DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Sidang Paripurna Usulkan dr. Asep Surya Atmaja Sebagai Bupati Defintif

DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Sidang Paripurna Usulkan dr. Asep Surya Atmaja Sebagai Bupati Defintif

Bekasi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi resmi menetapkan hasil sidang paripurna yang mengusulkan Wakil Bupati sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja agar diangkat menjadi Bupati Bekasi definitif untuk melanjutkan sisa masa jabatan, Jumat (16/10/2026).

Keputusan politik ini menandai babak baru peralihan kekuasaan di Kabupaten Bekasi pasca vonis terhadap Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang dalam kasus suap ijon proyek yang sempat booming.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menegaskan dalam konferensi pers usai paripurna bahwa sidang tersebut digelar untuk mengusulkan dr. Asep dari posisi Wakil Bupati yang selama ini menjalankan tugas sebagai Plt, agar segera ditetapkan sebagai Bupati Bekasi Definitif.

“Nanti segera kami akan kirim ke Gubernur Jawa Barat hasil dari sidang paripurna ini,” ujar Ade Sukron.

Ade Sukron juga menegaskan bahwa proses selanjutnya kini berada di tangan Gubernur Jawa Barat selaku wakil pemerintah pusat di daerah.

Paripurna ini sekaligus mengakhiri spekulasi dan polemik yang sebelumnya mengemuka terkait status kepemimpinan di Kabupaten Bekasi. 

Sebelumnya, desakan percepatan pengangkatan Plt Bupati menjadi definitif sempat memantik perdebatan di ruang publik, dengan sebagian pihak mempertanyakan motif politik di balik dorongan tersebut.

Dengan keputusan paripurna ini, DPRD secara institusional telah menyatakan dukungan politiknya terhadap kepemimpinan dr. Asep untuk memimpin Kabupaten Bekasi hingga akhir periode.

Sementara, dr. Asep Surya Atmaja tak dapat menyembunyikan kegembiraannya di hadapan wartawan. Ia berjanji akan memprioritaskan pembangunan di Kabupaten Bekasi apabila resmi dilantik sebagai Bupati.

Terkait pelantikan sendiri dr. Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa dirinya mengikuti saja seluruh proses nya.

“Kalau Saya hanya mengikuti prosesnya hingga nanti ada pelantikan sebagai Bupati Bekasi,” Ucapnya.

Saat dimintai tanggapan terkait siapa figur yang dikehendaki mendampinginya sebagai Wakil Bupati, dr. Asep memilih menjawab secara diplomatis. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada partai koalisi pengusung.

Apa pun keputusan partai koalisi, ia menyatakan menerimanya, sebuah sikap yang dibaca sebagai upaya menjaga soliditas koalisi di tengah dinamika politik menjelang pengisian kursi wakil bupati yang akan kosong.

Related Articles

Stay Connected

20,826FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles