Ratusan Paket Sembako dari Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat Disalurkan kepada Buruh di Medan
GUE JABAR | MEDAN – Dalam rangka memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2022 lalu, Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat memberikan bantuan sembako kepada para buruh. Kali ini diberikan bantuan seabanyak ratusan paket sembako yang terdiri dari Beras 500 Kg dan Minyak Goreng 100 Liter.
Pemberian bantuan sembako secara simbolis diserahkan oleh Ketua Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat Kota Medan, Ricky Shahreza di Kantor Dinas Ketanaga Kerjaan Provinsi Sumatera Utara, Medan, Rabu (18/5/2022).
Hadir Dalam Acara tersebut, Dahlan Ginting (Ketua Serikat Buruh Bersau Indonesia/Ketua Panitia Perayaan Hari Buruh), Jonson Pardosi (Plt. Koorwil Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI)/Sekretaris Panitia Perayaan Hari Buruh ), Roni Ramadhani (Ketua DPD Serbunas/ Wakil Ketua Panitia Perayaan Hari Buruh ), Nia Kurniawaty (Ketua Tingkat Provinsi PD. FSP Pariwisata SPSI Sumut/ Bendahara Panitia Perayaan Hari Buruh).
Ketua Serikat Buruh Bersau Indonesia/Ketua Panitia Perayaan Hari Buruh, Dahlan Ginting mengucapkan terima kasih kepada Tim Gerakan Berbagi Indonesia Sehat Indonesia Hebat atas bantuan sembako kepada pekerja yang mengalami kesulitan ekonomi akibat terdampak Covid-19. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi pekerja khususnya untuk buruh di Kota Medan.
“Semoga bantuan yang diberikan ini bermanfaat serta berguna bagi para pekerja yang terdampak pandemi walaupun pandemi ini sudah semakin membaik”
Dahlan Ginting menjelaskan, Akan berupaya dalam mensukseskan kegiatan perayaan hari buruh dengan cara menjaga kondusifitas acara yang dihadiri oleh beberapa elemen buruh. (Rizky Zulianda)
Mengenang Ibu Agung Hj Fatmawati, Puan: Nenek Sekaligus Inspirasi
GUE JABAR | JAKARTA – Tepat hari ini, 42 tahun lalu, Indonesia kehilangan ibu negara pertamanya, Fatmawati. Ia meninggal pada tanggal 14 Mei 1980 pada usia 57 tahun di Kuala Lumpur, Malaysia karena serangan jantung ketika dalam perjalanan pulang umroh dari Mekkah.
Cucu Fatmawati, Puan Maharani, mengenang neneknya itu sebagai sosok yang membanggakan.
“Ibu Fatmawati selain menjadi kebanggaan keluarga kami, beliau juga adalah sosok kebanggaan masyarakat Bengkulu, dan kebanggaan bangsa Indonesia,” kata Puan, Sabtu (14/5/2022).
Puan pun selalu menjadikan sosok Fatmawati sebagai inspirasi.
Perjuangan Fatmawati yang mendukung Soekarno dalam memproklamirkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dinilai Puan tak hanya sekedar pengabdian istri kepada suami, namun juga seorang warga kepada negara dan bangsanya.
“Salah satu cerita yang paling menginspirasi dari Ibu Fatmawati adalah bagaimana ia turut menjahit bendera merah putih, yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan,” kata mantan Menko PMK ini.
Puan mengisahkan, saat itu untuk mendapatkan bahan kain merah dan putih dalam ukuran sebesar bendera bukan lah hal yang mudah.
Barang-barang eks impor semuanya berada di tangan Jepang.
Fatmawati pun harus meminta bantuan Shimizu, orang yang ditunjuk oleh Pemerintah Jepang sebagai perantara dalam perundingan Jepang-Indonesia.
Shimizu lalu mengusahakannya lewat seorang pembesar Jepang, yang mengepalai gudang di Pintu Air di depan eks Bioskop Capitol.
Dengan susah payah Fatmawati akhirnya mendapatkan bahan kain itu dan menjahitnya.
