Home Blog Page 239

Kapolri: Raih Kepercayaan Publik untuk Terus Kawal Kebijakan Pemerintah

0

Kapolri: Raih Kepercayaan Publik untuk Terus Kawal Kebijakan Pemerintah

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk kembali meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Hal itu dilakukan untuk terus berkomitmen mengawal seluruh kebijakan Pemerintah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Sigit saat menggelar video conference pengarahan kepada seluruh anggota mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda hingga Polres jajaran, Kamis (18/8).

“Kenapa ini harus kita lakukan, karena kepercayaan publik terhadap Polri ini menjadi sangat penting. Kita masih menghadapi tugas-tugas ke depan yang luar biasa. Tantangan-tantangan yang saat ini sedang kita hadapi, apa yang harus kita lakukan untuk mengawal kebijakan pemerintah,” kata Sigit.

Tantangan yang saat ini masih dihadapi, kata Sigit, diantaranya adalah masih terjadinya Pandemi Covid-19 di Indonesia dan dunia. Tren positif penanganan dan pengendalian virus corona harus terus dijaga, dan itu membutuhkan peran dari TNI-Polri beserta stakeholder lainnya.

“Kita lihat bahwa sampai sekarang yang namanya Covid-19 dan varian barunya yang saat ini sampai di BA-275 terus masih ada. Ini tentunya juga berdampak pada aktivitas terkait dengan kegiatan ataupun roda ekonomi,” ujar Sigit.

Selain Pandemi Covid-19, Sigit memaparkan bahwa, situasi global seperti konflik Rusia dan Ukraina juga mulai berdampak ke Indonesia. Belum lagi, menurut Sigit, dewasa ini, Indonesia sudah masuk ke tahun politik.

Tak hanya itu, Sigit menjelaskan, ancaman potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Semua hal tersebut, ditekankan Sigit, membutuhkan peran dari TNI-Polri serta pihak terkait lainnya.

“Dan tentunya peran dari seluruh rekan-rekan untuk betul-betul bisa tampil bisa hadir di masyarakat dan kalau tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kita rendah, maka akan berat buat kita menghadapi semua itu,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit mengungkapkan, kedepannya terdapat pula kebijakan-kebijakan Pemerintah yang harus terus dikawal Polri terkait dengan terwujudnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mengingat, Indonesia saat ini telah mengalami kenaikan pertumbuhan perekonomian di kuartal kedua sebesar 5,44 persen. Kemudian, Sigit menekankan, Polri juga harus terus mengawal swasembada beras yang sudah terjadi dalam tiga tahun terakhir untuk kedepannya terus dipertahankan.

“Ini seiring dengan pembangunan proyek-proyek strategis seperti bendungan, embung, infrastruktur, yang terbangun dengan baik dan ini harus kita jaga karena ini adalah kunci dari semuanya,” tutur Sigit.

Program Pemerintah lainnya yang harus dikawal, dikatakan Sigit, yakni soal realisasi investasi yang merubah paradigma dari Jakarta sentris menjadi Indonesia sentris. Lebih dalam, Sigit juga menyorot soal daerah yang mengalami inflasi. Ia berharap, personel Polri dapat berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengendalian terkait hal tersebut.

“Berikan pendampingan kepada pemerintah daerah, ada dana tidak terduga atau anggaran tidak terduga yang bisa digunakan untuk membantu mengurangi inflasi, jadi tolong rekan-rekan wilayah cek ke pemerintah daerah. Karena apa, sampai saat ini penggunaan anggaran APBD masih 39 persen, jadi masih jauh dari apa yang kita harapkan, harapan kita ini sudah bulan Agustus harapan pemerintah tentunya minimal separuhnya, tapi ini masih 39 persen,” papar Sigit.

“Tolong dicek, dibantu kira-kira ada masalah apa, sehingga kemudian ini bisa mengalir, bisa berputar di masyarakat, dan kemudian ini menggerakkan perekonomian di daerah,” imbuh Sigit.

