Karang Taruna Hegarmanah Bekerja Sama Dengan PMI Kabupaten Bekasi Gelar Baksos Donor Darah
Kabupaten Bekasi – Selalu lakukan kegiatan sosial di masyarakat dan terus berusaha lakukan yang terbaik sinergitas antara pemerintahan dan Karang Taruna dalam kegiatan bersama, Karang Taruna Desa Hegarmanah gelar Baksos Donor Darah di halaman Desa Hegarmanah, Minggu (28/11/2021).
Dalam kegiatan tersebut berkat kerja sama antara Karang Taruna Hegarmanah dan Pemerintahan Desa Hegarmanah serta PMI Kabupaten Bekasi.
Kegiatan baksos ini dilakukan guna menambah stok darah yang ada di PMI Kabupaten Bekasi karena sejak pamdemi kesediaan tranfusi darah di PMI Kabupaten Bekasi sudah sangat menipis ungkap ketua Karang Taruna Desa Hegarmanah Ahmad Fatoni.
“Kegiatan ini guna membantu stok darah yang ada di PMI Kabupaten Bekasi yang sudah sangat menipis semenjak pandemi”, Ucapnya.
Diketahui kegiatan ini sudah kesekian kalinya dilakukan di Desa Hegarmanah berkat kerja sama Karang Taruna dan PMI Kabupaten Bekasi serta pemerintahan desa.
Dalam kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur Ali Umar yang juga turut menghadiri acara bakti sosial donor darah tersebut bersama sekretaris Karang Taruna Cikarang Timur Deni Sugara.
“Ya kami dari Karang Taruna Cikarang Timur sangat mendukung kegiatan positif seperti ini dan sudah dilakukan dibeberapa desa lainya seperti Desa Labansari dan Desa Karangsari serta beberapa desa yang ada di Cikarang Timur”, Ucap Ali Umar.
“Ini semua demi kemanusiaan, karena stok darah ini bisa membantu saudara saudara kita yang membutuhkan tranfusi darah dan bisa menyambung hidupnya,” Pungkasnya.
Jelang Pelantikan, Pemuda Tani HKTI Kabupaten Bekasi Gelar Rapat dan Harapkan Ini
Kabupaten Bekasi – Jelang Pelantikan Koordinator pembentukan Dewan Pengurus Cabang Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI ) Kab. Bekasi menggelar Rapat Calon Pengurus.
Dalam Rapat Tersebut melibatkan calon pengurus DPC Pemuda tani Kab. Bekasi dan pengurus PAC yang Terdiri dari 23 Kecamatan Se-Kabupaten Bekasi.
Andrea Maulana Selaku Koordinator Pembentukan memaparkan Rapat Tersebut merupakan persiapan untuk menghadapi pelantikan dan penandatangannan Fakta Integritas semua calon pengurus yang akan dilantik.
“Semua Calon Pengurus Wajib menandatangani Fakta Integritas karena hal itu merupakan salah satu bukti keseriusan mereka untuk menjadi pengurus,” ujar andre
Dalam rapat tersebut andre memaparkan peran serta fungsi Pemuda Tani HKTI.
“Pemuda Tani HKTI adalah suatu wadah atau laboratoriumnya para pemuda tani untuk berdiskusi, berkarya, serta berinovasi di bidang pertanian,” ujarnya
“pemuda tani hkti pun harus siap menjadi tempat mengeluhkesah para petani sehingga petani merasa memiliki rumah untuk berlindung,” tambahnya
Andre pun berharap pemuda tani HKTI dapat selalu di dukung oleh pemerintahan kab. Bekasi dan didukung oleh para pimpinan perusahaan di Kabupaten Bekasi.
“Kabupaten Bekasi merupakan daerah yang memiliki APBD yang besar dan kabupaten bekasi merupakan Kota industri terbesar seAsia Tenggara harusnya kebesaran itu dapat dengan mudah untuk mendukung para petani khususnya petani milenial untuk berkarya,” ujar andre.
Dilain tempat, Yuli Purwiati selaku Sekretaris HKTI Kab. Bekasi berharap bahwa Pemuda Tani HTKTI ini mampu melakukan sinergi dengan kelompok tani yang ada di Kabupaten Bekasi serta menjadi penyambung aspirasi terhadap masyarakat.
