tahu betul bahwa Polisi selalu hadir. Mari sama – sama kita ciptakan Kabupaten Bekasi, aman damai dan sejahtera,” Pungkasnya.

(ki)

IPSI Kabupaten Konawe Selatan Resmi Di Nakhodai Ipda Frans Rantealeang 

0

IPSI Kabupaten Konawe Selatan Resmi Di Nakhodai Ipda Frans Rantealeang 

GUE JABAR | Kendari – Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara periode 2022 – 2027 dilantik, Pelantikan Sabtu pagi bertempat di Azizah Hotel di Kota Kendari, Sabtu 4 Juni 2022.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Sekertaris Umum (Sekum), DPD IPSI Sultra, Kapolres Konsel yang diwakili Kapolsek Moramo Utara, Kapolresta Kendari yang diwakili Kabag Perencanaan, Bupati Konsel yang diwakili dan sejumlah OPD Konsel

Prosesi Pelantikan diwali dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya , Mars IPSI kemudian Pembacaan Surat Keputusan dan Naskah Pelantikan

Dan dilanjutkan dengan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah

Dalam sambutanya seusai di Lantik. Ipda Frans Rantealang  berharap agar rekan  Pengurus IPSI Konawe dapat menjalankan amanah Organisasi dengan baik dan bisa  meningkatkan prestasi di masa depan yang akan datang

“mari sama-sama menjaga organisasi dan perguruan yang ada di wilayah kita. Kita  kembangkan lebih baik lagi. Agar anak-anak kita dapat melanjutkan budaya beladiri kita ini,” ujarnya.

Segenap pengurus IPSI Konsel tentunya akan senantiasa bersinergi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Konsel dalam membina dan meningkatkan prestasi pencak silat, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional bahkan sampai ke tingkat internasional.

“Dalam beberapa waktu yang akan datang kita akan menghadapi beberapa efent yang bergengsi. Salah satunya adalah Porprov Yang rencananya akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober mendatang. Maka kita harus mempersiapkan atlit-atlit terbaik kita agar dapat mengharumkan nama konawe selatan

Dikesempatan itu juga Ipda Frans berpesan kepada semua pengurusan IPSI Konsel ini, dalam perjalanan kepengurusan kedepan senantiasa bisa menghadirkan kambtibmas tidak terpengauruh pengaruh radikal  tidak mengkonsumsi obat terlarang, dan tidak menggunakan kekuatan untuk premanisme.

“mari rekan-rekan semuanya agar menghindari yang namanya ancaman radikalisme. Saya berharap seluruh pengurus IPSI Konsel jangan sampai terpengaruh dengan aliran-aliran radikal, Kemudian juga saya menekankan kepada rekan-rekan semuanya bahwa, tidak boleh ada yang bermain-main obat terlarang, karena ini adalah mengancam generasi kita dan generasi bangsa, serta jangan ada yang  menggunakan kemampuan kanuragan lalu ikut dalam kelompok-kelompok kekerasan atau terlibat premanisme dan kejahatan jalanan,” tutupnya.

Pelatihan Budidaya Ikan di Ponpes Halqoh El-Istighotsah, H Boby: Lulusan Pondok Tidak Harus Menjadi Ustad

0

Pelatihan Budidaya Ikan di Ponpes Halqoh El-Istighotsah, H Boby: Lulusan Pondok Tidak Harus Menjadi Ustad

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Cikarang Listrindo bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan BUMDES Desa Karang Raharja berkolaborasi menggelar pelatihan budidaya ikan di Pondok Pesantren Halqoh El-Istighotsah pada Sabtu (4/6/2022).

Kegiatan tersebut merupakan program pemberdayaan manusia atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Cikarang Listrindo yang berupa pembagian bibit ikan patin dan nila beserta cara pemeliharaannya.

Menurut Pak Ardi yang merupakan perwakilan dari Cikarang Listrindo, ada sekitar 2000-3000 bibit ikan yang rencananya akan dibagikan kepada para santri.

H Boby selaku ketua Majelis Dzikir Halqoh El-Istighotsah sangat menyambut kegiatan tersebut dan menanggapinya dengan positif.

“Pelatihan ini merupakan pendidikan agar santri-santri disini tidak hanya belajar di bidang agama, tapi juga berwirausaha. Lulusan pondok tidak harus menjadi ustad atau kiai, lulusan pondok bisa menjadi apapun. Sehingga, dengan pelatihan ini para santri diharapkan mempunyai bekal untuk menernak ikan”, ujarnya kepada Tim Media Center.

Senada dengan H Boby, Wahyudin yang mewakili Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi juga menyambut baik kegiatan tersebut. Wahyu mengatakan, Dinas Perikanan menyambut baik apa yang dilakukan Cikarang Listrindo.

“Pihak Cikarang Listrindo meminta kami agar memberikan penyuluhan terlebih dahulu terhadap penerima pemberdayaan tersebut. Kami juga sampaikan kepada Pak Kyai, Dinas Perikanan memiliki Balai Benih”. Ucapnya.

Nanti dipersilahkan, lanjut Wahyu, Ponpes mengajukan permohonan sebagai dasar kami untuk support. Apa-apa saja yang bisa kami berikan.

