Home Blog Page 281

Gubernur Jabar Bakal Ngantor di Pemkab Bekasi, Guna Dukung PJ Bupati Dani Ramdan

0
Foto : Detik.com

Gubernur Jabar Bakal Ngantor di Pemkab Bekasi, Guna Dukung PJ Bupati Dani Ramdan

Kabupaten Bekasi – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil direncanakan akan berkantor di Pemda Kabupaten Bekasi pada 14-16 Oktober pekan ini. Kegiatan tersebut merupakan tradisi yang dilakukan Ridwan Kamil untuk memberikan dukungan terhadap Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam bekerja.

“Itu tradisi beliau kalau ada Pj BUpati dari pemerintahan provinsi maka akan berkantor di Pemerintahan itu untuk memberikan dukungan juga memberikan solusi terhadap persolana yang paling mencuat di Kabupaten Bekasi,” ujar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Meski begitu, Dani belum bisa memastikan waktu kedatangan Ridwan Kamil untuk berkantor di Kabupaten Bekasi. Sebab, Ridwan Kamil dikabarkan akan menghadiri penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang digelar di Papua.

“Jadi masih ada beberapa alternatif. Karena ada penutupan PON, kalau tidak menghadiri penutupan PON kedatangngnya pada Tanggal 14, 15 dan 16 bulan ini, jika ikut penutupan PON ya setelah pulang dari Papua baru ke sini,” jelas Dani.

Meski begitu, Pj Bupati Bekasi telah mempersiapkan dengan matang menyambut kedatangan Gubernur Jawa Barat itu. Bahkan beberapa program unggulan pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah disiapkan agar Gubernur Jabar bisa memberikan masukan dan arahannya.

“Kami sudah kumpulkan seluruh dinas untuk menyampaikan kegiatan yang potensial dihadiri pak gubernur atau diluncurkan programnya saat gubernur berkantor di sini,” katanya.

Hasil temu rapat dengan dinas sebanyak lima belas program Pemkab Bekasi yang akan dilaunchingkan disaat Ridwan berada di Kabupaten Bekasi, di antaranya peresmian Gedung Baznas Kabupaten Bekasi yang akan dibangun disekitar area Pemda Kabupaten Bekasi.

“Tidak kurang 15 item sudah kita indentifikasi dan kita akan atur,” katanya.

Sumber : FBN

Babinsa Koramil 08 Lemahabang Serda Deni Terus Menjaring Warga Untuk Menjalani Vaksinasi

0

Babinsa Koramil 08 Lemahabang Serda Deni Terus Menjaring Warga Untuk Menjalani Vaksinasi

Kabupaten Bekasi – Serbuan Vaksin Koramil 08/Lemahabang Kodim 0509/Kabupaten Bekasi kali ini bertempat di Jalan Villa Mutiara Cikarang RT 06 RW 09 Desa Ciantra, kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Pada Rabu 13/10/2021.

Babinsa Koramil 08/Lemahabang Serda Deni kepada awak media mengatakan bahwa “Pendampingan yang dilakukannya ini merupakan salah satu tugas Babinsa di wilayah binaannya, dan ikut serta mendukung program pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia”ucap Serda Deni.

Tambahnya“Ini sudah menjadi kewajiban kita untuk mendampingi pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini. Melalui kegiatan ini kita berharap warga masyarakat ikut serta aktif dengan mengikuti kegiatan vaksinasi karena hal ini akan mempercepat pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia,” terangnya

Di tempat terpisah Danramil 08 lemah Abang Kapten Arh Romli Galingging menyampaikan Antusias para warga dan masyarakat sekitar yang memiliki kesadaran untuk ikut vaksinasi. Dengan divaksin tahap-1 dan ke 2 menurut Danramil, para warga akan lebih aman untuk beraktivitas di luar rumah dan masyarakat juga akan merasa lebih nyaman untuk berpergian keluar rumah dengan tetap memakai masker setiap beraktifitas di luar rumah.

Dalam kegiatan vaksin Danramil sangat mengapresiasi Kesadaran para warga untuk ikut vaksinasi, kita harapkan yang belum terlayani hari ini bisa datang lagi besok karna serbuan vaksin akan terus kita gencarkan agar masyarakat mendapatkan vaksinasi Covid-19, sehingga untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok dilingkungan RT RW dan Kelurahan bisa terwujud secepat mungkin.”tutupnya.