Tak hanya itu, Sigit menegaskan, Polri akan terus berupaya untuk meningkatkan PNBP dari sektor-sektor yang ada sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan negara, mencegah kebocoran pendapatan negara.

“Di sektor pajak khususnya terkait dengan hal-hal yang memang ini menjadi perhatian pemerintah, bagaimana peran Polri untuk bisa meningkatkan pendapatan negara. Pengawalan terhadap investasi dan transformasi ekonomi saya kira ini sudah banyak, di wilayahnya masing-masing tentunya ada, ada yang saat ini sedang dikembangkan kawasan ekonomi khusus tertentu, baik green economy, kawasan ekonomi yang terkait dengan industri hilir silahkan dicek di wilayahnya masing-masing, pastikan semua berjalan sesuai dengan jadwal, kalau bisa dipercepat maka akan lebih baik,” jelas Sigit.

Disisi lain, Sigit juga meminta kepada jajaran untuk memberikan perhatian terkait dengan pemanfaatan belanja menggunakan produk dalam negeri. Lalu, soal pengembangan UMKM di lapisan masyarakat. Selanjutnya, pengamanan soal beberapa event nasional dan internasional yang diselenggarakan di Indonesia.

“Karena memang ini yang harus kita lakukan. Kemudian agenda
pemerintah di tahun 2022, ini pernah saya sampaikan dan ini juga harus berjalan dengan baik, mulai dari proses pemulihan ekonomi, transformasi ekonomi, dan di dalamnya tadi sudah saya sampaikan beberapa hal, mewujudkan SDM yang unggul, kemudian beberapa upaya pengembangan transformasi ekonomi, baik ekonomi hijau, digital, dan juga bentuk-bentuk investasi yang lain,” ungkap Sigit.

Sebelum mengakhiri pengarahannya, Sigit kembali menekankan soal dibutuhkannya peran dari Polri untuk mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat soal dimulainya tahapan Pemilu dan event besar lainnya seperti Presidensi G-20.

“Upaya Bapak Presiden beberapa waktu yang lalu, datang ke Rusia, datang ke Ukraina, datang ke beberapa negara besar untuk memastikan bahwa proses kegiatan G-20 ini bisa berjalan dengan baik dan harapan kita ini juga bisa menjado pintu masuk untuk mengakhiri terjadinya peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang berdampak terhadap krisis ekonomi, pangan dan energi,” tutup Sigit.

OKP Cipayung Plus Jawa Barat Dukung Polri Tegakkan Kredibilitas

0

OKP Cipayung Plus Jawa Barat Dukung Polri Tegakkan Kredibilitas

GUE JABAR | BANDUNG – Beberapa pekan terakhir publik disibukkan dengan informasi tentang kisruh antar sesama anggota kepolisian yang menyebabkan jatuhnya korban.

Beberapa dugaan motif terjadinya kisruh semakin memperkeruh jagat dunia maya. Masyarakat dan para pakar menyampaikan argumentasi spekulatif karena kasus yang tak kunjung menemui titik terang.

Jika POLRI mengabaikan dan menunda-nunda proses penyelesaian kasus tersebut, maka dapat dipastikan tingkat kepercayaan masyarakat kepada lembaga kepolisian semakin menurun.

Berbicara mengenai kepolisian, maka perlu kita bedah tentang fungsi utama terbentuknya Kepolisian Negara Republik Indonesia pasca pemisahan antara TNI dan Polri di tubuh ABRI. Tugas utama dalam Pasal 2 UU POLRI ialah untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Secara langsung UU mengamanatkan POLRI untuk bertindak sebagai pelindung dan pengayom masyarakat serta menjaga ketertiban dan kondusifitas.

Perkembangan periode Industru 4.0 juga memaksa POLRI untuk juga memberikan pelayanan tidak hanya di dunia nyata, melainkan juga di dunia maya. Sudah sepatutnya bagi lembaga negara untuk bertransformasi dan tetap mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa yang santun dan memegang prinsip-prinsip profesionalitas.