“Harapan pemuda tani ini agar bisa bekerjasama dengan kelompok-kelompok tani yang ada , khususnya di daerah kabupaten bekasi untuk menampung aspirasi aspirasi para petani yang ada di kabupaten bekasi dan bisa memasarkan hasil produk-produk pertanian maupun perkebunan yang ada di kabupaten bekasi” ujar Yuli.
Di akhir, ia juga berharap untuk para kader Pemuda Tani HKTI untuk bisa berkontribusi nyata dalam memajukan organisasi. “Satu lagi, di organisasi kita jangan mencari hidup, tapi hidupkan organisasi” tutupnya.
Final Lomba Karaoke HUT Kawung Tilu yang Ke-3, Dihadiri Plt Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi – Dalam Hari Ulang Tahun (HUT) Kawung Tilu Bojong Rangkas dimeriahkan oleh Lomba Karaoke Dangdut putra putri Kabupaten Bekasi kini sudah mencapai tahap akhir yang diselenggarakan oleh Wisata Kawung Tilu dan Bekerja sama dengan ARS Management sebagai Event Organizer acara HUT Kawung Tilu yang ke-3.
Dalam tahap akhir yaitu Final Lomba Karaoke Hut Kawung Tilu Bojong Rangkas yang Ke-3 ini dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi H.Akhmad Marzuki dan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi HM.BN Holik Qodratullah sebagai bentuk dukungan dalam mencari putra putri penyanyi terbaik Kabupaten Bekasi, Minggu (20/11/2021).
Dalam sambutanya Gunawan, SH atau yang biasa disapa Kang Gun mengucapkan bentuk syukur dan harapanya untuk Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas agar kedepanya bisa menjadi lebih baik lagi dan salah satu wisata alam yang sangat diminati oleh seluruh warga Kabupaten Bekasi dan juga Kabupaten tetangga.
“Alhamdulillah Wisata Kawung Tilu bisa hadir hingga sekarang ini, Terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah setia menjadi pengunjung Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas ini, sehingga Kawung Tilu bisa menjadi salah satu wisata yang diminati oleh Warga Kabupaten Bekasi,” Ucap Kang Gun dalam sambutanya.
Masih kata Kang Gun, “semoga acara lomba karaoke dalam rangka menyambut Hut wisata kawung tilu ini bisa berjalan dengan baik, dan semoga wisata kawung tilu bisa lebih memberikan yang terbaik,” Tambahnya.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat, dan terima kasih Kawung Tilu mendapat kado spesial atas dukungan pemerintah untuk Kawung Tilu yang kini sudah bisa dan berproses menjadi wisata,”.
“Harapan saya agar kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh dan agar bisa menjadi wadah para seniman kabupaten bekasi, untuk menentukan bakat bakat putra putri Kabupaten Bekasi,” Harapnya.
Dalam kesempatan yang sama Plt Bupati Bekasi H.Akhmad Marzuki dalam saambutanya mengatakan, “Semoga berawal dari lomba karaoke ini bisa meningkat yang lebih luas, salah satunya lomba dari televisi, dan kehadiran saya disini sebagai bentuk dukungan setiap kegiatan temen temen dari seni dan budaya,” Ucapnya.
“Kita masih belum aman dari yang namanya Covid-19, saya berharap bisa tetap menjaga protokol kesehatan, dan bisa mengarahkan kepada pengunjung agar tetap memakai masker,” Tambahnya
“Saya melihat wisata kawung tilu bukan hanya warga kabupaten bekasi, namun warga tetangga juga berharap bisa berwisata ke kawung tilu ini,” Tutup Plt Bupati Bekasi H.Akhmad Marzuki.
HM.BN Holik Qodratullah yang juga berkesempatan memberikan sambuatanya, Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan dalam rangka menyambut HUT Wisata Kawung Tilu ini (Lomba Karaoke Dangdut), dan hadirnya saya disini adalah salah satu bentuk dukungan kepada kegiatan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Bekasi,” Pungkasnya.
Hadiri Takshow Lawyer Bangga Bekasi, Budiyanto Katakan Potensi Kabupaten Bekasi Amat Besar
Kabupaten Bekasi – Bertempat di Pasar Bersih, Desa Karang Setia, Kecamatan Karang Bahagia, Kab. Bekasi, Budiyanto salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi partai PKS menyambangi masyarakat dalam acara Talkshow Hari Kesehatan Nasional yang diadakan Lawyer Bangga Bekasi pada Sabtu Siang (27/11/2021).
