Home Blog Page 25

Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur Tangkap Lima Pemuda Pelaku Pengeroyokan di Stadion Wibawa Mukti

0

Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur Tangkap Lima Pemuda Pelaku Pengeroyokan di Stadion Wibawa Mukti

Bekasi – Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di kawasan Stadion Wibawa Mukti. Lima orang pemuda diamankan petugas setelah sempat buron selama lima hari usai melakukan aksi kekerasan terhadap seorang pengendara motor.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Timur, AKP Arnandha Hadi Pranata, S.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan bahwa penangkapan para terduga pelaku dilakukan pada Jumat malam (8/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, tim Opsnal berhasil mengamankan lima orang yang diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan di wilayah kelurahan Sertajaya,” ujar AKP Arnandha dalam keterangannya.

Insiden pengeroyokan ini menimpa seorang warga berinisial S (32) pada Minggu dini hari (3/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor di area Pintu Timur Stadion Wibawa Mukti, Kel. Sertajaya, Cikarang Timur. Tanpa alasan yang jelas, korban dihadang dan dikeroyok oleh sekelompok pemuda.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Cikarang Timur dengan nomor laporan Lp/B/68/V/2026/Spkt/Sek Ciktim/Restro Bekasi/PMJ.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kelima terduga pelaku yang berhasil diamankan adalah, AH (22), status mahasiswa, HR (21), status mahasiswa, PR (21), status mahasiswa, MDS (22) buruh harian dan H (22), status mahasiswa.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu lembar surat hasil visum et repertum dari RS Annisa yang memperkuat adanya tindak kekerasan terhadap korban.

Dalam pengungkapan kasus ini, sejumlah saksi berinisial HYTP, DA, DN, N, SP, dan TR telah dimintai keterangan oleh penyidik. Para saksi tersebut berada di lokasi atau mengetahui rangkaian kejadian saat aksi pengeroyokan berlangsung.

Saat ini, kelima pemuda tersebut telah di Amankan di Polsek Cikarang Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polsek Cikarang Timur Intensifkan Patroli Malam Guna Antisipasi Gangguan Kamtibmas

0

Polsek Cikarang Timur Intensifkan Patroli Malam Guna Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Bekasi – Personel Polsek Cikarang Timur yang dipimpin oleh Aiptu S. Bakrie dan Aiptu Amin Rois menggelar patroli kewilayahan secara intensif sejak Jumat malam (8/5) hingga Sabtu dini hari (9/5/2026) untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). 

Petugas menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Cikarang Timur, mulai dari Bundaran Sinyar Jalur Pantura di Desa Karang Sari pada pukul 22.00 WIB, hingga area perbankan seperti Bank BRI Unit Kedung Waringin pada pukul 00.04 WIB guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Memasuki pukul 01.00 WIB, patroli berlanjut ke area depan PT Multistrada, Desa Karangsari, di mana petugas melakukan dialog langsung dengan massa buruh yang masih bertahan di lokasi. 

Selain melakukan pengawasan fisik, pihak kepolisian memberikan imbauan agar masyarakat dan kelompok massa tetap menjaga ketertiban serta segera melaporkan kejadian menonjol melalui Call Center 110. 

Langkah preventif ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima Polri dalam memberikan rasa aman kepada warga serta meminimalisir potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Cikarang Timur.

Sinergi PT MAP RBR dan Pemdes Karangsari Sudah Berjalan 4 Tahun, Setiap Bulan Santuni 100 Yatim Piatu

0

Sinergi PT MAP RBR dan Pemdes Karangsari Sudah Berjalan 4 Tahun, Setiap Bulan Santuni 100 Yatim Piatu

Bekasi – Tunjukan komitmen yang sudah berjalan selama 4 tahun lebih pemerintahan desa Karangsari dengan PT Mitra Anugerah Perkasa RBR santuni 100 Yatim Piatu yang dilaksanakan di halaman kediaman kepala desa Karangsari, Jumat 8/5/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh kepala desa Karangsari Umbara beserta jajaran, Pimpinan PT Mitra Anugerah Perkasa RBR Deri, Direksi Rival Firmansyah dan staff perusahaan.

Kepala Desa Karangsari Umbara dalam sambutanya menyampaikan bahwa ucapkan rasa syukurnya karena perusahaan PT Mitra Anugerah Perkasa RBR sangat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat Karangsari.