(Wr)

Rapat Minggon Kecamatan Cikarang Selatan, Terus Fokus Vaksinasi Agar Tercapai Target

0

Rapat Minggon Kecamatan Cikarang Selatan, Terus Fokus Vaksinasi Agar Tercapai Target

Kabupaten Bekasi – Forkopimcam Kecamatan Cikarang Selatan dalam rapat minggon tetap fokus untuk terus atasi pandemi Covid-19. Seperti biasanya rapat Forkopimcam kecamatan Cikarang Selatan bertempat di Aula Kantor Camat Cikarang Selatan.

Dalam rapat tersebut juga di hadiri oleh Danramil 08/LA yang diwakili Danposmil Peltu Slamet, Sekcam Cikarang Selatan Bpk. Irawan, KaPuskesmas Sukadami Dr Adi, Kepala Desa Se-Cikarang Selatan, Kepala UPTD Pendidikan Cikarang Selatan, Kepala UPTD Kebersihan Cikarang Selatan.

Danposmil Peltu Slamet mewakili Danramil 08 Lemah Abang Kapten Arh Romli Galinging rapat Minggon Tingkat Kecamatan Cikarang Selatan saat di temui awak media menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan membahas tentang Vaksinasi dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam rapat Camat Cikarang Selatan Drs.Agus Dahlan MM, menyampaikan tentang percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat agar dimaksimalkan lagi, dan meminta kepada seluruh pemerintahan desa agar Ketua RT dan RW menyampaikan kepada warganya untuk vaksin.

Camat juga meminta kepada setiap pemerintahan desa agar melaksanakan kerja bakti atau gotong rotong secara serentak karena akan ada penilaian yang di bentuk oleh Pj. Bupati Bekasi.

Hal yang serupa Danramil 08/LA diwakili Danposmil Peltu Slamet dalam sambutannya mengatakan
Kades se-Cikarang Selatan agar bekerja sama dengan Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtimas.

Babinsa Se-Cikarang Selatan mendata warga yang belum di vaksin agar dibantu untuk mengisinya keterangan data warganya tersebut di masing-masing Desa.

Lebih lanjut Danposmil berharap untuk wilayah Cikarang Selatan agar pemberian vaksin kepada warganya dipercepat agar tercapai target yang diinginkan.

KaPuskesmas Sukadami, Dr. Adi turut memberikan pendapat bahwa, data Vaksin Se-Kecamatan Cikarang Selatan antara Vaksin dari Puskesmas,TNI dan Polri akan di Cocokan.

Selain itu Dr. Adi juga menyampaikan bahwa program pemberian Obat Cacing kepada Balita akan dilaksanakan serempak pada hari Jum’at melalui Posyandu setiap Desa.

(Wr)

Camat Cikarang Selatan Akan Menghadap PJ Bupati Terkait Pembangunan Gereja Trinitas di Lippo Cikarang

0

Camat Cikarang Selatan Akan Menghadap PJ Bupati Terkait Pembangunan Gereja Trinitas di Lippo Cikarang

Kabupaten Bekasi – Camat Cikarang Selatan Drs Agus Dahlan MM, menggelar Rapat Koordinasi Pendirian Gereja Trinitas Bersama Tokoh Agama Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.

Rapat tersebut bertempat di Aula Kantor Desa Ciantra kecamatan Cikarang Selatan kabupaten Bekasi, Rabu 13/10/2021.

Saat di lokasi selain Danposmil Lippo Cikarang Pelda Slamet Mewakili Danramil 08 Lemah Abang Kapten Arh Romli Galingging, juga di hadiri oleh Camat Cikarang Selatan Drs Agus Dahlan MM, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin, Perwakilan FUKIS Cikarang Selatan Kyai Mustofa, Kyai Kosim N, dan Ustad Tohirudin ketua MUI Cikarang Selatan, serta Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando dan tokoh masyarakat lainya.

Dari hasil rapat kordinasi tersebut Pelda Slamet menyampaikan kepada awak media bahwa rencana pembangunan Gereja Trinitas di Lippo Cikarang sementara belum ada titik temu, karena masih membutuhkan keputusan dan kesepakatan dari semua pihak ungkap Pelda Slamet.

Pelda Slamet juga menjelaskan bahwa Camat Cikarang Selatan Drs. Agus Dahlan MM, akan menghadap Pj Bupati Bekasi Dr. Dani Ramdan ST, untuk menentukan rapat selanjutnya.

“Nanti pak camat akan menghadap PJ Bupati Bekasi untuk menentukan rapat selanjutnya,”Pungkasnya.