Dalam kesempatannya pada saat sesi diskusi di acara Talkshow tersebut, Budiyanto mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi memiliki potensi dalam hal Industri maupun agraris. Dua potensi tersebut terbagi dalam dua zona wilayah, yaitu Selatan dengan Industri nya juga Utara dengan pertanian, juga perikanannya.
“Kabupaten Bekasi ini memiliki potensi yang besar, salah satunya di bidang pertanian yang ada di Utara Bekasi, juga tentunya industri yang ada di sekitar selatan Kabupaten Bekasi” tuturnya.
“Dalam hal Industri, kita memiliki 10 Kawasan industri, dari 115 total kawasan industri yang ada di Indonesia, 32 nya ada di Jawa Barat, dan 10 dari 32 itu ada di Kabupaten Bekasi.” Ucap Budiyanto yang juga seorang pengusaha handal.
Ia juga menambahkan bahwa dalam 10 Kawasan industri yang ada, terdapat kurang lebih 7700 pabrik yang tersebar. “Dalam 10 Kawasan industri yang ada ini, terdapat 7700 pabrik yang tersebar di Kabupaten Bekasi, itu juga ditambah dengan yang ada di luar 10 Kawasan industri tersebut”. tambahnya.
Sementara di area Utara Bekasi, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi memiliki potensi pertanian yang besar. “berdasarkan beberapa data yang sifatnya tidak terukur, waktu zaman saya di periode pertama, bahwa lahan abadi pertanian Kabupaten Bekasi tidak boleh kurang dari 52.000 Hektar, tetapi kemudian bergeser bahwa lahan pertanian Kabupaten Bekasi existing tingal 47.000 hektar” ungkap Budiyanto.
Ia juga mengungkapkan bahwa di dalam Perda No 12 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bekasi rentang waktu 20 tahun (2011-2031), LP2B lahan pertanian pangan berkelanjutan menjadi tinggal 35.244 Hektar di Kabupaten Bekasi.
“Artinya apa? yang sisanya sebetulnya sedang dipersiapkan untuk di konversi. Dari 47.000 disisakan 35.244, Ini sangat luar biasa. Kemudian itu di 12 kecamatan, berdasarkan juga perda kita. Rata-rata di wilayah utara bagian tengah ke timur Sukatani, Sukakarya, Pebayuran, Kedungwaringin, termasuk Cikarang Timur wilayah LP2B” tambahnya.
Dalam acara Talkshow tersebut, turut hadir juga sebagai pengisi Irfan Haeroni Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Noviar Ketua Kadin Kabupaten Bekasi dan Iyan Priyatna Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, juga Yudi Darmansyah Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang bertindak sebagai moderator.
Acara Talkshow yang diadakan Lawyer Bangga Bekasi itu sendiri bertemakan “Peran Legislatif dan Pemerintah Bergerak Bangkit dari Pandemi Menuju Pertumbuhan Ekonomi Produktif” dimana selain Sesi Talkshow, diadakan juga Bakti Donor Darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bekasi dalam rangka Hari Kesehatan Nasional.
Himpunan Alumni Kehutanan IPB Komda Jabar Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia
BOGOR – Pengurus Komda HA-E IPB Jawa Barat mengadakan kegiatan menanam pohon bersama dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2021 di Hutan Kota Bekasi Eduforest, Sabtu, 27 November 2021 pagi. Selain menanam pohon, acara tersebut sekaligus pengukuhan pengurus HA-E Komda Jabar periode 2021-2024 oleh Ketua Umum DPP HA-E IPB Bambang Hendroyono (E20).
Ketua Komda HA-E IPB Jawa Barat, Umad Muhamad dalam laporannya mengatakan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) merupakan agenda rutin yang dilaksanakan HA-E IPB setiap tahunnya.
“Alhamdulillah peringatan HMPI tahun ini dapat kami gelar bersama dengan ketua umum Himpunan Alumni Kehutanan Institut Pertanian Bogor bapak Bambang Hendroyono dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat bapak Insinyur Haji Epi Kustiawan,” kata Umad.
Menurutnya, pengukuhan pengurus HA-E IPB Komda Jawa Barat sengaja berbarengan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan dalam pelaksanaannya turut melibatkan unsur masyarakat dan instansi terkait.