“Alhamdulilah selama ini kita bekerjasama dengan PT Mitra Anugerah Perkasa RBR kita santuni anak yatim piatu lebih dari 4 tahun yang rutin kita laksanakan setiap bulan dan juga banyak program lainya yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Karangsari,” Ungkapnya.

“Saya selaku kepala desa Karangsari sangat berterima kasih dan Semoga kerja sama kita berjalan lebih baik lagi, karena PT Mitra Anugerah Perkasa RBR sudah berkontribusi banyak untuk masyarakat Karangsari,” Tambahnya.

Masih kata Pria yang biasa disapa Bao, “Selain santunan anak yatim PT Mitra Anugerah Perkasa RBR juga memiliki program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu),” Tambahnya.

Rival Firmansyah selaku Direksi PT Mitra Anugerah Perkasa RBR yang mewakili perusahaan mengatakan visi misi nya dan berharap semoga kerjasama yang sudah terjalin bisa lebih baik lagi.

“Tidak terasa kami disini sudah bekerja sama dengan baik lebih dari 4 tahun dengan pemerintahan desa dan semoga kita bisa selalu bekerja sama dan Alhamdulillah kita bisa membantu warga di Karangsari ini selain memberikan santunan anak yatim kami juga ada bantuan rutilahu dan Alhamdulilah program kita berjalan dengan baik,” Ungkap Direksi PT Mitra Anugerah Perkasa RBR.

Dalam sambutanya juga Rival mengatakan bahwa baru kali ini menemui kepala desa yang tidak mementingkan keuntungan pribadi karena lebih memilih kepentingan masyarakatnya sebagai bukti cintanya kepala desa kepada masyarakatnya dan merupakan pemimpin yang tulus dan ikhlas untuk masyarakatnya.

Masih kata Rival,“Kita selalu bekerjasama dengan baik dengan lingkungan dan saya baru kali ini bertemu dengan kepala desa yang sangat mencintai masyarakatnya yaitu di Desa Karangsari ini, beliau meminta kepada kami untuk bersinergi untuk  masyarakat di Karangsari ini,” Terangnya.

“Untuk santunan anak yatim sendiri memang kita memiliki program dan kegiatan santunan anak yatim ini merupakan program Bulanan kita yang dilaksanakan pada jumat pertama setiap bulan nya,” Pungkasnya.

Unit Reskrim Polsek Serang Baru Berhasil Bekuk 3 Pelaku Curanmor di Persembunyiannya di wilayah Bogor

0

Unit Reskrim Polsek Serang Baru Berhasil Bekuk 3 Pelaku Curanmor di Persembunyiannya di wilayah Bogor

Bekasi – Dalam rangka memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat, Unit Reskrim Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus curanmor dan mengamankan tiga orang terduga pelaku di wilayah Citra Indah Jonggol, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin 4/5/2026 pukul 23.10 WIB.

Pengungkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Serang Baru Iptu Augusman Harefa, S.H. bersama Tim Opsnal. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait maraknya kasus kehilangan sepeda motor di wilayah hukum Polsek Serang Baru.

Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, melalui Kanit Reskrim menjelaskan, keberhasilan pengungkapan berawal dari hasil penyelidikan dan analisa rekaman kamera CCTV milik warga yang terpasang di salah satu gang. Dari rekaman tersebut, identitas dan ciri-ciri para pelaku berhasil diketahui.

“Berdasarkan bukti petunjuk berupa rekaman CCTV serta hasil penyelidikan di lapangan, tim segera melakukan pengejaran ke lokasi persembunyian para pelaku di wilayah Jonggol dan berhasil mengamankan tiga orang laki-laki tanpa perlawanan,” ungkap Iptu Augusman Harefa, S.H.

Adapun ketiga terduga pelaku yang diamankan adalah I C (34) warga Sukaresmi, Sukamakmur, Ri alias E (32) warga Sukanegara, Jonggol, dan A P (16) warga Sukaresmi, Sukamakmur. Salah satu pelaku diketahui masih di bawah umur.

Dari hasil penangkapan, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti antara lain: dua unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam yang digunakan sebagai sarana kejahatan, satu set kunci leter T beserta anak kuncinya, dan tiga buah kunci kontak sepeda motor.