(Redaksi)

Jelang Pilkades Serentak, Polres Purwakarta Gelar Rapat Kordinasi Pengamanan

0

Jelang Pilkades Serentak, Polres Purwakarta Gelar Rapat Kordinasi Pengamanan

Purwakarta – Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Pilkades serentak 2021 digelar di Aula Sarja Arya Rancana, Mapolres Purwakarta, pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Dalam rapat tersebut tampak hadir Kapolres Purwakarta, AKBP Suhardi Hery Haryanto bersama Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika serta Forkopimda, Muspika, dan perangkat daerah terkait.

“Pengamanan pilkades menjadi atensi kami dari TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta guna mencegah terjadinya permasalahan yang tidak diinginkan,” ucap AKBP Suhardi Hery Haryanto, di Mapolres Purwakarta.

Upaya-upaya pencegahan terhadap potensi konflik selama tahapan maupun pelaksanaan pilkades, lanjutnya, menjadi bagian dari materi pembahasan rapat. Termasuk memetakan daerah-daerah rawan konflik.

“Saling mendukung dan menjaga kondusifitas di antara seluruh pihak yang terlibat, menjadi kunci keamanan pelaksanaan pilkades,” ujar pria yang akrab disapa Hery itu.

Untuk pengamanan, sambung dia, sebanyak 1.250 personel yang terjadi dari Personil TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Purwakarta.

“Kami sudah siapkan beberapa personel baik dari Polda Jabar yang membackup kita dalam pengamanannya Pilkades Serentak ini, termasuk dari satuan TNI, satuan Satpol PP, maupun satuan dari Polres terdekat seperti Polres Karawang dan Polres Subang,” ucap Hery.

Dengan demikian, lanjut dia, kekuatan personel pengamanan Pilkades Serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta dapat terwujudnya Pilkades yang aman dan kondusif.

Kapolres Purwakarta berpesan agar masyarakat mengikuti proses demokrasi di tingkat desa itu dengan baik. Pesan tersebut utamanya disampaikan untuk warga di 170 desa yang menggelar Pilkades.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Pilihan boleh berbeda, tetapi persatuan, persaudaraan, dan kerukunan harus tetap kita jaga,” ucap AKBP Suhardi Hery Haryanto.

Ditempat yang sama, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, untuk menghadapi Pilkades Serentak ini perlu dipersiapkan secara matang dan terkoordinasi khususnya dalam hal pengamanan yang melibatkan berbagai pihak terutama unsur Pemda dengan TNI-Polri.

“Kami berharap semua pihak yang terlibat agar senantiasa mampu memberikan pemahaman yang benar dan netral agar semua tahapan pilkades nanti dapat dimengerti,” ucap Ambu Anne, sapaan akrab Bupati Purwakarta itu.

Sehingga, kata dia, dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan kesehatan pada proses pilkades.

“Kita jangan hanya berfokus pada pencegahan hal-hal yang mengarah pada konflik dan sengketa pilkades semata, tetapi kita juga harus mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin sehingga segala potensi penyebaran pandemi Covid-19 bisa diminimalisir. Pilkades bagian dari sebuah proses demokrasi, mari kita ciptakan pilkades yang sehat dan mampu melahirkan pemimpin impian masyarakat,” tandas Ambu Anne.

(asmadi/Halnus)

Komplotan Begal Motor di Tambun Bekasi Ditangkap, Begini Cara Mereka Mengincar Korban

0

Komplotan Begal Motor di Tambun Bekasi Ditangkap, Begini Cara Mereka Mengincar Korban

Kabupaten Bekasi – Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya telah menangkap 4 pelaku pembegalan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari aksi komplotan begal di Bekasi itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan cara komplotan begal di Tambun itu menentukan korbannya.

Dia mengatakan, komplotan begal di Tambun itu biasa beraksi pada malam hari. Mereka mengincar pemotor yang berkendara seorang diri dan melewati tempat sepi.

“Biasanya mereka secara bersama-sama bergerak untuk mencari tempat-tempat sepi melihat situasi korban, di tengah malam hari. Kemudian mencari sasarannya, pada pukul 00.30 WIB mereka melihat ada korban melintas di daerah Tambun di tempat sepi,” katanya, Senin (11/10/2021).

Para pelaku yang telah mendapatkan sasaran kemudian memepet untuk memaksa berhenti.

“Sambil berteriak memberhentikan si korban, meminta barang-barang milik korban termasuk sepeda motornya,” katanya.