“Kita berharap dengan penanaman pohon bersama dapat memberikan kesadaran dan kepedulian pada seluruh masyarakat mengenai pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman pohon,” terang Umad.
Adapun bibit pohon yang akan ditanam merupakan tanaman khas Jawa Barat, seperti Kecapi, Duwet, lobi-lobi, Wuni, Geredog dan Namnam.
“Semoga dapat memperkaya varietas tanaman yang sudah ada,” harapnya.
Gubernur Jawa Barat H. Mochammad Ridwan Kamil dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Ir. H. Epi Kustiawan mengatakan bahwa Hari Menanam Pohon Indonesia diperingati pada tanggal 28 November setiap tahunnya.
Penetapan Hari Menanam Pohon Indonesia tak lepas dari kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian pohon demi mencegah dampak perubahan iklim yang kini jadi perhatian banyak pihak.
“Dengan keseimbangan alam, berbagai bencana di masa depan dapat dicegah demi keamanan umat manusia,” kata Epi Kustiawan.
Dirinya menyambut baik kepengurusan Komda HA-E IPB Provinsi Jawa Barat yang akan dikukuhkan Ketua Umum DPP HA-E IPB Bambang Hendroyono, hari ini. “Semoga dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan bersama-sama memberikan kesadaran serta kepedulian pada seluruh masyarakat mengenai pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman pohon,” harap Epi.
Ketua Umum DPP HA-E IPB Bambang Hendroyono, dalam amanatnya mengatakan agar pengurus Komda HA-E Jawa Barat dapat menjalankan roda organisasi semakin kokoh, kuat dan solid, serta Care and Respect.
“Semoga dapat bersinergi dengan pihak pemerintah dan pihak kampus sehingga eksistensi alumni Fahutan IPB University dapat tetap terjaga,” pesan Bambang.
Dirinya mengapresiasi pengukuhan pengurus Komda HA-E IPB Jawa Barat berbarengan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI).
“Saya pikir ini bisa jadi momentum yang cocok untuk perbaikan keadaan lingkungan hidup sekitar, walaupun sebenarnya menanam pohon bisa dilakukan oleh setiap individu kapan saja,” kata Bambang.
Terpenting, niat untuk menanam dan merawatnya dengan baik, sudah menjadi satu langkah yang baik dan praktis dapat dilakukan siapa saja.
Usai sambutan dan amanat Ketua Umum, acara pengukuhan Pengurus Komda HA-E IPB Jawa Barat dilanjutkan dengan melakukan penanaman pohon bersama di Hutan Kota Bekasi Eduforest.
“Semoga kehadiran kami dapat berperan dalam perbaikan lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” pungkas Eris Purnama, pengurus Komda HA-E IPB Jawa Barat.
Sejarah Hari Menanam Pohon Indonesia
Dilansir dari situs Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, penetapan Hari Menanam Pohon Indonesia didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2008.
Hari Menanam Pohon Indonesia merupakan hari peringatan yang ditujukan untuk memberikan kesadaran dan kepedulian pada seluruh masyarakat mengenai pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman pohon.
Hari Menanam Pohon Indonesia ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008. Kebijakan tersebut dikeluarkan ketika masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Keputusan Presiden tersebut mempertimbangkan dua hal yaitu:
Aksi Penanaman Serentak Indonesia dan Pekan Pemeliharaan Pohon di Desa Cibadak, Kabupaten Bogor yang digelar pada 28 November 2007 serta kegiatan menanam selama Desember 2007 sebagai momentum strategis Indonesia dalam upaya mengantisipasi perubahan iklim global, degradasi dan deforestasi hutan dan lahan, serta kerusakan lingkungan lainnya yang mengakibatkan penurunan produktivitas alam dan kelestarian lingkungan
Sebagai upaya agar kegiatan pohon dapat berkelanjutan serta upaya memasyarakatkan gerakan menanam maupun memelihara pohon secara nasional sebagai sikap hidup dan budaya bangsa.
Keputusan tersebut menetapkan empat hal yaitu:
Penetapan 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia.
Hari Menanam Pohon Indonesia bukan merupakan hari libur.
Tanggal tersebut adalah awal dimulainya penanaman pohon serentak di seluruh Indonesia.
Kegiatan menanam pohon seperti poin ketiga dilanjutkan dengan kegiatan menanam pohon selama bulan Desember, sebagai Bulan Menanam Pohon Nasional.