Saat ini ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Serang Baru guna proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap para pelaku disangkakan Pasal 476 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

Kapolsek Serang Baru AKP Hotma Sitompul menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan kasus. Saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap satu orang DPO berinisial R yang diduga terlibat serta memburu seorang penadah berinisial A.

“Kami berkomitmen untuk memberantas jaringan pelaku curanmor hingga ke akarnya. Pengembangan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan dan penadah hasil kejahatan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” tegas AKP Hotma Sitompul.

Polres Metro Bekasi melalui Polsek Serang Baru mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan. Masyarakat juga diminta segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan tindak pidana atau hal-hal mencurigakan.

Waspada Perlintasan Tanpa Palang, Polsek Cikarang Timur Lakukan Pemantauan di Gang Mahmud

0

Waspada Perlintasan Tanpa Palang, Polsek Cikarang Timur Lakukan Pemantauan di Gang Mahmud

Bekasi – Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalur kereta api, jajaran Polsek Cikarang Timur melaksanakan giat pemantauan dan pengecekan di perlintasan kereta api tidak berpalang pintu di wilayah Desa Tanjungbaru, Kamis (07/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di perlintasan Kp. Ceger RT 001/003 (dikenal sebagai Gang Mahmud) ini dipimpin oleh Aiptu S. Bakri bersama Bripka Suparman S. Lokasi ini menjadi titik fokus karena tingginya aktivitas warga yang melintas di tengah ketiadaan palang pintu pengaman otomatis.

Selain melakukan pengawasan terhadap frekuensi perjalanan kereta, personel di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) secara langsung kepada warga.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada. Perlintasan sebidang tanpa palang pintu memiliki risiko tinggi, sehingga kesadaran mandiri adalah kunci keselamatan,” ujar Aiptu S. Bakri di lokasi.

Petugas menekankan protokol keselamatan sederhana namun krusial bagi pengendara maupun pejalan kaki saat akan menyeberang rel, yaitu Berhenti sejenak sebelum mencapai rel dengan Tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas dan Pastikan situasi benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto,SH, menyampaikan bahwa pemantauan rutin ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk meminimalisir angka kecelakaan di perlintasan sebidang. 

Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan warga dalam berlalu lintas, mengingat kecepatan kereta api yang tidak memungkinkan untuk berhenti mendadak.

Hingga giat berakhir, situasi di perlintasan Gang Mahmud terpantau aman dan kondusif. Warga menyambut baik kehadiran petugas yang membantu mengarahkan arus lalu lintas di jam-jam sibuk.

BUMDES Karangsari Panen Ikan Patin, Umbara : Ini Salah Satu Keberhasilan yang Luar Biasa

0

BUMDES Karangsari Panen Ikan Patin, Umbara : Ini Salah Satu Keberhasilan yang Luar Biasa

Bekasi – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Karangsari berhasil melakukan budidaya ikan patin dengan melakukan penyebaran benih hingga bisa di panen, yang awalnya 2 ton dan saat ini diperkirakan melebihi 6 ton lebih saat dilakukan pemanenan. 

Panen budidaya ikan patin ang dilakukan oleh BUMDES Karangsari ini merupakan bentuk dukungan program presiden yaitu ketahanan pangan melalui sektor perikanan. 

Acara yang digelar pada Kamis pagi (7/5/2026) ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKB Jaya Marjaya, Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur Aris Sadikin Asnawi, Polsek Cikarang Timur, Koramil 08/Lemahabang, Kades Karangsari Umbara dan staff serta para pengurus BUMDES Karangsari. 

Umbara mengatakan ini bentuk dukungan program Presiden yaitu ketahanan pangan yang dilakukan oleh BUMDES Karangsari salah satu nya yaitu di sektor perikanan. 

“Ini merupakan bentuk dukungan terhadap progam ketahan pangan melalui sektor perikanan dan Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar mulai dari penyebaran benih hingga panen yang dilaksanakan oleh BUMDES Karangsari,” Jelasnya. 

Masih kata Pria yang biasa disapa Bao, ” Kita waktu penebaran benih sekitar 2 ton dan Alhamdulillah selama tiga bulan ini kita laksanakan panen sekarang sekitar 6 ton,” Tambahnya. 