Pengambilalihan kasus oleh Kapolri dan pembentukan Timsus yang menangani kasus tersebut merupakan langkah jitu Kapolri dalam meredam berbagai spekulasi-spekulasi tak terarah.

Hal tersebut menjawab keraguan masyarakat tentang banyaknya oknum yang menghinggapi lembaga kepolisian hingga urusan internal pun tidak dapat diselesaikan. Pun juga menjadi tanda tentang sikap kepolisian yang tegas memberikan keadilan kepada siapapun dan tanpa intervensi dari pihak manapun Citra baik POLRI sedang dipertaruhkan.

Dengan mengungkap semua hal yang berkaitan dengan kasus terkini memberikan pesan bahwa Kapolri akan terus berkomitmen untuk tetap menjaga kredibilitas dan profesionalitas dalam bekerja sebagai penegak hukum dan pelayan masyarakat.

Oleh karena itu, OKP Cipayung Plus Jawa Barat yang terdiri dari KAMMI, IMM, HMI, PMII, GMKI, HIMA PERSIS, HIMA PUI dan KMHDI menyatakan : Mendukung KAPOLRI untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi dalam internal POLRI dan menegakkan kredibilitas lembaga kepolisian di Indonesia.

Team

FunFeo Pasirsari Cup Selesai, Skuad RW 005 Jadi Juara Pertama

0

FunFeo Pasirsari Cup Selesai, Skuad RW 005 Jadi Juara Pertama

GUE JABAR | BEKASI – Perhelatan turnamen Pasirsari Cup yang memperebutkan piala kepala desa Pasirsari sudah usai, dan dimenangkan oleh Tim RW 005 setelah mengalahkan Tim RW 006 di partai Final.

Dalam acara yang digelar hanya beberapa hari tersebut menyisakan putaran semi final dan partai final pada hari kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu Tim RW 001, RW 003, RW 005 dan RW 006.

Pada partai final yang bertanding yaitu tim RW 005 dan RW 006 dan dimenangkan oleh tim RW 005 dengan Skor akhir 2-1, sedangkan perebutan juara 3 dan harapan 1 tidak menampilkan karena tim dari RW 001 melakukan Walk Out pada saat laga semi final.

Laga pun hanya menggunakan waktu 2x25menit, mulai dari semi final hinggal final.

Diakhir acara perayaan 17an di Desa Pasirsari juga sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba, yaitu lomba catur, voli, tenis meja dan lomba nasi tumpeng antar RW.

Penyerahan hadiah pun dilakukan oleh Kepala Desa Pasirsari H.Suparta, Ketua Karang Taruna Pasirsari H.Rifa Yusrizal dan Kasi Pelayanan sekaligus ketua panitia FunFeo Kades Pasirsari Cup Hafiz, SH.

(vin)

Desa Karangsari Rayakan HUT RI ke-77 Sekaligus Gelar Penutupan KKN Mahasiswa UPB

0

Desa Karangsari Rayakan HUT RI ke-77 Sekaligus Gelar Penutupan KKN Mahasiswa UPB

GUE JABAR | BEKASI – HUT RI ke-77 disambut sangat meriah oleh seluruh kalangan masyarakat, salah satunya pemerintahan desa Karangsari yang lakukan beberapa kegiatan di wilayahnya dan puncak dari seluruh kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu 17/08/2022 malam.

Acara perayaan HUT RI ke-77 tersebut juga sekaligus digelar bersamaan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa di Desa Karangsari.

Berbagai macam kegiatan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa yang melakukan KKN di Desa Karangsari diantaranya, Mendirikan Rumah Baca, Taman Baca, Pembuatan Bak Sampah, Papan Nama Jalan, Gapura Desa Perayaan HUT RI ke-77, Lukisan Dinding, Senam Bersama Ibu Ibu, Mengadakan Lomba Memasak, Lomba Make Up, Mengajar Mengaji Anak, Mengajar Tari, Melakukan Bersih Bersih Lingkungan dan Pembibitan Benih Ikan.