Mahasiswa dan Pemuda Yang Tergabung Dalam (PEMDA) Kabupaten Bekasi, Gelar Aksi di Komplek Pemda Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi – Puluhan Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Daerah (PEMDA) Kabupaten Bekasi menggelar Aksi Demonstrasi di Komplek Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Jumat (26/11/2021).
Dalam aksinya tersebut (PEMDA) Kabupaten Bekasi meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi untuk memeriksa Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi berkaitan dengan adanya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam sektor Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp. 5,2 Milyar pada tahun 2020. Yang menurutnya ada dugaan praktik korupsi didalam tubuh Dinas tersebut.
“Kami meminta kejaksaan untuk segera memeriksa Kepala DPMPTSP kelalaiannya dalam berkerja sehingga terjadinya kebocoran retribusi IMB,” Ungkap Korlap Aksi PEMDA Kabupaten Bekasi Bagus T kepada awak media.
Lanjut Pria yang saat ini berkuliah di Universitas Pelita Bangsa tersebut mengatakan pihaknya menduga adanya unsur KKN di tubuh DMPTSP tersebut. Pasalnya sebanyak 55 Perusahaan di Kabupaten Bekasi dalam pembuatan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) terhutang tetapi tidak adanya tindakan Konkret oleh pihak Dinas tersebut. Padahal jelas dalam Perda nomor 10 tahun 2013 tentang Izin Mendirikan Bangunan di Kabupaten Bekasi pasal 23 yang berbunyi, apabila bangunan yang di bangun tanpa mempunyai surat izin mendirikan bangunan (IMB) dan tidak sesuai dengan peruntukan dilakukan penyegelan dan pembongkaran.
“Padahal jelas dalam perda, kanapa Dinas hanya diam saja? Padahal jelas ada sanksinya jika melanggar. Apakah ada kongkalikong? Itu hanya kejaksaan yang bisa mengusutnya, Kami juga menduga dalam tubuh Dinas tersebut ada praktik – praktik korupsi yang belum terkuak secara gamblang,” Jelasnya
Dalam aksinya tersebut Pergerakan Mahasiswa Daerah (PEMDA) Kabupaten Bekasi. Menuntut :
Mendesak kejaksaan usut tuntas piutang Retribusi IMB tahun 2020 lima puluh lima perusahaan kab. Bekasi
tangkap oknum DPMPTSP yang bermain mata dengan perusahaan terkait Piutang Retribusi IMB
Mendesak Kepala DPMPTSP mundur dari Jabatannya karena tidak becus untuk menambah PAD
Kabupaten Bekasi – Ditemukan Seorang Bayi berjenis kelamin laki-laki di dalam kardus di Kampung Rancamalaka RT 001 RW 005, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Kamis Sore (25/11/2021).
Bhabinkamtibmas Desa Hegarmanah, Aiptu Rohmad yang mendapatkan laporan dari warga bahwa telah ditemukan seorang bayi di Kampung Rancamalaka langsung mendatangi lokasi penemuan bayi tersebut
Menurutnya sekira pukul 16.00 Wib seorang warga yang bernama Nisin (40), sedang berjalan membawa ayam, kemudian menemukan kardus yang berisi bayi berjenis kelamin laki-laki, dengan dibungkus kain handuk warna merah.
“Bapak Nisin memberi tahu istrinya yang bernama Aisyah, dan Ibu Aisyah langsung membawa bayi tersebut ke Klinik Ibu Juju, di Kp. Rancamalaka, Desa Hegarmanah.” Ujar Aiptu Romad
Setelah mendapatkan laporan dari warga setempat, Aiptu Rohmad menghubungi KA SPKT Polsek Cikarang Timur, dan Unit Reskrim beserta Sabhara dan langsung mendatangi Klinik Ibu Juju tempat bayi itu diamankan.
“Kardus itu awalnya saya tendang-tendang pak, pas saya lihat eh ada bayi didalamnya”. Ujar Nisin saat ditanya oleh Anggota Polsek Cikarang Timur.
Selanjutnya bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Lemahabang, untuk dipriksa lebih lanjut kesehatanya oleh petugas Puskesmas.
