Desa Pasirsari Kerja Sama dengan YRE Berikan Pelatihan Pengolahan Eceng Gondok

Desa Pasirsari Kerja Sama dengan YRE Berikan Pelatihan Pengolahan Eceng Gondok

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemdes Pasirsari berikan pelatihan pengelolaan eceng gondok kepada masyarakat bekerja sama dengan Yayasan Rumah Energi di aula kantor Desa Pasirsaei, Cikarang Selatan Bekasi selama 4 hari mulai dari selasa hingga jumat 26/05/23.

Pelatihan tersebut guna memberikan kreatifitas dan juga mendongkrak ekonomi masyarakat melalui pembuatan barang barang yang terbuat dari eceng gondok sekaligus melakukan pemanfaatan eceng gondok menjadi sesuatu yang bernilai.

Indra salah satu pelatih dalam melakukan pengolahan eceng gondok tersebut mengatakan bahwa pengelolaan eceng gondok selain pemnfaatan juga menjadi salah atu pelestrian bantaran kali malang yang menjadi tempat berkembang nya eceng gondok secara liar.

“Ini suatu kegiatan dalam pengelolaan eceng gondok agar nantinya bisa menjadi suatu barang yang bersifat ekonomis seperti tas, vas bunga bahkan bisa dijadikan pakan ternak dan juga sebagai bentuk pelestarian lingkungan di bantaran kali malang,” Terangnya.

Indra juga mengatakan bahwa sebagai kegiatan yang dilaksanakan sebagai program Bina Tarum Mandiri yang diprogramkan bersama PJT 2 unuk melakukan pelestarian di sepanjang kalimalang dan sudah dilaksakan di 3 kota yaitu Bandung, Purwakarta dan Bekasi.

“Ini merupakan program dari YRE dan PJT 2 yang bernama Bina Tarum Mandiri Hati Kalimalang untuk melakukan pemanfaatan dan pelestarian sumber daya dari kalimalang seperti pengolahan eceng gondok ini,” Ungkapnya.

Kepala Desa Pasirsari H.Suparta sangat menyambut baik kegiatan ini karena mampu mendongkrak ekonomi masyarakat Desa Pasirsari.

“Saya sebagai kepala desa sanga menyambut baik kegiatan dalam hal pengolahan eceng gondok menjadi barang yang bersifat ekonomis ini karena mampu mendongkrak ekonomi masyrakat desa Pasirsari,” Ungkapnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Desa Pasirsari Ida Hamidah juga berharap “semoga kedepanya bukan hanya satu kelompok saja namun bisa berkembang lebih dari yang sekarang mengikuti pelatihan dan bisa melakukan pasar impor,”Pungkasnya.

Erv