Hal itu diungkapkan Arjun Wijaya selaku ketua KKN Mahasiswa UPB di Desa Karangsari yang mengatakan bahwa mahasiswa UPB yang melaksanakan KKN di Desa Karangsari harus memberiakan hal yang positif di masyarakat.

“Ya kegiatan itu semua kita lakukan agar memberikan dampak positif dan meninggalkan hal baik, dan memberikan sesuatu yang berarti dan berguna kepada masyarakat,” Ungkapnya.

Kepala Desa Karangsari Bao Umbara saat dikonfirmasi mengatakan sangat mengapresiasi karena kegiatan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa sangat berdampak positif di wilayahnya.

“Alhamdulillah apa yang dilakukan mahasiswa Pelita Bangsa sangat baik dan berguna seperti Rumah Baca dan Taman Baca, itu sangat berguna untuk anak anak kita agar lebih senang membaca dan diberikan ruang yang indah seperti taman baca tersebut,” Ucap Kades yang biasa disebut Lurah Bao.

Bao juga ucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang sudah melaksanakan KKN di Desa Karangsari yanh sudah mau bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Karangsari.

“Saya ucapin terima kasih kepada Adik adik mahasiswa yang sudah laksanakan KKN di Desa Karangsari dan berikan peninggalan yang bermanfaat di Karanhsari,” Katanya.

Perayaan HUT RI ke-77 yang digelar di Kantor Desa Karangsari ini sekaligus menampilkan kreatifitas dari putra putri Karangsari dan sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serta turnamen Sepakbola Karangsari Cup 2022.

Dalam acara perayaan HUT RI di Desa Karangsari tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi 3 dari F-PKS Saiful Islam.

(Vin)

Ketua PKC PMII JABAR Apresiasi langkah tegas Kapolri.

0

Ketua PKC PMII JABAR Apresiasi langkah tegas Kapolri.

GUE JABAR | BANDUNG – Sejak peristiwa dugaan tindak pidana pembunuhan yang melibatkan mantan Kepala Devisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Yosua, banyak pihak yang menyoroti peristiwa tersebut.

April mengatakan Polri adalah institusi yang harus selalu memelihara keamanan, ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Undang Undang Nomor 22 tahun 2002 tentang Negara Republik Indonesia.

kami mendukung kebijakan Kapolri Bapak Listyo Sigit Prabowo untuk menyelesaikan permasalahan pembunuhan Brigadir J, diantaranya membubarkan Satuan Gugus Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih yang di duga melenceng menjadi kekuatan elit tersendiri di internal Polri.
Kemudian membentuk Tim Khusus, dengan melibatkan pihak Internal serta Eksternal untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Itu membuktikan Kapolri telah menerapkan prinsip terbuka dan transparan demi terwujudnya kebenaran hukum yang adil dan bijaksana,” ucapnya.

Selanjutnya, menambahkan.
“Ini menjadi evalusai di tubuh internal Polri untuk menertibkan internal Polri dalam rangka mewujudkan Polri yang PRESISI sampai ketingkat bawah, khususnya Polda Jawa Barat kedepan, jangan sampai ada tindakan demikian terulang kembali di wilayah hukum Polda Jawa Barat Ungkapnya.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi Mitra kritis Polri demi terwujudnya institusi Polri yang jauh lebih baik lagi, serta tetap tenang tidak terprofokasi dan sama-sama mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Ciantra Sangat Meriah, Ada Karnaval dan Lomba Tumpeng Kreasi

0

Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Ciantra Sangat Meriah, Ada Karnaval dan Lomba Tumpeng Kreasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Masyarakat Desa Ciantra Serbu kantor desa secara bergantian dengan berbagai macam keunikan dan kreasi sambil membawa nasi tumpeng dalam memeriahkan HUT RI ke-77, Rabu 17/08/2022.