Kecewa Karena Tidak Ada Kenaikan Upah 2022, Ribuan Buruh Bekasi Lakukan Aksi Demo
Kabupaten Bekasi – Ribuan Buruh Bekasi lakukan aksi demo di Kantor Pemda Kabupaten Bekasi, Aksi yang dilakukan buruh sebagai bentuk kekecewaan karena Dewan Pengupahan tetap memaksakan keputusan dengan tidak menaikan upah (UMK) untuk tahun 2022.
Ribuan buruh mendatangi kantor Pemda Kabupaten Bekasi dengan menggunakan kendaraan bermotor, sebelumnya para buruh berkumpul di perusahaan perusahaan tempatnya bekerja dan melanjutkan dengan melakukan aksi konvoi, Kamis (25/11).
Guntoro selaku Pengurus DPC KSPSI Bekasi Raya mengatakan dalam aksi ribuan buruh meminta Plt Bupati Bekasi untuk merekomendasikan agar penghitungan UMK tidak menggunakan formula di PP no 36.
“Hasil keputusan UMK 2022 Kabupaten Bekasi keluar pada Senin (22/11) kemarin secara aklamasi dalam rapat pembahasan upah minimum kabupaten oleh Dewan Pengupahan. Saat pembahasan itu, perwakilan dari serikat buruh memilih walk out karena merasa aspirasinya tidak diakomodir,” Ungkap Guntoro.
Dalam aksi tersebut buruh ingin menyampaikan agar perumusan upah minimum tidak menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 dan Undang-Undang Cipta Kerja. Namun belum sempat disampaikan, unsur lain dalam Dewan Pengupahan langsung mengatakan tidak ada kenaikan UMK 2022 berdasarkan regulasi tersebut.
“Pemerintah dan Apindo menyampaikan formula penghitungan UMK bersasarkan PP 36 Tahun 2021 tentang pengupahan. Tapi dari kami menolak menggunakan rumus PP 36. Karena kalau berdasarkan itu tidak ada kenaikan, karena ada penghitungan batas atas dan bawah,” jelas Guntoro.
Pihak buruh juga kecewa dengan pembahasan kenaikan upah minimum kabupaten yang baru dilaksanakan satu kali, Setelah itu Dewan Pengupahan memutuskan UMK Bekasi 2022 diputuskan tidak ada kenaikan secara aklamasi.
“Karena baru sekali rapat, masing-masing dari kami kan punya pendapa, Biasanya rapat UMK itu bisa dua sampai tiga kali, Kemudian dari pemerintah memaksakan hari itu selesai, Kami keluar karena kami menilai sama sekali belum menyampaikan angka usulan kenaikan,” terangnya.
Sementara itu di hari yang sama di tempat yang berbeda Plt Bupati Akhmad Marjuki membenarkan bahwa tidak ada kenaikan UMK 2022 Kabupaten Bekasi, terkait penolakan para buruh pemerintah Kabupaten Bekasi dibatasi oleh Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 dan Undang-Undang Cipta Kerja, UMK 2021 Kabupaten Bekasi sudah melebihi batas atas.
“Tetapi kita mencoba menyampaikan aspirasi teman-teman buruh dan karena walaupun bagaimanapun, semua ini kan masyarakat Kabupaten Bekasi yang kita lindungi dan aspirasinya kita dengar,” Papar Akhmad Marjuki dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Tambelang Kamis (25/11/21).
Lanjut Marzuki, Sepanjang itu tidak menggangu dan tidak bertentangan dengan peraturan, Pemerintah Kabupaten Bekasi siap meneruskan apa yang menjadi aspirasi para buruh.
Sebelumnya, Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi memutuskan UMK 2022 di Kabupaten Bekasi tidak ada kenaikan pada Senin (22/11) kemarin. Karena berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 dan Undang-Undang Cipta Kerja, UMK 2021 Kabupaten Bekasi sudah melebihi batas atas.
Berdasarkan regulasi itu, untuk batas atas ditetapkan Rp4.322.420 dan batas bawah Rp2.261.205. Sedangkan UMK 2021 Kabupaten Bekasi sebesar Rp4.791.843.
Lewat Adu Penalti Persikasi Sukses Boyong Piala Soeratin U-17
Kabupaten Bekasi – Kehadiran Plt Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki dianggap membawa keberuntungan bagi Persikasi. Setidaknya, dalam babak final pertandingan sepakbola memperebutkan Piala Soeratin, Persikasi Bekasi berhasil mewujudkan mimpinya menjadi Juara Soeratin Piala H. Umuh Muchtar lewat adu penalti 6-5 atas Tim Super Progresif Bandung. Pertandingan bergengsi tanpa penonton itu berlangsung di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Rabu, 24 November 2021.