Sementara sekretaris kecamatan Cikarang Timur Aris Sadikin memberikan apresiasi nya atas keberhasilan BUMDES Karangsari yang sudah berhasil melakukan budidaya ikan patin tersebut. 

“Saya mewakili pihak kecamatan sangat mengapresiasi BUMDES Karangsari yangbsudah berhasil melakukan budidaya ikan patin dan saat ini sudah dilakukan proses pemanenan yang dari penebaran hingga panen prosesnya singkat selama tiga bulan ini, semoga ini bisa dijadikan contoh oleh BUMDES desa lainya yang ada di Cikarang Timur,” Pungkasnya. 

(Dul)

Gelombang Desakan Munaslub Menguat, Anggota APJATEL: “Organisasi Ini Tidak Boleh Dikuasai Segelintir Elite”

0

Gelombang Desakan Munaslub Menguat, Anggota APJATEL: “Organisasi Ini Tidak Boleh Dikuasai Segelintir Elite”

BANDUNG – Di tengah derasnya ekspansi industri telekomunikasi nasional, gejolak internal di tubuh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL) justru kian mengeras. Sejumlah anggota mulai secara terbuka menyuarakan keresahan terhadap arah organisasi, pola kepemimpinan, hingga dugaan melemahnya prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Bagi sebagian anggota, persoalan yang terjadi saat ini bukan lagi sekadar perdebatan internal biasa, melainkan alarm serius atas masa depan organisasi yang dinilai mulai menjauh dari semangat demokrasi, kebersamaan, dan perlindungan terhadap kepentingan seluruh anggota.

Salah satu anggota APJATEL di Kota Bandung menyampaikan bahwa Munas Luar Biasa (Munaslub) menjadi langkah penting dan mendesak untuk menyelamatkan marwah organisasi.

“APJATEL ini dibangun sebagai rumah bersama operator jaringan telekomunikasi. Tapi sekarang ruang dialog makin sempit, aspirasi anggota terasa tidak didengar, dan keputusan penting dinilai berjalan tertutup. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, organisasi akan kehilangan legitimasi moral di mata anggotanya sendiri,” Ujarnya Rabu (06/05/2026).

Ia menegaskan, Munaslub bukan bentuk pembangkangan, melainkan mekanisme organisasi yang sah dan konstitusional sebagaimana diatur dalam AD/ART APJATEL.

“Jangan alergi terhadap evaluasi. Munaslub adalah instrumen koreksi dalam organisasi modern. Ini bukan soal menjatuhkan seseorang, tapi soal menyelamatkan organisasi agar kembali profesional, transparan, dan tidak dikuasai kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.

Menurutnya, ada sedikitnya lima persoalan besar yang kini menjadi sumber keresahan anggota. Mulai dari program relokasi kabel udara ke bawah tanah yang dinilai belum siap secara infrastruktur, tingginya biaya utilitas yang membebani operator, lemahnya koordinasi pusat dan daerah, belum adanya sistem utilitas terpadu yang jelas, hingga meningkatnya ketidakpuasan terhadap proses pengambilan keputusan.

“Operator di lapangan menghadapi tekanan besar. Tapi organisasi justru terkesan sibuk menjaga kepentingan elite internal. Ini yang memicu kekecewaan anggota di berbagai daerah,” katanya.

Kritik juga diarahkan pada pola kepemimpinan yang dianggap terlalu dominan dan tidak membuka ruang partisipasi yang sehat. Bahkan, muncul kekhawatiran adanya konsentrasi kekuasaan di lingkaran tertentu yang dianggap membuat organisasi berjalan secara personalistik.

“Organisasi sebesar APJATEL tidak boleh dikelola seperti kerajaan kecil. Semua anggota punya hak yang sama untuk didengar. Ketika aturan mulai dianggap menguntungkan kelompok tertentu, di situlah kepercayaan anggota mulai runtuh,” lanjutnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa gerakan konsolidasi untuk mendorong Munaslub harus dilakukan secara elegan dan konstitusional. Seluruh langkah, kata dia, wajib berpijak pada mekanisme organisasi dan tidak boleh berubah menjadi konflik destruktif.