Kedatangan masyarakat ke kantor desa Ciantra guna mengikuti Karnaval yang diselenggarakan Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando yang biasa disapa Bang Bule guna mengikuti lomba kreatifitas masing masing RW.

Terlihat setiap team masing masing RW menunjukan kreatifitasnya dengan membuat hiasan alat perang dan bergaya layaknya seperti pejuang, selain itu para team masing masing RW juga membuat nasi tumpeng yang juga dilombakan di kantor Desa Ciantra tersebut.

Team penilai sendiri adalah seluruh panitia yang seluruhnya dari aparatur pemerintahan desa Ciantra yang dipimpin langsung oleh kepala desa Ciantra Bang Bule.

Terlihat antusiasme masyarakat yang mengikuti dan datang untuk melihat secara langsung Karnaval kemerdekaan yang diselenggarakan oleh kepala desa Ciantra, sejak pagi sudah memadati kantor desa dan jalan jalan yang mengarah ke kantor desa Ciantra.

Kepala Desa Ciantra sengaja mengadakan acara ini guna meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat dan juga mengobati rasa rindu masyarakat setelah 2 tahun pandemi dan tidak bisa melakukan kegiatan pada HUT RI sebelumnya.

“Ini semua demi menumbuhkan jiwa nasionalisme masyarakat dan mengobati rindu masyarakat setelah 2 tahun dilanda pandemi dan tidak bisa melakukan kegiatan pada HUT RI sebelumnya,” Ungkap Kades Ciantra yang biasa disapa Bang Bule.

(Redaksi)

Upacara Bendera dan Karnaval Warnai Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Pasirsari

0

Upacara Bendera dan Karnaval Warnai Perayaan HUT RI ke-77 di Desa Pasirsari

GUE JABAR | BEKASI – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77 tahun, Desa pasirsari laksanakan Upacara HUT RI ke-77 yang berlokasi lapangan Pandan RT 17 Rw 06 Desa Pasirsari Cikarang Selatan dan Karnaval Masyarakat yang diikuti oleh lembaga desa seperti Karang Taruna, Bumdes, LPM, PKK, PSM, Satlinmas, Relawan, Pelajar dan Masyarakat Pasirsari, Rabu 17/08/2022.

Dalam karnaval tersebut ditampilkan berbagai macam atraksi, baik atraksi dari seni budaya pencak Silat maupun dari berbagai kreasi masyarakat yang lainnya yg diperankan.

H.Suparta dalam sambutannya mengatakan, acara seperti ini biasanya diadakan setiap 17 Agustus. Tetapi, karena terkendala pandemi covid-19 membuat hambatan bagi masyarakat memeriahkan HUT Kemerdekaan RI selama dua tahun lalu.

“Dua tahun kita dilanda pandemi yang menyebabkan tidak bisa melakukan kegiatan memeriahkan KARNAVAL HUT RI. Alhamdulillah tahun ini sudah bisa kita rayakan dan meriahkan kembali,” Katanya.

Oleh karena itu, kepala Desa Pasirsari H.Suparta mengajak semua lapisan masyarakat agar turut bersama-sama mendoakan semoga negara ini terkhusus Kabupaten Bekasi jauh dari semua penyakit yang melanda di negera kita yang hampir 2 tahun virus covid-19 dan sebagainya.

“Kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan berdoa semoga bangsa kita jauh dari mara bahaya dan bencana. Sehingga semua kegiatan bisa kita lakukan sebagaimana mestinya,” Imbuhnya.

Upaca HUT RI ke-77 ini dihadiri sekolah-sekolah sekitar wilayah dan diramaikan oleh masyarakat desa pasirsari yang antusias menyaksikan acara tersebut.

Ketua karang taruna H.rifa Yusrizal Sangat berterima kasih kepada masyarakat yg sangat antusias sekali dan berjalan dengan lancar.