“Bendera itulah yang berkibar di Pegangsaan Timur saat proklamasi kemerdekaan Indonesia,” kata perempuan pertama yang menjadi Menko di Indonesia ini.
Fatmawati menghabiskan waktunya untuk menjahit bendera itu dalam kondisi fisik yang cukup rentan.
Pasalnya, Fatmawati saat itu sedang hamil tua dan sudah waktunya untuk melahirkan putra sulungnya, Guntur Soekarnoputra.
Fatmawati menjahit bendera itu secara berangsur-angsur dengan mesin jahit Singer yang dijalankan hanya dengan tangan saja.
Sebab dokter melarang ia menggunakan kaki untuk menggerakkan mesin jahit.
Tak jarang, Fatmawati menitikkan air mata kala menjahit bendera itu.
Namun, Fatmawati tak berhenti menjahit bendera itu hingga rampung karena meyakini Indonesia akan segera merdeka dalam waktu dekat.
“Bagi saya, Ibu Fatmawati adalah sosok yang mempunyai visi dan pandangan jauh ke depan. Atas jasa Beliau, kita bangsa Indonesia memiliki bendera pusaka merah putih yang dijahit dengan tangan Beliau sendiri dan dipersiapkan sebelum Indonesia merdeka,” kata Puan. (*)
Kata Puan, Dampak Global Pelarangan Ekspor Minyak Sawit Indonesia
Oleh: Mirah Kusumaningrum
GUE JABAR | JAKARTA – Akibat kelangkaan pasokan minyak goreng di tanah air, akhirnya mulai tanggal 28 April 2022 Pemerintahan presiden Joko Widodo melarang ekspor produk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), minyak sawit merah atau red palm oil (RPO), palm oil mill effluent (POME), serta refined, bleached, deodorized (RBD) palm olein dan used cooking oil untuk batas waktu yang tidak ditentukan.
Menyikapi kelangkaan minyak goreng di tanah air usai kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET) diberlakukan Ketua DPRRI Dr. (H.C) Puan Maharani menegaskan persoalan minyak goreng yang berkepanjangan dapat berpengaruh terhadap ketertiban umum yang berdampak luas.
Pelarangan sementara ekspor minyak goreng ini menunjukkan keberpihakan yang kuat dari pemerintah untuk memprioritaskan kepentingan rakyat. Oleh sebab itu, setiap pelanggaran yang terjadi akan ditindak dengan tegas. Pemerintah akan tegas menindak siapa saja yang melanggar keputusan tersebut.
Pelarangan ekspor minyak sawit ini tentu saja berdampak sangat besar pada perekonomian global, mengingat Indonesia adalah negara pengekspor minyak sawit terbesar di dunia.
Tahun lalu saja (2021) nilai ekspor minyak sawit Indonesia mencapai USD 35,5 Milyar dari penjualan global 26,9 Juta Ton minyak sawit dengan pasar terbesarnya adalah China (4,7 Juta Ton), Uni Eropa (4,0 Juta Ton), India (3,03 Juta Ton) dan Pakistan (1,6 Juta Ton). Awalnya dunia berharap Indonesia dapat menjadi stabilisator harga di pasar minyak goreng dunia yang terganggu akibat pasokan minyak biji bunga matahari dari Ukraina dan Russia terhenti karena perang dua negara tersebut.
Sedangkan pemasok besar lainnya adalah negara Kanada yang sayangnya sedang mengalami gagal panen biji bunga matahari akibat cuaca yang ekstrim.
Cuaca ekstrim juga mengganggu panen dan produksi subtitusi minyak goreng lainnya yang berbahan baku dari kacang kedelai asal negara2 Amerika Selatan.
Jadilah harga minyak sawit naik sejalan dengan kelangkaan minyak biji bunga matahari tersebut dan harga pasar dunia yang naik menggiurkan ini dimanfaatkan oleh para usahawan minyak sawit untuk menggenjot ekspor mereka seraya melupakan keamanan suplai pasar domestik.
Lihat saja harga CPO yang pada bulan juli 2021 sebesar USD 780 per Ton pada saat ini menjadi USD 1.600 . Ini adalah masa keemasan minyak sawit.