DPP IWO INDONESIA Pertanyakan Status TJ di DISKOMINFO Kabupaten Bekasi

0

DPP IWO INDONESIA Pertanyakan Status TJ di DISKOMINFO Kabupaten Bekasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Dewan Pimpinan Pusat IWO INDONESIA, melalui sekrtariat Jendral telah mengirimkan surat resmi pada, hari ini, surat di antar oleh David Sanjaya Koordinator IWO INDONESIA Pulau Sumatera pada Jumat 3 Juni 2022 dan di telah di terima oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bekasi di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi Deltamas Cikarang Pusat.

Menurut David Sanjaya didalam rilis yang diterima oleh temen – temen Jurnalis Media Online yang tergabung di IWO INDONESIA, bahwa surat tersebut adalah implementasi dari surat kuasa yang telah di terima DPP IWO INDONESIA, untuk menempuh jalur hukum, apa yang di lakukan Saudara Tata Jaelani pada anggota IWO INDONESIA pada saat pelantikan di gedung DPRD Kabupaten Bekasi bulan Mei lalu.

Davit menjelaskan dalam rilisnya bahwa ini sudah keputusan bulat DPP IWO INDONESIA dan Perintah Ketua Umum IWO INDONESIA Adv. NR Icang Rahardian SH di Kuta Bali, pada senin 30 Mei 2022″. Kebetulan Ketua Umum telah memerintahkan dan telah membentuk team dalam masalah ini, benar tidak benarnya kejadian tersebut kita serahkan pada pihak yang berwajib dan ini adalah tugas kita IWO INDONESIA, untuk melindungi dan menjaga marwah temen – teman Jurnalis di Seluruh Indonesia. Itu ucapan Ketua Umum pada saya Via Telpon selulernya.”

Ditempat terpisah Sekrtaris Jendral IWO INDONESIA, Epih Fauzi membenarkan bahwa dirinya telah menbuat surat resmi pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bekasi terkait permohonan Keterbukaan Informasi terkait nama – nama orang yang diduga direkrut oleh Diskominfo Kabupaten Bekasi.

“Untuk lebih jelasnya kita tunggu jawaban mereka dan upaya – upaya hukum lainnya yang telah di susun oleh Ketua Umum IWO INDONESIA.” tutup sekjen IWO INDONESIA. (**)

Gelar Doa Kebangsaan Lintas Agama di Bekasi, Forkopimda Doakan Indonesia Bebas Covid-19 dan Putra Gubernur Jabar

0

Gelar Doa Kebangsaan Lintas Agama di Bekasi, Forkopimda Doakan Indonesia Bebas Covid-19 dan Putra Gubernur Jabar

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) gelar Do’a Kebangsaan Lintas Agama di halaman Hollywood Junction Jababeka, Cikarang (2/6/2022) Malam.

Kegiatan yang pertama kali digelar di ruang terbuka ini mengusung tema “Untuk Indonesia Terbebas dari Covid-19 dan Memperkuat Kebersamaan Antar Umat Beragama Khususnya Kabupaten Bekasi.”

PJ Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan, MT yang memimpin kegiatan ini sontak memberikan apresiasi kepada pihak penggagas dan panitia kegiatan ini.

“Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres, Dandim, Kajari, Perwakilan Kemenag, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta stake holder yang terlibat,” ucap Dani.

Ia berharap kegiatan positif ini terus rutin digelar demi semakin eratnya tali persaudaraan antar umat beragama di Kabupaten Bekasi.

“Saya sangat setuju jika kegiatan ini rutin diadakan. Sehingga kerukunan antar umat beragama, dan saling bahu-membahu membangun Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi,” kata Dani.

Selain berdoa untuk Indonesia terbebas dari Covid-19 dan memperkuat kebersamaan antar umat beragama di Kabupaten Bekasi. Dani juga mengajak semua hadirin mendoakan putra Gubernur Jawa barat Eril Khan Mumtadz yang hilang di Sungai Aere Swiss.

“Kita berharap Indonesia segera terbebas dari Covid-19, Bekasi makin rukun dan tak lupa saya meminta doa kepada para pemuka agama untuk mendoakan Eril Khan Mumtadz putra dari Gubernur Jawa Barat yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian di Sungai Aere Swiss,” tukasnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan ini ditutup dengan doa bersama yang diwakilkan satu-persatu dari pemuka agama.

(Redaksi)

Pengunjung Central Park Meikarta Meninggal, Diduga Tersambar Petir

0

Pengunjung Central Park Meikarta Meninggal, Diduga Tersambar Petir

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pengunjung Meikarta ditemukan terkapar meninggal dunia, diduga tersambar petir di tengah jembatan cinta danau Central Park Meikarta Lippo Cikarang Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. Rabu (1/06/22)

Kondisi saat kejadian cuaca sedang hujan dan diketahui korban bernama Prengki Gunawan (39th) laki-laki, warga Kampung Kampung Tegaldanas Tower RT 01/02 Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi sebelumnya diketahui sedang melintas di jembatan tersebut.

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin menuturkan, berdasarkan informasi dari saksi selaku security Central Park Meikarta saat berjaga mendapat laporan adanya pengunjung pingsan di tengah jembatan cinta .

“Kemudian saksi melakukan pengecekan atas laporan tersebut, setelah di cek benar adanya seorang laki-laki dalam keadaan tengkurab menggunakan baju merah bercelana jens biru, di tengah- tengah jembatan cinta, setelah di cek oleh saksi korban sudah meninggal dunia.” Kata Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin, Kamis (2/06/22).

Selanjutnya, atas kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Cikarang Selatan dan petugas langsung mengevakuasi jasad Korban.

“Korban selanjutnya di bawa ke RSUD Kabupaten Bekasi guna dilakukan visum. ” Tutupnya.

(Redaksi)