“Saya ucapin terima kasih antusias masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan yang diadakan guna memeriahkan HUT RI ke-77 ini, Alhamdulillah semua berjalan dengan baik tanpa kendala,” Pungkasnya.

(Oman)

Akhir Perjalanan Komplotan Curanmor yang Sudah Lancarkan Aksinya Sebanyak 65 TKP di Bekasi

0

Akhir Perjalanan Komplotan Curanmor yang Sudah Lancarkan Aksinya Sebanyak 65 TKP di Bekasi

GUE JABAR | BEKASI – Jajaran Reskrim Polsek Cikarang Barat ringkus komplotan Curanmor di Kabupaten Bekasi, dengan jumlah pelaku 6 orang, 2 diantaranya masih berstatus pelajar dan 1 diantaranya adalah seorang residivis.

Para pelaku yang berhasil ditangkap adalah CA alias Engkis (20 tahun), AW alias D (22 tahun), EAS (18 tahun), H (19 Tahun), DD alias B (22 Tahun), dan U (19 Tahun).

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Erick Frendiz mengatakan bahwa Jaringan curanmor ini sudah melakukan kejahatan sebanyak 65 TKP di wilayah Bekasi, dan ucapkan terima kasih kepada Polsek Cikarang Barat yang telah berhasil mengungkap kejahatan curanmor ini.

“Para pelaku ini sudah melakukan pencurian kendaraan bermotor di 65 TKP di Kabupaten Bekasi, dan saya ucapkan terima kasih pada Polsek Cikarang Barat yang sudah berhasil ungkap kasus ini,” Kata Wakapolres saat konferensi Pers di Mapolsek Cikarang Barat, Selasa 16/08/2022.

Wakapolres juga mengatakan bahwa target dari pelaku ini yaitu kendaraan yang berada di kontrakan atau rumah kontrakan yang ditinggal dan dilakukan pada siang hari

“Target pelaku kebanyakan pada siang hari saat penghuni kontrakan sedang istirahat selanjutnya para pelaku menggasak motor,” Terangnya.

“Modus yang dilakukan yaitu mereka pertama kali menyewa untuk tinggal kemudian mereka mapping lingkungan kemudian mereka melanjutkan dengan melakukan pencurian tersebut,”.

“Adapun dari hasil penyidikan bahwa sebelum melakukan kejahatan para pelaku mengkonsumsi narkoba dalam bentuk pil koplo,” Katanya.

“Pelaku berjumlah 6 orang dan 1 orang diantaranya residivis yang pernah dihukum pada saat dia di bawah 18 tahun selama 1 tahun 8 bulan, 4 pelaku tuna karya dan 2 pelaku masih berstatus pelajar,” Terang Wakapolres.

“Hasil dari kejahatan mereka dijual ke Kabupaten sebelah Tetangga menurut keterangan yang kami dapatkan, seluruh pelaku dikenakan pasal 363 (pencurian dengan pemberatan) dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara,” Tutup Wakapolres.

(vin)

Penghargaan IRRI Bukti Lumbung Beras Indonesia Aman

0

Penghargaan IRRI Bukti Lumbung Beras Indonesia Aman

Jakarta, 16 Agustus – Penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) menjadi bukti bahwa program Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertanian, berhasil menciptakan ketahanan pangan nasional. Salah satunya dibuktikan dengan ketahanan lumbung beras sehingga tiga tahun tanpa impor beras umum.

“Dengan prestasi ini (penghargaan IRRI), artinya produksi beras nasional meningkat dan memiliki cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pemerintah seperti operasi pasar, tanggap darurat, bencana dan kebutuhan pemerintah lainnya,” kata Direktur Supply Chain & Pelayanan Publik Perum Bulog M. Suyanto ketika dihubungi, Selasa (16/8).

IRRI menyerahkan penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi kepada Pemerintah Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Seiring capaian swasembada itu, dalam tiga tahun terakhir pemerintah tidak impor beras umum. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Maret, total luas panen di 2021 mencapai 10,41 juta hektare dan total produksi padi di tahun yang sama mencapai 54,42 juta ton gabah kering giling (GKG).

