Mahasiswa Gelar Aksi Untuk Dukung KPU dan KPPS, Pesta Demokrasi Telah Usai Mari Junjung Tinggi Hasil KPU

Mahasiswa Gelar Aksi Untuk Dukung KPU dan KPPS, Pesta Demokrasi Telah Usai Mari Junjung Tinggi Hasil KPU

GUE JABAR | BANDUNG – Gabungan mahasiswa dari beberapa Universitas lakukan aksi damai di depan kantor KPU Jawa Barat, Jl. Garut No.11, Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu 25/02/2024.

Mahasiswa yang tergabung dari beberapa kampus tersebut merupakan Aliansi Mahasiswa Jawa Barat dari beberapa universitas seperti YPKP, Telkom, Al-Isan, UIN, Unpas, Unsap, UMB, Widyatama, STIA Bagasasi, IKIP Siliwangi.

Aksi damai tersebut merupakan sebuah dukungan terhadap KPU dan KPPS pasca pelaksanaan pemilu 2024 terkait perolehan suara yang sudah di tetapkan.

Aksi damai tersebut juga sebagai bentuk rasa terimakasih dari masyarakat khususnya kalangan aktivis yang merasa bahwa pelaksanaan pemungutan suara dalam pemilu 2024 berjalan dengan lancar.

Dalam aksi tersebut mahasiswa melakukan long marc dengan membawa alat peraga dari titik kumpul di kantor sekretariat Literasi Pemuda Berdikari di Jalan Majalengka, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal Kota Bandung menuju Kantor KPU Jawa Barat. Dan diterima oleh perwakilan KPU Jawa Barat Sdr. Hasan (Kasubag Hukum) dan Sdr. Haeruman (Kasubag Parwas KPU Jawa Barat.

Sebagai ucapan terima kasih nya masa memberikan bunga sebagai simbolis ucapan terima kasih karena KPU Jawa Barat sudah berhasil melakukan Demokrasi yang sesungguhnya dimana rakyat Indonesia bisa memilih secara langsung dalam menentukan pemimpin bangsa dan berjalan dengan baik.

Dalam keterangan nya masa mengatakan bahwa KPPS telah berjuang dalam proses pemungutan suara secara langsung dan patut disandang dengan gelar KPPS adalah Pahlawan dari Proses demokrasi, karena KPPS lah yang berada di TPS untuk menjadi penyelenggara pemungutan suara secara langsung di tingkat RT dan RW.

Dengan adanya beberapa anggota KPPS yang meninggal kejadian tersebut sangat menjadi point penting dan menjadi sorotan dari mahasiswa yang melakukan aksi tersebut karena anggota KPPS telah mengorbankan waktu serta tenaga dan pikirannya dalam melaksanakan pemilu yang demokratis di Indonesia.

Mahasiswa juga menyampaikan bahwa kontestasi adalah proses dimana ada yang menang dan ada yang kalah, maka dari itu bagi para kontestasi baik yang menang atau yang kalah bisa menerima segala sesuatu konsekuensi nya dalam berkkntestasi di Pemilu 2024 ini karena pemilihan dilaksanakan secara Demokrasi, dan berharap untuk menjunjung tinggi serta menghormati hasil KPU dengan tidak melakukan aksi yang merugikan rakyat Indonesia.

(Erv)