Akibat Pelarangan ekspor minyak sawit Indonesia ini terjadi gelombang kekacauan pada rantai suplai mulai dari rumah tangga, usaha makanan, restaurant hingga industri global khususnya industri turunan yang menggunakan minyak sawit sebagai bahan bakunya.
Minyak goreng hilang dari rak rak supermarket Rewe, Aldi, Edeka di Eropa dan Walmart, Stop & Shop, Safeway Amerika.
Restaurant dan bisnis makanan mulai dari Inggris, India hingga ke Korea Selatan yang menggunakan minyak goreng tampak K.O. terkena pukulan telak dua kali yakni : Pandemi Covid 19 dan langkanya minyak goreng.
Perusahaan2 Farmasi dan Sabun serta jenis perusahaan lainnya yang berbahan baku minyak sawit di China tampak mengurangi produksinya.
Sebuah komoditi yang pernah dianggap remeh oleh Uni Eropa dengan cara pelarangan peredarannya di U.E. saat ini telah nyaris melumpuhkan berbagai bidang usaha dan perekonomian dunia.
Naiknya harga minyak goreng mempengaruhi kenaikan disegala sektor dan pada akhirnya menyumbang angka Inflasi global. Sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia Indonesia mempunyai potensi penguasaan sumber energi bahan bakar diluar energi fossil minyak bumi.
Minyak sawit telah menjadi primadona sumber Biofuel masa depan.
Oleh karena itu, kelangkaan minyak goreng yang terjadi di tanah air dan dunia harus kita anggap bukan sebagai malapetaka atau ironi negara produsen minyak goreng terbesar, akan tetapi sebagai pemanasan untuk perbaikan regulasi dan tataniaga sekaligus tatakelola dari hulu ke hilir pertanian dan industri minyak sawit sang juara dunia.
**) Mirah Kusumaningrum, Pengamat Ekonomi Rakyat, Tinggal di Jawa Timur
Stabilkan Harga Bahan Pokok Sebelum Naikkan BBM, Listrik dan LPG
GUE JABAR | JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi masyarakat sebelum mengambil kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar, elpiji serta tarif listrik yang dipicu lonjakan harga minyak mentah dan gas alam dunia.
Menanggapi hal itu, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengungkapkan terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan di masyarakat saat ini.
Masyarakat berharap berbagai harga kebutuhan pokok semakin terjangkau setelah pendemi mereda. Kenyataannya, justru pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan yang mencekik masyarakat menengah ke bawah.
“Oleh karena itu, apa yang diharapkan oleh Ibu Puan itu menjadi benar. Sebelum menaikkan atau menetapkan kebijakan pemerintah harus melihat realitas yang ada. Supaya kebijakannya tidak terkesan elitis,” ujar Trubus.
Menurutnya, segala kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus memperhatikan suasana kebatinan yang ada di masyarakat dan kondisi riil yang dihadapi. Hal itu patut dilakukan agar pemerintah tidak berhadapan langsung dengan resistensi masyarakat.
Menurut Trubus, ada langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah agar kebijakan kenaikan BBM tidak mengakibatkan gejolak publik. Pertama, pemerintah harus mampu mengedukasi masyarakat terkait kebijakan penaikan harga BBM, dari dasar kebijakan, kondisi nasional dan global, hingga dampak dan antisipasi dari dampak yang ditumbulkan. “Pemerintah harus memperbaiki komunikasi publik. Jadi masyarakat diberikan edukasi,” lanjutnya.
Kedua, pemerintah harus memperhatikan kebutuhan masyarakat terdampak dengan membuat jaring pengaman sosial yang kuat. Jaring pengaman sosial itu berupa stimulus ataupun paket peringanan untuk mendorong masyarakat semakin produktif. Utamanya untuk sektor UMKM dan padat karya. “Pemerintah harus menyiapkan segala jaring pengaman sosial,” tegasnya.