Tidak hanya itu, rata-rata produktivitas padi di Indonesia juga mengalami perbaikan. Produktivitas padi meningkat dari 5,13 ton per hektare di 2020 menjadi 5,23 ton per hektare di 2021.

Swasembada beras ini memudahkan Bulog dalam menjalankan tugas-tugas pemerintah, terutama dalam mengelola cadangan beras nasional. Dengan cadangan beras pemerintah itu pula Bulog bertanggung jawab untuk menjaga harga beras di pasar stabil.

“Pada saat panen, Bulog membeli gabah dari petani dan disimpan sebagai cadangan. Dan pada saat tidak panen, stok beras tersebut disalurkan untuk stabilisasi harga di tingkat konsumen,” kata Suyamto.

Agar prestasi Indonesia tersebut bisa dipertahankan dalam jangka panjang, kata Suyamto, Pemerintah harus terus menggenjot produksi beras, baik lewat intensifikasi maupun ekstensifikasi.

“Perlu dilakukan diversifikasi pangan untuk mengurangi konsumsi beras. Indonesia kaya sumber karbohidrat selain beras, seperti jagung, sorgum, singkong dan pangan pokok lainnya,” kata Suyamto.

Keterlibatan Swasta dan BUMN Bisa Kuatkan Ketahanan Pangan Indonesia

0

Keterlibatan Swasta dan BUMN Bisa Kuatkan Ketahanan Pangan Indonesia

Jakarta, 15 Agustus – Peningkatan produksi pangan lokal dan substitusi komoditi pangan impor yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dinilai positif. Dipadu dengan langkah lain, cara itu berbuah ketahanan pangan yang tangguh selama pandemi Covid-19.

Mencapai dan mempertahankan prestasi ini tentu tidak mudah. “Dalam jangka pendek, saya lebih mendorong peran BUMN dan swasta yang punya HGU (Hak Guna Usaha) ditugasi (memproduksi pangan),” kata Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso ketika dihubungi, Minggu (14/8).

Alasannya, BUMN dan swasta yang punya HGU itu juga ada program replanting. Penanaman kembali ini bisa diselingi dengan tanaman pangan, seperti jagung, kedelai, dan sorgum.

Mantan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini menekankan, dengan menggandeng pihak swasta dan BUMN pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan petani dalam ketersediaan pangan.

“Beri tugas BUMN dan swasta yang memiliki HGU lahan ratusan ribu, bahkan jutaan hektare (untuk memproduksi pangan),” kata Sutarto.

Diberitakan sebelumnya, International Rice Research Institute (IRRI) menyerahkan penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi kepada Pemerintah Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Rektor IPB University yang hadir dalam penyerahan penghargaan itu mengatakan, keberhasilan Indonesia ini dapat dicapai karena tiga hal. Yaitu intensifikasi, ekstensifikasi, dan program diversifikasi serta pengembangan varietas unggulan.

Sutarto Alimoeso menilai, upaya yang dilakukan Kementan dengan meningkatkan produksi pangan lokal untuk mensubstitusi komoditi pangan impor dan melakukan ekstensifikasi lahan melalui program food estate atau lumbung pangan adalah adalah hal positif.

“Menurut saya kedua program tersebut bagus, dengan catatan tepat tempat dan tepat teknologi, serta tepat pasar. Dampaknya atau hasilnya relatif terasa dalam jangka menengah-panjang,” kata dia.

Food Estate merupakan program pemerintah, salah satunya lewat Kementan, untuk memperluas lahan pertanian agar ketahanan pangan Indonesia semakin kuat. Food estate mengambil lokasi di dua provinsi Indonesia, yakni Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.

Sementara untuk mengurangi ketergantungan pada beberapa komoditi pangan impor, seperti kedelai dan gandum, Kementan tengah menggalakkan peningkatan produksi pangan lokal agar dapat mensubstitusi komoditi tersebut.