“Perjuangan menyelamatkan organisasi harus tetap bermartabat. Jangan ada fitnah, jangan ada serangan personal. Fokusnya harus pada perbaikan tata kelola, transparansi anggaran, kebijakan utilitas, dan perlindungan kepentingan anggota,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota APJATEL di berbagai wilayah untuk mulai membangun komunikasi dan konsolidasi yang sehat demi menyatukan aspirasi perubahan.

“Kalau mayoritas anggota memang menginginkan pembenahan, maka Munaslub harus menjadi momentum evaluasi total. Ini kesempatan untuk mengembalikan APJATEL kepada tujuan awalnya: menjadi organisasi yang independen, inklusif, dan benar-benar mewakili seluruh anggota, bukan segelintir elite,” pungkasnya.

Industri Jababeka Pimpin FGD: Atasi Pengangguran SMK 8,78% di Kawasan Bekasi Lewat Kolaborasi SDM Berkualitas 

0

Industri Jababeka Pimpin FGD: Atasi Pengangguran SMK 8,78% di Kawasan Bekasi Lewat Kolaborasi SDM Berkualitas 

Cikarang, 30 April 2026 — Kabupaten Bekasi, pusat industri Jawa Barat, ironisnya mencatat tingkat pengangguran 8,78%—tertinggi di provinsi—meski ribuan lowongan menganga di kawasan industri, sementara lulusan SMK yang seharusnya jadi tulang punggung tenaga ahli masih kurang memenuhi standar. 

Mengatasi paradoks ini, PT Jababeka Infrastruktur menggandeng industri, pemerintah daerah, dan sekolah dalam Forum Diskusi Strategis (FGD) bertema “Peningkatan Kualitas SDM Siswa SMK untuk Kurangi Pengangguran di Kabupaten Bekasi” di Hotel Antero Jababeka, Kamis (30/4/2026).

Forum yang dihadiri perwakilan perusahaan Jababeka, Dinas Ketenagakerjaan, Bappeda, BPS, KCD3 Jawa Barat, kepala SMK, serta BKK ini langsung disambut data BPS mencengangkan: 88,8% pengangguran lulusan SMA/SMK tak pernah ikut pelatihan—rata-rata lama sekolah baru setara kelas 1 SMA, jauh dari tuntutan industri modern.

Menyoroti akar masalah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Dra. Hj. Ida Farida, M.Si., menegaskan kompetensi jadi kendala utama. 

“Perusahaan sering keluhkan matematika dasar SMK lemah, mental kerja belum matang, serta bahasa terbatas. Kita butuh reformasi kurikulum dari SD dengan penguatan STEM untuk lahirkan grand design kolaborasi multisektor,” tegasnya.

Sambung Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, yang posisikan kawasan industri sebagai ‘orkestrator’. “Kami tak hanya sediakan lahan, tapi bangun infrastruktur SDM via sistem informasi terintegrasi yang hubungkan sekolah, pemerintah, dan industri—seperti sukses program pemberdayaan karang taruna yang sudah hasilkan tenaga terampil di perusahaan kawasan,” ujarnya.

Pandangan serupa disuarakan Koordinator KCD3 Jawa Barat, Hj. Rina Parlina, S.IP., MM., yang dorong SMK lebih proaktif bermitra lewat Teaching Factory (TEFA), Kelas Industri, pemerataan kualitas sekolah, serta program Sekolah Maung berbasis Gapura Panca Waluya untuk kuatkan karakter. 

Sementara perwakilan PT Cisindo, Bu Ayu, tambah soal etos kerja bersama dan optimalisasi KarirHub yang masih lemah kurasi serta inkonsistensi regulasi.

Dari kalangan sekolah, Haris Munbarzan (BKK SMK 1 Cikarang Barat) dan FKKS usul revitalisasi Forum BKK yang vakum sejak 2019, plus skema magang terstruktur serta rekrutmen kontrak—semua jadi jembatan pendidikan-industri yang disepakati bersama.

Puncak FGD lahirkan tiga komitmen strategis: (1) Tim lintas sektor perusahaan-KCD-BKK untuk tingkatkan kualitas SMK berkelanjutan; (2) Pengarusutamaan isu pengangguran di APBD, masuk roadmap RPJMD 2029; (3) Adopsi model pendidikan berkarakter Jawa Barat. 