Meski tidak mengundang kehadiran supporter dan penonton, Partai Final disiarkan langsung melalui kanal YouTube Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.
“Selamat kepada Persikasi Bekasi yang berhasil membawa kembali Piala Soeratin ke Kabupaten Bekasi setelah sekian lamanya berkeliling di Kabupaten dan Kota lain,” kata Plt Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki.
Persikasi merupakan pemegang rekor juara pertandingan sepakbola piala Soeratin dengan 5 kali menjadi juara, yakni tahun 1984, 1985, 1989, 1991, dan 1994.
Laga yang khusus dibuat untuk pemain sepakbola usia muda itu dianggap sebagai turnamen usia muda terbesar dan tertua di Indonesia sejak penamaannya diambil dari tokoh pendiri PSSI Ir. Soeratin Sosrosoegondo tahun 1965.
Akhmad Marjuki yang menonton babak final pertandingan sepakbola menyambut kemenangan itu dengan penuh semangat.
“Saya bangga kepada anak-anak muda Kabupaten Bekasi yang memiliki bakat sepakbola yang luar biasa dan berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat Jawa Barat,” ungkapnya.
Pemkab Bekasi akan mendukung penuh Persikasi untuk terus berjuang meraih prestasi di level yang lebih tinggi.
“Kedepan, saya berharap Persikasi lewat kepengurusan yang baru dapat berbenah diri. Kami pemerintah daerah akan mem-backup penuh agar Persikasi dapat naik dari Liga 3 ke Liga 2,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para pemain tetap menjunjung tinggi sportifitas dan bekerjasama dengan baik untuk meraih kemenangan dan meningkatkan prestasi.
“Kita tunjukkan sportivitas, fair play dan kerjasama tim yang baik,” tandasnya.
Dalam tayangan terlihat pertandingan dimenangkan dengan adu finalty setelah imbang 0-0 dalam 90 menit dan babak tambahan.
Selama jalannya pertandingan di babak pertama maupun babak kedua, pemain Persikasi Bekasi terlihat bertahan dan lebih mengandalkan serangan balik untuk bisa mencuri gol.
Namun, hingga akhir pertandingan, dan setelah babak tambahan, perolehan skor tetap imbang sehingga pertandingan harus diselesaikan melalui adu penalti.
Dalam drama adu penalti yang menegangkan, eksekutir Persikasi Bekasi sukses mencetak enam gol melalui tendangan Rai Aisan, Ramadani, Mustadi Bilang, Maulana, Fami dan Perdi ke gawang lawan.
Sementara kubu Super Progresif Bandung hanya mampu meraih lima gol, selisih tipis dengan tim kebanggaan Kabupaten Bekasi.
Atas perolehan 1 gol itu, Persikasi Bekasj berhasil menyandang Juara pertama Soeratin U-17 tingkat Jawa Barat dan gelar kedua diraih Tim Super Progresif.
Ditemui terpisah, pelatih Persikasi, Abdullah Syafei menyatakan selama pertandingan Persikasi memilih pola bertahan. Hal tersebut sebagai strategi menghadapi Tim Bandung yang memiliki stamina penuh.
“Ya, kita memilih bertahan karena sebelumnya tim sudah melewati serangkaian pertandingan ketika Depok City di Semifinal,” ujarnya.
Dalam kondisi lelah setelah selang istirahat satu malam, kata dia, Persikasi harus menghadapi babak final melawan tim tangguh dari Bandung.
Ketua harian Persikasi Heru Budian Timor mengatakan kemenangan Persikasi Bekasi bisa jadi lantaran hadirnya Plt Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki yang membawa keberuntungan.
“Sebuah keberuntungan Persikasi bisa menahan setiap serangan yang dilontarkan tim Super Progresif, baik di babak pertama maupun babak kedua,” kata dia.
Kalaupun menyerang balik, serangan tim Persikasi hanya mampu melakukannya beberapa kali.
“Tidak sedikit serangan tim Super Progresif nyaris membobol gawang Persikasi yang dijaga oleh Andika Farhan,” kata Heru.