Jaring pengaman sosial juga harus diarahkan pada hal produktif untuk masyarakat di perkotaan dan pedesaan. “Jadi masyarakat sekarang ekonominya ekonomi kerakyatan saja, ekonomi dari basis bawah,” sambungnya.
Jangan BLT
Meski demikian, Trubus tidak sepakat jika pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) akibat kebijakan penaikan harga BBM.
“Tapi jangan BLT itu. BLT kan suasananya sudah gak cocok lagi. Karena kemarin pandemi. Sekarang masyarakat sudah bermobilitas. Jadi kebijakan yang lebih tepat menstimulus masyarakat untuk memperoleh keringanan misalnya untuk pupuk, kebutuhan pertanian,” tegasnya.
Trubus menyarankan pemerintah untuk melakukan efisiensi dengan mengevaluasi pengeluaran negara yang berjumlah besar seperti untuk belanja pegawai dan pembangunan. Pembiayaan infrastruktur bisa dilakukan melalui skema yang melibatkan pihak ketiga sehingga tidak membebani keuangan negara.
“Pemerintah melakukan efisiensi. Misalnya untuk ASN yang anggarannya besar. Hal-hal yang terkait dengan pembangunan dievaluasi dulu,” sambungnya.
Meski demikian, pemerintah disarankan untuk menstabilkan dahulu harga kebutuhan pokok, dibanding langsung menaikkan harga BBM “Kalau menurut saya distabilkan dulu harga. Jadi masyarakat ada kesiapan secara mental dalam menghadapi dinamika situasi yang bergejolak itu,” pungkasnya.
Sementara itu, kata Ekonom INDEF, M Rizal Taufikurahman mengharapkan pemerintah diharapkan menahan rencana kenaikan gas elpiji 3 kg. “Rumah tangga menengah kebawah sudah pakai itu dan sangat sensitif dengan perubahan harga. Kalau menengah kebawah tertekan karena elpiji 3 kg dicabut, nah ini akan menggerogoti konsumsi dan daya beli masyarakat,” ujarnya, selasa (17/5).
Lalu untuk rencana kenaikan harga BBM, Rizal mengatakan pemerintah perlu mengkaji betul, mengetahui untung dan rugi, memanfaatkan peluang yang ada. Selama ini kata dia, pemerintah mendapat keuntungan dari ekspor minyak mentah dan mengimpor balik ke dalam negeri. Namun keuntungan tersebut apakah cukup untuk membiayai subsidi BBM.
Pada prinsipnya, dalam merencanakan kenaikan harga, harus diperhatikan betul dampaknya kepada masyarakat. “Kita tidak mengorbankan konsumsi rumah tangga yang jelas jelas mempengaruhi transmisi dan mekanisme ekonomi dalam negeri.” ujar Rizal. Pemerintah perlu menjaga pergerakan harga dalam negeri, agar ekonomi yang tengah tumbuh ini terus bergerak maju. (***)
2 Pelaku Pencurian Rumsong Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan rumah kosong (Rumsong) yang terjadi di Perum Metland Cibitung Cluster Spring Terrace Blok A 7/2 RT 010/026 Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (07/05/2022) dinihari.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan memaparkan, pelaku DH alias DKL (25) memanjat tembok perumahan cluster dari samping yang berbatasan dengan perkampungan menggunakan tangga bekas proyek pembangunan.
“Para pelaku selain mengincar barang proyek juga menguncar rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik atau pulang kampung,” Ucap Kapolres
“Setelah masuk ke dalam cluster, pelaku DH berjalan mencari rumah yang ditinggal oleh penghuninya. Kemudian, menemukan rumah dengan kondisi lampu tidak menyala (gelap), pelaku DH langsung mencungkil jendela belakang rumah dengan obeng, lalu pelaku masuk ke dalam Rumsong dan mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah tersebut,” bebernya.
“Kemudian pelaku membawa barang-barang hasil curian tersebut dan menyerahkan ke pelaku lain, yakni HY alias BTK (36) untuk dijual. Pelaku DH merupakan kuli bongkar bangunan di Perum Metland Cibitung,” tambah Kapolres.