Pada peristiwa yang dilaporkan 26 September 2021 lalu, korban sempat melakukan perlawanan. Namun diancam menggunakan celurit yang dibawa komplotan begal motor tersebut

“Pada saat itu korban coba melakukan perlawanan tetapi diancam dengan celurit sehingga kendaraan milik korban dan juga handphone dibawa kabur oleh pelaku,” katanya.

Setelah melakukan penyelidikan, kata Yusri, pihaknya berhasil menangkap para pelaku pada 3 Oktober 2021.

“Menangkap para pelaku yang pertama si EH ini alias P, kemudian SP dan juga RH setelah itu juga berhasil mengamankan satu tersangka lagi di daerah Kecamatan Setu, Bekasi. Jadi keempat pelaku sudah kita amankan, ada satu yang sekarang masih DPO inisialnya A, ini masih kita lakukan pengejaran karena identitasnya sudah kita ketahui,”katanya.

Sumber : Bekasi24Jam

Seorang Ibu Pedagang Cabai Yang Dianiaya Preman Di Deli Serdang Dijadikan Tersangka, Ketum JAWARA (Jaringan Wanita Nusantara) Geram

0

Bekasi – Beberapa waktu yang lalu, viral di media sosial video seorang pedagang sayur wanita yang dianiaya oleh sejumlah preman di Pasar Gambir Tembung, Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut). Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/9) lalu.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @apacerita_medan, saat itu pedagang yang berinisial LG terlibat adu mulut dengan para preman itu. Diduga, masalah itu dipicu soal iuran lapak.

Viralnya video tersebut serta informasi yang beredar belakangan ini jika si ibu pedagang cabai berinisial LG ini malah yang dijadikan sebagai tersangka membuat Ketua Umum Jaringan Wanita Nusantara (JAWARA-red) geram, dalam konferensi persnya kepada awak media Selasa, 12/10 Ketua Umum JAWARA, Aini Kartaatmadja menuturkan, “Stop Kekerasan terhadap Perempuan, apalagi untuk seorang Ibu. Viralnya video seorang Ibu penjual cabe di Deli Serdang Sumatera Utara yang mendapatkan perlakuan penganiayaan oleh seorang oknum Preman. Ibu tersebut ditendang perutnya sebanyak dua kali dan dipukuli berkali kali oleh para Preman tersebut dikarenakan si ibu tidak memberikan uang 500 ribu terhadap Preman tesebut.” Jelas Aini Kartaatmadja.

Ketum JAWARA, Aini Karta Atmadja menambahkan “Lebih Ironis lagi saat sang ibu membuat laporan ke Polisi, sang Ibu malah dijadikan tersangka oleh Pihak Kepolisian. Kami berharap kepada Presiden Pak Jokowi tolong tindak tegas oknum aparat hukum yang bertindak tidak adil, hukum harus ditegakkan di negara ini, dimana seseorang Perempuan sekaligus seorang ibu diperlakukan tidak manusiawi oleh seorang Preman yang memaksa meminta uang kepada sang Ibu malah ibu tersebut dijadikan tersangka.” Tegas Ketum JAWARA.

“Kami sebagai seorang Ibu menuntut keadilan kepada Bangsa ini, karena dari rahim Kami (kaum ibu-red) lah kalian dilahirkan, dibesarkan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, dari kami lah kalian semua menjadi orang-orang yang cerdas dan bermartabat. Kami lah seorang ibu yang selalu mendoakan anak anaknya dalam setiap sholat dengan derai air mata memohon kepada Tuhan agar anak anak kami menjadi anak yang Sholeh dan menjadi anak yang berguna bagi agama, bangsa dan Negara.

Kami seorang ibu yang tidak pernah menuntut anak-anaknya berterimakasih kepada ibunya, karena di dalam hati Kami penuh keikhlasan dan doa sepanjang masa untuk anak anak kami. Kami juga seorang ibu disaat ekonomi keluarga tidak mencukupi, Kami berjuang membantu mencari nafkah untuk keluarga dan anak-anaknya.” Jelas Aini dengan derai air mata.

“Ada filosofi kenapa perempuan bukan diciptakan dari tulang kepala atau tulang kaki laki lelaki, tetapi Tuhan menciptakan Perempuan dari tulang Rusuknya laki-laki, karena pada hakikatnya Perempuan dilahirkan bukan untuk di atas laki laki dan bukan untuk dibawah laki laki (diinjak injak-red) tetapi Perempuan dilahirkan untuk berjalan beriringan dengan laki-laki dimana dia yang akan membantu dan bersinergi dalam suka dan duka, dalam balutan kasih sayang dengan penuh penghormatan dan menjadi Penguat sekaligus Penghibur bagi laki laki dalam keadaan suka dan duka. Dengan demikian jelas Perempuan harus mendapatkan tempat yang mulia dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.”