Dia mengungkapkan, dengan kemenangan ini, Persikasi Bekasi berhasil mengembalikan tahta juara setelah sekian lamanya Piala Soeratin melanglang buana di Kota dan Kabupaten lain.
“Kemenangan ini untuk Kabupaten Bekasi. Berkat dukungan dari masyarakat Kabupaten Bekasi dan hadirnya Plt Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki, Piala Soeratin kini sudah kembali ke Bekasi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, ketua PSSI Kabupaten Bekasi, Hamun Sutisna menyatakan bahwa keberhasilan Persikasi menjadi Juara Soeratin U-17 Piala H. Umuh Muchtar adalah prestasi yang membanggakan.
“Ya, ini sangat membanggakan. Persiapan hanya tiga bulan, tapi Persikasi U-17 bisa meraih juara,” ungkapnya.
Selain itu, kata dia, semua pemain merupakan asli dari Kabupaten Bekasi dan berasal dari binaan sekolah sepakbola (SSB) dan klub yang ada di Kabupaten Bekasi.
Mendagri Dorong Penguatan Wilayah Perbatasan Melalui Pengembangan Potensi Kawasan
Natuna – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mendorong penguatan wilayah perbatasan dengan mengembangkan potensi kawasan. Hal itu diungkapkannya saat melakukan peninjauan kegiatan layanan GISA Dukcapil serta penyerahan secara simbolis dokumen kependudukan bagi masyarakat nelayan di Kantor Camat Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (24/11/2021).
Menurutnya, posisi pulau terluar dan wilayah perbatasan menjadi penting bagi bangsa Indonesia, terutama sebagai etalase negara dan bagian dari kedaulatan negara, termasuk Pulau Laut.
“Di samping kekuatan militer yang hadir, kita juga harus perkuat, percepat pembangunan di pulau-pulau terluar, termasuk juga daerah perbatasan, termasuk Kecamatan Pulau Laut,” kata Mendagri Tito.
Mendagri menambahkan, titik sentral penguatan itu bisa dilakukan lewat percepatan pembangunan berbasis administrasi wilayah kecamatan. Pasalnya, apabila mengambil basis wilayah Kabupaten, tak semua wilayah tersebut masuk sebagai bagian pulau terluar atau perbatasan. Sama halnya dengan Kabupaten Natuna, tak semua wilayahnya merupakan bagian pulau terluar dan berbatasan langsung dengan negara lain.
“Kita inventarisir seluruh Indonesia ini, totalnya ada 584 kecamatan yang ada di perbatasan. Ini di samping ada sisi pertahanan, tapi juga Bapak Presiden ingin membangun pemerataan pembangunan,” imbuhnya.
Meski demikian, ia menambahkan, dari 584 kecamatan yang ada di perbatasan, Pemerintah telah menetapkan 222 lokasi prioritas (Lokpri) pembangunan kecamatan pada Tahun Anggaran 2021-2024. Namun akibat pandemi Covid-19, percepatan pembangunan sempat terhambat. Karena itu, proses pembangunan ini akan kembali digenjot pada tahun 2022.
“Itu sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional yang dikeluarkan Bappenas, sudah dibunyikan, 222 lokasi prioritas berbasis kecamatan,” tutur Mendagri Tito.
Selaku Kepala BNPP, ia menekankan pembangunan dan pengembangan wilayah perbatasan akan diawali dengan pengembangan potensi yang dimiliki kecamatan itu sendiri. Mendagri mengilustrasikan, jika Kecamatan Pulau Laut memiliki potensi di sektor perikanan, maka sektor itulah yang akan digenjot. Misalnya, dengan memperkuat kemampuan nelayan agar memiliki kemampuan tangkap yang maksimal, memiliki kapal yang dilengkapi fasilitas penunjang, off taker atau penguatan penampung, serta market atau pasar.
Kendati demikian, Mendagri menekankan perlunya sinergisitas dan gotong royong seluruh level satuan pemerintahan. Tak hanya pemerintah pusat yang bekerja keras dalam melakukan pembangunan perbatasan, tetapi Pemerintah Kabupaten, termasuk Kecamatan juga harus turut serta dan serius dalam mengembangkan potensi di wilayahnya.
“Prinsipnya kita keroyok ramai-ramai. Sekali lagi, kita berkeinginan betul untuk mempercepat pembangunan Kecamatan Pulau Laut,” pungkasnya.