Kapolres mengatakan, pelaku merupakan residivis curanmor dua tahun lalu. Pelaku pernah beroperasi di 4 titik di Kabupaten Bekasi, salah satunya di Perum Metland Cibitung.
“Pelaku merupakan seorang residivis pencurian sepeda motor pada 2 Tahun yang lalu,” Jelasnya.
“Setelah melalui proses penyidikan dan penyelidikan dari aduan korban dan keterangan para saksi, dua pelaku ini dapat diamankan di kediamannya di sebuah rumah kontrakan,” kata Kapolres.
Para pelaku diancam dengan Pasal 363 Ayat (1) KE 3E dan 5E KUH Pidana, dengan masa kurungan 7 tahun penjara.
Jalin Keakraban, Keluarga Besar SMA Negeri 6 Binjai Gelar Outbound
GUE JABAR | Patumbak – Libur kerja di tanggal merah, dimanfaatkan keluarga besar SMA Negeri 6 Binjai dengan menggelar Outbound yang digelar di Tahtan Outbound and Edu Centre di kawasan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (16/5/2022).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 65 orang yang terdiri dari Guru selaku pendidik dan para Tata Usaha.
Ditemui disela kegiatan, Kepala SMA Negeri 6 Binjai Sujarno, S.Kom mengatakan, menjalin silaturahmi dan keakraban merupakan bagian dari misinya ketika ditunjuk sebagai kepala sekolah pada 18 April 2022 lalu.
“Sejak awal sebelum bicara skema dan pola pendidik yang efektif di SMA Negeri 6 Binjai, silaturahmi dan keakraban sesama pendidik, staf dan lainnya yang masuk dalam keluarga besar sekolah ini, merupakan visi awal ketika saya ditunjuk sebagai Kepsek yang belum genap sebulan ini,” ungkapnya.
Karena itu, lanjut pria yang akrab disapa Jarno ini, kegiatan gathering yang diisi dengan outbound seperti ini merupakan salah satu langkah efektif.
“Mungkin hal seperti ini perlu dilakukan sehingga di antara sesama guru dan staf lainnya, ada rasa kedekatan. Karena kami khawatir kalau ini tidak dilakukan, semua pendidik bisa jalan sendiri-sendiri dan akhirnya kebersamaan untuk membesarkan sekolah ini jadi tak tercapai,” tandasnya.
Setelah hubungan semua unsur sekolah bisa terjalin, lanjut pria 39 tahun ini, secara bertahap ia bertekad untuk memperbaiki sistem pendidikan di sekolah untuk kembali membangkitkan semangat mengajar bagi pendidik dan semangat belajar bagi siswa yang selama ini terdampak segala macam persoalan.
Sebagai Koordinator Pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan IV Kabupaten Langkat, Jarno juga optimis bahwa ke depan sekolah yang kini mengamokomodir 800 orang lebih siswa yang tersebar di 23 rombongan belajar (Rombel) ini mampu berkompetisi untuk menjadi salah satu yang terbaik. Tak hanya di Kota Binjai, akan tetapi juga di Sumut.
Lebih jauh Jarno juga menjelaskan, pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang pelaksanaannya diundur pada Jumat, 13 Mei 2022 lalu, SMAN 6 Binjai juga turut menggelar kegiatan upacara yang mewajibkan para guru mengenakan pakaian adat berbagai daerah di Indonesia yang digelar di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan AR Hakim, Kecamatan Binjai Utara.
Selain itu, katanya lagi, pihak juga turut meningkatkan kolaborasi dengan jajaran Forkompimcam Binjai Utara baik dari pihak kecamatan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk bersama menjaga kebersihan dan menjaga lingkungan sekirar sekolah.
Sementara, dalam kegiatan outbound yang menghadirkan instruktur dari Medan Youth Scout, para guru terlihat sangat cerita mengikuti berbagai perlombaan diantaranya senam bersama dan mengangkut air beramai-ramai dengan menggunakan nampan dijunjung.
Sambut Kades Terpilih, Pemdes Bersama Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Kantor Desa
GUE JABAR | Batang Kuis – Dalam rangka sambut Kades Terpilih yang akan resmi menjabat sebagai Kepala Desa Bakaran Batu yang baru pada tanggal 20 Mei 2022, masyarakat Desa Bakaran Batu adakan giat Bersih-bersih Desa.