“Pak Presiden tolong Beri kami (kaum ibu-red) Perlindungan Hukum di Negara ini, tolong Harkat Martabat kami di Jaga dan di junjung tinggi, karena tanpa seorang ibu kalian bukan apa-apa. Tokoh tokoh Bangsa yang cerdas dan hebat di lahirkan oleh seorang ibu, maka Kami Perempuan Indonesia menuntut keadilan dan Perlindungan Hukum untuk kaum Perempuan (Ibu Leli-red) tetap sabar, kuat dan berjuang utk keadilan. Kami Jaringan Wanita Nusanta (JAWARA-red) bersama bersama kaum Ibu se-antero Negeri akan dengan lantang membela kaum ibu lainnya yang dizholimi, Hapuskan Premanisme di Indonesia karena Kami seorang ibu tidak pernah melahirkan dan mendidik anak-anaknya untuk menjadi seorang Preman, jangan biarkan Ibu Pertiwi menangis dan lemah tanpa seorang Ibu.” Tutup Aini Karta Atmadja.

(CP)

16 Ormas Lakukan Aksi di Kawasan Industri GIIC, Tuntut Pengolahan Limbah

0

16 Ormas Lakukan Aksi di Kawasan Industri GIIC, Tuntut Pengolahan Limbah

Kabupaten Bekasi – Enam belas organisasi masyarakat menggelar aksi demontrasi di kawasan industri GIIC, Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Selasa, 12 Oktober 2021. Aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 wib berhasil dibubarkan polisi pada pukul 11.00 wib.

Dalam pantauan media, aksi demonstrasi 16 ormas di Bekasi ini diduga berkaitan dengan perebutan limbah salah satu perusahaan otomotif di kawasan tersebut.

Sebanyak 1500 an massa menggunakan atribut lembaganya masing-masing berdatangan dari arah Karawang, Bojongmangu dan Cikarang Selatan.

Mereka datang ke Kawasan GIIC menggunakan kendaraan R.4 dan R.2.

Dalam aksinya, pihak demonstran meminta perusahaan otomotif di kawasan GIIC menyerahkan pengelolaan limbah sisa produksinya kepada salah satu perusahaan yang diusung para pendemo. 

Namun, rupanya pihak perusahaan sudah lebih dahulu mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) pengelolaan limbah sisa produksinya kepada salah satu pengusaha limbah di Cikarang dan 3 perusahaan lokal per 13 Agustus 2020. 

Antisipasi terjadinya kericuhan, polisi mengambil tindakan pembubaran terhadap massa yang berkumpul.
 
“Kapolres ada terjun langsung ke TKP dan bantu melakukan mediasi antara pihak pendemo dengan pihak perusahaan,” kata Reyhan, pengurus Bumdes di Cikarang Pusat yang ikut memantau aksi demontrasi 16 ormas di wilayahnya.
 
Polisi, kata Reyhan, bertindak tegas dan cepat membubarkan aksi massa yang sempat membuat jalan utama Deltamas menuju kantor Pemkab Bekasi itu macet. Sebab, massa dari ormas tersebut memenuhi jalanan. Bahkan, ada yang berputar putar mengelilingi area perumahan.  

Reyhan mengatakan, selain berjaga jaga di sekitar lokasi demonstrasi, polisi terlihat melakukan penyisiran di sepanjang jalan utama menuju kawasan GIIC. 

Aksi demontrasi berlangsung kondusif. Sekitar jam 12.00 wib jalan utama Kota Deltamas sudah berangsur normal.

(DA)

Mendagri: Negara Menjamin Perlakuan dan Hak yang Sama Terhadap Penyandang Disabilitas

0

Mendagri: Negara Menjamin Perlakuan dan Hak yang Sama Terhadap Penyandang Disabilitas

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, negara telah menjamin perlakuan dan hak yang sama terhadap penyandang disabilitas. Karena itu, ia berharap, semua level pemerintahan memberikan kemudahan akses, mobilitas, dan perlakuan yang sama dengan masyarakat lainnya.

