Relawan Kabupaten Bekasi Lakukan Jambore Tahun 2022, BPBD Berharap Jadi Agenda Tahunan

Relawan Kabupaten Bekasi Lakukan Jambore Tahun 2022, BPBD Berharap Jadi Agenda Tahunan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Ratusan relawan tanggap bencana  dari berbagai komunitas di Kabupaten Bekasi melaksanakan ‘ Jambore Relawan’ 2022 di Kalam Kopen, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Jambore Relawan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 29-30 November 2022 dengan berkemah. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi BPBD Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas  BPBD Kabupaten Bekasi Mukhlis  mengatakan kegiatan Jambore Relawan dapat menjadi agenda tahunan karena ternyata terdapat potensi membantu masyarakat dalam hal kebencanaan di Kabupaten Bekasi.

”Kegiatan Jambore Relawan ini sangat bagus, karena selain menjadi sarana mengikat tali silaturahmi antar relawan, juga memiliki potensi dimana perannya membantu masyarakat dalam hal terjadi bencana alam,” Ucap Mukhlis, usai melakukan apel pembukaan relawan.

Ditambahkannya, kegiatan Jambore Relawan sarana yang baik dan dilaksanakan setiap tahun.

”Giat Jambore Relawan 2022 ini yang pertama dan diharapkan setiap tahunnya  di laksanakan,” Ungkapnya dengan semangat 

Dikatakan, Jambore Relawan diikuti puluhan komunitas aktivis yang ada di Kabupaten Bekasi, diantaranya, FPRB Kabupaten Bekasi, Kawali, Tagana,  Jurpala Indonesia,  Hirpala , Destana  , Jaga Kali, Trans Rescue,  dan 44 komunitas tergabung dalam bernama Garda Mantap Kabupaten Bekasi.

Nanti malam Rencananya Jambore Relawan 2022 akan dibuka oleh Pj.Bupati Bekasi, Dani Ramdan dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi. 

Hadir Kapala Bidang BPBD Kabupaten Bekasi M Said, Sekretaris FPRB Kabupaten Bekasi Iwan Setiawan.

Kabid BPBD Kabupaten Bekasi M.Said dalam sambutan Apel penutupan Jambore Relawan 2022 ini merasa bangga atas sukesesnya acara tersebut.

“Saya merasa puas dan bangga atas suksesnya penyelenggaraan Jambore Relawan Kabupaten Bekasi 2022 ini,” Pungkasnya.

Acara Jambore relawan  juga di isi oleh BNPB sebagai bentuk cara penanggulangan bencana.

(Erv/Redaksi)