Kegiatan yang diadakan disepanjang jalan Utomo Dusun II, III Desa Bakaran Batu diikuti berbagai unsur elelemen masyarakat, baik dari perangkat Desa, pemuda Desa dan tokoh masyarakat.
Jelang pelantikan Kades Terpilih yang direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2022 mendatang, kami bersama berbagai unsur masyarakat adakan giat bersih Desa sambut Kepala Desa Baru, demikian disampaikan Bulian selaku Kaur Pemerintahan disela-sela kegiatan. Minggu (15/05/22).
Kedatangan pemimpin baru di Desa kita tentu harus disambut dengan suka cita dan kegembiraan bersama warga. Desa juga harus berbenah diri agar terlihat indah dan bersihnya, lanjut Bulian.
Pun demikian, Kegiatan bersih Desa ini akan menjadi agenda rutin kedepannya, bukan sebatas hari ini kita lakukan jelang kedatangan pimpinan baru di Desa kita, terang nya.
Diwaktu yang sama, Rohman tokoh Masyarakat Desa Bakaran Batu mengatakan kegiatan ini adalah inisiatif masyarakat Desa untuk berbenah menyambut Kades Terpilih nantinya yang akan dilantik pada tanggal 20 Mei mendatang.
Dirinya menyebut, dalam waktu beberapa hari kedepan lagi Desa Bakaran Batu akan memiliki pemimpin baru, maka hari ini Desa kita siap memberikan sambutan nantinya, jadi melalui nilai-nilai Gotong Royong tersirat pesan bahwa Desa Bakaran Batu adalah Desa yang memiliki masyarakat yang majemuk dan berkerukunan, hal ini sesuai dengan pesan Kepala Desa Terpilih agar kedepannya program kemasyarakatan terus diprioritaskan salahsatunya adalah kegiatan gotong-royong, tutup warga Dusun II Desa Bakaran Batu ini kepada awak media.
Melalui amatan awak media, skala prioritas dalam giat gotong royong yang dilakukan hari ini adalah pembersihan drainase dari sampah-sampah yang menyumbat aliran parit dan Pembersihan sampah disepanjang jalan.
Hadir dalam kegiatan bersih desa, Kepala Desa Terpilih Muslim Susanto, Ketua BPD Desa Bakaran Batu Rino, Rohman selaku Tokoh Masyarakat Desa Bakaran Batu, Aiptu Adenen, SH selaku bhabinkamtibmas Desa Bakaran Batu.
73,8 Persen Masyarakat Puas Penyelenggaraan Mudik dari Presiden Jokowi dan Polri
GUE JABAR | Jakarta – Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa masyarakat Indonesia menyatakan puas terhadap penyelenggaraan dan penanganan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2022 yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Polri.
Kepuasan masyarakat tersebut tergambar dalam hasil survei yang dilakukan sejak tanggal 5 hingga 10 Mei 2022, dimana 73,8 persen masyarakat Indonesia puas terhadap penanganan mudik.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, dalam survei itu sebanyak 61,2 persen masyarakat cukup puas dengan penyelenggaraan mudik tahun ini.
“12,6 persen sangat puas, 61,2 persen cukup puas, 6,8 persen kurang puas, 1,1 persen tidak puas sama sekali, dan 18,3 persen tidak menjawab,” kata Burhanuddin dalam rilis hasil survei dalam tayangan virtual, Jakarta, Minggu (15/5/2022).
Dari hasil survei itu, alasan paling utama masyarakat puas dengan penanganan arus mudik adalah bisa berlebaran di kampung halaman sebanyak 30 persen. Lalu, 27,9 persen, warga menyebut bahagia karena bisa kembali berkumpul bersama keluarga.
Selanjutnya, kehidupan kembali normal sebesar 17,6 persen. Kemudian, 6,2 persen warga puas akan insfratruktur dan moda transportasi yang semakin baik. Lalu, memberi manfaat perekonomian sebanyak 3,4 persen.