“Kita menjamin perlakuan yang sama, hak yang sama, tanpa membedakan latar belakang termasuk juga masalah kondisi,” kata Mendagri dalam keterangan persnya di Lobi Gedung A Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (11/10/2021), usai melakukan diskusi dengan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia.

Menurut Mendagri, negara harus memberikan kenyamanan bagi penyandang disabilitas untuk dapat menjalankan aktivitasnya lewat kebijakan pembangunan yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Ia juga mengatakan, peran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam hal ini sangatlah sentral untuk memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di daerah untuk dapat membuat produk kebijakan pembangunan yang menjamin hak-hak penyandang disabilitas tersebut.

“Kita berharap semua daerah tingkat provinsi, kabupaten/kota, sampai ke desa-desa memiliki awareness, kesadaran penting untuk memberikan hak yang sama kepada saudara-saudara kita yang disable,” tuturnya.

Ia menambahkan, setelah negara menjamin perlakuan dan hak yang sama terhadap penyandang disabilitas lewat dukungan produk kebijakannya, maka para penyandang disabilitas diharapkan menjadi masyarakat yang produktif dan memberikan kontribusi dalam pembangunan sesuai dengan potensinya masing-masing. Sebab, ia menuturkan, keterbatasan bukanlah menjadi suatu halangan bagi warga negara untuk berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan.

“Saya selaku Mendagri tentu akan bekerja semaksimal mungkin, mendorong pemerintah daerah untuk aware, peduli dulu, sadar dulu, bahwa mereka adalah potensi,” tandasnya.

Lewat kebijakan pemerintah, diharapkan penyandang disabilitas dapat merasa nyaman tinggal di negerinya sendiri. Tak hanya itu, Mendagri juga berharap momentum ini juga diharapkan meneguhkan komitmen para penyelenggara negara untuk dapat memenuhi hak-hak penyandang disabilitas di berbagai sektor untuk menjadi negara yang benar-benar inklusif, setara semua pihak, semua golongan, termasuk penyandang disabilitas.

Untuk itu, negara perlu juga menjamin disabilitas dapat mengakses pelayanan kesehatan, pendidikan, kemudahan mobilitas, perlindungan sosial, dan terpenuhi hak-hak lainnya, sehingga disabilitas dapat mandiri, menjadi SDM yang unggul, bahkan bisa berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara.

Puspen Kemendagri

Kompor Mledug Band, Sajikan Musik Gambang Kromong Modern

0

Kompor Mledug Band, Sajikan Musik Gambang Kromong Modern

Kabupaten Bekasi – Demi menjaga pelestarian budaya musik betawi, sejumlah penerus budaya yang terdiri dari beberapa personil membentuk group musik bernuansa betawi namun dalam penyajianya dan genre musik sendiri dalam alunan gambang kromong secara modern.

Sejak dibentuk pada tahun 2019 lalu group musik bergenre betawi ini yang dinamakan Kompor Mledug band yang diketuai oleh Zoen ini tetap eksis dalam setiap acara bahkan dalam acara kegiatan sosial.

Kompor Mleduk band yang menyajikan musik bernuansa betawi modern ini selalu dibanjiri job manggung baik acara pentas seni dan budaya juga pada acara lainya seperti pesta ulang tahun dan hajatan warga.

Band yang terdiri dari Zoen dan Iyang sebagai vokalis, Fauzi sebagai drumer, gendut sebagai kendang rampak, Uwak Dede sebagai Keyboardis, Karlos sebagai Gitar Rytem, Hendra sebagai Melodis dan Rompal sebagai Bassis.

Semenjak Pandemi Covid-19 Kompor Mledug Band mengalami sepi job manggung dan kini pada masa PPKM Level 2 mereka kembali bertaruh nasib untuk menerima panggilan job manggung dan siap kembali eksis dikanca hiburan dengan nuansa musik dan genre betawi modern.

Phete selaku Manager Kompor Mledug Band berharap dengan adanya kelonggaran ini pada masa PPKM Level 2 bisa kembali eksis dalam kanca hiburan bernuansa betawi tersebut.

“Ya kami berharap pada masa PPKM Level 2 dan kelonggaran ini kami bisa eksis dalam kanca hiburan dan tetap bisa mempertahankan budaya musik betawi yang kami kemas secara modern,”Ucapnya.

“Sudah hampir 2 tahun kita nggak manggung, rasanya kangen juga kita sama job manggung, kasian juga personil karena sepinya job manggung karena pandemi harus bekerja serabutan dan penghasilanya pun tidak maksimal,”Pungkasnya.

(Vin)