Bappeda langsung serap masukan untuk roadmap turun pengangguran, ditutup Didik Purbadi: “Infrastruktur SDM adalah investasi jangka panjang keberlanjutan industri Bekasi.”

Polisi Lakukan Pemgamanan Konsolidasi Buruh di PT Multistrada Arah Sarana

0

Polisi Lakukan Pemgamanan Konsolidasi Buruh di PT Multistrada Arah Sarana

Bekasi – Aparat kepolisian menggelar apel kesiapan dalam rangka pengamanan konsolidasi buruh di PT Multistrada Arah Sarana, Tbk (Michelin), Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (6/5) pagi. 

Sebanyak 20 personel gabungan yang terdiri dari Polsek Cikarang Timur, Satuan Intelkam Polres Metro Bekasi, dan petugas keamanan internal dikerahkan untuk mengawal aksi tersebut. 

Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif selama para buruh menyampaikan aspirasi terkait penolakan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang direncanakan oleh pihak manajemen perusahaan.

Kanit Samapta Polsek Cikarang Timur, AKP Dedih S, selaku pimpinan apel menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam pelayanan pengamanan di lapangan. 

Dalam arahannya, ia menginstruksikan seluruh personel untuk bertindak sesuai prosedur dan tetap berada di bawah komando Kepala Pengamanan Objek. 

Hingga berita ini diturunkan, pengamanan di lokasi Jalan Urip Sumoharjo KM 49 tersebut dilaporkan berjalan tertib tanpa ada tindakan di luar kendali, seiring dengan berlangsungnya agenda konsolidasi internal serikat buruh.

Perkuat Keamanan Lingkungan, Kapolres Metro Bekasi Didampingi PJU dan Kapolsek Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’

0

Perkuat Keamanan Lingkungan, Kapolres Metro Bekasi Didampingi PJU dan Kapolsek Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’

BEKASI – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan langsung ke Pos Satkamling Kp. Rawabangkong, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, pada Senin (4/5/2026) malam.

Dalam kegiatan bertajuk “Ngopi Kamtibmas” ini, Kapolres hadir didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi dan Kapolsek Cikarang Timur.

Kehadiran jajaran kepolisian ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Turut mendampingi Kapolres di antaranya Plt.Wakapolres Metro Bekasi AKBP Alin Kuncoro, Kasat Binmas Kompol Judika Sinaga, Kasat Lantas Kompol Sugihartono, serta Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H. Selain unsur kepolisian, hadir pula Danramil 08 Lemahabang Mayor Inf. Sukoco dan Lurah Sertajaya Indra Irvana.

Kombes Pol Sumarni menekankan bahwa kehadiran para pejabat utama Polres dan Kapolsek di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen Polri untuk mendengar langsung aspirasi warga. Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat melalui Satkamling untuk menjaga kondusivitas wilayah secara bersama-sama.

“Harapan kami, di setiap RW ada Satkamling yang aktif. Kehadiran Bapak Kapolsek dan jajaran di sini adalah untuk memastikan koordinasi antara warga dan kepolisian berjalan cepat. Jika ada kejadian tindak pidana, segera lapor ke layanan 110 atau langsung ke Polsek Cikarang Timur,” ujar Kombes Pol Sumarni.

Pengawasan Anak dan Pencegahan Kejahatan

Selain membahas keamanan lingkungan, Kapolres memberikan instruksi khusus kepada para orang tua terkait pengawasan anak guna mencegah kenakalan remaja seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami dari pihak Kepolisian, didampingi jajaran PJU dan Kapolsek, menghimbau seluruh orang tua untuk menjaga anak-anaknya. Jika pukul 22.00 WIB belum pulang, segera hubungi dan minta mereka kembali ke rumah agar tidak menjadi korban atau pelaku tindak pidana,” tegasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Ketua RW 05, Bapak Yanto, menanyakan perihal tindakan yang harus diambil saat ronda jika bertemu pelaku kriminal yang membahayakan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa masyarakat dapat melakukan tindakan pencegahan awal yang terukur sambil menunggu bantuan personel dari Polsek maupun Polres tiba di lokasi.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB ini ditutup dengan sesi interaksi santai antara warga dengan Kapolres, Kapolsek, dan jajaran PJU, menciptakan suasana akrab demi terwujudnya Kamtibmas yang kondusif di wilayah Cikarang Timur.