Selanjutnya, Lebaran menjadi lebih nikmat dirasakan oleh warga sebesar 3,4 persen. Syarat vaksinasi memberi rasa aman 1,9 persen. Kemudian menjawab lainnya sebanyak 6,4 persen dan 3,1 persen tidak menjawab.
Burhanuddin menekankan, kepuasan masyarakat tersebut lantaran tahun ini Pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik setelah dua tahun adanya larangan mudik akibat Pandemi Covid-19.
“Dukungan publik terhadap pelonggaran pembatasan pergerakan sehingga warga bisa mudik mencapai lebih dari 91.3%, dan 73.8% warga puas terhadap kinerja pemerintah dalam menangani arus mudik Lebaran tahun ini,” tutur Burhanuddin.
Dalam survei rilis ini, Indikator menggunakan metode kontak telepon kepada responden. Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.
Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1228 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.
Margin of error survei diperkirakan ± 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.
Pertamina EP Prabumulih Berhasil Menanggulangi Kebocoran Pipa Dengan Cepat
GUE JABAR | Kota Prabumulih – Berawal dari Berita yang sempat menghebohkan Warga Desa Kebun Duren,Kota Prabumulih.Provinsi Sumatera Selatan Terkait Kebocoran Pipa Penyalur Minyak Mentah Pada Hari Senin (9/5).
Kebocoran Pipa penyalur Minyak Mentah Milik Pertamina EP Field (PEP) Prabumulih Ternyata adalah ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.pasalnya”setelah diketahui adanya kebocoran pipa tersebut dari hasil laporan Team Petugas Patroli Rutin (line Checker) Pertamina EP dengan Cepat Segera Menerjunkan Team Penanggulangan Keadaan Darurat untuk Segera Mengisolasi dan memperbaiki kebocoran pipa tersebut.dalam penanggulangan kebocoran pipa itu turut di terjunkan Vacuum Truck untuk Mengangangkat minyak mentah serta menjaga agar tidak terjadi penyebaran yang semakin luas.bersama dengan team,Pertamina EP Field Kota Prabumulih Berhasil Memperbaiki Kebocoran Pipa tersebut sesuai dengan SOP.
Garis besar penanganan kejadian seperti ini, sesuai SOP kurang lebih sebagai berikut:
Penanggulangan dan house keeping untuk meminimalisir dampak ke lingkungan
Investigasi penyebab (apakah kriminal, faktor alam/bencana, atau teknis)
Perbaikan kepada fasilitas yang mengalami kerusakan/gangguan dan komitmen Pertamina untuk dilakukan secepat mungkin (1-2 hari dari sejak kejadian)
Penanganan root cause berdasarkan hasil investigasi apa penyebab Kejadian Tersebut.
Kepada Awak Media General Manager (GM) Pertamina EP Field mengatakan,Bahwa kebocoran pipa penyalur Minyak Mentah telah dilaporkan Kepihak kepolisian Polsek Prabumulih barat untuk penyelidikan lebih lanjut.beliau (GM-red) juga berharap hal Serupa Tidak akan terjadi kembali Pertamina EP juga akan meningkatkan penjagaan serta pengamanan demi menjaga hal serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Agus GM Pertamina EP Field kota Prabumulih provinsi Sumatera Selatan, juga Menyampaikan permohonan Maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak akibat kejadian ini,beliau juga Berterimakasih dan mengajak masyarakat agar tetap mendukung Pertamina EP Field agar dapat menciptakan Operasi Migas yang aman dan ramah lingkungan,karena dukungan penuh dari masyarakat juga merupakan salah satu faktor keberhasilan,dan besar harapan Pertamina EP Field masyarakat turut menjaga dan memelihara Fasilitas Operasi MIGAS yang Merupakan Obyek Vital Nasional,jika masyarakat mendapati adanya oknum agar segera dapat melaporkan kepada petugas Patroli atau pihak kepolisian setempat.pungkas Agus General Manager (GM) Pertamina EP Field kota Prabumulih,Provinsi Sumatera Selatan.
Minim Prestasi di Wilayah Rawan Bencana, Dani Ramdan Mau Kembali Jabat PJ Bupati Bekasi, Ini Kata Ketum IWO Indonesia
GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kabupaten Bekasi adalah salah satu Kabupaten yang ada di Propinsi Jawa Barat, yang memiliki batas wilayah Sebelah Utara Laut Jawa Sebelah Selatan : Kabupaten Bogor. Sebelah Barat : DKI Jakarta dan Kota Bekasi. Sebelah Timur Kabupaten Karawang dengan titik Koordinat 1060 58’ 5” – 1070 17’ 45” BT dan 05054’ 50” – 060 29’ 15” LS. dengan Suhu rata -rata 280C -320 dengan Curah Hujan 86,37 mm.
Secara administratif Kabupaten Bekasi dikepalai oleh seorang Bupati. Di Kabupaten Bekasi terdapat 16 aliran sungai besar yaitu : Sungai Citarum, Sungai Bekasi, Sungai Cikarang, Sungai Ciherang, Sungai Belencong, Sungai jambe, Sungai Sadang, Sungai Cikedokan, Sungai Ulu, Sungai Cilemahabang, Sungai Cibeet, Sungai Cipamingkis, Sungai Siluman, Sungai Serengseng, Sungai Sepak dan Sungai Jaeran. Lebar sungai tersebut berkisar antara 3 sampai 80 meter.
Di Kabupaten Bekasi terdapat 13 situ yang tersebar di beberapa kecamatan yaitu : Situ Tegal Abidin, Situ Bojongmangu , Situ Bungur, Situ Ceper, Situ Cipagadungan, Situ Cipalahar, Situ Ciantra, Situ Taman, Situ Burangkeng, Situ Liang Maung, Siru Cibeureum, Situ Cilengsir dan Situ Binong. Luas situ tersebut berkisar antara 3 – 40 Ha. Kondisi air tanah yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi sebagian besar merupakan air tanah dangkal yang berada pada kedalaman 5 – 25 meter dari permukaan tanah, sedangkan air tanah dalam pada umumnya didapat pada kedalaman antara 90 – 200 meter.
Dari ulasan tentang geografis Kabupaten Bekasi diatas, terdapat beberapa tempat yang rawan Bencana hal tersebut ada kaitannya dengan sosok DR Dani Ramdhani ST, sebagai Kepala BPBD Jawa Barat dan pada saat dulu pernah menjadi PJ Bupati Bekasi. tidak ada prestasi dalam penanggulangan Bencana khususnya di Kabupaten Bekasi.
Selain Kabupaten Bekasi merupakan zona wilayah Bencana yang sering mengalami bencana Banjir ketika memasuki musim hujan, terutama di wilayah daerah aliran sungai Citarum, Cibeet dan daerah pemukiman penduduk yang berada di daerah perumahan.
Wilayah Bekasi pun aliran sungainya terkadang menjadi tempat pembuangan limbah Industri. dan kala itu DR. Dani Ramdhani, ST pernah terjun untuk menyelesaikan permasalahan tekait pencemaran limbah pabrik di daerah aliran sungai Cilemahabang, ketika dirinya menjadi PJ Bupati Bekasi pasca meninggalnya Bupati Bekasi H. Eka Supriatmaja. Namun permasalahan pencermaran lingkungan tersebut tak kunjung selesai hingga dirinya ditarik kembali ke Jawa Barat.
Dari ulasan diatas, menurut NR. Icang Rahardian Ketua Umum IWO Indonesia bahwa DR. Dani Ramdhani, ST minim prestasi sebagai Ketua BPBD Jawa Barat dan pernah menjabat sebagai PJ Bupati Bekasi. dan Dia (Dani Ramndhani) tidak pantas kembali ke Bekasi.
“Dani Ramdhani, ST tidak pantas kembali ke Bekasi karena tidak punya prestasi alias prestasi nol, selama dirinya menjadi kepala BPBD Jawa Barat dan ketika menjadi PJ Bupati Bekasi.” ungkap NR. Icang Rahardian.